Your browser does not support JavaScript!
 23 Jun 2019    08:00 WIB
Apa Manfaat Mendengarkan Musik Bagi Bayi di Dalam Kandungan?
Musik membawa perbedaan dalam kehidupan manusian, bahkan sejak manusia didalam rahim ibunya. Ya musik membawa perbedaan dalam perkembangan janin didalam masa kehamilan. Ada banyak sekali keuntungan dan efek yang diberikan musik selama masa kehamilan. Tetapi hal ini tergatung pada jenis musik yang Anda dengarkan. Pada artikel ini kami mencoba membahas beberapa efek yang dihasilkan jika Anda mendengarkan musik pada masa kehamilan dan mendengarkan musik melalui earphones. Saat masa kehamilan Anda seharusnya mendengarkan musik yang menenangkan. Dengan mendengarkan musik yang menenangkan akan membuat si ibu dan janin yang dikandungnya menjadi lebih rileks. Berikut adalah keuntungan mendengarkan musik saat hamil:Meningkatkan kemampuan mendengarMendengarkan musik menggunakan earphone saat masa kehamilan dikatakan dapat meningkatkan kemampuan mendengar dan konsentrasi janin. Hal ini memang belum dibuktikan, tetapi para peneliti percaya ini. Setelah dilahirkan, bayi dapat menerima gelombang suara dengan baik dan bereaksi terhadap suara tersebut. Meningkatkan reaksi janinBanyak penelitian mengatakan saat si ibu mendengarkan musik, si janin bereaksi dan bergerak. Untuk itu cobalah dengarkan musik saat Anda sedang hamil karena dapat membuat bayi Anda lebih reaktif dan meningkatkan gerakannya. Saat mendengarkan musik, janin akan bergerak berkesinambungan dan hal ini sangat baik. Anda bisa menggunakan earphone untuk mendengarkan musik agar mendapatkan efek yang lebih baik. Kepribadian Dengan mendengarkan musik saat hamil, Anda akan meningkatkan personalitas janin Anda. Walaupun belum bisa dibuktikan, tetapi kepribadian anak Anda akan terbentuk dengan baik saat Anda mendengarkan musik. Pembentukan kepribadian anak Anda mungkin tergantung pada jenis musik yang Anda dengarkan. Mendengarkan musik yang tenang akan membuat anak Anda lebih tenang. Mendengarkan musik dansa mungkin membuat anak Anda menjadi seorang pedansa hebat. Semua efek yang dihasilkan oleh musik saat hamil memang terlihat seperti mitos, tetapi Anda tidak akan pernah tahu kebenarannya jika tidak mencobanya bukan? Efek setelah kelahiranTerdapat beberapa efek dari mendengarkan musik saat hamil. Dikatakan saat bayi mendengar musik yang biasa didengar ibunya saat kehamilannya, akan membuat bayi tersebut lebih tenang. Musik tersebut bisa menjadi lagu pengantar tidurnya. Jadi pastikan Anda mendengarkan musik klasik yang bagus atau musik yang menenangkan untuk merangsang perkembangan otak janin Anda. Baca juga: Gangguan Tidur Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: boldsky
 08 Feb 2019    08:00 WIB
Mendengarkan Musik Bikin Anak Dalam Kandungan Lebih Pintar?
Musik memiliki efek luar biasa pada kita semua dimana mampu menenangkan emosi kita, itu menyembuhkan rasa sakit kita, menenangkan tubuh dan pikiran kita. Ketika musik memiliki dampak yang besar pada orang dewasa maka seberapa banyak dapat membantu anak-anak? Dan jika dapat membantu anak-anak, apakah juga dapat membantu bayi yang berada di dalam rahim juga?Berikut Adalah 4 Manfaat Dari Mendengarkan Musik Selama Hamil: 1.      Musik Meningkatkan Kemampuan Mendengar JaninMeski janin masih terlalu kecil untuk mengerti musik yang didengarnya, namun dengan mendengarkan musik akan membuat janin berespon. Dengan mendengarkan musik maka akan meningkatkan kemampuan pendengaran dan keterampilan berkonsentrasinya. Jika Anda mendengarkan musik secara teratur, maka kemampaun janin berkonsentrasi lebih baik yang secara bertahap meningkatkan kemampuan indra pendengaran nya. Namun, Anda tidak perlu membuat menaruh headphone di perut Anda, karena dengan Anda mendengarkan musik dan merasa santai maka hormon tenang akan diteruskan ke janin dan membantu menenangkan janin. 2.      Musik Dapat Meningkatkan Refleks JaninJanin tidak mendengarmusik seperti yang Kita lakukan yang ada adalah janin bisa merasakan getaran yang terhubung dari gelombang suara yang Anda dengar saat Anda mendengarkan musik. Sehingga saat Anda mendengarkan musik, janin yang belum lahir Anda juga akan bereaksi, yang akan meningkatkan refleksnya - kekuatan untuk bereaksi terhadap rangsangan eksternal. Ini terjadi karena cairan ketuban merupakan konduktor yang baik 3.      Musik Dapat Menjadi Jembatan Antara Kehidupan di Dalam Rahim dan Kehidupan di Luar RahimPenelitian menunjukkan bahwa bayi setelah lahir mengingat suara yang mereka mendengarkan ketika mereka berada di dalam rahim. Ini adalah alasan banyak dokter menyarankan wanita hamil untuk berbicara dengan anak selama kehamilan, untuk memperkuat ikatan dengan janin.Prinsip yang sama berlaku untuk musik juga. Jika Anda mendengarkan lagu tertentu terus menerus selama masa kehamilan Anda, kemudian setelah lahir, mendengar lagu yang sama akan menenangkan bayi Anda. Seperti lagu pengantar tidur. Ketika bayi Anda berjuang untuk membiasakan bayi Anda dengan lingkungan baru di sekelilingnya, musik yang menenangkan dari masa lalu akan membuatnya tenang. 4.      Musik Bahkan Dapat Membentuk Kepribadian Anak AndaSekali lagi, tidak ada keterkaitan langsung antara musik dan alam anak Anda. Tetapi beberapa percaya bahwa jika Anda mendengarkan musik yang menenangkan maka anak Anda akan memiliki kepribadian yang tenang dan jika Anda mendengarkan musik keras dan berat, anak Anda akan memiliki kepribadian agresif. Apa yang Anda pikirkan juga bertanggung jawab atas kepribadian bayi Anda Apakah Mendengarkan Musik Membuat Janin Menjadi Lebih Pintar?Tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa mendengarkan musik dapat membuat bayi Anda lebih cerdas, namun dengan merasakan getaran kemudian melatih fungsi pendengaran maka dikatakan musik dapat membuat janin lebih pintar. Selain itu mendengarkan musik dapat membuat ibu merasa tenang dan diharapkan janin juga lebih tenang.Mendengarkan musik adalah hal yang baik untuk janin namun perlu diingat jangan memutar musik terlalu keras karena bisa membuat janin Anda menjadi cemas. Bila Anda menggunakan headphone yang langsung taruh di perut jangan gunakan lebih dari 2 jam dalam sehari. Anda bisa mendengarkan musik dapat saat jadwal janin Anda tidur, hal ini Anda ketahui dari kapan dia bergerak aktif atau hanya diam. Baca juga: Hubungan Kehamilan & Vitamin Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 29 May 2018    13:00 WIB
Efek Mendengarkan Musik yang Terlalu Keras
Siapa yang tidak suka mendengarkan musik? Musik akan enak didengar saat dipasang dengan volume yang tepat. Tetapi generasi muda sangat senang mendengar musik menggunakan earphone dan memasangnya keras-keras. Tidak heran jika generasi sekarang disebut generasi gadget. Seakan Anda tidak dapat hidup tanpa mendengar musik kesukaan Anda di gadget Anda. inilah fenomena menakjubkan dari kebudayaan gadget, terutama dalam cara mendengarkan musik.Jadi apa salahnya mendengarkan musik dengan suara yang kencang? Apakah Anda pikir volume suara dapat merusak telinga dan bagian tubuh lainya? Banyak ilmuwan mengklaim bahwa mendengarkan musik dengan suara keras dapat merusak telinga dan otak Anda, bahkan dapat mengganggu fungsi tubuh Anda secara keseluruhan.   Jadi apa saja pengaruh musik keras untuk tubuh? 1. Penurunan fungsi pendengaran Salah satu efek terbesar dari mendengarkan musik yang keras adalah penurunan fungsi pendengaran. Ketika volume musik yang Anda dengarkan lebih dari 90 desibel maka akan mulai merusak gendang telinga. Anda akan mulai merasa mendengar musik berdengung di seluruh bagian telinga dan juga tubuh Anda. Pada banyak kasus banyak kejadian kehilangan pendengaran sementara karena sering mendengarkan musik terlalu keras. Tetapi bila kejadian ini terus berlangsung Anda bisa mengalami kehilangan pendengaran secara permanen. Pastikan Anda tidak menggunakan earphone dalam waktu ang lama dan pastikan Anda memasang volume pada desibel yang tepat. 2. Masalah syarafPernahkah ada seseorang yang mengatakan hal ini pada Anda? mendengarkan musik yang terlalu keras ternyata dapat membuat syaraf lemah. Anda akan merasakan adanya kerusakan syaraf berlangsung jika Anda terus mendengarkan musik dengan suara yang keras. Hal ini berarti sinyal yang mencapai otak tidak berhasil mencapai tempat tujuannya dan jika masalah ini berlanjut maka dapat terjadi kerusakan otak dan fungsi tubuh lainnya. 3. Infeksi telingaTentu Anda pernah berbagi earphone dengan seseorang yang dekat dengan Anda bukan? Tahukan Anda dengan berbagi earphone memungkinnya penyebaran infeksi yang berasal baik dari telinga Anda maupun orang yang Anda bagi. Bakteri jahat yang hidup di telinga dapat menempel di earphone dan dapat tersebar dengan mudah saat menggunakan earphone bersamaan. 4. Penurunan konsentrasiSaat musik keras secara konstan menempel di telinga Anda secara tidak langsung konsentrasi Anda akan terbagi dan semakin menurun. Anda akan menyadari bahwa mendengarkan musik dapat membuat kemampuan Anda dalam bekerja semakin menurun.   Sumber: boldsky
 18 Mar 2018    12:30 WIB
Musik Dapat Membuat Anda Merasa Senang, Benarkah?
Sebagian besar orang mengatakan bahwa mereka merasa lebih baik setelah mendengarkan musik atau lagu kesukaannya. Akan tetapi, apakah anda tidak merasa lebih baik atau bahkan tidak merasakan apa-apa saat mendengarkan musik? Apakah hal ini normal?   Para ahli mengatakan bahwa memang terdapat beberapa orang yang tidak merasa lebih baik atau senang saat mendengarkan musik, walaupun mereka tetap dapat merasa senang saat mengkonsumsi makanan favoritnya, atau melakukan hubungan seksual, atau berbagai hal menyenangkan lainnya.   Sebuah penelitian di Spanyol yang bertujuan untuk menyelidiki pengaruh musik terhadap emosi, secara tidak sengaja menemukan bahwa sekitar 5% persertanya tidak menunjukkan perubahan emosi apapun. Para peserta ini mengatakan bahwa mereka tidak merasa senang atau sedih atau terbawa saat mendengarkan musik yang mereka sukai. Mereka sama sekali tidak merasakan apa-apa saat mendegarkan musik.   Orang dengan suatu kelainan yang disebut dengan amusia, tidak dapat mendengar perubahan irama musik. Oleh karena itu, para peneliti meminta para peserta ini untuk mengidentifikasi emosi yang terdapat di dalam berbagai jenis musik, dan menemukan bahwa mereka dapat membedakannya.   Para peneliti kemudian meminta para peserta ini untuk membawa musik yang mereka sukai dari rumah dan beberapa dari mereka mengalami kesulitan karena mereka tidak memiliki lagu atau musik apapun di rumahnya. Mereka tidak memiliki MP3 atau CD lagu.   Untuk melihat pengaruh musik pada emosi peserta penelitian ini, para peneliti mengukur denyut jantung dan konduksi kulit para pesertanya saat mendengarkan suatu musik atau lagu. Para peserta yang mengatakan bahwa mereka tidak mengalami perubahan emosi apapun saat mendengarkan musik tidak menunjukkan respon fisik apapun (tidak ada perubahan denyut jantung maupun konduksi kulit). Sementara peserta lainnya mengalami berbagai respon fisik.   Para peneliti pun melakukan sebuah tes psikologis dan memberikan hadiah bagi pemenang untuk melihat ada tidaknya respon fisik pada peserta yang tidak memberikan respon apapun terhadap musik. Para peneliti kemudian menemukan bahwa para peserta ini mengalami peningkatan denyut jantung dan konduksi kulit seperti orang lainnya saat menginginkan suatu hadiah. Hal ini membuktikan bahwa para peserta ini tidak memiliki gangguan sistem penghargaan secara umum, hanya terhadap musik saja. Saat ini para ahli masih melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan MRI untuk melihat bagaimana reaksi otak para peserta yang tidak berespon terhadap musik tersebut. Apakah otaknya justru memberikan respon walaupun hal lainnya tidak.   Sumber: npr
 28 Oct 2016    18:00 WIB
Stimulasi Musik Selama Masa Kehamilan
Musik bisa menggerakkan seseorang dengan berbagai cara. Dan ternyata musik juga dapat menyebabkan reaksi pada wanita hamil. Hal ini dikatakan oleh sebuah penelitian terbaru.Menurut para peneliti di Max Planck, Jerman, seorang ibu hamil menunjukkan perubahan besar pada tekanan darahnya sebagai respon saat mendengar musik dibanding wanita yang tidak sedang hamil dan mempunyai perasaan yang kuat untuk membedakan mana musik yang bagus dan mana musik yang tidak bagus. Para peneliti memainkan serial dari klip musik selama 10-30 detik kepada wanita hamil dan tidak hamil. Pada beberapa kasus para peneliti mengubah musik untuk membuatnya kurang menyenangkan.Para ibu hamil membuat peringkat musik mengenai mana musik yang menyenangkan dan mana musik yang tidak menyenangkan lebih teliti dan lebih baik dibandingkan wanita yang tidak sedang hamil. Wanita hamil juga menunjukkan perubahan drastis pada tekanan darahnya sebagai respond dari musik tersebut.Menurut para peneliti stimulus musik mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap wanta hamil.Memurut penulis peneliti Tom Frits setiap akustik yang ada di musik tersebut mempengaruhi tekanan darah pada wanita hamil lebih intens dibandingnya wanita yang tidak hamil. Belum jelas bagaimana musik bisa mempunyai pengaruh yang kuat dalam kehamilan, tetapi mungkin peningkatan estrogen yang tinggi pada wanita hamil memiliki peranan penting didalamnya. Hormon ini mempengaruhi otak dalam sistem menghargai, yang bertanggung jawab untuk memberikan sensasi menyenangkan ketika mendengarkan musik.Kehamilan juga bisa memicu perubahan tubuh lain yang dapat membuat seorang wanita berespon terhadap musik. Baca juga: Tanda Bahaya Saat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd