Your browser does not support JavaScript!
 28 May 2019    11:00 WIB
Oil Pulling Sebagai Pengganti Obat Kumur
Sebagian besar orang tentunya pernah mendengar tentang obat kumur untuk membunuh kuman dan menjaga kebersihan mulut anda, serta menghindari bau mulut. Akan tetapi, tahukah anda bahwa minyak pun dapat melakukan hal yang sama? Walaupun lebih dikenal dengan nama "oil pulling", teknik ini ternyata telah dikenal sejak dahulu kala. Pada oil pulling, anda menggunakan minyak sebagai pengganti obat kumur. Lakukanlah hal ini selama 20 menit setiap harinya (lebih baik di pagi hari daripada di malam hari), maka anda dapat memperoleh gigi yang lebih putih dan lebih sehat. Para penduduk kuno percaya bahwa karena minyak bersifat lengket, maka saat anda berkumur dengan menggunakannya, maka berbagai bakteri di dalam mulut anda akan tersangkut di dalam minyak dan terurai. Cara melakukannya pun sangat mudah, yaitu: • Pilihlah minyak kelapa organik atau minyak sayur lainnya seperti olive, sesame, atau bunga matahari• Tuanglah minyak pada sendok teh atau sendok makan anda, tergantung pada selera anda, masukkan ke dalam mulut anda, dan berkumurlah selama 20 menit•  Pastikan minyak mengenai seluruh gigi anda dan jangan sampai tertelan•  Setelah 20 menit, buanglah minyak bekas kumur ini ke dalam plastik atau langsung ke tempat sampah anda, jangan pada wastafel anda karena minyak akan mengeras sehingga dapat menyumbat pipa anda•  Berkumurlah dengan air putih dan minumlah satu gelas air untuk menghilangkan rasa minyak yang mungkin masih tersisaManfaat "Oil Pulling" Berbagai manfaat  oil pulling ini adalah: •  Membuat gigi lebih putih• Menguatkan gusi dan gigi anda. Selain itu, oil pulling juga diduga dapat membantu mengatasi gigi sensitif dan bahkan mengurangi nyeri akibat dislokasi rahang (perubahan letak rahang)•  Mencegah gigi berlubang dan radang gusi•  Detoksifikasi•  Mengurangi bau mulut Sumber: webmd
 25 Jan 2019    16:00 WIB
Khasiat Minyak Kelapa Untuk Kesehatan
Halo sahabat setia Dokter.ID, hari ini kita akan membahas tentang minyak kelapa. Bicara soal minyak kelapa, bagi kita yang pernah ikut kegiatan Pramuka, tidak asing sama lambang ini. Kelapa ini adalah buah dari pohon nyiur yang banyak bertebaran di sepanjang pantai, entah itu pantai di Kepulauan Nusantara atau di negara Amerika Selatan dan Afrika. Dan tanaman ini punya banyak manfaat. Mulai dari akar, batang, buah, sampai daun kelapa bisa digunakan untuk beragam keperluan. Jenis minyak yang terbuat dari daging buahnya pun sekarang ini lagi naik daun. Banyak orang yang berminat dan banyak pula perusahaan berskala kecil maupun besar mulai memproduksinya. Setelah sekian lama tenggelam akibat pamor minyak kelapa sawit, minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO), terutama jenis organik ekstra VCO yang mengandung MCT (Medium Chain Triglyserides), mulai menunjukkan taringnya. Bruce Fife, CN, ND, presiden Pusat Riset Kelapa (Coconut Research Center) yang berpusat di Colorado Spring, Amerika Serikat, sebuah lembaga nonprofit yang mengedukasi masyarakat serta komunitas ilmiah mengenai gizi dan manfaat minyak kelapa bagi kesehatan, menyebutkan bahwa minyak kelapa adalah minyak paling sehat di bumi. Dan Prof. Walujo Soejodibroto, Sp.GK(K), MSc, dalam pidato pengukuhan sebagai guru besar tetap ilmu gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pun menyebutkan bahwa tidak ada bukti sejarah yang menunjukkan kebiasaan makan minyak kelapa, santan, serta produk kelapa lain menimbulkan gangguan kesehatan berarti. Sebaliknya, konsumsi minyak kelapa dalam menu sehari-hari, bila sesuai dengan kebutuhan, terbukti bermanfaat bagi pemeliharaan kesehatan, termasuk jantung dan pembuluh darah. Minyak kelapa sendiri berasal dari daging putih kelapa itu sendiri. Setelah ditekan, minyak bisa bertahan hingga enam bulan tanpa rusak. Itu karena ia memiliki tingkat oksidasi yang rendah dan karenanya tidak menjadi tengik secepat minyak lainnya. Minyak kelapa tinggi lemak jenuh, sekitar 80 persen. Daging merah mengandung 50 persen lemak jenuh, sementara mentega mengandung sekitar 65 persen lemak jenuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh dapat meningkatkan aliran darah. Ini adalah lemak jahat yang dapat menyebabkan hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan penyakit jantung. Mengoleskan minyak kelapa ke kulit dapat mengurangi keparahan eksim pada anak-anak sekitar 30% lebih banyak daripada minyak mineral. Berikut adalah beberapa manfaat minyak kelapa berdasarkan beberapa penelitian: Sifat anti-virus, anti-jamur dan antibakteri. Minyak kelapa murni mengandung asam kaprilat dan asam laurat yang dikenal memiliki efek antivirus dan antimikroba. Minyak kelapa organik juga merupakan pembersih yang sangat baik untuk saluran pencernaan. Selain itu, asam laurat memiliki efek yang sangat menguntungkan bagi tubuh kita. Meningkatkan laju metabolism. Minyak kelapa murni merangsang metabolisme dan menyediakan sumber energi langsung. Ketika kita menambahkan minyak kelapa ke dalam makanan kita, kita membakar lebih banyak kalori karena metabolisme kita meningkat. Oleh karena itu, memasukkan minyak kelapa ke dalam rencana penurunan berat badan yang sehat adalah ide bagus. Sehat untuk kulit, rambut, dan kuku kita. Mengoleskan minyak kelapa murni organik ke kulit kita akan membantu melembabkan kulit kita, serta membuatnya lebih lembut dan halus. Hal ini juga diyakini memperlambat penuaan dini dan kerutan pada kulit kita. Selain itu, minyak kelapa dapat secara efektif membantu menjaga rambut dan kuku indah, sehat, dan berkilau. Ini dianggap sebagai salah satu nutrisi alami terbaik untuk rambut kita. Memberi kita energi instan. Selain mudah dicerna, minyak kelapa dapat membantu kita merasa tidak terlalu lelah dengan memberi kita energi abadi. Itu juga dapat meningkatkan kinerja atletik. Setelah latihan keras, ini akan membantu kita menyimpan glikogen (sensitivitas insulin) dengan lebih baik dan berfungsi sebagai sumber energi. Saat ini, banyak atlet menggunakannya sebagai sumber bahan bakar sebelum dan selama pelatihan. Mendukung sistem kekebalan tubuh yang baik. Minyak kelapa murni kaya akan asam laurat: nutrisi super untuk sistem kekebalan tubuh. Mendukung fungsi tiroid yang sehat. Minyak kelapa organik dapat membantu menyeimbangkan hormon secara alami karena merupakan sumber lemak jenuh dan asam laurat yang sangat baik. Penelitian telah mengungkapkan bahwa lemak bermanfaat dari minyak kelapa membantu merangsang aktivitas dan berfungsinya kelenjar tiroid dengan baik. Kelenjar penting ini memberi kita energi. Selain itu, untuk menyeimbangkan hormon secara alami, penting untuk mengurangi asupan gula, sereal, dan konsumsi lemak yang baik (seperti kelapa, alpukat, dan biji rami). Memperbaiki pencernaan. Pencernaan yang lebih baik berarti penyerapan mineral, nutrisi dan vitamin yang lebih baik. Untungnya, minyak kelapa melakukan semuanya! Dengan membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak (seperti magnesium dan kalsium), minyak kelapa berkontribusi pada peningkatan kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi berharga ini. Selain itu, mengonsumsi minyak kelapa secara bersamaan dengan asam lemak (Omega-3) akan membuatnya lebih efektif. Membantu membakar lebih banyak lemak dan memfasilitasi perkembangan otot. Mengingat bahwa minyak kelapa dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pembakaran lemak, masuk akal untuk mengatakan bahwa ini dapat membantu kita menurunkan berat badan. Tampaknya sangat efektif dalam mengurangi lemak perut, tinggal di rongga perut dan di sekitar organ. Juga, minyak kelapa tidak hanya baik untuk membakar lemak, tetapi juga bagus untuk membangun otot!   Sumber : www.webmd.com, www.healthline.com, www.medicalnewstoday.com, www.healthline.com
 02 Dec 2018    08:00 WIB
Apakah Minyak Kelapa Baik Bagi Kesehatan?
Minyak kelapa merupakan minyak yang paling tahan lama dibandingkan dengan minyak sayuran lainnya. Minyak kelapa sebenarnya baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah karena mengandung asam laurat yang tinggi. Akan tetapi, berbagai proses pengolahan pada suhu tinggi membuat minyak kelapa mengandung banyak lemak jenuh yang tidak baik bagi kesehatan. Kandungan lemak jenuh yang tinggi di dalam minyak kelapa membuatnya dapat bertahan lebih lama daripada minyak sayuran lainnya. Pada bentuk cair, minyak kelapa dapat bertahan hingga 3 tahun, sementara pada bentuk padat, minyak kelapa dapat bertahan lebih dari 3 tahun bila disimpan pada suhu kurang dari 24°C. Walaupun cukup tahan lama, minyak kelapa akan mengalami perubahan rasa dan bau serta menghasilkan asap dan berbagai radikal bebas penyebab kanker bila dipanaskan pada suhu lebih dari 176°C. Hal ini membuat minyak kelapa kurang sesuai untuk digunakan saat memasak pada suhu tinggi, memanggang makanan, dan menggoreng makanan.Kandungan Lemak Pada Minyak KelapaMinyak kelapa mengandung sekitar 91.8% lemak jenuh, 6.4% lemak tidak jenuh tunggal, 1.6% lemak tidak jenuh ganda, dan 0.2% lemak lainnya. Sebagian besar lemak jenuh berasal dari asam laurat, asam miristat, dan asam palmitat, dengan persentase sekitar 47.8%, 18.1%, dan 8.9% dari keseluruhan lemak di dalam minyak kelapa.Manfaat Minyak Kelapa Bagi KesehatanSeperti halnya semua lemak jenuh, asam laurat dapat meningkatkan kadar HDL. Selain itu, lemak tidak jenuh tunggal yang terdapat di dalam minyak kelapa juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL di dalam darah, sehingga dapat membantu menurunkan resiko terjadinya serangan jantung, pengerasan pembuluh darah, dan stroke.ResikoWalaupun asam laurat di dalam minyak kelapa baik bagi kesehatan anda, akan tetapi hanya terdapat sekitar 52% asam laurat di dalam minyak kelapa. Asam miristat dan asam palmitat di dalam minyak kelapa justru dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL. Para ahli bahkan menduga bahwa asam miristat ini merupakan salah satu asam lemak yang sangat berpengaruh dalam peningkatan kadar kolesterol LDL di dalam darah anda. Sumber: healthyeating.sfgate
 24 Jul 2018    16:00 WIB
Manfaat Minyak Kelapa Untuk Rambut Indah
Kita tentu sudah pernah mendengar manfaat dari minyak kelapa untuk rambut dan kulit kepala bukan? Kebanyakan dari kita juga pasti pernah melakukan pemijatan kulit kepala dengan menggunakan minyak kelapa. Tetapi tahukan Anda dengan pasti manfaat minyak kelapa untuk kesehatan rambut Anda? Artikel ini akan membahas tentang manfaat minyak kelapa untuk rambut. Mencegah rambut kusutSedikit minyak kelapa dapat sangat berguna untuk mencegah rambut kusut. Saat Anda mengaplikasikan minyak kepala ke rambut, maka minyak tersebut akan melubrikasi permukaan rambut dan menciptakan permukaan rambut yang lembut dan tidak kusut. Menjinakkan rambut keritingRambut kering cenderung berubah keriting setiap saat. Hal ini disebabkan karena kurangnya kelembaban pada rambut kering. Menggunakan minyak kelapa dapat menggantikan minyak yang hilang dan mengurangi munculnya rambut keriting. Menghindari rambut pecah-pecahTrimming memang dapat mengilangkan rambut pecah-pecah, tetapi trimming bukanlah pemecahan masalah untuk rambut pecah-pecah. Ada satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah munculnya rambut pecah-pecah yaitu dengan mengaplikasikan sedikit minyak kelapa di ujung rambut Anda. minyak kelapa berperan sebagai penahan dan pencegah rambut Anda pecah. Sebagai kondisionerMinyak kelapa dapat digunakan sebagai kondisioner rambut. Sebelum mencuci rambut, oleskan minyak kelapa pada kulit kepala. Kemudian, pijat kulit kepala selama 3-5 menit. Proses ini akan membantu melancarkan aliran darah di kulit kepala dan membuat rambut jadi lebih lembut. Setelah dipijat, tutup kepala dengan handuk hangat dan diamkan sejenak sebelum dibilas. Mencegah KetombeMinyak kelapa kaya akan asam lemak. Asam lemak yang terkandung dalam minyak kelapa dapat mengobati masalah ketombe. Oleh karena itu, oleskan minyak kelapa pada kulit kepala secara teratur untuk mencegah ketombe.Sumber: healthmeup
 31 May 2018    11:00 WIB
Berbagai Vitamin di Dalam Minyak Kelapa
Minyak kelapa merupakan minyak yang diperoleh dari kelapa, yang sebagian besar mengandung lemak jenuh. Asam lemak jenuh yang terdapat di dalam minyak kelapa sebagian besar terdiri dari trigliserida rantai sedang, seperti laurat, kaprilat, kaprat, miristat, dan asam palmitat; yang merupakan agen antiinflamasi (anti radang) dan anti mikroba.   Asam laurat telah banyak digunakan untuk mengobati berbagai gangguan kesehatan, seperti infeksi jamur, ulkus lambung, pneumonia, kolitis ulserativa, dan berbagai gangguan penyerapan makanan (malabsorpsi). Trigliserida rantai sedang lebih mudah dicerna oleh tubuh dibandingkan dengan trigliserida rantai panjang. Beberapa zat lainnya yang juga terdapat di dalam minyak kelapa adalah asam linoleat, asam lemak tidak jenuh ganda, asam oleat, asam lemak tidak jenuh tunggal, polifenol, vitamin K, vitamin E, dan zat besi. Minyak kelapa dapat digunakan untuk memasak. Untuk mencegah terjadinya berbagai perubahan komposisi kimiawi di dalam minyak kelapa yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, jangan memanaskan minyak kelapa di atas 176°C.   Selain memasak, minyak kelapa seringkali digunakan di dalam pelembab, krim, dan sabun untuk mencegah kulit kering dan mengelupas. Minyak kelapa juga telah banyak digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kulit seperti psoriasis, eksim, dan dermatitis. Minyak kelapa juga sering ditambahkan di dalam berbagai produk perawatan rambut untuk mengatasi rambut kering dan rusak.     Sumber: healthyeating.sfgate
 08 Sep 2015    12:00 WIB
Atasi Masalah Rambut Bercabang Dengan Cara Alami Berikut Ini!
Bagi wanita, rambut adalah mahkota yang berharga yang perlu dijaga dengan baik. Rambut yang terawat dan sehat akan membuat seorang wanita tampak lebih cantik. Akan tetapi, karena banyaknya penggunaan berbagai bahan kimia seperti pewarna rambut, cairan keriting, dan sebagainya; maka saat ini banyak wanita yang mengalami berbagai masalah dengan rambutnya. Beberapa masalah yang sering dialami oleh rambut para wanita di zaman modern ini adalah rambut bercabang, berketombe, kering, dan rambut rontok. Untuk menjaga keindahan dan kemilau alami rambut Anda, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk memperbaiki kerusakan yang mungkin sudah terjadi pada rambut Anda tersebut.   Lidah Buaya Tahukah Anda bahwa lendir lidah buaya baik bagi kesehatan rambut Anda? Kandungan vitamin alami yang terdapat di dalam lidah buaya dapat membantu memulihkan kekuatan akar dan batang rambut sehingga kerontokan rambut pun dapat terhindarkan. Caranya adalah dengan mengoleskan lendir lidah buaya ini pada kulit kepala Anda, pijat, dan diamkan selama sekitar 15 menit, kemudian bilas dengan air bersih.   Minyak Alami Selain lidah buaya, Anda juga dapat menggunakan berbagai jenis minyak alami, misalnya minyak zaitun dan minyak kelapa yang dipanaskan untuk mengatasi rambut rontok. Caranya adalah dengan mengoleskan minyak ini pada kulit kepala, pijat kepala sebentar, kemudian tutup rambut dengan handuk atau shower cap selama sekitar 1 jam. Proses pemanasan minyak berguna untuk mengaktifkan kandungan vitamin di dalamnya sehingga menjadi lebih efektif untuk menjaga kekuatan rambut Anda.   Baca Juga: 6 Penyebab Rambut Rontok   Jangan Pakai Sisir Bergigi Rapat Untuk mencegah terjadinya kerusakan dan rambut rontok, hindarilah penggunaan sisir bergigi rapat, penggunaan alat pemanas seperti hair dryer atau alat catok pada rambut Anda. Selain itu, pastikan juga Anda tidak menggosok rambut Anda saat keramas atau setelah keramas. Gunakanlah jari tangan untuk merapikannya, kemudian biarkan rambut Anda kering secara alami. Gunakanlah sisir bergigi renggang. Pemakaian conditioner setelah keramas juga dapat membuat rambut menjadi lebih halus dan teratur. Terakhir; jauhilah stress, lakukan gaya hidup sehat, dan rajinlah berolahraga.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: manfaatnyasehat
 01 May 2014    10:00 WIB
Berbagai Manfaat Minyak Kelapa Bagi Kesehatan
Mengatasi Infeksi Jamur dan Membantu Proses PenyembuhanJamur jenis Candida albicans sebenarnya dapat ditemukan pada kulit, di dalam mulut, saluran pencernaan, saluran kemih, dan kemaluan anda (memang secara normal ada pada tubuh manusia, tetapi tidak menyebabkan penyakit). Akan tetapi, saat sistem kekebaln tubuh anda melemah, maka jamur ini dapat tumbuh secara berlebihan dan menyebabkan terjadinya infeksi atau sindrom candida. Sindrom candida dapat menimbulkan beberapa gejala yang berbeda daripada infeksi jamur biasa, yaitu:•  Terus-menerus merasa sangat lelah•  Nyeri otot pada beberapa bagian tubuh•  Penurunan daya ingat•  Depresi Sebuah penelitian di tahun 2009 menemukan bahwa minyak kelapa dapat digunakan untuk mengatasi infeksi jamur. Selain itu, bila minyak kelapa dioleskan pada luka lecet atau bekas garukan di kulit anda, maka ia dapat melindungi luka pada kulit anda tersebut dari kotoran dan infeksi bakteri serta mempercepat proses penyembuhan. Sebuah penelitian di tahun 2011 menemukan bahwa minyak kelapa murni (virgin coconut oil) dapat membantu menyembuhkan luka karena mengandung agen anti inflamasi (anti radang), anti piretik (penurun panas), dan analgesik (pereda nyeri).Mencegah Terjadinya Penyakit JantungMinyak kelapa terdiri dari lemak jenuh (sekitar 90%). Walaupun berbagai penelitian menemukan betapa buruknya dampak lemak jenuh pada jantung, akan tetapi seorang ahli dari Amerika menyatakan bahwa lemak jenuh alami pada minyak kelapa ini mungkin lebih sehat daripada lemak jenuh buatan pabrik. Minyak kelapa dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL, yang dapat melindungi jantung dari berbagai penyakit jantung. Selain itu, minyak kelapa juga mengandung berbagai antioksidan yang baik bagi kesehatan jantung dan kesehatan anda secara keseluruhan.Meningkatkan Metabolisme dan Membantu Menurunkan Berat BadanKelapa mengandung trigliserol rantai sedang (MCT). MCT ini lebih mudah dicerna oleh tubuh daripada asam lemak lainnya, sehingga dapat membantu meningkatkan metabolisme dan membantu menurunkan berat badan. Sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi asam lemak MCT setiap harinya (sesuai dosis yang direkomendasikan) dan melakukan diet sehat mengalami penurunan berat badan yang lebih banyak daripada orang yang mengkonsumsi minyak olive. Satu hal yang perlu diingat adalah jangan mengkonsumsi minyak kelapa dalam jumlah berlebihan (cukup pada dosis sedang). Karena berbagai penelitian yang telah ada hanya mengamati efek minyak kelapa dalam jangka pendek. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efek minyak kelapa ini dalam jangka panjang.Sumber: healthyeating.sfgate