Your browser does not support JavaScript!
 01 Nov 2018    08:00 WIB
Atasi Kulit Super Kering Dengan Beberapa Jenis Makanan Berikut
Perubahan cuaca yang terjadi, sebentar panas, sebentar dingin bisa mempengaruhi kulit. Selain itu kebiasaan tidak merawat kulit juga bisa merusak kulit Anda. Salah satu masalah kulit yang sering mengganggu adalah masalah kulit kering. Dimana bedak jadi susah menempel, pecah-pecah bahkan sampai terasa perih bila terlalu lama dibiarkan. Untuk membantu mengatasi kulit kering maka diperlukan perawatan misal dari cara mencuci wajah, hindari menggunakan air terlalu panas, kemudian setelahnya jangan mengosok wajah terlalu keras dengan handuk. Selalu gunakan pelembab. Hindari penggunaan pembersih wajah atau toner yang berbahan dasar keras atau mengandung alkohol. Selain perawatan dari luar, diperlukan juga perawatan dari dalam yaitu makanan yang Anda makan. Makanan yang Anda makan akan sangat berpengaruh pada regenerasi kulit. Untuk menjaga kulit sehat dari dalam ke luar, berikut adalah makanan super untuk kulit super kering Anda: Susu dan madu Menuai keuntungan dari kedua makanan ini dalam satu botol. Kandungan lemak dan asam laktat dalam susu sangat menenangkan kulit yang teriritasi saat dioleskan. Anda bisa melakukan kompres kulit dengan susu dingin, caranya merendam kain dalam semangkuk susu dingin dan letakkan  kulit yang teriritasi. Selain itu bila ingin lebih efektif. Anda bisa mencampurnya dengan madu. Madu tidak hanya bersifat humectant yang berarti menarik dan mempertahankan kelembaban, tetapi memiliki sifat antibakteri dan antijamur membantu flora normal baik yang bertahan di kulit Anda. Minyak kelapa Selain menjadi alami pelembab, minyak kelapa juga menawarkan sifat antibakteri, antijamur, dan antivirus, sehingga tidak hanya cocok untuk kulit kering namun juga cukup lembut untuk kulit berjerawat. Minyak zaitun Apabila Anda rajin mengonsumsi minyak zaitun maka akan membantu menunda terjadinya kemunculan tanda-tanda penuaan dini seperti bintik hitam, keriput. Hal ini dikarenakan kandungan polifenol, jenis senyawa tanaman dengan sifat antioksidan. Yang akan membantu melembabkan kulit. Kedelai Kedelai, dapat digunakan secara topikal (oles) atau dikonsumsi, kedelai meningkatkan elastisitas kulit dan mencegah kolagen penurunan jumlah kolagen. Teh hijau Teh hijau melindungi kulit terhadap sinar UV baik bila digunakan secara topikal dan ketika diseduh untuk minum, Krim yang mengandung teh hijau juga efektif untuk mengatasi  rosacea, jerawat, dan eksim. Selain membiasakan diri konsumsi ke 5 makanan super diatas ada baiknya Anda juga mengurangi konsumsi junkfood, minuman bersoda, merokok dan minum alkohol yang semua hal tersebut tidak baik untuk kulit. Baca juga: Perawatan Mata Untuk Pengguna Kacamata Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 22 Oct 2018    11:00 WIB
Cara Unik Untuk Mencegah Pembentukan Keriput
Tidur Terlentang Tidur pada suatu posisi tertentu di malam hari dapat menyebabkan terbentuknya garis tidur, yaitu suatu kerutan yang muncul pada bagian atas lapisan kulit yang tidak menghilang saat Anda bangun tidur. Tidur dengan posisi menyamping dapat menyebabkan terbentuknya keriput pada pipi dan dagu Anda. Sementara itu, tidur tengkurap dapat menyebabkan terbentuknya keriput pada dahi Anda. Untuk mencegah terbentuknya berbagai keriput pada beberapa bagian wajah Anda, tidurlah pada posisi terlentang.   Mengkonsumsi Ikan Salmon Salmon merupakan salah satu sumber protein, yang penting bagi kesehatan kulit Anda. Selain itu, salmon juga mengandung banyak asam lemak omega 3 yang dapat menutrisi kulit dan meminimalkan pembentukan keriput pada kulit.   Gunakan Kacamata Membuat suatu ekspresi yang sama berulang-ulang, misalnya menyipitkan mata, membuat otot-otot wajah Anda harus bekerja lebih keras, yang dapat membentuk keriput pada permukaan kulit wajah Anda. Gunakanlah kacamata bila Anda tidak dapat melihat suatu tulisan dengan jelas dan jangan menyipitkan mata Anda untuk melihat tulisan tersebut. Selain itu, gunakanlah kacamata hitam untuk melindungi kulit di sekitar mata Anda dari sinar matahari yang merusak dan mencegah Anda menyipitkan mata akibat silaunya sinar matahari.   Pilih Produk Kecantikan yang Mengandung AHA AHA atau asam alfa hidroksi merupakan salah satu bahan alami yang dapat mengangkat sel-sel kulit mati, mengecilkan pori-pori kulit, menyamarkan kerutan dan garis-garis halus; terutama di daerah sekitar mata. Selain itu, AHA juga dapat membantu meningkatkan produksi kolagen. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah saat Anda menggunakan AHA, kulit Anda menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menggunakan tabir surya.   Jangan Terlalu Sering Mencuci Wajah Air dapat menghilangkan kelembaban dan minyak alami pada kulit wajah Anda yang sebenarnya berfungsi untuk mencegah pembentukan keriput. Oleh karena itu, jangan terlalu sering mencuci wajah Anda.   Oleskan Vitamin C Beberapa penelitian menemukan bahwa krim wajah yang mengandung vitamin C dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi UVA dan UVB, membantu mengurangi pembentukan noda hitam dan warna kulit yang tidak merata, dan mengurangi warna kemerahan pada kulit.    Konsumsi Kedelai Kedelai dapat membantu memperbaiki penampilan kulit Anda dan melindunginya. Beberapa penelitian menemukan bahwa mengoleskan kedelai secara langsung pada kulit atau mengkonsumsi suplemen yang mengandung kedelai dapat membantu melindungi atau bahkan menyembuhkan kulit dari kerusakan sinar matahari. Selain itu, kedelai juga dapat membantu membuat kulit tampak lebih kencang dan kenyal.   Jangan Lupa Mengkonsumsi Coklat Pada sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahw coklat mengandung banyak 2 jenis antioksidan (epikatekin dan katekin) yang dapat melindungi kuli dari kerusakan sinar matahari, memperbaiki aliran darah ke sel-sel kulit, menghidrasi kulit, dan membuat kulit tampak serta terasa lebih halus.   Perawatan Kulit Setiap Hari Jika Anda benar-benar ingin memiliki kulit yang tampak lebih muda, maka jangan lupa untuk melakukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Hindari paparan langsung terhadap sinar matahari Gunakan tabir surya Gunakan baju berlengan panjang dan celana panjang saat berada di luar ruangan Jangan merokok Gunakanlah pelembab wajah   Sumber: webmd
 12 Oct 2018    08:00 WIB
8 Tanda Kekurangan Vitamin B12 dan Cara Mengatasinya
Vitamin B12 atau yang juga dikenal dengan nama kobalamin, merupakan vitamin yang larut did alam air. Vitamin B12 merupakan salah satu dari 8 vitamin yang menyusun vitamin B kompleks. Sekarang ini, kekurangan vitamin B12 merupakan hal yang cukup sering ditemukan, terutama pada mereka yang berusia lanjut. Mengapa vitamin B12 sangat penting bagi kesehatan? Hal ini dikarenakan vitamin B12 diperlukan untuk membentuk sel darah merah, yang berfungsi untuk membawa oksigen di dalam tubuh. Vitamin B12 juga diperlukan oleh jaringan saraf agar dapat tetap sehat dan berfungsi dengan baik. vitamin B12 turut berperan dalam proses pembentukan mielin, yang berfungsi sebagai selubung saraf dan penghantar sinyal saraf. Vitamin B12 juga akan bekerja sama dengan asam folat dalam proses metabolisme sel, terutama pada proses pembentukan DNA dan metabolisme asam lemak serta asam amino. Vitamin B12 juga akan membantu tubuh Anda menyerap asam lemak, yang diperlukan oleh tubuh untuk melepaskan energi. Karena tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin B12, maka tubuh sangat memerlukannya dari berbagai jenis makanan (terutama produk hewani) atau suplemen. Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi suplemen apapun. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja gejala yang mungkin timbul bila seseorang mengalami kekurangan vitamin B12 dan bagaimana cara mengatasinya.   Baca juga: Vitamin yang Baik Bagi Kesehatan Hati   Fatigue dan Rasa Tidak Bertenaga Vitamin B12 memiliki peran penting dalam metabolisme energi, sehingga kekurangan vitamin B12 akan berpengaruh langsung pada energi dan stamina Anda. Vitamin B12 juga meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk membentuk DNA bagi sel-sel baru untuk membentuk energi. Vitamin B12 juga diperlukan untuk membentuk sel darah merah sehat yang berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Bila tubuh Anda kekurangan oksigen, maka Anda akan merasa lelah dan lesu. Selain itu, vitamin B12 juga diperlukan untuk mengubah makanan yang Anda konsumsi menjadi energi sebagai bahan bakar metabolisme tubuh Anda.   Mati Rasa dan Kesemutan Vitamin B12 berperan penting untuk menjaga kesehatan sistem saraf Anda. Oleh karena itu, kekurangan vitamin B12 biasanya menyebabkan terjadinya gejala neurologis seperti mati rasa atau kesemutan di daerah tangan dan kaki. Vitamin B12 membantu proses pembentukan saraf dan berperan penting dalam penghantaran oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan oksigen merupakan penyebab utama terjadinya mati rasa dan kesemutan. Kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan gangguan keseimbangan.   Tekanan Darah Rendah Kekurangan vitamin B12 dan asam folat dapat menyebabkan anemia, yang akan menyebabkan tekanan darah menjadi rendah (hipotensi). Vitamin B12 membantu tubuh Anda menghasilkan sel darah merah sehingga oksigen dapat sampai ke seluruh bagian tubuh, termasuk jantung. Jadi, bila Anda menderita tekanan darah rendah, coba periksa kadar vitamin B12 di dalam tubuh Anda. Tekanan darah rendah yang ringan sekalipun dapat menyebabkan sesak napas, pusing, badan terasa lemah, pingsan, dan meningkatkan resiko terjadinya cedera karena terjatuh.   Gangguan Kulit Kadar vitamin B12 yang rendah juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan kulit dan perubahan rambut. Bila Anda memiliki suatu luka yang tidak diketahui penyebabnya pada kulit dan tidak juga membaik, hal ini dapat merupakan gejala dari kekurangan vitamin B12, jadi, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter. Selain menyebabkan luka (lesi kulit), kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan hiperpigmentasi pada kulit, yang akan membuat warna kulit tidak merata.   Depresi Vitamin B yang satu ini juga penting bagi kesehatan mental. Hal ini dikarenan vitamin B12 berperan penting dalam proses pembuatan sel darah merah, yang berfungsi untuk menjaga kesehatan sistem saraf. Selain itu, vitamin B12 juga berfungsi untuk membantu menurunkan kadar homosistein, suatu produk sampingan dari metabolisme protein. Kadar homosistein yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya depresi.   Gangguan Berpikir Kadar vitamin B12 yang rendah juga dapat merupakan penyebab dari buruknya daya ingat dan menurunnya kemampuan berpikir. Hal ini dikarenakan vitamin B12 membantu sel-sel otak membentuk suatu koneksi baru, yang merupakan proses pembentukan daya ingat. Selain itu, vitamin B12 juga merupakan komponen penting dari mielin, selubung saraf yang berfungsi untuk melindungi sel-sel otak. Hal inilah yang menjadi alaasan mengapa kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kerusakan saraf berat dan menurunnya fungsi otak.   Hipotiroidisme Kekurangan vitamin B12 telah diketahui berhubungan dengan kurang aktifnya kelenjar tiroid atau yang juga dikenal dengan nama hipotiroidisme. Hal ini dikarenakan kelenjar tiroid membutuhkan vitamin B12 untuk memproduksi hormon tiroid.     Gangguan Kesuburan Kekurangan vitamin B12 ternyata juga dapat menyebabkan gangguan kesuburan, baik pada pria maupun wanita. Meningkatnya kadar homosistein akibat kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan terjadinya pengentalan darah yang akan berakibat pada kematian janin atau keguguran. Kekurangan vitamin B12 yang berlangsung lama juga dapat menyebabkan perubahan pada proses ovulasi atau perkembangan sel telur atau penempelan janin yang tidak sempurna dan akhirnya dapat memicu terjadinya gangguan kesuburan. Jadi, kekurangan vitamin B12 tidak hanya akan membuat Anda sulit hamil, tetapi juga sulit mempertahankan kehamilan hingga cukup bulan. Jika Anda sedang berusaha untuk hamil, cobalah memeriksa kadar vitamin B12 di dalam tubuh Anda.   Jika Anda menduga Anda mengalami berbagai gejala kekurangan vitamin B12 di atas, segera periksakan diri ke seorang dokter untuk mengetahui pemeriksaan darah apa yang perlu dilakukan. Untuk mengatasi kekurangan vitamin B12 ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan seperti: Konsumsilah berbagai jenis makanan yang mengandung banyak vitamin B12 seperti ikan, kerang, daging (terutama hati), telur, susu, dan produk susu Bagi Anda yang tidak mengkonsumsi daging, cobalah mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang telah diperkaya oleh vitamin B12 seperti sereal, produk kedelai, dan energy bars Bagi Anda yang mengkonsumsi obat diabetes atau menderita refluks asam lambung, ada baiknya bila Anda melakukan pemeriksaan kadar B12 karena kedua obat tersebut dapat mempengaruhi kadar vitamin B12 di dalam tubuh Anda dapat mengkonsumsi suplemen, baik dalam bentuk pil atau suntikan. Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun karena dapat mempengaruhi efektivitas obat-obatan tertentu   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 19 Sep 2018    08:00 WIB
Cara Melindungi Kulit Dari Paparan Sinar Matahari
Seperti diketahui, sinar matahari mengandung sinar ultraviolet (UV) A dan B yang bisa menyebabkan aneka masalah pada kulit. Sinar UV B akan diserap kulit sekitar lima persen, sehingga mengakibatkan kulit terbakar. Sedangkan sinar UV A akan diserap kulit 90 persen, sehingga akan menyebabkan proses penuaan dini, kanker kulit, hiperpigmentasi, kusam, dan keriput. Semua orang, khususnya perempuan Indonesia, perlu mempertimbangkan kebutuhan perlindungan menyeluruh terhadap berbagai efek berbahaya dari UV A dan B pada kulit. Saat kita bersembunyi dibalik kacamata hitam, topi lebar dan selendang sebenarnya kita membuat penyerapan sinar UV pada kulit kita semakin memburuk. jadi bagaimana cara terbaik untuk melindungi kulit Anda? berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti agar kulit Anda tetap terlindungi dari paparan sinar matahari. Hindari paparan sinar matahari pada jam 11 siang sampai jam 3 soreMatahari bersinar paling terik sekitar jam 11-15. paparan sinanr matahari yang terlalu lama, terutama di jam 11-15 dapat mengakibatkan kerusakan kulit yang parah. Jika Anda memang harus melakukan aktifitas pada jam tersebut, pastikan Anda sudah melindungi kulit dengan baik dengan menutup kulit dan mengoleskan tabir surya. Selalu gunakan tabir surya saat beraktifitas di luar ruanganMenggunakan payung atau topi tidak akan menjamin kulit Anda aman dari sinar matahari. Sinar matahari tetap dapat merusak kulit Anda karena pantulan sinarnya tetap mengenai kulit. Untuk itu penggunaan tabir surya menjadi sangat penting setiap saat Anda melakukan aktifitas di luar ruangan. penggunaan tabir surya juga harus dilakukan walaupun sinar matahari sedang tertutup awan karena sinar UV tetap dapat menembus awan. Gunakan tabir surya yang benarmemilih tabir surya tidak hanya sekedar untuk perlindungan kulit dari sinar matahari saja. Anda harus memilih tabir surya yang sesuai dengan jenis kulit Anda. jika kulit Anda cenderung timbul jerawat, maka gunakanlah tabir surya berbasis gel. Anda juga harus memilih tingkat SPF yang tepat. Selalu gunakan tabr surya yang mengandung SPF 30 atau lebih agar kulit Anda selalu terlindungi dengan baik. Aplikasikan tabir surya 20 menit sebelum melakukan aktifitasMengaplikasikan tabir surya sesaat Anda akan keluar rumah merupakan kesalahan yang sering orang-orang lakukan. tabir surya butuh waktu untuk terserap oleh kulit, untuk itu aplikasikan tabir surya 20 menit sebelum beraktifitas. Reaplikasi tabir surya setiap 2 jamSaat Anda berkeringat, tabir surya akan tersapu pergi. Saat hal tersebut terjadi maka kulit Anda akan segera terpapar UV. Untuk itu penting agar melakukan aplikasi ulang tabir surya setiap 2 jam supaya kulit Anda tetap mendapatkan perlindungan maksimal.Sumber: healthmeup
 18 Sep 2018    11:00 WIB
Hati-hati Menggunakan Krim Penghilang Bulu Bisa Memberikan Efek Negatif Untuk Kulit
Salah satu cara yang paling sering dilakukan dalam menghilangkan bulu adalah dengan menggunakan krim penghilang bulu. Karena caranya yang mudah digunakan sehingga bisa dilakukan sendiri di rumah dan juga harganya yang murah.Namun perlu Anda ketahui krim penghilang bulu mengandung bahan kimia yang bisa jadi tidak cocok untuk semua jenis kulit, sehingga tidak disarankan digunakan oleh mereka yang memiliki kulit sensitif dan masih ada beberapa hal lain yang menjadi efek samping dari krim penghilang bulu.Berikut Adalah Efek Samping Dari Krim Penghilang Bulu: 1.      Tidak Tahan LamaMenggunakan krim penghilang bulu biasanya tidak tahan lama. Biasanya hanya akan bertahan selama 2-3 hari, maka bila Anda ingin bebas bulu Anda harus rajin menggunakan krim ini.2.      Bau Yang TajamTidak peduli berapa banyak wewangian bunga yang digunakan, namun krim penghilang bulu memang memiliki bau yang tajam. Sehingga pada beberapa orang yang tidak tahan akan berhenti menggunakan krim ini.3.      Ruam KulitAda beberapa orang yang cukup sensitif mengalami ruam setelah menggunakan krim ini, sehingga tidak disarankan untuk orang yang memiliki kulit sensitif. Dimana bisa timbul ruam dan bisul yang menyakitkan dan akhirnya membuat tidak nyaman. Sehingga ada aturan agar mencobanya terlebih dahulu ditangan untuk mengetahui apakah Anda rentan atau tidak terhadap krim ini.4.      Kulit GelapKrim ini dapat menyebabkan penggelapan kulit, terutama jika dilakukan pada daerah ketiak. Tidak semua jenis kulit cocok dengan ini. Dan menggelapkan kulit merupakan salah satu efek samping terburuk dari krim penghilang bulu5.      Bulu Jadi KasarKrim ini mungkin bekerja tidak terlalu baik untuk wanita yang sudah memiliki bulu yang tebal atau kasar. Karena krim ini bisa membuat bulu yang tumbuh kembali menjadi kasar.Diatas merupakan efek samping dari penggunaan krim penghilang bulu, namun sekali lagi keputusan penggunaan tergantung kepada Anda. Baca juga: Cara Alamai Hilangkan Bulu Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 10 Aug 2018    11:00 WIB
4 Bahan Alami Untuk Atasi Kulit Terbakar Matahari
Paparan sinar UV yang berbahaya dari matahari bukanlah sesuatu yang baik. Apalagi bila Anda mengalami kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari. Untuk Anda yang mengalami kulit yang terbakar sebaiknya segera diobati karena dapat menimbulkan rasa gatal dan terjadi infeksi. Berikut adalah 4 bahan alami yang dapat Anda buat dari bahan-bahan yang ada dirumah Anda: 1.      Baking soda Baking soda dapat mengatasi infeksi yang terjadi pada kulit akibat terbakar sinar matahari. Campurkan 2 cangkir baking soda dengan air dingin yang Anda gunakan untuk mandi. Cara ini akan mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari, mengurangi iritasi dan mencegah semua efek samping lain ditimbulkan akibat terbakar sinar matahari.   2.      Cuka Cuka mengandung antioksidan yang melawan radikal bebas dan juga mencegah infeksi bakteri dan jamur. Lebih dari itu, tingkat pH kulit Anda akan dikembalikan secara efektif dengan menggunakan cuka. Ambil botol semprot bersih dan kemudian diisi dengan cuka. Semprotkan langsung pada daerah yang terkena dan biarkan hingga kering. Biasanya cuka akan mengering dalam waktu 2 sampai 3 menit dan Anda dapat segera merasakan sensasi pendinginan. Cuka mampu mengurangi iritasi akibat terbakar sinar matahari dalam waktu beberapa menit. Anda dapat melakukan cara ini kembali setiap 5 jam untuk mencegah sensasi terbakar dan menyembuhkan kulit Anda lebih cepat. 3.      Mentimun Taruh irisan mentimun pada daerah yang mengalami terbakar sinar matahari yang akan memberikan sensasi pendinginan. Anda juga dapat menghancurkan mentimun tersebut dan gunakan sebagai masker. Oleskan masker tersebut dan diamkan dalam waktu 20 menit, kemudian cuci dengan bersih. 4.      Lidah buaya Dinginkan gel lidah buaya dalam kulkas selama 30 menit. Kemudian oleskan gel lidah buaya di kulit Anda dan diamkan selama satu jam. Cuci dengan bersih menggunakan air dingin kemudian gunakan krim yang mengandung vitamin E. Baca juga: Dosis Tepat Untuk Perawatan Kulit Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: stylecraze
 05 Aug 2018    11:00 WIB
Wow! Ternyata Arang Aktif Punya Banyak Manfaat Untuk Kesehatan
Guys ketika bicara mengenai arang apa yang terlitas di benak kita? Sate, barbeque dan sejenisnya. Bagi sobat yang pernah nongkrong di warung kopi mungkin pernah menemukan kopi yang diberi arang di dalamnya. Penjual bilang bahwa arang tersebut untuk menyerap racun. Sobat juga pernah tahu obat sakit perut yang berwarna hitam dengan bahan dasarnya hitam. Nah, artikel kali ini kita akan membahas mengenai manfaat arang aktif ini. Namun terlebih dahulu kita perlu jelas apakah arang aktif ini sama dengan arang yang selama ini kita ketahui.   Apa itu arang aktif Guys arang aktif yang dimaksud di sini bukanlah arang biasa yang kita gunakan untuk membuat bara api. Arang aktif adalah bubuk hitam halus, tidak berbau. Proses pembuatannya pun memerlukan panas dengan suhu yang sangat tinggi dengan baha baku yang kaya akan kandungan karbon seperti kayu, gambut, batok kelapa, dan serbuk gergaji. Manfaat kegunaan arang aktif Secara umum memang arang aktif sering digunakan di ruang gawat darurat untuk mengatasi overdosis dan keracunan. Namun karena sifatnya yang bisa membersihkan racun maka manfaatnya lebih banyak diantaranya adalah sebagai berikut: 1.            Membantu kesehatan ginjal                 Tentu kita tahu bahwa ginjal adalah organ tubuh kita yang berfungsi sebagai filter untuk menyaring racun dan obat yang tidak tercerna. Sebab itu dengan menggunakan arang aktif akan membantu kinerja dari ginjal kita. Pada tahun 2014 dilakukan percobaan kepada tikus yang mengalami gagal ginjal kronis. Setelah diinduksi dengan cairan yang mengadung arang aktif didapati terjadi peningkatan fungsi ginjal. Selain itu juga didapati bahwa arang aktif membantu mengurangi kerusakan saluran cerna dan peradangan pada mereka yang menderita penyakit ginjal kronis. Tentu perlu dilakukan lebih banyak penelitian lagi. 2.            Menetralisir gas usus                 Kelebihan gas pada perut tentu membuat kita tidak nyaman seperti perut kembung dan semacamnya. Penelitian tahun 2012 dilakukan kepada mereka yang memiliki riwayat gas usus (intestinal gas). Peserta yang diberi arang aktif 448 mg selama dua hari dan 672 mg pada saat pengujian. Hasilnya 34  persen gas mereka berkurang dan gejala yang ditimbulkan gas usus diperbaiki. Sedangkan dalam studi tahun 2017, mereka mengkonsumsi 45 mg simetikon dan 140 mg arang aktif selama sepuluh hari dengan dosis tiga kali sehari. Hasilnya terjadi penurunan yang signifikan pada nyeri perut tanpa efek samping. Menurut European Food Safety Authority (EFSA) kadar yang direkpmendasikan untuk mengkonsumsi arang aktif adalah sedikitnya 1 gr dan dikonsumsi 30 menit sebelum dan sesudah makan. 3.            Sebagai filter air                 Orang telah lama menggunakan arang aktif sebagai filter air.  Ini dikarenakan arang aktif mampu menyerap berbagai racun, obat-obatan, virus, bakteri, jamur, dan bahan kimia yang ditemukan dalam air. 4.            Mengobati diare                 Yang satu ini tentu tidak asing bagi kita. Dalam review tahun 2017, arang aktif mampu mencegah bakteri atau obat-obatan yang bisa menyebabkan diare untuk masuk ke dalam tubuh. Namun ternyata juga ditemukan beberapa efek samping menggunakannya dibandingkan dengan obat diare lainnya. 5.            Kesehatan kulit                 Arang aktif menurut para peneliti dapat membantu menarik mikropartikel seperti kotoran, debu bahan kimia, racun, dan bakteri. Mikropartikel ini ditarik ke atas permukaan kulit sehingga memudahkan untuk pelepasan atau pembuanggannya. 6.            Sebagai deodorant                 Arang dapat menyerap bau dan gas berbahaya, membuatnya ideal sebagai deodoran ketiak, sepatu, dan kulkas. Arang aktif juga dilaporkan mampu menyerap kelembaban berlebih dan mengontrol tingkat kelembaban pada tingkatan mikro. 7.            Mengobati infeksi kulit                 Arang aktif terutama dari batok kelapa banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati infeksi kulit atau jaringan lunak. Ini dikarenakan arang aktif mungkin memiliki efek antibakteri dengan menyerap mikroba berbahaya dari luka.   Jadi sobat sehat ternyata banyak kegunaan dari arang aktif ini. Namun perlu diingat bahwa ini bukanlah arang yang biasa digunakan untuk barbeque atau bara api. Jika sobat dalam kondisi sedang mengkonsumsi obat-obatan, sebelum mencobanya ada baiknya konsultasikan dulu dengan dokter sobat sehat. Baiklah sobat, tetaplah sehat dan tetap semangat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com
 02 Aug 2018    16:00 WIB
Bagaimana Cara Untuk Mengurangi Pori-Pori Besar ?
Pori-pori merupakan salah satu bagian pada kulit kita sangat penting untuk mengeluarkan minyak alami dan juga keringat. Namun ketika pori-pori tersebut membesar terutama di bagian wajah membuat kita menjadi kurang percaya diri atau membuat penampilan kita kurang menarik. Pori-pori besar tidak dapat diubah namun artikel kita kali ini akan membahas bagaimana caranya pori-pori besar itu kurang terlihat. Penyebab Menurut studi yang dilakukan pada tahun 2016, penyebab utama pori-pori seseorang membesar adalah sebagai berikut: Sebum yang berkelebihan : sebum merupakan pori-pori pada kulit kita yang berfungsi untuk mengeluarkan minyak alami. Pada sebum adal kelenjar yang disebut sebaceous ini menghasilkan banyak minyak maka pori-porinya membesar dan orang tersebut memiliki jenis kulit berminyak. Penurunan elastisitas di sekitar pori-pori : ketika kulit kita kurang kenyal atau elastis maka pori-pori kita kelihatan membesar. Peningkatan volume folikel rambut : folikel rambut memiliki kelenjar yang di sebut sebaceous seperti yang disebutkan di atas yang menghasikan minyak. Pertambahan folikel rambut disebabkan karena adanya penumbatan pada pori-pori. Pori-pori tersumbat disebabkan karena minyak yang terkumpul pada permukaan kulit kita bercampur dengan kotoran atau riasan kita sehingga bisa menyebabkan jerawat pada wajah kita. Keaktifan kelenjar sebaceous ini tergantung pada gen atau ukuran pori-pori masing-masing orang. Tips untuk mengurangi pori-pori besar 1.            Gunakan produk yang berbasis air                 Jika sobat memiliki jenis kulit yang berminyak, maka gunakanlah produk-produk kecantikan yang berbasiskan air. Jika tidak maka produk yang berbasiskan munyak justru menambah kadar minyak esktra pada kulit kita sehingga wajah kita malah kelebihan minyak sehingga pori-pori tampak lebih besar. 2.            Rajin cuci muka pagi dan malam hari                 Hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah mencuci atau membasuh muka kita dengan air hangat dan pembersih. Sobat perlu membangun kebiasaan ini agar minyak dan kotoran yang menempel pori-pori wajah kita bisa dibasuh bersih. 3.            Pilihlah pembersih muka yang berbasiskan gel                 Bagi seorang yang memiliki jenis kulit berminya, pembersih gel membantu membersihkan minyak dalam pori-pori. Sebaliknya, pembersih yang mengandung pelembab dapat meninggalkan residu sehingga justru membuat kulit lebih berminyak. 4.            Eksfoliasi                 Eksfoliasi membantu mengangkat hal-hal yang menyumbat pori-pori seorang seperti kotoran, sel kulit mati, kelebihan minyak. Untuk mereka yang memiliki kulit berminyak lakukan eksfoliasi satu atau dua kali seminggu. Jangan berlebih, karena justu terlalu sering eksfoliasi justru membuat kulit kita kering sehingga pori-pori nampak besar juga. Carilah produk eksfoliasi yang mengandung asam salisilat, yang merupakan asam alami yang membantu melepaskan kotoran dari pori-pori 5.            Pastikan kulit kita lembab                 Loh, yang di atas dikatakan supaya tidak menggunakan pembersih yang mengandung pelembab? Benar sobat, yang di atas adalah untuk kulit berminyak yang ini adalah untuk jenis kulit kering. Serta yang dimaksudkan di sini juga adalah lotion. Lotion pelembab akan menghidrasi dan melembutkan kulit sehingga sebum bisa masuk ke dalam lapisan kulit yang dalam sehingga tidak menumpuk di permukaan kulit kita akibatnya mengurangi terjadinya penyumbatan pada pori-pori kita. 6.            Gunakan clay masker                 Gunakan masker jenis ini satu atau dua kali dalam seminggu. Namun dalam penggunaanya jangan pada hari yang sama kita melakukan eksfoliasi. Karena berlebihan dalam perawatan justru beresiko terjadinya iritasi yang bisa mengakibatkan pori-pori membesar dan kelihat tanda seperti noda pada wajah kita. 7.            Bersihkan make up sebelum tidur                 Tidur dengan masih make up atau riasan masih di wajah akan membuat penyumbatan. Kalau capek banget dan buru-buru gunakanlah tisu pembersih. 8.            Gunakan tabir surya                 Tujuannya memakai tabir surya adalah agar kulit kita tetap kenyal atau lentur. Sinar matahari bisa membuat kulit kita kering yang pada akhirnya bisa membuat pori-pori kita terlihat lebih besar. Jadi sobat sehat, selamat mencoba di rumah. Semoga penampilan sobat semua tampak kinclong dan cemerlang. Kalau dirasa masih mengganggu, sobat bisa hubungi dokter atau klinik yang bersangkutan. Tetap sehat, tetap memikat. Baca juga : 5 Perawatan Alami Untuk Mengecilkan Pori-Pori Kulit Sumber : www.medicalnewstoday.com
 31 Jul 2018    11:00 WIB
Seperti Apa Tahapan Terkena Cacar Air ?
Cacar air merupakan penyakit yang terjadi 1 kali dan biasanya bermanifestasi saat usia balita atau anak-anak. Walaupun jarang, ada orang yang tidak mendapat cacar air sampai usia dewasa. Vaksinasi dan suntikan anti cacar air sudah tersedia dan sangat bermanfaat dalam pencegahan penyakit ini. Cacar air merupakan jenis penyakit yang hanya terjadi 1 kali dan tubuh segera membangun antibody yang dapat melawan virus cacar dengan cepat. Sangat jarang terjadi infeksi ulang cacar air ditemukan.Artikel ini akan membahas tahapan penyakit cacar air dan periode infeksi cacar air. Cacar air merupakan penyakit yang sangat menular . Hampir tidak ada anak kecil yang tidak pernah terkena cacar air. Ungkapan ini mungkin muncul untuk menggambarkan bahwa cacar air sebagian besar diderita oleh anak kecil. Bila penyakit ini diderita pada masa kanak-kanak, mungkin tidak akan begitu merepotkan. Namun bila yang terkena masih bayi, maka ia tidak dapat tenang karena merasakan gatal yang hebat. Tahap 1Tahap pertama dari cacar air merupakan gejala-gejala utama dari cacar air yaitu keluarnya ruam dan bisul. Periode infeksi cacar air dimulai dengan timbulnya ruam pada kulit. Ruam kemerahan dan bisul akan tersebar di seluruh bagian tubuh. Berapa lama ruam tersebut bertahan di kulit sangat bergantung pada tingkat infeksi virus terhadap orang tersebut. Pada tahap 1 cacar air, pasien akan merasa kelelahan, demam, iritasi kulit dan kelemahan. Pada tahan ini pasien harus memrawat benjolan-benjolan dan ruam yang muncul di kulit, karena jika benjolan-benjolan tersebut pecah dapat menimbulkan luka parut yang sulit hilang. Cairan yang terdapat dalam benjolan tersebut juga dapat menyebarkan virus baru yang menyebabkan munculnya benjolan baru di kulit. Tahap 2Pada tahap ini benjolan pada kulit akan berubah menjadi lepuhan. Saat benjolan membesar akan menyebabkan iritasi dan nyeri pada kulit. Lepuhan juga berisi cairan yang dapat pecah setiap saat. Bagian terburuk dari infeksi cacar air berlangsung pada periode ini. Periode ini berlangsung selama 4-5 hari setelah timbulnya bintik-bintik merah muda di kulit. Demam dan nyeri kepala paling parah juga terjadi pada tahap ini. Tahap ini merupakan tahap paling infeksius dari cacar air dan dapat menyebarkan cacar air terhadap lingkungan sekitarnya sehingga penderita cacar air harus dijauhkan dari orang yang sehat. Cuci pakaian pasien cacar terpisah dari yang lain. Tahap 3Ini merupakan tahap akhir cacar air. Pada tahap ini lepuhan akan pecah dan mengering. Lepuhan yang mengering akan menyebabkan kulit menjadi kasar. Saat lepuhan mengering akan membentung keropeng dan akan mengakhiri tahap infeksi cacar air. Penyembuhan kulit memang memerlukan waktu lebih lama lagi, tetapi sudah tidak menular lagi. Secara umum infeksi akan bertahan selama 10-12 hari. Tahap 1 terjadi selama 1-2 hari, dan infeksi menyebar ke seluruh tubuh dalam 48 jam. Tahap berikutnya terjadi dalam 4-5 hari dan tahap terakhir berlangsung selama 3-4 hari. Ini adalah waktu perkiraan dari infeksi cacar air. Baca juga: Mengenal Apa Itu Cacar air Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky   
 06 Jul 2018    11:00 WIB
Facial Juga Bisa Kasih Efek Buruk Loh!
Mendengar kata facial tentu sudah tidak asing lagi ditelinga Anda. Facial dapat membantu membersihkan kotoran dari kulit, membersihkan pori-pori dan mengangkat kulit mati. Seperti yang kita ketahui mengangkat sel kulit mati tidak cukup hanya dengan mencuci wajah saja. Namun ternyata facial juga dapat memberikan efek yang tidak baik untuk kulit Anda.   Apa saja sih efeknya?   Kemerahan dan Iritasi Efek samping yang paling umum dari facial adalah wajah yang kemerahan akibat terjadinya pengelupasan kulit. Facial yang terlalu sering dapat menyebabkan pengelupasan kulit berlebihan. Jerawat Ternyata facial juga dapat menyebabkan kulit malah jadi berjerawat. Hal ini bisa disebabkan karena mesin uap dan alat-alat yang disterilkan secara tidak benar sehingga dapat meyebabkan bakteri berkembang biak. Untuk menghindari risiko ini, Anda dapat meminta agar beautician yang melakukan perawatan membersihkan alat-alat untuk perawatan facial. Jaringan parut Ketika beautician menggunakan jari atau alat untuk mengeluarkan kotoran dari pori-pori Anda, ada risiko merusak lapisan luar kulit Anda. Bila terlalu kuat pengangkatan kotoran dapat menyebabkan luka dan berdarah. Terlebih bila yang melakukannya kurang terampil. Untuk melindungi diri Anda dan mengurangi kesempatan Anda terinfeksi, pastikan bahwa beautician yang melakukan perawatan pada Anda mengenakan sarung tangan. Kulit kering Proses pengelupasan kulit dapat mengangkat lapisan kulit Anda yang paling atas. Oleh karena itu facial tidak boleh terlalu sering dan tidak boleh terkena sinar matahari setelah dilakukan facial karena akan membuat kulit Anda semakin kering. Untuk Anda yang memang senang melakukan facial, Anda bisa menghindari beberapa efek samping dari facial dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai kebutuhan facial yang sesuai dengan kulit Anda dan lakukan di tempat perawatan yang bersertifikat. Baca juga: Wajah Kering Mengganggu Rasa Percaya Diri? Sumber: livestrong