Your browser does not support JavaScript!
 13 Mar 2018    12:30 WIB
Kulit Kuning Karena Saluran Empedu yang Tersumbat, Apa Pengobatannya?
Bila Anda mengalami jaundice (kulit dan bagian putih mata tampak kekuningan), maka segera periksakan diri Anda ke seorang dokter, terutama bila jaundice juga disertai oleh nyeri perut hebat, demam, menggigil, mual, dan muntah karena hal ini merupakan tanda adanya penyumbatan pada saluran empedu Anda.   Baca juga: Jaundice Pada Bayi, Penyebab dan Komplikasinya   Tergantung pada penyebabnya, pada awalnya dokter mungkin hanya akan memberikan obat anti nyeri dan antibiotik untuk mengatasi infeksi bila penyebabnya berhubungan dengan batu empedu. Pemeriksaan radiologi dan darah dapat membantu mencari tahu apa sebenarnya penyebab jaundice yang Anda alami. Dengan demikian pengobatan yang tepat pun dapat segera diberikan. Jika disebabkan oleh batu empedu, maka mungkin perlu dilakukan pemasangan stent endoskopi untuk mengatasi sumbatan sementara waktu dan mengatasi infeksi bakteri sebelum tindakan pembedahan dapat dilakukan. Tindakan pembedahan yang biasa dilakukan adalah tindakan laparoskopi untuk mengangkat kandung empedu yang merupakan tempat asal batu empedu. Jika penyebabnya adalah kanker, maka selain tindakan pembedahan biasanya perlu dilakukan kemoterapi dan atau terapi radiasi. Bila tindakan pembedahan tidak dapat dilakukan, maka pengobatan yang tersedia adalah kemoterapi dan atau terapi radiasi. Selain itu, biasanya juga akan dilakukan pemasangan stent endoskopik untuk menbantu mengurangi gejala. Jika sumbatan pada saluran empedu ini dibiarkan tanpa pengobatan, maka resiko terjadinya infeksi akan meningkat, karena berlebihannya kadar bilirubin di dalam aliran darah. Untuk mencegah terjadinya sumbatan pada saluran empedu akibat adanya batu empedu, dianjurkan agar Anda mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang, serta mengurangi konsumsi makanan berlemak dan alkohol.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange