Your browser does not support JavaScript!
 09 Nov 2020    19:00 WIB
Ingin Cepat Punya Momongan? Ini Makanan yang Harus Anda Konsumsi
Untuk pasangan yang sedang menanti momongan ada banyak cara yang harus Anda perhatikan misalnya seperti kondisi kesehatan Anda, masa subur Anda atau pasangan agar terjadi proses pembuahan lebih mudah, hindari stres dan beberapa hal penting lain.Selain memulai hal-hal penting diatas ada juga hal yang harus Anda perhatikan yaitu makanan yang Anda makan.Makanan penting untuk membantu menyuburkan kandungan Anda. Sehingga proses kehamilan lebih mudah terjadi. Makanan apa saja yang harus Anda makan agar Anda cepat hamil???Berikut adalah makanan untuk membantu menyuburkan kandungan: Daging Daging mengandung banyak protein dan juga kaya akan zat besi. Zat besi penting untuk transportasi darah dan oksigen di dalam tubuh yang penting untuk menjaga keseimbangan proses ovulasi.Asupan zat besi yang cukup untuk wanita adalah sekitar 18 mg setiap harinya. Anda bisa mengkonsumsi daging sapi dan ayam rendah lemak. Tumbuh-tumbuhan berproteinMakanan yang mengandung protein hewani dan nabati bisa membantu menyuburkan kandungan. Anda bisa mengkonsumsi kedelai seperti tempe atau tahu, kacang polong, atau kacang tanah. Makanan ini rendah lemak dan juga membantu menjaga asupan kalori Anda. Makanan yang memiliki kandungan asam lemak Omega 3 tinggiAsam lemak omega 3 berperan dalam membantu memperlancar aliran darah sehingga menghasilkan plasenta yang sehat dibutuhkan bayi selain itu asam lemak omega-3 juga dihubungkan dengan kualitas embrio. Sehingga Anda disarankan untuk banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti minyak ikan, ikan salmon, ikan sarden minyak zaitun, alpukat, kacang almond, kacang kenari dan biji-bijian. Susu dan produk susu lainnyaProduk susu biasanya mengandung vitamin D yang akan membantu menyeimbangkan hormon reproduksi. Sehingga baik untuk Anda minum susu dan produk susu seperti keju, yogurt. Pilih produk yang rendah lemak atau bebas lemak. Vitamin EVitamin E menjaga sistem endokrin dan produksi hormon-hormon yang baik. Asupan vitamin E yang disarankan adalah 400 UI per hari. Sumber utama vitamin E adalah kecambah, kedelai, hati, dan sayuran berwarna hijau tua. Vitamin CVitamin C bermanfaat menjaga keseimbangan hormonal, meningkatkan kesuburan, memperkuat sistem imun, dan membantu penyerapan zat besi. Ada banyaksumber utama vitamin C seperti jambu, sirsak, pepaya, jeruk, mangga, stroberi dan sayuran seperti cabai dan bayam. Makanan dengan kandungan asam folatSaat ibu hamil biasanya akan diberikan tablet asam folat. Hal ini dikarenakan asam folat penting dalam memberikan nutrisi sebelum dan selama kehamilan. Asam folat akan membantu dalam periode pembelahan sel yang cepat dan penting untuk perkembangan janin. Konsumsi sayuran hijau,biji-bijian, kacang-kacangan, hati ayam atau sapi.Selain memperbanyak makanan yang disebutkan diatas, juga sangat penting menjaga kesehatan kandungan Anda sehingga Anda bisa selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan solusi yang terbaik agar cepat memiliki momongan.Sumber: yourtango
 04 Sep 2020    09:00 WIB
Makanan yang Wajib Dikonsumsi saat Hamil
Saat hamil memperhatikan makanan yang dikonsumsi sangat penting, sebab apa yang dimakan oleh sang ibu akan memberikan nutrisi penting untuk pertumbuhan janinnya. Berikut makanan sehat yang perlu dikonsumsi oleh para wanita hamil: Salmon Saat dinyatakan hamil, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi ikan salom. Ikan ini mengandung asam lemak omega-3 yang bisa memberikan nutrisi pada perkembangan otak dan janin. Telur Telur dianggap dapat memenuhi vitamin dan nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil. Kandungan penting dari telur ini adalah kolin. Kolin diperlukan untuk membantu perkembangan tubuh, otak dan kesehatan janin yang berada di dalam perutnya. Brokoli dan sayuran hijau gelap Selain dipercaya dapat membuat seseorang panjang umur, brokoli rupanya juga memiliki manfaat untuk ibu hamil. Brokoli dan teman-temannya para sayuran hijau seperti bayam kaya akan serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat dan potasium. Susu Ketika hamil, wanita membutuhkan kalsium lebih banyak, dan susu bisa membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Kabar baiknya, susu tak hanya mengandung kalsium, melainkan juga vitamin B, magnesium, dan seng. Minyak ikan Minyak hati ikan mengandung asam lemak omega-3 EPA dan DHA yang sangat penting untuk perkembangan otak dan mata janin. Sebelum mengonsumsi minyak ikan, pastikan pilih minyak hati ikan COD agar lebih banyak manfaatnya. Alpukat Alpukat mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tidak menyebabkan kolesterol. Buah ini mengandung serat, folat dan potasium yang tinggi. Kandungan itu membuat alpukat semakin cocok menjadi makanan untuk ibu hamil.
 17 Jun 2020    08:00 WIB
7 Makanan Untuk Perkembangan Otak Anak
Makanan dapat mempengaruhi perkembangan otak anak anda, terutama perkembangan fungsi kognitif dan konsentrasi. Di bawah ini terdapat beberapa makanan yang dapat membantu konsentrasi anak dan perkembangan otaknya. Telur Kandungan nutrisinya yang tinggi (kolin, omega 3, lutein, dan seng) dapat membantu meningkatkan daya konsentrasi anak. Greek Yogurt Otak juga membutuhkan lemak untuk membantu perkembangannya. Greek yogurt mengandung lemak dan protein yang dibutuhkan otak. Lemak membuat jaringan otak menjadi lebih fleksibel, sehingga memudahkannya menerima dan mengirimkan informasi. Hal ini tentu sangat membantu dalam proses belajar anak. Sayuran Sayuran mengandung asam folat dan berbagai vitamin serta mineral yang sangat berguna bagi kesehatan anak anda. Bayam dan kol merupakan contoh sayuran yang diduga dapat mencegah terjadinya demensia (pikun) di usia tua. Kol mengandung sulforafan yang berfungsi sebagai agen detoksifikasi dan diindolilmetan yang dapat membantu pertumbuhan sel otak baru. Kembang kol mengandung asam folat, vitamin B6, dan tinggi serat yang dapat membantu memperbaiki mood, daya ingat, dan konsentrasi. Selain itu, kembang kol juga mengandung antosianin yang merupakan suatu agen anti inflamasi. Ikan Ikan mengandung omega 3 dan vitamin D, yang dapat mencegah penurunan daya ingat dan kognitif, serta dapat meningkatkan konsentrasi. Contoh ikan yang mengandung banyak omega 3 adalah salmon, tuna, dan ikan sarden. Kacang-kacangan Kacang-kacangan mengandung protein, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral yang dapat memperbaiki mood dan membantu kerja sistem saraf. Oatmeal Oatmeal mengandung protein dan serat yang sangat berguna bagi kesehatan jantung dan otak anak anda. Kunyit Kunyit mengandung kurkumin, suatu agen yang diduga dapat membantu mencegah pembentukan plak Alzheimer pada otak dan membantu melawan agen inflamasi.  Baca juga: Pentingnya Nutrisi Bagi Fungsi Otak Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 09 Feb 2019    08:00 WIB
Manfaat Konsumsi Makanan Organik Bagi Kesehatan
•    Mencegah Terjadinya KankerKarena mengandung banyak antioksidan, maka makanan organik pun dapat membantu mencegah terjadinya berbagai jenis kanker. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa makanan organic mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan dengan makanan lain yang biasa dijual di pasar.Sebuah penelitian di tahun 2012 menemukan bahwa brokoli organik mengandung lebih banyak antioksidan dan lebih banyak vitamin C dibandingkan dengan brokoli biasa.    •    Memiliki Kadar Pestisida yang Lebih RendahBanyak orang memilih produk makanan organik karena kandungan pestisida yang lebih rendah dibandingkan dengan makanan biasa, beberapa bahkan sama sekali tidak mengandung pestisida. Sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bahwa pestisida yang terdapat di dalam manusia sebagian besar diperoleh melalui makanan. Paparan terhadap pestisida telah banyak dihubungkan dengan terjadinya gangguan perkembangan saraf dan salah satu faktor resiko terjadinya autisme, ADHD, dan berbagai gangguan perkembangan saraf pada anak.    •    Membantu Menjaga Keseimbangan Bakteri UsusKarena hewan ternak organik tidak dibesarkan dengan menggunakan antibiotika, maka berbagai produknya pun juga tidak mengandung antibiotika. Adanya zat sisa antibiotika dapat mengganggu keseimbangan flora normal di dalam usus, yaitu dapat menurunkan jumlah bakteri sehat di dalam usus, yang membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap berbagai infeksi bakteri dan penyakit lainnya.Sumber: healthyeating.sfgate