Your browser does not support JavaScript!
 04 Jul 2019    08:00 WIB
5 Manfaat Dari Selada Untuk Kesehatan
Selada merupakan jenis sayuran yang paling sering dihidangkan sebagai salad dan sayuran dalam sandwich. Selada merupakan sayuran yang sangat renyah da juga kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh Anda. Selada berwarna hijau terang dan mempunyai tekstur garing yang sangat enak untuk dimakan. Selada merupakan bagian dari keluarga Astaraceae dan biasanya dikonsumsi mentah-mentah. Berikut adalah 5 keuntungan selada untuk kesehatan. 1.  Sumber Vitamin ASelada kaya akan kandungan vitamin. Selada yang segar dan mentah mengandung banyak vitamin A dan beta karoten. Vitamin A sangat baik untuk kesehatan kulit dan juga memperkuat membran mukosa kulit. Selain untuk kulit, vitamin A juga sangat baik untuk kesehatan mata. 2.  Membantu Melawan Degenerasi Makula karena Proses PenuaanSelada mengandung zeaxantin yang dapat meningkatkan kemampuan penglihatan denagn mengabsorpsi makula lutea pada retina. Zeaxantin mempunyai kandungan antioksidan yang membantu melawan penyakit degenerasi makula karena proses penuaan. Selada juga dapat melawan terbentuknya katarak. Selain itu kandungan flavonoid pada selada dapat mencegah terjadinya kanker di paru-paru dan mulut. 3.  Memperkuat Tulang Selada juga mengandung vitamin K yang dapat membantu memperkuat tulang dengan meningkatkan masa tulang dan meningkatkan aktivitas osteotrophic didalam tulang yang dapat mencegah osteoporosis. Vitamin K juga dapat mengurangi kerusakan syaraf otak untuk mencegah penyakit alzheimer. 4.  Meningkatkan Fertilitas Selada segar mengandung asam folat dan vitamin C yang sangat banyak. Asam folat dapat meningkatkan kesehatan dari janin yang dikandung selama masa kehamilan dengan menekan kemungkinan terjadinya komplikasi. Selain itu selada dapat meningkatkan kesehatan reproduksi baik pada pria maupun wanita dan juga meningkatkan kesuburan. Kandungan vitamin C didalam selada dapat meningkatkan sistem imunitas sehingga mampu mencegah terjadinya infeksi. 5.  Sumber MineralSelada mengandung berbagai mineral penting seperti zat besi, mangaan, tembaga dan potasium yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Potasium penting untuk menjaga tekanan darah meningkatkan kesehatan jantung. Kalsium didalam selada juga dapat memperkuat  gigi dan tulang. Tembaga dan zat besi dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah. Saat Anda ingin mengkonsumsi selada, Anda harus berhati-hati karena selada merupakan jenis sayuran yang paling banyak terekspose pestisida. Untuk itu, pastikan Anda membersihkan selada dengan air dingin yang mengalir sebelum dimasak atau dikonsumsi.Sumber: magforwomen
 28 Jan 2018    08:00 WIB
6 Manfaat Vitamin dan Mineral Bagi Tubuh
Bisa jadi tubuh Anda cukup sensitif dengan perubahan cuaca mendadak yang terjadi beberapa hari terakhir. Ini pula yang bisa membuat daya tahan tubuh menurun dan mudah terserang penyakit seperti batuk dan pilek. Ketika dihadapkan pada kondisi ini, sebagian besar orang akan memilih untuk menjaga daya tahan tubuhnya dengan mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral.   Ada banyak studi dari berbagai penjuru dunia yang menemukan beragam manfaat vitamin dan mineral bagi kesehatan. Jika Anda ingin mengetahui manfaat apa saja yang bisa Anda dapatkan dengan mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral harian tubuh Anda, sebaiknya Anda simak kumpulan hasil studi dari seluruh penjuru dunia tentang manfaat vitamin dan mineral berikut ini : 1. Turunkan Risiko Kanker Dalam studi di eropa, seorang peneliti Jerman melaporkan sebanyak lebih dari 23 ribu orang yang mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral dapat menurunkan angka kematian akibat penyakit apapun sebanyak 42 persen dalam rentang 10 tahun, termasuk menurunkan risiko kanker penyebab kematian sebesar 48 persen. 2. Turunkan Risiko Serangan Jantung Sebuah studi yang dilakukan pada 2010 di Harvard University melaporkan bahwa suplementasi multivitamin, terutama yang mengandung vitamin A, C dan E dapat mencegah seseorang terkena kanker kolon. Studi lain juga melaporkan bahwa seseorang yang mencukupi kebutuhan multivitamin hariannya dapat mengurangi risiko serangan jantung sebesar 30 persen. 3. Awet Muda Sebuah penelitian melaporkan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen multivitamin diketahui memiliki telomer yang lebih panjang daripada mereka yang tidak mengasup suplemen multivitamin. Telomer adalah segmen DNA yang terletak pada ujung kromosom sel eukariot. Fungsi utama telomer adalah melindungi DNA dari kerusakan dan mempertahankan kestabilan kromosom. Adanya perubahan pada telomer berhubungan dengan proses menua (aging) dan karsinogenesis.Telomer ini dipelihara keutuhannya oleh enzim telomerase. Terjadinya proses menua (aging) berhubungan dengan pemendekan telomer. 4. Cegah Kanker Prostat Penelitian membuktikan mengkonsumsi selenium bersama dengan multivitamin dapat menurunkan risiko kanker prostat sebesar 40 persen. 5. Efektif Cegah Infeksi Sebuah studi menemukan lebih dari 130 orang dewasa yang mengonsumsi suplemen multivitamin dan mineral dalam setahun secara signifikan dapat mengurangi risiko infeksi seperti infeksi saluran pernapasan, saluran kencing, influensa, hingga infeksi pencernaan. Bahkan mereka juga diketahui jarang jatuh sakit selama setahun ketimbang orang yang hanya mengonsumsi plasebo. 6. Tingkatkan Memori dan Kemampuan Kognitif Asupan multivitamin juga terbukti mampu meningkatkan fungsi memori sekaligus kemampuan berpikir otak. Hasil ini didapat setelah tim peneliti dari Australia melakukan penelitian pada lebih dari 3 ribu partisipan baik dari kalangan remaja hingga lansia. Para peneliti menemukan bahwa asupan multivitamin pada wanita lanjut usia yang mengalami penurunan fungsi kognitif dapat menaikkan kembali kemampuan berpikir otaknya seperti 4 tahun lebih muda. Sedangkan pada pria lansia diketahui mengalami peningkatan kewaspadaan dan perasaan yang lebih baik (tidak depresi dan stres berkurang) dalam menjalani sisa hidupnya. Hasil serupa juga didapatkan dari pengamatan yang dilakukan pada pelajar. Sebanyak 75 persen Kelompok yang diberi asupan multivitamin menjelang ujian memiliki skor yang lebih baik ketimbang siswa yang hanya diberi plasebo sebelum ujian.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. 
 29 Oct 2017    08:00 WIB
Pengaruh Berbagai Nutrisi Terhadap Kulit Anda
Kulit anda memiliki peranan penting dalam penampilan anda dan bagaimana perasaan anda. Kulit yang sehat dapat menjadi suatu penghalang yang baik untuk mencegah masuknya berbagai kuman ke dalam organ tubuh anda dan membantu proses pengeluaran berbagai zat beracun dari dalam tubuh. Kesehatan kulit anda dipengaruhi oleh berbagai hal, termasuk faktor genetika, kebersihan diri, gaya hidup, serta nutrisi. Nutrisi yang buruk dapat berdampak negative pada kulit anda.LemakLemak memiliki peranan yang sangat penting bagi kesehatan kulit anda. Kulit anda menggunakan lemak untuk membentuk suatu lapisan anti air. Asam lemak esensial seperti asam lemak omega 6 juga memiliki peranan penting bagi kesehatan kulit anda, yaitu untuk mendukung pertumbuhan kulit. Sementara itu, omega 3 dapat membantu mencegah kulit menjadi kering. Kurangnya konsumsi makanan sehat dan bernutrisi dapat menyebabkan kekurangan asam lemak omega 3 yang dapat menyebabkan berbagai gangguan pada kulit dan rambut anda.VitaminVitamin C atau asam askorbat berguna untuk membantu menjaga kesehatan kulit anda. Bersama dengan vitamin E, vitamin C dapat membantu melindungi kulit anda dari berbagai kerusakan akbiat sinar matahari. Vitamin C juga berfungsi untuk membentuk kolagen, yaitu suatu protein yang berfungsi untuk membentuk struktur kulit anda. Kurangnya konsumsi vitamin C dapat meningkatkan resiko terjadinya scurvy, suatu gangguan akibat kekurangan vitamin C yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kulit. Vitamin D juga penting bagi kesehatan kulit anda. Vitamin D berfungsi untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan sel-sel di lapisan dalam kulit anda serta melindungi kulit anda dari paparan sinar matahari. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kulit anda lebih rentan terhadap berbagai kerusakan akibat sinar matahari. Oleh karena itu, dianjurkan agar pria mengkonsumsi setidaknya 90 mg vitamin C setiap harinya dan 75 mg vitamin C setiap harinya bagi wanita. Selain itu, semua orang dewasa dianjurkan untuk mengkonsumsi 15 mcg vitamin D setiap harinya.MineralKekurangan atau defisiensi seng dapat berdampak negatif pada kulit anda. Seng berfungsi untuk proses regenerasi sel kulit. Kekurangan seng dapat menyebabkan timbulnya pigmentasi abnormal pada kulit, yang dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kulit dan meningkatkan resiko terjadinya dermatitis. Kekurangan seng juga dapat menyebabkan rambut rontok dan gangguan pertumbuhan kuku. Pria membutuhkan 11 mg seng setiap harinya, sementara itu, wanita membutuhkan 8 mg seng setiap harinya. Selenium merupakan mineral lainnya yang diperlukan untuk melindungi kulit anda dari pengaruh buruk sinar matahari. Kekurangan selenium dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit, memperlambat pertumbuhan rambut, rambut rontok, dan mengganggu pertumbuhan normal sel-sel kulit. Pastikan anda mengkonsumsi 55 mg selenium setiap harinya.Sumber: healthyeating.sfgate
 28 Apr 2017    12:00 WIB
Vitamin dan Mineral yang Harus Dikonsumsi Oleh Wanita Berusia Akhir 20 Tahun
Saat berusia akhir 20 tahun, Anda memerlukan beberapa vitamin dan mineral tertentu untuk meningkatkan tenaga Anda, memperlancar aliran darah, dan melindungi tulang Anda. Berbagai nutrisi ini diperlukan untuk menjaga kesehatan Anda selama kehamilan. Pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.    •    Asam FolatSemua wanita yang sedang hamil memerlukan asam folat (vitamin B9). Asam folat sangat dibutuhkan untuk membentuk sel-sel baru, yang terjadi dengan sangat cepat selama kehamilan. Pada awal kehamilan, asam folat dapat membantu mencegah terjadinya kelainan bawaan pada janin Anda. Kelainan ini biasanya terjadi lama sebelum Anda menyadari bahwa diri Anda sedang hamil sehingga sangat penting untuk mengkonsumsi asam folat secara teratur.Secara umum, seorang wanita memerlukan 400 mcg asam folat setiap harinya, 600 mcg asam folat setiap harinya selama hamil, dan 500 mcg asam folat setiap harinya selama menyusui. Selain mengkonsumsi suplemen asam folat, Anda dapat memperoleh asam folat melalui konsumsi alpukat, sayuran hijau, kacang, dan beras atau sereal yang telah diperkaya oleh asam folat.    •    Kalsium dan Vitamin DDi akhir usia 20 tahun, Anda harus mulai memperhatikan kebutuhan kalsium dan vitamin D Anda untuk melindungi tulang Anda karena resiko penurunan kepadatan tulang semakin meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang wanita.Kalsium merupakan komponen utama tulang, sedangkan vitamin D diperlukan tubuh untuk membantu proses penyerapan kalsium. Anda membutuhkan 1.000 mg kalsium dan 15 mcg vitamin D setiap harinya.Selain suplemen, Anda dapat memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D Anda melalui konsumsi susu, sayuran hijau, sereal atau jus buah yang telah diperkaya dengan kalsium dan vitamin D, ikan salmon, ikan teri, dan ikan tuna.    •    Vitamin B KompleksBerbagai jenis vitamin B saling bekerja sama untuk meningkatkan metabolisme tubuh Anda, baik dalam proses metabolisme karbohidrat, protein, maupun lemak menjadi energi. Berbagai jenis vitamin B yang Anda perlukan setiap harinya adalah riboflavin, niasin, asam pantotenat, vitamin B6, biotin, asam folat, vitamin B12, dan tiamin. Semua vitamin ini diperlukan oleh tubuh untuk mendukung kerja sistem saraf Anda dan menjaga jumlah sel darah Anda. Berbagai makanan sumber vitamin B kompleks adalah gandum, sereal yang telah diperkaya dengan vitamin B, daging sapi, daging babi, dan daging unggas.    •    Zat BesiSelama masih mendapat menstruasi setiap bulannya, maka Anda pun beresiko untuk mengalami anemia defisiensi besi karena kehilangan darah selama masa menstruasi, terutama bila darah yang keluar selama masa menstruasi sangat banyak.Saat Anda mengalami anemia, tubuh Anda tidak memiliki cukup zat besi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Hal inilah yang membuat Anda merasa lelah dan tidak bertenaga. Seorang wanita membutuhkan sekitar 18 mg zat besi setiap harinya, 27 mg zat besi setiap harinya bila Anda sedang hamil atau menyusui.Berbagai jenis makanan yang mengandung zat besi adalah berbagai jenis daging, sereal yang telah diperkaya dengan zat besi, sayuran hijau, dan gandum. Zat besi yang berasal dari produk hewani lebih mudah diserap oleh tubuh daripada zat besi yang berasal dari produk nabati.Sumber: healthyeating.sfgate
 13 Feb 2016    11:00 WIB
Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan
Kayu manis merupakan pohon kecil yang tumbuh di India, Sri Lanka, Indonesia, Brasil, Vietnam, dan Mesir. Kayu adalah salah satu rempah-rempah tertua yang ada di dunia. Untuk mempersiapkan supaya dapat digunakan, kulit pohon kayu manis dikeringkan dan digulung menjadi kayu manis. Kayu manis juga dapat dikeringkan dan digiling menjadi bubuk. Kayu manis biasa digunakan untuk membuat roti, kue, atau sebagai bumbu yang membuat rasa masakan lebih lezat. Aromanya membangkitkan rasa hangat dan mengingatkan kita pada kue apple pie atau toko roti yang menggugah selera. Selain untuk bahan makanan. Kayu manis ternyata memiliki manfaat untuk keseatan, misalnya mengatur kadar gula darah, sehingga baik digunakan oleh penderita diabetes dan oleh mereka yang ingin tingkat stabilitas energinya. Kayu manis mengandung serat, kalsium, zat besi dan mangaan yang merupakan mineral penting untuk regulasi tubuh. Selain itu kayu manis mengandung bahan kimia lain yang dikenal sebagai cinnamaldehyde yang berperan dalam peningkatan hormon progesteron dan menurunkan produksi hormon testosteron pada wanita, sehingga kayu manis sangat baik untuk keseimbangan hormon wanita. Kayu manis juga bersifat antibakteri dan berguna untuk menghilangkan bakteri yang bersarang di gigi dan gusi tanpa menyebabkan kerusakan pada gigi dan gusi. Karena itu kayu manis juga banyak digunakan sebagai bahan pembuat pasta gigi, cairan penyegar mulut dan permen penyegar nafas.Sumber: healthmeup
 29 Nov 2015    21:00 WIB
Vitamin dan Mineral Penting Untuk Orang Dewasa
1.      Kalium Seperti halnya kalsium dan vitamin C, kalium juga merupakan komponen penting untuk mengatur tekanan darah. Natrium meningkatkan tekanan darah anda, sementara kalium menurunkannya. Selain itu, kalium juga dapat membantu anda mengatasi batu ginjal dan penipisan tulang. Orang dewasa biasanya membutuhkan 4.700 mg kalium setiap harinya. Sumber utama kalium adalah kentang. Sebuah kentang kecil saja mengandung sekitar 740 mg kalium. Beberapa makanan yang juga mengandung kalium adalah prem, wortel, jeruk, tomat, kedelai, halibut, tuna, cod, susu, dan yogurt.   2.      Vitamin D Vitamin D merupakan vitamin yang dapat dibentuk oleh tubuh dengan bantuan sinar matahari. Akan tetapi, kurangnya paparan terhadap sinar matahari sekarang ini membuat vitamin D di dalam tubuh anda juga berkurang. Sekitar 20% orang dewasa mengalami kekurangan vitamin D. Vitamin D dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk tulang yang kuat bersama dengan kalsium. Orang dewasa biasanya membutuhkan sekitar 600 IU setiap harinya. Pada orang dewasa yang berusia lebih dari 70 tahun, dibutuhkan sekitar 800 IU. Berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin D adalah salmon, tuna, sardin, jamur, kuning telur, susu, dan jus jeruk yang telah diperkaya oleh vitamin D.   3.      Kalsium Kekurangan kalsium dapat meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang. Selain tulang, saraf dan otot anda pun memerlukan kalsium. Orang dewasa yang berusia 19-50 tahun memerlukan 1.000 mg kalsium setiap harinya. Wanita berusia lebih dari 50 tahun dan orang dewasa berusia lebih dari 70 tahun memerlukan 1.200 mg kalsium setiap harinya. Beberapa makanan yang mengandung kalsium adalah susu dan produknya, yogurt, kedelai, salmon, lobak, tahu, dan berbagai makanan dan minuman lain yang telah diperkaya dengan kalsium.   4.      Serat Serat di dalam makanan dapat membantu sistem pencernaan anda dan dapat menurunkan resiko penyakit jantung serta diabetes. Wanita membutuhkan sekitar 25 gram serat setiap harinya, pria membutuhkan sekitar 38 gram serat setiap harinya, akan tetapi sebagian besar orang membutuhkan sekitar 15 gram serat setiap harinya. Beberapa makanan sumber serat adalah kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, dan gandum.   Sumber: webmd  
 20 Sep 2015    18:00 WIB
Makanan Untuk Tingkatkan Konsentrasi
1.      Kafein Kafein dapat meningkatkan energi dan konsentrasi anda. Kafein dapat ditemukan dalam kopi, coklat, berbagai minuman energi, dan beberapa obat-obatan. Kafein dapat menghilangkan rasa kantuk anda walaupun hanya bertahan dalam waktu singkat. Mengkonsumsi kafein secara berlebihan dapat membuat anda gelisah dan merasa tidak nyaman.   2.      Gula Gula atau glukosa merupakan sumber tenaga otak anda. Glukosa ini diperoleh melalui karbohidrat atau gula yang anda konsumsi. Mengkonsumsi segelas minuman manis dapat meningkatkan kemampun mental, berpikir, dan daya ingat anda walaupun hanya dalam waktu singkat. Mengkonsumsi terlalu banyak gula dapat mengganggu kemampuan daya ingat anda.   3.      Pentingnya Sarapan Berdasarkan penelitian, sarapan dapat membantu meningkatkan daya ingat jangka pendek dan memusatkan perhatian. Beberapa jenis makanan yang baik untuk sarapan adalah gandum, susu dan produknya, serta buah-buahan. Sarapan tinggi kalori dapat mengganggu konsentrasi anda.   4.      Ikan Ikan merupakan sumber protein dan kaya akan omega 3 yang sangat penting bagi kesehatan otak anda. Mengkonsumsi ikan dalam makanan anda sehari-hari dapat menurunkan resiko demensia dan stroke, serta penurunan keadaan mental lainnya. Selain itu, ikan pun dapat membantu meningkatkan daya ingat, terutama pada lansia. Untuk membantu meningkatkan kesehatan anda dan otak anda, konsumsilah dua ekor ikan setiap minggu.   5.      Kacang-kacangan dan Coklat Kacang-kacangan dan kecambah merupakan sumber antioksidan, yaitu vitamin E yang berfungsi untuk mencegah penurunan kemampuan kognitif seiring dengan proses penuaan. Dark coklat juga memiliki kandungan antioksidan dan stimulant alami yang bekerja seperti kafein sehingga dapat meningkatkan konsentrasi anda. Konsumsilah 100 gram kacang dan dark coklat untuk memperoleh manfaat yang anda inginkan tanpa memperoleh tambahan kalori, lemak, atau gula.   6.      Alpukat dan Gandum Diet tinggi gandum dan buah-buahan, terutama alpukat dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Hal ini dapat menurunkan pembentukan plak dan memperlancar peredaran darah anda, dan meningkatkan kerja sel-sel otak.   7.      Blueberry Berdasarkan suatu penelitian yang dilakukan pada binatang, blueberry telah terbukti dapat melindungi otak anda dari kerusakan akibat berbagai radikal bebas dan mengurangi resiko berbagai gangguan kesehatan yang berhubungan dengan penuaan seperti penyakit Alzheimer atau demensia. Penelitian ini juga menemukan bahwa diet tinggi blueberry dapat meningkatkan kemampuan belajar dan fungsi otot pada tikus tua, sehingga menyerupai tikus yang lebih muda.   8.      Perlukah Vitamin, Mineral, dan Suplemen Lainnya? Penggunaan vitamin, mineral, dan suplemen lainnya hanya dianjurkan apabila anda tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anda ini melalui makanan.   Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengganggu konsentrasi anda. Makan terlalu banyak dapat membuat anda merasa lelah, sementara itu, makan terlalu sedikit dapat membuat anda merasa lapar dan mengganggu stamina anda. Konsumsilah makanan sehat dan seimbang yang bervariasi untuk kesehatan otak anda. Selain makanan, beberapa hal lainnya yang dapat mempengaruhi konsentrasi anda adalah: Tidur yang cukup Konsumsi cairan secukupnya Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan kemampuan berpikir anda Meditasi dapat membantu anda menjernihkan pikiran dan membuat anda merasa lebih santai Sumber: webmd  
 30 May 2014    09:30 WIB
Berbagai Vitamin dan Mineral yang Harus Dikonsumsi Saat Memasuki Masa Perimenopause
Tubuh seorang wanita mengalami suatu perubahan yang cukup signifikan dalam waktu 5-10 tahun sebelum memasuki masa menopause. Para wanita seringkali mulai merasakan berbagai gejala perimenopause seperti hot flashes (badan terasa panas atau merasa kepanasan), menstruasi tidak teratur, dan mood yang berubah-ubah pada usia pertengahan hingga akhir 40 tahun seiring dengan perubahan kadar hormonal di dalam tubuhnya, seperti pada masa pubertas. Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral tertentu serta mengkonsumsi suplemen yang diperlukan dapat membantu tubuh menghadapi masa transisi ini dengan lebih baik dan menurunkan resiko terjadinya berbagai penyakit kronik setelah memasuki masa menopause.   Vitamin B Untuk Atasi Perubahan Mood Saat masa perimenopause, mood yang berubah-ubah membuat Anda merasa bahwa emosi Anda naik dan turun. Anda mungkin merasa mudah marah kemudian menangis kemudian merasa lebih stress daripada biasanya.  Untuk masa perimenopause ini Anda membutuhkan vitamin B kompleks yang berperan penting dalam menjaga kesehatan emosional dan mengurangi stress. Berbagai makanan sumber vitamin B kompleks adalah sayuran hijau, gandum, daging sapi, daging unggas, ikan, telur, dan kacang-kacangan. Mengkonsumsi suplemen vitamin B kompleks juga dapat membantu mengatasi mood Anda yang berubah-ubah selama masa perimenopause. Para ahli menganjurkan agar Anda mengkonsumsi setidaknya 50 mg vitamin B, setiap jenisnya, setiap harinya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.   Vitamin D dan Kalsium Untuk Menjaga Kekuatan Tulang Pada masa perimenopause, wanita memiliki resiko tinggi untuk mengalami penurunan kepadatan tulang, yang dapat menyebabkan seseorang menjadi lebih pendek dan lebih mudah mengalami patah tulang setelah memasuki masa menopause. Untuk menjaga kekuatan tulang Anda, Anda membutuhkan 1.000 mg kalsium setiap harinya. Berbagai jenis makanan sumber kalsium adalah susu dan produk olahannya, ikan salmon, ikan sarden, kedelai, dan sayuran hijau. Vitamin D dibutuhkan oleh tubuh Anda untuk membantu penyerapan kalsium. Anda dapat memperoleh vitamin D melalui bantuan sinar matahari atau melalui beberapa jenis makanan sumber vitamin D seperti ikan salmon serta susu atau jus jeruk yang telah diperkaya dengan vitamin D. Selain itu, Anda juga dapat mengkonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D untuk membantu memenuhi kebutuhan harian Anda.   Vitamin C, Vitamin E, dan Beta Karoten Bagi Kesehatan Jantung Wanita lanjut usia memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap penyakit jantung dan serangan jantung. Berbagai jenis antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, dan beta karoten dapat membantu mengurangi stress oksidatif di dalam tubuh. Sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bahwa mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung berbagai vitamin di atas dapat membantu mencegah terjadinya penyakit jantung. Beberapa jenis makanan sumber vitamin C adalah paprika merah dan hijau, buah golongan sitrus, kiwi, brokoli, dan tomat. Beberapa jenis makanan sumber vitamin E adalah biji-bijian, kacang almond, dan hazelnut. Beta karoten dapat ditemukan pada berbagai jenis sayuran dan buah-buahan berwarna oranye, merah, dan kuning.   Kedelai Bagi Hot Flashes Berbagai nutrisi di dalam kedelai dan produk olahannya mungkind apat membantu mengatasi berbagai gejala perimenopause yang Anda alami. Isoflavonoid di dalam kedelai dapat menjadi sumber estrogen alami yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Mengkonsumsi 40-80 mg isoflavonoid dapat membantu mengurangi gejala perimenopause seperti hot flashes dan berkeringat di malam hari. Beberapa makanan yang mengandung isoflavonoid adalah tahu, kacang kapri, kacang hijau, kacang kedelai, tempe, dan susu kedelai.   Sumber: healthyeating.sfgate