Your browser does not support JavaScript!
 11 Sep 2019    18:00 WIB
Pengaruh Rokok Pada Kesehatan Tulang
Berapa pun usia anda, rokok tetaplah memiliki pengaruh buruk terhadap kesehatan tulang anda. Pembentukan massa tulang telah dimulai sejak masa kanak-kanak dan mencapai puncaknya hingga usia 30 tahun. Seorang perokok tidak akan memperoleh pertumbuhan tulang yang maksimal. Perokok biasanya akan memiliki tulang yang lebih kecil dan lebih tipis daripada orang yang tidak merokok. Wanita yang telah memasuki masa menopause akan mengalami penurunan hormon estrogen yang penting bagi tulang. Penurunan kadar estrogen disertai kebiasaan merokok dapat membuat penipisan tulang berlangsung semakin cepat.   Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan Tulang Nikotin dan berbagai racun lainnya yang terdapat di dalam rokok dapat mempengaruhi kesehatan tulang anda dari berbagai aspek. Merokok dapat meningkatkan radikal bebas (suatu molekul yang menyerang dan membunuh sel-sel pertahanan tubuh anda. Hal ini dapat menyebabkan suatu reaksi kerusakan beruntun di dalam tubuh anda, termasuk berbagai sel, organ, dan hormon yang berpengaruh dalam menjaga kesehatan tulang anda. Racun yang terdapat di dalam rokok dapat mempengaruhi keseimbangan hormon (estrogen) yang diperlukan oleh tulang agar tetap kuat. Merokok membuat hati anda menghasilkan lebih banyak enzim penghancur hormon, yang pada akhirnya juga dapat menyebabkan penipisan tulang, terutama saat anda memasuki masa menopause. Selain itu, merokok juga dapat memicu berbagai perubahan yang juga dapat merusak kesehatan tulang anda, yaitu meningkatkan kadar hormon kortisol yang menyebabkan penghancuran tulang. Merokok juga mengganggu kerja hormon kalsitonin (membantu pembentukan tulang). Nikotin dan radikal bebas juga membunuh sel osteoblast, yaitu suatu sel yang berfungsi untuk membuat sel tulang baru. Merokok juga dapat merusak pembuluh darah anda sehingga aliran darah yang menyuplai oksigen ke berbagai organ juga terganggu. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa apabila seorang perokok mengalami patah tulang, maka proses penyembuhannya pun biasanya berlangsung lebih lambat karena gangguan aliran darah. Selain kerusakan pada pembuluh darah, merokok juga dapat merusak saraf pada kaki dan ibu jari kaki anda, yang membuat anda lebih mudah jatuh dan mengalami patah tulang. Perokok memiliki resiko patah tulang 2 kali lebih tinggi daripada bukan perokok. Perokok berat memiliki resiko patah tulang yang lebih tinggi lagi.   Dapatkah Berhenti Merokok Memperbaiki Kesehatan Tulang Anda? Pertumbuhan tulang merupakan suatu proses yang berlangsung lambat, oleh karena itu diperlukan waktu yang cukup lama untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi, beberapa bahkan tidak dapat diperbaiki kembali. Semakin banyak konsumsi rokok anda, maka akan dibutuhkan waktu semakin lama untuk memperbaiki kesehatan tulang anda tersebut. Sebuah penelitian menemukan bahwa setelah setahun berhenti merokok, sekelempok wanita yang telah memasuki masa menopause dapat mengalami perbaikan kepadatan tulang daripada wanita yang terus merokok.   Tips Berhenti Merokok Terdapat berbagai cara untuk berhenti merokok, yaitu: Tentukan tanggal di mana anda akan mulai berhenti merokok dan bulatkan tekad anda untuk melakukannya Bila anda mengalami kesulitan langsung berhenti secara keseluruhan, anda dapat memulainya dengan mengurangi jumlah rokok yang anda hisap setiap harinya, terus lakukan hal ini hingga akhirnya anda dapat berhenti merokok sama sekali Terdapat beberapa obat-obatan yang dapat membantu anda Dukungan dari keluarga atau orang terdekat juga sangat penting Sibukkan diri anda untuk membuat keinginan anda merokok menjadi berkurang, terutama bila anda lebih sering merokok saat tidak ada kegiatan untuk dilakukan Bila anda merasakan desakan untuk merokok, cobalah untuk menunda merokok, katakana pada diri anda bahwa anda akan melakukannya 10 menit lagi, dan terus ulangi hal ini hingga anda akhirnya tidak ingin merokok lagi Bila anda mengalami kesulitan, hubungi dokter anda untuk memperoleh bantuan   Sumber: webmd
 11 Jul 2019    11:00 WIB
Hal-hal Yang Membuat Flu Semakin Memburuk
Kebanyakan dari kita mempunyai mitos-mitos yang salah mengenai flu.  Anda tidak akan membuat flu anda semakin buruk hanya karena anda keluar dengan kepala yang basah atau karena kamar anda berangin. Tapi ada beberapa mitos yang benar. Ketika anda sakit, ada beberapa hal yang umumnya anda lakukan yang justru akan membuat anda bertambah sakit. Berikut ini hal-hal yang dapat memperburuk flu anda : -  Bepura-pura tidak sakit Berpura-pura sedang sakit tidak akan berhasil, anda tidak dapat mengabaikan flu begitusaja. Anda perlu beristirahat. Tubuh anda membutuhkan energy lebih untuk melawan infeksi. Jika anda tetap memaksakan untuk beraktifitas saat anda sedang batuk atau bahkan demam, maka anda hanya akan membuat tubuh anda kelelahan dan flu anda semakin memburuk. -  Tidur tidak cukup Tidur yang cukup adalah kunci untuk mendapatkan sistem imunitas yang sehat. Salah satu studi menunjukkan jika anda tidur kurang dari 7 jam sehari, maka anda tiga kali lebih rentan terkena flu disbanding orang yang tidur 7 jam sehari. Jika gejala-gejala flu membuat anda sulit tidur dan terjaga sepanjang  malam, cobalah tidur lebih awal atau tidur siang. Anda memerlukan istirahat ekstra, kapan saja anda bisa. -  Mendapat stress Ternyata stress dapat membuat anda lebih mudah terkena flu. Bekerja lewat waktu, peningkatan level dari hormon stress dapat mencegah sistem imunitas bekerja secara normal. -  Minum terlalu sedikit Anda membutuhkan banyak minum ketika sedang sakit. Karena air akan membantu mengencerkan dahak dan melancarkan aliran sinus. Cairan apapun akan sangat membantu. Air putih, jus buah, the hangat dan sup. Bahkan susu juga baik, bertolak belakang dengan mitos yang selama ini ada, jika susu akan memperburuk lender dan dahak. -  Minum alkohol Minum alkohol terlalu banyak akan menyebabkan anda dehidrasi dan memperburuk gejala-gejala flu anda. Dehidrasi juga akan menekan sistem imunitas dan alkohol juga beresiko berinteraksi dengan obat flu yang anda minum. -  Menggunakan decongestan berlebihan Hati-hati dalam menggunakan decongestan spray. Obat ini terlihat bekerja dengan baik pada awalnya, tetapi jika anda menggunakanya lebih dari 3 hari, hidung anda akan tersumbat lebih buruk saat anda menghentikan penggunaan decongestan tersebut. -  Merokok Perokok lebih sering terkena flu dibanding orang yang tidak merokok. Perokok juga sering mendapat flu yang berat dan sembuh dalam waktu yang lebih lama. Merokok dapat merusak sel-sel di paru-paru, sehingga mempersulit proses penyembuhan flu. Jika anda menderita flu, jangan merokok ! hindari juga berada di lingkungan perokok. Baca juga: Apa pengaruh menggunaka masker saat flu? Sumber : webmd 
 17 Apr 2019    08:00 WIB
Berbagai Terapi Untuk Bekuan Darah (DVT)
Terdapat beberapa cara untuk mengobati trombosis vena dalam (DVT), mulai dari obat pengencer darah, penggunaan stoking, dan filter vena cava.   Obat Antikoagulan Obat pengecer darah atau antikoagulan dapat mencegah bekuan darah yang telah anda semakin membesar atau terlepas dari dinding pembuluh darah dan masuk ke dalam paru-paru, jantung, atau otak. Selain itu, obat ini juga dapat mencegah pembentukan bekuan darah. Obat antikoagulan biasanya diberikan melalui suntikan saat pertama kali karena kerjanya lebih cepat daripada yang diminum melalui mulut. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi obat antikoagulan apapun dan periksakan diri anda secara teratur untuk memastikan bahwa dosis yang anda gunakan sudah tepat. Salah satu obat antikoagulan yang sering digunakan adalah warfarin. Walaupun harganya tidak terlalu mahal, tetapi obat ini berinteraksi dengan berbagai jenis makanan dan obat-obatan lainnya sehingga penggunanya harus berhati-hati terhadap makanan dan obat-obatan. Terdapat obat antikoagulan yang lebih baru tidak berinteraksi dengan makanan dan tidak membutuhkan pemeriksaan darah rutin, yaitu eliquis, pradaxa, dan xarelto. Salah satu efek samping terbesar dari obat antikoagulan adalah resiko perdarahan. Bahkan luka kecil pun dapat menyebabkan perdarahan. Segera hubungi dokter anda bila perdarahan tidak berhenti atau bila anda terjatuh atau membentur sesuatu. Anda biasanya harus mengkonsumsi obat antikoagulan ini selama 3 bulan atau lebih atau bahkan seumur hidup anda. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai berapa lama dan dosis obat yang anda perlukan.   Stoking Kompresi Selain obat antikoagulan, dokter biasanya juga akan menyarankan agar anda mengenakan stoking kompresi. Stoking ini digunakan mulai dari tumir hingga bagian atas atau bawah lutut anda. Stoking ini dapat membantu mengurangi nyeri, pembengkakan pada kaki, dan mencegah pembentukan bekuan darah lainnya. Terdapat 3 jenis stoking kompresi, yaitu: Support pantyhose yang memberikan tekanan paling sedikit Stoking yang dijual bebas memberikan tekanan yang lebih besar daripada support pantyhose Stoking kompresi khusus yang memberikan tekanan terbesar Anda mungkin harus menggunakan stoking kompresi ini selama 2 tahun atau lebih setelah terdiagnosa menderita DVT. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda mengenai jenis stoking mana yang sesuai untuk anda.   Filter Vena Cava Jika obat antikoagulan tidak dapat menghentikan pembentukan bekuan darah atau bila anda tidak dapat menggunakan obat antikoagulan, maka anda dapat menggunakan filter vena cava. Filter ini dimasukkan melalui pembuluh darah vena besar di perut untuk menangkap bekuan darah sebelum bekuan darah ini mengalir masuk ke dalam paru-paru anda. Filter ini berbentuk seperti saringan kecil sehingga darah dapat melewatinya, tetapi bekuan darh tidak dapat.   Pencegahan DVT Selain penggunaan stoking kompresi, terdapat beberapa cara lain untuk mencegah terjadinya DVT, yaitu: Turunkan berat badan anda bila berat badan anda berlebih Berhenti merokok Jika anda harus duduk dalam waktu lama, maka usahakanlah untuk berjalan-jalan setiap 1 atau 2 jam Jika anda duduk lama dan tidak dapat berjalan-jalan, maka tekuklah betis dan bagian bawah kaki anda sehingga sirkulasi darah di kaki anda tetap lancar  Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Gangguan Fungsi Seksual Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 16 Apr 2019    16:00 WIB
Paru-Paru Bengkak Emphysema Karena Asap Rokok
Hai guys! Salam sehat dari Dokter.ID untuk para follower di Indonesia. Hari ini kita akan membahas tentang Emphysema. Bagi para perokok berat, siap-siap mendengarkan yah! Karena ini ada hubungannya dengan kalian. Mari kita pelajari bersama. Apa itu Emphysema? Emphysema (pembengkakan paru-paru) adalah salah satu penyakit yang terdiri dari COPD (penyakit paru obstruktif kronis). Emphysema melibatkan kerusakan bertahap pada jaringan paru-paru, khususnya penipisan dan penghancuran alveoli atau kantung udara. Mengapa Emphysema bisa terjadi? ada banyak penyebab perkembangan Emphysema. Namun, sebagian besar kasus Emphysema (COPD) di Amerika Serikat dan negara-negara lain disebabkan oleh paparan asap rokok. Meskipun genetika mungkin berperan, peradangan yang dimediasi oleh sel-sel tubuh (neutrofil, makrofag, dan limfosit) biasanya dipicu oleh paparan senyawa inflamasi, banyak di antaranya ditemukan dalam asap tembakau. Respon sistem kekebalan tubuh mengarah pada penghancuran elastin dan elemen struktural lainnya di paru-paru, yang pada akhirnya menghasilkan area di paru-paru yang tidak dapat berfungsi secara normal. Orang dengan kekurangan alpha-1 antitrypsin memiliki kondisi autosomal yang diwariskan yang menghasilkan peningkatan kerusakan elastin di paru-paru, yang mengakibatkan COPD (emphysema). Ketika iritasi dan zat asing memasuki alveoli, biasanya melalui inhalasi, proses inflamasi dimulai. Pesan kimia dikirim merekrut sel darah putih untuk menghilangkan bahan asing ini. Sel-sel ini melepaskan enzim yang menghancurkan zat ini. Biasanya, enzim-enzim ini, seringkali trypsins (protein desolving enzymes) bekerja untuk menghilangkan bahan ini. Tubuh memiliki enzim anti-trypsin yang menghancurkan trypsin ketika zat asing tidak ada lagi. Dalam kasus defisiensi alfa satu antitripsin genetik, enzim-enzim ini terus bekerja tanpa henti menghancurkan jaringan paru-paru normal yang berdekatan, menghasilkan Emphysema. Banyak dari mereka yang didiagnosis dengan Emphysema secara bertahap menurunkan berat badan dan kurus. Bagi sebagian orang, Emphysema berkembang lambat, dan bagi yang lain, Emphysema berkembang cepat. Namun, gejala Emphysema serupa dan termasuk: Batuk Tiada Henti - Juga dikenal sebagai batuk perokok, batuk persisten adalah tanda kerusakan dan iritasi pada paru-paru akibat emfisema. Desah - Ketika udara melewati saluran pernapasan bronkiolus yang sempit atau rusak (atau struktur seperti pohon), udara bergerak secara tidak normal dan menyebabkan suara siulan saat bernapas. Dada serasa tertekan - Bagi banyak orang dengan Emphysema, sesak dada atau perasaan tidak mampu bernapas sangat menakutkan dan sering diperburuk oleh kecemasan. Sesak Nafas - ini adalah perasaan bahwa bernafas membutuhkan lebih banyak usaha daripada yang biasanya diperlukan. Napas pendek bisa terjadi saat mengerahkan diri, duduk atau berbaring rata. Merokok adalah faktor risiko terbesar untuk penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), yang meliputi bronkitis kronis dan Emphysema. Ini meningkatkan risiko kita meningkat dan mati karena COPD. Sekitar 85 hingga 90 persen dari kasus COPD disebabkan oleh merokok. Perokok wanita hampir 13 kali lebih mungkin meninggal akibat COPD dibandingkan wanita yang tidak pernah merokok; pria perokok hampir 12 kali lebih mungkin meninggal akibat COPD dibandingkan pria yang tidak pernah merokok. Faktor risiko lain untuk COPD termasuk: Paparan polusi udara. Menghirup asap rokok bekas. Bekerja dengan bahan kimia, debu, dan asap. Kondisi genetik yang disebut defisiensi Alpha-1. Riwayat infeksi pernapasan pada anak-anak. Ada tiga jenis Emphysema morfologis; 1) centriacinar, 2) panacinar, dan 3) paraseptal. Centriacinar dimulai pada bronkiolus pernafasan dan menyebar secara perifer terutama di bagian atas paru-paru dan biasanya dikaitkan dengan merokok lama. Panacinar mendominasi di bagian bawah paru-paru dan menghancurkan jaringan alveolar dan dikaitkan dengan defisiensi antitripsin alpha-1 homozigot, suatu penyakit genetik. Emphysema paraseptal yang berlokasi di sekitar septa paru-paru atau pleura, sering dikaitkan dengan proses inflamasi, seperti infeksi paru-paru sebelumnya. Cara Menguji Emphysema ada beberapa cara: Pemeriksaan fisik akan dilakukan. Dokter akan memberi perhatian khusus pada bunyi pernapasan, bunyi jantung, dan penampilan fisik umum kita. Rontgen. Tes fungsi paru-paru. Untuk kasus genetik seperti alpha-1-antitrypsin, dokter mungkin menganjurkan tes darah untuk mengevaluasi penyakit genetik ini. Perawatan Emphysema bisa dimulai dari hal kecil, seperti: berhentilah merokok. Terapi obat. Rehabilitasi paru-paru. Terapi oksigen. Pembedahan Jika kita menderita Emphysema berat dengan kerusakan paru-paru lanjut. Vaksinasi (vaksinasi influenza, vaksin pneumokokus) ini akan membantu mengurangi eksaserbasi yang efektif. Diuretik– Jika kita memiliki komplikasi gagal jantung kanan, kita mungkin dirawat dengan tablet untuk menghilangkan kelebihan cairan. Eksaserbasi akut - Serangan akut harus ditangani dengan bronkodilator, oksigen tambahan, antibiotik, dan glukokortikoid. Anti Depresi - Karena Emphysema dapat menyebabkan kecacatan yang signifikan, tidak jarang pasien menjadi depresi. Obat konseling dan antidepresan dapat membantu kita mengatasi hal ini. Kontrol berat badan - Adalah penting bahwa kita menjaga berat badan dan nutrisi yang sehat, makan-makanan yang sehat dan bernutrisi, vitamin, banyak minum air putih dan olah raga secara teratur (ciptakan pola hidup sehat). Demikianlah pembahasan kita hari ini tentang Emphysema, pasti bermanfaat bagi kita semua, dan penting sekali punya paru-paru yang sehat, so dimulai dari berhenti merokok yah! Sampai jumpa!.
 01 Jan 2019    18:00 WIB
Cara Alami Untuk Meningkatkan Libido
Libido atau dorongan seks akan dimulai pada masa pubertas. Karena berbagai alasan libido dapat menurun, seperti faktor penuaan, stres, beberapa penyakit, penggunaan obat-obatan dan efek samping dari obat. Berikut adalah cara alami untuk meningkatkan libido: Langkah 1 Lakukan olahraga. Olahraga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Olahraga akan membantu menurunkan berat badan, meningkatkan massa otot Anda, meningkatkan produksi hormon testosteron (untuk pria), meningkatkan mood Anda dan meningkatkan citra akan diri Anda. Dengan olahraga akan meningkatkan sirkulasi darah ke organ seksual Anda. Langkah 2 Lakukan beberapa latihan relaksasi. Jika mengurangnya dorongan seks adalah karena stres, maka ikut serta dalam beberapa kegiatan menenangkan dapat membantu mengurangi stres. Seperti yoga, Tai-chi, Pilates, meditasi pernapasan dan menikmati alam. Langkah 3 Mencoba beberapa tanaman herbal yang bermanfaat. Seperti yohimbe, ginkgo biloba, ginseng. Langkah 4 Bereksperimenlah saat Anda akan melakukan hubungan seksual. Rasa bosan akan menurunkan libido seseorang. Anda bisa mencoba gaya baru, tempat yang baru untuk meningkatkan gairah seks Anda. Langkah 5 Meningkatkan libido Anda dengan beberapa makanan, seperti tiram, pisang, buah ara, bawang putih, alpukat, almond, cokelat dan seledri. Makanan ini membantu memproduksi hormon seksual dan meningkatkan stamina Langkah 6 Buang rokok Anda. Merokok dapat merusak paru-paru Anda dan menurunkan gairah seks. Ketika Anda merokok, oksigen yang diperlukan untuk sirkulasi darah berkurang. Hal ini akan  mempengaruhi semua area tubuh termasuk organ seksual. Sumber: livestrong
 06 Dec 2018    18:00 WIB
Kenali Gejala dan Pemicu Terjadinya Psoriasis
Psoriasis merupakan penyakit kulit kronik yang disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh, yang juga dapat mengenai sendi. Penyebab pasti psoriasis tidak diketahui. Terdapat beberapa jenis psoriasis, yaitu pustular, plak, gutata, inverse, dan eritroderma. Gejala psoriasis tergantung pada jenis psoriasis yang terjadi. Jenis psoriasis yang paling sering terjadi adalah psoriasis plak. Di bawah ini terdapat beberapa gejala yang sering ditemukan pada psoriasis plak.   Bercak Kemerahan dan Inflamasi Pada Kulit Bercak pada kulit ini biasanya ditutupi oleh suatu lapisan bersisik berwarna perak. Bercak ini dapat terasa gatal dan nyeri, serta dapat pecah dan berdarah. Pada keadaan berat, bercak-bercak ini dapat menyatu dan membuat suatu area inflamasi yang luas pada kulit.   Gangguan Pada Kuku Tangan dan Kaki Kuku dapat mengalami perubahan warna atau membentuk suatu lekukan pada permukaannya. Selain itu, kuku juga menjadi rapuh, hancur, dan akhirnya terlepas dari dasar kuku.   Gangguan Pada Kulit Kepala Penderita psoriasis seringkali mengeluh mengenai adanya ketombe pada kulit kepalanya.   Gangguan Pada Sendi Psoriasis juga dapat menyebabkan psoriasis artritis. Keadaan ini menyebabkan timbulnya rasa nyeri, pembengkakan, kekakuan, dan kerusakan pada sendi. Sekitar 30% penderita psoriasis menderita psoriasis artritis pada usia 30-50 tahun.   Pemicu Psoriasis Gangguan sistem imun merupakan salah satu penyebab terjadinya psoriasis. Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat memperburuk atau bahkan memicu terjadinya gejala. Beberapa hal tersebut adalah: Cuaca dingin dan kering. Keadaan ini dapat membuat kulit anda kering, yang dapat meningkatkan resiko kambuhnya gejala psoriasis atau memperburuk gejala yang ada Stress dapat memperburuk gejala psoriasis atau malah membuat psoriasis kambuh Obat-obatan. Terdapat beberapa obat-obatan yang dapat memicu kambuhnya gejala psoriasis, seperti lithium, obat anti malaria, dan obat golongan beta blocker Infeksi atau penyakit tertentu. Beberapa infeksi seperti radang tenggorokan (faringitis) atau radang amandel (tonsillitis) dapat menyebabkan timbulnya psoriasis gutatae atau berbagai jenis psoriasis lainnya. psoriasis gutatae biasanya mulai timbul saat usia anak-anak atau dewasa muda. Selain itu, HIV juga dapat memperburuk gejala psoriasis Cedera atau luka pada kulit. Luka gores, memar, luka bakar, benjolan, tato, bekas suntikan vaksinasi, dan berbagai gangguan kulit lainnya dapat memicu terjadinya psoriasis (fenomena Koebner) Alkohol dapat memicu kambuhnya psoriasis, terutama pada pria Merokok dapat memperburuk gejala psoriasis   Sumber: webmd
 19 Nov 2018    16:00 WIB
Sering Terbangun Karena Nyeri Kepala?
Jika Anda sering terbangun tiba-tiba karena nyeri kepala yang hebat, kemungkinan Anda mengalami nyeri kepala cluster. Nyeri kepala cluster merupakan jenis nyeri kepala yang dapat kembali berulang setelah beberapa waktu. Penderita nyeri kepala cluster dapat mengalami 1-3 kali serangan setiap harinya selama serangan berlangsung. Serangan nyeri kepala cluster ini dapat berlangsung selama 2 minggu hingga 3 bulan. Penderita nyeri kepala cluster biasanya mengalami serangan pada waktu yang sama setiap tahunnya, misalnya di awal, pertengahan, atau akhir tahun. Nyeri kepala cluster biasanya dapat membuat seseorang terbangun dari tidur setelah 1-2 jam tertidur. Serangan di malam hari ini dapat lebih berat daripada serangan di siang hari. Serangan nyeri kepala cluster diduga berhubungan dengan irama sirkardian (irama yang mengatur waktu tidur dan bangun seseorang). Serangan nyeri kepala cluster dapat lebih berat daripada serangan migrain. Nyeri kepala cluster dapat menghilang selama beberapa bulan atau tahun, dan akan kembali terjadi lagi.   Siapa yang Beresiko? Nyeri kepala cluster merupakan jenis nyeri kepala yang paling jarang terjadi, biasanya mulai terjadi pada usia 30 tahun dan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita.   Penyebab Penyebab nyeri kepala cluster tidak diketahui. Akan tetapi, nyeri kepala ini terjadi saat saraf di dasar otak (refleks autonom trigeminal) teraktivasi. Saraf trigeminal merupakan saraf utama pada wajah yang mengatur sensasi, termasuk sensasi panas atau nyeri. Saraf trigeminal yang teraktivasi menyebabkan timbulnya nyeri pada mata yang sering ditemukan bersamaan dengan nyeri kepala cluster. Saraf trigeminal juga menstimulasi kumpulan saraf lainnya yang menyebabkan mata berair, mata merah, hidung tersumbat, atau hidung meler saat serangan nyeri kepala cluster terjadi. Aktivasi saraf trigeminal ini diduga berasal dari hipotalamus, yang juga berfungsi untuk mengatur irama sirkardian manusia. Hal ini ditemukan melalui pemeriksaan penunjang yang menunjukkan adanya aktivitas atau stimulasi hipotalamus saat serangan cluster berlangsung. Nyeri kepala cluster tidak disebabkan oleh adanya gangguan otak lainnya, seperti tumor atau aneurisma.   Pemicu Serangan Pergantian musim merupakan pemicu nyeri kepala cluster yang paling sering ditemukan, di mana serangan sering terjadi saat musim semi atau gugur. Karena serangan nyeri kepala cluster yang sering ditemukan pada musim tertentu, nyeri kepala cluster sering salah terdiagnosa sebagai bentuk alergi atau stress akibat pekerjaan. Nyeri kepala cluster yang berhubungan dengan pergantian musim ini kemungkinan besar disebabkan oleh stimulasi atau aktivasi hipotalamus. Selain pergantian musiim, nyeri kepala cluster juga sering ditemukan pada perokok berat dan peminum alkohol berat. Selama serangan nyeri kepala cluster berlangsung, penderita menjadi sangat sensitif terhadap alkohol dan nikotin, sehingga mengkonsumsi alkohol dalam jumlah kecil pun dapat memicu serangan nyeri kepala. Selama periode bebas gejala, penderita dapat mengkonsumsi alkohol dapat memicu terjadinya nyeri kepala.   Gejala Serangan nyeri kepala cluster biasanya mencapai puncaknya dalam waktu 5-10 menit setelah serangan dimulai. Setiap serangan biasanya memiliki gejala yang hampir sama dan hanya sedikit berbeda dari serangan sebelum atau setelahnya. Jenis Nyeri Nyeri kepala cluster hampir selalu hanya mengenai satu sisi kepala dan selama periode nyeri kepala, rasa nyeri ini tetap terjadi pada sisi kepala yang sama. Bahkan pada saat terjadi serangan nyeri kepala cluster berikutnya, sisi kepala yang terkena pun biasanya tetap sama dan jarang berpindah ke sisi kepala lainnya. Intensitas Nyeri Nyeri kepala yang terjadi saat serangan nyeri kepala cluster terjadi biasanya amat sangat berat yang seringkali digambarkan sebagai perasaan terbakar atau tertusuk-tusuk. Nyeri kepala ini dapat terjadi secara terus-menerus atau berdenyut. Karena nyeri yang terjadi sangat berat, pada saat serangan berlangsung penderita biasanya tidak dapat duduk diam dan biasanya berjalan mondar-mandir. Lokasi Nyeri Nyeri biasanya dirasakan di belakang salah satu mata atau di dalam mata, dan tidak mengenai mata lainnya. Nyeri dapat menjalar ke dahi, pelipis, hidung, pipi, atau rahang atas sisi yang terkena. Kulit kepala dapat terasa nyeri dan denyutan nadi di kulit kepala seringkali dapat diraba. Lama Nyeri Nyeri kepala cluster biasanya berlangsung selama 30-90 menit atau 15 menit hingga 3 jam. Nyeri kepala ini kemudian akan menghilang dan kembali terjadi beberapa waktu kemudian. Biasanya, di antara serangan nyeri kepala ini, penderita mengalami masa bebas nyeri kepala. Frekuensi Nyeri Sebagian besar penderita mengalami 1-3 serangan selama 1 hari saat masa serangan. Nyeri kepala biasanya terjadi sangat teratur, bahkan pada waktu yang sama setiap harinya dan seringkali membuat penderitanya terbangun dari tidur pada waktu yang sama setiap malamnya. Sekitar 80-90% penderita nyeri kepala cluster mengalami serangan nyeri kepala yang terjadi selama 7 hari hingga 1 tahun, yang diselingi oleh periode bebas nyeri kepala selama 14 hari atau lebih. Pada sekitar 20% penderita nyeri kepala cluster, terjadi serangan nyeri kepala kronik, di mana periode bebas nyeri kurang dari 14 hari setiap tahunnya. Nyeri kepala cluster biasanya tidak disertai oleh gejala mual atau muntah. Mual dan muntah dapat terjadi pada penderita nyeri kepala cluster yang juga mengalami serangan migrain.   Kapan Serangan Nyeri Kepala Cluster Terjadi? Walaupun serangan nyeri kepala cluster terjadi secara tiba-tiba, akan tetapi terdapat beberapa tanda yang menandakan bahwa serangan nyeri kepala akan segera terjadi. Tanda-tanda tersebut adalah: Rasa tidak nyaman pada satu sisi kepala atau perasaan terbakar ringan pada salah satu sisi kepala Mata pada sisi kepala yang terkena dapat membengkak atau terasa berat. Pupil dapat mengecil dan konjungtiva (bagian dalam kelopak mata) memerah Hidung tersumbat atau meler dan mata berair pada mata di sisi kepala yang terkena Keringat berlebihan Salah satu sisi wajah memerah Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya   Pengobatan Menghentikan Serangan Pengobatan utama pada saat serangan berlangsung adalah pemberian obat golongan triptan dan bantuan napas melalui masker oksigen selama 20 menit. Obat lainnya dalah obat golongan ergotamine dan lidokain intranasal (melalui hidung). Mencegah Serangan Obat pencegah serangan bertujuan untuk memperpendek periode serangan nyeri kepala dan menurunkan intensitas nyeri kepala yang terjadi. Semua penderita nyeri kepala cluster harus mengkonsumsi obat pencegah serangan kecuali bila periode serangan berlangsung kurang dari 2 minggu. Beberapa obat yang dapat digunakan untuk mencegah serangan nyeri kepala cluster adalah verapamil, lithium, natrium divalproat, prednisone (hanya diberikan dalam jangka pendek), dan ergotamine tartrate. Tindakan Pembedahan Tindakan pembedahan dilakukan pada penderita nyeri kepala cluster kronik yang tidak mengalami perbaikan dengan tindakan pengobatan lainnya. Tindakan ini bertujuan untuk menghambat aktivasi saraf trigeminal. Konsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum melakukan pengobatan apapun.   Sumber: webmd
 26 Oct 2018    16:00 WIB
Perawatan Dirumah Untuk Bibir Gelap Karena Merokok
Rokok mengandung nikotin, yang merupakan bahan dalam rokok yang menyebabkan bibir menjadi lebih gelap.  Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan kembali kilau merah muda bibir Anda atau mengurangi warna bibir yang menggelap adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok. Selain Anda dapat melakukan perawatan. Berikut adalah perawatan yang dapat Anda lakukan di rumah: Berri Buah berri seperti raspberri ataupun stroberi juga dapat digunakan untuk menyingkirkan masalah bibir hitam. Campurkan madu, buah berri dengan lidah buaya kemudian aduk sampai merata. Oleskan campuran tersebut di bibir Anda, diamkan selama 5 menit, kemudian cuci dengan bersih. Buah berri diketahui mengandung vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan untuk menjaga bibir yang alami dan sehat. Gliserin, madu dan air jeruk nipis Anda dapat membuat campuran air jeruk nipis, madu dan gliserin. Kemudian oleskan setiap malam sebelum tidur. Campuran ini akan mampu membuat bibir Anda bersinar dan menghilangkan kerutan pada bibir Anda yang disebabkan oleh rokok. Delima dan stroberi Gunakan campuran buah delima dan stroberi, kemudian oleskan di bibir Anda dan diamkan selama 20 menit kemudian cuci dengan bersih. Campuran ini merupakan perawatan di rumah yang dapat memberikan warna merah muda alami pada bibir Anda dan mengurangi warna gelap pada bibir Anda. Minyak almond dan minyak kelapa Gunakan campuran minyak almond dan minyak kelapa sambil memijat bibir Anda dengan lembut setiap hari. Hal ini tidak hanya akan melembapkan bibir Anda, tetapi juga menyembuhkan bibir perokok yang gelap dan secara alami membuat bibir Anda merah muda kembali Buah bit Potong sepotong buah bit, kemudian oleskan pada bibir. Hal ini berguna untuk mengurangi warna gelap pada bibir perokok Sumber: newhealthguide
 07 Oct 2018    11:00 WIB
Mengenal Kanker Paru dan Pencegahannya
Apa Itu Kanker Paru ? Kanker paru biasanya terjadi setelah paparan jangka panjang pada berbagai zat kimia yang dapat menyebabkan kanker. Merokok atau paparan asbes dapat merusak sel-sel paru dan menyebabkan mutasi genetik. Kerusakan pada sel selama bertahun-tahun dapat menyebabkan sel kehilangan kendali dan kemudian bertumbuh, bertambah banyak, dan terdapat di berbagai organ lainnya. Pada akhirnya hal ini akan menyebabkan gangguan fungsi tubuh.   Faktor Resiko Kanker Paru Jika anda tidak pernah merokok, maka anda memiliki resiko yang lebih rendah untuk menderita kanker paru. Jika anda merupakan perokok, terutama pada perokok berat, maka anda memiliki resiko menderita kanker paru 30 kali lebih tinggi daripada orang yang tidak merokok. Sekitar 90% penderita kanker paru memiliki riwayat merokok. Selain itu, berapa lama dan seberapa banyak rokok yang telah anda konsumsi juga mempengaruhi resiko terjadinya kanker paru. Berbagai faktor resiko kanker paru lainnya adalah: Paparan terhadap gas radon yang merupakan suatu gas radioaktif yang tidak berwarna dan tidak berbau, yang ditransmisikan oleh tanah dan batu Paparan terhadap asbes, terutama pada buruh yang bekerja pada pabrik asbes Memiliki anggota keluarga dekat yang menderita kanker paru Perokok pasif   Kelompok Resiko Tinggi Anda dianggap beresiko tinggi menderita kanker paru bila: Berusia 55-74 tahun dengan riwayat merokok sebanyak 30 bungkus atau lebih setiap tahunnya atau telah berhenti merokok selama 15 tahun Berusia 50 tahun atau lebih dengan riwayat merokok sebanyak 20 bungkus atau lebih setiap tahunnya dan memiliki satu faktor resiko lainnya seperti radiasi dada   Pengobatan Kanker Paru Bila kanker ditemukan pada stadium dini, maka dapat dilakukan tindakan pembedahan untuk mengangkat bagian paru yang terkena. Selain tindakan pembedahan ini, kanker paru dapat ditangani dengan kemoterapi dan radiasi. Hanya sekitar 15% dari penderita kanker paru yang dapat bertahan hidup, oleh karena itu deteksi dini dan menghindari berbagai faktor resiko merupakan langkah pencegahan kanker paru yang terbaik.   Pencegahan Kanker Paru Berhenti Merokok Jika anda merupakan perokok, segeralah berhenti merokok. Berdasarkan penelitian, setiap orang yang berhenti merokok sebelum berusia 50 tahun dapat menurunkan resiko kematian sampai selama 15 tahun daripada orang terus merokok. Bila anda merupakan perokok, hindari mengkonsumsi suplemen yang mengandung beta karoten karena hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker paru pada perokok. Jika anda tidak merokok, maka hindarilah asap rokok. Hindari Paparan Radon Baik perokok atau bukan, hindarilah paparan terhadap radon. Radon dapat terbentuk pada rumah-rumah, terutama pada rumah yang sering terpapar oleh cuaca dingin. Olahraga dan Diet Sehat Berolahraga dan diet kaya sayur serta buah-buahan merupakan salah satu perubahan gaya hidup sehat yang dapat membantu menjaga kesehatan anda, bahkan juga dapat membuat anda terhindar dari berbagai jenis kanker, diabetes, dan penyakit jantung.   Sumber: webmd