Your browser does not support JavaScript!
 13 Oct 2018    08:00 WIB
5 Kesalahan Umum Yang Sering Dilakukan Para Pelari Baru
Berlari merupakan salah satu olahraga yang sangat baik untuk membentuk tubuh dan juga dapat dengan mudah dilakukan. Anda tidak perlu masuk ke pusat kebugaran yang terkenal, peralatan yang mahal atau perlu ditemani orang lain untuk mendampingi. Anda cukup memakai sepatu olahraga Anda, membuka pintu dan segera berlari, semudah itu saja. Karena berlari sangat mudah untuk dilakukan, banyak pelari pemula yang langsung berlari tanpa mengetahui apa saja yang diperlukan untuk mempertahankan rutinitas ini. Banyak kesalahan yang sering dilakukan oleh pelari yang dapat menyebabkan cedera, baik ringan maupun serius. Jika Anda ingin mulai berlari, ingatlah untuk menghindari 5 kesalahan dibawah ini supaya Anda bisa berlari dengan sukses. Melakukan terlalu banyak dan terlalu cepat Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan oleh pelari pemula adalah melakukan terlalu banyak dan terlalu cepat. Melakukan lari untuk pertama kali tidak diragukan lagi akan membuat Anda bersemangat, tetapi untuk dapat meningkatkan kemampuan berlari dan mampu menempuh jarak yang lebih jauh Anda memerlukan waktu. Buatlah program latihan yang baik untuk dapat meningkatkan jarak, intensitas dan frekuensi dalam berlari. Dengan menaikkan kemampuan secara perlahan, maka Anda juga akan terhindar dari cedera. Para ahli menyarankan untuk meningkatkan jarak tempuh lari Anda 10% setiap minggunya. Tidak mengambil waktu beristirahat Pelari pemula mungkin berpikir untuk berlari setiap hari (atau hampir tiap hari) supaya bisa mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat, tetapi Anda tidak bisa melakukannya semudah itu. Berlari merupakan jenis olahraga high impact yang bisa mungkin berat untuk untuk tubuh Anda, terutama untuk pelari baru yang kondisi otot dan tulangnya belum pada kondisi siap untuk latihan yang intens. Jadi sangat penting untuk Anda mengambil waktu istirahat diantara waktu berlari untuk memberikan kesempatan otot dan tulang Anda pulih. Tidak memakai peralatan  yang tepat Mungkin benar Anda tidak memerlukan peralatan yang mahal untuk mulai berlari. Tetapi sangat penting untuk memakai peralatan yang tepat untuk memulai latihan Anda. peralatan yang penting adalah sepatu berlari yang baik dan pastikan Anda melakukan pencarian terlebih dahulu sebelum membeli. Untuk wanita, Anda perlu memberi sport bra yang baik juga. Berlari walaupun merasa sakit Terkadang berlari dapat terasa tidak nyaman, terutama untuk pelari baru. Rasa ini merupakan bagian untuk menjadi pelari yang lebih baik. Tetapi jika yang Anda rasakan adalah nyeri maka ini adalah hal yang berbeda. Terkadang saat Anda merasa nyeri saat berlari, maka Anda perlu berhenti dan beristirahat sementara waktu. Ingatlah untuk selalu mendengarkan apa yang tubuh Anda coba katakan kepada Anda.  Membandingkan dengan orang lain Ketika Anda mulai berlari, sangat penting untuk tidak membandingkan diri Anda dengan oarng lain. Jika Anda merasa bersemangat saat berlari, dan Anda membaca artikel di majalah mengenai jarak tempuh pelari lain, kekuatan pelari lain, mungkin akan membuat Anda berkecil hati. Sebaliknya Anda justru menggunakan berita tersebut sebagai pemicu dan motivasi yang akan menguatkan Anda dalam berlari sebagai pelari pemula.   Sumber: cnn
 27 Jun 2018    11:00 WIB
5 Dampak Berlari Pada Mr. P dan Buah Zakar Anda
Tahukah Anda bahwa tubuh manusia memiliki kemampuan beradaptasi yang luar biasa? Salah satunya adalah bagaimana cara tubuh beradaptasi agar tidak menyakiti Mr. P serta buah zakar Anda saat Anda berlari. Buah zakar Anda memiliki kemampuan untuk menarik dirinya ke atas, ke arah tubuh Anda (refleks kremaserik) untuk mencegah terjadinya cedera pada Mr. P dan buah zakar selama Anda berolahraga. Walaupun buah zakar memiliki kemampuan menakjubkan tersebut, akan tetapi bukan berarti Mr. P dan buah zakar Anda dapat terbebas dari seluruh cedera saat Anda berolahraga. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja yang mungkin terjadi pada kemaluan Anda saat Anda sibuk berolahraga.   Berlari Dapat Menyebabkan Buah Zakar Terasa Nyeri Kurang lebih sekitar 1 di antara 7 orang pria mengalami nyeri pada buah zakarnya karena varicocele, suatu keadaan di mana pembuluh darah vena pada buah zakar melebar. Kelainan ini biasanya berhubungan dengan faktor genetika. Bila Anda menderita kelainan ini, maka berlari dapat menjadi suatu siksaan bagi Anda. menggunakan celana dalam ketat atau celana khusus untuk berlari dapat membantu mengurangi rasa nyeri saat berlari.   Tekanan Dapat Menimbulkan Masalah Walaupun menggunakan celana dalam ketat atau celana olahraga dapat membuat Anda lari dengan nyaman, akan tetapi menggunakan celana olahraga atau celana panjang yang terlalu ketat dapat menghambat aliran darah ke daerah kemaluan Anda, yang dapat menyebabkan terjadinya nyeri pada buah zakar. Jika Anda mulai merasa nyeri atau mati rasa di daerah kemaluan, maka hal ini merupakan cara tubuh Anda untuk memberitahu bahwa pakaian dalam atau celana yang Anda kenakan terlalu ketat.   Berlari Bantu Anda Berereksi Menurut seorang ahli, seseorang yang melakukan olahraga lari secara teratur, misalnya 2 atau 3 kali setiap minggunya, akan memiliki aliran darah yang lebih baik dan jantung yang lebih sehat. Kedua hal ini merupakan kabar baik bagi kemampuan ereksi Anda yang memang sangat dipengaruhi oleh kemampuan jantung memompa darah dan aliran darah ke dalam Mr. P.   Baca juga: Mengapa Berjalan Kaki Lebih Baik Daripada Berlari?   Berlari Dapat Menguatkan Sperma Anda Banyak penelitian ilmiah yang menemukan bahwa aktivitas fisik, khususnya berlari, dapat membantu meningkatkan kesuburan seorang pria. Penelitian ini menemukan bahwa pria yang berolahraga biasanya memiliki kadar sperma yang lebih tinggi di dalam cairan maninya dibandingkan dengan pria yang tidak berolahraga. Hal ini dikarenakan berolahraga teratur dapat meningkatkan kadar hormon testosteron di dalam tubuh Anda, yang sangat baik bagi kesehatan sperma Anda.   Terlalu Banyak Berlari Justru Berbahaya Bagi Sperma Akan tetapi, berlebihan justru buruk bagi kesehatan sperma Anda lho. Sejumlah penelitian menemukan bahwa seorang pria yang berlari sejauh 107 km atau lebih setiap minggu justru akan mengalami penurunan kadar testosteron hingga 28%, yang berarti penurunan kualitas sperma. Para ahli menduga hal ini dikarenakan berolahraga secara berlebihan justru akan memicu respon radang di dalam tubuh yang sangat tidak baik bagi kesehatan sperma Anda. Selain itu, olahraga juga membuat tubuh Anda menjadi stress. Walaupun stress baik bagi kesehatan tubuh, akan tetapi bila berlebihan hal ini justru dapat menyebabkan penurunan kadar hormon testosteron dan gangguan fungsi seksual atau bahkan kemandulan. Penelitian yang sama menemukan bahwa kadar testosteron dan kualitas sperma akan mencapai kadar puncaknya bila seorang pria berlari sejauh 56 km setiap minggunya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth  
 28 Jan 2018    10:00 WIB
5 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Mengikuti Kegiatan Lari Maraton
Sudah Lama Tidak Berolahraga Bila Anda sudah lama tidak berolahraga maka berlari maraton bukanlah pilihan yang tepat untuk memulai regimen olahraga Anda kembali. Memiliki stamina yang cukup merupakan salah satu kebutuhan utama olahraga maraton dan stamina yang kuat tidak dapat diperoleh dalam waktu singkat. Mulailah dengan melakukan rutinitas olahraga Anda 1 bulan sebelum jadwal lari maraton yang ingin Anda ikuti. Berolahragalah selama 20-30 menit setiap harinya selama 3 hari setiap minggunya. Sebuah penelitian di Eropa menemukan bahwa dibutuhkan waktu setidaknya 3 minggu atau bahkan lebih lama bagi tubuh untuk menyesuaikan diri terhadap suatu rutinitas olahraga.   Menderita Suatu Penyakit Tertentu Secara keseluruhan olahraga maraton sangatlah baik bagi kesehatan Anda, kecuali bila Anda memiliki kadar kolesterol yang tinggi, penyakit jantung, atau diabetes; terutama bila Anda telah berusia lebih dari 40 tahun, memiliki berat badan berlebih atau obesitas, dan merokok. Gaya hidup kurang aktif dapat menyebabkan penumpukkan lemak di dalam pembuluh darah Anda, termasuk pada pembuluh darah jantung. Bila Anda mengalami hal ini dan kemudian melakukan olahraga secara berlebihan, maka hal ini dapat menyebabkan otot jantung Anda kekurangan suplai oksigen dan menyebabkan terjadinya kerusakan otot jantung, yang berujung pada serangan jantung. Bila Anda memiliki beberapa faktor resiko di atas, maka berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mendaftarkan diri untuk mengikuti lari maraton.   Tidak Mengkonsumsi Makanan Sehat Memulai suatu kegiatan atau rutinitas olahraga membuat Anda juga memerlukan nutrisi dan kebiasaan makan yang tepat. Bila Anda sebelumnya tidak pernah memperhatikan apa yang Anda makan, maka mulailah mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran. Hal ini dapat membantu tubuh Anda memiliki cukup energi dan mengurangi kelebihan lemak pada tubuh Anda.   Memiliki Kebiasaan Tidur yang Buruk Sebagian besar orang tentunya telah mengetahui bahwa tidur yang cukup merupakan hal yang penting, terutama bila Anda ingin melakukan suatu aktivitas fisik berat dalam waktu dekat. Kurang tidur dapat menyebabkan terjadinya berbagai cedera yang tidak diinginkan. Mulailah memilliki pola tidur sehat setidaknya 4-12 minggu sebelum hari H. Tidurlah selama 7-9 jam setiap malamnya.   Menderita Nyeri Sendi Atau Nyeri Lutut Kronik Jika Anda memiliki gangguan pada sendi atau lutut Anda, maka akan lebih baik bila Anda tidak melakukan suatu kegiatan fisik berat, seperti berlari dalam jangka waktu lama. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kekambuhan.   Sumber: menshealth
 25 Mar 2017    11:00 WIB
Benarkah Terlalu Banyak Berlari Sebabkan Kematian Dini?
Anda mungkin berpikir bahwa semakin banyak anda berolahraga, misalkan berlari, maka semakin sehatlah tubuh anda. Akan tetapi, sebuah penelitian baru menemukan bahwa orang yang berolahraga (berlari) dengan intensitas sedang dapat hidup lebih lama dibandingkan dengan orang yang tidak berolahraga sama sekali atau orang yang terlalu banyak berlari (berkilo-kilo meter, seperti marathon).Penelitian ini mengamati 3.800 pelari dengan berbagai faktor resiko penyakit jantung dan penggunaan obat NSAID (non steroid anti inflammation drugs) seperti ibuprofen. Sekitar 70% peserta biasa berlari lebih dari 32 km setiap minggunya. Berdasarkan hasil penelitian di atas, seorang ahli jantung menyarankan agar anda tidak melakukannya (berolahraga lari) lebih dari 2.5 jam setiap minggunya, yang dibagi menjadi beberapa kali (jarak lari) setiap minggunya. Walaupun penelitian ini belum dapat menemukan penyebab pasti mengapa terlalu banyak berlari dapat berakibat buruk bagi kesehatan anda, akan tetapi, penelitian ini telah berhasil menyingkirkan kemungkinan adanya hubungan antara terlalu banyak berlari dengan resiko penyakit jantung (tekanan darah tinggi, kadar kolesterol darah yang tinggi, diabetes, adanya anggota keluarga yang menderita penyakit jantung atau diabetes, dan kebiasaan merokok) atau penggunaan berlebihan dari NSAID (yang dapat menyebabkan berbagai gangguan jantung). Seorang ahli lainnya juga mengatakan bahwa berolahraga berlebihan atau bahkan ekstrim sebenarnya dapat menyebabkan terbentuknya suatu jaringan parut pada jantung. Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa pelari maraton pria memiliki lebih banyak plak (penumpukkan lemak) di dalam pembuluh darah arteri jantung (arteri koroner) yang dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung dibandingkan dengan pria lain yang bukan seorang pelari. Walaupun belum ditemukan penyebab yang jelas, para peneliti menduga bahwa berbagai perubahan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh saat berlari mungkin menyebabkan gangguan (keracunan) pada pembuluh darah arteri, walaupun tentu saja masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan kebenaran dari dugaan ini.Sumber: foxnews
 05 May 2016    11:00 WIB
Hai Ladies, Ikuti Cara Ini Agar Selalu Terhindar Dari Kejahatan
Untuk Anda para wanita lajang yang suka bepergian atau Anda tinggal sendirian mungkin rentan terhadap kejahatan. Untuk itu Anda harus mampu menyadari bagaimana cara menjaga diri Anda agar terhindar dari kejadian buruk tersebut. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai tips mudah untuk dapat menjaga diri agar tetap aman. Jadi dibaca terus ya ulasan dibawah ini yang dapat membantu menenangkan pikiran Anda. 1.      Selalu Waspada Anda perlu selalu waspada mengenai situasi di sekitar Anda. Apabila Anda selalu waspada dalam segala hal maka Anda dapat menghindari masalah bentuk kejahatan apapun yang mungkin dapat mengancam keselamatan Anda. Sikap selalu waspada akan menempatkan Anda pada keadaan yang lebih aman. So, tetap selalu waspada ya ladies. 2.      Gunakan insting Anda Anda memiliki naluri yang dapat membantu Anda untuk tetap aman. Anda hanya perlu menyadari tentang naluri Anda tersebut. Apabila Anda merasa bahwa tempat yang akan Anda kunjungi tidak aman. Maka simple saja ikuti naluri Anda dan putuskan untuk pergi ke tempat tersebut. Bisikan dalam pikiran Anda dan reaksi Anda untuk menurutinya bisa membuat Anda tetap aman. 3.      Pelajari pertahanan diri Cara terbaik untuk tetap aman adalah belajar pertahanan diri. Pelajari beberapa dasar-dasar pertahanan diri sehingga Anda dapat mencegah serangan yang mungkin terjadi apabila Anda dalam bahaya. Trik pertahanan diri dapat benar-benar membantu Anda untuk tetap aman dan dapat membuat Anda merasa lebih tenang. Hal ini akan sangat membantu apabila Anda melakukan perjalanan yang jauh. 4.      Lari sekencang-kencangnya Apabila Anda dalam keadaan terdesak dan Anda tidak bisa melakukan perlawanan. Maka satu-satunya cara terbaik adalah lari sekuat tenaga dan berusaha sembunyi di tempat yang aman. Cara ini adalah reaksi yang wajar dan terbaik untuk dapat membuat Anda tetap aman. Terlebih bila Anda sendirian. 5.      Tetap kuat Para ladies berusahalah utuk tetap kuat dalam menghadapi situasi yang membahayakan. Apabila Anda menunjukkan bahwa Anda panik dan cemas maka hal ini akan menyulitkan Anda dan membuat orang-orang jahat merasa mudah untuk memanfaatkan Anda. Hal ini bukan hanya berhubungan dengan kekuatan fisik namun keadaan mental Anda yang kuat akan memberikan Anda kekuatan dalam menghadapi masalah. 6.      Gunakan semprotan merica Semprotan merica mungkin senjata pertahanan diri yang terbaik dan mudah digunakan saat Anda dalam bahaya. Ini adalah cara paling aman untuk mempertahankan diri dari masalah yang tak terduga. Selalu siapkan semprotan merica dalam tas Anda selama 24 jam 7 hari dalam seminggu agar tetap aman. 7.      Jaga rumah agar tetap aman Nah, apabila Anda tinggal sendirian sebaiknya Anda menginstal sistem keamanan rumah. Seperti CCTV dapat membantu Anda tetap aman. Cara ini akan membuat Anda merasa aman dan terlindungi apabila tinggal di rumah sendirian. 8.      Kunci pintu Kunci semua pintu rumah saat tidur atau ketika Anda sendirian di rumah. Begitu juga kunci mobil Anda saat mengemudi. Hal-hal kecil ini dapat membantu mencegah terjadinya masalah besar dalam hidup Anda. 9.      Aman dalam dunia maya Jangan pernah memposting foto seksi Anda dalam media sosial, karena bisa saja ada orang-orang jahat yang menyalah gunakan cara ini. Selain itu jangan share info-info yang rahasia. Simpan baik-baik pasword Anda jangan berikan pada orang lain yang tidak terlalu Anda kenal. Keselamatan dalam dunia maya adalah hal yang penting terlebih untuk Anda yang sering menggunakan internet. 10.  Tetap positif dan percaya diri Apabila Anda positif dan percaya diri dalam hidup, Anda bisa tetap aman. Ini semua tergantung pada sikap Anda. Dengan sikap dingin dan tenang maka Anda dapat memberikan kesan bahwa Anda cukup kuat untuk menghadapi apa pun, sehingga memberikan situasi yang positif bagi Anda. Nah untuk Anda para wanita, jangan pernah merasa takut dan tidak berdaya. Asalkan Anda mampu berusaha maka Anda bisa menjaga diri dengan baik dan tidak menjadi sasaran empuk atas tindakan kejahatan. Baca juga: Cegah Kejahatan Seksual Anak Dengan "Aturan Pakaian Dalam" Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwomen