Your browser does not support JavaScript!
 05 Sep 2017    15:00 WIB
Kencangkan Kulit Dengan 7 Cara Mudah
Proses kehidupan seperti kehamilan, pertambahan usia, berat badan yang naik turun dapat menyebabkan kulit menjadi kendur dan kehilangan elastisitasnya. Kulit yang kendur tentu dapat mengganggu penampilan Anda dan membuat Anda terlihat lebih tua. Agar kulit Anda tetap kencang dan terlihat awet muda ada beberapa tips yang dapat Anda ikuti. Ayo disimak! 1.  Lulur Lulur dilakukan untuk proses eksfoliasi kulit. Eksfoliasi kulit berguna untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati. Cara ini dapat memperlancar sirkulasi darah sehingga kulit mendapatkan oksigen dan nutrisi-nutrisi penting yang dibutuhkan untuk proses regenerasi kulit kulit. Cara melakukan lulur yang baik: Gunakan lulur mineral dan lulur garam yang bagus untuk mengencangkan kulit. Pilih produk lulur yang memiliki butiran pengelupas yang halus yaitu berbentuk bulat sehingga tidak menimbulkan iritasi akibat gesekan. Lakukan peluluran sebelum mandi atau saat kulit dalam kondisi kering. Bila dilakukan setelah mandi, saat kulit basah, permukaan kulit yang licin akan mempersulit proses eksfoliasi. Mulai melulur dari tubuh bagian atas  lalu ke bawah. Bila dilakukan sebaliknya, tubuh bagian bawah yang sudah dilulur akan terkena kotoran lulur tubuh bagian atas. Melulur dengan gerakan tangan maju mundur atau melingkar melawan gravitasi mirip dengan teknik memijat. Dengan teknik tersebut, selain bersih, kulit juga menjadi kencang. Fokuskan pada daerah dimana kulit Anda yang kendur. Jangan lupakan perut dan bokong Anda. 2.  Gunakan minyak Setelah mandi, usapkan minyak ke sekujur tubuh untuk membantu menjaga kelembapan kulit Anda, yang meningkatkan elastisitas kulit Anda. Anda bisa menggunakan baby oil, minyak buah jarak dan minyak almond juga bagus untuk kulit Anda. Tambahkan sedikit minyak ke dalam air mandi Anda. Kulit Anda akan menyerap minyak saat Anda bersantai. 3.  Cobalah krim atau losion pengencang kulit. Untuk membantu mengencangkan kulit carilah produk-produk yang mengandung vitamin A, vitamin E, dan kolagen, yang mana semua itu membantu mengencangkan kulit. Lidah buaya merupakan pengencang kulit alami yang baik carilah losion yang mengandung lidah buaya, atau oleskan lidah buaya murni pada kulit Anda. Gunakan krim atau losion tersebut setidaknya sekali dalam sehari, fokuskan pada daerah yang memerlukan pengencangan. 4.  Gunakan masker kulit. Anda dapat menggunakan masker wajah untuk kulit tubuh Anda. Gunakan pada paha, perut, lengan Anda, di mana daerah tersebut yang mudah mengalami pengenduran. Gunakan satu atau dua kali dalam seminggu pada daerah yang ingin Anda kencangkan. Bahan masker yang bermanfaat untuk mengencangkan kulit seperti berbahan dasar kopi, bengkuang, madu. 5.  Lakukan pemijatan. Pemijatan sangat baik untuk meningkatkan sirkulasi, yang berhubungan dengan pengencangan kulit. Mintalah pramu pijat untuk memfokuskan pada daerah yang ingin Anda kencangkan. 6.  Hindari sabun yang keras. Produk perawatan kulit yang mengandung natrium lauril sulfat dan bahan kimia sejenisnya dapat merusak kulit Anda dan membuatnya kering. Apabila Anda ingin mengencangkan kulit Anda, hindari pembersih yang sangat kuat dan keras. Pilihlah, produk alami yang lembut untuk membersihkan diri Anda. Pembersih yang terbuat dari minyak adalah pilihan terbaik untuk mengencangkan kulit. 7.  Lindungi kulit Anda dari sinar matahari. Terpapar sinar matahari secara terus menerus dapat merusak kulit, merampas minyak alami kulit, menganggu kelembaban kulit dan mendorong kerusakan kolagen. Yang bertanggung jawab atas keelastisan kulit Anda. Gunakan selalu tabir surya yang mengandung SPF minimal 30. Merawat keindahan kulit sejak dini sama seperti berinvestasi. Semakin dini Anda melakukan perawatan maka kesehatan dan keindahan kulit lebih terjaga dan menghindari Anda dari proses penuaan dini. Baca juga: Perawatan Mudah Untuk Si Kulit Kering Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: allwomenstalk
 08 Apr 2017    12:00 WIB
Ingin Punya Kulit Wajah Yang Sehat? Perhatikan Pola Tidur Anda
Mungkin Anda sering mendengar berbagai macam cara untuk mendapatkan kulit terutama daerah wajah yang sehat. Ada berbagai macam cara, salah satunya adalah dengan memperhatikan pola tidur Anda. Tidur yang cukup Pada saat malam hari kulit akan beregenerasi kembali sehingga Anda perlu istirahat yang cukup di malam hari. Disarankan untuk istirahat sekitar 7-9 jam dalam sehari. Gunakan krim di malam hari Pada saat malam hari dan saat Anda tertidur terdapat perbedaan pH dan sirkulasi sehingga saat Anda mengoleskan krim wajah Anda, produk tersebut dapat memasuki kulit dan memberikan efek yang baik.  Tidur terlentang Posisi tidur menyamping mungkin memang nyaman, namun hal ini buruk bagi kulit Anda. Menekan wajah Anda ke bantal selama kira-kira delapan jam atau lebih dalam semalam selama bertahun-tahun dapat merusak kulit dan menyebabkan keriput. Sehingga sebaiknya Anda melatih diri Anda untuk tidur telentang.  Matikan TV dan komputer Sebaiknya Anda mematikan TV dan komputer setidaknya setengah jam sebelum tidur, lampu dapat menurunkan hormon melatonin dalam tubuh. Hormon melatonin diproduksi untuk mengatur siklus tidur seseorang, mulai dari munculnya rasa kantuk, tidur, hingga bangun dari tidur.  Bangun pagi  Apabila Anda tidur lebih awal dan cukup, maka Anda akan merasa segar di pagi hari. Keadaan yang tidak terburu-buru membuat Anda punya cukup waktu untuk merias wajah Anda dan tidak lupa menggunakan tabir surya Anda sebelum keluar rumah.    Sumber: lifescript
 24 Nov 2016    15:00 WIB
Kekurangan Vitamin B12, Bahaya Enggak Sih???
Vitamin B12 atau yang juga dikenal dengan nama kobalamin, merupakan vitamin yang larut did alam air. Vitamin B12 merupakan salah satu dari 8 vitamin yang menyusun vitamin B kompleks. Sekarang ini, kekurangan vitamin B12 merupakan hal yang cukup sering ditemukan, terutama pada mereka yang berusia lanjut. Mengapa vitamin B12 sangat penting bagi kesehatan? Hal ini dikarenakan vitamin B12 diperlukan untuk membentuk sel darah merah, yang berfungsi untuk membawa oksigen di dalam tubuh. Vitamin B12 juga diperlukan oleh jaringan saraf agar dapat tetap sehat dan berfungsi dengan baik. vitamin B12 turut berperan dalam proses pembentukan mielin, yang berfungsi sebagai selubung saraf dan penghantar sinyal saraf. Vitamin B12 juga akan bekerja sama dengan asam folat dalam proses metabolisme sel, terutama pada proses pembentukan DNA dan metabolisme asam lemak serta asam amino. Vitamin B12 juga akan membantu tubuh Anda menyerap asam lemak, yang diperlukan oleh tubuh untuk melepaskan energi. Karena tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin B12, maka tubuh sangat memerlukannya dari berbagai jenis makanan (terutama produk hewani) atau suplemen. Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi suplemen apapun. Jadi, berapa banyak vitamin B12 yang Anda perlukan? Kebutuhan vitamin B12 pada setiap orang dapat berbeda-beda, tergantung pada usianya seperti: Usia 0-6 bulan: sekitar 0.4 mcg Usia 7-12 bulan: sekitar 0.5 mcg Usia 1-3 tahun: sekitar 0.9 mcg Usia 4-8 tahun: sekitar 1.2 mcg Usia 9-13 tahun: sekitar 1-8 mcg Usia 14 tahun atau lebih: sekitar 2.4 mcg Wanita hamil membutuhkan sekitar 2.6 mcg Wanita menyusui membutuhkan sekitar 2.8 mcg   Baca juga: Vitamin Untuk Kulit Sehat Bercahaya   Apa yang Menyebabkan Terjadinya Kekurangan Vitamin B12? Kekurangan vitamin penting ini biasanya terjadi karena seseorang jarang mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12. Selain itu, seorang vegetarian seringkali juga kekurangan vitamin ini karena vitamin ini lebih sering ditemukan pada berbagai produk hewani. Penyebab lain dari kekurangan vitamin B12 adalah anemia pernisiosa. Anemia pernisiosa merupakan gangguan autoimun yang terjadi karena menghilangnya sel-sel lambung yang berfungsi untuk membentuk faktor intrinsik, suatu protein yang berfungsi untuk membantu tubuh menyerap vitamin B12 di dalam usus. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kekurangan vitamin B12.   Siapa yang Beresiko Lebih Tinggi? Beberapa orang yang memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kekurangan vitamin B12 adalah: Berusia 50 tahun atau lebih Seorang vegetarian atau vegan Bayi yang dilahirkan oleh seorang ibu vegetarian dan hanya diberi ASI eksklusif Orang yang menderita gangguan pencernaan seperti penyakit seliak dan penyakit Crohn Orang yang baru saja menjalani pembedahan saluran pencernaan Orang yang menderita malnutrisi Seorang pecandu minuman beralkohol kronik   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies  
 16 Nov 2016    15:00 WIB
4 Hal Tak Terduga yang Buat Anda Harus Periksa ke Dokter Kulit
Ada tahi lalat yang tampak aneh pada tubuh Anda? Anda pasti akan langsung pergi ke dokter kulit. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa masih banyak hal lain yang dapat dilakukan seorang dokter kulit selain mendeteksi kanker kulit, jerawat, dan keriput? Di bawah ini Anda dapat melihat 4 keluhan yang membuat Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke seorang dokter spesialis kulit.   Rambut Berantakan Baik rambut rontok atau rambut berketombe, dokter spesialis kulit dapat membantu Anda. Bila kulit kepala Anda berketombe, maka hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari jarang keramas hingga stress, yang akan membuat sel kulit mati menumpuk dan menyatu membentuk ketombe. Rambut rontok hingga membuat Anda botak? Hal ini seringkali berhubungan dengan faktor genetika. Berkonsultasilah dengan seorang dokter kulit untuk mengetahui terapi apa yang dapat membantu mengurangi kerontokan rambut.   Kuku Tampak Tidak Normal Kuku tampak bersisik, melengkung, berwarna abnormal, atau rapuh dapat merupakan gejala dari berbagai gangguan kesehatan, mulai dari psoriasis, kekurangan gizi, hingga kelainan kelenjar tiroid. Seorang dokter kulit dapat membantu menemukan apa sebenarnya gangguan kesehatan yang Anda alami dan pengobatan apa yang paling tepat untuk mengatasinya.   Baca juga: Tips Untuk Tetap Tampil Cantik Saat Sakit   Benjolan Pada Daerah Kemaluan Bila Anda menemukan benjolan atau mengalami keluhan kulit lain di sekitar daerah kemaluan Anda, maka akan lebih baik bila Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter kulit. Jangan sepelekan rasa gatal pada kulit Anda karena hal ini dapat merupakan gejala dari suatu gangguan yang serius, seperti lichen sklerosis yang bila tidak diobati dapat berubah menjadi kanker sel skuamosa.   Merasa Depresi Memang benar bahwa dokter kulit bukanlah tujuan pertama Anda bila Anda mengalami depresi. Akan tetapi, karena keluhan depresi seringkali juga disertai dengan berbagai gangguan kulit lain seperti psoriasis, maka Anda juga perlu segera memeriksakan diri ke seorang dokter kulit bila Anda mengalami keluhan pada kulit maupun kuku Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 08 Nov 2016    08:00 WIB
Luka Bakar Akibat Sinar Matahari Dapat Tingkatkan Resiko Terjadinya Kanker Kulit
Seringnya terpapar oleh sinar matahari telah banyak diketahui dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit dan melanoma merupakan yang paling jarang. Akan tetapi, sebuah penelitian baru menemukan bahwa seringnya terpapar sinar matahari sejak usia dini dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit ganas, seperti melanoma.  Para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengalami luka bakar akibat sinar matahari sebanyak 5 kali atau lebih sebelum berusia 20 tahun memiliki resiko melanoma yang lebih tinggi, yaitu hingga 80% dibandingkan dengan wanita yang tidak mengalami luka bakar akibat sinar matahari sejak muda ini. Penelitian ini berlangsung selama 20 tahun. Pada penelitian ini para peneliti mengamati sekitar 109.000 wanita Kaukasia yang berusia antara 25-42 tahun yang tinggal pada berbagai tempat berbeda di Amerika. Para peneliti kemudian memeriksa beberapa faktor resiko yang berhubungan dengan terjadinya kanker kulit seperti paparan sinar matahari dalam waktu lama pada usia dewasa dan ada tidaknya paparan sinar matahari di usia dini. Para peserta penelitian diminta untuk memberikan berbagai informasi mengenai keadaan kesehatan mereka dan berbagai faktor resiko kanker kulit lainnya sesperti  jumlah tahi lalat pada kaki, berapa kali mereka pernah mengalami luka bakar akibat sinar matahari, dan apakah mereka pernah melakukan tanning. Karena banyak orang mungkin tidak dapat mengingat dengan pasti jumlah paparan sinar matahari yang mereka alami, para peneliti juga menghitung jumlah paparan radiasi sinar UV selama penelitian berlangsung berdasarkan pada berapa lama mereka telah tinggal di suatu daerah tertentu dan perubahan sudut sinar matahari berdasarkan ketinggian tempat tinggal mereka. Pada akhir masa penelitian, hampir sekitar 7.000 peserta penelitian terdiagnosa menderita jenis kanker kulit yang paling sering yaitu karsinoma sel basal dan sekitar 900 peserta menderita jenis kanker kulit lainnya yaitu karsinoma sel skuamosa. Sekitar 800 peserta menderita jenis kanker kulit terparah yaitu melanoma. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok wanita yang memiliki paparan sinar matahari terbanyak selama masa penelitian setelah mereka dewasa mengalami peningkatan resiko terjadinya kanker kulit jenis karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa sebanyak 2 kali lipat dibandingkan dengan kelompok wanita yang paling jarang terpapar oleh sinar matahari. Akan tetapi, para peneliti tidak menemukan adanya hubungan antara paparan sinar UV matahari di usia dewasa dengan resiko terjadinya melanoma. Para peneliti justru menemukan bahwa resiko melanoma meningkat pada orang yang sering terpapar oleh sinar matahari sejak usia dini. Terlepas dari di mana mereka tinggal, para peserta yang mengalami setidaknya 5 luka bakar akibat sinar matahari saat berusia antara 15-20 tahun memiliki resiko melanoma yang lebih tinggi yaitu sebanyak 80% dan 68% untuk karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa.  Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa para wanita yang memiliki rambut berwarna merah dan memiliki kulit yang sensitif terhadap paparan sinar matahari sejak anak-anak memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami berbagai jenis kanker kulit. Adanya anggota keluarga yang menderita melanoma dan jumlah tahi lalat pada kaki juga memiliki hubungan yang kuat dengan resiko terjadinya melanoma.   Sumber: foxnews
 03 Nov 2016    08:00 WIB
10 Bahan Alami Untuk Menyamarkan Stretch Mark
Stretch mark merupakan garis putih atau kemerahan pada permukaan kulit. Stretch mark paling sering ditemukan pada kulit di daerah perut, paha, lengan atas, bokong, dan dada. Kadangkala, stretch mark juga dapat ditemukan pada sebagian besar area kulit. Kehamilan memang merupakan penyebab utama timbulnya stretch mark. Penyebab lainnya adalah peningkatan atau penurunan berat badan secara mendadak, pertumbuhan tubuh yang cepat, keturunan, stress, dan perubahan kondisi fisik. Stretch mark terbentuk di dalam lapisan kulit bagian tengah (dermis) saat jaringan ikat meregang melebihi batas elastisitasnya karena pembesaran atau peregangan kulit yang sangat cepat. Saat kulit meregang, jaringan kolagen di dalamnya pun akan melemah dan produksi kolagen normal pun akan terganggu dan akhirnya rusak. Hal ini akan menyebabkan timbulnya suatu jaringan parut pada permukaan kulit (stretch mark). Pada awalnya, stretch mark biasanya berwarna merah mudah atau merah, tetapi seiring dengan berlalunya waktu, stretch mark akan menjadi berwarna putih keperakan. Stretch mark paling sering terjadi pada permukaan kulit yang cepat melebar atau pada bagian tubuh yang paling dulu mengalami pembesaran saat seseorang mengalami peningkatan berat badan. Untuk membantu menyamarkan stretch mark, di bawah ini ada beberapa bahan alami yang dapat membantu Anda.   1.      Minyak Jarak Minyak jarak telah banyak digunakan sebagai pengobatan bagi berbagai jenis gangguan kulit seperti keriput, bintik hitam karena penuaan, tahi lalat, flek, garis halus, dan jerawat. Selain itu, minyak jarak juga dapat digunakan untuk menyamarkan stretch mark. Caranya adalah: Oleskan minyak jarak pada daerah kulit yang mengalami stretch mark dan pijat daerah tersebut dengan gerakan memutar selama 5-10 menit Bungkus area kulit tersebut dengan kain tipis. Kemudian kompres bagian kulit tersebut selama setidaknya 30 menit Ulang proses ini setiap harinya selama setidaknya 1 bulan untuk mendapatkan hasil yang positif   2.      Lidah Buaya Lidah buaya telah diketahui dapat mengobati berbagai gangguan kulit. Lidah buaya mengandung zat yang dapat membantu proses penyembuhan, yang juga dapat menyamarkan stretch mark. Caranya adalah oleskan gel lidah buaya secara langsung pada area kulit yang mengalami stretch mark, diamkan selama 15 menit, kemudian bila dengan air hangat Cara lainnya adalah buatlah campuran antara ¼ cup gel lidah buaya, minyak dari 10 kapsul vitamin E, dan minyak dari 5 kapsul vitamin A. Kemudian, oleskan campuran ini pada daerah kulit yang mengalami stretch mark hingga terserap sempurna. Ulangi proses ini setiap hari.   3.      Putih Telur Telur merupakan makanan yang mengandung banyak protein. Untuk menyamarkan stretch mark, gunakanlah hanya bagian putih telur yang mengandung asam amino dan protein. Caranya adalah: Kocok putih telur yang berasal dari 2 butir telur dengan garpu. Bersihkan daerah kulit yang mengalami stretch mark dengan air kemduian oleskan putih telur tersebut pada kulit dengan menggunakan kuas riasan Biarkan putih telur mengering dan bersihkan kulit dengan air dingin Kemudian oleskan minyak zaitun pada kulit untuk melembabkannya Ulangi proses ini setiap hari selama setidaknya 2 minggu   4.      Sari Buah Lemon Cara mudah lainnya untuk menyamarkan stretch mark adalah dengan menggunakan sari buah lemon. Sari buah lemon merupakan asam alami yang dapat membantu proses penyembuhan dan menyamarkan stretch mark, jerawat, dan jaringan parut lainnya. Caranya adalah oleskan sari buah lemon segar pada kulit yang mengalami stretch mark dengan gerakan memutar. Biarkan sari buah lemon ini menyerap ke dalam kulit Anda selama setidaknya 10 menit sebelum membilasnya dengan iar hangat Cara lainnya adalah campurkanlah sari buah lemon dengan sari timun dengan takaran yang sama dan oleskan pada kulit yang mengalami stretch mark.   Baca juga: Stretch Mark Akibat Kehamilan      5.      Gula Gula putih merupakan salah satu bahan alami yang juga dapat digunakan untuk menyamarkan stretch mark. Anda dapat menggunakan gula untuk mengeksfoliasi kulit Anda. Caranya adalah: Campurkan 1 sendok makan gula dengan minyak almond dan beberapa tetes sari buah lemon. Aduk, kemudian oleskan pada kulit yang mengalami stretch mark Biarkan selama beberapa menit setiap harinya sebelum membersihkannya Lakukan hal ini selama sebulan atau lebih   6.      Sari Kentang Sari kentang mengandung banyak vitamin dan mineral yang dapat mempercepat pertumbuhan dan penyembuhan sel-sel kulit. Caranya adalah: Potonglah kentang berukuran sedang menjadi potongan-potongan tebal Ambil 1 potong kentang dan gosokan secara perlahan pada kulit yang mengalami stretch mark selama beberapa menit. Pastikan kanji dari kentang menutupi area kulit yang mengalami stretch mark Biarkan sari kentang ini mengering, kemudian bilaslah dengan air hangat   7.      Alfalfa Daun alfalfa mengandung 8 asam amino esensial yang baik bagi kesehatan kulit Anda. Daun alfalfa juga mengandung banyak protein, vitamin E, dan vitamin K; yang dapat menutrisi kulit. Caranya adalah: Campurkan sejumlah bubuk alfalfa dengan beberapa tetes minyak chamomile dan aduk hingga membentuk suatu pasta Oleskan pasta pada kulit yang mengalami stretch mark 2-3 kali sehari Ulangi proses ini setiap hari selama beberapa minggu   8.      Cocoa Butter Cocoa butter sangat penting dalam menyamarkan stretch mark karena merupakan pelembab alami yang luar biasa, yang dapat membantu menutrisi kulit dan menyamarkan stretch mark. Oleskanlah cocoa butter pada daerah kulit yang mengalami stretch mark setidaknya 2 kali setiap hari selama beberapa bulan.   9.      Minyak Zaitun Minyak zaitun mengandung banyak nutrisi dan antioksidan yang dapat mengatasi berbagai gangguan kulit, termasuk stretch mark. Caranya adalah: Oleskan extra virgin olive oil pada daerah kulit yang mengalami stretch mark, pijat dengan lembut. Hal ini akan meningkatkan aliran darah dan menyamarkan stretch mark Biarkan selama 30 menit agar vitamin A, D, dan E di dalam minyak zaitun dapat terserap masuk ke dalam kulit Cara lainnya adalah campurkan minyak zaitun dengan cuka dan air, kemudian gunakan sebagai krim malam. Campuran ini dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan mengeksfoliasi kulit.   10.  Air Putih Menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi dapat membantu melindugi kulit dari berbagai gangguan dan membantu proses detoksifikasi tubuh. Selain itu, kulit yang terhidrasi juga akan terasa lebih kenyal dan elastis. Konsumsilah setidaknya 8-10 gelas air putih setiap harinya untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Hal ini dapat membuat kulit Anda tetap halus dan menjaganya tetap elastis. Hindarilah konsumsi kopi, teh, dan minuman bersoda.   Berbagai jenis bahan alami ini hanya dapat membantu memudarkan stretch mark, tetapi tidak dapat menghilangkannya secara menyeluruh. Berkonsultasilah dengan dokter Anda bila Anda merasa khawatir dengan penampilan Anda akibat adanya stretch mark pada kulit Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 31 Oct 2016    15:00 WIB
Kiat Untuk Anda Saat Mempersiapkan Kehamilan
Mempersiapkan kehamilan adalah salah satu hal yang penting untuk mendapatkan bayi yang sehat. Untuk Anda yang sedang mempersiapkan kehamilan, berikut adalah kiat yang dapat Anda ikuti: 1. Bicarakan dengan pasangan Untuk Anda yang baru ingin memiliki momongan, bicarakan masalah ini dengan pasangan Anda untuk mempersiapkan kesehatan jiwa dan pikiran saat akan mempersiapkan kehamilan 2. Konsultasikan dengan dokter Anda bisa melakukan konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan agar mempersiapkan kandungan Anda . 3. Jangan lupa minum vitamin Anda Pentingnya mengkonsumsi vitamin harian untuk pembentukan bayi Anda • Asam folat membantu Anda untuk mencegah cacat saraf pada bayi. Kecacatan ini • Kalsium membuat tulang dan gigi lebih kuat bagi ibu dan bayi. Kalsium juga • Zat besi membantu pertumbuhan sel darah dan otot bagi ibu dan bayi. Selain itu juga • Vitamin khusus kehamilan juga bisa mengurangi risiko bayi lahir dengan berat 4. Hindari obat-obatan Untuk Anda yang sedang mempersiapkan kehamilan sebaiknya hindari obat-obatan yang dapat merangsang kontraksi rahim 5. Perhatikan asupan makanan Hindari makan junk food, minuman bersoda, hindari kafein dan alkohol punya pengaruh serius pada ketidaknormalan otak dan saraf tulang belakang. membantu sistem kerja sirkulasi, otot, dan saraf berjalan normal. mencegah anemia. rendah. 6. Tanyakan kepada yang berpengalaman Anda dapat menanyakan hal ini kepada orang tua Anda. Jangan pernah merasa malu karena informasi dari mereka adalah hal yang sangat berharga. Seperti bagaimana merawat bayi termasuk informasi mengenai menyusui, mengganti popok dan perawatan bayi dasar. 7. Berbicara dengan teman atau keluarga Mereka mungkin dapat membantu Anda bagaimana saat-saat akan menyambut bayi Baca juga: Kehamilan Beresiko Tinggi Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wikihow
 30 Aug 2016    12:00 WIB
Ini Dia Lima Penyakit Kulit Terlangka di Dunia!
Sebagian besar orang tentunya pernah mendengar mengenai penyakit jamur, kudis/kurap/kadas, panu, dan sebagainya. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata di dunia ini terdapat beberapa macam penyakit kulit langka yang jarang dijumpai? Di bawah ini Anda dapat melihat 5 jenis penyakit kulit paling langka di dunia.   Argiria Argiria merupakan suatu keadaan di mana kulit penderita mengalami perubahan warna, yaitu menjadi biru keabuan. Keadaan ini terjadi saat seseorang mengkonsumsi atau terpapar oleh perak dalam jumlah besar dalam waktu yang cukup lama.   Argiria yang disebabkan oleh banyaknya paparan terhadap perak biasanya dialami oleh para penambang perak atau pada buruh pabrik perak atau pada orang yang pekerjaannya adalah memproses film negatif (tempat cuci cetak foto).   Beberapa orang lainnya mengkonsumsi perak karena mendengar bahwa perak dapat membantu mengatasi beberapa gangguan kesehatan seperti radang sendi, diabetes, atau bahkan AIDS. Selain itu, penggunaan bahan penambal gigi dari perak diduga juga dapat menyebabkan terjadinya argiria. Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan argiria.   Sindrom Steven Johnson  dan Nekrolisis Epidermal Toksis Sindrom Steven Johnson (Stevens-Johnson Syndrome/SJS) dan nekrolisis epidermal toksis (Toxic Epidermal Necrolysis/TEN) merupakan suatu gangguan kulit berat yang menyebabkan kulit dan bahkan lapisan organ dalam mengelupas. Keduanya pun memiliki gejala yang sama sehingga seringkali disamakan oleh para dokter (SJS/TEN).   Gejala awal dari SJS dan TEN adalah adanya berbagai gejala seperti flu yang kemudian diikuti oleh timbulnya bercak kemerahan dan lepuhan yang terasa nyeri pada kulit. Perbedaan antara SJS dan TEN adalah pada berapa banyak kulit yang terkena.   Bila hanya mengenai 10% kulit pada permukaan tubuh, maka keadaan ini disebut dengan SJS. Bila telah mengenai sekitar 10-30% kulit pada permukaan tubuh, maka keadaan ini disebut dengan SJS/TEN. Bila telah mengenai lebih dari 30% kulit pada permukaan tubuh, maka keadaan ini disebut dengan TEN.   Sebagian besar penderita mengalami gangguan ini karena suatu reaksi alergi terhadap obat-obatan tertentu. Beberapa jenis obat-obatan yang dapat menyebabkan terjadinya SJS/TEN adalah obat golongan NSAID, allopurinol, fenitoin, karbamazepin, barbiturate, anti kejang, dan antibiotika golongan sulfa. Akan tetapi, pada sekitar seperempat kasus SJS/TEN, dokter tidak dapat menemukan penyebab yang jelas.   SJS/TEN seringkali dapat disembuhkan, tergantung pada keparahan gejala. Karena keduanya dapat mengancam nyawa penderitanya maka perawatan di rumah sakit pun biasanya diperlukan. Pengobatan yang biasa dilakukan adalah dengan memberikan immunoglobulin, antibiotika (untuk mencegah terjadinya infeksi pada kulit), dan kortikosteroid (untuk mengatasi peradangan) melalui infus.   Dermatografia Gangguan kulit yang satu ini memang sangat jarang, tetapi biasanya tidak membahayakan jiwa penderitanya. Pada dermatografia, penderitanya biasanya memiliki kulit yang sangat sensitif, di mana luka sekecil apapun dapat membuat kulit kemerahan dan bengkak. Penderita biasanya juga akan merasa gatal.   Ingin tahu sesensitif apa kulit penderita dermatografia? Anda dapat membaca apa yang Anda tulis dengan kuku jari Anda pada permukaan kulit penderita. Hanya dalam waktu beberapa menit, kulit akan langsung tampak memerah dan bengkak seperti saat Anda tergores oleh suatu benda tajam.   Hal lainnya yang juga dapat membuat kulit penderita dermatografia memerah dan bengkak adalah gesekan dengan pakaian, cuaca panas, cuaca dingin, sinar matahari, atau bahkan saat mereka marah.   Hingga saat ini, para dokter masih belum mengetahui apa penyebab pasti dari dermatografia, tetapi banyak ahli menduga keadaan ini merupakan suatu jenis reaksi alergi.   Gejala biasanya akan menghilang dalam waktu 30 menit atau beberapa jam, akan tetapi karena dapat membuat penderitanya kesakitan, maka dokter biasanya menganjurkan penderita untuk mengkonsumsi obat anti alergi secara teratur. Selain itu, dianjurkan juga agar penderita mengkonsumsi cukup air putih dan menggunakan pelembab karena kulit kering dapat membuat gejala bertambah buruk atau justru memicu timbulnya gejala.   Iktiosis Harlequin Iktiosis harlequin merupakan suatu gangguan kulit yang biasanya mengenai bayi baru lahir, di mana mereka terlahir dengan kulit yang tebal dan keras. Pada dokter menduga bahwa iktiosis harlequin disebabkan oleh suatu kelainan genetika, di mana terjadi mutasi pada gen ABCA12 yang berfungsi untuk mengatur perkembangan lapisan epidermis (lapisan kulit terluar) kulit.   Gangguan kulit yang sangat langka ini akan membuat para bayi baru lahir tersebut kesulitan mengendalikan pengeluaran cairan dari dalam tubuhnya, yang pada akhirnya akan membuat bayi mengalami dehidrasi berat.   Bayi yang menderita iktiosis harlequin biasanya akan mengalami kesulitan untuk bergerak, bernapas, melawan infeksi, dan mengatur suhu tubuhnya. Berbagai hal inilah yang biasanya akan membuat bayi baru lahir meninggal dalam waktu beberapa minggu setelah lahir.   Walaupun demikian, beberapa orang bayi dapat bertahan hidup, tetapi mereka tetap membutuhkan perawatan intensif di dalam inkubator untuk menjaga agar suhu tubuhnya tetap stabil serta membuat para petugas medis dapat mengawasi berapa banyak cairan dan nutrisi yang hilang, yang harus segera digantikan. Iktiosis harlequin merupakan suatu gangguan kulit yang tidak dapat disembuhkan. Salah seorang penderita yang berhasil bertahan hidup hingga memasuki masa remaja mengatakan bahwa ia harus mengkonsumsi sekitar 7.500 kalori setiap harinya untuk menggantikan nutrisi yang hilang karena proses pengelupasan kulitnya yang berlangsung 10 kali lebih cepat dari normal dan harus mengoleskan pelembab pada kulitnya sekitar 7 kali sehari.   Xeroderma Pigmentosum Bila dermatografia merupakan suatu gangguan kulit yang membuat penderitanya sangat sensitif terhadap sentuhan atau gesekan, maka xeroderma pigmentosum merupakan suatu gangguan kulit yang membuat penderitanya menjadi sangat sensitif terhadap sinar ultraviolet (UV).   Penderita xeroderma pigmentosum harus menghindari pancaran sinar matahari yang menembus masuk melalui jendela dan bahkan sinar fluoresens. Apa yang terjadi pada kulit penderita bila mereka terpapar oleh sinar UV? Sebenarnya sama dengan semua orang lainnya, tetapi jauh lebih parah karena kulit mereka amat sangat sensitif.   Gejala yang timbul saat penderita terpapar sinar matahari (walaupun sangat sedikit) adalah kulit terbakar, timbulnya lepuhan pada kulit, dan bercak kehitaman pada kulit. Selain itu, kulit penderita juga menjadi sangat tipis hingga pembuluh darah di bawah kulit pun terlihat.   Keadaan ini tentu saja akan membuat penderita menjadi sangat rentan terhadap kanker kulit. Anak-anak yang mengalami gangguan kulit ini biasanya akan mengalami kanker kulit dan meninggal saat mereka baru saja memasuki masa dewasa.   Xeroderma pigmentosum terjadi akibat adanya kelainan genetika, yang menyebabkan gangguan pada proses perbaikan DNA. Pada orang normal, kerusakan DNA yang terjadi akibat terbakar sinar matahari dapat segera diperbaiki, akan tetapi pada penderita xeroderma pigmentosum perbaikan ini tidak dapat berlangsung.   Walaupun telah tersedia berbagai jenis obat-obatan untuk mengatasi gejala, akan tetapi para ahli masih belum menemukan cara menyembuhkan kelainan ini.   Baca Juga: Berbagai Jenis Sayuran Untuk Memperindah Kulit Anda! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: health.howstuffworks