Your browser does not support JavaScript!
 19 Jan 2021    17:00 WIB
Obat Kuat, Apa Efek dan Bagaimana Cara Mengonsumsinya?
Bagaimana Cara Kerja Obat kuat? Pada awalnya, Obat kuat sebenarnya dibuat untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi dan gangguan jantung. Obat kuat bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah yang menuju ke penis selama 4-6 jam, dan pada masa ini, ereksi biasanya lebih mudah terbentuk dan bertahan lebih lama saat ada stimulasi seksual. Efek ini hanya akan timbul bila sang pria terstimulasi secara seksual, jadi ereksi tidak akan terbentuk hanya dengan mengkonsumsi pil Obat kuat ini. Bagaimana Cara Mengkonsumsi Obat kuat? Obat kuat dikonsumsi secara oral (melalui mulut) dalam bentuk pil. Obat kuat biasanya akan mulai bekerja dalam waktu 30 menit hingga 1 jam setelah dikonsumsi. Ingat, Anda hanya boleh mengkonsumsi 1 tablet Obat kuat dalam kurun waktu 24 jam. Efek Samping yang Biasa Ditemukan Efek samping Obat kuat yang paling sering ditemukan adalah nyeri kepala, wajah tampak merah, pusing, gangguan penglihatan (misalnya penglihatan kabur, penglihatan tampak kebiruan, dan sensitif terhadap cahaya), hidung tersumbat, dan gangguan perut, Siapa yang Tidak Boleh Mengkonsumsi Obat kuat? Jangan mengkonsumsi Obat kuat bila Anda juga menggunakan obat-obat golongan nitrat, yang biasanya digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan jantung. Hal ini dikarenakan kombinasi antara keduanya dapat menyebabkan tekanan darah Anda turun hingga menjadi sangat rendah, yang bahkan dapat membahayakan jiwa Anda. Beberapa keadaan lain yang membuat penggunaan Obat kuat tidak dianjurkan adalah: Menderita gangguan jantung Memiliki bentuk penis yang abnormal seperti penyakit Peyronie Menderita sickle cell anemia Menderita mieloma multipel Menderita leukemia Menderita gangguan hati, terutama bila menderita gangguan hati berat Menderita gangguan ginjal Sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya obat HIV Berusia lebih dari 65 tahun (kecuali bila dianjurkan oleh dokter) Penggunaan Obat kuat pada beberapa keadaan di atas dapat memicu terjadinya priapismus, yaitu suatu keadaan di mana ereksi berlangsung selama lebih dari 4 jam tanpa adanya stimulasi seksual apapun. Perlu diketahui bahwa telah terjadi beberapa kasus kematian akibat penggunaan obat Obat kuat ini. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mulai menggunakan Obat kuat. Baca juga: Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Minum Obat Kuat! Sumber: about
 13 Feb 2018    08:00 WIB
Cara Memilih Obat Herbal Yang Aman
Penggunaan obat herbal memang masih cukup kontroversial saat ini. Jika dilihat dari sisi medis maka pemakaian obat herbal belum bisa menggantikan obat medis yang tersedia saat ini.  Anda bisa saja mengkombinasikan konsumsi obat herbal dengan obat resep dokter asalkan Anda sudah yakin jika obat herbal tersebut aman. Produk herbal dinyatakan aman apabila: Sudah dapat dibuktikan secara ilmiah keamanannya melalui serangkaian uji keamanan: uji toksisitas dan uji teratogenik. Pastikan obat herbal tersebut sudah mendapat izin edar resmi dan dibeli dari produsen dan sumber terpercaya. Obat herbal belum tentu aman untuk anak-anak, remaja, usia lanjut, ibu hamil, ibu menyusui, ataupun pasien dengan kanker dan pasien bedah. Pengobatan tradisional yang diberikan oleh seseorang yang mengerti dan mengetahui anatomi tubuh manusia dan mengerti keadaan fisiologi manusia. Hati-hati obat palsu dan atau kadaluarsa. Gunakan sesuai aturan atau petunjuk, jangan berlebihan. Hati-hati bila dikonsumsi bersamaan dengan obat kimia. Tidak jarang produsen yang hanya ingin mencari keuntungan semata mencampur antara obat herbal dan kimia tanpa data ilmiah. Ini akan sangat berbahaya. Jangan segan bertanya kepada ahli herbal tentang penggunaannya, karena tidak semua obat herbal cocok untuk setiap orang meski keluhan sama. Perlu mengetahui makanan, minuman, obat-obatan dan aktivitas apa saja yang harus dihindari sewaktu minum obat herbal. Perlu diketahui tidak semua obat herbal aman untuk dikonsumsi, karena beberapa obat herbal telah diteliti dan terbukti dapat meningkatkan resiko penyakit ginjal. Oleh karena itu bijaksanalah dalam memilih dan konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat jenis apapun.