Your browser does not support JavaScript!
 18 Jan 2019    11:00 WIB
Mengenal Pustula Dan Pengobatannya
Jerawat, huff…bikin BT, apalagi kalau kulit kita putih, kelihatan sekali. Nah guys! Jerawat kadang bisa sangat mengganggu kalau menimbulkan sakit, bukan hanya mengganggu penampilan kita, tapi juga terkadang jerawat bisa menimbulkan gatal. Nah mau tahu penyebabnya dan kenapa tamu tidak diundang ini bisa muncul. Mari kita bahas! Pustula (Jerawat) adalah bercak kulit yang penuh cairan kekuningan yang disebut nanah. Pustula dapat berkembang di bagian tubuh mana pun, tetapi paling sering terbentuk di bagian belakang, dada, dan wajah. Pustula dapat ditemukan dalam kelompok di area tubuh yang sama.    Pustula muncul ketika kita memiliki semacam infeksi, tubuh kita mencoba melawannya dengan sel darah putih. Itu bisa menghasilkan campuran cairan yang terinfeksi dan sel darah putih yang mati (nanah).   Pustula juga biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon atau perubahan hormon dalam tubuh. Ini adalah kondisi kulit yang sangat umum, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Jadi pada dasarnya Pustula dapat terbentuk ketika kulit kita meradang akibat reaksi alergi terhadap makanan, alergen lingkungan, atau gigitan serangga beracun. Namun, penyebab paling umum pustula adalah jerawat. Jerawat berkembang ketika pori-pori kulit kita menjadi tersumbat dengan minyak dan sel-sel kulit mati. Penyumbatan ini menyebabkan bercak kulit membengkak, dan menghasilkan pustula. Pustula biasanya mengandung nanah karena infeksi rongga pori. Penyebab-penyebab Pustula : Jerawat: Kondisi kulit yang sangat umum ini menyebabkan pustula yang lebih besar dari jerawat biasa. Terjadi ketika salah satu dari pori-pori di kulit kita menjadi sangat iritasi sehingga dinding kulit pecah. Psoriasis: Ini adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak merah, gatal, dan bersisik di kulit kita. Infeksi, stres, karena bahan kimia tertentu, dan beberapa obat semuanya dapat memicu serangan psoriasis pustular. Rosacea: Kondisi kulit ini biasanya membuat kulit wajah kita memerah dan menyebabkan jerawat. Tetapi suatu bentuk penyakit yang dikenal sebagai rosacea inflamasi dapat menyebabkan pustula. Cacar Air: Penyakit masa kecil ini dan penyakit lain yang disebabkan oleh virus terkait menyebabkan lesi kulit yang menjadi pustula saat penyakit ini berkembang. Pemfigus IgA: Pustula juga merupakan gejala dari penyakit langka ini yang membuat sistem kekebalan kita hidup dengan sendirinya. Cacar: Pustula adalah salah satu tanda paling jelas dari penyakit mematikan yang menewaskan jutaan orang di abad-abad terakhir ini. Berkat vaksin, itu tidak berbahaya lagi. Lalu bagaimana mengobati Pustula ? Mengobati Pustula, biasanya kita memberikan obat topikal pada kulit kita atau perawatan tanpa resep seperti lotion kalamin atau gel benzoil peroksida yang mungkin dapat membantu mengatasi Pustula. Pustula kecil bisa hilang begitu saja tanpa pengobatan. Jika pustula kecil menetap, akan sangat membantu untuk mencuci kulit kita dengan menggunakan air hangat dan pembersih wajah ringan. Melakukan ini dua kali sehari akan membantu menghilangkan penumpukan minyak, yang merupakan penyebab utama jerawat. Pastikan untuk selalu membersihkan wajah kita. Menggosok pustula dengan waslap dapat mengiritasi kulit kita. Anda mungkin juga ingin menggunakan obat jerawat, sabun, atau krim bebas resep untuk mengobati pustule atau jerawat kecil. Produk topikal terbaik untuk mengobati pustula mengandung peroksida, asam salisilat, dan belerang. Namun, perawatan ini tidak boleh digunakan di area genital kita. Dan jika kita memiliki alergi belerang, pastikan untuk tidak menggunakan produk apa pun yang mengandung bahan itu. Produk OTC membantu mengobati pustula dengan mengeringkan lapisan atas kulit dan menyerap minyak permukaan berlebih. Beberapa produk kuat dan dapat menyebabkan kulit kita menjadi sangat kering dan mengelupas. Jika kita memiliki kulit sensitif, cari produk yang dibuat khusus untuk jenis kulit kita sehingga kondisi kita tidak bertambah buruk. Mungkin kita tergoda untuk mengeluarkan pustula dengan memencetnya, tetapi kita tidak boleh memencet, mengambil, atau mencubitnya. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan pada kulit kita atau memperburuk infeksi. Kita juga tidak boleh menggunakan produk berbasis minyak, seperti lotion atau petroleum jelly, di area yang terkena pustula. Produk-produk ini selanjutnya dapat memblokir pori-pori kita dan menyebabkan lebih banyak pustula tumbuh. Nah, kalau masih ada gangguan yang berlebih, atau lama sembuh baiknya datang ke Dokter Spesialis kulit (Spkk).
 09 Sep 2018    08:00 WIB
Vaksin Jerawat Lebih Efektif dan Ampuh Dari Yang Lainnya
Jerawat adalah hal yang mungkin banyak orang telah alami. Setidaknya ketika seorang menginjak masa remaja atau mengalami pubertas. Jerawat tidak hanya membuat seorang tidak nyaman namun juga bisa berdapka pada kondisi psikologis seorang. Merasa tidak percaya diri karena adanya jerawat yang menggangu penampilan. Lebih-lebih lagi jerawat kadangkala meninggalkan bekas pada wajah yang bisa bertahan untuk waktu yang lama. Beberapa perawatan yang paling umum untuk jerawat antara lain di dalmnya adalah antibiotik dan retinoid, yang merupakan jenis senyawa kimia yang membantu menjaga kesehatan dan penampilan kulit. Namun perawatan ini tidak selalu efektif dan terkadang bisa menyebabkan efek samping lainnya seperti kulit kering dan iritasi. Menurut Chun-Ming Huang, salah seorang peneliti dari Universitas California di San Diego, pengobatan saat ini tidak efektif bagi 85 persen remaja dan 40 juta orang dewasa di Amerika. Karena kebutuhan ini maka Huang dan timnya sedang mengembangkan vaksin yang efektif dan aman untuk jerawat seperti yang ditampilkan dalam  the Journal of Investigative Dermatology. Untuk pertama kalinya para peneliti berhasil melawan racun yang disekresikan oleh bakteri. Bakteri yang disebut Propionibacterium acnes (biasa disebut sebagai Cutibacterium acnes) menghasilkan racun yang disebut faktor Christie-Atkins-Munch-Peterson (CAMP). Peradangan luka jerawat sebagian besar disebabkan oleh faktor CAMP ini. Dan kabar baiknya sobat sekalian, sejauh ini usaha para peneliti ini menunjukan hasil yang menjanjikan  dan antibodi terbukti efektif melawan sifat-sifat peradangan yang memicu toksin. Emannuel Contassot dari Universitas Zürich di Swiss menjelaskan bagaimana vaksin untuk jerawat bisa lebih aman dan lebih efektif daripada perawatan yang ada dalam sebuah editorial makalah. Namun di sana dia juga mengingatkan vaksin harus memastikan bahwa keseimbangan bakteri pada kulit tidak terpengaruh. Ini dikarenakan ada beberapa bakteri yang juga membantu melindungi kesehatan kulit. Jadi sobat semoga vaksin ini benar-benar terealisasi. Sehingga permasalahan jerawat yang mengganggu kita baik wanita, pria, remaja dan dewasa bisa teratasi. Sobat juga bisa tampil lebih percaya diri. Jika saat ini sobat mengalami peradangan yang disebabkan oleh jerawat dan sangat mengganggu, lebih baik sejak dini segera dikonsultasikan dengan dokter. Tetaplah sehat, tetap semangat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber : www.medicalnewstoday.com
 08 Jun 2018    11:00 WIB
Mengenal Penyebab dan Pengobatan Jerawat Batu (Acne Vulgaris)
Apa itu jerawat batu/acne vulgaris?Acne Vulgaris adalah suatu kelainan kulit yang ditandai dengan erupsi komedo yang terbuka (blackhead), komedo yang tertutup (whitehead) dan jerawat, diikuti dengan daerah kulit kemerahan yang bersisik. Jaringan parut dengan berbagai macam intensitas dapat muncul, tergantung seberapa parah kelainan tersebut. Biasanya hal ini terjadi selama masa remaja (tetapi dapat terjadi pada semua usia), umumnya berlanjut sampai masa dewasa. Ini merupakan bentuk akne yang paling umum, dan dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti kulit yang berminyak, perubahan hormonal, produk kosmetik, kulit mati yang tidak lepas dengan semestinya. Tidak ada pengobatan yang permanen, dengan perawatan yang ditujukan untuk mengurangi efek atau insidensi penimbulannya, dengan cara menghilangkan bakteri, mengendalikan pembentukan minyak pada kulit atau dengan meningkatkan pergantian sel kulit. Akne yang ringan biasanya membaik seiring dengan waktu dan tanpa intervensi apapun, tetapi kebanyakan kasus yang parah dapat menimbulkan kerusakan dan membutuhkan saran dari seorang ahli dermatologi. Bertentangan dengan kepercayaan yang beredar, akne tidaklah menular, juga tidak disebabkan oleh bakteri, dan dapat disembuhkan. Apa gejala acne vulganis?Tanda dan gejala Akne Vulgaris yang mungkin timbul:•  Benjolan atau gumpalan berisi nanah•  Kulit berwarna merah dan bersisik•  Menunjukkan gejala-gejala Blackhead Apakah pengobatan yang bisa dilakukan untuk acne vulgaris?Penanganan dan pengobatan Akne Vulgaris dapat berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:•  Antibiotik•  Cairan Pemutih Oles•  Dermabrasi•  Fototerapi•  Pengelupasan Dengan Bahan Kimia•  Retinoid•  Terapi Fotodinamis•  Terapi Hormon•  Terapi Laser Fraksional Pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak terkena acne vulgarisAcne Vulgaris dapat dicegah bila Anda:•  Berhenti merokok•  Hindari faktor pemicu yang dapat menyebabkan kambuhnya kondisi medis ini•  Hindari lingkungan yang lembab•  Hindari paparan sinar ultraviolet terlalu lama•  Hindari penggunaan Kortikosteroid•  Hindari penggunaan kosmetik pada daerah kulit yang terkena•  Membasuh wajah secara rutin jika anda memiliki kulit berminyak•  Mencuci rambut secara rutin jika anda memiliki rambut berminyak•  Mengelola stres anda dengan baik Ingin mengetahui tentang acne vulgaris lebih lagi? Silahkan baca disiniSumber: cek gejala penyakit
 14 Feb 2018    16:00 WIB
Baca Label Pada Produk Anti Jerawat Anda, Harus Ada Semua Bahan Ini Yang Berguna Mengatasi Jerawat
Masalah kulit memang selalu mengganggu, salah satunya adalah masalah jerawat. Satu jerawat kecilpun rasanya sudah dirasa membuat hari terganggu, membuat serba salah. Untuk membantu mengatasi jerawat maka Anda bisa menggunakan produk anti jerawat. Agar hasil dari produk sesuai dengan keinginan maka Anda harus mengetahui produk yang ati jerawat.   Berikut Bahan Untuk Mengatasi Jerawat: Asam Glikolat Asam glikolat adalah exfoliant kimiawi yang membantu meningkatkan pembentukan sel kulit baru. Semakin cepat sel kulit Anda pulih, semakin cepat Anda akan sembuh dari jerawat, membantu memudarkan bekas luka, dan membuang kotoran di wajah. Asam glikolat harus menjadi bagian dari produk perawatan kulit sehari-hari untuk kulit yang bermasalah. Asam glikolat pada awalnya sulit ditoleransi, jadi gunakan ke sekali atau dua kali seminggu dalam serum atau toner. Akhirnya-percayalah! Anda akan bisa menggunakan asam glikolat setiap hari, dan kulit Anda akan menjadi lebih cerah, jernih, dan lebih sehat untuk itu. Asam Salisilat Salah satu bahan yang paling populer untuk kulit bermasalah, asam salisilat ditemukan dalam segala hal mulai dari pembersih, perawatan mata hingga krim BB. Asam salisilat melawan pori-pori besar dengan membantu menormalkan produksi minyak berlebih yang menyebabkan pori yang tersumbat. Asam salisilat dikenal sebagai exfoliator lembut dan zat antiinflamasi yang kuat yang membantu menenangkan kulit bengkak. Benzoil Peroksida/ BP Bahan ini banyak terdapat di produk perawatan kulit. BP adalah agen antibakteri yang paling sesuai untuk mereka yang memiliki kulit berminyak. Bahan ini dapat digunakan untuk kulit normal sampai bermasalah, jadi jika Anda mengalami kemerahan pada awalnya, maka ini  bisa bermanfaat. Namun bahan ini dapat meninggalkan noda pemutih pada pakaian berwarna, jadi gunakan pakaian dulu baru Anda menggunakan krim yang mengandung BP>Retinoid Retinoid adalah tambahan yang ampuh untuk produk perawatan kulit, retinoid mengendalikan jerawat dengan meningkatkan pembentukan sel baru yang berarti juga berfungsi sebagai bahan anti penuaan. Retinoid juga berguna untuk melawan garis halus dan keriput. Tea Tree Oil Jika Anda ingin belajar bagaimana menyingkirkan jerawat dengan bahan alami, tea tree oil merupakan bahan yang bagus. Tea tree oil merupakan bahan antibakteri dan antimikroba, yang membantu membersihkan kotoran yang menghalangi pori-pori.   Baca juga: Kesal Karena Jerawatan, 4 Bahan Alami Ini Dijamin Bikin Wajahmu Mulus Dan Bye-bye Sama Jerawat   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: rd
 20 Aug 2016    11:00 WIB
Atasi Jerawat Anda Dengan Pil KB
Selain mencegah kehamilan, pil KB ternyata juga dapat membantu para wanita mengatasi masalah kulitnya, yaitu jerawat. Penggunaan pil KB untuk mengatasi jerawat hanya dianjurkan jika jerawat anda tidak berespon terhadap berbagai pengobatan lainnya. Jerawat terbentuk dari gabungan antara sebum dan sel kulit mati di dalam folikel rambut. Bakteri pun turut berperan dengan memicu terjadinya infeksi dan peradangan. Pil KB dapat mengatasi jerawat dengan cara mengurangi sebum, yaitu suatu zat berminyak yang berfungsi sebagai pelumas pada rambut dan kulit anda. Akan tetapi, karena pil KB ini hanya dapat mengatasi salah satu penyebab jerawat, yaitu sebum yang berlebihan, maka akan lebih baik bila anda juga menggunakan obat anti jerawat lainnya, seperti salep anti jerawat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat.Anda mungkin harus mengkonsumsi pil KB selama beberapa bulan sebelum merasakan efeknya pada kulit anda. Kulit anda pun dapat menjadi lebih buruk dulu sebelum akhirnya membaik.Efek SampingPil KB biasanya aman dan efektif bagi sebagian besar orang. Akan tetapi, pada beberapa orang lainnya, pil KB dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti:•    Nyeri kepala•    Perubahan siklus menstruasi•    Payudara mengencang•    Meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan pembentukan bekuan darah, walaupun hanya sedikit Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum menggunakan pil KB untuk mengatasi jerawat anda. Jangan menggunakan pil yang mengandung kombinasi estrogen dan progestin bila anda:•    Berusia 35 tahun atau lebih dan merokok•    Memiliki riwayat penyakit jantung•    Memiliki riwayat kanker payudara, kanker rahim, atau kanker hati•    Pernah mengalami pembentukan bekuan darah pada kaki atau paru-paru Baca juga: Oatmeal Bukan Hanya Untuk Dimakan, Namun Juga Untuk Jerawat Dan....... Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: webmd