Your browser does not support JavaScript!
 22 Jan 2015    11:00 WIB
Merasa Gatal-Gatal, Perlukan MCU?
Saat seseorang merasa gatal, hal ini sering kali dianggap sepele. Berbagai macam hal dilakukan untuk meredakan rasa gatal. Dari mulai minum obat anti gatal, menggunakan bedak. Apakah hal tersebut cukup? Ada beberapa penyebab gatal, namun ada rasa gatal yang dapat disebabkan karena adanya keluhan atau penyakit pada organ dalam seperti kencing manis, penyakit hati, malabsorpsi gandum (penyakit celiac), gagal ginjal, anemia defisiensi besi, masalah tiroid dan kanker, termasuk leukemia dan limfoma. Sehingga Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan kesehatan rutin/ Medical Check Up (MCU) Dalam melacak penyebab gatal, maka Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan pencarian informasi riwayat medis masa lalu yang cermat. Apabila dokter Anda mencurigai penyebab kulit gatal Anda adalah karena kelainan kondisi medis yang mendasari, maka akan dilakukan tes, seperti: Pemeriksaan darah Hitung darah lengkap dapat memberikan bukti adanya kondisi dalam tubuh yang menyebabkan gatal, seperti kekurangan zat besi. Pemeriksaan gula darah untuk mengetahui apakah Anda terkena penyakit kencing manis atau tidak Pemeriksaan fungsi hati, pemeriksaan fungsi ginjal untuk mengetahui Anda memiliki gangguan hati atau ginjal. Pemeriksaan fungsi tiroid. Kelainan tiroid, seperti hipertiroidisme, dapat menyebabkan gatal-gatal. Rontgen Digunakan untuk melihat adanya pembesaran kelenjar getah bening yang dapat menimbulkan rasa gatal-gatal Sumber: mayoclinic
 28 Oct 2014    14:00 WIB
Persiapan Sebelum Melakukan Pemeriksaan MCU Calon Karyawan
Bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan atau mungkin sudah mencapai tahap akhir dari proses perekrutan karyawan, hanya tinggal melakukan pemeriksaan medical check up calon karyawan.  Banyak orang yang memiliki kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan yang baik, namun bila disertai dengan kondisi tubuh yang baik bisa saja gagal mendapatkan pekerjaan impian.  Berikut adalah persiapan yang dapat Anda lakukan sebelum melakukan pemeriksaan MCU pra atau calon karyawan: Jaga kesehatan tubuh, usahakan untuk melakukan pola hidup teratur. Lakukan olahraga dengan rutin Makan makanan yang sehat Hindari pola hidup yang tidak sehat, seperti merokok, tidur terlalu malam Sebenarnya pola hidup teratur yang dilakukan dalam waktu singkat tidak terlalu merubah kondisi tubuh Anda, namun hal ini akan membuat anda lebih bugar. Mencari tahu apakah Anda memiliki penyakit kronis Sebaiknya melakukan pemeriksaan MCU bukan saja dilakukan menjelang MCU calon karyawan, namun lakukan dengan rutin untuk mengetahui kesehatan Anda Minum obat Anda dengan teratur bila Anda memang memiliki penyakit kronis Berusaha untuk jujur Saat Anda melakukan MCU calon karyawan sebaiknya Anda menceritakan secara detail keadaan kondisi Anda. Karena beberapa perusahaan akan menimbang dan menempatkan Anda di tempat atau bagian yang tidak mengganggu kondisi medis Anda.  Apabila memang Anda memiliki penyakit kronis, maka Anda dapat mengobatinya dan setelah sembuh Anda dapat melamar kerja yang baru  Tags: MCU, calon karyawan, pekerjaan
 28 Oct 2014    13:00 WIB
Pemeriksaan Kesehatan Calon Karyawan Yang Sering Dilakukan
Apakah Anda sedang melamar sebuah pekerjaan? Dewasa ini hampir setiap perusahaan yang merekrut karyawan memberikan salah satu persyaratan yaitu pemeriksaan medical check up Pemeriksaan yang paling sering dilakukan atau pemeriksaan sederhana mencakup komponen berikut: Pemeriksaan fisik lengkap Pemeriksaan ini mencakup pemeriksaan fisik seseorang secara lengkap Pemeriksaan berat badan, tinggi badan dan penilaian Indeks Massa Tubuh (IMT) Pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, denyut nadi, frekuensi pernapasan Pemeriksaan Darah Lengkap Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui adanya kelainan darah seperti anemia (kurang darah), adanya infeksi atau kelainan sel darah putih yang lain, alergi dan gangguan pembekuan darah akibat kelainan jumlah trombosit.  Pemeriksan Gula darah Gula darah puasa Gula darah 2 jam setelah makan  Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang menderita penyakit kencing manis atau tidak Pemeriksaan kolesterol Kolesterol total Ada beberapa perusahaan yang melakukan pemeriksaan kolesterol lengkap mencakup kolesterol LDL Kolesterol HDL Trigliserida Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh, karena terlalu tingginya kadar kolesterol dalam tubuh dapat meningkatkan potensi seseorang mengalami stroke, penyakit jantung  Pemeriksaan fungsi ginjal Ureum Kreatinin Asam urat Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kesehatan fungsi ginjal. Pemeriksaan asam urat dilakukan karena asam urat yang tinggi dapat membentuk batu ginjal dan berpengaruh pada fungsi ginjal.  Pemeriksaan fungsi hati  HBsAg untuk mendeteksi adanya infeksi hepatitis B SGPT dan SGOT merupakan enzim-enzim pada hati yang akan meningkat jumlahnya di dalam tubuh apabila hati mengalami kerusakan   Pemeriksaan urin lengkap Pemeriksaan ini berguna untuk mendiagnosis dan memantau kelainan ginjal/ saluran kemih termasuk infeksi saluran kemih (ISK) dan mendeteksi penyakit metabolik atau sistemik Pemeriksaan rontgen thoraks Untuk mendiagnosa adanya kelainan di paru-paru Pemeriksaan EKG Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai kerja jantung, apakah normal atau tidak normal. 
 14 Oct 2014    13:00 WIB
Pemeriksaan Apa Saja Yang Dilakukan Oleh Calon Karyawan?
Mendapatkan pekerjaan tidak hanya bergantung pada kemampuan, ketrampilan dan kemampuan akademis namun juga dipengaruhi oleh tubuh yang sehat. Tentu Anda tidak ingin Anda gagal mendapatkan pekerjaan impian Anda karena tubuh Anda yang tidak sehat. Sekarang ini untuk semua calon karyawan yang diterima bekerja akan dilakukan pemeriksaan medical check up. Pemeriksaan yang dilakukan disesuaikan dengan pekerjaan yang didapatkan. Perusahaan yang bergerak dibidang apapun mementingkan kesehatan dan keselamatan staff dan hal tersebut merupakan kunci untuk mengoptimalkan produktivitas perusahaan.  Penilaian medis calon karyawan yang dilakukan biasanya mencakup komponen-komponen berikut:  Pemeriksaan tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh (IMT)  Pemeriksaan kardiovaskular (cek jantung, tekanan darah, denyut nadi)  Pemeriksaan alat gerak tubuh secara lengkap Pemeriksaan sistem saraf pusat  Pemeriksaan untuk hernia dan kelainan perut lainnya  Pemeriksaan kimia darah untuk mengetahui apakah ada penyakit kencing manis, kolesterol dll Pemeriksaan urin untuk mengetahui adanya gangguan saluran kemih Pemeriksaan pernapasan  Penilaian penglihatan termasuk buta warna  Ada beberapa komponen tambahan yang sering dilakukan seperti: Audiometri (tes pendengaran, untuk seseorang yang bekerja di tempat yang bising)  Spirometri (tes fungsi paru-paru)  Deteksi pemakaian obat dan alkohol Penilaian kebugaran dalam bekerja  Pemantauan terpapar bahan kimia berbahaya Sumber: jobfit