Your browser does not support JavaScript!
 12 Aug 2017    08:00 WIB
4 Alasan Mengapa Terserang Flu Saat Musim Panas
Musim panas merupakan saat untuk menikmati minuman dingin dan menikmati dinginnya hembusan udara dari alat pendingin. Musim panas juga merupakan waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu di kolam renang atau pantai. Semua aktifitas ini bisa Anda lakukan di musim panas tanpa takut terserang demam. Tetapi tahukan Anda bahwa Anda juga dapat terkena demam di musim panas? Bahkan faktanya walaupun udara luar sangat panas, banyak orang yang terserang demam setiap harinya. Anak-anak pada khususnya cenderung mudah terkena demam saat musim panas karena mereka terlalu aktif melakukan kegiatan, terlalu banyak makan es krim atau minuman dingin lainnya. mengobati demam saat musim panas sebenarnya tidaklah terlalu sulit, tetapi akan lebih baik jika kita dapat mencegah terjadinya demam dan tetap bisa menikmati aktifitas dengan baik. Berikut adalah berbagai penyebab terjadinya demam saat musim panas. Keringat berlebihan Jika Anda berkeringat dengan berlebihan, pakaian Anda cenderung mudah basah. Dengan demikian tubuh Anda akan menjadi lembab dan terpapar udara luar lebih banyak lagi. Akibatnya Anda bisa dengan mudah terkena demam. Serangan panas Terkadang, ketika Anda berada di luar ruangan dengan panas matahari Anda tidak menyadari bahwa Anda mengekspose diri sendiri untuk menerima panas lebih banyak. Suhu panas yang berlebihan ini pun dapat membuat Anda demam dan menggigil. Hal ini biasanya disebut dengan heat stroke. Panas dingin Ketika Anda berada di luar ruangan terlalu lama dan kemudian masuk ke dalam ruangan yang dilengkapi dengan pendingin, maka tubuh Anda akan mengalami pergantian udara yang ekstrim. Proses yang tidak memberikan tubuh Anda waktu untuk menyesuaikan diri sehingga Anda pun  merasa terkena demam. Minum air dingin  Tubuh Anda mungkin terasa sangat panas, tetapi sebenarnya tenggorokan Anda tetap pada suhu yang stabil. Tubuh Anda mungkin sangat menginginkan cairan yang dingin, tetapi hal ini bisa berakibat buruk untuk tenggorokan Anda. Bahkan karena hal ini lebih banyak orang terkena flu dan demam dimusim panas daripada di musim hujan.    Sumber: boldsky