Your browser does not support JavaScript!
 05 Aug 2019    09:00 WIB
Banyak Minum Juga Bisa Menyebabkan Keracunan Air
Mungkin ketika membaca ini yang timbul di dalam benak kita adalah bagaimana mungkin bisa keracunan karena kebanyakan minum air? Air yang dimaksud di sini adalah air bersih lagi. Kalau airnya kotor mungkin kita tidak heran bisa keracunan. Namun demikianlah kenyataannya. Sekalipun air sangat berperang penting bagi sel dan organ tubuh kita agar bisa berfungsi dengan baik, namun terlalu banyak meminumnya bisa menyebabkan keracunan. Kenapa bisa begitu? Minum banyak air tentu akan meningkatkan jumlah air di dalam darah. Sedangkan air di dalam darah mampu mencairkan elektrolit di dalam darah khususnya sodium. Sodium sendiri berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan di luar dan di dalam sel. Nah, ketika jumlah sodium menurun drastis karena terlalu banyak minum, maka yang terjadi adalah cairan yang di luar masuk ke dalam sel sehingga sel tubuh kita membengkak. Ketika hal ini terjadi pada sel otak tentu akan sangat berbahaya dan bisa-bisa nyawa menjadi taruhannya. Inilah yang disebut sebagai keracunan air BAHAYA KERACUNAN AIR Ketika sel-sel otak kita membengkak maka yang terjadi adalah meningkatnya tekanan pada tengkorak kepala kita. Ini mengakibatkan : Sakit kepala Nausea yaitu perut terasa mual dan rasanya mau muntah Muntah-muntah Dalam kasus yang lebih parah, gejala berikut ini bisa muncul : Tekanan darah naik Pusing Penglihatan ganda Mengantuk dan lesu Susah bernafas Otot menjadi lemah dan kram Tidak mampu mengidentifikasi informasi sensorik Akumulasi kelebihan cairan di dalam otak disebut sebagai cerebral edema yang dapat mempengaruhi batang otak dan menyebabkan sisten syaraf pusat tidak berfungsi. Sehingga dalam kasus yang lebih parah lagi hal ini bisa menyebabkan kejang-kejang, kerusakan otak, koma dan bahkan kematian. Berapa banyak harus minum Overhidrasi dan keracunan air terjadi kapankala kita minum air melebihi kesanggupan ginjal kita membuangnya melalui air kencing. Faktor yang mempengaruhi hal ini bukan saja banyaknya jumlah air tetapi juga berapa lama kita mengkonsumsi air tersebut. Resiko terkena keracunan air lebih tinggi kapan kala kita minum air dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu yang singkat. Sebaliknya resikonya berkurang sekalipun minum air dengan jumlah yang sama, namun periode meminumnya lebih lama. Ginjal mampu mengeluarkan cairan hingga 28 liter per hari, namun tidak bisa lebih dari 1 liter per jam. Sebab itu tidak bisa terlalu banyak minum air dalam waktu atau periode yang singkat. Sebenarnya tidak ada ukuran yang pasti berapa banyak orang harus mengkonsumsi air dalam sehari. Ini dikarenakan setiap individu memeliki keadaan yang berbeda-beda seperti berat badan, aktifitas fisik dan juga iklim dimana dia tinggal. Menurut The Institute of Medicine (IOM) banyak air yang diperlukan dalam sehari untuk pria adalah 3,7 liter dan wanita adalah 2,7 liter. Namun ini air dalam air minum dan juga makanan. Jadi minum air sehat, namun jika terlalu berlebihan justru akan mengganggu kesehatan kita. Jika sobat merasa ada gangguan atau gejala seperti yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Tetap sehat, tetap segar. Baca juga : Kurang Minum Air Putih 7-8 Gelas Sehari Ganggu Fungsi Otak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: www.medicalnewstoday.com
 22 Mar 2018    11:00 WIB
Berapa Banyak Air Yang Harus Anda Minum Setiap Hari?
Berapa banyak air yang harus Anda minum setiap hari? Ini adalah pertanyaan sederhana yang mempunyai jawaban yang mudah Yang harus Anda ketahui: 1. Manfaat kesehatan dari air Air merupakan komponen utama dari tubuh Anda dan terdapat sekitar 60 persen dari berat badan Anda. Setiap sistem dalam tubuh Anda tergantung pada air. Misalnya, mengeluarkan racun dari organ vital, membawa nutrisi ke sel-sel tubuh Anda dan menyediakan lingkungan yang lembab untuk jaringan telinga, hidung dan tenggorokan. Kekurangan air dapat menyebabkan dehidrasi, suatu kondisi yang terjadi ketika Anda tidak memiliki cukup air dalam tubuh Anda untuk dapat melaksanakan fungsi normal. Bahkan dehidrasi ringan dapat menguras energi Anda dan membuat Anda merasa lelah. 2. Berapa banyak air yang Anda butuhkan? Sekarang ini menurut Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan volume yang lebih tinggi, setiap harinya jumlah air yang dibutuhkan 3-3,7 liter (13-15 gelas) untuk rata-rata laki-laki dewasa dan 2,2-2,7 liter (9-11 gelas) untuk rata-rata wanita dewasa. Namun kebutuhan air minum yang harus diminum setiap orang adalah berbeda tergantung kebutuhan. 3. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi jumlah kebutuhan air minum • Latihan Jika Anda berolahraga atau melakukan aktivitas apapun yang membuat Anda berkeringat, Anda perlu minum air tambahan untuk mengkompensasi hilangnya cairan. Tambahan 400 sampai 600 mililiter (sekitar 1,5 sampai 2,5 cangkir) air harus cukup untuk serangan singkat dari latihan, tetapi latihan intens yang berlangsung lebih dari satu jam (misalnya, lari maraton) membutuhkan asupan lebih banyak cairan. Berapa banyak tambahan cairan yang Anda butuhkan tergantung pada seberapa banyak Anda berkeringat selama latihan, dan durasi dan jenis olahraga. • Lingkungan Cuaca panas atau lembab dapat membuat Anda berkeringat dan membutuhkan asupan tambahan cairan. Udara dalam ruangan juga dapat menyebabkan kulit Anda kehilangan kelembaban Selanjutnya, ketinggian lebih dari 8.200 kaki (2.500 meter) dapat menyebabkan peningkatan urinasi dan lebih napas cepat, yang menggunakan lebih banyak cadangan cairan Anda. • Penyakit atau kondisi kesehatan Bila Anda mengalami demam, muntah atau diare, tubuh Anda kehilangan cairan tambahan. Dalam kasus ini, Anda harus minum lebih banyak air. Anda mungkin perlu asupan cairan yang lebih banyak apabila Anda sedang mengalami penyakit tertentu seperti infeksi saluran kemih atau batu saluran kemih. Di sisi lain, beberapa kondisi seperti gagal jantung dan beberapa tipe penyakit ginjal, hati dapat mengganggu pembuangan air dan bahkan mengharuskan Anda membatasi asupan cairan Anda. • Kehamilan atau menyusui Wanita yang sedang hamil atau menyusui juga membutuhkan asupan cairan yang lebih banyak untuk tetap terhidrasi. 4. Anda tetap akan mendapatkan asupan cairan dari air yang terkandung dalam sayur, buah-buahan atau makanan lain. 5. Yang perlu diperhatikan Apakah urin Anda menjadi kuning pekat ini menandakan Anda membutuhkan asupan cairan yang lebih banyak.     Sumber: mayoclinic
 30 Sep 2015    12:00 WIB
Tips Kecantikan Untuk Kulit Pucat
Bingung bagaimana membuat wajah pucat Anda tampak lebih hidup? Bila ya, maka beberapa tips kecantikan di bawah ini mungkin dapat membantu membuat kulit indah Anda tampak semakin menawan.  1.      Hindari Lipstik Berwarna PucatJika Anda memiliki kulit putih atau pucat hindarilah lipstik berwarna pucat atau alami. Lipstik berwarna nude atau light browns akan membuat kulit wajah Anda terlihat semakin pucat. Pilihlah berbagai jenis lipstik berwarna terang seperti merah atau oranye. 2.      Jangan Gunakan Eye Shadow Berwarna PucatJika Anda memiliki mata berwarna coklat, maka pilihlah eye shadow berwarna coklat tua, keunguan, dan abu-abu. Jangan gunakan eye shadow berwarna krem atau beige karena hal ini justru akan membuat wajah Anda terlihat lebih pucat. 3.      Gunakan EyelinerPilihlah eyeliner yang berwarna lebih gelap daripada warna eye shadow yang Anda gunakan dan jangan pernah menggunakan eyeliner berwarna terang. 4.      Gunakan MaskaraJika Anda memiliki kulit pucat, pilihlah maskara berwarna hitam, yang akan membuat mata Anda tampak lebih cantik. Jangan pernah menggunakan maskara berwarna coklat atau jernih karena tidak akan berpengaruh baik bagi Anda. 5.      Pilih Foundation yang TepatSaat Anda sedang memilih foundation, pastikan Anda mencobanya pada kulit wajah Anda, jangan pada kulit tangan Anda karena berbagai produk kosmetik akan tampak berbeda pada kulit tangan dan kulit wajah Anda. 6.      Selalu Gunakan Perona PipiJangan pernah lupa untuk menggunakan perona pipi atau blush! Hal ini akan membuat wajah Anda tidak tampak terlalu pucat dan justru terlihat lebih hidup. Akan tetapi, pastikan Anda tidak menggunakan perona pipi secara berlebihan karena akan membuat pipi Anda berwarna terlalu merah dan tampak tidak alami. 7.      Pilih Warna Rambut yang SesuaiJika Anda memiliki kulit pucat, maka warna rambut yang Anda pilih akan sangat menentukan penampilan Anda. Orang berkulit pucat akan tampak sangat menawan dengan rambut berwarna coklat tua, merah, dan hitam. 8.      Jangan Gunakan Pakaian Berwarna Putih atau KremJangan pernah menggunakan pakaian berwarna putih atau krem, karena keduanya akan membuat Anda tampak seperti tidak mengenakan pakaian apapun. Gunakanlah pakaian dengan warna-warna terang seperti merah atau oranye. 9.      Selalu Gunakan Tabir SuryaKarena kulit pucat lebih mudah terbakar saat terpapar oleh sinar matahari maka dianjurkan agar Anda selalu menggunakan tabir surya setiap harinya. Hal ini dikarenakan sinar matahari akan menyebabkan terbentuknya bintik coklat kehitaman, warna kulit tidak merata, dan kerutan pada kulit Anda. 10.  Konsumsi Makanan SehatAnda mungkin tidak pernah menduga bahwa diet yang sehat dapat mempengaruhi kecantikan kulit Anda, akan tetapi makanan ternyata juga memainkan peranan yang sangat penting terhadap kesehatan kulit Anda.Oleh karena itu, perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran Anda, terutama apel, pepaya, dan sayuran berdaun hijau yang mengandung banyak vitamin. Berbagai jenis sayuran dan buah-buahan ini akan membuat kulit Anda tampak lebih cantik. 11.  Minum Banyak Air PutihSatu hal lagi yang juga sangat mempengaruhi kesehatan kulit Anda adalah air putih. Air dapat membantu menghidrasi kulit sehingga kulit pun tidak kering. Oleh karena itu, konsumsilah setidaknya 8 gelas air putih setiap harinya. Baca juga: Berbagai Manfaat Lemon Bagi Kecantikan Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang . Sumber: allwomenstalk
 09 Sep 2014    14:00 WIB
Minum Banyak Air Buat Tubuh Lebih Langsing?
Anda sedang melakukan program diet? Apabila iya, mungkin Anda pernah mendengar ada yang mengatakan bahwa minum air putih akan membuat tubuh menjadi langsing. Apakah hal ini benar? Ada beberapa hal yang dapat dipengaruhi karena minum air putih, seperti: Pengurangan kalori Minum air sebelum makan akan membantu Anda mengkonsumsi makanan lebih sedikit, sehingga mengurangi jumlah kalori yang masuk dalam tubuh. Sebuah penelitian pada tahun 2008 telah diterbitkan sebuah jurnal yaitu "Journal of American Dietetic Association," mengatakan bahwa minum beberapa gelas air sekitar 20 sampai 30 menit sebelum duduk untuk makan akan membantu mengurangi asupan kalori Anda sebanyak 75 kalori. Air membuat perut Anda terasa kenyang, sehingga Anda cenderung untuk tidak menghabiskan makanan di piring Anda. Apabila Anda minum air sebelum makan siang dan makan malam setiap hari, maka Anda akan mengurangi asupan kalori sekitar 150 kalori per hari. Sehingga berat badan Anda akan turun Pengeluaran racun Air akan membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Hati akan membantu memproduksi empedu yang memecah lemak, tetapi bila tersumbat makan organ tersebut tidak akan bekerja dengan baik. Apabila Anda minum air dengan teratur akan membuat organ vital bekerja lebih efisien. Selain itu apabila Anda tidak minum air yang cukup akan membuat Anda sembelit dan membuat kotoran menumpuk disaluran pencernaan Anda dan membuat perut Anda terasa penuh. Asupan serat yang cukup menurut website Colorado State University Extension adalah sekitar 14 gram per 1000 kalori. Namun serat tidak akan berfungsi tanpa air. Ganti minuman Anda dengan air putih Sebaiknya Anda minum air putih setiap hari untuk membantu pola diet Anda menjadi lebih berhasil. Misalnya saat pagi hari Anda yang biasanya minum 16 ons latte yang memiliki 265 kalori, minuman soda botolan sekitar 20 ons pada saat makan siang yang memiliki 225 kalori dan segelas es teh manis 16 ons pada saat makan malam yang memiliki sekitar 180 kalori. Apabila Anda mengganti semua minuman tersebut dengan air putih maka Anda sudah dapat mengurangi sekitar 670 kalori dari diet Anda dalam sehari. Hal ini dapat membantu mengurangi berat badan sekitar 0,5-1 kg dalam satu minggu. Minum air putih tidak mempunyai efek langsung terhadap penurunan berat badan, namun dengan minum air putih akan membantu pengurangan jumlah kalori yang masuk dalam tubuh. Jadi untuk Anda yang sedang berdiet, banyak-banyaklah minum air putih. Sumber: healthyeating
 02 Sep 2014    14:00 WIB
Apa Saja Penyebab Dehidrasi?
Dehidrasi disebabkan karena asupan cairan yang kurang atau kehilangan cairan lebih banyak dibanding yang masuk dalam tubuh. Cairan hilang melalui keringat, air mata, muntah, urin atau diare.  Tingkat keparahan dehidrasi dapat bergantung pada beberapa hal, seperti iklim, tingkat aktivitas fisik dan diet.  Ada beberapa penyebab dehidrasi, dijelaskan di bawah ini: Penyakit  Dehidrasi sering disebabkan oleh suatu penyakit, seperti gastroenteritis, di mana cairan yang hilang karena diare dan muntah yang terus menerus. Berkeringat  Anda juga bisa mengalami dehidrasi jika Anda berkeringat berlebihan karena demam, latihan dan olahraga, atau melakukan pekerjaan berat dalam kondisi panas.  Dalam situasi ini, penting untuk minum secara teratur untuk menggantikan cairan yang hilang. Anak-anak dan remaja sangat berisiko karena mereka seringkali mengabaikan gejala dehidrasi Alkohol  Dehidrasi juga dapat terjadi sebagai akibat dari terlalu banyak minum alkohol. Alkohol bersifat diuretik, yang akan membuat Anda sering buang air kecil. Sakit kepala sehabis minum alkohol menunjukkan bahwa tubuh Anda sedang mengalami dehidrasi. Anda harus minum air yang banyak sehabis minum alkohol Diabetes/ kencing manis  Apabila Anda mengidap kencing manis, Anda beresiko mengalami dehidrasi karena Anda memiliki kadar glukosa dalam aliran darah Anda yang tinggi. Ginjal akan mencoba untuk menyingkirkan glukosa dengan menciptakan lebih banyak urin, sehingga tubuh Anda menjadi dehidrasi. Kelompok-kelompok orang yang paling berisiko dehidrasi adalah:  Bayi dan bayi dengan berat badan rendah membuat mereka sensitif terhadap keadaan kehilangan cairan meski sedikit Orang tua, mereka mungkin kurang menyadari bahwa mereka mengalami dehidrasi dan perlu minum cairan  Orang beberapa penyakit seperti kencing manis Pecandu alkohol  Atlet, mereka kehilangan sejumlah besar cairan tubuh melalui keringat Sumber: nhs
 28 Aug 2014    16:00 WIB
Minuman Apa Saja Yang Menyebabkan Dehidrasi Dan Hidrasi?
Pernahkah Anda bertanya-tanya apakah secangkir kopi atau teh dan susu dapat menggantikan air putih yang seharusnya Anda minum sehari-hari. Kebanyakan minuman dapat menghidrasi tubuh, namun ada juga minuman yang dapat membuat tubuh dehidrasi. Minuman yang dapat menghidrasi tubuh: Air Manfaat air sebagai hidrasi yang baik sudah tentu tidak perlu diragukan Teh herbal Daun dari tanaman seperti mint memberikan aroma yang menyenangkan kedalam air saat dimasukkan dalam air. Cara yang satu ini merupakan akternatif untuk seseorang yang kurang suka minum air putih. Namun ada beberapa tanaman yang justru memiliki sifat diuretik seperti dandelion. Jus sayur dan buah Jus yang berasal dari buah-buahan dan sayuran merupakan salah satu cairan dari alam yang dapat membantu mengatasi dehidrasi. Sebaiknya konsumsi jus tanpa gula karena sudah mengandung gula alami. Minuman yang membuat dehidrasi: Kopi, teh, dan kakao Minuman seperti kopi, teh hitam atau coklat mengandung purin yang tinggi, merupakan racun yang harus dihilangkan dalam tubuh, melalui urin atau keringat. Purin perlu diencerkan dalam jumlah besar cairan agar dapat dikeluarkan. Sehingga akan menyebabkan frekuensi buang air kecil yang sering dan membuat tubuh lebih dehidrasi. Susu Susu adalah makanan, bukan minuman dan pada beberapa orang yang memiliki masalah pencernaan saat minum susu. Minuman bersoda Minuman ringan sering mengandung kafein yang tinggi, bersifat diuretik, yang membuat tubuh kehilangan air. Masalah lainnya minuman bersoda biasanya mengandung gula tinggi. Tubuh memiliki waktu untuk metabolisme gula. Untuk memperbaiki reaksi ini, tubuh harus memberikan air dari cairan ekstraselular. Sehingga seseorang yang merasa haus setelah minum soda akan merasa semakin haus. Minuman Beralkohol Alkohol bersifat diuretik, mengurangi cairan dari jaringan tubuh sehingga membutuhkan banyak cairan. Sumber: care2