Your browser does not support JavaScript!
 21 Jul 2019    16:00 WIB
5 Khasiat Gingseng Untuk Kesehatan
Gingseng tampaknya menjadi kata baru didunia kesehatan dan banyak orang menyebarkan berbagai manfaat dari gingseng. Gingseng sebenarnya jenis tumbuhan yang sangat kaya akan nutrisi. Bagian terpenting dari gingseng adalah bagian akarnya karena diketahui kaya akan manfaat kesehatan. Tanaman yang berasal dari Korea ini tak hanya enak dikonsumsi sebagai minuman, tetapi juga mengandung banyak manfaat kesehatan. Berikut adalah berbagai manfaat dari gingseng : 1.  Gingseng diketahui dapat membuat tubuh dan pikiran sehat. gingseng dapat meningkatkan energi tubuh sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan kecepatan dalam bekerja. kandungan energi didalam gingseng juga mampu menghilangkan rasa lelah dan badan pegal. 2.  Gingseng banyak disarankan oleh para ahli diet dan juga pada program-program penurunan berat badan. Gingseng diketahui mampu mengontrol berat badan dan menangani obesitas. 3.  Manfaat kesehatan lain dari gingseng adalah dapat mengatasi diabetes tipe 2. Gingseng dapat membantu mengontrol kadar gula darah didalam tubuh. 4.  Gingseng juga dianggap sebagai salah satu makanan aphrodisiak yang membantu ANda meningkatkan gairah seksual. Tidak hanya itu, ginseng juga bisa membantu pria untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan fungsi seksual dengan meningkatkan libido serta energi. 5.  Salah satu manfaat gingseng untuk wanita adalah untuk mengatasi rasa sakit atau kram saat menstruasi. Jadi sebelum mengonsumsi obat untuk meredakan sakit menstruasi, Anda bisa mencoba mengonsumsi ginseng terlebih dahulu.Itulah beberapa khasiat ginseng untuk kesehatan. Namun dosis mengonsumsi ginseng harus disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Sebaiknya konsultasi pada ahli kesehatan atau dokter sebelum mengonsumsi ginseng secara teratur.Sumber: magforwomen
 10 Mar 2019    08:00 WIB
Ketahui 6 Penyebab Utama Haid Datang Terlambat
Ladies tentu merasakan kalau mengalami datang bulan terlambat menjadi harap-harap cemas, apalagi mereka yang tidak mengharapkan kehamilan terlebih dahulu. Nah, artikel kali ini akan membahas mengenai penyebab seorang mengalami terlambat datang bulan. Stress Mengalami stress dalam waktu yang cukup lama bisa mempengaruhi siklus menstruasi wanita, bisa lebih pendek atau lebih lama. Sebab itu agar haid lancer perlu menghindari situasi yang menyebabkan kita stress dengan melakukan kegiatan seperti olah raga teratur dan tidur yang cukup. Jika mengalami stress yang parah, ladies disarankan untuk menemui dokter atau konselor. Perimenopause Seorang mulai mengalami menopause sekitar usia 52 tahun dimana dia tidak mengalami haid lagi. Banyak wanita mengalami gejala dini menauposue 10 hingga 15 tahun sebelum menopause. Masa ini disebut sebagai perimenopause dimana kadar estrogen mulai berfluktuasi. Kadar estrogen yang tidak teratur atau berfluktuasi inilah yang menyebabkan seorang wanita mengalami haid tidak teratur. Turun berat badan Turun berat badan cukup banyak yang disebabkan karena olahraga bisa menyebabkan haidnya tidak teratur bahkan tidak mengalami haid bulan itu. Ini disebabkan karena kehilangan berat badan atau lemak tubuh mengakibatkan perubahan tingkat hormon reproduksi. Kelebihan berat badan atau obesitas Ladies, bukan hanya berat badan turun bisa mempengaruhi siklus haid. Namun kelebihan atau obesitas juga mempengaruhi siklus haid. Ini dikarenakan obesitas bisa merupakan suatu tanda seseorang mengalami kondisi polycystic ovary syndrome (PCOS). PCOS merupakan salah satu gangguan hormonal dimana kadar hormonnya tidak normal. Selain PCOS menyebabkan obesitas, ternyata juga dapat menyebabkan kista kecil berkembang pada ovarium, jerawat, kelebihan rambut wajah dan tubuh. Untuk memastikan hal ini ladies perlu datang ke dokter agar dilakukan evaluasi. Dokter mungkin merekomendasikan tes darah atau ultrasound untuk melihat indung telur agar didapatkan diagnosis yang benar. Tidak adanya menstruasi dalam masa subur jika tidak diobati bisa menyebabkan kanker endometrium. So, ladies jangan ragu-ragu datang ke dokter untuk memastikan hal ini. Kondisi hormonal Ketidakseimbangan hormon jelas bisa mempengaruhi sesorang tidak mengalami atau terlambat datang bulan. Untuk memastikan hal ini tentu harus dilakukan tes darah. Hormon yang menyebabkan hal ini terutama adalah hormon prolactin atau thyroid. Hamil Yang terakhir tentu kalau kita mengalami terlambat datang bulang, bisa jadi kita sedang hamil. Untuk memastikan saat ini banyak alat untuk mengetes kehamilan atau bisa juga pergi ke dokter kandungan untuk memastikan Jadi ladies kiranya kita tidak galau atau susah hati ketika kita mengalami terlambat haid. Sebaliknya kita perlu memastikan kondisi kita berdasarkan keterangan di atas. Jika ladies mengalami terlambat bulan berturut-turut, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter yang bersangkutan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: www.medicalnewstoday.com
 02 Dec 2018    16:00 WIB
Nyeri Payudara Sebelum Menstruasi, Normalkah?
Nyeri yang terjadi di payudara merupakan sesuatu yang dikeluhkan oleh wanita. Nyeri payudara paling sering terjadi pada masa sebelum menstruasi dan saat masa menstruasi. Nyeri dada juga bisa terjadi setelah masa menstruasi juga. Tetapi apakah nyeri payudara itu normal? Nyeri payudara merupakan hal normal yang terjadi pada wanita dan merupakan bagian dari  premenstrual syndrome (PMS). Sindrom pada PMS juga termasuk nyeri pada perutbawah, perubahan mood yang tiba-tiba dan kesulitan beritirahat. Pada artikel ini kita akan membahas apakah nyeri payudara itu normal dan kondisi apakah yang menyebabkan nyeri payudara ini menjadi kondisi yang serius dan berat. Fluktuasi hormonal Alasan utama mengapa tidak terjadi nyeri payudara adalah karena peningkatan sekresi dari hormon esterogen. Estrogen ini merupakan salah satu hormon yang paling penting untuk tubuh. Keluarnya hormon esterogen yang terlalu banyak akan menyebabkan terjadinya kekakuan pada jaringan payudara, dan payudara menjadi lebih keras. Oleh karena itu tidak munculnya nyeri payudara sebelum masa menstruasi merupakan hal yang normal. Hal tersebut biasanya terjadi pada hari ke 21 siklus menstruasi. Oleh karena itu tanda ini sering sekali terjadi pada banyak wanita sebelum masuk masa menstruasi. Jika nyeri payudara yang muncul tidak terlalu berat dan mengganggu seharusnya tidak perlu membuat Anda khawatir. Mengamati Pada kebanyakan wanita, gejala nyeri payudara menjelang masa menstruasi merupakan hal sering sekali terjadi. Anda tidak perlu menjadi tegang dan khawatir mengenai nyeri payudara yang Anda alami. Kecuali nyeri payudara yang Anda alami sangat berat dan tidak bisa ditoleransi maka Anda tidak harus menganggapnya serius. Efek samping Terkadang pada wanita yang sudah menikah sering mengkonsumsi pil kb untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan. Tetapi ketika mereka berhenti mengkonsumsinya, keseimbangan hormon menjadi kacau dengan tiba-tiba dan dapat memunculkan nyeri payudara. Hal ini merupakan kondisi yang sepenuhnya normal. Jika Anda khawatir dengan gejala ini maka Anda dapat menghubungi dokter kandungan Anda. Obesitas Berat badan berlebih dan gaya hidup yang tidak sehat dapat menimbulkan keluhan nyeri payudara. Hal ini tidak berbahaya karena penyebab utama dari nyeri payudara disebabkan oleh peningkatan berat badan. Untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan nyeri payudara ini maka Anda harus menjaga pola makan yang sehat dan menurunkan berat badan Anda. Meminum banyak air putih juga dapat menurunkan nyeri payudara yang Anda rasakan.   Perubahan menjadi wanita dewasa Nyeri payudara sangat mungkin dialami seorang gadis muda, terutama saat mulai mendapat menstruasi. Nyeri dada merupakan hal yang normal terjadi pada seorang gadis mda. Untuk itu Anda tidak harus khawatir jika mengalami nyeri payudara saat pertama kali mendapat menstruasi.   Sumber: boldsky
 30 Sep 2018    11:00 WIB
Ini Dia Penyebab Payudara Tetap Nyeri Setelah Haid Selesai
Payudara seringkali terasa nyeri sebelum masa menstruasi Anda. Hal ini biasanya terjadi akibat pembengkakan pada payudara, yang akan meningkatkan berat dan ukuran payudara. Dan karena pembesaran payudara ini, maka Anda payudara Anda pun akan terasa nyeri. Keadaan ini dapat merupakan tanda bahwa telah terjadi ovulasi. Selain itu, keadaan ini juga sering terjadi selama kehamilan akibat tingginya kadar hormon kehamilan, yaitu progesterone. Payudara juga dapat terasa nyeri selama dan setelah menstruasi. Hal ini bukanlah suatu tanda kehamilan, tetapi mungkin berhubungan dengan makanan, hormon, stress, dan berbagai hal lainnya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat membuat payudara terasa nyeri pada waktu yang berbeda daripada biasanya.   Kafein, Nikotin, Metilxanthin, dan Lainnya Vasodilator, suatu bahan kimia yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah, yang akan membuat tubuh merasa stress. Karena efek inilah, rasa nyeri dan berbagai gejala tidak menyenangkan lainnya dapat menjadi lebih terasa. Jadi, jika Anda sering menggunakan obat ini, maka ada baiknya bila Anda mengurangi konsumsinya.   Retensi Cairan Retensi cairan akibat garam, kurang olahraga, atau menderita gangguan kesehatan tertentu dapat menyebabkan payudara menjadi lebih berat sehingga menjadi lebih sakit. Jadi, ada baiknya bila Anda mengurangi konsumsi garam. Lebih sering berolahraga juga dapat mengurangi retensi cairan.   Lemak Hewani Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa lemak hewani turut berperan dalam terjadinya nyeri payudara. Akan tetapi, para ahli masih tidak mengetahui apakah lemaknya yang menjadi penyebab atau apakah hormon yang terdapat di dalamnya yang menjadi penyebab.   Susu dan Produknya Seperti halnya lemak hewani, hubungan antara nyeri payudara dan susu masih belum diketahui secara pasti. Para ahli menduga kandungan lemak di dalam susu dan produknyalah yang menjadi penyebab nyeri payudara, atau mungkin juga dikarenakan oleh hormon dan zat kimia yang terdapat di dalamnya.   Baca juga: Variasi Payudara Berdasarkan Usia   Olahraga Olahraga berlebihan juga dapat menyebabkan nyeri payudara, terutama pada wanita yang memiliki payudara besar. Hindarilah olahraga yang menimbulkan banyak tekanan pada payudara dan gunakanlah bra khusus olahraga saat berolahraga.   Kontrasepsi dan Terapi Hormonal Walaupun dapat mencegah terjadinya kehamilan, akan tetapi kontrasepsi mungkin dapat berpengaruh besar pada produksi hormon di dalam tubuh Anda. Selain itu, terapi hormonal juga dapat menyebabkan terjadinya nyeri dan rasa tidak nyaman pada payudara. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami hal ini.   Perubahan Kadar Hormon Pubertas, sedang haid, kehamilan, dan menopause merupakan masa-masa di mana kadar progesteron dan estrogen menjadi tidak stabil. Keadaan ini dapat menyebabkan payudara terasa nyeri.   Stress Selain dapat membuat Anda sulit tidur, stress juga dapat menyebabkan payudara Anda terasa nyeri. Oleh karena itu, ada baiknya bila Anda mengurangi stress.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: medhealthdaily