Your browser does not support JavaScript!
 20 Aug 2019    11:00 WIB
Apa Dampak Kurang Tidur Pada Tubuh Anda?
Kurang tidur merupakan hal yang umum terjadi pada orang di seluruh dunia. Akan tetapi, apakah Anda yakin kurang tidur tidak akan mengganggu kesehatan Anda sama sekali? Kurang tidur tidak hanya akan membuat Anda mengantuk dan merasa lelah di keesokan harinya, tetapi juga memiliki dampak yang sangat buruk terhadap kesehatan Anda secara keseluruhan. Kurang tidur dapat terjadi kapan saja dan derajat keparahannya pun dapat bervariasi, mulai dari kurang tidur akut hingga kurang tidur kronik. Karena lama waktu tidur yang dibutuhkan oleh setiap orang berbeda-beda, maka bila seseorang yang membutuhkan waktu tidur selama 9 jam, maka saat ia hanya tidur selama 8 jam, ia pun mengalami kurang tidur. Untungnya adalah sebagian besar efek samping kurang tidur pada tubuh manusia bersifat ringan. Obatnya pun cukup sederhana yaitu cukup tidur. Akan tetapi, bila Anda terus kurang tidur dalam waktu yang lama, maka Anda mungkin akan mengalami beberapa gangguan fisik seperti yang disebutkan di bawah ini.   Dampak Kurang Tidur Pada Fungsi Neurologis Kurang tidur memiliki efek yang sama seperti saat Anda mengkonsumsi minuman beralkohol, seperti bicara tidak jelas, gerakan mata yang tidak terkendali (nistagmus), gemetar ringan pada tangan, kelopak mata tampak turun, dan perubahan refleks neurologis. Selain itu, Anda mungkin akan mengalami penurunan ambang kejang, yang berarti Anda lebih mudah mengalami kejang. Hal ini dapat berbahaya bagi seorang penderita epilepsi yang kurang tidur. Kurang tidur juga dapat membuat Anda lebih sensitif terhadap rasa nyeri. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa sensitivitas seseorang terhadap panas dan nyeri tekan akan meningkat saat ia kurang tidur.   Dampak Kurang Tidur Pada Fungsi Vital Tubuh Berbagai penelitian juga telah menemukan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan sedikit perubahan pada tanda-tanda vital tubuh Anda. Tanda-tanda vital tubuh ini sangat penting karena sering digunakan untuk mengetahui bagaimana keadaan kesehatan seseorang secara keseluruhan. Tanda-tanda vital yang dimaksud adalah suhu tubuh, tekanan darah, denyut jantung, dan laju pernapasan. Kurang tidur dapat membuat suhu tubuh Anda menurun.   Baca juga: Posisi Tidur dan Kepribadian Anda   Dampak Kurang Tidur Pada Keseimbangan Kadar Hormonal di Dalam Tubuh Kurang tidur memiliki efek yang cukup signifikan pada pengeluaran hormon dari kelenjar endokrin, terutama hormon yang dipengaruhi oleh irama sirkardian. Anak-anak yang kurang tidur dapat mengalami gangguan tidur. Hal ini dikarenakan hormon pertumbuhan dikeluarkan saat tidur. Jadi, bila tidur anak terganggu, maka jumlah hormon pertumbuhan yang dikeluarkan pun akan terganggu. Akibatnya, anak pun tidak dapat bertumbuh dengan maksimal, yang akan membuat tinggi badannya lebih pendek daripada seharusnya. Kurang tidur juga akan mempengaruhi aktivitas kelenjar tiroid. Para ahli menduga hal ini dikarenakan orang yang terbangun lebih lama membutuhkan lebih banyak energi, yang berarti kelenjar tiroidnya pun harus bekerja lebih keras. Walaupun demikian, ada beberapa jenis hormon yang tidak dipengaruhi oleh seberapa lama waktu tidur Anda seperti hormon kortisol, adrenalin, katekolamin, LH, FSH, testosteron, dan progesterone.   Kurang Tidur dan Kematian Pada akhirnya, hal yang paling mengkhawatirkan dari kurang tidur adalah dampaknya pada kesehatan seseorang secara keseluruhan. Tidak hanya meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis penyakit, kurang tidur juga dapat menyebabkan terjadinya kematian lho! (pada situasi ekstrim). Kurang tidur dalam waktu lama (kronik) juga dapat mempengaruhi metabolisme tubuh Anda, yang dapat memicu terjadinya gangguan toleransi glukosa (salah satu faktor resiko terjadinya diabetes) dan peningkatan berat badan. Selain itu, kurang tidur tampaknya juga dapat mengganggu fungsi daya tahan tubuh seseorang, yang akan membuatnya lebih mudah jatuh sakit. Oleh karena itu, memiliki waktu tidur yang cukup setiap hari sangatlah penting untuk menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about
 05 Aug 2019    11:00 WIB
Hati-hati! Kurang Tidur Bisa Kacaukan Hormon di Dalam Tubuh
Kurang tidur sebenarnya merupakan hal yang biasa terjadi pada semua orang, apalagi pada zaman modern seperti sekarang ini. Akan tetapi, apapun alasannya, kurang tidur akan berdampak buruk pada kesehatan Anda secara keseluruhan, termasuk pada keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh. Hormon merupakan zat kmia yang berfungsi sebagai penyampai pesan bagi berbagai jenis fungsi tubuh, yang turut berperan dalam proses pertumbuhan, metabolisme, dan reproduksi. Kadar hormon di dalam tubuh manusia sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitar seperti perubahan siang (cahaya) dan malam (gelap) serta cukup tidaknya waktu tidur seseorang. Banyak penelitian telah menemukan adanya hubungan antara kurang tidur dan gangguan metabolisme tubuh. Penelitian yang dilakukan pada tahun 1999 menemukan bahwa peserta penelitian yang hanya tidur selama 4 jam setiap harinya selama 1 minggu mengalami perubahan metabolisme tubuh. Para ahli menemukan para peserta mengalami gangguan intoleransi glukosa, yang merupakan faktor resiko terjadinya diabetes, dan perubahan kadar hormonal yang berhubungan dengan terjadinya peningkatan berat badan dan tekanan darah tinggi. Untungnya, berbagai perubahan menakutkan ini bersifat reversible saat peserta kembali memiliki waktu tidur yang cukup. Sebuah penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2004 menemukan bahwa kurang tidur juga dapat mengubah keseimbangan kadar hormonal yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan, terutama hormon leptin, yang berfungsi untuk menekan nafsu makan (kadar hormon leptin mengalami penurunan sebanyak 18%). Hormon lainnya yang juga ikut terpengaruh oleh sedikitnya waktu tidur manusia adalah hormon ghrelin, yang berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan. Kadar hormon ini akan meningkat sebanyak 28% saat seseorang kurang tidur. Selain itu, para peserta penelitian yang kurang tidur juga cenderung memilih makanan yang mengandung banyak kalori. Kombinasi dari ketiga hal ini tentu saja dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Kurang tidur, baik yang terjadi pada anak-anak dan orang dewasa, juga akan mempengaruhi kelenjar tiroid. Waktu tidur yang kurang tampaknya dapat meningkatkan pelepasan hormon tiroid, yang membuat tubuh membutuhkan lebih banyak energi.   Baca juga: 4 Cara Hormon Mempengaruhi Berat Badan Anda   Akan tetapi, ada beberapa jenis hormon lain yang tampaknya tidak dipengaruhi oleh berapa banyak waktu tidur Anda setiap harinya, termasuk hormon seks. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis hormon yang tidak dipengaruhi oleh lama waktu tidur Anda setiap hari: Kortisol (hormon stress) Adrenalin (fight or flight response hormone, yang juga dikenal dengan nama epinefrin) Katekolamin (epinefrin dan norepinefrin) LH (Luteinizing Hormone yang berfungsi untuk menstimulasi fungsi indung telur dan buah zakar) FSH (Follicle-Stimulating Hormone, yang berfungsi untuk menstimulasi fungsi indung telur dan buah zakar) Testosteron (menstimulasi produksi sperma pada pria) Progesteron (berfungsi untuk menjaga kehamilan pada wanita) Untuk mencegah terjadinya berbagai efek samping tidak menyenangkan dari kurang tidur, pastikan Anda tidur cukup setiap malamnya. Jika Anda menderita insomnia atau memiliki kualitas tidur yang buruk, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang.   Sumber: about
 21 Apr 2019    18:00 WIB
Cukupkah Waktu Tidur Anak Anda?
Sebenarnya tidak ada acuan mengenai berapa lama waktu tidur yang cukup bagi anak-anak pada berbagai usia karena setiap anak membutuhkan lama tidur yang berbeda-beda pula. Usia 1-4 Minggu → 15.5-16.5 Jam/HariBayi baru lahir biasanya memiliki waktu tidur yang singkat yaitu sekitar 2-4 jam setiap kali tidur. Bayi prematur mungkin membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dan bayi yang rewel mungkin membutuhkan waktu tidur yang lebih singkat.Karena bayi baru lahir belum memiliki irama sirkardian (pengatur waktu tidur) sehingga pola tidur mereka tidak berhubungan dengan siang atau malam hari. Bayi baru lahir biasanya tidak memiliki pola tidur sama sekali.Usia 3 Bulan → 15 Jam/HariSaat ini bayi anda telah mulai dapat beradaptasi sehingga ia mulai memiliki pola tidur yang teratur. Waktu tidur terlama bayi anda setiap kali tidur adalah sekitar 4-6 jam dan lebih sering terjadi di malam hari.Waktu tidur siang bayi anda saat ini adalah sekitar 5 jam dan waktu tidur di malam hari adalah sekitar 10 jam.Usia 6 Bulan → 14 Jam/HariTujuan utama anda saat ini adalah menciptakan kebiasaan tidur yang sehat bagi bayi anda karena ia telah mulai dapat berinteraksi dengan orang lain dan pola tidurnya pun telah lebih teratur.Bayi biasanya akan tidur siang sebanyak 3 kali yang kemudian akan berkurang menjadi 2 kali saat ia berusia 6 bulan, yang membuat mereka dapat tidur lebih lama di malam hari, bahkan selama semalam penuh. Waktu tidur siang bayi anda saat ini adalah sekitar 4 jam dan waktu tidur di malam hari adalah sekitar 10 jam.Usia 9 Bulan → 14 Jam/HariSaat ini bayi anda telah dapat tidur lebih lama di malam hari yaitu sekitar 11 jam setiap harinya dengan waktu tidur siang yang lebih singkat yaitu sekitar 3 jam setiap harinya.Usia 1 Tahun → 14 Jam/HariSaat ini, waktu tidur siang anak anda mungkin telah berkurang menjadi 1 kali setiap harinya dan hanya membutuhkan 2.5 jam tidur siang dan 11.5 jam waktu tidur di malam hari setiap harinya.Usia 3 Tahun → 12 Jam/HariAnak-anak berusia 3 tahun biasanya akan pergi tidur pada pukul 7-9 malam dan bangun sekitar pukul 6-8 pagi. Pada saat ini sebagian besar anak masih tidur siang selama sekitar 1 jam di siang hari, dan tidur selama 11 jam di malam hari.Usia 4 Tahun → 11.5 Jam/HariAnak anda mulai jarang tidur siang atau bahkan tidak tidur siang sama sekali dan tidur selama 11.5 jam setiap malamnya.Usia 5-12 Tahun → 9-11 Jam/HariSeiring dengan semakin bertambahnya usia anda, waktu tidurnya di malam hari pun mulai sedikit berkurang. Anak anda pun mulai tidur lebih malam dari sebelumnya.Usia 12-16 Tahun → 8.5-9 JamAnak remaja anda tetap membutuhkan tidur yang cukup untuk menjaga kesehatannya, beberapa anak bahkan membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dari beberapa tahun sebelumnya. Sumber: webmd
 07 Apr 2019    11:00 WIB
Air Dingin Bisa Bikin Makin Cantik ?
Di saat cuaca yang panas memang paling enak minum yang dingin-dingin selain rasanya yang menyegarkan dapat menghilangkan dahaga Anda.Ternyata air putih es yang dingin tidak hanya untuk diminum, namun Anda bisa menggunakan air dingin dengan cara lain dan memberikan manfaat hebat untuk penampilan Anda.  Ayo apa saja manfaatnya. Silahkan disimak ulasan dibawah ini! 1.      Membantu menjaga kesehatan kulitApabila Anda bertanya air apa yang cocok untuk mencuci wajah maka hal ini tergantung pada jenis kulit Anda.Apabila Anda memiliki kulit yang berminyak maka Anda bisa mencuci wajah dengan air panas, air panas akan membantu membuka pori-pori kulit wajah, sehingga membantu membersihkan komedo dari wajah dan menyingkirkan minyak berlebihan diwajah. Namun bila wajah Anda cenderung kering maka lebih cocok menggunakan air dingin, air dingin akan membantu melembabkan, mengetatkan kulit dan membuatnya lebih supel dan kenyal. 2.      Membuat rambut menjadi lebih cerah dan berkilauBila Anda ingin menjaga kilau rambut Anda maka gunakan air dingin untuk mencuci rambut Anda. Mencuci rambut dengan air dingin akan mengunci kutikula, membuat rambut jadi licin dan berkilau. 3.      Menghilangkan stresApabila Anda mengalami stres maka hal ini tidak baik untuk kesehatan dan kulit Anda, terutama kulit wajah Anda akan mudah berkeriput.Saat Anda sedang menghadapi masalah yang cukup berat di kantor atau dimana saja. Untuk membantu meredakan stres, segeralah pergi ke kamar mandi. Anda bisa membasuh wajah Anda dengan menggunakan air dingin. Cara ini dapat membantu menurunkan stres, membuat Anda merasa lebih rileks dan mampu menghadapi masalah yang Anda hadapi. Air dingin membantu meregulasi suhu tubuh, memperlambat denyut jantung. 4.      Mengeringkan cat kuku dengan cepatSetelah menggunakan cat kuku, bila tidak cepat kering dapat membuatnya mudah terkelupas sehingga terlihat kurang bagus. Untuk membantu mengeringkan cat kuku tersebut Anda dapat merendam tangan di mangkok berisi air yang sangat dingin dalam waktu 3 menit. Cara ini akan membantu mengeringkan cat kuku dan membuat kuku terlihat berkilau. 5.      Menghindar dari kantukSaat Anda menghadapi saat yang penting berhadapan dengan klien dan tiba-tiba terserang kantuk yang luar biasa. Maka basuhlah wajah Anda dengan menggunakan air dingin. Seperti yang Anda lihat tantangan ice bucket challenge akan membuat Anda benar-benar tersadar. Hal ini dikarenakan dibawah kulit Anda mengandung ribuan sensor kecil yang berhubungan dengan otak. Apabila terkena air dingin maka akan membuat Anda terjaga, terhindar dari kantuk dan memiliki wajah yang segar kembali. Banyak kan manfaat dari air dingin. Sekarang Anda bisa mencobanya dan mendapatkan penampilan yang maksimal. Selamat mencoba! Baca juga: Makanan Anti Galau  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention, organicmedic
 19 Mar 2019    18:00 WIB
7 Kebiasaan yang Membuat Lemak Menumpuk di Perut
1.      Sering Mengkonsumsi Minuman Bersoda Berdasarkan penelitian, mengkonsumsi 1 atau 2 gelas minuman bersoda setiap harinya dapat meningkatkan lebar pinggang anda hingga setidaknya 5 kali lebih cepat daripada orang yang jarang mengkonsumsi minuman bersoda. Hal ini dikarenakan kandungan gula yang tinggi dalam minuman bersoda memicu rasa lapar, sehingga anda makan lebih banyak daripada biasanya saat makan. Diet soda juga tidak berbeda, karena diet soda mengandung pemanis buatan, yang akan meningkatkan nafsu makan seperti gula. Gantilah pilihan minuman anda dengan jus buah segar atau air lemon yang lebih baik bagi kesehatan anda. Minuman bersoda dapat menyebabkan peningkatan berat badan tanpa menghilangkan rasa haus anda.   2.      Menggunakan Piring Besar Saat Makan Berhati-hatilah dalam memilih ukuran piring yang anda gunakan saat makan. Sebuah pengamatan pada sekelompok orang yang mengalami obesitas menemukan bahwa orang-orang ini lebih memilih menggunakan piring berukuran besar. Karena piring besar dapat menampung lebih banyak makanan, maka anda pun cenderung mengkonsumsi lebih banyak makanan daripada yang diperlukan dan menyebabkan lemak menumpuk pada tubuh anda. Gunakanlah piring yang lebih kecil saat makan untuk mencegah terjadinya hal di atas.   3.      Makan Terlalu Malam Walaupun tubuh anda tetap akan membakar sejumlah lemak selama anda tidur, bukan berarti anda dapat makan kenyang sesaat sebelum tidur. Selain menyebabkan penumpukkan lemak pada perut, hal ini juga dapat meningkatkan resiko terjadinya refluks asam lambung dan nyeri perut karena anda berbaring tidak lama setelah makan. Untuk mencegah terjadinya hal ini, makanlah dengan porsi yang lebih kecil di malam hari dan jangan berbaring setidaknya hingga 3 jam setelah makan.   4.      Makan Saat Marah atau Sedih Apakah anda selalu melampiaskan emosi anda pada makanan? Bila ya, maka anda harus segera mengatasi kebiasaan ini karena tidak memberikan manfaat apapun pada anda selain penumpukkan lemak pada perut. Untuk mengatasinya, anda dapat mencoba meminum segelas air atau berbicara dengan teman anda atau berjalan-jalan untuk meredakan stress atau emosi anda. Kuncinya adalah lakukan berbagai kegiatan yang tidak berhubungan dengan makan sehingga anda dapat menghindari kelebihan kalori ini.   5.      Sering Mengkonsumsi Makanan Rendah Lemak Berhati-hatilah saat anda mengkonsumsi berbagai jenis makanan rendah lemak karena mungkin mengandung gula yang akan diubah menjadi lemak oleh tubuh bila kadarnya terlalu banyak di dalam darah. Mengkonsumsi lemak tidak jenuh tunggal justru baik bagi anda dan dapat membantu mengurangi lemak pada perut anda. Beberapa jenis makanan yang mengandung lemak tidak jenuh tunggal adalah alpukat, minyak olive, dan biji-bijian.   6.      Kurang Tidur Idealnya, setiap orang dewasa membutuhkan tidur setidaknya selama 7-9 jam setiap malamnya. Bila anda kekurangan tidur, maka kadar kortisol (hormon stress) akan meningkat dan membuat anda ingin mengkonsumi makanan manis. Usahakanlah agar waktu tidur anda cukup setiap malamnya sehingga kadar kortisol tidak terlalu tinggi dan malah membuat produksi leptin meningkat. Leptin merupakan suatu jenis hormon yang dapat membantu mengendalikan nafsu makan anda.   7.      Kekurangan Protein Dalam Menu Makanan Orang dewasa dalam keadaan kesehatan yang baik harus mengkonsumsi setidaknya 20-25 gram protein pada setiap waktu makan, walaupun hal ini tergantung pada aktivitas dan ukuran tubuh anda. Pria biasanya membutuhkan lebih banyak protein (sekitar 10 gram lebih banyak) untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Dengan meningkatkan konsumsi protein anda, maka anda dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah anda dengan mengurangi kadar insulin untuk meningkatkan laju metabolisme tubuh. Selain itu, protein juga membantu mengendalikan hormon yang dapat meningkatkan nafsu makan anda sehingga berat badan anda pun dapat turun dengan sendirinya. Oleh karena itu, konsumsilah berbagai jenis makanan tinggi kalori seperti keju ricotta, kerang, ayam kalkun, ayam tanpa kulit, salmon, dan telur.   Sumber: lifespan
 10 Nov 2018    18:00 WIB
Wah Kurang Tidur Ternyata Berbahaya Bagi Kehidupan Seksual
Menurut sebuah penelitian baru, tidur lebih lama selama satu malam dapat meningkatkan gairah seksual dan kemungkinan untuk bercinta di keesokkan harinya bagi seorang wanita. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati 171 orang mahasiswi (yang tidak mengkonsumsi obat anti depresi karena obat ini dapat mempengaruhi gairah seksual seseorang) selama 2 minggu. Melalui penelitian ini para ahli menemukan bahwa rata-rata peserta penelitian tidur selama 7 jam 22 menit setiap malamnya, di mana gairah seksual para peserta yang mengkosumsi pil KB lebih tinggi dibandingkan dengan mereka tidak menggunakannya dan gairah seksual peserta akan menurun selama menstruasi. Selain itu, para ahli juga menemukan bahwa semakin lama waktu tidur peserta, maka semakin tinggi gairah seksualnya di keesokkan harinya. Akan tetapi, waktu dan kualitas tidur yang lebih baik tampaknya tidak berpengaruh pada seberapa sering seorang wanita mencapai orgasme. Hal mengejutkan lain yang ditemukan pada ahli adalah bahwa semakin lama seorang wanita tidur maka vaginanya justru akan menjadi semakin kering.   Baca juga: Efek Samping Menakutkan dari Kurang Tidur   Para peneliti menduga peningkatan gairah seksual yang berhubungan dengan waktu tidur ini disebabkan oleh perubahan kadar hormonal seorang wanita. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitain lebih lanjut mengenai hal ini karena setiap orang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda-beda. Intinya adalah memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas telah terbukti sangat penting bagi keadaan mood, kesehatan, dan berbagai hal lain dalam kehidupan setiap orang. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu memiliki waktu tidur yang cukup setiap harinya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: foxnews
 25 Jul 2018    08:00 WIB
Apakah Benar Kurang Tidur Bisa Menyebabkan Darah Tinggi ?
Ladies, apa pernah mengalami tidak ada riwayat darah tinggi tapi kenapa tekanan darah bisa tinggi? Yang kita tahu mungkin disebabkan oleh makanan, namun studi terakhir ini ditemukan kalau ladies mengalami sedikit saja gangguan tidur bisa menyebabkan resiko darah tinggi pada wanita…wah..wah…mesti tidur dengan tenang tanpa gangguan nich. Baru-baru ini para peneliti dari dari Columbia University Irving Medical Center di New York melakukan penelitian untuk menilai apakah kurang tidur bisa menjadi hal yang serius atau tidak terhadap kesehatan kardiovaskular. Penelitian ini difokuskan kepada wanita karena diperkirakan sepertiga dari orang Amerikan tidak cukup tidurnya dan wanita yang kebanyakan mengalami gangguan tidur ini. Hal ini bisa disebabkan karena wanita cenderung mengurus anak atau orang tua di rumah, selain itu juga bisa karena faktor perubahan hormon yang dilami setiap bulan ataupun seumur hidup mereka. Penelitian dilakukan terhadap 323 wanita dengan rentang usia 20-79 tahun. Masalah gangguan tidur juga diteliti seperti sleep apnea yaitu saat tertidur seorang berhenti bernafas untuk jangka waktu yang singkat, serta masalah tidur lain seperti insomnia dan juga kualitas tidurnya. Hasil penelitian ini dipulikasikan dalam the Journal of the American Heart Association yang menemukan bahwa gangguan tidur yang buruk seperti perlunya waktu yang lama untuk tertidur dan insomnia berdampak atau berkaitan dengan peningkatan tekanan darah dan peradangan pada pembuluh darah wanita. So, ladies pastikan tidur yang cukup dan juga kualitas yang bagus dari tidur kita. Untuk mendapatkan tips bagaimana mendapatkan kualitas tidur yang baik nantikan di artikel selanjutnya. Jika ladies merasa sudah melakukan segala cara namun masih ada masalah atau memiliki gangguan dalam tidur, ada baiknya segera kunjungi dokter. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Baca juga : Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan Sumber : www.medicalnewstoday.com
 22 Jul 2018    13:00 WIB
Kualitas Tidur Dan Makan Bisa Menyebabkan Diabetes
Kata diabetes mungkin sudah tidak asing bagi kita. Orang juga mengenalnya sebagai penyakit gula. Lebih mencengangkan dan membuat kita miris adalah sekita 10 juta penduduk Indonesia mengidap ini sehingga kita menempati peringkat 7 dengan pasien terbanyak di dunia. Diabetes tidak mengenal usia dan status mau muda, tua, kaya ataupun miskin bisa mengalamai diabetes. Sobat sehat tentu tidak mau mengalami hal ini bukan? Nah kita artikel kali ini, kita akan membahas penelitian baru yang berkenaan pola hidup kita terutama kurang tidur, nyemil dan resiko terkena diabetes. Guys, nyemil sesekali tentu tidak mengapa. Namun ketika nyemil menjadi kebiasaan kita terutama di malam hari pada waktu jam tidur maka resiko yang kita hadapi adalah obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Keinginan kita untuk nyemil terutama nyemil junk food erat kaitannya dengan pola tidur kita yang buruk Dalam suatu pertemuan tahunan the Associated Professional Sleep Societies yang disebut SLEEP 2018 yang diadakan di Baltimore, menyajikan hasil penemuan mereka tentang hal ini. Salah satu peneliti dari  University of Arizona di Tucson meneliti 3.105 orang dewasa dari 23 wilayah metropolitan di seluruh Amerika Serikat terkait dengan kebiasaan ngemil di malam hari, kualitas tidur, dan masalah kesehatan yang didiagnosis. Sekitar 60 persen responden mengaku ngemil larut malam secara teratur, sementara dua pertiga dari mereka mengatakan bahwa sulit tidur membuat mereka ingin nyemil camilan yang tidak sehat. Hal ini memberikan kesimpulan bahwa kurang tidur bisa menjadi predicator atau faktor ke depan yang membuat orang ngidam atau ingin nyemil camilan yang tidak sehat yang pada akhirnya meningkatkan resiko seorang terkena diabetes. Guys, tidur sangat erat kaitannya dengan metabolisme tubuh kita. Kalau tidur kita tidak sehat atau mengalami gangguan maka metabolisme tubuh kita juga akan mengalami ganguan. Di Amerika sendiri dilaporkan sekitar 50 hingga 70 juta penduduknya mengalami gangguan tidur menurut the American Sleep Association. Sebab itu kita perlu memandang serius perkara ini. Sobat sehat tentu ingin tetap sehat dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik lagi bukan?  Maka kita perlu memperhatikan kualitas tidur kita. Tidur malam yang nyenyak membantu kebiasaan makan atau diet kita yang sehat dan juga menjaga metabolisme tubuh kita. Jadi sobat sehat semua, jangan begadang kalau tidak perlu. Jika sobat mengalami masalah sulit tidur dan tidak tahu penyebabnya, ada baiknya sobat datang ke dokter atau rumah sakit yang berkompeten untuk mengatasi sleep disorder yang dialami sobat sehat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com, sains.kompas.com
 04 May 2018    11:00 WIB
Tips Hilangkan Kantuk Saat Bekerja
Pernahkah anda mengantuk saat bekerja? Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu anda menghilangkan rasa kantuk tersebut. Kopi dan Teh Kafein yang terdapat di dalam kopi, teh, dan beberapa minuman energi lainnya dapat membantu anda menghilangkan rasa kantuk. Kafein dapat meningkatkan produksi adrenalin dan menghambat zat kimia penyebab kantuk. Akan tetapi, konsumsi kafein yang berlebihan dapat berbahaya bagi kesehatan jantung anda. 200 mg kafein atau 3 cangkir kopi per hari adalah batas maksimal konsumsi kafein anda setiap harinya.   Makanan Tinggi Protein, Rendah Karbohidrat Memakan makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat sebagai cemilan anda di saat bekerja dapat membantu anda mengurangi rasa kantuk. Protein dapat merangsang otak untuk mengirimkan impuls listrik sehingga membuat rasa kantuk berkurang. Hindari cemilan tinggi karbohidrat, karena kadar karbohidrat yang tinggi justru dapat membuat anda mengantuk.   Bergerak dan Musik Duduk dalam waktu lama di kantor dapat membuat anda merasa lelah dan akhirnya mengantuk. Di saat rasa kantuk dan lelah ini muncul, lakukanlah peregangan atau berjalanlah di dalam kantor anda untuk mengurangi rasa kantuk. Selain itu, berdasarkan penelitian, mendengarkan musik sambil bekerja dapat meningkatkan konsentrasi anda dan mengusir rasa jenuh dan kantuk.   Sinar Matahari Paparan sinar matahari yang cukup dapat mengurangi rasa kantuk anda.   Olahraga dan Tidur Olahraga ringan seperti lari pagi sebelum bekerja dapat membuat anda tetap bersemangat dan tidak mengantuk selama bekerja. Selain itu, salah satu hal yang paling penting untuk menghilangkan rasa kantuk adalah tidur yang cukup. Kurang tidur tentu saja akan membuat anda lelah, tidak segar, dan mengantuk saat bangun di pagi hari.    
 06 Nov 2016    18:00 WIB
Efek Samping Menakutkan dari Kurang Tidur
Berdasarkan sebuah penelitian, pola tidur yang tidak teratur dan kurang tidur dapat mempengaruhi otak anda dan menebus waktu tidur anda yang kurang di akhir minggu pun tidak dapat membantu.Berdasarkan sebuah penelitian, kurang tidur dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak. Banyak orang menganggap bahwa tidur siang dan banyak tidur di akhir minggu dapat menebus waktu tidur anda yang kurang di sepanjang minggu, akan tetapi hal ini tidak dapat memperbaiki kembali kerusakan yang telah terjadi di dalam otak anda. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati otak tikus yang memiliki pola tidur dan waktu tidur yang sama dengan para pekerja 24 jam (waktu tidur tidak teratur tergantung pada jam kerja). Para peneliti kemudian menemukan bahwa tidur pada waktu yang singkat (sebentar) dapat menyebabkan banyak kerusakan pada otak anda. Tikus yang diamati pada penelitian ini mengalami kerusakan otak hingga 25% pada bagian otak yang berfungsi untuk mengatur fungsi kognitif dan kewaspadaan anda.Para peneliti menduga bahwa saat tikus pada penelitian ini tidur secara tidak teratur, sel-sel otak baru yang terbentuk akan menghasilkan lebih banyak sirtuin 3. Sirtuin 3 merupakan sebuah protein yang diduga berfungsi untuk menghasilkan tenaga dan melindungi tikus tersebut. Akan tetapi, setelah tikus mengalami kurang tidur selama beberapa hari (seperti para pekerja yang memiliki jadwal kerja yang berbeda-beda setiap harinya), produksi protein ini pun akan berkurang dan sel-sel otak akan mulai mengalami kematian dalam waktu yang lebih cepat. Penelitian ini masih merupakan penelitian tahap awal, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut pada manusia, yaitu pada orang-orang yang bekerja selama 24 jam sehingga memiliki waktu tidur yang berbeda-beda setiap harinya yang telah meninggal, untuk melihat ada tidaknya kerusakan otak yang sama.Sumber: womenshealthmag