Your browser does not support JavaScript!
 15 Feb 2019    08:00 WIB
Ketahui Kanker Payudara Melalui USG Payudara dan Mammografi
Tahukah Anda mengenai bahaya kanker payudara? Iya, kanker payudara adalah penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita. Namun bahaya dari kanker payudara mempunyai kemungkinan lebih besar untuk disembuhkan apabila dilakukan pengobatan pada stadium awal Ada banyak rumah sakit yang menawarkan pemeriksaan deteksi dini kanker payudara, seperti USG payudara dan mammografi. Mungkin Anda bertanya pemeriksaan mana yang tepat untuk Anda. Apa itu USG Payudara? USG payudara adalah pemeriksaan payudara dengan menggunakan alat khusus yang menggunakan gelombang suara. USG payudara efektif untuk menermukan adanya benjolan di payudara yang masih padat sehingga alat ini efektif digunakan untuk wanita usia dibawah 35 tahun Siapa yang memerlukan USG Payudara? Wanita dari semua golongan usia yang memiliki kelainan pada payudara atau memiliki faktor risiko kanker payudara. Apa itu Mammografi? Mammografi adalah pemeriksaan payudara dengan menggunakan sinar rontgen untuk menermukan tumor payudara sedini mungkin. Mammografi menggambarkan dengan jelas perbedaan kepadatan tumor dan jaringan sekitarnya sehingga kanker payudara ukuran kecil sekalipun dapat dideteksi  Mammografi efektif digunakan pada wanita usia diatas 35 tahun Siapa yang memerlukan Mammografi?  Wanita usia diatas 35 tahun (tidak sedang hamil/ menyusui) Memiliki kelainan pada payudara atau memiliki faktor risiko kanker payudara Wanita diatas 35 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mammografi setahun sekali walaupun tidak mempunyai keluhan di payudara   Untuk pemeriksaan mana yang terbaik, disesuaikan dengan kondisi dan usia Anda. Pemeriksaan deteksi yang baik untuk usia diatas 35 tahun adalah menggabungkan antara pemeriksaan mammografi dan USG payudara.   Sumber: dharmais
 19 Aug 2014    14:00 WIB
Tips Untuk Mendapatkan Hasil Mammografi Yang Baik
Seperti kita ketahui kewaspadaan para masyarakat sekarang akan kanker payudara telah meningkat. Deteksi dini kanker payudara memungkinkan untuk menemukan kasus kanker payudara sejak dini. Pengobatan  kanker payudara sejak awal mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk disembuhkan. Salah satu pemeriksaan untuk melakukan deteksi dini kanker payudara adalah mammografi.  Mammografi adalah suatu prosedur sederhana menggunakan sinar X Untuk Anda yang belum pernah melakukan pemeriksaan Mammografi, berikut adalah tips saat Anda akan melakukan pemeriksaan mammografi:   Carilah rumah sakit yang sudah terakreditasi Rumah sakit yang terakreditasi dan kompeten akan memiliki peralatan yang selalu dirawat sehingga memberikan hasil pemeriksaan yang baik Cari informasi mengenai pemeriksaan mammografi dirumah sakit tersebut  Mulai dari jadwal kapan bisa dilakukan, jadwal dokter bedah untuk membantu mendiagnosa lebih jelas, harga pemeriksaan, apa saja yang harus disiapkan saat akan  melakukan pemeriksaan Bawa hasil pemeriksaan terdahulu Untuk Anda yang sudah pernah melakukan pemeriksaan mammografi maupun pemeriksaan lainnya ada baiknya Anda membawa hasil pemeriksaan yang terdahulu.  Siapkan jadwal Anda dengan baik Banyak wanita melakukan pemeriksaan mammografi tanpa memperhatikan siklus haid. Ada baiknya menghindari melakukan pemeriksaan mammografi satu minggu menjelang haid. Karena saat itu hormon meningkat dan  kulit payudara mengencang, sehingga akan akan terasa sakit saat pemeriksaan. Disarankan untuk datang sekitar 1 minggu setelah haid saat itu hormon estrogen tidak lagi meningkat sehingga tidak terasa sakit saat melakukan pemeriksaan. Jangan gunakan deodoran Jangan menggunakan deodoran, parfum, bedak ataupun lotion satu hari sebelum pemeriksaan karena akan beberapa zat yang terkandung didalamnya dapat menimbulkan bintik-bintik putih dan mengganggu hasil dari mammografi. Jangan saat hamil Untuk wanita yang sedang hamil tentu saja tidak disarankan untuk melakukan pemeriksaan mammografi. Gunakan baju yang sesuai Ada baiknya Anda menggunakan baju yang mudah dibuka mempunyai kancing didepan, saat akan dilakukan pemeriksaan. Ceritakan kondisi Anda Andalah yang mengetahui kondisi tubuh Anda, ceritakan kepada dokter apabila Anda menemukan tanda-tanda perubahan pada payudara ataupun tubuh Anda.  Ceritakan kondisi keluarga Anda Selain itu Anda juga ceritakan mengenai kondisi keluarga Anda apakah ada riwayat memiliki kanker payudara
 12 Aug 2014    08:00 WIB
Deteksi Yuk Dengan Mammografi
Seperti yang kita ketahui penyakit kanker payudara adalah pembunuh nomor satu di Indonesia pada wanita, menggantikan posisi kanker leher rahim yang dahulunya pembunuh wanita nomor satu di Indonesia. Ada beberapa pemeriksaan untuk deteksi dini kanker payudara. Salah satunya adalah mammografi. Berikut adalah penjelasan mengenai mammografi untuk membantu Anda yang ingin melakukan pemeriksaan tersebut:   Apa yang dimaksud dengan mammografi? Mammografi adalah pemeriksaan sederhana dengan menggunakan mesin X-ray. Dengan menggunakan mesin mammografi tersebut, payudara ditempatkan di antara dua plat dari mesin x-ray dan akan dilakukan penekanan. Keadaan ini mungkin menimbulkan sedikit rasa tidak nyaman, namun hal ini penting untuk mendapatkan hasil gambar yang baik. Penekanan tersebut hanya berlangsung beberapa detik. Seluruh prosedur mammografi biasanya memakan waktu sekitar 20-30 menit untuk satu payudara.   Mammografi merupakan pemeriksaan paling utama untuk melakukan deteksi kanker payudara pada stadium awal. Meskipun hasil dari mammografi tidak 100% akurat, namun mammografi merupakan metode terbaik untuk mendeteksi kanker payudara   Kapankah seorang wanita dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mammografi? Sebaiknya dilakukan pada wanita mulai usia 35 tahun atau yang sudah menyusui   Seberapa sering harus melakukan pemeriksaan mammografi? Sebaiknya dilakukan dua tahun sekali pada usia 35-50 tahun, dilakukan satu tahun sekali untuk usia diatas 50 tahun.   Siapa sajakah yang sebaiknya melakukan pemeriksaan mammografi? Disarankan untuk semua wanita mulai usia 35 tahun, dengan atau tidak memiliki faktor risiko   Apa yang dilakukan setelah melakukan pemeriksaan mammografi? Hasil dari mammografi adalah film (mammogram) yang akan dibacakan oleh dokter ahli radiologi Setelahnya Anda akan dikonsultasikan kepada dokter bedah atau dokter bedah onkologi   Sumber: medindia   
 07 Aug 2014    13:00 WIB
Pemeriksaan Untuk Deteksi Kanker Payudara
Dewasa ini banyak orang mulai menyadari bahaya akan kanker payudara. Namun tidak semua orang dapat menyadari bahwa dirinya terkena kanker payudara atau tidak. Seringkali seseorang baru menyadari dirinya terkena kanker payudara setelah sudah dalam keadaan parah. Kanker payudara pada stadium awal seringkali tidak menunjukkan gejala.  Oleh karena itu sebelum kanker payudara menyebar ke organ tubuh yang lain dan dapat membunuh si penderita. Ada baiknya melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi adanya kelainan pada payudara. Pemeriksaan apa sajakah yang dapat Anda lakukan untuk mendeteksi adanya kanker payudara: SADARI  Pemeriksaan payudara sendiri. Merupakan sebuah pemeriksaan paling mudah yang dapat dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kanker payudara. Pemeriksaan fisik oleh dokter Saat Anda dilakukan pemeriksaan fisik oleh dokter akan diperiksa adanya benjolan, tekstur, ukuran, hubungannya dengan kulit dan otot dada. Semua perubahan yang terjadi pada payudara akan dicatat. Selain itu menilai apakah ada pembesaran kelenjar getah bening di daerah ketiak, Mammografi Sebuah prosedur sederhana yang menggunakan sinar X. Merupakan pemeriksaan utama untuk mendeteksi stadium awal kanker payudara USG Mammae Sebuah pemeriksaan payudara yang menggunakan gelombang suara. Pemeriksaan USG lebih disarankan untuk wanita muda dibawah 35 tahun. Dan digunakan untuk membantu mengevaluasi hasil mammografi MRI (Magnetic Resonance Imaging) MRI merupakan prosedur pemeriksaan payudara yang menggunakan magnet dan gelombang radio. MRI menggunakan zat kontras yang dapat menimbulkan alergi. Oleh karena itu MRI payudara biasanya dilakukan pada wanita yang berisiko tinggi kanker payudara dan mempunyai hasil yang mencurigakan dari pemeriksaan mammografi sebelumnya. Biopsi Merupakan prosedur pemeriksaan payudara. Dilakukan pengambilan sampel jaringan.  Ada 3 macam prosedur biopsi; Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) Core Biopsy Biopsi Bedah   Sumber: medindia  
 07 Aug 2014    08:00 WIB
Apa Saja Faktor Risiko Kanker Payudara?
Data dari WHO (2010) menunjukkan bahwa pada laki-laki, jenis kanker yang terbanyak di Indonesia adalah kanker paru, sedangkan pada perempuan adalah kanker payudara  Kanker payudara adalah merupakan penyebab kematian nomor  satu di Indonesia,diikuti oleh kanker leher rahim. Penyakit kanker payudara tidak hanya mengenai wanita namun juga pria. Seringkali seorang wanita yang terkena kanker payudara baru mengetahui dirinya terkena kanker payudara saat penyakit tersebut sudah parah. Oleh karena itu kita sebaiknya mengetahui apa saja faktor risiko kanker payudara. Sehingga seorang wanita akan lebih waspada.    Ada beberapa faktor risiko seseorang dapat terkena kanker payudara: Usia diatas 50 tahun Mutasi gen BRCA 1 dan BRCA 2 Pernah mengalami kanker payudara pada payudara yang satunya Riwayat keluarga yang memiliki kanker payudara Terpapar radiasi  Menggunakan terapi penggantian hormon setelah mengalami menopause Menstruasi yang terlalu cepat atau terlambat Tidak pernah hamil ataupun kehamilan yang terlambat Tidak pernah menyusui  Kegemukan/ obesitas Aktivitas yang kurang    Kanker payudara dapat  menyebar dari payudara yang satu payudara yang lain, selain itu juga dapat menyebar ke organ tubuh yang lain.  Oleh karena itu untuk Anda yang memiliki faktor risiko maupun yang tidak memiliki faktor risiko ada baiknya melakukan deteksi dini kanker payudara dengan melakukan SADARI maupun melakukan pemeriksaan penunjang seperti USG Mammae dan Mammografi   Sumber: medindia