Your browser does not support JavaScript!
 10 Jan 2019    18:00 WIB
Lebih Banyak Mana Protein Dalam Daging Atau Telur Ya ?
Protein berfungsi sebagai pembentukan sel tubuh, otot, jaringan dan organ tubuh. Bila kadar karbohidrat dalam tubuh rendah, maka protein juga berfungsi sebagai sumber energi yang berharga. Protein berasal dari berbagai makanan, seperti daging, telur, produk susu, biji-bijian, dan kacang-kacangan. 2 makanan sumber protein yang sering dikonsumsi banyak orang adalah daging dan telur.   Nah yang menjadi pertanyaan sebenarnya lebih banyak mana kandungan protein dalam telur atau dalam daging? Berikut Penjelasannya: Telur vs Daging Telur ukuran besar mengandung lebih dari 6 gram protein. Daging cenderung mengandung lebih banyak protein per porsi dibanding telur. Namun, berbagai jenis daging mengandung jumlah protein yang sedikit berbeda. Misalnya, porsi 3-ons daging sapi tanpa lemak mengandung lebih dari 18 gram protein, sementara porsi 3 ons kalkun mengandung protein lebih dari 19 gram, sementara porsi dada ayam mengandung 18 gram protein. Perbandingan yang Lebih Baik Ukuran porsi daging dan telur bervariasi dan cukup signifikan, jadi sulit untuk membandingkan keduanya hanya berdasarkan kandungan protein. Tapi jika Anda mengintip protein dari sudut pandang gram, Anda mendapatkan perbandingan yang jauh lebih akurat. Telur mengandung sekitar 0,13 gram protein per gram telur. Daging sapi rumahan, dada ayam mengandung sekitar 0,21 gram protein per gram daging, sementara kalkun mengandung 0,22 gram protein per gram daging. Dengan membandingkan rasio gram ke gram, mudah untuk melihat bahwa daging mengandung lebih banyak protein daripada telur. Kuning Telur vs Putih Telur Ingatlah bahwa jumlah protein 6 gram berlaku untuk keseluruhan satu buah telur. Jika Anda hanya makan putih telur atau kuning telur, Anda akan mendapatkan lebih sedikit protein per porsi. Dalam telur ukuran besar, putih telur mengandung sekitar 3,6 gram protein, sedangkan kuning telur mengandung sekitar 2,7 gram. Tentu saja, Anda mungkin akan menyiapkan makanan Anda dengan lebih dari satu telur jika Anda hanya menggunakan putih telur. Menggunakan hanya dua putih telur akan memberi Anda sedikit protein daripada menggunakan satu butir telur utuh. Pertimbangan Lain Telur tidak hanya mengandung sedikit protein, tapi juga secara signifikan lebih banyak mengandung kolesterol. Telur ukuran besar mengandung sekitar 3,6 gram lemak dan 140 mg kolesterol. Sajian daging kalkun, ayam, atau daging sapi 3 ons mengandung sekitar 1,5-5 gram lemak dan 50-60 mg kolesterol. Saat kolesterol menumpuk di dalam tubuh, ia membentuk plak di sepanjang dinding pembuluh darah dan menghalangi aliran darah yang normal. Konsumsi  kolesterol tinggi bisa membuat Anda berisiko terkena penyakit kardiovaskular, serangan jantung dan stroke.   Baca juga: Amankah Konsumsi Telur Setiap Hari?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: healthyeating.sfgate
 05 Jan 2019    11:00 WIB
Amankah Bila Seorang Anak Remaja Suka Minum Kopi ?
Saat Anda sedang berjalan, mungkin Anda menemui banyak anak remaja yang sekarang ini memiliki kebiasaan baru yaitu minum kopi. Atau mungkin anak Anda sendiri sangat suka minum kopi. Bila orang yang sudah tua, mungkin minum kopi dianggap wajar namun bila untuk anak remaja apakah hal ini aman atau tidak?   Pertama Kita akan membahas mengenai manfaat dari minum kopi untuk anak remaja, silahkan simak ulasan di bawah ini: 1.      "Alat Bantu" Saat Lelah dan Mengantuk Meski sulit untuk mempertimbangkan kopi sebagai zat bermanfaat bagi remaja, kualitasnya sebagai stimulan dapat memberi dampak positif pada mereka yang lelah berolahraga, menghadapi tugas sekolah yang banyak. Minum kopi dapat meredakan rasa kantuk, yang bisa berguna bagi remaja yang mungkin lelah setelah larut malam belajar untuk ujian atau jadwal sekolah, les privat yang padat dan aktivitas lain. 2.      "Alat Bantu" Interaksi Sosial Anak remaja memang suka berkumpul dan bercengkrama dengan teman, dalam kondisi ini bukan tidak mungkin mereka akan mulai bereksperimen dengan hal-hal yang berbahaya misal seperti merokok, konsumsi alkohol atau mencoba obat-obatan terlarang. Untuk menghindari hal tersebut maka sambil menikmati interaksi sosial dengan teman-teman lebih baik anak remaja meminum segelas kopi. Karena kopi masih lebih baik dibanding alkohol dan tembakau.  Minum kopi juga memungkinkan remaja untuk menyesuaikan diri dengan sekelompok teman sebaya, dan perasaan diterima selama masa remaja yang dapat meningkatkan harga diri. 3.      "Alat Bantu" Untuk Memperbaiki Daya Ingat Banyak anak remaja sering menghabiskan banyak waktu dalam mempelajari bahan untuk ujian, presentasi. Menurut sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam "Nature Neuroscience," minum secangkir kopi dapat memperbaiki ingatan Anda. Jika seorang siswa sedang berusaha menghafal pelajarannya maka minum kopi dapat membantu agar ingatannya tetap tajam hingga 24 jam atau bahkan lebih. Meskipun kopi untuk anak remaja dapat memiliki beberapa manfaat, namun harus juga memahami efek samping dari kafein sebelum membuat keputusan untuk mulai minum kopi. Kafein dapat menyebabkan sulit tidur dan cemas, selain itu susu dan gula yang ditambahkan ke kopi bisa dengan seiring waktu, menyebabkan penambahan berat badan. Hal ini juga memungkinkan untuk mengalami ketergantungan pada kafein, yang dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala dan suasana hati yang mudah tersinggung. Selain itu, remaja yang tidak menemukan aroma kopi yang kuat tergoda untuk menambahkan gula dalam jumlah besar ke cangkir mereka.   Baca juga: Minum Kopi Saat Masih Menyusui, Amankah???   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: healthyeating.sfgate
 20 Dec 2018    16:00 WIB
Berapa Banyak Keju Yang Harus Dimakan Anak-Anak ?
Keju, hampir semua orang menyukai makanan yang satu ini karena rasanya yang asin dan juga gurih membuat beberapa orang merasa ketagihan untuk terus memakannya. Kemudian apabila Anda rutin konsumsi maka pertanyaan berikut adalah apakah keju aman untuk dikonsumsi? Apabila aman berapa banyak kebutuhan keju yang dapat dikonsumsi setiap harinya. Terutama untuk Anda para ibu, banyak ibu yang memberi keju sebagai pengganti garam, karena garam berlebih tidak baik untuk anak.   Berikut Kebutuhan Keju Untuk Anak: Untuk usia 1-5 Tahun: Keju merupakan sumber energi, protein,  kalsium dan vitamin A yang baik. Satu porsi keju sama dengan 1/3 porsi susu dan produk susu yang dibutuhkan anak setiap harinya. Kebutuhan keju untuk anak usia 1-5 tahun adalah 15-20 gram keju parut itu sekitar 1-2 sendok makan keju parut. Untuk keju lembut sekita4 20-25 gram. Jangan lupa keju mengandung lemak jenuh, sehingga Anda harus memperhatikan ukuran yang sesuai untuk anak Dibawah 5 tahun, jangan berikan bayi Anda keju yang tidak dipasteurisasi karena mengandung bakteri yang dapat membuat bayi sakit. Dianjurkan untuk anak 1-3 tahun tidak boleh makan garam lebih dari 2 gram dalam sehari. Boleh meningkat sampai 3 gram untuk usia 4-6 tahun. Untuk Anak Usia Sekolah: Keju masih merupakan sumber energi, protein, kalsium dan vitamin A yang baik. Anak pada usia membutuhkan lebih sedikit energy dari lemak (hal ini sama dengan orang dewasa). Karena itu sangat penting untuk menjaga asupan harian makan anak. Gunakan produk susu rendah lemak dan memperhatikan kandungan garam dalam makanan yang Anda berikan kepada anak. Dianjurkan untuk anak usia 7-10 tahun jangan konsumsi garam lebih dari 5 gram dalam sehari dan ditingkatkan menjadi 6 gram untuk anak usia 11 tahun keatas. Baca juga: 6 Alasan Mengapa Keju Menyehatkan Tubuh   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: childrensfood
 17 Dec 2018    08:00 WIB
Ini 4 Makanan Segar Yang Ternyata Tidak Harus Didinginkan Setelah Dibuka
Kebanyakan orang biasanya setelah membuka makanan dan bila belum habis maka menyimpannya dalam lemari es. Terlebih bila ada tulisan harus didinginkan maka Anda langsung menyimpannya dalam lemari es. Apakah itu berarti semua makanan tesebut harus disimpan dalam lemari es. Ternyata ada beberapa makanan yang justru tidak disarankan untuk didinginkan.   Berikut Makanan Yang Tidak Perlu Dimasukkan Ke Dalam Lemari Es Setelah Dibuka:  1.      Alpukat Sebagian besar waktu ketika kita membeli alpukat biasanya masih keras, ini berarti membutuhkan waktu agar matang dengan baik dan memiliki rasa yang enak. Apabila Anda segera menaruh alpukat di lemari es maka akan menghentikannya dari pematangan, mirip dengan pisang. Sebagai patokan, buah mentah, keras atau berwarna hijau bisa memakan waktu empat sampai lima hari untuk matang pada suhu kamar -sekitar 18-23 derajat celcius. Selain itu hindari terkena sinar matahari langsung. Alpukat matang yang dibeli di toko harus ditaburi dengan jus lemon atau limau, atau zat asam lainnya, kemudian menempatkannya dalam wadah yang kedap udara, atau bungkus plastik yang tertutup rapat. Buahnya bisa disimpan di lemari es selama sehari. 2.      Herbal Segar Sebaiknya hindari mendinginkan herbal segar kecuali jika dibungkus dengan rapat, atau dalam wadah yang rapat dengan udara. Seperti kopi, herbal segar menyerap bau di sekitar mereka, yang membuat rasanya akan berubah, dan malah menjadi kering. Menurut Ger-Nis International, perusahaan yang mengkhususkan diri pada produk pertanian segar menyarankan agar menggunakan herbal dengan cepat dan menyimpannya pada suhu kamar, terutama jika dibeli dari pasar petani. Ini berarti kemungkinan besar herbal tersebut belum didinginkan, jadi menempatkannya di lemari es akan mengejutkan. Tanaman herbal yang baru dipetik harus ditempatkan di segelas air yang akan menambah usia tanaman. 3.      Melon Disarankan untuk menyimpan buah melon di lemari es setelah sudah dibuka, tapi sampai saat itu, yang terbaik adalah menyimpannya pada suhu kamar. Menjaga melon dalam suhu kamar dapat membantu menjaga tingkat antioksidan tetap utuh. 4.      Tomat Makanan ini sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam lemari segera setelah dibeli. Jika mereka dibeli di toko bahan makanan, kemungkinan belum matang yang berarti proses pematangan akan berhenti bila ditaruh dalam lemari es. Tomat yang ditanam di rumah atau dari pasar petani lokal akan menjadi hambar jika ditempatkan di lemari es karena perubahan struktur kimia. Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry mengatakan bahwa mendinginkan tomat mempengaruhi bau dan tekstur dan membuatnya kehilangan keharuman aroma khasnya, yang menyebabkan daging tomat menjadi kasar. Untuk rasa segar, simpan tomat di tempat sejuk yang tidak harus gelap.   Baca juga: 5 Manfaat Jus Sayur Segar   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: medicaldaily
 21 Nov 2018    18:00 WIB
Lebih Baik Mana Oatmeal Instan Atau Yang Dimasak ?
Tidak peduli jenis oatmeal apa yang Anda pilih, pada dasarnya keduanya memiliki kandungan nutrisi yang baik. Keduanya memiliki serat larut dan tidak larut, protein nabati dan karbohidrat kompleks untuk membuat Anda kenyang lebih lama dan mengandung kalori, gula dan lemak yang lebih sedikit.   Kemudian Mana Yang Anda Pilih, Berikut Ulasannya: Fakta Nutrisi Menurut USDA, oatmeal instan dan oatmeal yang dimasak memiliki kandungan nutrisi yang hampir sama. Oatmeal instan mengandung 165 kalori, 6 gram protein, 3,5 gram lemak, 28 gram karbohidrat, 4 gram serat dan gula 0,6 gram dalam porsi 1 gelas. Satu porsi oatmeal yang dimasak terbuat dari 1/4 cangkir oatmeal kering, mengandung 170 kalori, 7 gram protein, 3 gram lemak, 29 gram karbohidrat, 5 gram serat dan tanpa gula. Indeks Glikemik Ada satu perbedaan gizi antara oatmeal yang dimasak dengan oatmeal instan yaitu kadar indeks glikemik. Indeks glikemik (IG) adalah ukuran seberapa cepat tubuh mencerna makanan dan seberapa besar makanan menyebabkan kadar gula darah meningkat. Menurut seorang dokter spesialis gizi oatmeal instan memiliki kadar IG lebih tinggi karena lebih banyak diolah, artinya tubuh memecahnya lebih cepat. Makanan dengan kadar GI rendah, seperti oatmeal yang dimasak, lebih mungkin membuat Anda tetap kenyang dan menurunkan kadar kolesterol darah.   Pertimbangan Jika Anda kekurangan waktu, jangan ragu untuk konsumsi oatmeal instan yang penting Anda teliti dahulu kandungan dalam label makanan. Hindari penambahan topping berlebihan yang justru bisa menambah kalori dan gula masuk ke dalam tubuh Anda.   Baca juga: 5 Racikan Masker Dari Oatmeal, Supaya Bebas Dari Berbagai Masalah Kulit Seperti Jerawat Sampai Kulit Kering   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur  Tanya dokter sekarang   Sumber: healthyeating.sfgate
 05 Nov 2018    18:00 WIB
Berapa Banyak Susu Yang Harus Diminum Oleh Anak-anak?
Susu dan produk susu lainnya adalah sumber protein dan kalsium yang baik, nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan normal pada anak-anak. Jumlah susu yang harus dikonsumsi setiap hari bergantung pada usianya. Ukuran persajian susu setara dengan 1 cangkir, atau 235 ml.   Usia 0 - 12 bulan Bayi usia 0 - 12 bulan sebaiknya tidak mengonsumsi susu sapi, dan sebaiknya minum ASI atau susu formula khusus bayi sebagai gantinya. Menurut MedlinePlus, bayi yang baru lahir harus mengkonsumsi 475 – 700 ml ASI atau susu formula setiap hari, bayi usia 4 - 6 bulan harus mengkonsumsi 825 – 1185 ml ASI atau susu formula setiap hari, bayi usia 6 - 8 bulan harus minum ASI atau susu formula 3 – 5 kali per hari dan bayi usia 8 - 12 bulan harus minum ASI atau susu formula bayi 3 – 4  kali setiap hari. Usia 1 – 2 Tahun Anda bisa memberikan anak Anda susu sapi utuh setelah usia 1 tahun, menurut American Academy of Pediatrics. Anak-anak berusia antara 1 - 2 tahun membutuhkan diet berlemak tinggi untuk pengembangan otak yang tepat, karena itulah disarankan susu utuh. Pada usia ini, American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk membatasi susu sapi 950 ml atau 4 cangkir, per hari. KidsHealth mendorong anak-anak berusia 1 - 2 untuk mengkonsumsi 475 – 700 ml, atau 2 - 3 cangkir susu setiap hari. Usia 2 – 8 Tahun U.S. Department of Agriculture merekomendasikan anak-anak usia 2 - 3 tahun mengonsumsi setidaknya 2 cangkir susu setiap hari, dan anak-anak berusia 4 - 8 tahun mengonsumsi setidaknya 2,5 cangkir susu setiap hari. Ini mungkin termasuk susu sapi, susu kedelai, yogurt, keju cottage atau keju biasa. Usia 9 Tahun dan Lebih Tua Anak-anak berusia 9 tahun keatas dan orang dewasa mengonsumsi setidaknya 3 cangkir dari susu setiap hari. Remaja aktif dengan kebutuhan kalori tinggi sekitar 3.000 kalori atau lebih mungkin memerlukan 4 cangkir susu setiap hari.   Pengganti Jika anak Anda tidak suka minum susu, produk susu kaya protein dan kalsium lainnya dapat menggantikan susu sapi dalam makanan sehat. Ini termasuk yogurt, keju, keju cottage dan susu kedelai. Menurut U.S. Department of Agriculture 1 cangkir susu setara dengan 1 cangkir susu sapi, 1 cangkir susu kedelai, 1 cangkir yogurt, 2 cangkir keju cottage, 60 gram keju olahan atau 45 gram keju padat seperti cheddar.   Baca juga: Manfaat Keju Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate
 04 Nov 2018    11:00 WIB
Apakah Stroberi Dan Bluberi Baik Untuk MPASI Bayi?
Bicara MPASI bayi adalah hal yang menyenangkan, rasanya semua ibu selalu mencari-cari informasi mengenai makanan apa saja sih yang baik untuk diberikan pada bayi. MPASI boleh diberikan pada usia 6 bulan. Kemudian makanan apa saja yang boleh diberikan, apakah buah beri seperti stroberi dan bluberi aman diberikan untuk bayi. Silahkan simak ulasan dibawah ini.   Nutrisi Yang Dikandung Sajian stroberi irisan ½ porsi mengandung 49 miligram vitamin C, atau 98 % asupan yang cukup/ adequate intake (AI) untuk bayi berusia antara 6-12 bulan; 20 mikrogram folat, atau 25 % AI; 11 miligram magnesium, atau 15 % AI; 0,04 miligram vitamin B-6, atau 13 % AI; 0,02 miligram riboflavin, atau 5 % AI; Dan 0,3 miligram zat besi, atau 3 % dari tunjangan diet yang direkomendasikan. Porsi bluberi berukuran sama menyediakan 7 miligram vitamin C, atau 14 % AI; 0,03 miligram tiamin, atau 9 % AI; Dan 0,03 miligram riboflavin, atau 7,5 % AI. Setiap sajian berry menyediakan 2 gram serat makanan.   Apakah Aman Untuk Bayi? Karena buah stroberi dan bluberi seringkali dikatakan bisa menyebabkan alergi sehingga bila Anda ingin memberikannya maka sebaiknya berikan selama 3 hari berturut-turut kemudian lihat apakaha ada reaksi alaergi atau tidak. Kemudian perlu dipertimbangkan juga karena rasanya yang asam maka bisa saja menyebabkan masalah ruam popok. Jadi Anda boleh saja memberikan pada bayi Anda namun sebaiknya saat berusia sekitar 8 bulan keatas dan pantau reaksi alerginya.   Konsumsi yang dianjurkan Anda boleh memberikan kepada bayi Anda dengan porsi sekitar ¼-1/2 cangkir buah setiap hari. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat seperti banyak buah dan sayur maka akan membantu menjaga kesehatan hingga dewasa nanti.  Namun, jangan biarkan bayi Anda makan lebih banyak daripada jumlah buah yang direkomendasikan, karena dapat menggantikan makanan bergizi lainnya seperti sayuran, biji-bijian, makanan olahan susu dan makanan kaya protein.   Baca juga: Tips Agar Anak Tidak Takut ke Dokter Gigi   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate
 14 Oct 2018    11:00 WIB
Saat Haus Melanda, Jus Tomat Mampu Menyegarkan Dahaga
Saat sedang haus kebanyakan orang sering sekali mengambil minuman soda atau minuman botolan manis lainnya. Padahal seperti Kita ketahui minuman tersebut memiliki banyak bahan berbahaya yang bisa merusak tubuh Anda, salah satunya memicu penyakit kencing manis. Dibandingkan Anda meminum minuman yang menjadi racun bagi tubuh Anda, lebih baik Anda mencari minuman yang menyehatkan Anda seperti jus tomat.   Mengapa jus tomat? Ada 5 alasan yang membuat Anda harus memilih jus tomat untuk melepas dahaga yaitu: 1.      Mengandung likopen Buah tomat mengandung likopen yang cukup tinggi. Likopen berguna untuk mencegah kanker, menstimulasi aliran darah dan membantu menurunkan tekanan darah. Tapi memang untuk mendapatkan hasil likopen yang baik adalah dengan menggorengnya, tapi bila Anda membuat jus dari buah tomat maka manfaat likopen masih Anda dapatkan. 2.      Mengandung banyak vitamin Vitamin sangat dibutuhkan tubuh, bagaimana cara untuk mendapatkannya? Salah satunya adalah dengan konsumsi buah yang sehat, yaitu tomat. Tomat mengandung banyak vitamin yaitu vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, vitamin C yang membantu melawan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel tubuh. Kemudian vitamin lainnya adalah vitamin K, B1, B2, B3, B5 dan B6. 3.      Mengandung mineral penting Tomat mengandung banyak mineral penting yaitu kalium. Apabila kadar kalium dalam tubuh rendah maka akan membuat Anda sering merasa kelelahan, selain itu juga menjaga jantung Anda. Kemudian tomat juga mengandung mineral magnesium, besi dan fosfor yang juga dibutuhkan oleh tubuh. 4.      Mengandung serat yang tinggi Serat sangat baik untuk menjaga saluran pencernaan Anda, selain itu serat juga membantu mengurangi LDL yang merupakan kolesterol jahat dalam tubuh, semakin tinggi kadar LDL dalam tubuh maka akan meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung, stroke dan beberapa penyakit jahat lainnya. 5.      Kandungan air yang tinggi Seperti judul diatas bila Anda ingin menghilangkan dahaga maka minumlah jus tomat,kandungan air yang tinggi dalam tomat akan membantu mengatasi rasa haus Anda. Untuk mendapatkan semua manfaat dari buah tomat usahakan untuk tidak mengupas kulitnya. Karena kulit tomat mengandung serat yang lebih tinggi.   Baca juga: Manfaat Tomat Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: everydayhealth
 02 Oct 2018    08:00 WIB
Apakah Hati Ayam Sehat Untuk Dimakan ?
Ayam adalah salah satu daging yang paling sering dimakan bukan hanya dagingnya tapi bagian tubuh yang lain juga digemari seperti hati ayam, usus ayam atau cekernya. Ayam adalah makanan yang aman untuk dikonsumsi karena tidak mengandung lemak terlalu banyak kemudian bagaimana dengan bagian tubuh yang lainnya seperti hati ayam. Apakah hati ayam aman untuk dikonsumsi? Silahkan simak ulasan dibawah ini.   Berikut Kandungan Dari Hati Ayam: Lemak dan Kolesterol Diet rendah lemak, terutama lemak jenuh, dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan kemungkinan Anda terkena penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Satu hati ayam mengandung 2,86 gram lemak total, dengan 0,9 gram jenuh, 248 mg kolesterol. Orang dewasa sehat dengan nilai kolesterol LDL normal harus mengkonsumsi kurang dari 300 mg kolesterol setiap hari menurut American Heart Association. Besi dan Seng Hati ayam mengandung zat besi dan seng yang sehat. Zat besi memungkinkan tubuh Anda menggunakan oksigen secara efisien dan membuat sel darah merah baru. Mineral ini juga berperan dalam pembelahan sel dan kesehatan sistem kekebalan tubuh Anda. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan, penurunan oksigen dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Pria sehat membutuhkan 8 mg zat besi setiap hari dan wanita sehat membutuhkan 18 mg. Satu hati ayam menyediakan 5,12 mg zat besi. Seng berperan dalam penyembuhan luka, fungsi sistem kekebalan tubuh dan pembelahan sel. Pria membutuhkan 11 mg seng setiap hari dan wanita membutuhkan 8 mg. Satu hati ayam mengandung 1,75 mg. Vitamin Hati ayam merupakan sumber vitamin B yang bergizi. Satu hati ayam mengandung 7,41 mikrogram vitamin B12, yang secara signifikan lebih dari 2,4 mg yang Anda butuhkan setiap hari. Anda memerlukan vitamin B12 untuk fungsi sehat otak dan sistem saraf Anda dan untuk melengkapi suplai darah Anda. Satu hati ayam memasok 254 mikrogram 400 mikrogram asam folat yang Anda butuhkan setiap hari. Asam folat mengurangi risiko cacat lahir tertentu. Hati ayam yang sama mengandung 5.864 unit vitamin A internasional, nutrisi yang penting untuk kesehatan mata dan sel darah putih Anda. Ini lebih dari 2.300 unit internasional yang direkomendasikan untuk wanita dan 3.000 unit internasional yang direkomendasikan untuk pria. Makan hati ayam cukup sesekali untuk mencegah konsumsi terlalu banyak vitamin A, yang dapat menghambat kemampuan tubuh Anda menyerap vitamin D.   Jadi karena kandungannya yang baik hati ayam dapat bermanfaat bagi kesehatan, tapi bila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kolesterol. Jadi Anda cukup konsumsi hati ayam tidak terlebihan namun cukup saja.   Baca juga: Bagaimana Mengatasi Kolesterol Tinggi   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: healthyeating.sfgate
 30 Sep 2018    16:00 WIB
Anak Tidak Bisa Minum Susu Sapi? Ini Alternatif Sehat Sebagai Penggantinya
Jika anak Anda tidak minum susu sapi karena dia mempunyai kondisi medis tertentu atau karena mengikuti diet khusus, maka dia bisa mengalami kekurangan nutrisi tertentu yang harusnya dia dapatkan dari meminum susu sapi. Banyak alternatif bergizi untuk produk susu sapi. Masalah Susu Sapi Intoleransi laktosa terjadi jika anak Anda tidak dapat mencerna laktosa, gula primer hadir dalam susu sapi. Jika usus kecil anak Anda tidak menghasilkan cukup laktase, enzim yang memecah laktosa, dia bisa mengalami kram, timbul gas, diare dan sakit perut saat ia minum susu sapi. Menghindari susu sapi dan makanan olahan susu lainnya bisa mencegah gejala. Sedangkan susu sapi memiliki nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena 1 cangkur susu sapi mengandung sekitar 300 miligram kalsium dan sekitar 8 gram protein. Mengandung 232 miligram 500-1.250 miligram fosfor yang dibutuhkan anak Anda setiap hari. Fosfor membantu pembentukan tulang dan gigi anak Anda dan mendukung fungsi otot, ginjal dan saraf. Susu sapi juga sumber vitamin D yang baik. Anak Anda membutuhkan  vitamin D 600 IU dan 1 cangkir susu sapi memasok vitamin D 117 IU. Sebagai Alternatif Anda bisa memberikan susu kedelai, satu cangkir susu kedelai mengandung 6,32 gram protein, 299 miligram kalsium dan 104 miligram fosfor. Susu kedelai dengan ukuran yang sama juga memasok vitamin D 104 IU. Susu beras adalah alternatif bebas susu untuk susu sapi namun jauh lebih rendah proteinnya daripada susu sapi. Secangkir susu beras hanya mengandung 1 gram protein. Penyajian yang sama mengandung sekitar 300 miligram kalsium dan jumlah fosfor dan vitamin D yang sama seperti susu tradisional. Susu almond juga lebih rendah kandungan proteinnya daripada susu sapi namun memasok sekitar 450 miligram kalsium dan sekitar 125 IU vitamin D. Almond juga mengandung sejumlah fosfor. Asupan gizi adalah hal yang penting untuk anak, sehingga Anda harus mencari informasi sebanyak-banyaknya dan untuk lebih tahu maka Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter spesialis anak Anda.   Baca juga: Suka Minum Susu? Sudah Tahu Manfaat Lain Selain Diminum Mulai Dari Mengangkat Sel Kulit Mati Sampai Melembutkan Kulit Ini?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate