Your browser does not support JavaScript!
 09 Oct 2019    16:00 WIB
Mengapa luka bakar tidak boleh dioles pasta gigi ?
Ketika seseorang terkena knalpot yang panas atau terciprat minyak panas, tidak jarang orang disekelilingnya langsung mengambil pasta gigi untuk dioleskan ke bagian kulit yang terbakar. Tahukan anda bahwa tindakan tersebut salah dan berbahaya. Luka bakar adalah kerusakan jaringan atau kehilangan jaringan yang disebabkan oleh suhu yang panas atau suhu sangat dingin, listrik, bahan kimia, gesekan dan radiasi. Luka bakar memiliki memiliki derajat yang bermacam-macam, uga memerlukan tindakan yang berbeda tergantung dari bagian yang terkena, tingkat keparahan dan komplikasi yang terjadi. Penanganan luka bakar pada prinsipnya sama seperti penanganan luka yang disebabkan oleh hal yang lain yaitu perlu penanganan segera dan ditangani secara steril atau suci hama. Jika luba bakar ditutupi  engan pasta gigi, maka luka tersebut langsung bersentuhan dengan kuman yang terdapat pada pasta gigi tersebut. Belum lagi kandungan lain di pasta gigi tersebut, seperti pemutih, pewarna dan zat-zat lain yang justru bisa membahayakan dan menimbulkan infeksi baru pada luka bakar tersebut. Mengoles luka bakar engan menggunakan pasta gigi juga akan menutupi kulit dan menghambat cairan yang akan keluar dari dalam tubuh, yang akhirnya menghambat proses penyembuhan. Jika terjadi luka bakar hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengguyurnya dengan air atau meletakkannya dibawah air yang mengalir. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga suhu di sekitar luka tersebut supaya tidak semakin tinggi , sehingga jaringan yang rusak tidak semakin banyak. Luka bakar juga dapat diberikan es sehingga menghentikan panas dan mencegah luka bakar semakin parah. Luka bakar ringan (hanya kemerahan kulit tanpa lepuh) cukup diolesi salep khusus luka bakar (bisa dibeli bebas di apotik), dan tak perlu ditutup. Luka bakar lepuh bergelembung, jangan dipecahkan. Biarkan gelembung tersebut pecah sendiri. Setelah pecah, lindungi dari paparan air, sebab kulit di dalam masih kulit yang mudah ditembus kuman. Perawatan dengan antisepsis tetap perlu selain menambah salep khusus luka bakar. Luka lepuh bergelembung yang luas butuh perawatan rumah sakit. Demikian pula luka bakar berat yang mengelupasi kulit sampai dalam yang menyebabkan kulit mengitam, juga tak dapat dirawat sendiri di rumah.
 05 Feb 2019    16:00 WIB
PRP, Cantik Dengan Darah Sendiri
Apakah PRP itu? Platelet Rich Plasma atau yang lebih dikenal dengan PRP merupakan terapi dengan mengambil darah dari pasien sendiri. PRP telah lama digunakan sejak tahun 1987 untuk mempercepat penyembuhan pada gigi, kasus ortopedi dan tindakan bedah plastik. Kemudian dalam beberapa tahun berlakangan, PRP juga memberikan manfaat untuk peremajaan wajah. Bertambahnya usia, paparan sinar matahari, serta polusi yang berlangsung terus-menerus dapat membuat wajah keriput dan muncul bercak kecokelatan serta vlek. Hal itu tentu mengurangi kecantikan Anda. Salah satu perawatan yang bisa Anda lakukan adalah dengan memanfaatkan plasma darah yang dapat merangsang serta menstimulasi sel baru pada kulit wajah. Perawatan ini biasa disebut Platelet Rich Plasma. Perawatan ini menggunakan plasma darah yang diambil dari darah pasien itu sendiri sebagai media utamanya. Prosesnya sederhana. Darah diambil dari pasien, lalu diproses menggunakan alat khusus. Darah yang sudah terurai mengandung zat yang disebut Platelet Rich Plasma (PRP). Zat ini mengandung sumber growth factor atau zat penentu pertumbuhan sekaligus yang merangsang sel untuk mengadakan berbagai macam perbaikan. Perbaikan yang dimaksud dapat meremajakan kulit, memperbaiki kondisi kulit, menghilangkan kerutan, mencerahkan kulit, menghilangkan jerawat, melembabkan dan menutrisi kulit, serta mengurangi jerawat, bekas cacar, dan luka bekas jerawat.  Setelah mendapatkan PRP, perawatan pun dimulai. Prosesnya sangat cepat. Cairan PRP disuntikkan secara halus ke lapisan kulit agar memungkinkan meresap hingga ke bagian kulit terdalam. Selain disuntik bisa juga digunakan sebagai masker. Karena menggunakan darah si pasien sendiri maka perawatan ini sangat aman dan tidak akan menimbulkan efek samping ataupun alergi. Perlu diingat, perawatan ini harus dilakukan langsung oleh dokter ahli. Karena menggunakan darah Anda sendiri, tentu saja dapat meminimalisir efek samping terjadinya alergi dan reaksi hipersensitivitas. Dalam bidang dermatologi (kulit), PRP dapat memberikan efek peremajaan pada kulit seperti meningkatkan tekstur dan warna kulit, mengurangi kerutan, meningkatkan produksi kolagen dan elastin serta mengurangi acne scar. Kasus yang dapat ditangani dengan PRP Kerontokan rambut Peremajaan wajah Kerutan Photo damage Diabetic foot ulcer (gangren pada pasien diabetes) Luka bekas operasi, luka robekan Post traumatic scar Luka bakar Acne scar (bekas jerawat) Kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan terapi Platelet Rich Plasma: Critical thrombocytopenia (jumlah platelet yang rendah) Hipofibrinogenemia Gangguan hemodinamik Sepsis Infeksi akut dan kronis Penyakit hati kronis Pasien yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah (anti koagulan) Setelah Anda melakukan terapi PRP, Anda dapat langsung melakukan aktivitas seperti biasa. Berikut adalah hal-hal yang harus Anda hindari setelah melakukan terapi: Hindari terpapar sinar matahari langsung selama 2-3 hari Hindari berendam di air panas, sauna atau pergi berenang selama 2-3 hari Hindari paparan suhu yang terlalu ekstrim (misalnya terlalu panas atau terlalu dingin) selama 2-3 hari Hindari berolahraga atau beraktivitas fisik berat 24 jam pasca terapi Jangan melakukan terapi tambahan seperti peeling, laser dan lainnya selama paling tidak 2 minggu. Kontroversi Meski sebagian besar kalangan, meyakini, treatmen ini aman dilakukan, namun seorang dermatologis asal Brigham and Women’s Hospital justru merasa ragu. "Tidak ada ilmu pengetahuan yang mendukung terapi itu," ujar Dr Joseph Merola, dermatologis dari Brigham and Women’s Hospital, dilansir Boston. Menurutnya, semua faktor untuk peremajaan kulit sudah ada di dalam lapisan kulit manusia. Dr Joseph juga menambahkan bahwa faktor infeksi menjadi hal yang harus dipertimbangkan saat melakukan terapi ini.  Jangan sampai melakukannya tanpa pengawasan tim medis terpercaya. Walaupun terapi ini tampaknya mulai menjadi tren, belum ada bukti terpercaya apakah PRP atau dikenal juga dengan istilah facial darah atau vampire facial ini dapat memberi hasil maksimal untuk membangun kembali kolagen. Menurut Dr Jeff Spiegel, seorang ahli bedah plastik Chestnut Hill, "Setiap kali Anda menyuntikkan darah ke wajah, akan terlihat perbaikan pada kulit, tetapi ini biasanya hanya bertahan tiga hingga empat hari."  Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Bila Kadar Gula Darah Anda Terlalu Rendah??? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: merdeka
 03 Feb 2019    16:00 WIB
5 Bahan Alami Untuk Menyamarkan Bekas Luka
Apakah bekas luka yang disebabkan oleh jerawat, bekas luka yang disebabkan kecelakaan, atau bekas luka yang disebabkan oleh kelainan kulit, kebanyakan dari kita tentu mengakui sangat sulit untuk menghilangkannya. Tidak ada pengobatan alami yang dapat menghilangkan bekas luka secra instan, tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa pengobatan alami berikut untuk membantu menyamarkan bekas luka. Es batu Pengobatan dengan es batu akan sangat efektif untuk menghilangkan keropeng yang baru. Bungkus beberapa buah es batu kedalam kain kemudian usapkan ke keropeng beberapa menit setiap harinya. Kompres dingin ini akan membantu mengurangi pembengkakan dan menyempitkan pembuluh darah dibawahnya. Dengan cara demikian es batu dapat membantu mengurangi timbulnya bekas luka atau perubahan warna Perasan lemonPerasan lemon diketahui dapat menyamarkan bekas luka. Ambil lemon segar kemudian peras. Ambil air perasan lemon tersebut dan campurkan dengan sedikit air. Celupkan kapas ke campuran air lemon itu dan aplikasikan ke bekas luka setiap hari. Hal ini akan merangsang tumbuhnya sel kulit yang baru menggantikan bekas luka. Madu Madu mengandung zat antibiotik dan juga dapat berperan menjadi bahan pencerah kulit sehingga madu sanagt ideal digunakan untuk menyamarkan bekas luka. Oleskan madu ke bekas luka Anda dan diamkan selama 20 menit kemudian bersihkan dengan air hangat. Madu tidak hanya dapat menyamarkan bekas luka tetapi juga melembabkan kulit dan membuatnye lebih lembut. Lidah buayaLidah buaya dikenal sebagai salah satu tanaman yang mempunyai banyak khasiat. Anda juga dapat menggunakan lidah buaya sebagai bahan menyamarkan bekas luka. Ambil bagian dalam lidah buaya kemudian oleskan pada bekas luka Anda dan biarkan selama 30 menit kemudian bersihkan. Lakukan perawatan ini untuk membantu menyamarkan bekas luka Anda. Vitamin EVitamin E terbukti memberi banyak manfaat untuk perwatan kulit. Gunakan minyak vitamin E sesaat setelah luka mengering untuk mempercepat bekas luka hilang dengan cepat. Baca juga: 6 Cara Menyamarkan Bekas Luka Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: healthmeup
 14 Nov 2018    16:00 WIB
Ajaib! Bahan Alami Berikut Bisa Membantu Menghilangkan Bekas Luka Bakar
Mempunyai bekas luka yang susah untuk dihilangkan merupakan hal yang bisa mengurangi penampilan Anda. Misalnya adalah bekas luka yang menghitam pada bagian kaki karena terkena knalpot, kecelakaan atau karena alergi. Banyak wanita mengalami luka bakar disebabkan oleh memasak atau saat menggosok pakaian. Terkadang luka bakar di kulit semakin terlihat jelas. Walaupun Anda sudah mengoleskan beberapa jenis krim, tetapi luka bakar akan tetap jelas terlihat. Berikut adalah beberapa bahan alami yang dapat membantu Anda menghilangkan lukan bakar.Jus lemonLemon merupakan kelompok buah citrus yang kaya akan vitamin C yang dapat membantu mencerahkan warna kulit. Jus lemon dapat digunakan untuk membantu menghilangkan bekas luka bakar. Caranya cukup dengan mengoleskan air perasan lemon pada daerah bekas luka, kemudian pijat selama 2 menit. Lakukan rutin setiap malam pada bekas luka yang telah mengering. Almond dan minyak zaitunUntuk menghilangkan bekas luka secara alami Anda bisa mencoba menggunakan almond dan minyak zaitun. Pijat daerah bekas luka dua kali setiap hari dengan almond dan minyak zaitun selama beberapa menit. Melakukan cara tradisional ini yang efektif untuk menghilangkan bekas luka secara bertahap. Jus tomatJus tomat merupakan bahan lain yang dapat digunakan untuk menghilangkan luka bakar. Cara menghilangkan bekas luka menggunakan tomat adalah dengan mengambil sepotong tomat kemudian hancurkan tomat gunakan sebagai lulur di daerah bekas luka. Gunakan satu kali setiap hari secara teratur. Ekstrak lidah buayaEkstrak lidah buaya sangat ampuh digunakan untuk menghilangkan bekas luka membandel, ekstrak lidah buaya juga dapat melembutkan kulit. Cara cukup dengan mengoleskan getah lidah buaya pada bekas luka sambil dipijat sekitar 2 menit, diamkan beberapa saat. Lakukan cara ini secara teratur dapat membantu menghilangkan bekas luka. SusuSusu memiliki kandungan pemutih alami yang baik untuk membuat kulit tampak lebih putih dan juga efektif untuk menghapus bekas luka. Caranya cukup dengan membuat lulur dari susu untuk daerah bekas luka, gosok-gosok selama 10 menit. Tambahkan beberapa tetes air lemon untuk hasil terbaik. Gunakan setiap sebelum mandi untuk mendapatkan hasil maksimal. Teh chamomileCampuran teh chamomile dapat efektif untuk menghilangkan bekas luka bakar yang sulit dihilangkan. Rebuslah beberapa daun teh chamomile dan biarkan mendingin. Kemudian letakkan daun teh chamomile dan pijat beberapa menit kemudian bilas dengan menggunakan air dingin.Sumber: boldsky
 22 Aug 2017    18:00 WIB
Pertolongan Pertama pada Luka Bakar Parah
Peristiwa bencana kebakaran atau ledakan berisiko menyebabkan terjadinya luka bakar yang parah dan fatal. Sebelum membawa korban ke rumah sakit, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kerusakan tubuh yang terjadi. Luka bakar parah atau luka bakar tingkat III adalah luka bakar yang menghancurkan semua lapisan kulit. Kontak terlalu lama dengan sumber panas dan luka bakar akibat tersengat listrik adalah penyebab utama luka bakar tingkat III. Luka bakar tingkat III terjadi disemua lapisan kulit. Lemak, saraf, otot dan bahkan tulang bahkan mungkin terpengaruh Biasanya beberapa bagian hangus atau tamapk kering. Rasa sakit yang terjadi mungkin akan sangat parah atau bahkan tidak terasa sama sekali karena sudah terjadi kerusakan saraf yang sangat besar dan berat Beberapa tindakan yang dapat dilakukan jika menemui kasus ini adalah: -          Jika korban masih dalam keadaan terbakar, padamkan api menggunakan selimut, bed cover, karpet, jaket atau bahan lain. Jangan melepaskan pakaian yang melekat pada luka. -          Terkadang korban mengalami kesulitan napas, khususnya bila luka terdapat pada leher, wajah dan di sekitar mulut, bisa juga akibat menghirup asap. Lakukan pemeriksaan untuk memastikan korban bisa bernapas. -          Tempelkan kain basah atau air dingin untuk menurunkan suhu pada daerah luka. Jangan gunakan air es untuk luka di bagian wajah, tangan dan kaki sebab dapat menyebabkan syok. -          Tutup luka bakar dengan perban steril dan tebal, kain bersih, sarung bantal, popok bersih atau bahan lain yang dapat ditemukan. Tetapi jangan gunakan bahan yang mudah rontok seperti kapas atau kapuk. Jangan oleskan minyak atau ramuan lain pada luka. -          Segera telepon ambulans. Korban perlu mendapat penanganan medis dengan segera.