Your browser does not support JavaScript!
 17 Sep 2019    18:00 WIB
Hati-Hati Makanan Ini Mengandung Banyak Lemak Trans
Anda tentunya telah mengetahui berbagai jenis lemak, baik yang buruk maupun baik bagi kesehatan anda. Salah satu jenis lemak yang paling buruk bagi kesehatan anda adalah lemak trans (partially hydrogenated oil).   Apa Itu Lemak Trans? Lemak trans merupakan lemak yang dihasilkan saat hidrogen ditambahkan ke dalam struktur kimia lemak, terutama pada minyak sayur. Tambahan hidrogen ini membuat lemak menjadi lebih tahan lama tanpa perlu dimasukkan ke dalam pendingin. Lemak trans juga sebenarnya terdapat secara alami di dalam lemak hewan dan susu serta produk olahanya, tetapi pada jumlah yang lebih sedikit daripada yang terdapat di dalam berbagai makanan olahan. Lemak trans juga tidak memiliki manfaat apapun bagi kesehatan anda. Lemak trans dan lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL serta menurunkan kadar kolesterol HDL di dalam darah, yang meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Tidak mengkonsumsi lemak trans sama sekali sangat sulit dilakukan karena secara alami terdapat di dalam berbagai jenis makanan. Oleh karena itu, batasilah konsumsi lemak trans anda sebisa mungkin.   Dampak Lemak Trans Pada Kesehatan Diet tinggi lemak trans dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi, obesitas, dan penyakit jantung. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa peningkatkan konsumsi lemak trans dapat menyebabkan terjadinya penyakit Alzheimer, kanker prostat, kanker payudara, diabetes tipe 2, disfungsi hati, infertilitas (kemandulan), depresi, dan  perilaku agresif.1.  Makanan yang DigorengKarena lemak trans lebih tahan lama, maka banyak restoran yang menggunakan minyak jenis ini untuk menggoreng makanan, terutama berbagai makanan siap saji.2.  Pinggiran PiePinggiran pie kesukaan anda juga ternyata mengandung banyak lemak trans.3.  MargarinMargarin merupakan minyak sayuran yang diubah menjadi bentuk padat dan untuk itu minyak sayuran harus melalui proses hidrogenasi untuk membuatnya menjadi padat.4.  KrimerBerbagai jenis krimer yang sering anda gunakan pada kopi atau teh anda ternyata juga mengandung lemak trans.   Sumber: foxnews
 02 Sep 2019    11:00 WIB
Cara Ampuh Mengatasi Makanan Nyangkut di Tenggorokan
Merasa ada makanan yang tersangkut di tenggorokan biasanya dapat membuat seseorang merasa panik. Hal ini biasanya terjadi saat Anda mengkonsumsi makanan keras seperti permen, makan terlalu cepat, atau makanan tidak dikunyah dengan baik sebelum ditelan. Akan tetapi, sebenarnya cukup mudah untuk mengatasi hal ini bila Anda tahu apa yang harus Anda lakukan. Jika makanan yang tersangkut membuat Anda kesulitan bernapas, maka Anda dapat melakukan manuver Heimlich untuk mengeluarkan makanan di tenggorokan. Caranya adalah dengan miringkan tubuh Anda ke depan, ke arah sandaran kursi, kemudian berikan tekanan pada diafragma Anda dengan menggunakan sandaran kursi tersebut. Jika tidak berhasil, mintalah pertolongan orang lain untuk melakukan manuver ini.   Namun, bila Anda hanya mengalami sumbatan kecil, maka melakukan beberapa hal di bawah ini biasanya dapat membantu: Minum Air Putih Sebagian besar makanan yang tersangkut biasanya akan larut seiring dengan berjalannya waktu. Jadi, bila makanan yang tersangkut pada tenggorokan Anda hanya berukuran kecil dan tidak berbahaya, maka biarkan makanan tersebut dilarutkan oleh air liur atau minumlah air putih. Teh hangat atau air panas dapat membantu melarutkan makanan dengan lebih cepat. Akan tetapi, jangan minum minuman yang terlalu panas hingga membakar tenggorokan Anda. Cairan hangat dapat melubrikasi kerongkongan Anda dan membuat makanan dapat lewat dengan lebih mudah. Jangan mengkonsumsi minuman bersoda atau asam karena justru dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan lambung. Jika minum air putih sambil berdiri tidak berhasil mengatasi gejala, berbaringlah di lantai dan hanya seruput sedikit air beberapa kali. Hal ini dapat membantu melarutkan makanan. Selain itu, berkumur dengan air garam juga dapat membantu. Cara lainnya adalah dengan menghisap permen atau mengunyah permen karet untuk meningkatkan produksi air liur, yang akan membantu melarutkan makanan.   Baca juga: Pertolongan Pertama pada Keseleo   Makan Sesuatu yang Lunak Cara lainnya adalah dengan mengkonsumsi makanan lunak. Pastikan Anda mengunyahnya dengan baik dan lumuri makanan tersebut dengan air liur Anda. Makanan lunak ini dapat membantu membuat makanan yang tersangkut terangkat. Jika tidak berhasil, cobalah mengkonsumsi 1 sendok teh madu. Tekstur madu dapat membantu melapisi makanan yang tersangkut, yang akan memudahkannya bergerak di dalam kerongkongan Anda.   Batuk Anda juga dapat mencoba mengeluarkan makanan yang tersangkut dengan batuk. Batuk dapat menyebabkan konstriksi tenggorokan dan membantu mengeluarkan partikel makanan yang tersangkut. Jika batuk membuat makanan naik kembali ke dalam mulut Anda, segera keluarkan sebelum Anda mulai bernapas kembali.   Picu Refleks Muntah Jika iritasi terus terjadi bahkan setelah Anda mengkonsumsi banyak air putih, makanan lunak, atau batuk; atau rasa tidak nyaman justru semakin bertambah; Anda dapat memicu terjadinya muntah. Hal ini dapat dilakukan dengan cara "menggelitik" bagian belakang mulut Anda dengan jari tangan Anda. Bila cara ini tidak berhasil, maka mungkin sebenarnya makanan yang tersangkut sudah berhasil dilepaskan tetapi Anda masih merasa ada yang menyangkut di tenggorokan. Hal ini dikarenakan makanan yang tersangkut dapat menyebabkan luka lecet pada kerongkongan, yang membuat Anda merasa masih ada sesuatu di sana.   Pencegahan Untuk mencegah makanan tersangkut di dalam kerongkongan Anda, pastikan Anda makan dan mengunyah dengan perlahan. Bila perlu, selingilah makan dengan minum sebelum menelan untuk membantu mendorong makanan. Hindari juga makanan yang terlalu kering bila Anda mengalami gangguan menelan. Berhenti merokok juga dapat membantu karena merokok akan menurunkan produksi air liur di dalam mulut, yang akan mengurangi cairan pelumas pada makanan, yang akan membuat makanan lebih mudah tersangkut.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: medhealthdaily
 26 Aug 2019    11:00 WIB
Buah Apa Yang Boleh Dimakan Jika Ingin Menurunkan Kadar Gula Darah?
Setiap orang harus makan setidaknya dua porsi buah per hari, termasuk penderita diabetes, karena buah memberi Anda serat dan sejumlah vitamin dan mineral esensial tanpa mengandung banyak kalori. Memilih buah yang memiliki indeks glikemik (Glycemic Index/ GI) yang rendah, bukan yang memiliki peringkat indeks glikemik yang sedang atau tinggi. Dengan cara ini akan membantu Anda meminimalkan atau menghindari lonjakan gula darah.   Membatasi Efek Glukosa Darah Nilai GI diukur dengan menggunakan ukuran porsi standar yang mungkin lebih besar daripada yang direkomendasikan oleh American Diabetes Association, yang merekomendasikan porsi buah tidak lebih dari 15 gram karbohidrat. Buah dan buah kering yang dikeringkan dalam sirup cenderung lebih tinggi kandungan karbohidrat daripada buah segar, jadi buah segar lebih aman untuk dikonsumsi.   Buah GI Tinggi Buah yang memiliki indeks glikemik 70 atau lebih seperti kurma kering, dengan GI 103 per porsi 60 gram, atau sekitar 2 1/2 kurma; Semangka, dengan GI 72 per 120 gram porsi, yang sedikit lebih dari ¾ cangkir; Dan leci kalengan sirup, dengan GI 70 per 120 gram porsi, yaitu sekitar ½ cangkir.   Buah GI Sedang Buah GI sedang adalah yang memiliki GI antara 56-69. Ini termasuk kismis, dengan GI 64 untuk sajian 60 gram, yang sedikit kurang dari ½ cangkir; Buah ara kering, dengan GI 61 per porsi 60 gram, yaitu sekitar 7 buah ara; Nanas, dengan GI 59 untuk sajian 120 gram, atau sekitar ¾ gelas; Pepaya, dengan GI 59 untuk sajian 120 gram, yang sedikit lebih dari ¾ gelas; Dan aprikot mentah, dengan GI 57 per 120 gram porsi, atau sekitar 3 ½ aprikot.   Buah GI Rendah Sebagai pilihan yang baik maka sebaiknya Anda memilih buah yang GI nya lebih rendah. Sebagian besar buah memiliki nilai GI rendah. Per 120 gram, ceri memiliki GI 22, jeruk memiliki GI 25, pir dan apel memiliki GI 38 dan plum memiliki GI 39. Buah ini tidak mungkin menyebabkan lonjakan kadar gula darah Anda kecuali jika Anda mengonsumsi secara berlebihan dan tidak jarang melakukan olahraga.   Baca juga: Makan Buah Lebih Banyak Turunkan Resiko Terjadinya Penyakit Jantung, Benarkah?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya Dokter.   Sumber: sfgate
 19 Aug 2019    09:00 WIB
Ubi, Pisang dan Teh Jadi Makanan Pencegah Depresi
Tahukah Anda bahwa selain terapi, makanan yang Anda makan juga dapat membantu mencegah terjadinya depresi? Di bawah ini terdapat beberapa jenis makanan yang dapat menstimualsi berbagai kelenjar dan berbagai jenis hormon di dalam tubuh Anda yang dapat membuat Anda merasa lebih bahagia.   Ubi Ubi mengandung beta karoten dan vitamin B6 yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mental. Selain itu, vitamin B6 juga dapat membantu memperbaiki mood Anda, yang membuatnya sering digunakan sebagai terapi pada penderita gangguan mood.   Tomat Ceri Likopene yang terdapat di dalam tomat ceri merupakan suatu antioksidan yang dapat membantu memperbaiki mood Anda.    Daging Sapi Daging sapi yang berasal dari sapi yang memakan rumput memiliki lebih banyak omega 3,6, dan 9 daripada sapi yang memakan gandum. Berbagai jenis asam lemak ini dapat membantu mengurangi berbagai proses inflamasi (peradangan) di dalam tubuh yang dapat membuat mood Anda menjadi lebih buruk. Berdasarkan sebuah penelitian di tahun 2011, daging sapi jenis ini juga mengandung banyak kreatin, suatu asam amino yang dapat memperbaiki mood pada penderita depresi, khususnya wanita.   Kalkun Kalkun mengandung banyak triptofan, yang akan diubah oleh tubuh menjadi serotonin, yang dapat membuat Anda merasa lebih tenang.    Bayam Bayam merupakan sayuran serba guna yang mengandung berbagai zat penting yang diperlukan tubuh. Selain mengandung zat besi, bayam juga mengandung asam folat yang dapat membuat Anda merasa bahagia. Asam folat juga dapat meningkatkan kesehatan sel-sel darah merah dan sistem kekebalan tubuh, yang dapat melindungi Anda dari berbagai gangguan kesehatan.   Teh Camomile Berdasarkan sebuah penelitian, orang dewasa yang mengkonsumsi ekstrak camomile selama 8 minggu mengalami lebih banyak penurunan rasa cemas dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi plasebo. Selain itu, camomile juga dapat membuat kualitas tidur menjadi lebih baik sehingga tubuh Anda pun dapat memperoleh istirahat yang diperlukannya, yang menjadikannya lebih mampu mengatasi stress.   Gandum Gandum utuh mengandung karbohidrat baik yang dapat membantu mengatasi depresi dan cemas. Karbohidrat dapat membantu memberikan tenaga dan mencegah sembelit. Selain itu, selenium yang terdapat di dalam gandum juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan berbagai efek berbahaya dari radikal bebas serta membantu mengatasi sembelit.   Keju Tahukah Anda bahwa keju dapat membuat Anda merasa lebih senang bila dikonsumsi dalam jumlah yang tepat? Keju mengandung seng, suatu mineral yang dapat membantu mengatasi gejala depresi. Selain itu, seng juga dapat membantu memperindah kulit dan rambut Anda, serta membantu perkembangan sel-sel di dalam tubuh dan meningkatkan fungsi kognitif Anda.   Kacang Merah Kacang-kacangan merupakan sumber protein dan antioksidan. Kandungan asam amino (protein) dan zat besi di dalamnya dapat membantu mencegah terjadinya berbagai gangguan mental. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung magnesium yang berperan penting dalam proses produksi energi di dalam tubuh. Saat Anda berolahraga, maka magnesium akan didistribusikan ke seluruh tubuh untuk membantu proses pembentukan energi pada berbagai tempat di dalam tubuh yang memerlukan energi. Kekurangan magnesium dapat membuat Anda menjadi mudah lelah.    Pisang Pisang dapat membantu menyediakan energi, membantu perkembangan sel-sel di dalam tubuh, dan meningkatkan kesehatan sistem saraf Anda. Jika Anda sering marah, mudah tersinggung, merasa depresi atau stress; maka hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya kadar vitamin B di dalam tubuh. Pisang merupakan salah satu sumber vitamin B.   Bit Bit mengandung banyak vitamin dan nutrisi penting yang turut berperan melawan depresi, karena mengandung uridine, asam folat, dan magnesium. Berbagai jenis mineral ini dapat membantu meningkatkan mood Anda karena berfungsi sebagai neurotransmiter.   Tiram Tiram merupakan sumber iodium, seng, dan selenium yang dapat menstimulasi berbagai kelenjar tubuh untuk melepaskan beberapa jenis hormon tertentu, yang dapat membuat Anda merasa lebih bahagia dan dapat membantu menjaga berat badan.       Sumber: lifespan
 13 Aug 2019    08:00 WIB
Apakah Roti Cane lebih Sehat dari Roti Biasa ?
Selama ini kita tahu jika roti cane merupakan bentuk lain dari roti. Roti cane juga dianggap salah satu pilihan makanan sehat pengganti nasi. Tetapi saat ini muncul berbagai argumen mengenai manfaat roti cane untuk kesehatan. Kebanyakan jenis roti saat ini terbuat dari berbagai jenis biji-bijian sementara roti cane murni terbuat dari gandum dan juga diproduksi dari dapur sehat. jadi apakah roti tetap sehat? untuk mengetahui hal itu kita perlu mengetahui perbedaan dari roti cane dan roti. Apakah roti? Roti merupakan jenis makanan yang terbuat dari adonan tepung, air dan sering diberikan bahan-bahan tambahan lainnya. Adonan tersebut kemudian di panggang, tetapi ada juga jenis roti yang di kukus, goreng atau dipanggang dengan wajan tanpa minyak. Para ahli nutrisi memang tidak terlalu menyukai penggunaan roti sebagai bentuk makanan modern dari roti cane karena pada pembuatan roti banyak mengurangi serat, sementara serat sangat penting untuk proses pencernaan. Roti cane adalah salah satu makanan pokok penduduk di Asia Selatan. Roti cane terbuat dari tepung tanpa ragi dan pada proses alami pembuatannya tidak menghilangkan serat didalamnya sehingga para ahli nutrisi sangat menyarankan penggunaannya. Dalam adonan roti cane tidak ada penambahan ragi, sedangkan pada roti ditambahkan ragi pada adonannya. Pada beberapa orang, ragi dapat mendatangkan masalah pencernaan. Saat ini banyak sekali alasan yang membuat roti tidak sehat untuk konsumsi sehari-hari. Memang saat ini masih ada roti yang terbuat dari bahan gandum utuh, tetapi biasanya harganya lebih mahal, dan bahkan jauh lebih mahal dari roti cane yang dibuat secara tradisional. Selain itu roti cane yang dibuat rumahan akan lebih fresh dan segar dibanding roti yang diproduksi secara massal. Dengan berbagai alasan yang sudah disebutkan diatas bisa dipastikan roti cane memang lebih sehat dibandingkan roti biasa. Tetapi secara keseluruhan kita tidak dapat langsung memisahkan roti cane dan roti begitu saja. Yang paling penting adalah keseluruhan makanan yang kita konsumsi. Sebagai contoh sandwich ayam yang menggunakan roti tentu lebih bermanfaat untuk tubuh dibanding roti cane polos karena sandwich ayam tentu saja mengandung nutrisi lebih lengkap. Sebagai kesimpulan, variasi makanan yang sehat dan bernutrisi lebih penting daripada sibuk memikirkan mana jenis makanan yang lebih sehat. penuhi kebutuhan nutrisi tubuh Anda dengan variasi makanan yang seimbang.Sumber: healthmeup
 08 Aug 2019    18:00 WIB
7 Makanan Sehat yang Berbahaya Bila Dikonsumsi Secara Berlebihan
Sebagian besar orang tentunya sudah mengetahui bahwa mengkonsumsi gorengan dan makanan manis secara berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Akan tetapi, mengkonsumsi makanan sehat secara berlebihan ternyata juga berbahaya bagi kesehatan lho. Namun, bukan berarti Anda harus berhenti mengkonsumsi beberapa jenis makanan sehat tersebut, Anda hanya perlu mengurangi jumlah konsumsinya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan sehat yang sebaiknya tidak Anda konsumsi secara berlebihan.   Jeruk dan Tomat Anda harus berhati-hati untuk tidak mengkonsumsi makanan sehat ini secara berlebihan karena kandungan asam yang tinggi di dalamnya. Terlalu banyak mengkonsumsi jeruk atau tomat dapat memicu terjadinya refluks asam lambung, yang bila berlangsung dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan terjadinya Barrett’s Esophagus, yaitu suatu gangguan di mana tumbuh suatu lesi pre kanker pada dinding kerongkongan. Dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi lebih dari 2 porsi jeruk atau tomat setiap harinya dan hindarilah keduanya bila Anda telah mengalami gejala refluks asam lambung.   Ikan Tuna Kalengan Memang benar bahwa ikan tuna kalengan dapat menjadi isian roti yang nikmat dan juga sehat karena rendah kalori. Akan tetapi, mengkonsumsi terlalu banyak tuna kalengan dapat berbahaya karena tingginya kadar merkuri di dalam ikan tuna. Mengkonsumsi merkuri secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan berbicara, berkurangnya koordinasi, dan kelemahan otot. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi lebih dari 3-5 kaleng ikan tuna setiap minggunya.   Air Putih Walaupun air putih sangat penting bagi tubuh dan kesehatan, akan tetapi mengkonsumsi air putih secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya intoksikasi (keracunan) air lho. Intoksikasi air terjadi saat konsumsi air berlebihan melarutkan natrium di dalam tubuh, menyebabkan rendahnya kadar natrium di dalam darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya gangguan fungsi otak dan bahkan kematian. Jadi, berapa banyak konsumsi air putih yang dianggap berbahaya? Tidak ada patokan pasti, akan tetapi intoksikasi air biasanya berbahaya bagi para pelari marathon dan orang yang memaksa dirinya untuk mengkonsumsi banyak air putih. Bila Anda tidak yakin apakah Anda telah mengkonsumsi terlalu banyak air putih atau tidak, periksalah air kemih Anda. Bila air kemih Anda selalu transparan, kurangi konsumsi air putih Anda.   Kedelai Walaupun benar bahwa kacang kedelai dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah saat dikonsumsi dalam jumlah sedang, akan tetapi kedelai juga dapat menghambat proses penyerapan zat besi. Jadi, mengkonsumsi terlalu banyak kedelai dapat menyebabkan terjadinya anemia defisiensi besi. Selain itu, karena kedelai mengandung senyawa seperti estrogen (isoflavon), maka mengkonsumsi kedelai dalam jangka panjang dapat meningkatkan resiko terjadinya hiperplasia endometrium, yaitu dinding rahim membelah lebih cepat daripada biasanya, yang dapat memicu terjadinya kanker rahim. Hingga saat ini sebenarnya belum ada ketentuan khusus mengenai berapa banyak konsumsi kedelai yang masih dianggap dalam batas aman, akan tetapi dianjurkan agar Anda tidak mengkonsumsi lebih dari 2 porsi kedelai setiap harinya.   Baca juga: Ini Dia Berbagai Jenis Keracunan Makanan...   Bayam Bayam merupakan sayuran hijau yang mengandung banyak protein, serat, dan berbagai jenis vitamin serta mineral. Selain itu, bayam juga mengandung banyak lutein, sejenis karotenoid yang dapat membantu mencegah terjadinya degenerasi makula akibat penuaan. Akan tetapi, bayam juga mengandung banyak oksalat, suatu senyawa yang dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Oleh karena itu, para penderita batu ginjal sebaiknya tidak mengkonsumsi sayuran ini secara berlebihan.   Kacang Brazil Kacang brazil merupakan sumber protein, serat, asam lemak esensial, dan selenium. Selain itu, kacang enak yang satu ini juga telah diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh mengkonsumsi kacang ini setiap hari karena mengandung sangat banyak selenium, yang dapat menjadi racun bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Mengkonsumsi terlalu banyak kacang brazil dapat menyebabkan kerontokan rambut, kuku rapuh, iritasi kulit, kelainan neurologis, dan pada kasus berat, kematian. Jadi, jangan pernah mengkonsumsi kacang brazil lebih dari 10 hari, terutama bila kacang tersebut masih berada dalam kulitnya.   Protein Hewani Tanpa Lemak Sedang berusaha menurunkan berat badan dengan mengkonsumsi makanan tinggi protein? Bila ya, maka Anda mungkin harus berhati-hati untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi terlalu banyak protein hewani dapat memicu tubuh menghasilkan hormon seperti insulin yaitu IGF-1, yang akan mempercepat proses penuaan dan meningkatkan resiko terjadinya kanker, terutama kanker payudara.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 06 Aug 2019    16:00 WIB
Kurangi Radang dan Turunkan Berat Badan Dengan Makanan Berikut
Inflamasi (radang) kronik dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh Anda, termasuk mekanisme lapar, pengaturan hormon, resistensi insulin, dan bahkan membuat tubuh Anda menahan lebih banyak cairan di dalam tubuh sehingga berat badan Anda pun bertambah.  Selain itu, berdasarkan sebuah penelitian, para peneliti menemukan adanya hubungan antara peningkatkan kadar zat inflamasi di dalam tubuh dengan peningkatan berat badan di masa yang akan datang. Di bawah ini terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu mengurangi proses peradangan di dalam tubuh Anda sekaligus membantu menurunkan berat badan Anda.   Salmon Lemak di dalam tubuh membantu pembentukan suatu zat penurun proses inflamasi di dalam tubuh, yaitu prostaglandin. Akan tetapi, tidak semua jenis lemak dapat membantu proses pembentukan prostaglandin ini. Beberapa jenis lemak justru dapat menambah proses peradangan di dalam tubuh. Beberapa jenis lemak yang dapat membantu meningkatkan kadar prostaglandin di dalam tubuh adalah kedua jenis asam lemak omega 3, yaitu EPA dan DHA, yang banyak ditemukan di dalam salmon.  Selain mampu mengurangi proses peradangan di dalam tubuh, asam lemak omega 3 juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang dapat memicu terjadinya proses peradangan di dalam tubuh.   Blueberi Blueberi merupakan buah yang mengandung banyak bioflavonoid, yang mengandung antioksidan dan agen anti inflamasi. Antioksidan juga dapat membantu mengurangi efek radikal bebas, yang berarti juga dapat mengurangi proses peradangan di dalam tubuh.   Kunyit Selain mengandung banyak bioflavonoid, kunyit juga dapat menghambat kerja NF-kappa B, yang merupakan suatu jenis protein pengatur sistem imunitas yang dapat memicu terjadinya proses inflamasi di dalam tubuh.   Buah Ceri Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, buah ceri yang biasa dapat Anda temukan di atas sebuah kue tart ternyata mengandung zat anti inflamasi tertinggi dibandingkan dengan berbagai jenis makanan lainnya. Hal ini dikarenakan buah ceri mengandung antosianin, suatu antioksidan yang telah dikenal dapat mengurangi proses inflamasi di dalam tubuh dengan efektivitas yang sama seperti beberapa jenis obat anti nyeri.   Edamame Edamame dapat membantu mengurangi proses inflamasi di dalam tubuh karena mengandung banyak isoflavonoid dan asam lemak omega 3, yang dapat menurunkan kadar C reaktif protein, yang merupakan sebuah penanda adanya proses inflamasi di dalam tubuh.   Teh Hijau Berdasarkan sebuah penelitian di India, berbagai jenis teh sebenarnya juga dapat membantu menurunkan proses inflamasi di dalam tubuh, akan tetapi, teh hijau merupakan jenis teh yang memiliki paling banyak zat anti inflamasi.   Gandum Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, orang yang mengkonsumsi gandum seperti oatmeal, beras coklat, dan barley memiliki kadar C reaktif protein yang lebih rendah (38% lebih rendah) dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi gandum olahan.    Sumber: womenshealthmag
 02 Aug 2019    16:00 WIB
5 Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Kencing Manis
Diet diabetes adalah pola diet yang dilakukan oleh para pengidap kencing manis untuk mempertahankan kadar gula darah tetap normal. Ada beberapa makanan yang mungkin menggoda seperti permen dan kue-kue manis yang akan menyebabkan terjadinya lonjakan kadar gula darah pada pengidap kencing manis. Apabila seorang pengidap kencing manis sedang mengontrol kadar gula darah, berhenti konsumsi makanan berikut: Buah kering Buah umumnya sehat dan membantu mengurangi konstipasi (sulit buang air besar). Selain itu juga dapat meningkatkan energi. Namun buah kering dapat meningkatkan gula darah. Biasanya buah kering sedikit mengandung air, protein dan lemak sehingga dapat menyebabkan terjadinya lonjakan darah Susu utuh Susu yang mengandung lemak jenuh dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin. Suatu keadaan dimana hormon insulin tidak dapat menurunkan kadar gula darah dengan baik. Selain itu lemak jenuh memiliki efek buruk terhadap jantung dan arteri  Jus buah Jus buah merupakan sumber buah-buahan yang sehat, namun untuk Anda yang mengidap kencing manis sebaiknya memakan buah utuh karena masih mengandung serat, yang diperlukan oleh tubuh.  Roti putih Roti putih merupakan karbohidrat sederhana yang dapat meningkatkan kadar gula darah, terlebih saat seseorang mengkonsumsi roti putih biasanya akan ditambahkan dengan margarin dan selai yang akan semakin meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Jauh lebih baik konsumsi roti gandum.  Kentang goreng Kentang goreng dan makanan berminyak lainnya dapat meningkatkan kadar gula darah. Karena pada beberapa orang sering konsumsi kentang goreng dengan nasi. Selain makanan yang digoreng akan menyebabkan gangguan pada jantung.  Sumber: healthmeu