Your browser does not support JavaScript!
 27 Jun 2020    11:00 WIB
Makanan Sehat Yang Jarang Dimakan
Sekarang ini, telah banyak diberitakan mengenai berbagai jenis makanan yang baik untuk kesehatan, baik daging, sayuran, maupun buah-buahan. Seiring dengan semakin berkembangnya ilmu kedokteran, semakin banyak obat-obatan dan suplemen yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf kesehatan manusia. Namun, terdapat beberapa jenis makanan sehat yang seringkali dilupakan oleh sebagian besar orang. Di bawah ini terdapat beberapa contoh makanan sehat tersebut: Kacang-kacangan Kacang-kacangan adalah makanan kaya nutrisi, yang mengandung berbagai nutrisi penting mulai dari protein, serat, karbohidrat kompleks, zat besi, magnesium, kalium, dan seng. Berdasarkan penelitian, memakan kacang-kacangan segenggam sehari dapat membantu menurunkan berat badan dan menurunkan kadar kolesterol LDL, serta meningkatkan kadar kolesterol HDL. Semangka Banyak orang menganggap buah semangka mengandung banyak karbohidrat dikarenakan oleh rasanya yang manis, tetapi jangan salah sangka, semangka mempunyai kalori yang rendah dan kaya vitamin A dan C, kalium, dan likopen. Selain itu, semangka juga mempunyai kandungan air yang tinggi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan tubuh anda akan cairan. Keuntungan lainnya dari semangka adalah karena kulitnya yang tebal, pestisida sulit masuk ke dalam buah ini, sehingga semangka adalah salah satu buah yang mengandung sangat sedikit pestisida. Ubi Rasa ubi yang manis membuat banyak orang mengira bahwa ubi adalah makanan tinggi kalori dan karbohidrat. Ubi merupakan sumber beta karoten, vitamin C, serat, dan kalium yang baik, dengan jumlah kalori yang tidak terlalu tinggi. Kubis Merah Kubis merah merupakan sumber serat, vitamin A, D, K, asam folat, dan berbagai mineral yang hanya mengandung 22 kalori dalam 1 gelas kubis. Selain itu, tingginya kandungan antioksidan pada kubis merah membuatnya menjadi salah satu makanan yang dapat melawan kanker. Tomat Tomat telah dikenal sebagai salah satu makanan untuk mencegah kanker prostat dan berbagai jenis kanker lainnya. Kandungan antioksidan likopene yang tinggi pada tomat dapat membantu melawan kanker. Anda dapat menikmati tomat dalam berbagai bentuk, mulai dari bentuk tomat mentah, pasta tomat, sampai jus tomat; yang kesemuanya mengandung vitamin C dan antioksidan yang tinggi. Greek Yogurt Tanpa Lemak Yogurt adalah sumber kalsium, kalium, protein, seng, dan vitamin B6 serta B12 yang baik. Perbedaaan Greek yogurt dengan yogurt biasa adalah kekentalannya, kandungan probiotiknya, kadar laktosa yang rendah, dan kadar protein yang lebih tinggi daripada yogurt biasa. Greek yogurt dapat menjadi salah satu alternatif makanan dalam diet anda yang dapat membantu menjaga berat badan anda dan membuat anda tetap kenyang.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.    
 28 Feb 2020    08:00 WIB
Ternyata Menghentikan Cegukan Mudah Sekali
Merasa malu karena tiba-tiba mengalami cegukan padahal sedang meeting dengan si bos atau justru klien? Hampir sebagian besar orang, baik yang tua maupun muda pasti pernah mengalami cegukan, termasuk bayi yang masih berada di dalam kandungan sang ibu. Cegukan merupakan suatu keadaan di mana otot diafragma mengalami kontraksi tanpa disadari atau dengan kata lain kram. Saat otot diafragma kram, maka ruang pita suara pun akan menutup, sehingga terjadilah cegukan. Cegukan biasanya hanya berlangsung singkat, akan tetapi bila cegukan berlangsung untuk waktu yang lama atau menetap, maka cegukan dapat merupakan gejala dari adanya suatu gangguan kesehatan yang serius. Baik pria maupun wanita dapat mengalami cegukan, tetapi pria biasanya lebih sering mengalami cegukan yang berlangsung selama lebih dari 48 jam. Apa Penyebab Cegukan? Pada sebagian besar kasus cegukan tidak ditemukan penyebab yang jelas. Walaupun demikian, terdapat beberapa hal yang seringkali menyebabkan terjadinya cegukan seperti: Makan terlalu cepat sehingga ada udara yang tertelan bersama dengan makanan Makan terlalu banyak (terutama makanan pedas atau berlemak) atau minum terlalu banyak (teruama minuman bersoda atau minuman beralkohol). Keduanya akan membuat lambung meregang dan mengiritasi diafragma Berbagai jenis penyakit atau gangguan kesehatan yang mengiritasi saraf yang mengatur gerakan diafragma seperti gangguan hati, radang paru-paru (pneumonia), atau berbagai gangguan paru lainnya Baru saja melakukan tindakan pembedahan pada perut Stroke atau tumor otak yang mengenai batang otak Gangguan kesehatan kronis seperti gagal ginjal Mengkonsumsi beberapa jenis obat-obatan yang memang memiliki efek samping cegukan seperti obat lambung, obat penenang (golongan benzodiazepin), levodopa, dan nikotin Perubahan suhu udara secara tiba-tiba Rasa takut atau senang Baca juga: Tips Mudah Untuk Mengatasi Stress Bagaimana Cara Menghentikan Cegukan? Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan cegukan adalah dengan menahan napas, yang bertujuan untuk meningkatkan kadar karbondioksida di dalam tubuh, sehingga otot-otot diafragma menjadi lebih rileks dan cegukan pun berhenti. Cara lainnya yang dapat digunakan untuk mengatasi cegukan adalah dengan menstimulasi daerah hidung dan tenggorokan, serta menstimulasi saraf vagus dengan melakukan beberapa hal di bawah ini: Minum segelas air putih Dibuat terkejut Menghisap lemon atau mengkonsumsi makanan asam Berkumur Bila cegukan telah berlangsung cukup lama dan tidak juga berhenti dengan menggunakan beberapa metode di atas, maka dokter biasanya akan memberikan beberapa jenis obat-obatan untuk mengatasinya seperti klorpromazin, haloperidol, dan metoklopramid. Kapan Hubungi Dokter? Sebagian besar kasus cegukan biasanya dapat hilang dengan sendirinya setelah sejangka waktu dan jarang membahayakan jiwa penderita. Akan tetapi, bila cegukan telah berlangsung lebih dari 3 jam atau mengganggu tidur atau kebiasaan makan Anda, maka jangan ragu untuk segera menghubungi dokter Anda. Segera cari pertolongan medis bila cegukan yang Anda alami juga disertai dengan beberapa gejala di bawah ini, yaitu: Nyeri perut Demam Sesak napas Muntah Batuk darah Tenggorokan terasa penuh Bisakah Cegukan Dicegah? Cegukan tidak selalu dapat dicegah, akan tetapi menghindari beberapa hal di bawah ini dapat membantu mencegah terjadinya cegukan: Makan berlebihan Makan terlalu cepat Minum terlalu banyak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang . Sumber: medicinenet
 27 Jan 2020    16:00 WIB
9 Makanan Sumber Kalsium
Tulang akan mulai mengalami penipisan saat Anda memasuki usia paruh baya. Pada wanita, proses penipisan tulang ini bertambah cepat setelah memasuki masa menopause. Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperlambat peninpisan tulang ini, salah satunya adalah makanan. Mengkonsumsi makanan yang tepat dapat membuat Anda memperoleh kapadatan tulang maksimal dan meningkatkan kepadatan tulang Anda berapapun usia Anda.   1.      Susu Kalsium merupakan elemen penting bagi kekuatan tulang. Setiap orang dewasa yang berusia di bawah 50 tahun dan 50 tahun memerlukan sekitar 1.000 mg kalsium setiap harinya. Saat Anda memasuki usia 51 tahun, seorang wanita memerlukan 1.200 mg kalsium setiap harinya. Bagi pria yang mulai memasuki usia 71 tahun, maka ia pun memerlukan sekitar 1.200 mg kalsium setiap harinya. Sumber utama kalsium tentunya adalah susu. 800 ml susu, baik susu tanpa lemak, susu rendah lemak, maupun susu full cream, mengandung sekitar 300 mg kalsium.   2.      Yogurt dan Keju Jika Anda tidak menyukai susu, Anda mungkin dapat mencoba alternatif lainnya seperti yogurt dan keju. Segelas yogurt mengandung setidaknya 300 mg kalsium. 100 gram keju Swiss juga mengandung kalsium dalam jumlah yang hampir sama. Anda pun tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi yogurt dan keju bila Anda mengalami intoleransi laktosa, karena keduanya mengandung sangat sedikit lakotsa. Bila Anda tetap khawatir, Anda dapat mengkonsumsi berbagai produk susu yang tidak mengandung laktosa. Tidak adanya laktosa di dalam susu dan produknya tidak mempengaruhi kadar kalsium di dalamnya.   3.      Sardin Ikan sardin merupakan sumber kalsium lainnya. Mengkonsumsi sekitar 300 mg ikan sardin kalengan mengandung kalsium dalam jumlah yang sedikit lebih banyak daripada segelas susu.   4.      Sayuran Kalsium pun banyak terdapat pada sayur-sayuran, terutama sayuran hijau, seperti bok choy, kol, lobak dan kubis. 1 porsi tumisan lobak mengandung sekitar 200 mg kalsium.   5.      Berbagai Makanan dan Minuman yang Diperkaya Dengan Kalsium Berbagai jenis makanan dan minuman yang telah diperkaya oleh kalsium dapat menjadi pilihan lain bagi Anda untuk memperoleh kalsium. Terdapat beberapa jus jeruk yang telah diperkaya dengan 240 mg kalsium. Selain itu, 1 porsi sereal yang juga telah diperkaya dengan kalsium dapat mengandung 1.000 mg kalsium.   6.      Suplemen Kalsium Mengkonsumsi suplemen kalsium merupakan salah satu cara mudah untuk meningkatkan kadar kalsium Anda. Akan tetapi, Anda mungkin tidak memerlukannya bila Anda telah dapat mencukupi kebutuhan kalsium Anda melalui makanan. Terlalu banyak mengkonsumsi kalsium (lebih dari 2.000 mg/hari) dapat menyebabkan terjadinya batu ginjal. Jangan mengkonsumsi suplemen kalsium dosis tinggi dalam satu kali minum. Konsumsilah sekitar 500 mg setiap kali meminumnya.   7.      Kedelai Sebuah penelitian menemukan bahwa tidak hanya kalsium yang penting bagi pertumbuhan tulang Anda, sebuah zat kimia yang disebut dengan isoflavon juga dapat meningkatkan kepadatan tulang Anda. Isoflavon ini banyak terdapat di dalam berbagai makanan hasil olahan kedelai, seperti pada tahu. Isoflavon juga diduga memiliki efek yang mirip dengan estrogen di dalam tubuh Anda. Oleh karena itu, kedelai mungkin dapat menjadi salah satu cara mencegah penipisan tulang pada wanita yang telah memasuki masa menopause.   8.      Salmon Selain omega 3, salmon ternyata juga mengandung kalsium dan vitamin D. Mengkonsumsi suplemen minyak ikan juga dapat membantu mengurangi penipisan tulang pada wanita lansia dan mencegah terjadinya osteoporosis.   9.      Kacang-kacangan Kacang-kacangan dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang dalam beberapa cara. Walnut dan flaxseed mengandung asam lemak omega 3. Sementara, almond mengandung kalium yang mencegah pengeluaran kalsium melalui air kemih. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung protein dan berbagai nutrisi penting lainnya yang berperan penting dalam pembentukan tulang yang kuat.   Cara Lain Meningkatkan Kekuatan Tulang Anda Batasi Konsumsi Garam Garam merupakan penyebab utama penurunan kadar kalsium di dalam tubuh Anda. Semakin banyak garam yang Anda makan, maka semakin banyak kalsium yang terbuang melalui air kemih Anda. Sinar Matahari Sinar matahari berperan penting dalam proses pembentukan vitamin D di dalam tubuh Anda. Tanpa vitamin D, tubuh tidak dapat menyerap kalsium dengan sempurna dari makanan. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi pembentukan vitamin D adalah tempat di mana Anda tinggal dan warna kulit Anda. Kebutuhan vitamin D harian Anda adalah sekitar 600 IU pada sebagian besar orang dewasa, dan 800 IU pada orang berusia di atas 70 tahun. Olahraga Untuk menunjang diet sehat Anda, Anda pun memerlukan olahraga untuk membantu meningkatkan kepadatan tulang Anda. Olahraga yang dapat membantu adalah jenis olahraga yang menggunakan berat tubuh Anda atau beban untuk melatih tulang dan otot Anda. Dengan demikian tubuh Anda akan meningkatkan pertumbuhan tulang, sehingga tulang Anda pun menjadi lebih kuat. Beberapa contoh olahraga tersebut adalah jalan cepat, dansa, bermain tenis, dan yoga. Baca juga: Makanan Anti Galau Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: webmd  
 30 Dec 2019    18:00 WIB
Jangan Khawatir Insomnia Dengan Makanan Ini!
Anda tentunya telah mengetahui berbagai dampak buruk dari kurang tidur bagi kesehatan Anda bukan? Tidak hanya dapat menyebabkan terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah; kurang tidur ternyata juga dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi, meningkatkan resiko terjadinya diabetes, serta meningkatkan berat badan seseorang. Oleh karena itu, tidur yang cukup merupakan hal yang sangat penting bagi Anda yang sedang berusaha untuk menurunkan berat badan. Dengan mengkonsumsi makanan yang tepat, tidur Anda pun dapat menjadi lebih baik. Di bawah ini, terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu mengatasi masalah insomnia yang sedang Anda hadapi.   PISANG Selain dapat membantu mengatasi kekurangan kalium karena diare, kandungan kalium, karbohidrat, dan magnesium di dalam pisang ternyata juga dapat membantu membuat seseorang merasa mengantuk lho! Mengkonsumsi pisang sebelum tidur juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan fungsi kognitif otak Anda.   UBI JALAR Seperti halnya pisang, ubi jalar juga mengandung banyak kalium yang dapat membantu membuat otot menjadi lebih rileks dan membuat tidur pun menjadi lebih nyenyak.   BUAH CERI Buah ceri merupakan salah satu jenis buah yang memiliki cukup banyak kandungan melatonin alami, yang dapat membantu mengatur pola tidur Anda sehingga menjadi lebih baik. Konsumsilah segelas jus ceri atau beberapa butir buah ceri sebelum Anda tidur agar tidur Anda menjadi lebih nyenyak.   MADU Kandungan gula alami di dalam madu dapat membantu proses penghantaran triptofan ke dalam otak, yang kemudian akan diubah menjadi serotonin di dalam otak. Serotonin merupakan sejenis neurotransmitter yang berfungsi untuk membantu proses relaksasi otot. Konsumsilah 2 sendok teh madu 1 jam sebelum tidur untuk membuat tidur Anda menjadi lebih nyenyak di malam hari.   Baca Juga: Tips Mencegah Insomnia   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: naturalnews
 29 Jun 2019    16:00 WIB
Pusing Setelah Makan? Berikut Pencegahannya
Apa Anda pernah merasakan kepala pusing setelah makan. Ada beberapa penyebab mengapa bisa terjadinya pusing setelah makan yaitu salah satunya adalah gangguan sistem saraf yang gagal mengatur tekanan darah sehingga akan timbul rasa pusing. Berikut adalah cara untuk mencegah terjadinya pusing setelah makan: Hindari Minuman bersoda Usahakan untuk menghindari minuman bersoda karena minuman ini dapat menyebabkan rasa pusing. Minum air yang cukup Apabila tubuh terhidrasi dengan baik maka akan mencegah terjadinya pusing. Usahakan minum minimal 8 gelas setiap hari. Minumlah saat Anda merasa haus. Jaga pola makan yang baik Jangan melewatkan waktu makan yang normal, seperti sarapan, makan siang dan makan malam karena hal ini dapat menyebabkan penurunan gula darah dalam tubuh yang akan menimbulkan rasa pusing dan mual. Cobalah untuk menjaga pola waktu makan Anda dengan baik. Tambahkan gandum utuh dalam makanan Anda Jenis makan ini akan dimetabolisme secara perlahan dan menjaga kadar gula darah tetap normal dalam tubuh. Makan buah-buahan dan sayuran Buah-buahan dan sayuran merupakan antioksidan, selain itu mengandung banyak vitamin dan mineral untuk membantu Anda tetap sehat dan menjaga sistem tubuh Anda berfungsi secara optimal. Istirahat sejenak setelah makan Istirahat sejenak setelah makan akan memberikan waktu untuk tubuh Anda mencerna makanan. Apabila Anda merasa pusing setelah makan usahakan untuk beristirahat. Hindari konsumsi bumbu secara berlebihan Selain bumbu, saus, alkohol, teh kental, kopi, permen dan hindari merokok setelah makan   Sumber: newhealthguide
 22 Jun 2019    18:00 WIB
Apa Keuntungan Makan di Sore Hari?
1.      Menjaga Berat Badan Tetap Ideal Bila seseorang makan di malam hari, maka ia pun cenderung mengkonsumsi makanan tinggi kalori dan rendah nutrisi; yang tentu saja dapat membuat orang tersebut makan secara berlebihan. Selain itu, bila Anda melewatkan waktu makan pagi atau siang Anda atau menunda waktu makan malam Anda, maka Anda pun cenderung makan lebih banyak karena rasa sangat lapar yang Anda rasakan. Melewatkan waktu sarapan dapat meningkatkan respon hormon insulin di dalam tubuh, yang berarti juga dapat meningkatkan penumpukkan lemak di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan terjadinya obesitas.  2.      Mencegah Terjadinya Refluks Asam Lambung Naiknya asam lambung ke dalam kerongkongan atau biasa disebut dengan refluks dapat menyebabkan timbulnya rasa seperti terbakar di daerah dada. Gejala ini biasanya akan semakin memburuk bila Anda berbaring. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya refluks asam lambung ini adalah dengan menghindari makan dalam jumlah besar dan mengkonsumsi makanan berlemak di malam hari. Makan lebih cepat membuat tubuh Anda memiliki lebih banyak waktu untuk mencerna makanan yang Anda konsumsi dengan baik dan menurunkan resiko terjadinya refluks asam lambung.  3.      Tidur Lebih Nyenyak Refluks asam lambung yang menimbulkan rasa seperti terbakar di dada tentunya dapat mengganggu tidur Anda di malam hari. Oleh karena itu, makan terlalu malam, apalagi makan banyak, dapat mengganggu tidur nyenyak Anda dengan menimbulkan rasa tidak nyaman di perut. Selain itu, mengkonsumsi terlalu banyak cairan sebelum tidur seperti susu, jus, sup, atau makanan berkuah lainnya juga dapat mengganggu tidur Anda karena Anda sering terbangun untuk buang air kecil.  4.      Lebih Bertenaga Makan tepat waktu di sepanjang hari dapat membuat Anda bertenaga di sepanjang hari, memperbaiki mood, dan meningkatkan fungsi otak Anda. Akan tetapi, terlambat makan justru dapat membuat Anda tampak kurang bertenaga, lelah, memiliki mood yang buruk, dan nafsu makan yang besar di malam hari. Untuk mencegah terjadinya berbagai dampak negatif di atas akan lebih baik bila Anda mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang serta mengkonsumsi cemilan di antara waktu makan. Selain itu, tidur nyenyak di malam hari juga dapat membantu membuat Anda lebih bertenaga di keesokkan hari.   Sumber: healthyeating
 25 Dec 2018    11:00 WIB
Panaskan Makanan Dalam Plastik Dapat Mematikan!
Tahukah Anda bahwa memanaskan makanan berbungkus plastik di dalam microwave ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda? Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kandungan zat kimia yang ada di dalam plastik dapat berpindah ke dalam makanan saat dipanaskan. Berbagai zat kimia berbahaya ini dapat memicu terjadinya kanker, gangguan sistem reproduksi, dan berbagai penyakit lainnya pada tubuh manusia.   Plastik sendiri dibentuk dari berbagai jenis zat kimia yang berfungsi untuk membuat plastik memiliki bentuknya. Dua bahan utama yang sering digunakan untuk membentuk plastik adalah: Bisphenol A (BPA), yang digunakan untuk membuat plastik tampak jernih dank eras Phthalates, yang digunakan untuk membuat plastik yang lembut dan fleksibel Saat ini, keduanya dianggap berbahaya bagi manusia karena dapat mengganggu fungsi endokrin. Baik bisphenol A maupun phthalates dapat masuk ke dalam makanan bila Anda memanaskan makanan berbungkus plastik atau menggunakan wadah berbahan plastik saat memanaskan makanan di dalam microwave, terutama bila makanan tersebut merupakan makanan berlemak seperti daging dan keju.   Jadi, bila Anda ingin tetap menggunakan microwave untuk memanaskan makanan, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu: - Pindahkan makanan ke wadah kaca atau keramik sebelum dipanaskan - Lepaskan plastic warp saat memanaskan makanan karena plastik tersebut dapat lumer -  Lepaskan tutup wadah kaca atau wadah plastik Anda sebelum memanaskan makanan di dalam microwave   Baca juga: Meletakkan Makanan Panas di Dalam Plastik Ternyata Sebabkan Kanker Lho!   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter  sekarang .   Sumber: health.harvard
 17 Dec 2018    16:00 WIB
Makan Banyak Bikin Anda Mengantuk? Ini Dia Sebabnya…
Makanan yang Anda makan seharusnya memberikan Anda lebih banyak tenaga bukan? Lalu mengapa banyak orang seringkali justru merasa mengantuk setelah makan kenyang??? Ternyata ada beberapa hal dalam makanan yang Anda konsumsi yang dapat membuat Anda merasa sangat mengantuk! Makanan yang mengandung banyak karbohidrat, banyak lemak, dan banyak gula akan memicu suatu respon saraf saat makanan tersebut masuk ke dalam usus halus. Respon saraf ini atau yang biasa disebut dengan sistem saraf parasimpatik, akan "memberitahu" tubuh Anda untuk melambatkan berbagai fungsi lainnya dan memfokuskan seluruh energinya untuk mencerna makanan yang baru saja masuk.   Baca juga: Tips Untuk Tetap Terjaga di Saat Lelah dan Mengantuk   Selain sistem saraf parasimpatik, makan banyak juga dapat memicu sekelompok sel-sel otak yang disebut dengan sel saraf orexin. Sel saraf orexin ini biasanya terdapat di dalam hipotalamus, di mana mereka sangat sensitif terhadap kadar gula di dalam darah, yang biasanya akan meningkat tajam saat Anda makan banyak. Sel saraf orexin ini berfungsi untuk menghasilkan protein yang disebut dengan orexin, yang berfungsi untuk menjaga otak tetap "terbangun". Selain orexin, ada hormon lainnya yang kadarnya juga dipengaruhi oleh makanan, yaitu insulin. Saat Anda makan, apalagi dalam porsi yang cukup banyak, maka kadar gula darah pun akan meningkat tajam, yang akan memicu peningkatan kadar hormon insulin. Peningkatan kadar hormon insulin akan memicu peningkatan kadar serotonin dan melatonin. Serotonin dan melatonin merupakan 2 jenis zat kimia otak yang telah diketahui berhubungan dengan rasa kantuk dan rasa bahagia. Untuk mencegah Anda merasa mengantuk setelah makan, terutama setelah Anda makan banyak, kurangilah konsumsi lemak, karbohidrat sederhana, dan gula. Selain itu, makan banyak, terutama di malam hari dapat membuat tidur nyenyak Anda terganggu lho! Hal ini dikarenakan saat Anda makan terlalu malam, misalkan jam 10 malam, maka kadar insulin dapat meningkat di tengah malam, yang akan membuat Anda terbangun di tengah malam atau membuat Anda tidak dapat tidur nyenyak di malam hari.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: huffingtonpost
 15 Aug 2018    11:00 WIB
Makan Upil Bisa Sehat! Ga Percaya? Baca Ini!
Hampir semua orang pastinya pernah melakukan kegiatan yang satu ini, mengupil. Walaupun terkesan tidak higienis, mengupil merupakan suatu hal yang pasti dilakukan hampir setiap hari oleh sebagian besar orang di dunia.   Selain menimbulkan rasa kepuasan tersendiri saat berhasil mendapatkan "target", mengupil ternyata juga memiliki manfaat positif bagi kesehatan lho!   Manfaat ini diperoleh setelah seorang ahli di Kanada melakukan suatu penelitian unik. Pada penelitian in, ia meminta para mahasiswanya untuk memakan upil mereka sendiri. Hal ini dikarenakan ia menduga bahwa memakan upil dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia.   Baca juga: Hubungan Antara Kopi dan Sistem Kekebalan Tubuh Anda   Sang professor beranggapan bahwa karena upil hanya mengandung sedikit kuman, maka upil pun cukup aman untuk dikonsumsi. Selain itu, karena adanya kuman di dalam upil, maka hal ini dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk bekerja dan menjalankan fungsinya. Alhasil, sistem kekebalan tubuh pun meningkat. Walaupun sangat disayangkan, sang professor masih belum melanjutkan penelitiannya tersebut sehingga belum ada hasil pasti mengenai benar tidaknya hipotesis yang dikatakannya tersebut.  Akan tetapi, menurut seorang ahli lain, Anda tidak perlu makan upil Anda sendiri untuk memperoleh manfaat ini. Hal ini dikarenakan secara tidak langsung Anda sebenarnya sudah mengkonsumsi cukup banyak upil Anda setiap harinya karena bulu halus (cilia) yang ada di dalam hidung akan membuat semua kotoran yang tersangkut di dalam hidung kembali masuk ke dalam mulut. Jadi, bagi Anda yang ingin meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara mudah dan murah, Anda mungkin dapat memulai suatu kebiasaan baru, yaitu makanlah upil! (yuck)   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter Tanya Dokter sekarang.   Sumber: laras
 30 Jul 2018    11:00 WIB
Merasa Lelah Setelah Makan, Apa Sebabnya?
Jika anda merupakan seorang penderita intoleransi gluten, maka mengkonsumsi gluten dapat membuat anda merasa lelah dan lesu, bahkan dapat menyebabkan anda kekurangan berbagai nutrisi penting bila berlangsung dalam waktu yang lama. Merasa lelah setelah makan juga dapat disebabkan oleh mengkonsumsi terlalu banyak gula atau terlalu banyak karbohidrat sederhana dalam suatu waktu. Anda juga mungkin mengalami alergi terhadap makanan atau intoleransi terhadap berbagai zat lain selain gluten. Gejala Intoleransi GlutenMerasa lelah atau lesu setelah mengkonsumsi gluten (suatu protein yang terdapat pada gandum, jelai/barley, atau gandum hitam) dapat merupakan gejala dari penyakit seliak atau intoleransi gluten. Pada orang yang alergi, mengkonsumsi gluten dapat memicu reaksi sistem kekebalan tubuh yang dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi di dalam makanan yang anda makan. Hal ini dapat menyebabkan berbagai organ tubuh anda kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkannya. Rasa lelah merupakan akibat dari kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi juga dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala. Hubungilah dokter anda untuk memastikan apa penyebab rasa lelah anda, apakah intoleransi gluten atau alergi terhadap makanan tertentu.Intoleransi Gluten dan Hubungannya Dengan Gangguan Penyerapan NutrisiBerdasarkan sebuah penelitian di Amerika mengenai penyakit seliak, kekurangan berbagai nutrisi penting seringkali terjadi pada orang-orang yang tidak mengetahui bahwa mereka menderita intoleransi gluten. Pada orang yang menderita intoleransi gluten, mengkonsumsi gluten dapat menyebabkan iritasi dindind usus, yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi penting dari makanan. Gangguan penyerapan ini dapat menyebabkan anda mengalami kekurangan zat besi, vitamin D, vitamin b12, tembaga, asam folat, magnesium, niasin (vitamin B3), dan riboflavin (vitamin B2). Kekurangan berbagai nutrisi penting ini dapat membuat tubuh anda terasa lelah, lesu, dan lemas. Hindarilah konsumsi gluten bila anda menderita intoleransi gluten.Hubungan Karbohidrat Sederhana Dengan Rasa LelahAlasan lain anda merasa lelah setelah makan selain intoleransi gluten adalah karena mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak karbohidrat sederhana. Mengkonsumsi makanan kaya karbohidrat (gula) dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan menimbulkan rasa lelah serta nyeri kepala. Sumber: healthyeating.sfgate