Your browser does not support JavaScript!
 22 Feb 2019    11:00 WIB
Penting Ketahui Ciri-Ciri Anak Mengalami Kekerasan Seksual
Anak-anak, apakah laki-laki atau perempuan, mempunyai kemungkinan mengalami kekerasan seksual saat ini. Kekerasan seksual pada anak-anak sangat sulit untuk diidentifikasi dan dilaporkan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk para orang tua. Kekerasaan seksual dapat berupa sentuhan atau tanpa sentuhan. Bahkan mengambil gambar dari anak-anak untuk kesenangan seksual juga termasuk kekerasan seksual. Dengan mengetahui gejala dan tanda dari anak yang mengalami kekerasan seksual akan membantu Anda mengenali apakah anak Anda mengalami masalah tersebut. Saat ini kekerasaan seksual pada anak sudah merajalela dan dapat terjadi pada siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Jadi sebaiknya berilah pendidikan kepada anak Anda mengenai hal ini dan ingatlah gejala anak yang mengalami kekerasan seksual. 1.  Gejala fisikTanda-tanda fisik merupakan bukti yang sangat jelas jika si anak mengalami kekerasan seksual. Tetapi kemungkinan untuk mendeteksinya oleh Anda sendiri sangat tergantung dari usia anak Anda. rasa sakit atau lebam disekitar genital dan mulut, nyeri yang tidak dapat dijelaskan saat buang air kecil, sulit untuk berjalan dengan baik dan gejala dari penyakit menular seksual merupakan tanda-tanda fisik yang paling sering terjadi saat anak mengalami kekerasan seksual. 2.  Bermain aktivitas seksual dengan mainanJika Anda menyadari anak Anda menunjukan ada aktifitas seksual saat bermain dengan mainan atau benda lain, kemungkinan mereka pernah mengalami kekerasan seksual. Tanyakan pada mereka siapa yang mengajarkan permainan itu atau dengan siapa mereka bermain permainan itu. Jangan membuat mereka tertekan, tetapi cobalah tanyakan dengan lembut sehingga mereka juga akan tertarik dan mau menjelaskan. 3.  Menjadi introvertAnak-anak yang mengalami kekerasan seksual secara umum akan menarik diri dari umum dan menjadi introvert. Memang ada anak yang pada dasarnya pemalu, tetapi Anda akan mengenali perubahan yang tiba-tiba dari perilaku anak dalam hal pergaulan sosial. Ini adalah salah satu tanda mengenali apakah anak mengalami kekerasan seksual. 4.  Senang akan kesendirianSaat anak mengalami kekerasan seksual, anak akan menjadi takut terhadap orang lain. Hal ini akan membuat mereka memilih seorang diri kapan saja mereka bisa. Alasan lain untuk menyendiri adalah mereka takut akan pertanyaan orang tua. Yakinkan mereka dan bawa kembali mereka ke pola normal sebelumnya jika Anda mengetahui si anak mengalami masalah ini. 5.  Menanyakan pertanyaan dewasaSecara alami anak-anak pasti memiliki pertanyaan mengenai seks seiring bertambahnya usia mereka. tetapi jika Anda menemukan anak Anda bertanya mengenai seks, terutama aktivitas seksual yang tidak sesuai dengan umurnya, Anda bisa bertanya-tanya apaka ini merupakan salah satu tanda anak Anda mengalami kekerasan seksual. 6.  Teman rahasiaJika anak Anda beranjak remaja, Anda bisa mempertanyakan teman baru mereka yang tidak Anda kenal sebelumnya. Teman rahasia ini mungkin seseorag yang lebih tua usianay. Ingat-ingatlah apakah mereka pernah membicarakan mengenai teman yang usianya lebih tua. Periksa juga apakah anak Anda mempunyai uang atau hadiah yang tidak dapat mereka jelaskan. Baca juga: Pengaruh Tindak Kekerasan Terhadap Perkembangan Otak Anak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur
 26 Sep 2014    16:00 WIB
Menelan Mainan Magnet, Seorang Balita Ditemukan Meninggal
Sebuah magnet kecil yang sangat langka di bumi atau dikenal dengan nama Buckyballs, tampaknya terlalu berbahaya bagi anak-anak kecil untuk tetap dijual di toko-toko mainan. Komisi yang menilai keamanan suatu produk (seperti SNI di Indonesia) di Amerika mulai mempertimbangkan untuk melarang penjualan magnet kecil berbahaya tersebut di berbagai toko mainan di Amerika. Hal ini dikarenakan ukurannya yang terlalu kecil sehingga dapat menimbulkan banyak anak-anak kecil tersedak saat menelannya.  Sampai saat ini, telah ditemukan sekitar 7.700 kasus di mana anak-anak kecil menelan magnet yang sangat kuat, yang pada akhirnya menyebabkan kematian seorang batita perempuan berusia 19 bulan tahun lalu di Amerika. Annaka Chaffin menelan 7 butir magnet yang berasal dari sebuah kalung dan menyebabkannya meninggal akibat robeknya usus setelah ketujuh magnet tersebut saling menempel satu sama lainnya di dalam tubuhnya. Pada awalnya, para dokter menduga Annaka menderita suatu infeksi virus pada saluran pencernaannya yang membuatnya tampak tidak sehat. Akan tetapi, Annaka kemudian meninggal 1 hari setelah ia diperiksa di rumah sakit. Beberapa saat sebelum meninggal, Annaka mengalami perdarahan, yang keluar baik dari hidung maupun mulutnya. Saat dokter melakukan tindakan autopsi, ditemukanlah beberapa butir magnet di dalam perut Annaka.  Para dokter mengalami kesulitan mendiagnosa keadaan Annaka dengan tepat karena tidak ada gejala khusus untuk membedakan antara nyeri perut yang disebabkan oleh cedera akibat menelan magnet dengan nyeri perut yang disebabkan oleh infeksi virus atau keracunan makanan.     Sumber: foxnews
 17 Jul 2014    13:00 WIB
Mainan Yang Tidak Boleh Diberikan Untuk Anak
Orang tua sering kali ingin membahagiakan anak dengan membelikan mainan. Namun ternyata ada mainan yang sebaiknya tidak Anda berikan untuk anak perempuan Anda Mainan yang terlalu menimbulkan pemikiran tidak baik Boneka adalah mainan yang sering dibelikan untuk anak perempuan. Namun ternyata hal ini harus diperhatikan. Bagaimana penampilan dari boneka tersebut dapat saja mempengaruhi pikiran anak yang masih polos. Seperti pakaian boneka yang terlalu minim, menggunakan riasan yang terlalu tebal. Mainan yang tidak sesuai dengan jenis kelamin Mainan yang diberikan untuk anak harus sesuai dengan jenis kelamin. Usahakan untuk memberi mainan yang sesuai. Misal untuk anak perempuan jangan dibelikan mainan untuk anak laki-laki. Mainan mengandung bahan yang berbahaya Saat membelikan mainan untuk anak, perhatikan bagian-bagian yang ada dimainan tersebut misal apakah ada magnet kecil yang bisa tertelan oleh anak. Cat yang digunakan apakah berbahaya untuk anak atau tidak. Mainan untuk orang dewasa Pastikan anak Anda memainkan mainan yang sesuai dengan usia. Terkadang ada mainan yang memang khusus untuk dewasa. Tentu tidak boleh diberikan untuk anak-anak. Mainan yang mencerminkan kekerasan Untuk Anda orang tua perlu memperhatikan mainan yang Anda berikan untuk Anak, jangan sampai Anda memberikan mainan yang menampilkan kekerasan. Karena pikiran anak-anak masih belum bisa membedakan mana yang baik atau tidak dan anak sering meniru apa yang dilihat. Untuk Anda para orang tua yang ingin membelikan mainan untuk anak agar memperhatikan mainan yang akan Anda belikan.  Sumber: allwomenstalk