Your browser does not support JavaScript!
 03 May 2021    13:00 WIB
Manfaat Teh Jahe untuk Kesehatan
Jahe yang memiliki nama latin Zingiber officinale ini sudah dikenal sebagai rempah berkhasiat selama ribuan tahun yang lalu. Manfaat jahe terutama karena kandungan senyawa seperti minyak atsiri zingiberena (zingirona), zingiberol, bisabolena, kurkumen, gingerol, filandrena, dan resin pahit.Teh jahe saat ini sangat populer karena manfaat yang dimilikinya. Berbagai masalah medis dapat dicegah atau diatasi dengan meminum teh ini. Yang harus Anda lakukan hanya merebus teh disertai beberapa iris jahe. Berikut manfaat teh jahe untuk kesehatan. Meredakan nyeri perutTeh jahe dapat meredakan sakit perut yang Anda alami. Efek analgesik yang dimiliki oleh jahe dapat menenangkan nyeri dan perut Anda akan terasa lebih baik. Selain itu teh jahe juga dapat mempercepat proses penyerapan makanan sehingga dapat menghindari nyeri perut.   Mengobati mual dan mabuk perjalananTeh jahe juga dikenal dapat menenangkan persyarafan saat mengalami mabuk perjalanan atau saat mual. Minumlah teh jahe sebelum melakukan perjalanan jika Anda memiliki kecenderungan mabuk perjalanan. Teh jahe juga dapat mengobati muntah-muntah, nyeri kepala dan migrain.   Untuk masalah pernafasanTeh jahe dapat membantu masalah pernafasan seperti hidung tersumbat dan demam. Teh jahe akan terasa menghangatkan tubuh dan aroma rempah yang dimiliki jahe akan dapat melegakan pernafasan yang tersumbat sehingga Anda dapat bernafas lebih mudah.   Untuk masalah menstruasiDengan meminum segelas teh jahe hangat akan mampu mencegah terjadinya kram perut yang biasa dialami wanita saar menstruasi. Selain itu Anda dapat merendam kain kedalam rendaman air jahe dan meletakkannya ke perut bagian bawah agar otot-otot perut bagian bawah menjadi lebih rileks.   Untuk peredaran darahTeh jahe juga dapat memperbaiki aliran darah karena kandungan vitamin, mineral dan asam amino didalamnya. Dengan lancarnya peredaran darah Anda maka Anda telah mengurangi resiko terkena serangan jantung dan berbagai masalah pembuluh darah lainnya. teh jahe juga dapat mencegah bertumpuknya lemak di pembuluh darah.Sumber: healthmeup  
 07 Nov 2020    09:00 WIB
12 Cara Atasi Morning Sickness
Walaupun tidak mengenakkan untuk sang ibu, morning sickness sebenarnya memiliki manfaat tersendiri bagi sang bayi di dalam kandungan. Karena mengalami morning sickness, maka sang ibu biasanya hanya dapat mengkonsumsi makanan sederhana dan mungkin agak hambar, yang dapat mengurangi resiko terjadinya keracunan makanan. Apa sebenarnya penyebab dari morning sickness ini? Morning sickness terjadi akibat perubahan kadar hormonal di dalam tubuh seorang wanita saat hamil, terutama kadar hormon estrogen dan HCG (human chorionic gonadotrophin). Kedua jenis hormon tersebut merupakan hormon yang memiliki peranan penting untuk menjaga perkembangan sel telur yang telah dibuahi. Jadi, seorang wanita yang mengalami morning sickness justru memiliki resiko yang lebih rendah untuk mengalami keguguran. Akan tetapi, bukan berarti wanita yang tidak mengalami morning sickness lebih mudah mengalami keguguran. Walaupun demikian, terus merasa mual sepanjang hari selama beberapa bulan tetap saja akan membuat Anda tidak nyaman, apalagi bila Anda harus bekerja. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu Anda mengatasi rasa mual tersebut: Makanlah lebih sering dengan jumlah sedikit. Makanlah dengan porsi kecil setidaknya setiap 2 jam, bahkan bila Anda tidak merasa ingin makan. Karena lambung kosong justru akan membuat Anda merasa lebih mual Konsumsilah berbagai jenis makanan dingin seperti salad, yogurt, buah-buahan, dan berbagai makanan dingin lainnya. Hal ini dikarenakan makanan hangat cenderung mengeluarkan wewangian yang lebih tajam, yang berarti akan membuat Anda merasa lebih mual Konsumsi cukup air putih. Jika air putih saja membuat Anda merasa mual, Anda dapat menambahkan potongan buah ke dalamnya atau gantilah air putih Anda dengan air kelapa Makanlah cemilan yang mengandung protein dan karbohidrat sebelum tidur Selalu sediakan buah jeruk di dekat Anda ke mana pun Anda pergi, karena terkadang rasa manisnya dapat membantu mengurangi rasa mual Teteskan beberapa tetes minyak peppermint pada tisu, kemudian dekatkan pada hidung Anda Hindari berbagai hal yang dapat membuat Anda merasa stress karena hormon stress yang dihasilkan oleh tubuh saat Anda merasa stress dapat membuat Anda bertambah mual Bernapaslah dengan satu lubang hidung (lubang hidung kiri). Hal ini bertujuan untuk menenangkan sistem saraf pusat. Tutuplah lubang hidung kanan Anda dan bernapaslah secara perlahan dengan menggunakan lubang hidung kiri Anda selama beberapa menit Konsumsilah jahe. Jahe telah terbukti dapat membantu mengatasi rasa mual. Tambahkan potongan jahe pada air hangat atau belilah teh jahe siap saji Hindari berbagai jenis makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau digoreng Jangan terlalu banyak mengkonsumsi gula atau makanan manis Jangan menggunakan celana yang terlalu ketat karena hal ini dapat membuat rasa mual Anda bertambah buruk Sumber: womenshealthmag
 28 Jul 2020    08:00 WIB
Kenali Gejala Serangan Jantung Pada Wanita
Sebagian besar orang mengetahui gejala serangan jantung sebagai nyeri dada, sesak napas, dan mual. Akan tetapi, berbagai gejala tersebut lebih sering dialami oleh pria. Pada wanita, gejala serangan jantung dapat berbeda berupa nyeri pada payudara kiri anda yang menjalar ke lengan kiri dan kemudian ke bahu dan punggung anda. Selain itu, dapat pula disertai dengan mual, muntah, keringat dingin, dan nyeri dada. Karena gejala yang tidak khusus inilah, serangan jantung pada wanita seringkali terabaikan dan tidak terdiagnosa. Gejala serangan jantung yang biasa ditemukan adalah dada terasa tertekan atau nyeri dada seperti diremas atau ditusuk-tusuk pada bagian tengah dada atau pada dada sebelah kiri. Pada wanita, seringkali ditemukan gejala serangan jantung yang berbeda dari biasanya, walaupun wanita juga dapat mengalami gejala serangan jantung seperti di atas. Beberapa gejala serangan jantung yang berbeda dan dapat ditemukan pada wanita adalah: Sesak napas Badan terasa lemah Rasa lelah yang tidak biasa Mual Pusing Rasa tidak nyaman pada dada bagian bawah Rasa tidak nyaman pada ulu hati atau perut bagian atas Nyeri punggung atas Karena berbagai gejala di atas mirip dengan gejala gangguan pencernaan atau nyeri sendi, maka wanita seringkali tidak menduga dirinya sedang mengalami serangan jantung dan hanya menganggapnya sebagai gangguan pencernaan, radang sendi, atau bahkan stress. Bahkan saat merasa sesak napas, wanita biasanya hanya menganggapnya sebagai akibat kelelahan atau kurangnya olahraga atau bekerja secara berlebihan. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami gejala atau nyeri yang tidak biasanya di bagian dada, punggung, atau lambung anda. Semakin lama pengobatan untuk membuka sumbatan pada pembuluh darah jantung anda, maka kerusakan yang terjadi pada otot jantung anda dapat semakin besar dan bahkan dapat menyebabkan terjadinya gagal jantung. Baca juga: 5 Alasan Pentingnya Olahraga Untuk Pengidap Penyakit Jantung Manula Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 14 Jun 2020    16:00 WIB
Tips Mengatasi Mual dan Muntah Saat Hamil Muda
Mengatasi Mual saat hamil, terutama saat hamil muda, hendaknya dilakukan sebaik mungkin, walaupun mual saat hamil (morning sickness) merupakan hal yang lumrah dialami oleh wanita hamil. Kondisi ini biasanya dialami di trimester pertama dalam kehamilan, dan akan hilang dengan sendirinya saat memasuki trimester kedua dan ketiga. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi mual-muntah pada ibu hamil, agar tidak menimbulkan masalah pada ibu dan janinnya, serta tidak mengganggu aktivitas Anda.Mual dan muntah yang berlebihan akan membuat ibu dan janin menjadi kekurangan gizi. Maka mual dan muntah ini harus dikurangi,Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi mual ini adalah: 1. Ubah kebiasaan makan.Pada kondisi hamil awal, biasanya ibu hamil akan sulit makan karena rasa mual. Agar tak kekurangan nutrisi, jangan makan sekaligus dalam porsi yang besar, tapi cobalah untuk makan sedikit-sedikit dalam porsi kecil namun sering. "Sehingga dalam sehari bisa makan 4-5 kali sehari, dalam porsi kecil. Hal ini untuk mencegah perut kosong dan mempertahankan kestabilan kadar gula darah," tukas dokter ini.2. Konsumsi gizi seimbang.Ketika hamil, makanlah banyak makanan yang tinggi karbohidrat, dan tinggi protein. Jangan lupa untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayur sebagai pelengkap gizi seimbang.3. Bergerak perlahan.Biasakan untuk bergerak perlahan, dan hindari bergerak dengan gerakan refleks dan cepat. Saat bangun pagi, jangan terburu-buru untuk bangun dan berdiri. Duduklah sebentar dan bersandar pada tempat tidur. Setelah beberapa saat, baru bergerak perlahan dan berdiri.4. Siapkan camilan.Bila merasakan mual saat bangun pagi, siapkan camilan seperti biskuit yang menjadi favorit Anda di dekat tempat tidur. Hal ini akan menghindari perut Anda kosong.5. Hindari makanan tertentu.Ketika hamil, biasanya penciuman akan menjadi lebih sensitif. "Sehingga bila ada bau tertentu akan merangsang rasa mual. Tetapi hal ini berbeda-beda setiap orangnya," tambahnya. Untuk menghindari rasa mual dan muntah, hindari makanan yang berbau tajam, rokok, dan bau yang menyengat lainnya.6. Minum jahe. Selain berfungsi sebagai penghangat badan, jahe juga berfungsi untuk meredakan rasa mual yang diderita ibu hamil. Jika merasa mual, minum saja rebusan jahe sebanyak 250-300 mg sekali minum.7. Konsumsi suplemen.Sampai sekarang, banyak suplemen yang dijual untuk mengurangi rasa mual ketika hamil. Namun, untuk mengurangi mual, konsumsilah suplemen yang mengandung vitamin B6.
 14 Apr 2020    18:00 WIB
Gejala dan Pengobatan Infeksi Telinga Tengah
Apa itu infeksi telinga tengah?Infeksi telinga tengah atau otitis Media adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada telinga tengah. Telinga tengah adalah bagian sebelah dalam dari telinga yang terletak antara gendang telinga dan telinga dalam. Bakteri dan virus dapat menyebabkan otitis media walaupun infeksi bakteri merupakan penyebab yang paling umum. Contoh bakterinya adalah Streptococcus pneumoniae (Pneumokokus), Haemophilus influenza, dan Moraxella. Ada 2 tipe otitis media: akut dan kronis. Otitis media akuta adalah tipe yang paling umum. Otitis ini terjadi secara tiba-tiba dan bertahan sampai beberapa minggu. Otitis media akut biasanya berhubungan dengan akumulasi cairan di telinga tengah bersamaan dengan tanda dan gejala infeksi telingaOtitis media akut bisa terjadi pada semua usia, tetapi paling sering ditemukan pada anak-anak, terutama usia 3 bulan-3 tahun. Apakah gejala dari infeksi telinga tengah akut?Tanda dan gejala infeksi telinga tengah yang mungkin timbul:-  Demam-  Kehilangan keseimbangan (disekuilibrium)-  Kehilangan selera makan-  Memiliki kesulitan pendengaran-  Menderita Gangguan Tidur-  Muntah-muntah-  Rasa sakit pada telinga-  Sakit tenggorokan-  Sifat lekas marah Apakah pengobatan yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan infeksi telinga tengah?Infeksi diobati dengan pemberian antibiotik per-oral (melalui mulut), misalnya Amoxicillin. Tetapi jika penderita alergi terhadap antibiotik golongan ini, maka bisa diberikan antibiotik golongan lainnya, misalnya Erythromycin, Azithromycin, atau Trimetoprim sulfametoksazol. Untuk infeksi yang resisten, tidak membaik setelah pengobatan selama 3 hari, bisa diberikan Cefuroxime atau Amoxicillin Clavulanic Acid. Obat flu yang mengandung phenilephrine bisa membantu membuka tuba eustakius dan jika terdapat alergi bisa diberikan antihistamin. Miringotomi dilakukan jika nyerinya menetap atau hebat, demam, muntah atau diare atau jika gendang telinga menonjol. Pada prosedur ini dibuat sebuah lubang pada gendang telinga untuk mengeluarkan cairan dari telinga tengah. Pembuatan lubang ini tidak akan mengganggu fungsi pendengaran penderita dan nantinya akan menyembuh dengan sendirinya. Anda ingin mengetahui lebih lagi mengenai infeksi telinga tengah? Anda bisa membaca di siniSumber: cek gejala penyakit
 08 Apr 2020    11:00 WIB
Penyebab dan Pengobatan Demam Berdarah Dengue
Demam dengue adalah demam akut yang disertai sakit kepala, nyeri otot, sendi dan tulang, penurunan jumlah sel darah putih dan bercak kemerahan pada kulit, yang disebabkan oleh virus dengue Apakah penyebab demam berdarah?Demam dengue dan DBD disebabkan oleh virus dengue. Virus ini memiliki 4 serotipe, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, DEN-4. Infeksi oleh salah satu serotipe akan memberikan kekebalan seumur hidup terhadap serotipe virus tersebut, tetapi tidak menimbulkan kekebalan terhadap serotipe virus yang lain. Sehingga seseorang yang hidup di daerah endemis DBD dapat mengalami infeksi sebanyak 4 kali seumur hidupnya. Apa saja gejala demam berdarah?Demam berdarah sering menyebabkan gejala seperti:•  Demam ringan atau demam tinggi (>39oC) yang muncul tiba-tiba dan berlangsung selama 2 - 7 har•  Nyeri kepala hebat•  Nyeri di belakang mata•  Nyeri sendi dan otot•  Mual•  Muntah•  Bercak kemerahan pada kulit•  Bintik-bintik perdarahan di kulit, kadang disertai dengan bintik-bintik perdarahan di kerongkongan dan konjungtiva•  Nyeri saat menelan•  Nyeri ulu hati•  Nyeri di tulang rusuk kanan•  Nyeri di seluruh perut Demam berdarah dengue adalah keadaan penyakit yang serius, yang dapat mengancam nyawa penderitanya. Demam berdarah dengue ditandai oleh:•  Demam tinggi yang terjadi tiba-tiba•  Manifestasi perdarahan (mimisan, gusi berdarah, perdarahan saluran cerna)•  Hepatomegali (pembesaran hati)•  Kadang-kadang dapat terjadi syok Bagaimana penegakan diagnosa demam berdarah dengue?Diagnosa ditegakkan dari gejala klinis dan hasil pemeriksaan darah, yaitu:•  Trombositopeni, jumlah trombosit kurang dari 100.000 sel/mm3•  Hemokonsentrasi, jumlah hematokrit meningkat paling sedikit 20% di atas rata-rata Hasil laboratorium seperti ini biasanya ditemukan pada hari ke-3 sampai ke-7. Kadang-kadang dari x-ray dada ditemukan adanya efusi pleura  (pengumpulan cairan pada paru-paru) atau hipoalbuminemia (rendahnya kadar albumin di dalam darah) yang menunjukkan adanya kebocoran plasma. Jika penderita Pengobatan apa saja yang dapat dilakukan untuk meyembuhkan deman berdarah dengue?Pengobatan yang dapat diberikan adalah:•  Pemberian obat penurun panas (dapat diberikan setiap 4 jam)•  Pemberian cairan, baik melalui mulut (oralit) maupun pembuluh darah (intravena/infus)•  Pemberian obat anti muntah, bila pasien merasa mual Penderita harus dirawat bila ditemukan gejala-gejala di bawah ini:•  Takikardi (denyut jantung meningkat)•  Kulit pucat dan dingin•  Denyut nadi melemah•  Perubahan kesadaran, penderita terlihat mengantuk atau tertidur terus-menerus•  Air kemih sangat sedikit•  Peningkatan hematokrit secara tiba-tiba•  Tekanan darah menurun Jika terdapat tanda-tanda tersebut, berarti penderita mengalami dehidrasi yang signifikan (>10% berat badan normal), sehingga diperlukan penggantian cairan segera secara intravena. Cairan pengganti yang diberikan dapat berupa larutan garam fisiologis, ringer laktat atau ringer asetat, plasma, dan plasma substitusi. Pemberian cairan pengganti harus diawasi selama 24 - 48 jam, dan dihentikan setelah penderita terrehidrasi, biasanya ditandai dengan jumlah air kemih yang memadai, denyut nadi yang kuat dan perbaikan tekanan darah. Baca juga: Kenali Gejala Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: Cek Gejala Penyakit  
 01 Mar 2020    16:00 WIB
Atasi Mual Akibat Kemoterapi
Terjadinya mual dan muntah akibat penggunaan obat kemoterapi sekarang ini telah jarang karena ditemukannya berbagai obat anti kanker yang baru dan adanya berbagai obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengatasi efek samping atau mencegah terjadinya efek samping ini. Efek obat berbeda-beda pada setiap orang, anda mungkin membutuhkan lebih dari satu macam obat untuk mengatasi rasa mual atau muntah yang anda alami akibat kemoterapi. Segera beritahu dokter anda bila anda merasa sangat mual atau muntah lebih dari satu hari atau muntah terus-menerus hingga tidak dapat mengkonsumsi air atau makanan apapun. Muntah terus-menerus dapat membuat anda mengalami dehidrasi. Dehidrasi merupakan suatu keadaan di mana berbagai jaringan tubuh mengalami kehilangan cairan secara berlebihan dan dapat menyebabkan gangguan pada kinerja berbagai organ tubuh anda. Dehidrasi ini dapat menyebabkan gangguan yang berat jika tidak segera diatasi.   Tips Mengatasi Rasa Mual Berberapa hal yang dapat anda lakukan saat anda merasa mual adalah: Makanlah dalam porsi kecil dan sering karena rasa mual seringkali semakin memburuk bila lambung anda kosong Makanlah secara perlahan dan kunyahlah makanan anda dengan baik Makanlah makanan yang dingin atau sama dengan suhu ruangan. Bau dari makanan yang panas atau hangat dapat membuat anda merasa semakin mual Hindari makanan pedas atau makanan berlemak karena makanan jenis ini lebih sulit dicerna Beristirahatlah setelah makan, dengan posisi kepala lebih tinggi daripada kaki anda Bila anda merasa mual setiap kali terbangun di pagi hari, sediakanlah sebungkus biskuit sebagai cemilan sebelum tidur dan saat bangun tidur atau makanlah makanan tinggi protein, seperti daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur karena protein lebih lama terdapat di dalam lambung anda Minumlah air atau cairan lainnya berlainan dengan waktu makan Minumlah air sebanyak 6-8 gelas setiap harinya untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Pilihlah minuman yang dingin seperti air putih atau jus buah atau berbagai minuman dingin lainnya Makanlah lebih banyak saat anda tidak merasa mual Beritahu dokter anda bila anda merasa mual sebelum kemoterapi dimulai atau bila anda muntah terus-menerus dan membuat anda tidak dapat mengkonsumsi apapun, baik cairan maupun makanan Minumlah obat anti mual anda tepat waktu   Efek Mual atau Muntah Bagi Kesehatan Anda Saat muntah, tubuh anda dapat kehilangan banyak air dan nutrisi penting. Jika anda muntah lebih dari 3 kali sehari dan anda tidak dapat mengkonsumsi cairan yang cukup, maka anda dapat mengalami dehidrasi.   Kapan Hubungi Dokter? Segera hubungi dokter adna bila anda muntah terus-menerus dan mengalami beberapa gejala dehidrasi di bawah ini, yaitu: Air kemih berwarna gelap Jumlah air kemih sedikit Denyut jantung cepat Nyeri kepala Pusing saat berdiri Wajah kemerahan dan kulit terasa kering Lidah kotor dengan pinggir berwarna kemerahan Mudah marah dan merasa bingung Muntah yang berlangsung terus-menerus dapat membuat obat anti kanker yang anda gunakan tidak bekerja sebagaimana mestinya. Jika anda muntah terus-menerus, maka dokter anda mungkin akan menghentikan pemberiant obat kemoterapi selama beberapa waktu. Dokter juga dapat memberikan cairan melalui pembuluh darah (infus) untuk mengembalikan nutrisi dan tenaga bagi tubuh anda. Baca juga: Vitamin C bantu kemoteraphi  Sumber: webmd  
 18 Jan 2020    16:00 WIB
Manfaat Jahe untuk Kesehatan Anda
Jahe sangat dikenal karena aromanya yang sangat kuat. Jahe juga merupakan rempah-rempah yang sangat umum digunakan di Indonesia. Tetapi selain untuk menyedapkan makanan, jahejuga dapat digunakan untuk bahan obat herbal karena memiliki kandungan terapetik yang mujarab. Jahe dapat digunakan sebagai pengobatan anti muntah, anti kanker, anti inflamasi, penahan rasa sakit, antioksidan dan obat alergi. Berikut adalah kegunaan jahe untuk kesehatan: Mengurangi mual dan muntahPenelitian mengatakan jahe dapat mengobati sensasi mual, sehingga jahe banyak digunakan untuk mengatasi morning sickness, mabuk laut dan kemoterapi. Kunyahnya sepotong kecil jahe untuk mengurangi rasa mual dan rasakan perubahannya. Memperbaiki pencernaanJahe juga dapat memperbaiki penyerapan nutrisi di usus, memecah protein dan melancarkan pencernaan. Jahe juga dapat mencegah terjadinya luka di saluran pencernaan. Mengobati sakit kepalaAir perasan jahe dapat mengatasi sakit kepala. Hancurkan jahe dan rebus ke dalam air. Saring kemudian minumnya air rebusan tersebut selagi hangat. Mengobati flu dan pilekJahe merupakan bahan yang aling efektif untuk mengatasi flu dan pilek karena jahe mengandung antihistamin. Minumlah air perasan jahe yang dicampur madu untuk mengobari tenggorokan yang gatal. Anda juga dapat meminum teh jahe untuk memperlancar hidung yang tersumbat dan tenggorokan yang sakit. Meredakan nyeri menstruasiJahe dapat meredakan nyeri akibat menstruasi jika diminum saat awal menstruasi berlangsung. Jahe juga diketahui dapat mengurangi gejala kram perut dan kembung yang berhubungan dengan menstruasi.Sumber: healthmeup
 03 Aug 2019    16:00 WIB
Berbagai Efek Samping Kemoterapi yang Perlu Diketahui
Memang benar bahwa kemoterapi dapat mengobati berbagai jenis kanker dengan cukup efektif. Akan tetapi, seperti berbagai jenis obat lainnya, kemoterapi seringkali menyebabkan terjadinya berbagai jenis efek samping.Efek samping yang terjadi dapat berbeda-beda, tergantung pada jenis kanker, lokasi, jenis obat, dosis obat, dan keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan. Mengapa Kemoterapi Menimbulkan Efek Samping?Kemoterapi bekerja pada sel-sel tubuh yang aktif. Sel-sel tubuh yang aktif adalah sel-sel yang bertumbuh dan membelah diri. Sel-sel kanker merupakan sel aktif, tetapi begitu pula dengan sel-sel tubuh yang sehat.Sel-sel tubuh sehat yang termasuk sel-sel aktif adalah sel-sel di dalam darah, mulut, saluran pencernaan, dan folikel rambut. Efek samping terjadi saat kemoterapi merusak sel-sel aktif yang sehat ini. Apakah Efek Samping Kemoterapi Bisa Diobati?Bisa. Dokter Anda biasanya akan membantu Anda mencegah atau mengobati berbagai efek samping yang timbul. Selain itu, dokter Anda mungkin akan memberikan kombinasi obat atau menggunakan cara pengobatan tertentu sehingga efek samping yang timbul pun lebih sedikit. Obat kemoterapi yang berbeda biasanya akan memiliki efek samping yang berbeda. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami efek samping. Bagi sebagian besar jenis obat kemoterapi, efek samping tidak berhubungan dengan efektivitas pengobatan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa efek samping kemoterapi yang cukup sering ditemukan. 1.      FatigueFatigue adalah merasa lelah atau sangat lelah hampir di sepanjang hari. Fatigue merupakan efek samping kemoterapi yang paling sering ditemukan. 2.      NyeriKemoterapi kadangkala membuat penderitanya merasa kesakitan, termasuk sakit kepala, nyeri otot, nyeri perut, nyeri akibat kerusakan saraf (rasa seperti terbakar, mati rasa, atau seperti tertusuk-tusuk) yang biasa terjadi pada jari tangan dan jari kaki.Nyeri ini biasanya akan semakin berkurang seiring dengan berlalunya waktu. Akan tetapi, sejumlah orang dapat mengalami kerusakan saraf permanen. Hal ini dapat membuat seseorang kesakitan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah pengobatan.Pengobata nyeri akibat kemoterapi yang biasanya diberikan oleh dokter adalah mengobati sumber nyeri, memberikan obat anti nyeri, dan menghambat sinyal nyeri dari saraf ke otak.  3.      SariawanKemoterapi dapat merusak sel-sel di bagian dalam mulut dan tenggorokan. Hal ini dapat menyebabkan terbentuknya sariawan yang terasa sangat nyeri di kedua bagian tubuh tersebut. Keadaan ini disebut dengan mukositis.Sariawan biasanya mulai muncul pada hari ke 5-14 paska kemoterapi. Sariawan ini dapat mengalami infeksi. Mengkonsumsi makanan sehat dan menjaga kebersihan mulut dan gigi dapat menurunkan resiko terjadinya sariawan. Sariawan ini biasanya akan menghilang seluruhnya setelah pengobatan selesai. 4.      DiareSejumlah kemoterapi dapat menyebabkan diare cair. Mencegah atau mengobati diare sejak dini dapat mencegah terjadinya dehidrasi. 5.      Mual dan MuntahKemoterapi dapat menyebabkan mual dan muntah. Terjadinya efek samping ini dan seberapa buruk gejalanya tergantung pada jenis obat dan dosis obat yang digunakan. Pemberian obat yang tepat sebelum dan setelah kemoterapi biasanya dapat mencegah terjadinya mual dan muntah. 6.      SembelitKemoterapi dapat menyebabkan terjadinya sembelit. Hal ini berarti sulit atau tidak sering buang air besar. Beberapa jenis obat-obatan lain seperti obat anti nyeri juga dapat menyebabkan terjadinya sembelit. Untuk menurunkan resiko terjadinya sembelit; konsumsilah banyak air putih, makan makanan sehat, dan cukup olahraga. 7.      Gangguan Darah Sumsum tulang merupakan suatu jaringan seperti spons yang berada di dalam tulang Anda. Sumsum tulang berfungsi untuk membentuk sel-sel darah baru. Kemoterapi biasanya akan mengganggu proses ini, sehingga Anda mungkin akan mengalami berbagai gangguan kesehatan akibat kurang darah.Dokter Anda biasanya akan melakukan pemeriksaan darah rutin untuk mengetahui berapa kadar sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit di dalam darah Anda.Kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan terjadinya anemia, dengan gejalanya berupa fatigue, pusing, dan sesak napas. Sementara itu, kekurangan sel darah putih (leukopenia) akan membuat Anda lebih mudah jatuh sakit. Kekurangan trombosit akan membuat Anda lebih mudah mengalami perdaharan dan memar daripada biasanya. Baca juga: Cara Atasi Rasa Mual Akibat Kemoterapi Sekarang ini, telah tersedia obat-obatan yang dapat mengobati berbagai jenis gangguan darah di atas dan mencegah terjadinya leukopenia pada pasien dengan resiko tinggi. Obat-obatan ini dapat membantu sumsum tulang Anda membentuk sel-sel darah baru. 8.      Gangguan Sistem SarafSejumlah obat kemoterapi dapat menyebabkan kerusakan saraf. Obat ini dapat menyebabkan timbulnya beberapa gejala seperti kesemutan, rasa seperti terbakar, kelemahan atau mati rasa pada tangan, kaki, atau keduanya; otot terasa lemah, nyeri, atau mudah lelah; hilang keseimbangan, dan gemetar.Anda mungkin juga akan mengalami kaku leher, nyeri kepala, kesulitan melihat, kesulitan mendengar, atau kesulitan berjalan dengan normal. Anda akan merasa mudah jatuh. Berbagai gejala ini biasanya akan membaik saat dosis obat kemoterapi diturunkan atau dihentikan. Akan tetapi, kadangkala kerusakan yang terjadi bersifat permanen. 9.      Perubahan Cara Berpikir dan Daya IngatSejumlah orang dapat mengalami kesulitan berpikir jernih dan berkonsentrasi setelah melakukan kemoterapi.  10.  Gangguan Seksual dan Organ ReproduksiKemoterapi dapat mempengaruhi kesuburan Anda. Bagi wanita, kemoterapi akan mempengaruhi kemampuannya untuk hamil. Sementara itu, bagi pria, kemoterapi akan mempengaruhi kemampuannya untuk membuat seorang wanita hamil.Selain itu, merasa lelah atau tidak enak badan karena menderita kanker atau karena kemoterapi juga dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk menikmati seks. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai efek samping yang satu ini sebelum Anda memulai kemoterapi.Kemoterapi juga dapat membahayakan jiwa janin, terutama bila kehamilan masih berusia kurang dari 3 bulan saat semua organ bayi masih dalam masa pembentukan. Jika Anda memiliki kemungkinan untuk hamil selama pengobatan, gunakanlah pil KB. Jika Anda hamil, segera beritahu dokter Anda. 11.  Hilangnya Nafsu MakanSaat melakukan kemoterapi, Anda mungkin akan makan lebih sedikit daripada biasanya, tidak merasa lapar sama sekali, atau merasa kenyang setelah makan sedikit. Jika hal ini terus berlangsung selama pengobatan, maka Anda mungkin akan mengalami penurunan berat badan dan kurang gizi. Anda juga mungkin akan mengalami penurunan massa otot dan kekuatan otot. Semua hal ini dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk sembuh. 12.  Rambut RontokBeberapa jenis kemoterapi dapat menyebabkan rambut rontok dari seluruh bagian tubuh. Hal ini mungkin terjadi secara perlahan atau sekaligus. Rambut rontok biasanya mulai terjadi setelah beberapa minggu pertama kemoterapi dan cenderung meningkat dalam waktu 1-2 bulan. Dokter Anda dapat memprediksi hal ini berdasarkan pada jenis obat dan dosis obat yang Anda terima. 13.  Efek Samping Jangka PanjangSebagian besar efek samping di atas akan menghilang setelah pengobatan dihentikan. Akan tetapi, sejumlah efek samping akan tetap berlanjut, kambuh, atau baru timbul kemudian. Contohnya, beberapa jenis kemoterapi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jantung, paru-paru, hati, ginjal, atau sistem reproduksi. Dan sejumlah orang mungkin akan mengalami kesulitan berpikir, berkonsentrasi, dan mengingat selama beberapa bulan atau beberapa tahun paska kemoterapi.Kerusakan atau perubahan sistem saraf dapat terjadi paska pengobatan. Anak-anak yang menjalani kemoterapi mungkin akan mengalami efek samping yang akan berlangsung selama beberapa bulan atau beberapa tahun paska kemoterapi. Orang yang berhasil sembuh dari kanker juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker lagi di kemudian hari. Pentingnya Perawatan Paska KemoterapiPerawatan saat kemoterapi telah selesai sangat penting. Dokter Anda dapat membantu Anda mengatasi berbagai efek samping jangka panjang dan memperhatikan apakah ada efek samping baru (late effects) yang timbul paska kemoterapi. Dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: cancer