Your browser does not support JavaScript!
 12 Jan 2019    08:00 WIB
Mengapa Bayam Tidak Boleh Dipanaskan Kembali Setelah Dimasak?
Anda tentunya telah mendengar bahwa bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang tidak dapat dipanaskan setelah dimasak dan harus segera dihabiskan setelah dimasak, akan tetapi tahukah Anda mengapa demikian?   Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Kita Harus Makan Bayam Lebih Banyak   Seperti halnya berbagai jenis sayuran lainnya, bayam merupakan suatu sayuran yang sangat baik bagi kesehatan karena mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Akan tetapi, mengapa bayam tidak boleh dipanaskan kembali setelah dimasak seperti layaknya sayuran lain? Hal ini dikarenakan pemanasan berulang-ulang dapat mengoksidasi kandungan zat besi yang terdapat di dalam bayam, yang akan mengubah zat besi menjadi racun bagi tubuh. Karena zat besi di dalam bayam cukup tinggi, maka saat Anda mengkonsumsi sayur bayam yang telah dipanaskan, tubuh Anda pun akan mengalami keracunan. Beberapa gejala keracunan yang dapat Anda alami adalah: Pusing Mual Muntah Nafsu makan hilang Badan terasa lemas Lesu Mata berkunang-kunang Selain itu, bayam juga merupakan salah satu jenis sayuran yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama di dalam lemari pendingin Anda. Hal ini dikarenakan semakin lama bayam disimpan di dalam lemari pendingin, maka kadar nitrit di dalamnya pun akan semakin tinggi. Apa bahayanya bagi tubuh? Bahayanya adalah bila zat nitrit yang tinggi tersebut bereaksi dengan zat besi di dalam sel darah merah. Hal ini akan membuat hemoglobin (Hb) lebih sulit berikatan dengan oksigen. Akibatnya, seluruh sel tubuh Anda pun akan kekurangan oksigen sehingga Anda pun merasa lemas dan lesu. Oleh karena itu, pastikan Anda segera menghabiskan bayam yang telah Anda masak dalam waktu 5 jam setelah dimasak, jangan lebih!   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .     Sumber: eatandhealth
 17 May 2018    08:00 WIB
Serba-serbi Air
Air dalam tubuh kita mempunyai peranan yang penting bagi kehidupan manusia. Kandungan air pada tubuh manusia jumlahnya jauh lebih besar dibanding dengan kandungan zat-zat yang lain. Kandungan air pada manusia dewasa sekitar 55-65 persen. Struktur kimia dari air adalah H2O. Hidrogen dan oksigen memiliki peran yang penting dalam sistem kehidupan manusia.   Beberapa fakta tentang air meliputi: • Kadar air dalam tubuh lebih tinggi pada pria dibandingkan pada wanita. • Pada pria sekitar 60-65 persen. • Pada wanita sekitar 55-60 persen. • Persentase air pada orang tua akan berkurang yaitu sekitar 50 persen. • Kandungan air pada tubuh bayi sekitar 75 persen. • Kebanyakan orang dewasa kehilangan sekitar 2,5 sampai 3 liter air per hari. Kehilangan air akan meningkat dalam cuaca panas dan melakukan olahraga yang berat dan terus menerus. • Orang tua kehilangan cairan sekitar dua liter per hari. • Sebuah perjalanan melalui udara dapat menyebabkan kehilangan cairan sekitar 1,5 liter air selama tiga jam. • Saat kehilangan cairan harus diganti. • Kehilangan air perlu diganti.   Air diperlukan untuk sebagian besar proses fungsi tubuh, seperti: • Menjaga kesehatan dan integritas setiap sel dalam tubuh. • Menjaga volume darah yang cukup untuk mengalir melalui pembuluh darah. • Membantu mengeluarkan produk dari metabolisme tubuh, elektrolit berlebih (misalnya, natrium dan kalium), dan urea, yang merupakan produk limbah yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh. • Mengatur suhu tubuh melalui keringat. • Melembabkan selaput lendir seperti paru-paru dan mulut. • Melumasi dan bantal sendi. • Membantu menghindari terjadinya infeksi saluran kemih. • Membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mencegah sembelit. • Melembabkan kulit untuk menjaga tekstur kulit dan penampilan. • Membawa nutrisi dan oksigen ke sel-sel tubuh. • Berfungsi sebagai shock absorber di dalam mata, saraf tulang belakang dan di kantung ketuban yang mengelilingi janin pada kehamilan.     Sumber: betterhealth
 24 Feb 2018    08:00 WIB
Apa Saja Manfaat Yang Didapat Dari Aerobik?
Kata aerobik berarti "dengan oksigen". Hal ini mengacu pada penggunaan oksigen dalam proses untuk memecah glukosa dan lemak untuk energi. Latihan aerobik adalah bentuk latihan fisik yang menggunakan otot lengan, kaki dan pinggul dan membuat tubuh Anda secara keseluruhan menjadi lebih sehat.   Berikut adalah manfaat latihan aerobik: Aerobik meningkatkan kapasitas fungsional jantung dan menyehatkan jantung Berguna untuk pembakaran lemak dan membantu penurunan berat badan Latihan aerobik dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda dan LDL (low-density lipoprotein), atau kolesterol jahat dan meningkatkan HDL (high-density lipoprotein) kolesterol Anda. Latihan aerobik yang konsisten dapat mengurangi penumpukan plak di arteri. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik teratur dapat membantu meningkatkan fungsi mental termasuk konsentrasi dan memori. Aerobik juga membantu melepaskan endorfin, karena itu membuat orang jauh dari depresi, stress dan kecemasan. Latihan aerobik memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda, membuat Anda jauh dari penyakit seperti demam akibat virus, flu. Menurut sebuah penelitian, wanita yang melakukan latihan aerobik secara teratur setidaknya tiga kali dalam seminggu menurunkan risiko kanker payudara.   Latihan aerobik membantu meningkatkan otot kesehatan, sehingga memperkuat tulang dan sendi. Latihan aerobik dapat menurunkan risiko obesitas, kencing manis dan beberapa jenis kanker. Hal ini juga membantu dalam mencegah penyakit jantung dan stroke. Olahraga teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Saat Anda mulai melakukan aerobik maka Anda akan merasa lelah namun bila Anda melakukannya dengan teratur maka Anda akan menjadi lebih kuat dan tidak mudah merasa lelah. Latihan aerobik meningkatkan penggunaan oksigen yang maksimum oleh tubuh.   Sumber: medindia