Your browser does not support JavaScript!
 01 Dec 2017    08:00 WIB
Bunga ini Dipercaya Mencegah Virus HIV
Geranium adalah salah satu jenis bunga yang berbentuk kecil dan biasanya tumbuh bergerombol. Bunga ini memiliki warna ungu, biru, pink, atau putih. Selama ini bunga geranium diketahui sebagai tanaman yang bisa mencegah gigitan nyamuk. Namun baru-baru ini peneliti menemukan bahwa ekstrak bunga geranium dipercayai bisa menyembuhkan AIDS. Peneliti dari Jerman mengungkap bahwa ekstrak tanaman geranium bisa mencegah virus HIV mengenai sel manusia. Virus HIV terbagi menjadi dua jenis, yaitu HIV-1 dan HIV-2. Kedua virus tersebut bertanggung jawab menyebabkan penyakit AIDS pada manusia. Peneliti mengungkap bahwa ekstrak bunga geranium berpotensi untuk menjadi obat baru untuk mencegah virus HIV-1. Penelitian yang dilakukan di German research Centre for Environmental Health, Munich juga menemukan bahwa ekstrak geranium bisa mencegah virus untuk melakukan replikasi jenis baru dari HIV-1 dan melindungi sel kekebalan tubuh serta sel darah dari infeksi virus HIV tersebut. Para peneliti tersebut juga menemukan jika bunga Geranium mampu melindungi sel darah dan system imunitas tubuh dari infeksi virus, dengan kata lain, Geranium mampu mencegah penyebaran HIV. Peneliti telah melakukan beberapa percobaan klinis untuk mengetahui apakah efek bunga geranium aman untuk dikonsumsi manusia. Di jerman, peneliti juga telah melegalkan penggunaan ekstrak ini sebagai obat herbal untuk mencegah HIV. Ekstrak geranium cukup menjanjikan untuk digunakan sebagai obat melawan HIV-1. Selain itu, geranium juga bisa didapatkan dan disimpan dengan mudah.   Baca juga: Berbagai Gejala Infeksi HIV Berdasarkan Stadiumnya   Ekstrak dari bunga Geranium ini memiliki cara kerja yang berbeda dari semua obat-obat anti HIV-1 yang telah digunakan dalam uji klinis. Hal ini menjadikan bunga Geranium sangat penting digunakan dalam pengobatan anti HIV sebagai supplemen. Selain itu penggunaan ektrak geranium dalam pengobatan anti HIV sangat menjanjikan karena hanya membutuhkan sumber daya sedikit, mudah dikembangkan dan tidak membutuhkan proses pendinginan. Berdasarkan data WHO, lebih dari 35 juta orang di dunia terkena virus HIV, kebanyakan adalah HIV-1. JIka tak segera dirawat HIV bisa menyebabkan penyakit AIDS yang sangat membahayakan dan bisa menghilangkan nyawa. Penemuan ini bisa menjadi salah satu sinar terang untuk pengembangan obat HIV/AIDS di masa depan.   Sumber : dailymail
 13 Feb 2017    12:00 WIB
Obat Antivirus Bantu Atasi Infeksi Herpes Pada Kemaluan
Berbagai Pilihan PengobatanPenggunaan obat antivirus dapat membantu orang yang sering mengalami kekambuhan menjadi bebas dari gejala lebih lama (lebih jarang kambuh). Obat antivirus ini juga dapat mengurangi keparahan dan lama berlangsungnya suatu gejala saat kambuh. Penggunaan obat antivirus tidak dapat menyembuhkan penyakit, akan tetapi dapat meningkatkan kualitas hidup penderita.Terdapat 3 macam obat yang sering digunakan untuk mengobati herpes pada kemaluan (herpes genital), yaitu acyclovir, famciclovir, dan valaciclovir. Semua obat ini tersedia dalam bentuk pil, keculi acyclovir yang juga tersedia dalam bentuk suntik, yang hanya digunakan pada kasus berat.Obat (salep) yang digunakan secara topikal (dioleskan secara langsung pada bagian kulit yang terkena) hanya memberikan sedikit manfaat dan biasanya jarang digunakan.Kapan Pengobatan Dimulai? Terapi Pertama (Awal)Jika anda memiliki luka pada kemaluan saat anda pertama kali didiagnosa menderita herpes, dokter anda biasanya akan memberikan obat antivirus selama 5 hari untuk membantu mengurangi gejala dan mencegah gejala semakin memburuk. Bila setelah 5 hari, luka anda masih belum sembuh, maka dokter akan melanjutkan pemberian obat antivirus selama beberapa hari lagi. Terapi IntermitenDokter anda akan memberikan obat antivirus pada anda sebagai persediaan obat anda, seandainya anda mengalami kekambuhan. Anda dapat mulai mengkonsumsi obat antivirus ini bila terjadi kekambuhan (timbul luka pada kemaluan) atau saat anda merasa bahwa anda akan kambuh. Luka pada kemaluan ini sebenarnya dapat sembuh dan menghilang dengan sendirinya, akan tetapi mengkonsumsi obat antivirus dapat membuat gejala menjadi tidak terlalu berat dan lebih cepat menghilang. Terapi SupresiTerapi supresi biasanya dilakukan bila anda sering mengalami kekambuhan (lebih dari 6 kali dalam 1 tahun), sehingga anda harus mengkonsumsi obat antivirus setiap harinya. Sebuah penelitian menemukan bahwa terapi supresi dapat mengurangi kekambuhan atau malah tidak pernah kambuh sama sekali.Pemberian terapi supresi dilakukan berdasarkan pada seberapa sering kekambuhan terjadi dan apakah cukup berat sehingga dapat mengganggu kehidupan anda sehari-hari.Mengkonsumsi obat antivirus setiap hari juga dapat menurunkan resiko penularan virus pada pasangan anda. Obat antivirus mengurangi kemampuan virus untuk membelah diri dan bertambah banyak pada permukaan kulit.Efek SampingEfek samping obat antivirus biasanya ringan dan para ahli percaya bahwa obat ini aman digunakan dalam jangka waktu lama.Penderita herpes yang melakukan terapi supresi harus melakukan pemeriksaan rutin setidaknya satu kali setahun untuk menentukan apakah pengobatan masih perlu dilanjutkan atau tidak. Kekambuhan Saat Mengkonsumsi Obat AntivirusSebuah penelitian menemukan bahwa virus penyebab herpes genital dapat aktif kembali walaupun penderita tersebut telah mengkonsumsi obat antivirus dosis tinggi. Sumber: webmd