Your browser does not support JavaScript!
 14 Apr 2021    12:00 WIB
Rahasia Tetap Cantik Selama Puasa
Ketika puasa tubuh kita pasti kekurangan cairan pada tubuh. Kekurangan cairan pada tubuh bisa membuat kulit kita menjadi lebih kering. Kulit yang kering bisa mempengaruhi penampilan loh! Hal ini bisa diatasi dengan cara menjaga pola makan dan aktivitas ketika sedang puasa. Nah untuk kalian yang ingin tetap tampil cantik selama puasa tanpa menggunakan make up, simak tips dibawah ini! 1.     Minum air yang banyak saat sahur dan buka puasa Ketika sedang berpuasa badan kita kekurangan banyak cairan pada tubuh, sehingga membuat kulit kita menjadi dehidrasi, akibatnya kulit kita menjadi lebih kering. Saat berbuka atau sahur disarankan untuk konsumsi 8 gelas air, mengkonsumsi air yang banyak ketika sahur dan berbuka dapat mengembalikan kelembaban kulit. Nah jadi banyak mengkonsumsi air dapat mempengaruhi kecantikan kulitmu loh .   2.     Mengkonsumsi buah dan sayur Ketika kamu sedang buka puasa atau sahur usahakanlah jangan mengkonsumsi  goreng-gorengan, atau makanan yang berlemak. Nah kamu lebih baik mengkonsumsi buah dan sayur, agar kebutuhan  vitamin untuk kulit terpenuhi, kamu disarankan memilih buah yang memiliki kandungan air yang banyak agar bisa memenuhi cairan pada tubuhmu. Mengkosumsi buah dan sayur dapat membuat kulit kamu cantik secara alami.   3.     Waktu tidur yang cukup Usahakanlah pada waktu berpuasa waktu tidur kamu cukup, waktu tidur yang baik ketika kamu berpuasa adalah 7-8 jam pada malam hari. Ketika sahur tentunya kita harus bangun lebih pagi bukan? Sebaiknya kamu memajukan jam tidur kamu, sehingga waktu tidurmu tidak terpotong karena sahur. Nah dengan waktu tidur yang cukup kamu memberikan waktu kepada tubuh untuk memperbaiki kulit kamu. Jika waktu tidur kamu tidak cukup itu bisa mempengaruhi kesehatan kulit. Nah Ladies jadi sudah tahu kan tipsnya agar tetap tampil cantik ketika kamu sedang puasa? Coba tips ini dan rasakan manfaatnya. Semoga berhasil ya Ladies!   Baca juga: Bagi Anda Yang Sering Melakukan Puasa Satu Kali Dalam Seminggu, Ini Manfaat Yang Akan Didapat Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang              
 05 Apr 2021    12:00 WIB
Kandungan skincare untuk Anti-Aging
Merawat kesehatan kulit wajah merupakan hal yang perlu dilakukan untuk para wanita. Nah untuk beberapa orang pasti pernah mengalami masalah pada wajahnya, contohnya seperti jerawatan, flek hitam dan kerutan pada wajah. Untuk menyembuhkan masalah kulit pada setiap wajah pasti memerlukan perawatan yang berbeda-beda. Bisa dengan cara memakai skincare atau bisa dengan cara mengkonsumsi dari dalam. Di zaman sekarang penuaan pada kulit tidak hanya dialami orang yang sudah berusia, tetapi bisa dialami oleh anak muda juga. Penyebab muncul penuaan pada kulit juga berbeda-beda, bisa karena paparan dari sinar matahari, karena jam tidur yang terlalu malam, faktor usia atau karena polusi udara. Cara mengatasi masalah penuaan kulit bisa diatasi dengan cara mengunakan skincare, nah kandungan skincare apa saja yang bagus untuk mengatasi masalah penuaan? Simak kandungan dibawah ini.   1. Niacinamide Kandungan niacinamide pada sebuah skincare sangat bagus untuk Anti-Aging, selain berfungsi untuk Anti- Aging niacinamide bisa membantu mengatasi masalah jerawat dan juga melambabkan kulit. Tetapi hasil dari memakai niacinamide tidak bisa instan, harus digunakan secara rutin dan jangka waktu yang panjang.   2.     Retinol Kandungan retinol pasti sudah sering kali ditemukan didalam skincare, retinol merupakan turunan dari senyawa vitamin A. Nah mengapa retinol bagus untuk Anti-Aging? Karena retinol dapat menembus lapisan kulit kita sehingga dapat merangsang kolagen dikulit kita dan bisa memperbaiki sel kulit kita yang sudah rusak.    3. AHA dan BHA Kandungan AHA yang ada didalam skincare, cocok digunakan untuk orang yang memiliki masalah kulit kering dan memilki masalah kulit rusak karena terpapar sinar matahari, sehingga bisa membantu mencegah penuaan karena terpapar sinar matahari. Mengapa kandungan ini dapat membantu membantu masalah kulit kering? Karena kandungan AHA dapat meningkatkan stimulasi produksi kolagen dikulit kita. Nah kalau BHA cocok untuk yang memiliki masalah kulit jerawatan dan berminyak.   4. Bakuchiol Selanjutnya adalah kandungan bakuchiol, bakuchiol merupakan kandungan yang hampir mirip dengan retinol. Bakuchiol adalah kandungan alami yang lebih aman untuk digunakan oleh kulit, sehingga aman untuk dipakai pada kulit ibu hamil dan kulit sensitif. Nah jadi kandungan ini solusi banget untuk yang memiliki kulit sensitif. Manfaat utama dari kandungan bakuchiol ini bisa mencegah penuaan dini karena kandungan antioksidannya.   Baca juga: Perawatan Kulit Untuk Mencegah Penuaan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  
 14 Jan 2021    19:00 WIB
Sering Orgasme Bisa Bikin Kamu Makin Cantik Lho!
Saat membahas mengenai orgasme, tentu semua orang ingin tahu lebih dalam mengenai orgasme. Orgasme adalah puncak dari kegiatan seksual yang ditandai sebagai perasaan nikmat akibat kontraksi otot disekitar alat kelamin. Saat seseorang mengalami orgasme maka akan timbul rasa rileks dan nyaman. Semua orang yang melakukan hubungan seksual tentu ingin mencapai orgasme. Dan untuk Anda yang merasakan orgasme dalam hubungan Anda maka berbahagialah karena selain bermanfaat untuk kesehatan, ternyata orgasme juga mempunyai manfaat untuk kulit Anda. Apa saja manfaatnya ayo disimak ulasan dibawah ini! Berikut adalah manfaat hebat dari orgasme untuk kulit Anda: Membuat kulit bersinar Hubungan intim akan memacu denyut jantung dan sirkulasi darah dalam tubuh. Selain hal ini dapat meningkatkan kesehatan Anda, hal ini juga membantu membuat kulit dan bibir lebih kenyal dan bersinar. Mengatasi jerawat Saat seseorang mengalami orgasme, maka tubuh akan memproduksi hormon oksitosin yang akan menurunkan stres. Selain itu membantu mengatasi peradangan pada kulit, jerawat, eksim. Menunda terjadinya keriput Dr. Annie Chiu seorang dokter spesialis kulit di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles mengatakan bahwa setelah seseorang mengalami orgasme maka akan terproduksi hormon prolaktin yang akan membantu lebih rileks dan bisa tidur lebih nyenyak. Hal ini sangat baik bagi regenerasi kulit. Selain itu produksi melatonin juga akan membantu melawan kerusakan kulit akibat sinar matahari dan kulit kendur. Menyamarkan selulit Saat terjadinya orgasme maka bagian tubuh seperti otot sekitar perut, paha dan bokong akan bekerja. Semakin kencang otot-otot tersebut bekerja maka akan menyamarkan selulit. Melembabkan kulit Aliran darah yang lancar maka akan meningkatkan aliran darah ke organ tubuh dengan lancar salah satunya kulit. Sehingga kulit akan lebih terhidrasi, sehat dan lebih indah. Melihat manfaatnya untuk kecantikan dan kulit Anda. Tidak rugi kan bila Anda meminta pasangan Anda malam ini membuat Anda merasakan orgasme. Baca juga: Waktu Terbaik Untuk Mencapai Big Orgasme Sumber: goodhousekeeping
 12 Aug 2020    09:00 WIB
Perbedaan Antara Tahi Lalat dan Kanker Kulit
Satu lagi dampak berbahaya dari paparan sinar matahari berlebihan pada kulit anda, kanker kulit. Dapatkah pemakaian tabir surya mencegah terjadinya kanker kulit? Mungkin, akan tetapi para ahli menganjurkan selain menggunakan tabir surya, anda juga sebaiknya mengetahui apa jenis kulit anda. Sebagian besar orang memiliki lebih dari 100 tahi lalat pada tubuhnya. Sebagian besar tahi lalat dan tanda lainnya pada kulit anda bukanlah keganasan. Akan tetapi, bila tahi lalat baru timbul saat dewasa dan tampak berbeda dari tahi lalat lainnya pada tubuh anda, maka anda mungkin harus mulai waspada.  Tahi lalat yang berdarah, mengeluarkan suatu cairan, terasa gatal, tampak bersisik, atau menjadi lebih keras atau terasa nyeri harus segera diperiksa. Segera hubungi dokter kulit anda bila anda mengalami beberapa hal di atas. Periksalah kulit anda di depan kaca dan perhatikanlah daerah kulit yang sering terpapar oleh sinar matahari, seperti tangan, dada, kepala, wajah, leher, dan kaki. Di bawah ini terdapat tanda-tanda kanker kulit yang mungkin menyerupai tahi lalat (ABCDE). Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu:•  Asimetri, yaitu bila setengah bagian tahi lalat anda berbeda dengan setengah bagian lain dari tahi lalat anda•  Border, yaitu bila tahi lalat anda memiliki batas yang tidak jelas•  Color, yaitu bila tahi lalat anda memiliki berbagai jenis warna atau bercorak kecoklatan, coklat, hitam, biru, putih, atau merah•  Diameter, yaitu bila diameter tahi lalat anda lebih besar daripada diameter penghapus pada ujung pensil kayu•  Evolving, yaitu bila tahi lalat tampak berbeda dengan tahi lalat lainnya dan atau bila terjadi perubahan pada ukuran, warna, atau bentuknyaFaktor ResikoBeberapa faktor resiko terjadinya kanker kulit yang perlu anda waspadai adalah:•  Mengalami luka bakar yang cukup berat pada kulit akibat paparan sinar matahari yang berlebihan•  Memiliki anggota keluarga yang menderita kanker kulit•  Memiliki kulit putih, memiliki banyak bintik-bintik hitam, atau rambut merah Baca juga: Perbedaan Antara Kanker Kulit dan Kutil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: mysuncoast
 08 Jul 2020    16:00 WIB
Wow! Ternyata Arang Aktif Punya Banyak Manfaat Untuk Kesehatan
Guys ketika bicara mengenai arang apa yang terlitas di benak kita? Sate, barbeque dan sejenisnya. Bagi sobat yang pernah nongkrong di warung kopi mungkin pernah menemukan kopi yang diberi arang di dalamnya. Penjual bilang bahwa arang tersebut untuk menyerap racun. Sobat juga pernah tahu obat sakit perut yang berwarna hitam dengan bahan dasarnya hitam. Nah, artikel kali ini kita akan membahas mengenai manfaat arang aktif ini. Namun terlebih dahulu kita perlu jelas apakah arang aktif ini sama dengan arang yang selama ini kita ketahui.   Apa itu arang aktif Guys arang aktif yang dimaksud di sini bukanlah arang biasa yang kita gunakan untuk membuat bara api. Arang aktif adalah bubuk hitam halus, tidak berbau. Proses pembuatannya pun memerlukan panas dengan suhu yang sangat tinggi dengan baha baku yang kaya akan kandungan karbon seperti kayu, gambut, batok kelapa, dan serbuk gergaji. Manfaat kegunaan arang aktif Secara umum memang arang aktif sering digunakan di ruang gawat darurat untuk mengatasi overdosis dan keracunan. Namun karena sifatnya yang bisa membersihkan racun maka manfaatnya lebih banyak diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Membantu kesehatan ginjal Tentu kita tahu bahwa ginjal adalah organ tubuh kita yang berfungsi sebagai filter untuk menyaring racun dan obat yang tidak tercerna. Sebab itu dengan menggunakan arang aktif akan membantu kinerja dari ginjal kita. Pada tahun 2014 dilakukan percobaan kepada tikus yang mengalami gagal ginjal kronis. Setelah diinduksi dengan cairan yang mengadung arang aktif didapati terjadi peningkatan fungsi ginjal. Selain itu juga didapati bahwa arang aktif membantu mengurangi kerusakan saluran cerna dan peradangan pada mereka yang menderita penyakit ginjal kronis. Tentu perlu dilakukan lebih banyak penelitian lagi. 2. Menetralisir gas usus Kelebihan gas pada perut tentu membuat kita tidak nyaman seperti perut kembung dan semacamnya. Penelitian tahun 2012 dilakukan kepada mereka yang memiliki riwayat gas usus (intestinal gas). Peserta yang diberi arang aktif 448 mg selama dua hari dan 672 mg pada saat pengujian. Hasilnya 34  persen gas mereka berkurang dan gejala yang ditimbulkan gas usus diperbaiki. Sedangkan dalam studi tahun 2017, mereka mengkonsumsi 45 mg simetikon dan 140 mg arang aktif selama sepuluh hari dengan dosis tiga kali sehari. Hasilnya terjadi penurunan yang signifikan pada nyeri perut tanpa efek samping. Menurut European Food Safety Authority (EFSA) kadar yang direkpmendasikan untuk mengkonsumsi arang aktif adalah sedikitnya 1 gr dan dikonsumsi 30 menit sebelum dan sesudah makan. 3. Sebagai filter air Orang telah lama menggunakan arang aktif sebagai filter air.  Ini dikarenakan arang aktif mampu menyerap berbagai racun, obat-obatan, virus, bakteri, jamur, dan bahan kimia yang ditemukan dalam air. 4. Mengobati diare Yang satu ini tentu tidak asing bagi kita. Dalam review tahun 2017, arang aktif mampu mencegah bakteri atau obat-obatan yang bisa menyebabkan diare untuk masuk ke dalam tubuh. Namun ternyata juga ditemukan beberapa efek samping menggunakannya dibandingkan dengan obat diare lainnya. 5. Kesehatan kulit Arang aktif menurut para peneliti dapat membantu menarik mikropartikel seperti kotoran, debu bahan kimia, racun, dan bakteri. Mikropartikel ini ditarik ke atas permukaan kulit sehingga memudahkan untuk pelepasan atau pembuanggannya. 6. Sebagai deodorant Arang dapat menyerap bau dan gas berbahaya, membuatnya ideal sebagai deodoran ketiak, sepatu, dan kulkas. Arang aktif juga dilaporkan mampu menyerap kelembaban berlebih dan mengontrol tingkat kelembaban pada tingkatan mikro. 7.Mengobati infeksi kulit Arang aktif terutama dari batok kelapa banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati infeksi kulit atau jaringan lunak. Ini dikarenakan arang aktif mungkin memiliki efek antibakteri dengan menyerap mikroba berbahaya dari luka. Jadi sobat sehat ternyata banyak kegunaan dari arang aktif ini. Namun perlu diingat bahwa ini bukanlah arang yang biasa digunakan untuk barbeque atau bara api. Jika sobat dalam kondisi sedang mengkonsumsi obat-obatan, sebelum mencobanya ada baiknya konsultasikan dulu dengan dokter sobat sehat. Baiklah sobat, tetaplah sehat dan tetap semangat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com
 31 May 2020    18:00 WIB
Atasi Kulit Berminyak Dengan Pelembab Buatan Sendiri
Untuk seseorang yang mempunyai masalah kulit berminyak sering kali menghindari menggunakan pelembab. Namun tahukah Anda bahwa kulit yang berminyak sebenarnya mengalami kekeringan sehingga kulit akan memproduksi minyak alami dari dalam tubuh yang akan membuat kulit semakin berminyak. Sehingga kulit berminyak pun memerlukan pelembab. Apabila Anda bingung mencari pelembab di pasaran, Anda dapat mencoba pelembab buatan sendiri dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Berikut bahan-bahan pelembab tersebut: 1.      Susu dan pelembab minyak zaitun Bahan yang diperlukan: Susu segar Jeruk limau - 2 sampai 3 sendok makan Minyak zaitun - 2 sampai 3 sendok makan Mangkuk untuk mencampur semua bahan Cara membuatnya: Pertama ambil mangkuk bersih dan tuangkan sekitar seperempat mangkuk susu. Ambil sekitar 2 sendok makan minyak zaitun dan campur dengan susu Tuangkan sekitar 2 sendok makan jeruk limau dan aduk dengan baik, dan pelembab Anda siap. Manfaat pelembab: Susu: asam laktat melembutkan kulit Anda Minyak zaitun: membuat kulit Anda sehat Jeruk limau: menghilangkan sel-sel kulit mati, jerawat dan noda lain pada kulit, sehingga membantu membersihkan kulit. 2.      Pelembab kelopak bunga mawar Bahan yang diperlukan: Satu cangkir kelopak bunga mawar Air mawar Lidah buaya Cara pembuatan: Pertama rebus kelopak mawar dengan beberapa tetes air mawar. Saring campuran tersebut yang Anda butuhkan hanya cairannya saja. Tambahkan sekitar 2 sendok makan lidah buaya setelah campuran air mawar mendingin sesuai suhu kamar. Tempatkan di lemari es Anda untuk sementara waktu, kemudian oleskan pada wajah Anda. Manfaat pelembab kelopak mawar Air mawar: membantu untuk menghilangkan kotoran dan membuat kulit Anda terlihat segar Lidah buaya: membantu melembabkan kulit dan membersihkan jerawat. 3.      Pelembab lidah buaya Bahan yang diperlukan: 1 sendok teh petroleum jelly 1 sendok air Minyak mawar esensial Lidah buaya Minyak jojoba Mangkuk kaca Cara pembuatan: Pertama, masukkan 1 sendok makan petroleum jelly dalam mangkuk kaca. Tambahkan 3 sendok makan minyak jojoba, 1 sendok makan air dan mencampurnya dengan baik. Ambil mangkuk kaca dan letakkan di atas air mendidih, sehingga campuran akan meleleh. Angkat dan biarkan mendingin ke suhu kamar. Tambahkan 1 sendok teh gel lidah buaya dan 1 tetes minyak mawar esensial, kemudian aduk krim Anda siap. Manfaat pelembab: Minyak jojoba: membantu membersihkan kulit Anda, merupakan anti oksidan yang sangat baik dan melembabkan kulit Anda. Lidah buaya: membersihkan wajah Anda Petroleum: melembabkan kulit Baca juga: 4 Manfaat Luar Biasa Dari Kulit Pisang Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: stylecraze
 12 Apr 2020    18:00 WIB
Perbedaan Antara Eksim dan Psoriasis
Eksim dan psoriasis merupakan gangguan kulit yang umum terjadi, di mana keduanya menyebabkan peradangan (inflamasi) pada kulit. Karena penampakkan dan gejalanya yang mirip, banyak orang yang bingung membedakan antara kedua gangguan kulit ini. Di bawah ini terdapat beberapa perbedaan antara eksim dan psoriasis yang dapat membantu anda menemukan jawaban atas pertanyaan anda.1.  Penampilan Gangguan Pada KulitEksimEksim atau dermatitis atopik merupakan suatu gangguan kulit kronik (telah berlangsung dalam waktu lama) yang biasanya mulai terjadi saat masa kanak-kanak. Kulit penderita biasanya akan terasa gatal, tampak kering, pecah-pecah, dan merah; bahkan hingga keluar darah atau cairan dari dalam kulit atau permukaan kulit tampak mengeras (krusta). Kadangkala, eksim juga menyebabkan terbentuknya suatu gangguan kulit seperti jerawat, penebalan kulit, dan luka terbuka dengan permukaan yang keras. PsoriasisPsoriasis merupakan gangguan kulit yang menyebabkan kulit menjadi kering, mengelupas, terasa gatal, dan berbercak kemerahan. Psoriasis plak merupakan jenis psoriasis yang paling sering terjadi, dengan ciri khas berupa adanya bercak kemerahan yang sedikit menonjol pada kulit. Psoriasis seringkali dimulai dengan terbentuknya sebuah benjolan kecil yang terus memburuk dan akhirnya dilapisi oleh sisik-sisik putih, yang membuat kulit tampak bersisik dan mengelupas.2.  Pada WajahEksimBercak kemerahan pada eksim biasanya terasa gatal dan menggaruk kulit akan membuat keadaan kulit semakin memburuk, yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi kulit atau perdarahan.  Kulit kering pada penderita eksim juga dapat menyebabkan kulit menjadi pecah-pecah.PsoriasisWalaupun jarang, psoriasis juga dapat terjadi pada wajah, yang dapat menyebabkan gangguan kosmetik. Sekitar sebagian penderita psoriasis akan mengalami psoriasis di daerah kulit kepala, yang akan menyebar hingga ke leher, telinga, atau dahi.3.  Pada TanganEksimEksim sangat sering terjadi pada tangan. Penderita eksim memiliki kulit yang sangat sensitif terhadap berbagai alergen atau iritan seperti bulu hewan, serat kain, cairan pelembab, sabun, atau bahkan air. Terlalu sering mencuci tangan dapat membuat kulit semakin kering.PsoriasisPsoriasis dapat terjadi pada punggung tangan, buku-buku jari tangan, atau telapak tangan. Psoriasis di daerah tangan biasanya membuat kulit sangat kering dan banyak mengelupas sehingga dapat mengganggu aktivitas anda sehari-hari serta dapat menimbulkan rasa nyeri. Psoriasis pada daerah tangan juga dapat mengenai kuku (psoriasis pada kuku), yang menyebabkan kuku berubah warna dan terlepas.4.  Pada KakiEksimEksim pada kaki biasanya terjadi pada daerah lipatan kulit, seperti pada pergelangan kaki bagian depan atau pada bagian belakan lutut. Hal ini dikarenakan iritan (udara dan pakaian) dan keringat sering terjebak pada daerah lipatan kulit ini. Gesekan atau paparan antara iritan dan kulit dapat menyebabkan timbulnya eksim pada area ini. Bila eksim yang terjadi pada daerah lipatan kulit ini tidak segera diobati, maka eksim dapat terasa nyeri dan teriritasi, yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi, perdarahan, dan keluarnya cairan dari eksim saat berkontak dengan pakaian.PsoriasisPsoriasis agak sering terjadi pada kaki dan kadangkala akan mengenai seluruh bagian kaki. Berbagai jenis psoriasis akan menimbulkan gejala yang berbeda-beda. Psoriasis plak biasanya akan menyebabkan timbulnya suatu bercak kemerahan besar dengan batas yang tidak jelas pada kulit, sementara psoriasis gutatae akan menyebabkan timbulnya bercak yang berbentuk seperti tetesan air.5.  Pada Daerah Lipatan KulitEksimEksim dapat juga terjadi pada daerah lipatan kulit, terutama pada bayi. Hal ini dikarenakan oleh pemakaian popok pada bayi yang menyebabkan iritasi kulit (diaper rash). Beberapa bayi mengalami gangguan kulit karena alergi terhadap bahan pembuat popok atau tisu basah untuk membersihkan kulit bayi. Gantilah pampers bayi anda dengan popok kain yang terbuat dari katun dan gantilah tisu basah yang anda gunakan bila bayi anda mengalami reaksi alergi.Bila hal ini terjadi pada orang dewasa, maka anda dapat mencoba mengganti deterjen anda atau bahan pakaian anda.PsoriasisPsoriasis juga dapat terjadi pada daerah kemaluan, seperti pada daerah lipatan kulit, seperti pada ketiak dan pangkal paha. Psoriasis yang terjadi pada daerah kemaluan atau lipatan kulit dapat menyerupai eksim, tetapi psoriasis biasanya membentuk bercak kemerahan yang lebih besar. Psoriasis pada daerah kemaluan dapat mengganggu saat anda berhubungan seksual.6.  Pada Kulit KeringEksimEksim seringkali membuat kulit anda menjadi sangat kering dan rapuh sehingga kulit mudah mengelupas. Bagian bawah kulit yang mengelupas ini dapat menyerupai kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari. Bila kulit mengelupas, baik yang menyebabkan luka terbuka maupun tidak, diperlukan pengobatan yang baik agar tidak menimbulkan terjadinya infeksi kulit oleh bakteri maupun virus.PsoriasisBeberapa bercak psoriasis dapat tidak tampak kering atau mengelupas, kadangkala dapat terbentuk bercak kemerahan yang besar tanpa adanya sisik pada kulit. Beberapa bercak psoriasis akan tampak dilapisi oleh kumpulan kulit mati yang sangat tebal sebelum akhirnya mengelupas.7.  Keadaan BeratEksimEksim dapat menjadi berat, tergantung pada seberapa sensitif kulit penderita, iritan penyebabnya, dan seberapa efektif pengobatannya. Kulit yang pecah-pecah, perdarahan, dan keluarnya cairan dari kulit dapat berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi bila tidak diobati dengan baik.PsoriasisPsoriasis dapat sangat mengganggu dan menyebar luas ke seluruh tubuh. Pada kasus yang berat, psoriasis dapat terasa dan terlihat seperti luka bakar dan membutuhkan pengobatan segera.8.  PengobatanEksimEksim biasanya diatasi dengan pemberian salep kortikosteroid yang dioleskan pada daerah kulit yang terkena. Kadangkala, diperlukan pemberian obat-obatan oral (diminum melalui mulut) atau salep antibiotika (dioleskan pada bagian kulit yang terkena).PsoriasisSebagian besar dokter spesialis kulit akan mengobati psoriasis dengan memberikan salep kortikosteroid yang dioleskan pada daerah kulit yang terkena dan melakukan terapi sinar bila pemberian salep tidak berhasil. Kadangkala juga diperlukan pemberian obat-obatan oral Baca juga: Mengenal Gejala Eksim  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: med-health
 02 Apr 2020    16:00 WIB
Luka Bakar Akibat Sinar Matahari Dapat Tingkatkan Resiko Terjadinya Kanker Kulit
Seringnya terpapar oleh sinar matahari telah banyak diketahui dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit dan melanoma merupakan yang paling jarang. Akan tetapi, sebuah penelitian baru menemukan bahwa seringnya terpapar sinar matahari sejak usia dini dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit ganas, seperti melanoma.  Para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengalami luka bakar akibat sinar matahari sebanyak 5 kali atau lebih sebelum berusia 20 tahun memiliki resiko melanoma yang lebih tinggi, yaitu hingga 80% dibandingkan dengan wanita yang tidak mengalami luka bakar akibat sinar matahari sejak muda ini. Penelitian ini berlangsung selama 20 tahun. Pada penelitian ini para peneliti mengamati sekitar 109.000 wanita Kaukasia yang berusia antara 25-42 tahun yang tinggal pada berbagai tempat berbeda di Amerika. Para peneliti kemudian memeriksa beberapa faktor resiko yang berhubungan dengan terjadinya kanker kulit seperti paparan sinar matahari dalam waktu lama pada usia dewasa dan ada tidaknya paparan sinar matahari di usia dini. Para peserta penelitian diminta untuk memberikan berbagai informasi mengenai keadaan kesehatan mereka dan berbagai faktor resiko kanker kulit lainnya sesperti  jumlah tahi lalat pada kaki, berapa kali mereka pernah mengalami luka bakar akibat sinar matahari, dan apakah mereka pernah melakukan tanning. Karena banyak orang mungkin tidak dapat mengingat dengan pasti jumlah paparan sinar matahari yang mereka alami, para peneliti juga menghitung jumlah paparan radiasi sinar UV selama penelitian berlangsung berdasarkan pada berapa lama mereka telah tinggal di suatu daerah tertentu dan perubahan sudut sinar matahari berdasarkan ketinggian tempat tinggal mereka. Pada akhir masa penelitian, hampir sekitar 7.000 peserta penelitian terdiagnosa menderita jenis kanker kulit yang paling sering yaitu karsinoma sel basal dan sekitar 900 peserta menderita jenis kanker kulit lainnya yaitu karsinoma sel skuamosa. Sekitar 800 peserta menderita jenis kanker kulit terparah yaitu melanoma. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok wanita yang memiliki paparan sinar matahari terbanyak selama masa penelitian setelah mereka dewasa mengalami peningkatan resiko terjadinya kanker kulit jenis karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa sebanyak 2 kali lipat dibandingkan dengan kelompok wanita yang paling jarang terpapar oleh sinar matahari. Akan tetapi, para peneliti tidak menemukan adanya hubungan antara paparan sinar UV matahari di usia dewasa dengan resiko terjadinya melanoma. Para peneliti justru menemukan bahwa resiko melanoma meningkat pada orang yang sering terpapar oleh sinar matahari sejak usia dini. Terlepas dari di mana mereka tinggal, para peserta yang mengalami setidaknya 5 luka bakar akibat sinar matahari saat berusia antara 15-20 tahun memiliki resiko melanoma yang lebih tinggi yaitu sebanyak 80% dan 68% untuk karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa.  Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa para wanita yang memiliki rambut berwarna merah dan memiliki kulit yang sensitif terhadap paparan sinar matahari sejak anak-anak memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami berbagai jenis kanker kulit. Adanya anggota keluarga yang menderita melanoma dan jumlah tahi lalat pada kaki juga memiliki hubungan yang kuat dengan resiko terjadinya melanoma.   Sumber: foxnews