Your browser does not support JavaScript!
 05 Jun 2019    18:00 WIB
Yuk Hancurkan Lemak Dengan Olahraga Tepat!
Memiliki tubuh yang sehat, bugar dan berat badan ideal adalah impian setiap orang. Namun dewasa ini dengan menjamurnya restoran junk food, pola hidup santai dan jarang berolahraga menimbulkan permasalahan baru yaitu berat badan berlebih atau obesitas. Orang yang memiliki berat badan berlebihan biasanya lebih rentan terserang penyakit. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan melakukan pola makan yang seimbang, hidup sehat dan olahraga yang teratur. Lalu bagaimana jika Anda merasa sudah berolahraga namun berat badan belum juga turun? Hal ini bisa disebabkan karena jenis olahraga yang Anda pilih kurang tepat. Dalam artikel ini akan dibahas macam-macam olahraga yang dapat membakar kalori dengan cepat. Ayo disimak! Berikut olahraga yang membakar kalori dengan cepat: 1.      Bersepeda Cara mudah dan salah satu latihan kardio yang tepat dalam memaksimalkan program penurunan berat badan adalah dengan bersepeda. Apabila Anda bersepeda selama 1 jam dengan kecepatan sekitar 35 sampai 40 km/ jam: Untuk wanita dengan berat badan 75 kg mampu membakar kalori sampai 850 kalori Untuk pria tubuh berat 80 membakar kalori lebih besar bisa sampai 950 kalori. Apabila Anda tinggal di daerah kota yang memiliki akses dengan jalan yang minim maka Anda dapat menggunakan sepeda statis. Jadwal bersepeda: Lakukan secara rutin 3 kali dalam seminggu. 2.      Lari Lari telah terbukti menjadi salah satu olahraga terbaik sepanjang masa. Karena berlari merupakan olahraga yang paling murah dan mudah untuk dilakukan. Dengan berlari selama 1 jam dengan kecepatan 15 km/ jam atau 4 menit/ km, Anda dapat membakar sampai 900 kalori untuk wanita dan 1000 kalori untuk pria. Semakin tinggi intensitasnya, maka semakin banyak pula kalori yang terbakar. Jadwal lari: Lakukan lari minimal 3 kali 1 minggu, lebih baik dilakukan di pagi hari. 3.      Lompat Tali Olahraga ini tidak hanya untuk anak-anak tapi bisa juga untuk Anda orang dewasa. Olahraga ini cukup mudah untuk dilakukan. Apabila Anda melakukan lompat tali selama 1 jam maka tubuh Anda dapat membakar kalori sebanyak 750 kalori pada wanita, dan 850 kalori pada pria Jadwal lompat tali: Olahraga lompat tali dapat dilakukan hingga 4 sampai 8 set dalam sehari sesuai dengan kemampuan. Lakukan 3 kali dalam seminggu 4.      Renang Malas berkeringat? Bukan alasan Anda tidak bisa berolahraga. Pilihlah olahraga berenang. Berenang juga merupakan salah satu solusi yang tepat untuk membantu membakar lemak. Berenang selama 1 jam dapat membakar kalori sebanyak 720 kalori pada wanita, dan 840 kalori pada pria. Jadwal berenang: Berenang dapat dilakukan sebanyak 2 kali seminggu untuk pemula. Untuk yang sudah terlatih, berenang dapat dilakukan sebanyak mungkin sesuai dengan kemampuan. 5.      Aerobik Aerobik adalah jenis olahraga yang menyenangkan. Bergerak sambil mendengarkan lagu asik akan membuat Anda lupa bahwa sedang membakar lemak. Olahraga aerobik ini ternyata mampu membakar sampai 550 kalori dalam 1 jam untuk wanita dan 680 kalori untuk pria. Selain itu aerobik juga dapat memberikan manfaat tambahan untuk para wanita seperti bokong dan perut yang lebih kencang. Jadwal aerobik: Jika ingin segera menurunkan berat badan, maka latihan aerobik harus dilakukan sebanyak 3 sampai 4 kali dalam seminggu. Untuk Anda yang sedang ingin membentuk tubuh yang ideal, Anda bisa melakukan olahraga diatas. Agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal: Lakukan olahraga dengan rutin Tingkatkan intensitas sesuai dengan kemampuan Lakukan pemanasan sebelum melakukan olahraga dan pendinginan setelahnya Jangan lupa sediakan juga air minum agar terhindar dari dehidrasi Ayo segera atur waktu, mulai berolahraga dan dapatkan bentuk tubuh ideal Anda.  Baca juga: Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Setelah Berolahraga Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang Sumber: magwuzz
 06 May 2019    08:00 WIB
Pengen Tetap Olahraga Saat Puasa? Ikuti Tipsnya!
Pada saat bulan puasa bukan berarti Anda tidak boleh berolahraga. Bila Anda tetap ingin berolahraga boleh saja, asal tidak terlalu berlebihan dan membebani tubuh Anda. Dengan berolahraga saat puasa akan membantu menjaga kondisi kesehatan tubuh Anda.   Bila Anda tetap ingin berolahraga, coba lakukan tips berikut: - Jangan berlebihan Yang harus Anda ingat bahwa energi yang Anda miliki saat berpuasa tentu berbeda dengan hari-hari biasa. Jangan menggunakan momen puasa sebagai ajang untuk menguruskan badan. Ingat bahwa awal niatnya adalah untuk beribadah. Sehingga Anda tidak boleh melakukan olahraga terlalu berlebihan untuk semakin menurunkan berat badan. Bila Anda olah raga berlebihan maka tubuh akan membakar banyak kalori. Padahal bila tubuh terlalu banyak membakar kalori di bulan puasa bisa membahayakan sistem kekebalan tubuh Anda. Jadi,  tetapkan bahwa tujuan Anda berolahraga adalah untuk menjaga tubuh tetap bugar di bulan puasa. - Intensitas latihan dikurangi Apabila saat hari biasa Anda bisa melakukan olahraga selama 1 jam maka Anda bisa menguranginya menjadi setengah jam. Yang terpenting disini adalah Anda tetap konsisten melakukan latihan pada jadwal yang sudah Anda miliki. Selain itu bila Anda bisa melakukan olahraga jenis berat maka Anda bisa menggantinya dengan jenis olahraga yang lebih ringan. Misalnya bila Anda lebih sering berlari maka bisa diganti dengan jalan cepat. - Pilih waktu yang tepat Pemilihan waktu olahraga disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. Namun biasanya disarankan pada sore hari menjelang berbuka puasa. Karena tubuh Anda tidak menunggu terlalu lama untuk mendapatkan asupan lagi.   Nah jangan jadikan puasa sebagai alasan tidak olahraga ya. Tetap berolahraga dan jaga kesehatan Anda selalu. Selamat menjalankan ibadah puasa.      Sumber: readersdigest
 01 May 2019    08:00 WIB
Tips Olahraga Bagi Si Super Sibuk
1.      Berjalan Kaki Jika kesibukkan Anda membuat Anda tidak memiliki cukup waktu untuk berolahraga atau bahkan beristirahat, sisihkanlah sedikit waktu untuk bersantai. Berjalan kaki bersama anak atau teman-teman Anda dapat membantu. Sisihkanlah waktu selama 10 menit setelah bekerja atau setelah anak Anda tidur untuk berjalan kaki di sekitar lingkungan rumah Anda. Berjalan cepat setiap harinya dapat membantu mencegah terjadinya berbagai gangguan kesehatan seperti diabetes dan penyakit jantung serta dapat membantu menjaga berat badan Anda tetap ideal. Selain itu, olahraga dan istirahat dapat membantu menenangkan diri dan pikiran Anda yang dapat membantu mengurangi kadar stress dan mencegah terjadinya berbagai penyakit lain.   2.      Yoga Tahukah Anda bahwa saat ini telah tersedia berbagai aplikasi mengenai yoga yang dapat Anda buka di telepon genggam Anda? Dengan hanya menyalakan telepon genggam Anda, Anda dapat melakukan beberapa pose yoga pada waktu luang Anda yang sangat sedikit tanpa perlu mengikuti kelas yoga atau pergi ke tempat fitness.   3.      Meditasi Yang dimaksud di sini bukanlah meditasi yang telah sering Anda dengar yaitu duduk tenang di sebuah ruangan dan memusatkan perhatian Anda pada pernapasan. Anda dapat melakukan meditasi sambil melakukan berbagai aktivitas Anda sehari-hari, misalnya menarik napas dalam saat menyetir, memasak, atau bahkan saat mengantri. Memfokuskan perhatian Anda pada makanan yang sedang Anda konsumsi atau benar-benar mendengarkan cerita anak Anda tentang, harinya juga merupakan salah satu cara meditasi.   4.      Peregangan Menjaga otot Anda tetap terlatih merupakan hal yang sangat penting dan melakukan peregangan secara teratur dapat membuat tubuh Anda tetap lentur. Sebagian besar orang hanya melakukan peregangan saat akan memulai suatu olahraga lain, akan tetapi peregangan sendiri sebenarnya juga merupakan suatu jenis olahraga.   Sumber: sheknows
 08 Apr 2019    08:00 WIB
Olahraga Membantu Meningkatkan efek Kemoterapi
Dalam sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam American Journal of Physiology, menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan efek kemoterapi dalam menyusutkan ukuran tumor. Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan dari Universitas Pennsylvania di Philadelphia yang melakukan penelitian pada tikus dengan melanoma bahwa efek kemoterapi meningkat dalam menyusutkan ukuran tumor bila dikombinasikan dengan olahraga. Peneliti senior Joseph Libonati, seorang profesor di Universitas Pennsylvania dan rekan-rekannya mencoba mencari tahu apakah olahraga dapat melindungi pasien kanker terhadap kerusakan jantung akibat penggunaan obat kanker doxorubicin. Meskipun obat ini efektif terhadap berbagai kanker, namun memiliki efek samping terhadap kerusakan sel-sel jantung dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gagal jantung. Prof Libonati mengatakan "Bahwa semua pasien kanker akan perhatian terhadap penyakit kanker yang dialaminya dan akan melakukan apapun untuk mengobatinya namun bila mereka sudah berusaha dan melakukan pengobatan jangka panjang tetapi kemudian harus mempunyai risiko tinggi penyakit jantung" Ada sebuah bukti yang mengatakan bahwa dengan melakukan olahraga teratur sebelum menjalani kemoterapi dapat melindungi sel-sel jantung dari kerusakan akibat penggunaan doxorubicin. Namun selama ini tidak banyak yang melakukan penelitian manfaat antara olahraga dengan kemoterapi. Dalam penelitian yang mereka lakukan, tim tersebut memilih empat kelompok tikus kemudian diinduksi dengan melanoma. Selama 2 minggu ke depan, dua kelompok tikus menerima suntikan doxorubicin dan dua kelompok tikus berikut menerima suntikan plasebo. Pada saat yang sama, satu tikus yang menerima doxorubicin dan plasebo melakukan olahraga yaitu berjalan di treadmill selama 45 menit sehari 5 hari dalam satu minggu. Sedangkan tikus-tikus lain tidak melakukan olahraga selama masa pengobatan, Olahraga membantu efek kemoterapi dalam menyusutkan ukuran tumor dan tidak mengubah efek obat tersebut pada jantung Setelah 2 minggu, tim peneliti tersebut menemukan bahwa tikus yang dilakukan kemoterapi terlepas dari mereka berolahraga atau tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan jantung. Kerusakan yang terjadi terdiri dari fungsi jantung yang berkurang, terjadi fibrosis atau penebalan jaringan Kemudian Prof Libonati mengatakan bahwa olahraga tidak mengubah efek doxorubicin pada jantung, tidak memperburuk namun juga tidak membantu. Namun kemudian Prof Libonati dan timnya kagum saat melihat ukuran tumor. Mereka menemukan bahwa tikus yang menerima kemoterapi dan melakukan olahraga memiliki tumor dengan ukuran yang lebih kecil dibanding tikus yang menerima kemoterapi dan tidak melakukan olahraga dalam 2 minggu. Mereka menyimpulkan bahwa pada tikus dengan melanoma, olahraga tampaknya meningkatkan efek kemoterapi doxorubicin dalam menyusutkan ukuran tumor. Mereka menyarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat bagaimana efek olahraga dalam  meningkatkan efek kemoterapi. Mungkin alasannya adalah karena olahraga meningkatkan aliran darah, yang memungkinkan lebih banyak obat dapat mencapai sel-sel kanker. Prof Libonati menambahkan, "Apabila olahraga dapat membantu, maka Anda dapat menggunakan dosis yang lebih kecil dari obat dan mendapatkan efek samping yang lebih sedikit." Sumber: medicalnewstoday 
 26 Feb 2019    08:00 WIB
Kulit Kendur Setelah Berat Badan Turun? Atasi Dengan Olahraga Berikut!
Kadangkala, saat Anda mengalami penurunan berat badan, kulit Anda pun menjadi kendur. Masalah ini sering terjadi pada bagian wajah, leher, lengan belakang, perut, dan paha. Di bawah ini terdapat beberapa jenis olahraga yang dapat Anda lakukan sendiri yang dapat membantu mengembalikan kekencangan kulit Anda paska penurunan berat badan yang Anda alami.   Leher dan Dagu Kulit yang kendur pada bagian leher dan dagu dapat membuat Anda seperti memiliki 2 buah dagu (double chin). Oleh karena itu, lakukan olahraga yang berfokus pada daerah leher dan dagu untuk mengencangkan otot. Mulailah olahraga Anda dengan meletakkan kedua lengan pada kedua sisi tubuh Anda. Dongakkan kepala Anda hingga mata Anda dapat memandang langit-langit, akan tetapi jangan terlalu dipaksakan hingga otot leher Anda tertarik. Kemudian buka tutup mulut Anda hingga gigi bagian atas dan bawah saling bersentuhan dengan perlahan. Ulangi gerakan ini 5-10 kali setiap harinya untuk mendapatkan hasil optimal.   Lengan Saat berat badan Anda turun, maka kulit di lengan bagian belakang Anda akan menjadi kendur dan tampak menggantung. Duduklah dengan punggung tegak dan peganglah 1 buah barbell pada kedua tangan dan letakkan kedua tangan di kedua sisi tubuh. Kemudian luruskan dan angkat tangan Anda hingga ke atas kepala dengan posisi telapak tangan berada di bagian dalam, tekuk siku tangan Anda. Tangan Anda harus berada di belakang telinga Anda. Tahan posisi ini selama 5-10 detik kemudian turunkan lengan Anda. Ulangi gerakan ini hingga 10-12 kali setiap 2 hari sekali.   Perut Anda tentunya telah mengetahui bahwa melakukan olahraga sit up dapat membantu mengencangkan otot perut Anda dan membuat kulit Anda menjadi lebih kencang. Tidurlah dengan posisi terlentang dengan lutut menekuk sebanyak 90 derajat. Kaitkan jari tanan Anda dan letakkan di bawah kepala Anda. Tanpa menekuk leher, angkatlah kepala dan punggung Anda secara perlahan dari atas lantai. Pertahankan posisi ini selama 5 detik dan kembali pada posisi semula. Ulangi gerakan ini sebanyak 10-20 kali setiap harinya.   Kaki Kekenduran kulit mungkin dapat terlihat pada paha bagian dalam. Untuk mengatasi hal ini, mulailah olahraga Anda dengan berbaring pada sisi kiri Anda, di mana kaki kiri lurus sedangkan kaki kanan tertekuk sebanyak 90 derajat di depan kaki kiri Anda. Tahan kepala Anda dengan menggunakan siku. Kemudian angkatlah kaki kiri Anda secara perlahan, tetap dengan posisi lurus hingga Anda merasakan adanya sedikit tarikan pada paha bagian dalam. Tahan posisi ini selama 5 detik dan kembali pada posisi semula. Ulangi gerakan ini sebanyak 10 kali setiap harinya. Lakukan gerakan ini pada kedua kaki.     Sumber: livestrong
 26 Jan 2019    18:00 WIB
7 Tips Turunkan Kadar Kolesterol Jahat
kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit serius dan dapat mengancam jiwa. Para ahli jantung menyarankan untuk selalu memeriksa kadar kolesterol secara teratur minimal setiap 5 tahun sekali. Tetapi Anda harus ingat bahwa sebenarnya tidaklah sulit untuk menurunkan kadar kolesterol untuk mencegah munculnya penyakit lain. Apa saja yang harus dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol? 1.  Minimalisir konsumsi makan dagingJangan jadikan daging sebagai hidangan utama Anda. hindarilah konsumsi lemak dari daging sapi, babi, lembu dan lain sebagainya. Anda juga dapat mengganti menu daging dengan ikan. Makanan yang direbus, panggang atau bakar mengandung lemak lebih sedikit dibanding jenis makanan yang digoreng. 2.  Pilih cemilanHindari cemilan yang kaya lemak seperti keripik kentang dan berbagai produk bakery lainnya, dan gantilah cemilan Anda dengan yang lebih sehat seperti buah kering. 3.  Makanan pencuci mulut yang sehatHindari makanan pencuci mulut yang tinggi lemak, tinggi kalori seperti makanan pencuci mulut dan es krim. Pilihnya camilan yang rendah lemak seperti smootie dari buah, cake buah dan lainnya. 4.  Minyak di makanan AndaKebanyakan minyak nabati mengandung lemak tak jenuh, sementara minyak dari kelapa mengandung lemak jenih. Oleh karena itu hindarilah penggunaan minyak tersebut dan perbanyak penggunaan minyak zaitun, minyak jagung dan minyak bunga matahari. 5.  Kurangi konsumsi alkoholApakah Anda seorang alkoholik? Jika iya maka sarankan untuk mengurangi konsumsi alkohol Anda tidak lebih dari satu gelas setiap harinya. Mengurangi konsumsi alkohol sangat baik untuk kesehatan Anda karena akan menjauhkan Anda dari resiko penyakit jantung. 6.  Buah-buahan dan sayur-sayuranPerbanyak konsumsi buah yang tidak hanya dapat mengurangi timbunan lemak di tubuh Anda tetapi juga baik untuk sirkulasi darah dan meningkatkan kesehatan jantung. 7.  Olahraga secara teraturBerolahraga secara teratur tidak hanya dapat membakar lemak yang tertimbun didalam tubuh, tetapi juga membantu meningkatkan aliran darah.Sumber: magforwomen
 10 Jan 2019    11:00 WIB
Plank Olahraga Bebas Biaya Yang Banyak Manfaatnya
Sedang aktif berolahraga? Bila iya, saat Anda sedang rajin berolahraga tentu Anda menginginkan hasil yang baik bagi kesehatan tubuh Anda. Ada berbagai macam latihan yang dapat Anda lakukan saat di Pusat Kebugaran ataupun saat di rumah. Salah satu bentuk latihan yang dapat Anda lakukan adalah "latihan plank". Latihan plank adalah latihan dengan cara membentuk posisi seperti papan. Latihan plank adalah latihan yang hemat dan bebas biaya, karena Anda tidak membutuhkan peralatan apapun dan bisa melakukannya dimana saja.   Bagaimana cara melakukan latihan plank yang benar: Anda dapat menggunakan matras. Mulailah latihan plank dengan menaruh lengan bagian bawah dan siku di matras untuk menahan berat tubuh. Angkat pinggul Anda dengan menggunakan kedua lengan dan ujung tumit sebagai tumpuan, seperti ketika Anda melakukan push up Jaga batang tubuh Anda tetap lurus seperti papan, bentuk garis lurus dari telinga ke jari kaki tanpa menekuk. Usahakan kepala Anda tetap dalam posisi rileks dan melihat kelantai Saat pinggul terangkat, kontraksikan otot perut Anda Tahan posisi ini 30-60 detik Istirahat, kemudian ulangi gerakan ini 6-8 repetisi   Berikut adalah hal yang akan terjadi apabila Anda aktif melakukan latihan plank: Menurunkan risiko cedera di punggung dan tulang belakang Melakukan latihan plank adalah jenis latihan yang memungkinkan Anda untuk membangun otot namun tidak memberikan terlalu banyak tekanan pada tulang belakang atau pinggul. Menurut American Council on Exercise, melakukan latihan plank secara teratur tidak hanya secara signifikan mengurangi sakit punggung tetapi juga memperkuat otot-otot punggung Anda, terutama di daerah sekitar punggung bagian atas. Anda akan mengalami peningkatan metabolisme tubuh secara menyeluruh Latihan plank adalah cara terbaik "menantang" seluruh bagian tubuh Anda, dengan melakukannya setiap hari akan membakar kalori dibanding latihan perut tradisional lainnya, seperti sit-up, otot-otot perut Anda akan semakin kuat. Latihan ini sangat cocok untuk Anda yang mempunyai kebiasaan menghabiskan waktu kerja di depan komputer. Pastikan melakukan latihan plank minimal sekitar 10 menit untuk membantu mendorong proses metabolisme tubuh Anda. Memperbaiki postur tubuh Melakukan latihan plank sangat membantu dalam memperbaiki postur tubuh Anda, sehingga membuat Anda memiliki postur yang tegak dan stabil. Melalui penguatan bagian inti tubuh Anda, yang memberikan efek pada leher, bahu, dada dan punggung. Memperbaiki keseimbangan tubuh Pernahkah Anda merasa bahwa ketika Anda mencoba berdiri dengan satu kaki, Anda tidak bisa berdiri tegak lebih dari beberapa detik? Hal ini bukan karena Anda sedang mabuk namun karena otot perut Anda tidak cukup kuat untuk memberikan keseimbangan yang Anda butuhkan. Untuk membantu meningkatkan keseimbangan tubuh Anda, Anda dapat melakukan latihan plank menyamping. Selain itu dapat memperbaiki performa Anda saat melakukan jenis latihan yang lain. Menjadi lebih fleksibel Fleksibilitas adalah manfaat utama dari melakukan latihan plank secara teratur, latihan plank akan memperbaiki otot bagian bawah, otot bahu, tulang belikat, dan tulang selangka, memberikan peregangan paha belakang, lengkungan kaki Anda, dan jari-jari kaki. Sehingga tubuh Anda menjadi lebih lentur dan mudah mengikuti gerakan dari beberapa latihan olahraga lainnya. Latihan plank adalah jenis latihan yang mudah untuk dilakukan, namun bila Anda memiliki masalah kesehatan ada baiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memulai latihan.   Baca juga: 5 Tips Memaksimalkan Latihan Treadmill Anda   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: lifehack
 10 Jan 2019    11:00 WIB
Plank Olahraga Bebas Biaya Yang Banyak Manfaatnya
Sedang aktif berolahraga? Bila iya, saat Anda sedang rajin berolahraga tentu Anda menginginkan hasil yang baik bagi kesehatan tubuh Anda. Ada berbagai macam latihan yang dapat Anda lakukan saat di Pusat Kebugaran ataupun saat di rumah. Salah satu bentuk latihan yang dapat Anda lakukan adalah "latihan plank". Latihan plank adalah latihan dengan cara membentuk posisi seperti papan. Latihan plank adalah latihan yang hemat dan bebas biaya, karena Anda tidak membutuhkan peralatan apapun dan bisa melakukannya dimana saja.   Bagaimana cara melakukan latihan plank yang benar: Anda dapat menggunakan matras. Mulailah latihan plank dengan menaruh lengan bagian bawah dan siku di matras untuk menahan berat tubuh. Angkat pinggul Anda dengan menggunakan kedua lengan dan ujung tumit sebagai tumpuan, seperti ketika Anda melakukan push up Jaga batang tubuh Anda tetap lurus seperti papan, bentuk garis lurus dari telinga ke jari kaki tanpa menekuk. Usahakan kepala Anda tetap dalam posisi rileks dan melihat kelantai Saat pinggul terangkat, kontraksikan otot perut Anda Tahan posisi ini 30-60 detik Istirahat, kemudian ulangi gerakan ini 6-8 repetisi   Berikut adalah hal yang akan terjadi apabila Anda aktif melakukan latihan plank: Menurunkan risiko cedera di punggung dan tulang belakang Melakukan latihan plank adalah jenis latihan yang memungkinkan Anda untuk membangun otot namun tidak memberikan terlalu banyak tekanan pada tulang belakang atau pinggul. Menurut American Council on Exercise, melakukan latihan plank secara teratur tidak hanya secara signifikan mengurangi sakit punggung tetapi juga memperkuat otot-otot punggung Anda, terutama di daerah sekitar punggung bagian atas. Anda akan mengalami peningkatan metabolisme tubuh secara menyeluruh Latihan plank adalah cara terbaik "menantang" seluruh bagian tubuh Anda, dengan melakukannya setiap hari akan membakar kalori dibanding latihan perut tradisional lainnya, seperti sit-up, otot-otot perut Anda akan semakin kuat. Latihan ini sangat cocok untuk Anda yang mempunyai kebiasaan menghabiskan waktu kerja di depan komputer. Pastikan melakukan latihan plank minimal sekitar 10 menit untuk membantu mendorong proses metabolisme tubuh Anda. Memperbaiki postur tubuh Melakukan latihan plank sangat membantu dalam memperbaiki postur tubuh Anda, sehingga membuat Anda memiliki postur yang tegak dan stabil. Melalui penguatan bagian inti tubuh Anda, yang memberikan efek pada leher, bahu, dada dan punggung. Memperbaiki keseimbangan tubuh Pernahkah Anda merasa bahwa ketika Anda mencoba berdiri dengan satu kaki, Anda tidak bisa berdiri tegak lebih dari beberapa detik? Hal ini bukan karena Anda sedang mabuk namun karena otot perut Anda tidak cukup kuat untuk memberikan keseimbangan yang Anda butuhkan. Untuk membantu meningkatkan keseimbangan tubuh Anda, Anda dapat melakukan latihan plank menyamping. Selain itu dapat memperbaiki performa Anda saat melakukan jenis latihan yang lain. Menjadi lebih fleksibel Fleksibilitas adalah manfaat utama dari melakukan latihan plank secara teratur, latihan plank akan memperbaiki otot bagian bawah, otot bahu, tulang belikat, dan tulang selangka, memberikan peregangan paha belakang, lengkungan kaki Anda, dan jari-jari kaki. Sehingga tubuh Anda menjadi lebih lentur dan mudah mengikuti gerakan dari beberapa latihan olahraga lainnya. Latihan plank adalah jenis latihan yang mudah untuk dilakukan, namun bila Anda memiliki masalah kesehatan ada baiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memulai latihan.   Baca juga: 5 Tips Memaksimalkan Latihan Treadmill Anda   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: lifehack
 05 Jan 2019    08:00 WIB
Apa yang Harus Dikonsumsi SETELAH Olahraga Untuk Mengatasi Nyeri Otot?
Apakah Anda pernah merasa seluruh tubuh Anda terasa pegal dan nyeri setelah berolahraga dengan cukup intensif semalam? Robekan mikro dan peradangan pada otot setelah berolahraga dapat menyebabkan terjadinya nyeri otot. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat Anda konsumsi setelah berolahraga untuk membantu mengurangi rasa nyeri setelah berolahraga.   D-Ribosa D-ribosa merupakan gula alami yang dibuat oleh jaringan otot yang sehat yang memiliki peranan penting dalam proses pembentukan ATP. ATP merupakan sumber energi bagi otot saat berolahraga, yang mana kadar ATP ini harus kembali dipulihkan setelah selesai berolahraga. Berbagai penelitian menemukan bahwa pemberian suplemen ribosa dapat membantu mengembalikan kadar ATP di dalam otot.   Kurkumin Kurkumin yang terdapat di dalam kunyit juga memiliki kemampuan anti radang yang cukup kuat. Para peneliti di University of South Carolina menemukan bahwa kurkumin dapat membantu mengatasi kerusakan otot setelah berolahraga yang dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Akan tetapi, berbagai penelitian juga menemukan bahwa kurkumin akan dimetabolisme dengan sangat cepat di dalam tubuh, yang berarti juga lebih cepat dikeluarkan dari dalam tubuh. Selain itu, kurkumin juga sulit larut. Akibatnya adalah kurkumin sulit diserap oleh tubuh.   Jahe Selain dapat membantu mengatasi rasa tidak nyaman pada perut, mengkonsumsi jahe setelah berolahraga juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri otot. Berbagai penelitian yang dilakukan di University of Sydney, Australia menemukan bahwa jahe memiliki efektivitas yang sama dengan aspirin untuk menghambat COX-2 dan mengurangi rasa nyeri.   Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Protein Mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat dengan kadar tertentu juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi makanan dengan rasio protein dan karbohidrat 1:2 dalam waktu 30 menit setelah berolahraga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan otot yang rusak selama berolahraga. Bila Anda tidak menderita intoleransi laktosa, maka susu coklat atau kombinasi antara susu dan sereal merupakan makanan yang baik dikonsumsi setelah berolahraga. Satu hal terpenting yang perlu diingat adalah jangan lupa untuk tetap beraktivitas dan berolahraga walaupun sedang mengalami nyeri otot. Nyeri otot akibat olahraga biasanya akan membaik dalam waktu 3-7 hari. Terus melakukan olahraga dengan intensitas rendah selama kurun waktu tersebut dapat membantu memperlancar aliran darah ke bagian otot yang meradang dan mempercepat proses penyembuhan.   Sumber:  sheknows