Your browser does not support JavaScript!
 17 Sep 2019    18:00 WIB
Hati-Hati Makanan Ini Mengandung Banyak Lemak Trans
Anda tentunya telah mengetahui berbagai jenis lemak, baik yang buruk maupun baik bagi kesehatan anda. Salah satu jenis lemak yang paling buruk bagi kesehatan anda adalah lemak trans (partially hydrogenated oil).   Apa Itu Lemak Trans? Lemak trans merupakan lemak yang dihasilkan saat hidrogen ditambahkan ke dalam struktur kimia lemak, terutama pada minyak sayur. Tambahan hidrogen ini membuat lemak menjadi lebih tahan lama tanpa perlu dimasukkan ke dalam pendingin. Lemak trans juga sebenarnya terdapat secara alami di dalam lemak hewan dan susu serta produk olahanya, tetapi pada jumlah yang lebih sedikit daripada yang terdapat di dalam berbagai makanan olahan. Lemak trans juga tidak memiliki manfaat apapun bagi kesehatan anda. Lemak trans dan lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL serta menurunkan kadar kolesterol HDL di dalam darah, yang meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Tidak mengkonsumsi lemak trans sama sekali sangat sulit dilakukan karena secara alami terdapat di dalam berbagai jenis makanan. Oleh karena itu, batasilah konsumsi lemak trans anda sebisa mungkin.   Dampak Lemak Trans Pada Kesehatan Diet tinggi lemak trans dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi, obesitas, dan penyakit jantung. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa peningkatkan konsumsi lemak trans dapat menyebabkan terjadinya penyakit Alzheimer, kanker prostat, kanker payudara, diabetes tipe 2, disfungsi hati, infertilitas (kemandulan), depresi, dan  perilaku agresif.1.  Makanan yang DigorengKarena lemak trans lebih tahan lama, maka banyak restoran yang menggunakan minyak jenis ini untuk menggoreng makanan, terutama berbagai makanan siap saji.2.  Pinggiran PiePinggiran pie kesukaan anda juga ternyata mengandung banyak lemak trans.3.  MargarinMargarin merupakan minyak sayuran yang diubah menjadi bentuk padat dan untuk itu minyak sayuran harus melalui proses hidrogenasi untuk membuatnya menjadi padat.4.  KrimerBerbagai jenis krimer yang sering anda gunakan pada kopi atau teh anda ternyata juga mengandung lemak trans.   Sumber: foxnews
 29 Dec 2014    10:00 WIB
Benarkah Lemak Trans Juga Mempengaruhi Daya Ingat?
Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa lemak trans ternyata tidak hanya dapat menyumbat pembuluh darah Anda tetapi juga dapat mengganggu daya ingat Anda. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa pria muda dan paruh baya yang mengkonsumsi banyak lemak trans mengalami penurunan kemampuan untuk mengingat kata yang cukup signifikan selama mengikuti uji daya ingat. Para peneliti menemukan bahwa para pria yang paling banyak mengkonsumsi lemak trans di dalam menu makanan hariannya mengalami penurunan jumlah kata yang mampu mereka ingat hingga 10%. Para peneliti juga menemukan bahwa semakin banyak lemak trans yang dikonsumsi, maka semakin buruk pula daya ingat orang tersebut. Lemak trans merupakan suatu jenis lemak yang dapat ditemukan pada berbagai jenis makanan yang mampu meningkatkan kadar kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL. Sejumlah kecil lemak trans secara alami dapat ditemukan di dalam susu dan berbagai produk daging lainnya, akan tetapi lemak trans buatan dapat ditemukan pada berbagai jenis makanan olahan, makanan siap saji, makanan yang dipanggang, berbagai jenis cemilan, pizza siap saji, dan krimer kopi. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati orang dewasa yang tidak pernah didiagnosa menderita gangguan jantung, yaitu sekitar lebih dari 1.000 orang pria yang berusia 20 tahun atau lebih. Para peneliti meminta semua peserta penelitian untuk menjawab sebuah kuesioner yang berisi berbagai pertanyaan seputar makanan yang biasa mereka konsumsi setiap harinya. Dari jawaban kuesioner inilah para peneliti mampu memperkirakan berapa banyak lemak trans yang dikonsumsi oleh para peserta penelitian setiap harinya. Untuk menguji daya ingat para peserta penelitian, para peneliti menggunakan 104 buah kartu yang berisi sebuah kata. Para peneliti meminta para peserta penelitian untuk mengingat semua kata di dalam 104 kartu tersebut dan meminta peserta penelitian untuk menentukan apakah kata yang baru saja ditunjukkan pada mereka merupakan suatu kata baru atau telah ada pada kartu yang telah diperlihatkan sebelumnya. Para peneliti menemukan bahwa di antara pria yang berusia kurang dari 45 tahun, mereka yang mengkonsumsi lebih banyak lemak trans memiliki hasil yang lebih buruk saat melakukan uji daya ingat, bahkan setelah para peneliti menyingkirkan beberapa faktor resiko lainnya seperti usia, pendidikan, etnis, dan ada tidaknya gangguan depresi. Untuk setiap 1 gram lemak trans yang dikonsumsi, para peneliti menemukan 0.76 poin penurunan kemampuan untuk mengingat suatu kata dengan benar. Hal ini berarti bagi orang yang mengkonsumsi banyak lemak trans, maka mereka pun mungkin tidak dapat mengingat 11-12 kata dengan benar. Sebagian besar peserta penelitian hanya mampu mengingat 86 kata dengan benar. Mengapa demikian? Para peneliti menduga hal ini dikarenakan proses oksidasi yang disebabkan oleh lemak trans menyebabkan kematian sel-sel otak yang berfungsi untuk mengingat sesuatu hal. Selain itu, stress oksidatif ini pun telah banyak dihubungkan dengan terjadinya berbagai penyakit lainnya seperti gangguan jantung dan kanker. Pada saat yang bersamaan, lemak trans juga “menghisap” energi dari sel-sel otak yang membuatnya menjadi kurang responsif dan lebih “lesu”.     Sumber: newsmaxhealth