Your browser does not support JavaScript!
 30 Oct 2017    11:00 WIB
Reaksi Kulit Terhadap Produk Kecantikan
Semua orang menggunakan produk kecantikan mulai dari sampo, make-up, cologne. Dengan menggunakan produk kecantikan tersebut membuat orang-orang makin percaya diri. Namun produk kecantikan ini juga dapat membuat kulit Anda teriritasi atau mengalami reaksi alergi. Dalam suatu penelitian dari FDA, ditemukan sampai dengan 25% orang mengatakan mereka memiliki reaksi kulit untuk setidaknya terhadap satu produk kecantikan. Reaksi kulit yang terjadi mulai dari ruam-ruam saja atau menimbulkan reaksi seluruh tubuh. Gejala yang timbul pada kulit bisa cepat atau setelah bertahun-tahun setelah  menggunakan suatu produk tertentu.   Ada dua jenis reaksi kulit terhadap produk kecantikan. Satu, yang disebut dermatitis kontak iritan, terjadi ketika sesuatu benar-benar merusak kulit Anda. Kulit Anda terasa terbakar, terasa menyengat, gatal, atau timbul warna merah di daerah Anda oleskan produk tersebut. Kulit Anda mungkin  melepuh terutama jika Anda menggaruk.  Jenis lain melibatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Ini disebut dermatitis kontak alergi dan menimbulkan gejala seperti kemerahan, bengkak, gatal, dan gatal-gatal. Kulit Anda berwarna merah dan lecet. Anda  mengalami reaksi alergi pada setiap bagian tubuh Anda, paling sering terjadi pada wajah, bibir, mata, telinga, dan leher.  Anda dapat mengalami kedua reaksi kulit tersebut secara terpisah, atau dapat mengalami keduanya. Rata-rata produk kecantikan mengandung wewangian dan pengawet. Hal ini yang akan menimbulkan reaksi alergi. Untuk itu pastikan untuk memilih produk bertanda "bebas wewangian" atau "tanpa parfum" Hampir semua produk yang mengandung air harus memiliki beberapa pengawet. Pengawet yang paling sering digunakan adalah paraben, imidazolidinyl urea, quaternium-15, DMDM hydantoin, phenoxyethanol,  methylchloroisothiazolinone, dan formaldehid. Semua bahan tersebut dapat membuat reaksi alergi terhadap kulit.  Perhatikan produk kecantikan yang Anda gunakan Produk kecantikan  yang paling mungkin menyebabkan reaksi terhadap kulit seperti sabun mandi, deterjen, deodoran, make-up untuk mata, pelembab, sampo, bibir merah, cat kuku (terutama yang mengandung formaldehida), dan lem kuku yang mengandung methcrylate. Pewarna rambut juga dapat menyebabkan reaksi kulit, terutama yang mengandung p-phenylenediamine serta amonium persulfat digunakan untuk membuat rambut berkilau. Produk kecantikan yang mengandung asam alpha-hydroxy dapat menyebabkan masalah bagi beberapa orang, seperti kemerahan, bengkak, lecet, dan gatal-gatal - terutama dengan produk yang mengandung AHA lebih dari 10%.  Krim dan serum anti kerut yang mengandung retin-A juga dapat menyebabkan dermatitis kontak iritan pada beberapa orang.  Banyak orang memiliki "sensitivitas terhadap tabir surya." Bagi mereka, dapat  mengalami reaksi dermatitis hampir terhadap semua produk tabir surya. Apabila Anda mengalami hal seperti ini segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan produk perlindungan  terhadap tabir surya yang terbaik untuk Anda.    Penanganan terhadap reaksi alergi terhadap kulit Yang paling penting adalah segera hentikan menggunakan produk yang menimbulkan reaksi alergi. Anda dapat mengoleskan krim hidrokortison yang membantu meringankan peradangan. Jangan oleskan krim hidrokortison untuk wajah Anda tanpa pemeriksaan terlebih dahulu dengan dokter Anda,  karena dapat menyebabkan bintik-bintik di wajah Anda. Pada beberapa kasus mungkin Anda memerlukan krim untuk menangani reaksi alergi yang Anda alami dari dokter spesialis kulit.    Sumber: webmd
 29 Oct 2017    08:00 WIB
Pengaruh Berbagai Nutrisi Terhadap Kulit Anda
Kulit anda memiliki peranan penting dalam penampilan anda dan bagaimana perasaan anda. Kulit yang sehat dapat menjadi suatu penghalang yang baik untuk mencegah masuknya berbagai kuman ke dalam organ tubuh anda dan membantu proses pengeluaran berbagai zat beracun dari dalam tubuh. Kesehatan kulit anda dipengaruhi oleh berbagai hal, termasuk faktor genetika, kebersihan diri, gaya hidup, serta nutrisi. Nutrisi yang buruk dapat berdampak negative pada kulit anda.LemakLemak memiliki peranan yang sangat penting bagi kesehatan kulit anda. Kulit anda menggunakan lemak untuk membentuk suatu lapisan anti air. Asam lemak esensial seperti asam lemak omega 6 juga memiliki peranan penting bagi kesehatan kulit anda, yaitu untuk mendukung pertumbuhan kulit. Sementara itu, omega 3 dapat membantu mencegah kulit menjadi kering. Kurangnya konsumsi makanan sehat dan bernutrisi dapat menyebabkan kekurangan asam lemak omega 3 yang dapat menyebabkan berbagai gangguan pada kulit dan rambut anda.VitaminVitamin C atau asam askorbat berguna untuk membantu menjaga kesehatan kulit anda. Bersama dengan vitamin E, vitamin C dapat membantu melindungi kulit anda dari berbagai kerusakan akbiat sinar matahari. Vitamin C juga berfungsi untuk membentuk kolagen, yaitu suatu protein yang berfungsi untuk membentuk struktur kulit anda. Kurangnya konsumsi vitamin C dapat meningkatkan resiko terjadinya scurvy, suatu gangguan akibat kekurangan vitamin C yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kulit. Vitamin D juga penting bagi kesehatan kulit anda. Vitamin D berfungsi untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan sel-sel di lapisan dalam kulit anda serta melindungi kulit anda dari paparan sinar matahari. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kulit anda lebih rentan terhadap berbagai kerusakan akibat sinar matahari. Oleh karena itu, dianjurkan agar pria mengkonsumsi setidaknya 90 mg vitamin C setiap harinya dan 75 mg vitamin C setiap harinya bagi wanita. Selain itu, semua orang dewasa dianjurkan untuk mengkonsumsi 15 mcg vitamin D setiap harinya.MineralKekurangan atau defisiensi seng dapat berdampak negatif pada kulit anda. Seng berfungsi untuk proses regenerasi sel kulit. Kekurangan seng dapat menyebabkan timbulnya pigmentasi abnormal pada kulit, yang dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kulit dan meningkatkan resiko terjadinya dermatitis. Kekurangan seng juga dapat menyebabkan rambut rontok dan gangguan pertumbuhan kuku. Pria membutuhkan 11 mg seng setiap harinya, sementara itu, wanita membutuhkan 8 mg seng setiap harinya. Selenium merupakan mineral lainnya yang diperlukan untuk melindungi kulit anda dari pengaruh buruk sinar matahari. Kekurangan selenium dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit, memperlambat pertumbuhan rambut, rambut rontok, dan mengganggu pertumbuhan normal sel-sel kulit. Pastikan anda mengkonsumsi 55 mg selenium setiap harinya.Sumber: healthyeating.sfgate
 15 Oct 2017    11:00 WIB
Efek Negatif Terlalu Sering Menggunakan Kosmetik
Menggunakan kosmetik seringkali merupakan kebutuhan wajib untuk seorang wanita. Namun ternyata ada beberapa efek akibat penggunaan kosmetik yang digunakan secara berlebihan, seperti: Reaksi kulit Apabila Anda menggunakan beberapa alat kosmetik yang mengandung bahan yang tidak sesuai dengan kulit Anda bisa saja akan menimbulkan penyakit dan reaksi kulit. Bila wajah Anda berminyak maka Anda bisa mudah berjerawat, bila wajah Anda kering maka akan mudah timbul bintik-bintik hitam diwajah. Alergi Untuk Anda yang sensitif pada bahan tertentu. Bisa juga timbul reaksi alergi. Apabila Anda mulai mengalami alergi sebaiknya hentikan penggunaan kosmetik tersebut.  Penuaan  Bila Anda menggunakan riasan wajah secara terus menerus dan tidak membersihkannya dengan baik maka bisa menyebabkan kerusakan kulit dan menimbulkan keriput. Kanker dan penyakit kronis lainnya  Kosmetik juga ternyata menimbulkan bahaya penyakit seperti kanker dan penyakit kronis lainnya. Bahan kimia zinc oxide, BHA, barium sulfat dll sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat mengakibatkan banyak kegagalan organ seperti ginjal dan hati. Kerusakan kuku Cat kuku juga dapat merusak kuku. Kuku menjadi tipis, kehilangan warna alaminya dan  mulai terlihat pucat.  Berbahaya untuk mata Penggunaan berbagai macam riasan mata seperti pinsil mata, maskara, pinsil alis, lem untuk bulu mata palsu dapat membahayakan mata sang pengguna bila terkena mata.  Ketergantungan menggunakan kosmetik Untuk seseorang yang sering menggunakan kosmetik sering kali menjadi tidak pede bila tidak menggunakan kosmetik.   Sumber: listcrux
 05 Sep 2017    15:00 WIB
Kencangkan Kulit Dengan 7 Cara Mudah
Proses kehidupan seperti kehamilan, pertambahan usia, berat badan yang naik turun dapat menyebabkan kulit menjadi kendur dan kehilangan elastisitasnya. Kulit yang kendur tentu dapat mengganggu penampilan Anda dan membuat Anda terlihat lebih tua. Agar kulit Anda tetap kencang dan terlihat awet muda ada beberapa tips yang dapat Anda ikuti. Ayo disimak! 1.  Lulur Lulur dilakukan untuk proses eksfoliasi kulit. Eksfoliasi kulit berguna untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati. Cara ini dapat memperlancar sirkulasi darah sehingga kulit mendapatkan oksigen dan nutrisi-nutrisi penting yang dibutuhkan untuk proses regenerasi kulit kulit. Cara melakukan lulur yang baik: Gunakan lulur mineral dan lulur garam yang bagus untuk mengencangkan kulit. Pilih produk lulur yang memiliki butiran pengelupas yang halus yaitu berbentuk bulat sehingga tidak menimbulkan iritasi akibat gesekan. Lakukan peluluran sebelum mandi atau saat kulit dalam kondisi kering. Bila dilakukan setelah mandi, saat kulit basah, permukaan kulit yang licin akan mempersulit proses eksfoliasi. Mulai melulur dari tubuh bagian atas  lalu ke bawah. Bila dilakukan sebaliknya, tubuh bagian bawah yang sudah dilulur akan terkena kotoran lulur tubuh bagian atas. Melulur dengan gerakan tangan maju mundur atau melingkar melawan gravitasi mirip dengan teknik memijat. Dengan teknik tersebut, selain bersih, kulit juga menjadi kencang. Fokuskan pada daerah dimana kulit Anda yang kendur. Jangan lupakan perut dan bokong Anda. 2.  Gunakan minyak Setelah mandi, usapkan minyak ke sekujur tubuh untuk membantu menjaga kelembapan kulit Anda, yang meningkatkan elastisitas kulit Anda. Anda bisa menggunakan baby oil, minyak buah jarak dan minyak almond juga bagus untuk kulit Anda. Tambahkan sedikit minyak ke dalam air mandi Anda. Kulit Anda akan menyerap minyak saat Anda bersantai. 3.  Cobalah krim atau losion pengencang kulit. Untuk membantu mengencangkan kulit carilah produk-produk yang mengandung vitamin A, vitamin E, dan kolagen, yang mana semua itu membantu mengencangkan kulit. Lidah buaya merupakan pengencang kulit alami yang baik carilah losion yang mengandung lidah buaya, atau oleskan lidah buaya murni pada kulit Anda. Gunakan krim atau losion tersebut setidaknya sekali dalam sehari, fokuskan pada daerah yang memerlukan pengencangan. 4.  Gunakan masker kulit. Anda dapat menggunakan masker wajah untuk kulit tubuh Anda. Gunakan pada paha, perut, lengan Anda, di mana daerah tersebut yang mudah mengalami pengenduran. Gunakan satu atau dua kali dalam seminggu pada daerah yang ingin Anda kencangkan. Bahan masker yang bermanfaat untuk mengencangkan kulit seperti berbahan dasar kopi, bengkuang, madu. 5.  Lakukan pemijatan. Pemijatan sangat baik untuk meningkatkan sirkulasi, yang berhubungan dengan pengencangan kulit. Mintalah pramu pijat untuk memfokuskan pada daerah yang ingin Anda kencangkan. 6.  Hindari sabun yang keras. Produk perawatan kulit yang mengandung natrium lauril sulfat dan bahan kimia sejenisnya dapat merusak kulit Anda dan membuatnya kering. Apabila Anda ingin mengencangkan kulit Anda, hindari pembersih yang sangat kuat dan keras. Pilihlah, produk alami yang lembut untuk membersihkan diri Anda. Pembersih yang terbuat dari minyak adalah pilihan terbaik untuk mengencangkan kulit. 7.  Lindungi kulit Anda dari sinar matahari. Terpapar sinar matahari secara terus menerus dapat merusak kulit, merampas minyak alami kulit, menganggu kelembaban kulit dan mendorong kerusakan kolagen. Yang bertanggung jawab atas keelastisan kulit Anda. Gunakan selalu tabir surya yang mengandung SPF minimal 30. Merawat keindahan kulit sejak dini sama seperti berinvestasi. Semakin dini Anda melakukan perawatan maka kesehatan dan keindahan kulit lebih terjaga dan menghindari Anda dari proses penuaan dini. Baca juga: Perawatan Mudah Untuk Si Kulit Kering Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: allwomenstalk
 08 Apr 2017    12:00 WIB
Ingin Punya Kulit Wajah Yang Sehat? Perhatikan Pola Tidur Anda
Mungkin Anda sering mendengar berbagai macam cara untuk mendapatkan kulit terutama daerah wajah yang sehat. Ada berbagai macam cara, salah satunya adalah dengan memperhatikan pola tidur Anda. Tidur yang cukup Pada saat malam hari kulit akan beregenerasi kembali sehingga Anda perlu istirahat yang cukup di malam hari. Disarankan untuk istirahat sekitar 7-9 jam dalam sehari. Gunakan krim di malam hari Pada saat malam hari dan saat Anda tertidur terdapat perbedaan pH dan sirkulasi sehingga saat Anda mengoleskan krim wajah Anda, produk tersebut dapat memasuki kulit dan memberikan efek yang baik.  Tidur terlentang Posisi tidur menyamping mungkin memang nyaman, namun hal ini buruk bagi kulit Anda. Menekan wajah Anda ke bantal selama kira-kira delapan jam atau lebih dalam semalam selama bertahun-tahun dapat merusak kulit dan menyebabkan keriput. Sehingga sebaiknya Anda melatih diri Anda untuk tidur telentang.  Matikan TV dan komputer Sebaiknya Anda mematikan TV dan komputer setidaknya setengah jam sebelum tidur, lampu dapat menurunkan hormon melatonin dalam tubuh. Hormon melatonin diproduksi untuk mengatur siklus tidur seseorang, mulai dari munculnya rasa kantuk, tidur, hingga bangun dari tidur.  Bangun pagi  Apabila Anda tidur lebih awal dan cukup, maka Anda akan merasa segar di pagi hari. Keadaan yang tidak terburu-buru membuat Anda punya cukup waktu untuk merias wajah Anda dan tidak lupa menggunakan tabir surya Anda sebelum keluar rumah.    Sumber: lifescript
 24 Nov 2016    15:00 WIB
Kekurangan Vitamin B12, Bahaya Enggak Sih???
Vitamin B12 atau yang juga dikenal dengan nama kobalamin, merupakan vitamin yang larut did alam air. Vitamin B12 merupakan salah satu dari 8 vitamin yang menyusun vitamin B kompleks. Sekarang ini, kekurangan vitamin B12 merupakan hal yang cukup sering ditemukan, terutama pada mereka yang berusia lanjut. Mengapa vitamin B12 sangat penting bagi kesehatan? Hal ini dikarenakan vitamin B12 diperlukan untuk membentuk sel darah merah, yang berfungsi untuk membawa oksigen di dalam tubuh. Vitamin B12 juga diperlukan oleh jaringan saraf agar dapat tetap sehat dan berfungsi dengan baik. vitamin B12 turut berperan dalam proses pembentukan mielin, yang berfungsi sebagai selubung saraf dan penghantar sinyal saraf. Vitamin B12 juga akan bekerja sama dengan asam folat dalam proses metabolisme sel, terutama pada proses pembentukan DNA dan metabolisme asam lemak serta asam amino. Vitamin B12 juga akan membantu tubuh Anda menyerap asam lemak, yang diperlukan oleh tubuh untuk melepaskan energi. Karena tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin B12, maka tubuh sangat memerlukannya dari berbagai jenis makanan (terutama produk hewani) atau suplemen. Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi suplemen apapun. Jadi, berapa banyak vitamin B12 yang Anda perlukan? Kebutuhan vitamin B12 pada setiap orang dapat berbeda-beda, tergantung pada usianya seperti: Usia 0-6 bulan: sekitar 0.4 mcg Usia 7-12 bulan: sekitar 0.5 mcg Usia 1-3 tahun: sekitar 0.9 mcg Usia 4-8 tahun: sekitar 1.2 mcg Usia 9-13 tahun: sekitar 1-8 mcg Usia 14 tahun atau lebih: sekitar 2.4 mcg Wanita hamil membutuhkan sekitar 2.6 mcg Wanita menyusui membutuhkan sekitar 2.8 mcg   Baca juga: Vitamin Untuk Kulit Sehat Bercahaya   Apa yang Menyebabkan Terjadinya Kekurangan Vitamin B12? Kekurangan vitamin penting ini biasanya terjadi karena seseorang jarang mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12. Selain itu, seorang vegetarian seringkali juga kekurangan vitamin ini karena vitamin ini lebih sering ditemukan pada berbagai produk hewani. Penyebab lain dari kekurangan vitamin B12 adalah anemia pernisiosa. Anemia pernisiosa merupakan gangguan autoimun yang terjadi karena menghilangnya sel-sel lambung yang berfungsi untuk membentuk faktor intrinsik, suatu protein yang berfungsi untuk membantu tubuh menyerap vitamin B12 di dalam usus. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kekurangan vitamin B12.   Siapa yang Beresiko Lebih Tinggi? Beberapa orang yang memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kekurangan vitamin B12 adalah: Berusia 50 tahun atau lebih Seorang vegetarian atau vegan Bayi yang dilahirkan oleh seorang ibu vegetarian dan hanya diberi ASI eksklusif Orang yang menderita gangguan pencernaan seperti penyakit seliak dan penyakit Crohn Orang yang baru saja menjalani pembedahan saluran pencernaan Orang yang menderita malnutrisi Seorang pecandu minuman beralkohol kronik   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies  
 16 Nov 2016    15:00 WIB
4 Hal Tak Terduga yang Buat Anda Harus Periksa ke Dokter Kulit
Ada tahi lalat yang tampak aneh pada tubuh Anda? Anda pasti akan langsung pergi ke dokter kulit. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa masih banyak hal lain yang dapat dilakukan seorang dokter kulit selain mendeteksi kanker kulit, jerawat, dan keriput? Di bawah ini Anda dapat melihat 4 keluhan yang membuat Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke seorang dokter spesialis kulit.   Rambut Berantakan Baik rambut rontok atau rambut berketombe, dokter spesialis kulit dapat membantu Anda. Bila kulit kepala Anda berketombe, maka hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari jarang keramas hingga stress, yang akan membuat sel kulit mati menumpuk dan menyatu membentuk ketombe. Rambut rontok hingga membuat Anda botak? Hal ini seringkali berhubungan dengan faktor genetika. Berkonsultasilah dengan seorang dokter kulit untuk mengetahui terapi apa yang dapat membantu mengurangi kerontokan rambut.   Kuku Tampak Tidak Normal Kuku tampak bersisik, melengkung, berwarna abnormal, atau rapuh dapat merupakan gejala dari berbagai gangguan kesehatan, mulai dari psoriasis, kekurangan gizi, hingga kelainan kelenjar tiroid. Seorang dokter kulit dapat membantu menemukan apa sebenarnya gangguan kesehatan yang Anda alami dan pengobatan apa yang paling tepat untuk mengatasinya.   Baca juga: Tips Untuk Tetap Tampil Cantik Saat Sakit   Benjolan Pada Daerah Kemaluan Bila Anda menemukan benjolan atau mengalami keluhan kulit lain di sekitar daerah kemaluan Anda, maka akan lebih baik bila Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter kulit. Jangan sepelekan rasa gatal pada kulit Anda karena hal ini dapat merupakan gejala dari suatu gangguan yang serius, seperti lichen sklerosis yang bila tidak diobati dapat berubah menjadi kanker sel skuamosa.   Merasa Depresi Memang benar bahwa dokter kulit bukanlah tujuan pertama Anda bila Anda mengalami depresi. Akan tetapi, karena keluhan depresi seringkali juga disertai dengan berbagai gangguan kulit lain seperti psoriasis, maka Anda juga perlu segera memeriksakan diri ke seorang dokter kulit bila Anda mengalami keluhan pada kulit maupun kuku Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 31 Oct 2016    15:00 WIB
Kiat Untuk Anda Saat Mempersiapkan Kehamilan
Mempersiapkan kehamilan adalah salah satu hal yang penting untuk mendapatkan bayi yang sehat. Untuk Anda yang sedang mempersiapkan kehamilan, berikut adalah kiat yang dapat Anda ikuti: 1. Bicarakan dengan pasangan Untuk Anda yang baru ingin memiliki momongan, bicarakan masalah ini dengan pasangan Anda untuk mempersiapkan kesehatan jiwa dan pikiran saat akan mempersiapkan kehamilan 2. Konsultasikan dengan dokter Anda bisa melakukan konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan agar mempersiapkan kandungan Anda . 3. Jangan lupa minum vitamin Anda Pentingnya mengkonsumsi vitamin harian untuk pembentukan bayi Anda • Asam folat membantu Anda untuk mencegah cacat saraf pada bayi. Kecacatan ini • Kalsium membuat tulang dan gigi lebih kuat bagi ibu dan bayi. Kalsium juga • Zat besi membantu pertumbuhan sel darah dan otot bagi ibu dan bayi. Selain itu juga • Vitamin khusus kehamilan juga bisa mengurangi risiko bayi lahir dengan berat 4. Hindari obat-obatan Untuk Anda yang sedang mempersiapkan kehamilan sebaiknya hindari obat-obatan yang dapat merangsang kontraksi rahim 5. Perhatikan asupan makanan Hindari makan junk food, minuman bersoda, hindari kafein dan alkohol punya pengaruh serius pada ketidaknormalan otak dan saraf tulang belakang. membantu sistem kerja sirkulasi, otot, dan saraf berjalan normal. mencegah anemia. rendah. 6. Tanyakan kepada yang berpengalaman Anda dapat menanyakan hal ini kepada orang tua Anda. Jangan pernah merasa malu karena informasi dari mereka adalah hal yang sangat berharga. Seperti bagaimana merawat bayi termasuk informasi mengenai menyusui, mengganti popok dan perawatan bayi dasar. 7. Berbicara dengan teman atau keluarga Mereka mungkin dapat membantu Anda bagaimana saat-saat akan menyambut bayi Baca juga: Kehamilan Beresiko Tinggi Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wikihow