Your browser does not support JavaScript!
 11 Mar 2019    11:00 WIB
Terasa Gatal Namun Tidak Ada Penyebab Fisik (Formikasi), Apa Penyebabnya ?
Guys pernah rasakan kulit kita gatal-gatal tanpa sebab, rasanya seperti ada serangga yang merangkak (berjalan) di atas atau di dalam kulit kita. Nah kemungkinan kita sedang mengalami yang namanya Formikasi. Lalu apa itu Formikasi? Namanya sendiri berasal dari kata Latin "formica," yang berarti semut. Formikasi adalah halusinasi taktil, yang berarti seseorang merasakan sensasi fisik, tetapi tidak ada penyebab fisik. Sensasi dapat menyebabkan gatal, yang mungkin lebih buruk di malam hari dan bisa cukup parah untuk berdampak pada kualitas hidup seseorang. Formikasi dikaitkan dengan beberapa kondisi medis lainnya, serta efek dari beberapa obat dan zat. Formikasi adalah perasaan gatal ketika tidak ada penyebab fisik. Dan perlu kita ketahui, di bawah ini juga ada beberapa kondisi atau pemicu yang dapat menyebabkan formikasi. Mereka termasuk: Penyakit Parkinson. Sinanaga. Fibromyalgia. Kegelisahan. Perimenopause. Penyakit Lyme. Neuropati diabetes. Kanker kulit. Skizofrenia. Tingkat estrogen yang lebih rendah selama perimenopause dan menopause juga dapat menyebabkan formikasi. Kadang-kadang formasi dapat terjadi ketika seseorang berhenti dari narkoba, terutama dari opiat. Obat-obatan lain di bawah ini juga bisa menjadi pemicu Formikasi: Ritalin. Wellbutrin. Lunesta. Obat nyeri opioid, seperti kodein atau morfin. Beberapa antidepresan, seperti SSRI. Tramadol. Kokain. Heroin. Metamfetamin. MDMA. Komplikasi dari kondisi yang tidak diobati karena gangguan formikasi, dapat menyebabkan komplikasi, seperti neuropati diabetik atau penyakit Lyme, yang meliputi: Luka dan luka yang sembuh perlahan. Hilangnya sensasi. Bisul dan abses. Meningitis. Penyakit jantung. Penyakit ginjal. Stroke. Luka, keropeng, dan luka terbuka akibat goresan konstan adalah komplikasi umum dari formikasi karena sensasi gatal yang terkait. Infeksi bakteri atau virus dari luka ini dapat menyebabkan: Nanah disertai luka. Pendarahan hebat yang tidak berhenti. Demam 101 ° F (38˚C) atau lebih tinggi. Penyakit kejang mulut. Ganggren. Sepsis. Formikasi yang disebabkan oleh kondisi neurologis atau penggunaan zat psikoaktif seperti ekstasi dapat menyebabkan parasitosis delusi. Ini terjadi ketika kita yakin bahwa serangga yang sebenarnya merayapi tubuh (kulit) kita. Perawatan untuk formikasi akan tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Krim topikal, seperti hidrokortison, dapat mengurangi rasa gatal bagi sebagian orang. Pelembab atau krim penghalang juga dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi. Mungkin juga layak menempatkan kompres es di daerah yang terkena, yang dapat memberikan efek menenangkan untuk bantuan segera. Jika penyebab formikasi adalah penyakit Parkinson, herpes zoster, atau fibromyalgia, dokter akan meresepkan obat yang sesuai dan dapat membuat rencana perawatan jangka panjang. Jika obat adalah penyebabnya, dokter biasanya dapat merekomendasikan alternatif. Terkadang, antihistamin, seperti Zyrtec atau Benadryl, dapat membantu mengurangi sensasi formulasi. Beberapa antihistamin dapat membuat orang mengantuk, jadi penting untuk membaca labelnya dan bertanya pada apoteker tentang efek samping sebelum menggunakannya. Dan ketika kita pergi ke dokter untuk memeriksa gejala Formikasi, kita perlu memberikan gambaran jelas pada dokter seperti: jam berapa dan sudah berapa lama sensasi formikasi kita rasakan? obat apa yang sudah kita minum dan apakah kita merasakan sensasi setelah mulai minum obat itu? segala zat psikoaktif rekreasi yang saat ini kita gunakan? kondisi yang mendasarinya? reaksi terhadap pengobatan? komplikasi dari penggunaan narkoba? Dan sebagai catatan, gejala formikasi mirip dengan skabies. Kondisi ini terjadi ketika tungau kecil menggali ke dalam kulit kita dan bertelur. Karena itu jika merasakan gejala-gejala di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter kulit kita.   Sumber: neuromuscularmeet.blogspot.com, www.redorbit.com, www.healthline.com, www.medicalnewstoday.com, headlinehealth.com
 20 Feb 2019    11:00 WIB
Jeruk Nipis & Putih Telur Mampu Atasi Wajah Berminyak Secara Instant
Memiliki wajah berminyak sebenarnya bukan perkara yang besar jika tahu bagaimana cara mengatasinya dengan tepat. Karena tahukah kamu, sebenarnya minyak diwajah justru dapat melindungi paparan sinar matahari secara langsung, namun tentu saja perlu tips khusus agar kulit berminyak ini tidak menimbulkan komedo, jerawat dan jenis masalah kulit lainnya. Berikut beberapa tips hilangkan minyak di wajah secara alami:   Jeruk nipis, selain dapat menghilangkan rasa amis pada ikan, jeruk nipis juga sangat ampuh kurangi  kadar minyak berlebih pada wajah. Ambil beberapa jeruk nipis, peras dan campurkan dengan sedikit air. Kemudian ratakan pada area wajah hingga batas leher. Lakukan proses pemijatan secara lembut dan perlahan. Kemudian diamkan hingga 15 menit dan bersihkan dengan menggunakan air bersih. Untuk hasil terbaik, lakukan cara ini 3 kali seminggu.   Selain jeruk nipis, gunakkan juga putih telur, yang selain dapat mengencangkan wajah, putih telur ayam kampung juga dapat mengurangi kadar minyak berlebih pada wajahmu. Siapkan sebutir ayam, ambil putihnya, dan kocok sebentar. Aplikasikan pada area wajah, diamkan selama 15 menit, kemudian bilas dengan air dingin. Jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan cara ini  secara teratur.   Selain ekonomis dan mudah didapat, cara diatas merupakan solusi yang baik untuk membuat wajah terhindar dari minyak berlebih. Lakukan perawatan secara rutin dan teratur, agar wajah tampak lebih mulus dan bebas dari minyak. Selamat mencoba! Baca juga: Anda Sudah Mencuci Wajah Dengan Benar? Simak Kiat Berikut Sumber: Ayo sehat
 06 Feb 2019    16:00 WIB
Perawatan Alami Untuk Kulit Kepala Berminyak
Kulit kepala berminyak adalah kondisi yang menyebabkan rambut terlihat berminyak dan lengket hanya dalam waktu satu atau dua hari setelah dicuci. Kondisi ini disebabkan karena produksi minyak yang berlebihan dari kelenjar minyak di kulit kepala. Kondisi ini sangat sering terjadi, terlebih saat musim panas ketika banyak keringat diproduksi. Jika Anda menghadapai kondisi rambut seperti ini, cobalah beberapa perawatan alami di bawah ini, yang akan membantu mengurangi produksi minyak di kulit kepala. Teh Teh mengandung asam tannic yang berperan sebagai astringent untuk mencegah pembentukan minyak di kulit kepala. Ambil kantung teh dan rendam di air hangat kemudian letakkan di kulit kepala Anda. biarkan beberapa menit sebelum Anda membilasnya. Baking Soda Baking soda juga dapat mengontrol produksi minyak di kulit kepala. Ambillah kurang lebih tiga sendok teh baking soda dan setelah liter air kemudian campurkan sampai merata. Aplikasikan campuran ini ke rambut dan dan biarkan selama 15 menit sebelum Anda membilasnya. Perasan LemonAir perasan lemon mengandung nutrisi penting yang dapat menyehatkan rambut. Terlepas dari tingkay keasamannya, lemon juga dapat membantu mengontrol produksi minyak di kulit kepala. Peras lemon kemudian campur air perasannya kedalam segelas air, aduk sampai rata. Aplikasikan campuran itu ke kulit kepala dan biarkan 5-10 menit sebelum Anda membilasnya dengan air hangat dan shampo. Cuka ApelSeperti lemon, cuka apel juga berperan sebagai astringent di kulit kepala untuk mencegah produksi minyak yang berlebihan. Ambil seperempat canggir cuka apel kemudian encerkan dengan satu liter air dan masukkan ke dalam botol semprot. Sekarang sedikit demi sedikit semprotkan kulit kepala Anda dengan campuran tersebut dan diamkan beberapa menit sebelum membersihkannya. Bir Bir juga dapat menurunkan produksi minyak di kulit kepala karena bir memiliki efek mengeringkan. Gunakan bir untuk mencuci rambut dan bir tidak hanya dapat mengontrol minyak di rambut, tetapi juga membuat rambut bercahaya dan lembut. Baca juga: Kulit Kembali Muda dengan Olahraga Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthmeup
 15 Jan 2019    11:00 WIB
Jangan Cuma Muka Yang Diputihin, Yuk Putihkan Kulit Tangan Dan Kaki Dengan Cara Ini
Kulit yang putih dan bersih memang bisa membantu menunjang penampilan. Karena itu tidak heran bila banyak orang yang melakukan perawatan. Tetapi paparan ultraviolet A dan B (UVA dan UVB) yang berbahaya dapat merusak kulit Anda. Membuat kulit memproduksi lebih banyak melanin dalam proses melindungi diri. Semakin banyak kadar melanin dalam tubuh maka menyebabkan kulit lebih gelap, terutama pada tangan dan kaki jika tidak dilindungi oleh pakaian atau sepatu. Selain karena paparan sinar matahari, kulit gelap dapat disebabkan oleh kotoran, polusi dan paparan bahan kimia berbahaya. Kebanyakan orang tidak memperhatikan keindahan tangan dan kaki mereka karena mereka fokus perawatan wajah. Padahal penting untuk merawat seluruh tubuh untuk membantu mencegah penggelapan dan kerusakan kulit. Untuk Anda yang ingin memiliki kulit terlihat lebih putih maka tidak salahnya untuk mencoba beberapa cara alami. Berikut Adalah Cara Untuk Memutihkan Tangan Gelap dan Kaki: Lemon Lemon adalah cara yang murah untuk mencerahkan kulit tangan dan kaki. Kandungan asamnya yang bekerja sebagai agen pemutih alami. Kandungan vitamin C dalam lemon membantu menyingkirkan sel-sel kulit mati dan mencerahkan warna kulit secara keseluruhan. Selain itu membantu dalam pertumbuhan sel baru dan mencerahkan kulit Taburi gula pada buah lemon yang dipotong. Gosokkan pada kulit untuk menyingkirkan kotoran dan sel-sel kulit mati. Kemudian, biarkan selama 10 menit sebelum membilasnya. Lakukan ini seminggu sekali. Pilihan lain adalah  dengan mencampur 3 sendok makan perasan air lemon dan  2 sendok makan madu. Oleskan pada tangan dan kaki. Diamkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air. Lakukan ini 2x sehari Catatan: Setelah menggunakan lemon, oleskan pelembab yang baik sehingga kulit Anda tidak kering. Selain itu, hindari terkena sinar matahari langsung selama minimal 1 sampai 2 jam. Yogurt Kandungan asam laktat dalam yogurt adalah agen pemutih yang efektif membantu dalam mencerahkan warna kulit. Asam laktat dapat menghilangkan lapisan atas sel-sel kulit mati yang membuat kulit kering, bersisik atau kulit gelap. Plus, protein dan vitamin dalam yogurt menjaga kulit Anda lembut dan bercahaya. Oleskan yogurt plain (tanpa rasa) di daerah kulit yang gelap dan pijat selama beberapa menit. Biarkan selama 10-15 menit, kemudian bilas dengan air biasa. Gunakan cara ini 1 atau 2 kali sehari untuk mencerahkan warna kulit Anda. Pilihan lain adalah mencampurkan yogurt dan air mawar. Pijat tangan dan kaki dengan kandungan tersebut sampai sepenuhnya terserap. Biarkan selama semalaman dan bilas dengan air dingin keesokan harinya. Ulangi setiap sehari sebelum tidur. Mentimun Mentimun dapat membuat tangan dan kaki secara alami lebih rata, sifat pencerah kulit di dalamnya dapat membantu menyamarkan warna kulit yang coklat. Kandungan vitamin A dalam mentimun membantu mencerahkan warna kulit Anda dengan mengendalikan produksi kulit melanin. Sayuran yang kaya air ini juga membantu menjaga kulit terhidrasi. Gosokkan irisan mentimun segar di daerah kulit gelap selama 5 menit. Diamkan selama 15 menit untuk membiarkan kulit menyerap air mentimun sebelum dibilas dengan air. Ulangi 2 atau 3 kali sehari. Atau, campurkan antara 3 sendok makan air perasan mentimun dengan air perasan lemon. Pijat ke tangan dan kaki dan menunggu 10-15 menit. Gunakan air dingin untuk membilasnya. Ulangi 2x sehari. Pilihan lain adalah dengan mencampurkan 2 sendok makan gel lidah buaya dan air mentimun. Pijat itu ke tangan dan kaki, kemudian biarkan selama 10 menit. Kemudian bilas dengan bersih. Lakukan ini 2x sehari. Lidah buaya Lidah buaya juga dapat membantu memulihkan warna kulit asli Anda. Cara ini juga mengatasi hiperpigmentasi dan karenanya dapat mencerahkan kulit kecokelatan pada tangan dan kaki. Selain itu mengandung pelembab yang membantu menambah cahaya alami untuk tangan dan kaki. Ekstrak gel lidah buaya segar dari daun dan oleskan pada tangan dan kaki selama 5 menit. Tunggu 30 menit, kemudian bilas dengan air biasa. Lakukan ini 2x sehari untuk mencerahkan warna kulit Atau, campurkan 2 sendok makan gel lidah buaya dan beberapa tetes minyak almond. Oleskan campuran ini pada daerah kulit gelap dan pijat dengan lembut sampai terserap ke dalam kulit Anda. Menunggu 15-20 menit, lalu bilas kulit Anda dengan air. Gunakan perawatan ini dua kali sehari. Catatan: Jangan melangkah keluar terkena langsung sinar matahari setelah menggunakan lidah buaya pada kulit. Semua cara diatas merupakan cara alami untuk membantu mencerahkan warna kulit, selain caranya yang mudah, hemat pula untuk pengeluaran Anda. Jadi tunggu apa lagi, selamat mencoba! Baca juga: Kelainan Kulit Saat Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: http://www.top10homeremedies.com/how-to/lighten-dark-hands-feet.html/
 13 Nov 2018    11:00 WIB
Ini Dia Perbedaan Antara Jerawat dan Herpes
BentukJerawat biasanya terlihat seperti bisul yang tampak seperti suatu benjolan yang berisi nanah. Sementara itu, herpes tampak seperti suatu benjolan yang berisi cairan jernih (seperti lepuhan). Jerawat biasanya tidak tumbuh berkelompok, sementara herpes biasanya tumbuh berkelompok. LokasiCara lain untuk membedakan jerawat dan herpes adalah lokasi tempat mereka biasa timbul. Jerawat dapat timbul pada daerah wajah, leher, dan bahkan punggung. Akan tetapi, herpes biasanya timbul di dekat daerah mulut, mata, hidung, dan kemaluan dengan bentuk yang menyerupai jerawat.Pada fase awal herpes, kulit anda dapat terasa seperti terbakar, kesemutan atau merasa geli, dan gatal. Daerah kulit yang terkena pun dapat menjadi pecah-pecah. Jerawat jarang menimbulkan rasa nyeri dan gatal bila tidak disentuh. Berkonsultasilah dengan dokter kulit anda bila anda tidak dapat membedakan keduanya.PenyebabJerawat seringkali terjadi akibat adanya minyak yang terjebak di bawah kulit anda. Minyak yang terjebak ini kemudian akan bersatu dan membentuk suatu benjolan atau lepuhan. Jerawat akan membuat kulit berwarna kemerahan dengan bintik putih pada bagian tengah atau atasnya. Herpes dapat terjadi pada daerah mulut (herpes oral) maupun pada daerah kemaluan (herpes genital) yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual (termasuk seks oral yang dapat menyebabkan terjadinya herpes oral). Keduanya disebabkan oleh infeksi virus herpes. PengobatanUntuk mengatasi jerawat, bersihkanlah wajah anda secara teratur untuk mengangkat kotoran dan minyak yang merupakan penyebab jerawat. Jangan memencet jerawat anda karena dapat menyebabkan infeksi berat. Jangan menggunakan riasan bila anda sedang berjerawat. Riasan anda dapat mengiritasi kulit anda dan membuat jerawat anda membengkak semakin besar. Jika anda memiliki jerawat pada daerah punggung, maka jangan menggunakan pakaian ketat. Jangan menyentuh wajah anda dengan tangan yang kotor (cucilah tangan anda terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah anda). Untuk mengatasi herpes, anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Dokter anda mungkin akan memberikan anda sabun cuci wajah khusus, salep, dan obat-obatan oral (diminum melalui mulut). Herpes lebih sulit diobati daripada jerawat. Jerawat dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan bila anda mencuci wajah anda secara teratur, akan tetapi herpes membutuhkan pertolongan medis (penggunaan obat-obatan).Sumber: differencebetween
 11 Nov 2018    16:00 WIB
Apa Sebenarnya Tipe Kulit Anda?
Anda tentu sudah sering mendengar bahwa ada berbagai jenis kulit, mulai dari normal, berminyak, kering, kombinasi, hingga kulit sensitif. Akan tetapi, tahukah Anda yang mana yang merupakan tipe kulit Anda? Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai perbedaan dari kelima jenis kulit di atas dan mengetahui mana sebenarnya yang merupakan tipe kulit Anda.   Normal Tipe kulit normal adalah kulit yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Kulit normal biasanya: Hanya memiliki sedikit gangguan Tidak terlalu sensitif Pori-pori kulit kecil Tampak berkilau   Kombinasi Tipe kulit kombinasi adalah kulit yang tampak kering atau normal di beberapa area wajah dan berminyak di beberapa area lainnya, seperti pada daerah hidung, dahi, dan dagu. Banyak orang memiliki tipe kulit ini. Tipe kulit kombinasi biasanya: Memiliki pori-pori kulit yang lebih besar daripada normal Berkomedo Kulit tampak berminyak   Kering Tipe kulit kering biasanya: Memiliki pori-pori kulit yang sangat kecil Tampak kusam dan kasar Ada bercak-bercak kemerahan Kulit tidak elastis Kerutan dan garis halus terlihat jelas Kulit Anda dapat menjadi pecah-pecah, mengelupas, atau terasa gatal, teriritasi, atau meradang. Jika kulit Anda sangat kering, kulit dapat terasa kasar dan tampak bersisik, terutama pada bagian punggung tangan, lengan, dan kaki. Kulit kering biasanya disebabkan oleh diperburuk oleh: Gen Anda Penuaan atau perubahan hormonal Cuaca misalnya angin, sinar matahari, atau cuaca dingin Paparan sinar UV Pemanas ruangan Mandi air panas Bahan pembuat sabun, kosmetik, atau pembersih wajah Obat-obatan Beberapa tips yang dapat membantu mengatasi kulit kering adalah: Jangan mandi terlalu lama, bila memungkin mandilah hanya satu kali sehari Gunakan sabun yang lembut dan tidak mengandung pewangi Jangan menggunakan scrub saat mandi Segera gunakan pelembab pada kulit setelah mandi. Krim atau minyak akan lebih baik daripada lotion biasa. Ulangi penggunaan beberapa kali dalam sehari Gunakan pelembab ruangan dan jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas Gunakan sarung tangan saat menyentuh pembersih atau deterjen   Baca juga: Tips Kecantikan Untuk Kulit Pucat   Berminyak Tipe kulit berminyak biasanya: Memiliki pori-pori yang besar Kulit tampak kusam atau berminyak atau tebal Memiliki komedo, jerawat, atau gangguan kulit lain Seberapa berminyaknya wajah Anda dapat berbeda-beda, tergantung pada cuaca di lingkungan sekitar Anda. Beberapa hal yang dapat memperburuk keadaan kulit Anda adalah: Pubertas atau perubahan kadar hormonal Stress Terlalu panas atau terlalu lembab Tips untuk mengatasi kulit berminyak adalah: Bersihkan wajah tidak lebih dari 2 kali sehari dan setelah Anda berkeringat banyak Gunakan pembersih yang ringan dan jangan menggunakan scrub Jangan memencet jerawat karena akan membuatnya lebih lama sembuh Pilih produk perawatan kulit dan kosmetik yang bertuliskan "noncomedogenic", sehingga pori-pori kulit Anda tidak akan tersumbat   Sensitif Tipe kulit sensitif biasanya mudah merah, gatal, terbakar, atau kering. Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda harus memperhatikan hal apa saja yang memicu timbulnya gejala dan menghindarinya. Ada banyak hal yang dapat menjadi penyebab timbulnya gejala, terutama produk perawatan kulit. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 02 Nov 2018    08:00 WIB
Seperti Ini Cara Cepat Menghilangkan Memar
Bingung mengapa kulit Anda mudah sekali memar? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya memar pada kulit Anda dan bagaimana cara mengatasinya. Apa yang Membuat Kulit Anda Memar? Kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat kecil, yang berfungsi untuk mengantarkan berbagai nutrisi di dalam darah ke jaringan di sekitarnya. Berbagai perubahan pada pembuluh darah kapiler ini dapat menyebabkan terbentuknya memar. Karena pembuluh darah kapiler hanya dilindungi oleh kolagen dan kulit, maka berbagai hal yang menyebabkan kulit menipis atau jaringan kolagen berkurang atau dinding pembuluh darah kapiler melemah (dan akhirnya pecah), akan meningkatkan resiko terbentuknya memar. Beberapa bagian tubuh, misalnya tulang kering, memiliki bantalan kulit yang lebih sedikit, yang akan membuatnya lebih mudah mengalami memar. Hal lainnya yang juga dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami memar adalah kekurangan vitamin. Dua jenis vitamin yang Anda butuhkan untuk mencegah terjadinya memar adalah vitamin C dan vitamin K. kekurangan kedua vitamin tersebut akan membuat proses pembekuan darah Anda menjadi abnormal. Selain itu, sejumlah orang memang lebih mudah mengalami memar, misalnya karena orang tersebut memiliki kulit yang pucat. Hal ini akan membuat pembuluh darah di bawah kulit tampak lebih jelas, yang walaupun tidak menyebabkan orang tersebut lebih mudah memar, tetapi akan membuat memar lebih mudah terlihat. Baca juga: 7 Penyebab Mengapa Anda Mudah Memar Bagaimana Cara Mempercepat Penyembuhan Memar? Jika memar Anda mengalami perubahan warna, maka hal ini merupakan pertanda baik. Memar akan mengalami perubahan warna, mulai dari ungu kemerahan kemudian berubah menjadi kuning kehijauan lalu cokelat keemasan dan akhirnya menghilang. Akan tetapi, hal ini akan berlangsung cukup lama. Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan memar ini. Sekarang ini, telah tersedia beberapa jenis salep yang berisi obat pengencer darah yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan memar. Bila Anda menderita kekurangan vitamin, maka mengkonsumsi cukup vitamin C dan K, baik melalui makanan atau suplemen juga dapat membantu mencegah terbentuknya memar berulang. Walaupun terdengar cukup aneh, tampaknya mengkonsumsi banyak buah nanas juga dapat membantu mempercepat penyembuhan memar. Hal ini dikarenakan buah nanas mengandung sejenis enzim yang dikenal dengan nama bromelain, yang diketahui dapat membantu mengurangi bengkak. Selain itu, kompres dingin pada memar dalam waktu 24 jam juga dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag