Your browser does not support JavaScript!
 18 Jan 2019    16:00 WIB
Tekan Nafsu Makan Dengan 20 Bahan Alami Ini!
Sedang berusaha menurunkan berat badan, tetapi bingung bagaimana caranya menekan nafsu makan Anda yang begitu tinggi? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang ternyata dapat menekan nafsu makan Anda secara alami. Cobalah mengkonsumsi beberapa jenis makanan di bawah ini dan rasakan manfaatnya!  1.      Kacang AlmondSegenggam kacang almond mengandung banyak antioksidan, vitamin E, dan magnesium. Selain itu, kacang almond telah dikenal dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan membantu menurunkan berat badan. 2.      KopiWalaupun mengkonsumsi terlalu banyak kopi dapat membuat Anda merasa cemas dan gugup, mengkonsumsi kopi dalam jumlah sedang justru dapat meningkatkan metabolisme tubuh Anda dan menekan nafsu makan Anda. Hal ini dikarenakan kandungan kafein dan berbagai jenis antioksidan yang terdapat di dalam kopi. Akan tetapi, pastikan Anda hanya mengkonsumsi kopi hitam. 3.      JaheSelama berabad-abad, jahe telah dikenal dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan manusia. Jahe telah terbukti dapat membuat tubuh terasa lebih bertenaga dan memperbaiki kerja sistem pencernaan tubuh Anda, sehingga Anda pun tidak merasa terlalu lapar. 4.      AlpukatKarena mengandung banyak serat dan lemak tidak jenuh tunggal, alpukat telah dikenal dapat menekan nafsu makan bila tidak dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, alpukat juga dapat mengirimkan sinyal pada otak Anda yang "mengatakan" bahwa lambung Anda telah penuh (kenyang). 5.      ApelSemua jenis apel dapat membantu menekan nafsu makan Anda karena beberapa alasan. Alasan pertama adalah karena apel mengandung serat dan pektin, yang dapat membantu membuat Anda merasa kenyang. Selain itu, apel juga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan meningkatkan tenaga Anda. Terakhir, apel juga membutuhkan waktu yang lama untuk dikunyah sehingga Anda pun memberikan waktu lebih bagi tubuh Anda untuk merasa kenyang. 6.      TelurBerbagai penelitian telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi 1 atau 2 buah telur saat sarapan pagi dapat membantu seseorang merasa lebih kenyang selama 24 jam dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi roti (yang memiliki jumlah kalori yang sama). Pada penelitian yang sama, orang yang memakan telur sebagai menu sarapan paginya, rata-rata mengkonsumsi 330 kalori lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang makan roti saat sarapan. 7.      Air PutihTahukah Anda mengkonsumsi segelas air putih ternyata dapat membuat rasa kenyang Anda menghilang? Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010, orang yang mengkonsumsi 2 gelas air putih sebelum makan akan mengkonsumsi 75-90 kalori lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang tidak mengkonsumsi air putih terlebih dahulu sebelum makan. Baca juga: 5 Cemilan Sehat yang Dapat Menekan Nafsu Makan Anda 8.      UbiBerdasarkan para ahli, umbi-umbian seperti kentang dan ubi mengandung sejenis serat khusus yang tidak dapat dicerna oleh saluran pencernaan manusia, sehingga makanan ini pun akan tinggal lebih lama di dalam lambung dan Anda pun akan merasa kenyang lebih lama. Selain itu, umbi-umbian juga mengandung banyak vitamin A dan C. 9.      Dark CokelatSuka cokelat tapi sulit mengendalikan diri saat mengkonsumsinya? Anda mungkin perlu mengubah jenis cokelat yang Anda konsumsi. Makanlah 1-2 buah dark cokelat dengan kadar cocoa minimal 70% saat Anda mengidam cokelat.Hal ini dikarenakan rasa pahit yang ada di dalam cokelat akan mengirimkan sinyal pada tubuh Anda untuk menurunkan nafsu makan Anda. Selain itu, adanya asam stearat di dalam dark cokelat juga akan memperlambat pencernaan Anda sehingga Anda pun merasa kenyang lebih lama. 10.  TahuTahu merupakan makanan yang mengandung banyak isoflavon, genistein, yang telah terbukti dapat menekan nafsu makan dan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. 11.  WasabiSadarkah Anda bahwa saat Anda makan sushi, Anda tampaknya tidak perlu makan sebanyak biasanya untuk merasa kenyang? Hal ini dikarenakan oleh wasabi yang Anda gunakan. Rasa pedas wasabi dapat menekan nafsu makan Anda dan juga dapat membantu mengurangi proses peradangan di dalam tubuh Anda karena mengandung zat anti radang alami. 12.  Teh HijauJika Anda tidak menyukai kopi pahit dan bosan dengan air putih, maka Anda dapat mencoba teh hijau. Teh hijau dapat membantu mengurangi keinginan Anda untuk mengemil. Selain itu, katekin yang terdapat di dalam teh hijau juga dapat membantu menghambat perubahan kelebihan gula menjadi lemak di dalam tubuh. 13.  OatmealSelain memiliki karbohidrat yang sulit dicerna oleh tubuh, oatmeal juga dapat membantu menekan rasa lapar dengan menekan hormon ghrelin (hormon lapar). Selain itu, oatmeal juga merupakan makanan yang memiliki nilai indeks glikemik rendah. 14.  Jus SayurSelain air putih, jus sayuran merupakan salah satu jenis minuman yang dapat membuat Anda makan lebih sedikit bila dikonsumsi sebelum makan. Telah terbukti bahwa orang yang mengkonsumsi jus sayuran akan mengkonsumsi 135 kalori lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang tidak mengkonsumsi apapun sebelum makan.  15.  Ikan SalmonSaat Anda mengkonsumsi ikan salmon yang mengandung banyak asam lemak omega 3, maka tubuh Anda pun akan memproduksi lebih banyak hormon leptin (hormon kenyang). Jika Anda tidak menyukai ikan salmon, Anda dapat menggantinya dengan berbagai jenis ikan lain yang juga mengandung banyak asam lemak omega 3 seperti ikan tuna dan ikan haring. 16.  Kayu ManisSeperti halnya cengkeh dan jahe, kayu manis juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah Anda, yang tentu saja akan membantu mengendalikan nafsu makan Anda. 17.  Susu SkimJika sindrom pra menstrual membuat Anda terus merasa lapar, cobalah mengkonsumsi susu skim. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi setidaknya 1 gelas susu 2 minggu sebelum menstruasi dimulai, akan lebih jarang mengidam berbagai jenis makanan tidak sehat. 18.  Saus CabaiSemakin pedas suatu makanan, maka semakin rendah nafsu makan Anda. Makanan pedas akan mencegah Anda makan secara berlebihan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. 19.  Flax SeedKarena mengandung banyak serat dan berbagai jenis asam lemak esensial, maka flax seed dapat membantu membuat Anda merasa kenyang dan puas lebih lama. 20.  SaladJika Anda ingin mengusir rasa lapar Anda, makanlah 1 porsi kecil salad sebelum Anda makan. Hal ini dikarenakan salad dapat memberitahu otak Anda bahwa Anda telah mendapatkan cukup kalori dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh Anda (karena tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk "memberitahu" otak bahwa ia telah kenyang). Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: shape
 25 Dec 2018    11:00 WIB
Panaskan Makanan Dalam Plastik Dapat Mematikan!
Tahukah Anda bahwa memanaskan makanan berbungkus plastik di dalam microwave ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda? Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kandungan zat kimia yang ada di dalam plastik dapat berpindah ke dalam makanan saat dipanaskan. Berbagai zat kimia berbahaya ini dapat memicu terjadinya kanker, gangguan sistem reproduksi, dan berbagai penyakit lainnya pada tubuh manusia.   Plastik sendiri dibentuk dari berbagai jenis zat kimia yang berfungsi untuk membuat plastik memiliki bentuknya. Dua bahan utama yang sering digunakan untuk membentuk plastik adalah: Bisphenol A (BPA), yang digunakan untuk membuat plastik tampak jernih dank eras Phthalates, yang digunakan untuk membuat plastik yang lembut dan fleksibel Saat ini, keduanya dianggap berbahaya bagi manusia karena dapat mengganggu fungsi endokrin. Baik bisphenol A maupun phthalates dapat masuk ke dalam makanan bila Anda memanaskan makanan berbungkus plastik atau menggunakan wadah berbahan plastik saat memanaskan makanan di dalam microwave, terutama bila makanan tersebut merupakan makanan berlemak seperti daging dan keju.   Jadi, bila Anda ingin tetap menggunakan microwave untuk memanaskan makanan, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu: - Pindahkan makanan ke wadah kaca atau keramik sebelum dipanaskan - Lepaskan plastic warp saat memanaskan makanan karena plastik tersebut dapat lumer -  Lepaskan tutup wadah kaca atau wadah plastik Anda sebelum memanaskan makanan di dalam microwave   Baca juga: Meletakkan Makanan Panas di Dalam Plastik Ternyata Sebabkan Kanker Lho!   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter  sekarang .   Sumber: health.harvard
 19 Sep 2018    11:00 WIB
5 Cemilan Sehat Dapat Menekan Nafsu Makan
1.      Alpukat Sebuah penelitian di tahun 2013 menemukan bahwa orang dewasa dengan berat badan berlebih yang mengkonsumsi setengah buah alpukat dapat mengurangi rasa lapar hingga sekitar 40%. Hal ini dikarenakan alpukat mengandung lemak tidak jenuh tunggal dan serat yang dapat membuat Anda merasa kenyang. Selain itu, lemak tidak jenuh tunggal ini juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL.   2.      Popcorn yang Telah Ditaburi Oleh Keju Parmesan Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi 6 mangkuk popcorn (hanya mengandung 100 kalori) merasa tidak terlalu lapar dan merasa lebih kenyang dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi semangkuk keripik kentang (150 kalori) atau bila dibandingkan dengan orang yang hanya mengkonsumsi air putih. Popcorn mengandung gandum. Akan tetapi, pastikan Anda tidak membeli popcorn yang menganduung banyak lemak trans. Buatlah sendiri popcorn yang akan Anda konsumsi atau belilah popcorn yang tidak diasinkan, kemudian taburkan keju permisan di atasnya sebagai pengganti mentega atau garam.   3.      Apel Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, mengkonsumsi apel dapat membantu mengurangi rasa lapar. Para peneliti mengatakan bahwa hal ini dikarenakan apel mengandung serat. Selain itu, makanan padat juga akan membuat seseorang merasa lebih kenyang daripada cairan dan mengunyah buah segar pun akan membuat Anda merasa lebih kenyang.   4.      Greek Yogurt Dengan Flaxseed Karena mengandung banyak protein, maka greek yogurt juga dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Selain itu, greek yogurt juga mengandung banyak kalsium. Sebuah penelitian di Eropa yang dilakukan pada tahun 2013 membandingkan 2 kelompok peserta penelitian berdasarkan berapa banyak produk olahan susu yang mereka konsumsi. Para peneliti menmeukan bahwa para peserta penelitian pada kedua kelompok tersebut memiliki berat badan yang sama, tetapi kelompok yang mengkonsumsi lebih banyak produk olahan susu mengatakan bahwa mereka merasa lebih kenyang selama berdiet. Diet yang terdiri dari berbagai produk olahan susu dapat membantu meningkatkan kadar hormon tertentu di dalam usus seperti peptida YY yang dapat menurunkan nafsu makan seseorang. Selain itu, menambahkan 2 sendok makan flaxseed juga dapat meningkatkan manfaat cemilan ini bagi kesehatan Anda. Sebuah penelitian di Denmark menemukan bahwa flaxseed mengandung omega 3 yang juga dapat mempengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan seseorang seperti ghrelin.   5.      Dark Coklat yang Bertabur Kacang Sebuah penelitian menemukan bahwa saat seorang pria mengkonsumsi 100 gram dark coklat 70%, mereka tidak merasa terlalu ingin mengkonsumsi makanan manis ataupun gurih dan justru mengkonsumsi lebih sedikit kalori (17% lebih sedikit) 2 jam kemudian dibandingkan dengan pria lain yang mengkonsumsi susu coklat. Hal ini dikarenakan dark coklat dicerna lebih lambat oleh tubuh. Sebuah penelitian di tahun 2013 menemukan bahwa kacang juga dapat sangat membantu menurunkan nafsu makan seseorang hingga 8-12 jam karena mengandung kombinasi protein dan lemak yang tepat.     Sumber: menshealth
 24 Jul 2018    11:00 WIB
Hati-hati! Stres Bisa Memicu Nafsu Makan Berlebihan!
Pada umumnya orang kalau lagi stress justru tidak ada nafsu makan. Tetapi guys, ternyata ada sebagian orang yang justru kalau lagi stress, nafsu makan semakin bertambah atau dengan kata lain makanan menjadi pelampiasannya. Saat bosan, kripik berbungkus-bungkus bisa habis dimakan sendiri. Kalau lagi kesal makanan atau kue yang ada bisa dihabiskan. Tentu hal ini bukanlah jalan untuk menenangkan emosi kita yang baik. Sebaliknya kebiasaan seperti ini justru akan berpengaruh negatif kepada kesehatan dan tentu berat badan kita. Stress bukanlah satu-satunya yang menyebabkan emosi kita untuk makan, namun ada pemicu lainnya seperti: Kebosanan : ini adalah pemicu umum kita melampiaskan emosi atau kebosanan dengan makan terutama mereka yang biasa aktif dan bersemangat dalam aktifitas. Kebiasaan : ini didasari atau didorong dari kebiasaan masa kecil. Misalnya makan es krim setelah nilai di raport sekolah baik atau membuat kue bersama nenek. Kelelahan : ini terjadi kapankala kelelahan terjadi karena melakukan sesuatu atau tugas yang tidak menyenangkan. Pengaruh sosial : entah sedang atau setelah mengalami keadaan sulit atau merayakan hari bahagia, teman-teman mengajak kita untuk keluar makan. Biasanya kalau rame-rame makan kita bisa banyak betul tidak? Srategi mengatasinya Langakah pertama tentu sobat harus mengenali atau mengidentifikas apa yang menjadi pemicu emosi yang kita membuat kita ingin makan tapi bukan karena lapar. Sobat bisa mencatatnya di buku harian, journal atau gadget yang sobat punya. Langkah berikutnya sobat coba cari ide-ide baru sebagai pelampiasan emosi yang dirasakan selain ke makanan. Bisa saja sobat temukan atau membangun hobi yang baru dan menyenangkan bahkan menantang. Sobat bisa menenangkan diri dengan membaca buku, kegiatan out door, ataupun olah raga. Mereka yang makan karena emosi bisa jadi bukan hanya karena mereka tidak bisa mengendalikan diri mereka namun juga ada faktor lainnya : Perkembangan pada masa kanak-kanak Untuk sebagian orang, makan yang disebabkan emosi bisa jadi karena kebiasaan yang dipelajari dari kecil. Orang tua untuk menghibur atau menenangkan anak seringkali menggunakan media makanan. Selain itu juga makanan bisa menjadi hadiah atau reward karena berlaku baik. Ketika dewasa akhirnya tertanam di dalam setelah melewati hari yang berat atau melelahkan maka untuk melapaskan hal itu atau sebagai rewardnya lari kepada makanan. Dampak fisik dari stress Stres dan emosi yang kuat dapat menyebabkan seseorang untuk makan berlebihan juga bisa disebabkan oleh faktor fisik berikut ini : Tingkat kortisol yang tinggi:  Awalnya, stres menyebabkan nafsu makan menurun sehingga tubuh dapat menghadapi situasi yang dihadapi. Namun jika stressnya tidak berhenti, hormon lain yang disebut kortisol dilepaskan. Kortisol meningkatkan nafsu makan dan dapat menyebabkan seseorang ingin makan berlebihan. Mengidam: kadar kortisol yang tinggi dari stres dapat meningkatkan keinginan makanan untuk makanan manis atau berlemak. Stres juga dikaitkan dengan peningkatan hormon kelaparan, yang juga dapat berkontribusi untuk mengidam makanan yang tidak sehat. Jenis Kelamin: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih cenderung menggunakan makanan untuk mengatasi stres dibandingkan pria, sementara pria lebih cenderung merokok atau minum minuman alkohol dibandingkan wanita. Perbedaan ingin makan karena lapar atau karena emosi Waktu terjadinya : rasa lapar karena emosi munculnya tiba-tiba dan terasa mendesak sedangkan lapar fisik munculnya perlahan kecuali memang sudah lama belum makan. Jenis makanan : lapar emosi biasanya ingin makan junk food atau sesuatu yang tidak sehat dan makanan yang diinginkan spesifik misal kentang goreng atau pizza. Sedangkan kalau lapar fisik makanan apa saja yang ada dimakan. Sumbernya : lapar emosi dari kepala alias terpikir ingin sesuatu yang ingin di makan. Kalau lapar fisik dari perut seperti perat berasa keroncongan. Jadi sobat sehat kalau mengalami hal ini semoga bisa mengendalikan nafsu makan yang berlebih karena emosi. Kalau makanan yang kita makan secara berlebihan tersebut tidak sehat tentu akan menambah masalah  kesehatan yang kita hadapi, sehingga bukannya tambah tenang yang ada malah tambah stress di kemudian hari. Jika sobat sehat merasa kesulitan untuk mengendalikan emosi atau makanan yang dimakan, ada baiknya sobat segera temui dokter yang berkompeten. Stay cool, stay healthy Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com
 29 Jan 2017    12:00 WIB
Tips Untuk Membuat Anda Mampu Berhenti Makan Saat Merasa Kenyang
1.      Letakkan Alat makan Anda di Antara Setiap SuapanDi antara setiap suapan makan Anda, cobalah untuk "mengistirahatkan" alat makan Anda. Hal ini dapat membuat Anda makan dengan lebih lambat dan memberikan cukup waktu bagi tubuh untuk mengirimkan sinyal rasa kenyang. Jangan berhenti makan di saat Anda telah merasa kenyang tetapi di saat Anda merasa puas (tidak lagi merasa lapar) karena rasa kenyang menandakan bahwa Anda telah makan secara berlebihan. 2.      Kurangi Porsi Makan Anda Hingga SetengahnyaKurangilah porsi makan Anda menjadi setengah daripada biasanya di awal waktu makan. Hal ini dikarenakan sebagian besar orang telah dibiasakan untuk menghabiskan makanan yang ada di piringnya, walaupun telah merasa kenyang. 3.      Matikan TelevisiSeseorang cenderung makan 14% lebih banyak saat mereka makan sambil menonton televisi. Oleh karena itu, matikan televise Anda dan fokuskan perhatian Anda pada apa yang Anda makan. 4.      Minumlah Air Putih 30 Menit Sebelum MakanKadangkala, seseorang salah mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar. Oleh karena itu, menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi merupakan kunci untuk menghindari kesalahan mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar. 5.      Kepalkan Tangan Anda Saat MakanWalaupun terdengar aneh, akan tetapi tips ini layak dicoba. Karena secara psikologis, mengepalkan tangan seringkali sama artinya dengan kata tidak. Oleh karena itu, cobalah untuk mengepalkan tangan Anda pada saat mulai, sedang, dan setelah makan untuk terus mengingatkan Anda untuk berhenti dan lebih memperhatikan apa yang Anda makan.  Sumber: womenshealthmag
 18 Jul 2015    09:00 WIB
Berbagai Tips Untuk Mengontrol Nafsu Makan Anda
Tahukah Anda bahwa nafsu makan berlebih yang Anda miliki ternyata dapat dikendalikan? Dengan niat dan tekad yang kuat, Anda pun dapat sukses menurunkan berat badan dengan mengurangi porsi makan dan nafsu makan Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips yang dapat membantu Anda mengendalikan nafsu makan Anda yang berlebih.   Tingkatkan Konsumsi Sayur dan Buah Selain baik untuk menekan nafsu makan, mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan juga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Hal ini dikarenakan tubuh Anda membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencerna kedua jenis makanan ini.   Pilih Jenis Karbohidrat yang Dikonsumsi Seperti halnya sayuran dan buah-buahan, karbohidrat kompleks juga merupakan jenis makanan yang sulit dicerna oleh tubuh sehingga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.   Batasi Konsumsi Makanan Berlemak Walaupun diet rendah lemak sedang populer sekarang ini, akan tetapi bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh mengkonsumsi lemak. Hal ini dikarenakan lemak tetap diperlukan oleh tubuh untuk menstimulasi produksi hormon leptin yang berfungsi untuk mengendalikan nafsu makan. Akan tetapi, pastikan Anda tidak mengkonsumsi lemak secara berlebihan.   Konsumsi Makanan Tinggi Protein Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak protein seperti kacang-kacangan juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan porsi  makan Anda. Seperti halnya serat, makanan tinggi protein juga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.   Makan Secara Perlahan Tahukah Anda bahwa otak sebenarnya memerlukan waktu sedikitnya 20 menit untuk memproses sinyal rasa kenyang yang disampaikan oleh lambung ke otak? Hal ini berarti bahwa tubuh Anda sebenarnya sudah merasa kenyang tetapi Anda masih makan karena belum merasa kenyang, sehingga Anda pun makan secara berlebihan, yang tentu saja dapat membuat berat badan Anda meningkat.   Baca Juga: Mitos atau Fakta, Kacang Tanah Penyebab Jerawat   Sumber: dieters
 24 Dec 2014    12:00 WIB
Berpikir Sebelum Makan Dapat Membantu Menurunkan Nafsu Makan, Benarkah?
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa berpikir sebelum Anda makan (mindfull eating) dapat membuat Anda makan lebih sedikit secara keseluruhan. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 110 orang mahasiswa dan membaginya menjadi 2 kelompok. Para peneliti melakukan intervensi pada kelompok pertama, di mana mereka diminta untuk berpikir sebelum makan (mindfull eating), sedangkan pada kelompok kedua, para peneliti tidak melakukan intervensi apapun. Kemudian, para peneliti pun memberikan sedikit biskuit pada salah satu kelompok dan memberikan banyak biskuit pada kelompok yang lainnya dan meminta para peserta penelitian untuk mengukur seberapa laparkah mereka. Para peneliti pun menemukan 2 hal menarik melalui penelitian ini. Yang pertama adalah kelompok yang diminta berpikir sebelum makan rata-rata mengkonsumsi lebih sedikit kalori (66 kalori lebih sedikit) saat lapar dibandingkan dengan kelompok lainnya. Para peneliti menduga hal ini dikarenakan proses yang harus mereka lalui (mindfull eating) membantu mereka menjadi lebih mampu mengendalikan rasa lapar dan rasa kenyang. Temuan kedua adalah para peserta penelitian mengkonsumsi 83 kalori lebih banyak saat mereka diberikan porsi yang lebih besar, baik para peserta pada kelompok pertama maupun kelompok kedua. Hal ini berarti bahwa porsi makan juga turut berpengaruh pada berapa banyak kalori yang dikonsumsi seseorang.     Sumber: womenshealthmag
 20 Oct 2014    13:00 WIB
Pengaruh Kopi Terhadap Nafsu Makan Anda
Anda mungkin mengira bahwa kopi dapat membantu menekan nafsu makan Anda. Akan tetapi, sebuah penelitian baru justru menemukan hal sebaliknya, yaitu bahwa kopi mungkin sama sekali tidak mempengaruhi nafsu makan Anda. Pada penelitian yang dilakukan di Australia ini, para peneliti mengamati 9 orang wanita, yang rata-rata berusia 26 tahun. Mereka diminta untuk datang ke laboratorium sebanyak 4 kali. Setiap kalinya, para peneliti akan memberikan mereka 3 hal, yaitu sebuah sarapan standar, sebuah plasebo atau pil kafein, dan salah satu dari 2 jenis minuman (air putih atau kopi tanpa kafein).  Dari 3 hal ini, para peneliti kemudian membaginya menjadi 4 kategori yaitu air putih dengan pil plasebo, air putih dengan pil kafein, kopi tanpa kafein dengan pil plasebo, dan kopi tanpa kafein dengan pil kafein.  Dua jam setelah pemberian salah satu dari keempat kategori di atas pada setiap pertemuan, para peneliti akan memberikan pilihan minuman dan pil tersebut kembali. Dua setengah jam kemudian, para peserta penelitian diberikan suatu hidangan makan siang yang boleh mereka konsumsi sesukanya dan sebanyak yang mereka ingin. Selain itu, para peneliti juga memeriksa napas, darah, dan nafsu makan para peserta penelitian saat mereka makan. Para peneliti kemudian menemukan bahwa apapun yang dikonsumsi oleh para peserta penelitian sebelumnya, baik kopi, kafein, kopi tanpa kafein, atau air putih tidak membuat perbedaan antara berapa banyak makanan yang mereka konsumsi setiap kali datang dan bagaimana nafsu makan mereka. Akan tetapi, para peneliti mengatakan bahwa penelitian ini juga memiliki beberapa keterbatasan. Selain karena penelitian ini hanya mengamati sedikit peserta penelitian, para wanita yang menjadi peserta penelitian ini juga membatasi apa yang mereka makan karena ingin menjaga berat badannya. Hal ini berarti mereka sebenarnya dapat makan lebih banyak tetapi menahan diri, yang berarti bahwa berapa banyak makanan yang mereka makan tidak dapat menentukan bagaimana nafsu makan mereka yang sebenarnya.      Sumber: womenshealthmag