Your browser does not support JavaScript!
 19 Dec 2014    12:00 WIB
Benarkah Konsumsi Minuman Bersoda Tingkatkan Resiko Terjadinya Kanker?
Minuman bersoda dapat meningkatkan resiko terjadinya beberapa jenis kanker seperti kanker pankreas, kanker rahim, dan kanker esophagus (kanker kerongkongan). Sebuah penelitian di Cina menemukan bahwa mengkonsumsi minuman beralkohol sebanyak 2 botol atau lebih setiap minggunya dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker pankreas hingga 2 kali lipat dibandingkan dengan orang yang tidak mengkonsumsi minuman bersoda. Hal ini dikarenakan tingginya kadar gula di dalam minuman bersoda dapat meningkatkan kadar insulin di dalam tubuh, yang diduga dapat memicu pertumbuhan sel kanker pankreas. Sebuah penelitian lainnya yang mengamati lebih dari 23.000 orang wanita paska menopause menemukan bahwa satu-satunya kebiasaan yang menunjukkan adanya hubungan yang cukup signifikan dengan kanker endometrium adalah mengkonsumsi minuman manis. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi minuman manis sebanyak 2 botol atau lebih setiap minggunya memiliki resiko yang lebih tinggi (78% lebih tinggi) untuk menderita kanker endometrium tipe 1 yang bergantung pada kadar estrogen di dalam tubuh dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi minuman manis. Para peneliti di Inggris menemukan bahwa natrium benzoat (pengawet) yang digunakan untuk mencegah kerusakan pada minuman bersoda bila digabungkan dengan vitamin C dapat membentuk suatu zat karsinogenik, yaitu benzena. Penelitian lainnya di India menemukan adanya hubungan yang sangat signifikan antara konsumsi minuman bersoda dan peningkatan resiko terjadinya kanker kerongkongan.     Sumber: newsmaxhealth
 26 Nov 2014    14:00 WIB
Konsumsi Minuman Bersoda Membuat Umur Anda Menjadi Lebih Pendek, Benarkah?
Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa mengkonsumsi 2 kaleng minuman bersoda yang manis tidak hanya akan membuat Anda menjadi gemuk, tetapi juga dapat memperpendek umur Anda. Para peneliti menemukan bahwa minuman manis ini dapat memperpendek telomer, suatu lapisan yang berfungsi untuk melindungi kromosom dan DNA yang berada di dalamnya. Sebenarnya, telomer juga akan memendek secara alami seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang dan seberapa panjang telomer yang dimiliki oleh seseorang sesuai dengan proses penuaan biologis di dalam tubuhnya. Memiliki telomer yang pendek telah banyak dihubungkan dengan terjadinya berbagai penyakit yang juga berhubungan dengan proses penuaan seperti diabetes, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati DNA lebih dari 5.300 orang peserta penelitian, yang berusia antara 20-65 tahun. Para peneliti kemudian menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi 600 ml minuman bersoda setiap harinya dapat memperpendek telomernya hingga sama dengan 4.6 tahun proses penuaan, yang hampir sama dengan efek dari merokok. Para peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi minuman soda yang manis ternyata juga dapat mempengaruhi perkembangan suatu penyakit, tidak hanya dapat mengganggu pengaturan proses metabolisme gula di dalam tubuh, akan tetapi juga dapat mempercepat proses penuaan pada berbagai jaringan tubuh. Para peneliti mengatakan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai apakah minuman bersoda juga dapat memperpendek telomer pada anak-anak, karena penelitian ini hanya meneliti orang dewasa.   Sumber: newsmaxhealth