Your browser does not support JavaScript!
 10 Sep 2017    12:00 WIB
3 Hal yang Perlu Anda Ketahui Seputar Operasi Laser Pada Mata
Karena banyaknya komplikasi yang sering terjadi akibat penggunaan lensa kontak dalam waktu lama, maka sekarang ini banyak orang telah memilih untuk melakukan tindakan operasi laser pada mata untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan gangguan penglihatan (rabun jauh) yang dialaminya. Akan tetapi, bagi beberapa pengguna lensa kontak lainnya, mereka mungkin tidak dapat atau tidak ingin melakukan operasi laser ini. Hal ini dapat dikarenakan oleh beberapa hal yang membuat mereka tidak dapat melakukan operasi tersebut misalnya ketebalan kornea yang tidak sesuai atau karena mereka takut akan mengalami gangguan penglihatan yang lebih buruk bila mereka melakukan tindakan operasi ini dan gagal. Walaupun demikian, tidak semua orang mengalami berbagai komplikasi yang tidak diinginkan tersebut. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengetahui operasi laser mata sebelum Anda memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukannya.   Tindakan Operasi Laser Dapat Mengatasi Gangguan Penglihatan Dengan Lebih Baik Anda tentunya pernah mendengar istilah LASIK (laser assisted in situ keratomileusis). Pada LASIK, dokter akan menggunakan sinar laser untuk membentuk kembali kornea Anda. Sekarang ini terdapat sebuah teknik LASIK baru yang disebut dengan analisis wavefront. Pada analisis wavefront ini, dokter bedah akan mencari semua bentuk tidak teratur di dalam mata dan menghaluskannya. Dengan demikian, penderita pun akan memiliki ketajaman penglihatan yang lebih baik, terutama di malam hari dan pada situasi terang. Dengan melakukan analisis wavefront ini pun penderita juga akan mengalami lebih sedikit efek samping yang umum terjadi setelah melakukan LASIK seperti melihat adanya "halo" (sebuah lingkaran berwarna putih) di sekeliling berbagai benda di malam hari.   Dulu Tidak Dapat, Sekarang Mungkin Dulu, Anda mungkin tidak dapat menerima tindakan LASIK karena kondisi Anda yang tidak memungkinkan seperti menderita rabun jauh yang sangat tinggi (memiliki minus tinggi) atau karena memiliki pupil (bagian mata yang dapat membesar dan mengecil akibat cahaya) yang sangat besar atau karena memiliki kornea yang tipis. Mengapa Anda tidak dapat melakukan tindakan LASIK karena ketiga hal di atas? Hal ini dikarenakan rabun jauh yang cukup parah dan pupil yang besar dapat meningkatkan resiko terbentuknya halo paska operasi. Sementara itu, bila Anda memiliki kornea yang tipis maka membuat kornea Anda menjadi semakin tipis saat melakukan LASIK tidak akan membuat ketajaman penglihatan Anda menjadi lebih baik. Sekarang ini telah tersedia sebuah pengobatan baru. Jadi, daripada membentuk kembali kornea mata Anda dengan menggunakan sinar laser, para dokter bedah sekarang ini telah dapat menggunakan lensa mata buatan untuk membuat ketajaman penglihatan menjadi lebih baik. Tindakan ini pun biasanya tidak menimbulkan komplikasi halo yang biasa ditemukan pada LASIK. Selain itu, masa penyembuhannya pun leibh cepat dibandingkan dengan LASIK.   Menurunkan Resiko Terjadinya Infeksi Jamur Pada Mata Anda tentunya pernah mendengar bahwa penggunaan lensa kontak dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi jamur pada mata. Infeksi jamur ini dapat menyebabkan peradangan pada kornea dan menyebabkan terjadinya gangguan penglihatan yang cukup serius.   Sumber: womenshealthmag