Your browser does not support JavaScript!
 13 Nov 2018    11:00 WIB
Ini Dia Perbedaan Antara Jerawat dan Herpes
BentukJerawat biasanya terlihat seperti bisul yang tampak seperti suatu benjolan yang berisi nanah. Sementara itu, herpes tampak seperti suatu benjolan yang berisi cairan jernih (seperti lepuhan). Jerawat biasanya tidak tumbuh berkelompok, sementara herpes biasanya tumbuh berkelompok. LokasiCara lain untuk membedakan jerawat dan herpes adalah lokasi tempat mereka biasa timbul. Jerawat dapat timbul pada daerah wajah, leher, dan bahkan punggung. Akan tetapi, herpes biasanya timbul di dekat daerah mulut, mata, hidung, dan kemaluan dengan bentuk yang menyerupai jerawat.Pada fase awal herpes, kulit anda dapat terasa seperti terbakar, kesemutan atau merasa geli, dan gatal. Daerah kulit yang terkena pun dapat menjadi pecah-pecah. Jerawat jarang menimbulkan rasa nyeri dan gatal bila tidak disentuh. Berkonsultasilah dengan dokter kulit anda bila anda tidak dapat membedakan keduanya.PenyebabJerawat seringkali terjadi akibat adanya minyak yang terjebak di bawah kulit anda. Minyak yang terjebak ini kemudian akan bersatu dan membentuk suatu benjolan atau lepuhan. Jerawat akan membuat kulit berwarna kemerahan dengan bintik putih pada bagian tengah atau atasnya. Herpes dapat terjadi pada daerah mulut (herpes oral) maupun pada daerah kemaluan (herpes genital) yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual (termasuk seks oral yang dapat menyebabkan terjadinya herpes oral). Keduanya disebabkan oleh infeksi virus herpes. PengobatanUntuk mengatasi jerawat, bersihkanlah wajah anda secara teratur untuk mengangkat kotoran dan minyak yang merupakan penyebab jerawat. Jangan memencet jerawat anda karena dapat menyebabkan infeksi berat. Jangan menggunakan riasan bila anda sedang berjerawat. Riasan anda dapat mengiritasi kulit anda dan membuat jerawat anda membengkak semakin besar. Jika anda memiliki jerawat pada daerah punggung, maka jangan menggunakan pakaian ketat. Jangan menyentuh wajah anda dengan tangan yang kotor (cucilah tangan anda terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah anda). Untuk mengatasi herpes, anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Dokter anda mungkin akan memberikan anda sabun cuci wajah khusus, salep, dan obat-obatan oral (diminum melalui mulut). Herpes lebih sulit diobati daripada jerawat. Jerawat dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan bila anda mencuci wajah anda secara teratur, akan tetapi herpes membutuhkan pertolongan medis (penggunaan obat-obatan).Sumber: differencebetween
 11 Nov 2018    16:00 WIB
Apa Sebenarnya Tipe Kulit Anda?
Anda tentu sudah sering mendengar bahwa ada berbagai jenis kulit, mulai dari normal, berminyak, kering, kombinasi, hingga kulit sensitif. Akan tetapi, tahukah Anda yang mana yang merupakan tipe kulit Anda? Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai perbedaan dari kelima jenis kulit di atas dan mengetahui mana sebenarnya yang merupakan tipe kulit Anda.   Normal Tipe kulit normal adalah kulit yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Kulit normal biasanya: Hanya memiliki sedikit gangguan Tidak terlalu sensitif Pori-pori kulit kecil Tampak berkilau   Kombinasi Tipe kulit kombinasi adalah kulit yang tampak kering atau normal di beberapa area wajah dan berminyak di beberapa area lainnya, seperti pada daerah hidung, dahi, dan dagu. Banyak orang memiliki tipe kulit ini. Tipe kulit kombinasi biasanya: Memiliki pori-pori kulit yang lebih besar daripada normal Berkomedo Kulit tampak berminyak   Kering Tipe kulit kering biasanya: Memiliki pori-pori kulit yang sangat kecil Tampak kusam dan kasar Ada bercak-bercak kemerahan Kulit tidak elastis Kerutan dan garis halus terlihat jelas Kulit Anda dapat menjadi pecah-pecah, mengelupas, atau terasa gatal, teriritasi, atau meradang. Jika kulit Anda sangat kering, kulit dapat terasa kasar dan tampak bersisik, terutama pada bagian punggung tangan, lengan, dan kaki. Kulit kering biasanya disebabkan oleh diperburuk oleh: Gen Anda Penuaan atau perubahan hormonal Cuaca misalnya angin, sinar matahari, atau cuaca dingin Paparan sinar UV Pemanas ruangan Mandi air panas Bahan pembuat sabun, kosmetik, atau pembersih wajah Obat-obatan Beberapa tips yang dapat membantu mengatasi kulit kering adalah: Jangan mandi terlalu lama, bila memungkin mandilah hanya satu kali sehari Gunakan sabun yang lembut dan tidak mengandung pewangi Jangan menggunakan scrub saat mandi Segera gunakan pelembab pada kulit setelah mandi. Krim atau minyak akan lebih baik daripada lotion biasa. Ulangi penggunaan beberapa kali dalam sehari Gunakan pelembab ruangan dan jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas Gunakan sarung tangan saat menyentuh pembersih atau deterjen   Baca juga: Tips Kecantikan Untuk Kulit Pucat   Berminyak Tipe kulit berminyak biasanya: Memiliki pori-pori yang besar Kulit tampak kusam atau berminyak atau tebal Memiliki komedo, jerawat, atau gangguan kulit lain Seberapa berminyaknya wajah Anda dapat berbeda-beda, tergantung pada cuaca di lingkungan sekitar Anda. Beberapa hal yang dapat memperburuk keadaan kulit Anda adalah: Pubertas atau perubahan kadar hormonal Stress Terlalu panas atau terlalu lembab Tips untuk mengatasi kulit berminyak adalah: Bersihkan wajah tidak lebih dari 2 kali sehari dan setelah Anda berkeringat banyak Gunakan pembersih yang ringan dan jangan menggunakan scrub Jangan memencet jerawat karena akan membuatnya lebih lama sembuh Pilih produk perawatan kulit dan kosmetik yang bertuliskan "noncomedogenic", sehingga pori-pori kulit Anda tidak akan tersumbat   Sensitif Tipe kulit sensitif biasanya mudah merah, gatal, terbakar, atau kering. Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda harus memperhatikan hal apa saja yang memicu timbulnya gejala dan menghindarinya. Ada banyak hal yang dapat menjadi penyebab timbulnya gejala, terutama produk perawatan kulit. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 02 Nov 2018    08:00 WIB
Seperti Ini Cara Cepat Menghilangkan Memar
Bingung mengapa kulit Anda mudah sekali memar? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya memar pada kulit Anda dan bagaimana cara mengatasinya. Apa yang Membuat Kulit Anda Memar? Kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat kecil, yang berfungsi untuk mengantarkan berbagai nutrisi di dalam darah ke jaringan di sekitarnya. Berbagai perubahan pada pembuluh darah kapiler ini dapat menyebabkan terbentuknya memar. Karena pembuluh darah kapiler hanya dilindungi oleh kolagen dan kulit, maka berbagai hal yang menyebabkan kulit menipis atau jaringan kolagen berkurang atau dinding pembuluh darah kapiler melemah (dan akhirnya pecah), akan meningkatkan resiko terbentuknya memar. Beberapa bagian tubuh, misalnya tulang kering, memiliki bantalan kulit yang lebih sedikit, yang akan membuatnya lebih mudah mengalami memar. Hal lainnya yang juga dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami memar adalah kekurangan vitamin. Dua jenis vitamin yang Anda butuhkan untuk mencegah terjadinya memar adalah vitamin C dan vitamin K. kekurangan kedua vitamin tersebut akan membuat proses pembekuan darah Anda menjadi abnormal. Selain itu, sejumlah orang memang lebih mudah mengalami memar, misalnya karena orang tersebut memiliki kulit yang pucat. Hal ini akan membuat pembuluh darah di bawah kulit tampak lebih jelas, yang walaupun tidak menyebabkan orang tersebut lebih mudah memar, tetapi akan membuat memar lebih mudah terlihat. Baca juga: 7 Penyebab Mengapa Anda Mudah Memar Bagaimana Cara Mempercepat Penyembuhan Memar? Jika memar Anda mengalami perubahan warna, maka hal ini merupakan pertanda baik. Memar akan mengalami perubahan warna, mulai dari ungu kemerahan kemudian berubah menjadi kuning kehijauan lalu cokelat keemasan dan akhirnya menghilang. Akan tetapi, hal ini akan berlangsung cukup lama. Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan memar ini. Sekarang ini, telah tersedia beberapa jenis salep yang berisi obat pengencer darah yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan memar. Bila Anda menderita kekurangan vitamin, maka mengkonsumsi cukup vitamin C dan K, baik melalui makanan atau suplemen juga dapat membantu mencegah terbentuknya memar berulang. Walaupun terdengar cukup aneh, tampaknya mengkonsumsi banyak buah nanas juga dapat membantu mempercepat penyembuhan memar. Hal ini dikarenakan buah nanas mengandung sejenis enzim yang dikenal dengan nama bromelain, yang diketahui dapat membantu mengurangi bengkak. Selain itu, kompres dingin pada memar dalam waktu 24 jam juga dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag  
 01 Nov 2018    08:00 WIB
Atasi Kulit Super Kering Dengan Beberapa Jenis Makanan Berikut
Perubahan cuaca yang terjadi, sebentar panas, sebentar dingin bisa mempengaruhi kulit. Selain itu kebiasaan tidak merawat kulit juga bisa merusak kulit Anda. Salah satu masalah kulit yang sering mengganggu adalah masalah kulit kering. Dimana bedak jadi susah menempel, pecah-pecah bahkan sampai terasa perih bila terlalu lama dibiarkan. Untuk membantu mengatasi kulit kering maka diperlukan perawatan misal dari cara mencuci wajah, hindari menggunakan air terlalu panas, kemudian setelahnya jangan mengosok wajah terlalu keras dengan handuk. Selalu gunakan pelembab. Hindari penggunaan pembersih wajah atau toner yang berbahan dasar keras atau mengandung alkohol. Selain perawatan dari luar, diperlukan juga perawatan dari dalam yaitu makanan yang Anda makan. Makanan yang Anda makan akan sangat berpengaruh pada regenerasi kulit. Untuk menjaga kulit sehat dari dalam ke luar, berikut adalah makanan super untuk kulit super kering Anda: Susu dan madu Menuai keuntungan dari kedua makanan ini dalam satu botol. Kandungan lemak dan asam laktat dalam susu sangat menenangkan kulit yang teriritasi saat dioleskan. Anda bisa melakukan kompres kulit dengan susu dingin, caranya merendam kain dalam semangkuk susu dingin dan letakkan  kulit yang teriritasi. Selain itu bila ingin lebih efektif. Anda bisa mencampurnya dengan madu. Madu tidak hanya bersifat humectant yang berarti menarik dan mempertahankan kelembaban, tetapi memiliki sifat antibakteri dan antijamur membantu flora normal baik yang bertahan di kulit Anda. Minyak kelapa Selain menjadi alami pelembab, minyak kelapa juga menawarkan sifat antibakteri, antijamur, dan antivirus, sehingga tidak hanya cocok untuk kulit kering namun juga cukup lembut untuk kulit berjerawat. Minyak zaitun Apabila Anda rajin mengonsumsi minyak zaitun maka akan membantu menunda terjadinya kemunculan tanda-tanda penuaan dini seperti bintik hitam, keriput. Hal ini dikarenakan kandungan polifenol, jenis senyawa tanaman dengan sifat antioksidan. Yang akan membantu melembabkan kulit. Kedelai Kedelai, dapat digunakan secara topikal (oles) atau dikonsumsi, kedelai meningkatkan elastisitas kulit dan mencegah kolagen penurunan jumlah kolagen. Teh hijau Teh hijau melindungi kulit terhadap sinar UV baik bila digunakan secara topikal dan ketika diseduh untuk minum, Krim yang mengandung teh hijau juga efektif untuk mengatasi  rosacea, jerawat, dan eksim. Selain membiasakan diri konsumsi ke 5 makanan super diatas ada baiknya Anda juga mengurangi konsumsi junkfood, minuman bersoda, merokok dan minum alkohol yang semua hal tersebut tidak baik untuk kulit. Baca juga: Perawatan Mata Untuk Pengguna Kacamata Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 22 Oct 2018    11:00 WIB
Cara Unik Untuk Mencegah Pembentukan Keriput
Tidur Terlentang Tidur pada suatu posisi tertentu di malam hari dapat menyebabkan terbentuknya garis tidur, yaitu suatu kerutan yang muncul pada bagian atas lapisan kulit yang tidak menghilang saat Anda bangun tidur. Tidur dengan posisi menyamping dapat menyebabkan terbentuknya keriput pada pipi dan dagu Anda. Sementara itu, tidur tengkurap dapat menyebabkan terbentuknya keriput pada dahi Anda. Untuk mencegah terbentuknya berbagai keriput pada beberapa bagian wajah Anda, tidurlah pada posisi terlentang.   Mengkonsumsi Ikan Salmon Salmon merupakan salah satu sumber protein, yang penting bagi kesehatan kulit Anda. Selain itu, salmon juga mengandung banyak asam lemak omega 3 yang dapat menutrisi kulit dan meminimalkan pembentukan keriput pada kulit.   Gunakan Kacamata Membuat suatu ekspresi yang sama berulang-ulang, misalnya menyipitkan mata, membuat otot-otot wajah Anda harus bekerja lebih keras, yang dapat membentuk keriput pada permukaan kulit wajah Anda. Gunakanlah kacamata bila Anda tidak dapat melihat suatu tulisan dengan jelas dan jangan menyipitkan mata Anda untuk melihat tulisan tersebut. Selain itu, gunakanlah kacamata hitam untuk melindungi kulit di sekitar mata Anda dari sinar matahari yang merusak dan mencegah Anda menyipitkan mata akibat silaunya sinar matahari.   Pilih Produk Kecantikan yang Mengandung AHA AHA atau asam alfa hidroksi merupakan salah satu bahan alami yang dapat mengangkat sel-sel kulit mati, mengecilkan pori-pori kulit, menyamarkan kerutan dan garis-garis halus; terutama di daerah sekitar mata. Selain itu, AHA juga dapat membantu meningkatkan produksi kolagen. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah saat Anda menggunakan AHA, kulit Anda menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menggunakan tabir surya.   Jangan Terlalu Sering Mencuci Wajah Air dapat menghilangkan kelembaban dan minyak alami pada kulit wajah Anda yang sebenarnya berfungsi untuk mencegah pembentukan keriput. Oleh karena itu, jangan terlalu sering mencuci wajah Anda.   Oleskan Vitamin C Beberapa penelitian menemukan bahwa krim wajah yang mengandung vitamin C dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi UVA dan UVB, membantu mengurangi pembentukan noda hitam dan warna kulit yang tidak merata, dan mengurangi warna kemerahan pada kulit.    Konsumsi Kedelai Kedelai dapat membantu memperbaiki penampilan kulit Anda dan melindunginya. Beberapa penelitian menemukan bahwa mengoleskan kedelai secara langsung pada kulit atau mengkonsumsi suplemen yang mengandung kedelai dapat membantu melindungi atau bahkan menyembuhkan kulit dari kerusakan sinar matahari. Selain itu, kedelai juga dapat membantu membuat kulit tampak lebih kencang dan kenyal.   Jangan Lupa Mengkonsumsi Coklat Pada sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahw coklat mengandung banyak 2 jenis antioksidan (epikatekin dan katekin) yang dapat melindungi kuli dari kerusakan sinar matahari, memperbaiki aliran darah ke sel-sel kulit, menghidrasi kulit, dan membuat kulit tampak serta terasa lebih halus.   Perawatan Kulit Setiap Hari Jika Anda benar-benar ingin memiliki kulit yang tampak lebih muda, maka jangan lupa untuk melakukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Hindari paparan langsung terhadap sinar matahari Gunakan tabir surya Gunakan baju berlengan panjang dan celana panjang saat berada di luar ruangan Jangan merokok Gunakanlah pelembab wajah   Sumber: webmd
 12 Oct 2018    08:00 WIB
8 Tanda Kekurangan Vitamin B12 dan Cara Mengatasinya
Vitamin B12 atau yang juga dikenal dengan nama kobalamin, merupakan vitamin yang larut did alam air. Vitamin B12 merupakan salah satu dari 8 vitamin yang menyusun vitamin B kompleks. Sekarang ini, kekurangan vitamin B12 merupakan hal yang cukup sering ditemukan, terutama pada mereka yang berusia lanjut. Mengapa vitamin B12 sangat penting bagi kesehatan? Hal ini dikarenakan vitamin B12 diperlukan untuk membentuk sel darah merah, yang berfungsi untuk membawa oksigen di dalam tubuh. Vitamin B12 juga diperlukan oleh jaringan saraf agar dapat tetap sehat dan berfungsi dengan baik. vitamin B12 turut berperan dalam proses pembentukan mielin, yang berfungsi sebagai selubung saraf dan penghantar sinyal saraf. Vitamin B12 juga akan bekerja sama dengan asam folat dalam proses metabolisme sel, terutama pada proses pembentukan DNA dan metabolisme asam lemak serta asam amino. Vitamin B12 juga akan membantu tubuh Anda menyerap asam lemak, yang diperlukan oleh tubuh untuk melepaskan energi. Karena tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin B12, maka tubuh sangat memerlukannya dari berbagai jenis makanan (terutama produk hewani) atau suplemen. Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi suplemen apapun. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja gejala yang mungkin timbul bila seseorang mengalami kekurangan vitamin B12 dan bagaimana cara mengatasinya.   Baca juga: Vitamin yang Baik Bagi Kesehatan Hati   Fatigue dan Rasa Tidak Bertenaga Vitamin B12 memiliki peran penting dalam metabolisme energi, sehingga kekurangan vitamin B12 akan berpengaruh langsung pada energi dan stamina Anda. Vitamin B12 juga meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk membentuk DNA bagi sel-sel baru untuk membentuk energi. Vitamin B12 juga diperlukan untuk membentuk sel darah merah sehat yang berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Bila tubuh Anda kekurangan oksigen, maka Anda akan merasa lelah dan lesu. Selain itu, vitamin B12 juga diperlukan untuk mengubah makanan yang Anda konsumsi menjadi energi sebagai bahan bakar metabolisme tubuh Anda.   Mati Rasa dan Kesemutan Vitamin B12 berperan penting untuk menjaga kesehatan sistem saraf Anda. Oleh karena itu, kekurangan vitamin B12 biasanya menyebabkan terjadinya gejala neurologis seperti mati rasa atau kesemutan di daerah tangan dan kaki. Vitamin B12 membantu proses pembentukan saraf dan berperan penting dalam penghantaran oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan oksigen merupakan penyebab utama terjadinya mati rasa dan kesemutan. Kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan gangguan keseimbangan.   Tekanan Darah Rendah Kekurangan vitamin B12 dan asam folat dapat menyebabkan anemia, yang akan menyebabkan tekanan darah menjadi rendah (hipotensi). Vitamin B12 membantu tubuh Anda menghasilkan sel darah merah sehingga oksigen dapat sampai ke seluruh bagian tubuh, termasuk jantung. Jadi, bila Anda menderita tekanan darah rendah, coba periksa kadar vitamin B12 di dalam tubuh Anda. Tekanan darah rendah yang ringan sekalipun dapat menyebabkan sesak napas, pusing, badan terasa lemah, pingsan, dan meningkatkan resiko terjadinya cedera karena terjatuh.   Gangguan Kulit Kadar vitamin B12 yang rendah juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan kulit dan perubahan rambut. Bila Anda memiliki suatu luka yang tidak diketahui penyebabnya pada kulit dan tidak juga membaik, hal ini dapat merupakan gejala dari kekurangan vitamin B12, jadi, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter. Selain menyebabkan luka (lesi kulit), kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan hiperpigmentasi pada kulit, yang akan membuat warna kulit tidak merata.   Depresi Vitamin B yang satu ini juga penting bagi kesehatan mental. Hal ini dikarenan vitamin B12 berperan penting dalam proses pembuatan sel darah merah, yang berfungsi untuk menjaga kesehatan sistem saraf. Selain itu, vitamin B12 juga berfungsi untuk membantu menurunkan kadar homosistein, suatu produk sampingan dari metabolisme protein. Kadar homosistein yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya depresi.   Gangguan Berpikir Kadar vitamin B12 yang rendah juga dapat merupakan penyebab dari buruknya daya ingat dan menurunnya kemampuan berpikir. Hal ini dikarenakan vitamin B12 membantu sel-sel otak membentuk suatu koneksi baru, yang merupakan proses pembentukan daya ingat. Selain itu, vitamin B12 juga merupakan komponen penting dari mielin, selubung saraf yang berfungsi untuk melindungi sel-sel otak. Hal inilah yang menjadi alaasan mengapa kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kerusakan saraf berat dan menurunnya fungsi otak.   Hipotiroidisme Kekurangan vitamin B12 telah diketahui berhubungan dengan kurang aktifnya kelenjar tiroid atau yang juga dikenal dengan nama hipotiroidisme. Hal ini dikarenakan kelenjar tiroid membutuhkan vitamin B12 untuk memproduksi hormon tiroid.     Gangguan Kesuburan Kekurangan vitamin B12 ternyata juga dapat menyebabkan gangguan kesuburan, baik pada pria maupun wanita. Meningkatnya kadar homosistein akibat kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan terjadinya pengentalan darah yang akan berakibat pada kematian janin atau keguguran. Kekurangan vitamin B12 yang berlangsung lama juga dapat menyebabkan perubahan pada proses ovulasi atau perkembangan sel telur atau penempelan janin yang tidak sempurna dan akhirnya dapat memicu terjadinya gangguan kesuburan. Jadi, kekurangan vitamin B12 tidak hanya akan membuat Anda sulit hamil, tetapi juga sulit mempertahankan kehamilan hingga cukup bulan. Jika Anda sedang berusaha untuk hamil, cobalah memeriksa kadar vitamin B12 di dalam tubuh Anda.   Jika Anda menduga Anda mengalami berbagai gejala kekurangan vitamin B12 di atas, segera periksakan diri ke seorang dokter untuk mengetahui pemeriksaan darah apa yang perlu dilakukan. Untuk mengatasi kekurangan vitamin B12 ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan seperti: Konsumsilah berbagai jenis makanan yang mengandung banyak vitamin B12 seperti ikan, kerang, daging (terutama hati), telur, susu, dan produk susu Bagi Anda yang tidak mengkonsumsi daging, cobalah mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang telah diperkaya oleh vitamin B12 seperti sereal, produk kedelai, dan energy bars Bagi Anda yang mengkonsumsi obat diabetes atau menderita refluks asam lambung, ada baiknya bila Anda melakukan pemeriksaan kadar B12 karena kedua obat tersebut dapat mempengaruhi kadar vitamin B12 di dalam tubuh Anda dapat mengkonsumsi suplemen, baik dalam bentuk pil atau suntikan. Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun karena dapat mempengaruhi efektivitas obat-obatan tertentu   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 01 Oct 2018    08:00 WIB
Perbedaan Antara Eksim dan Psoriasis
Eksim dan psoriasis merupakan gangguan kulit yang umum terjadi, di mana keduanya menyebabkan peradangan (inflamasi) pada kulit. Karena penampakkan dan gejalanya yang mirip, banyak orang yang bingung membedakan antara kedua gangguan kulit ini. Di bawah ini terdapat beberapa perbedaan antara eksim dan psoriasis yang dapat membantu anda menemukan jawaban atas pertanyaan anda.1.  Penampilan Gangguan Pada KulitEksimEksim atau dermatitis atopik merupakan suatu gangguan kulit kronik (telah berlangsung dalam waktu lama) yang biasanya mulai terjadi saat masa kanak-kanak. Kulit penderita biasanya akan terasa gatal, tampak kering, pecah-pecah, dan merah; bahkan hingga keluar darah atau cairan dari dalam kulit atau permukaan kulit tampak mengeras (krusta). Kadangkala, eksim juga menyebabkan terbentuknya suatu gangguan kulit seperti jerawat, penebalan kulit, dan luka terbuka dengan permukaan yang keras. PsoriasisPsoriasis merupakan gangguan kulit yang menyebabkan kulit menjadi kering, mengelupas, terasa gatal, dan berbercak kemerahan. Psoriasis plak merupakan jenis psoriasis yang paling sering terjadi, dengan ciri khas berupa adanya bercak kemerahan yang sedikit menonjol pada kulit. Psoriasis seringkali dimulai dengan terbentuknya sebuah benjolan kecil yang terus memburuk dan akhirnya dilapisi oleh sisik-sisik putih, yang membuat kulit tampak bersisik dan mengelupas.2.  Pada WajahEksimBercak kemerahan pada eksim biasanya terasa gatal dan menggaruk kulit akan membuat keadaan kulit semakin memburuk, yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi kulit atau perdarahan.  Kulit kering pada penderita eksim juga dapat menyebabkan kulit menjadi pecah-pecah.PsoriasisWalaupun jarang, psoriasis juga dapat terjadi pada wajah, yang dapat menyebabkan gangguan kosmetik. Sekitar sebagian penderita psoriasis akan mengalami psoriasis di daerah kulit kepala, yang akan menyebar hingga ke leher, telinga, atau dahi.3.  Pada TanganEksimEksim sangat sering terjadi pada tangan. Penderita eksim memiliki kulit yang sangat sensitif terhadap berbagai alergen atau iritan seperti bulu hewan, serat kain, cairan pelembab, sabun, atau bahkan air. Terlalu sering mencuci tangan dapat membuat kulit semakin kering.PsoriasisPsoriasis dapat terjadi pada punggung tangan, buku-buku jari tangan, atau telapak tangan. Psoriasis di daerah tangan biasanya membuat kulit sangat kering dan banyak mengelupas sehingga dapat mengganggu aktivitas anda sehari-hari serta dapat menimbulkan rasa nyeri. Psoriasis pada daerah tangan juga dapat mengenai kuku (psoriasis pada kuku), yang menyebabkan kuku berubah warna dan terlepas.4.  Pada KakiEksimEksim pada kaki biasanya terjadi pada daerah lipatan kulit, seperti pada pergelangan kaki bagian depan atau pada bagian belakan lutut. Hal ini dikarenakan iritan (udara dan pakaian) dan keringat sering terjebak pada daerah lipatan kulit ini. Gesekan atau paparan antara iritan dan kulit dapat menyebabkan timbulnya eksim pada area ini. Bila eksim yang terjadi pada daerah lipatan kulit ini tidak segera diobati, maka eksim dapat terasa nyeri dan teriritasi, yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi, perdarahan, dan keluarnya cairan dari eksim saat berkontak dengan pakaian.PsoriasisPsoriasis agak sering terjadi pada kaki dan kadangkala akan mengenai seluruh bagian kaki. Berbagai jenis psoriasis akan menimbulkan gejala yang berbeda-beda. Psoriasis plak biasanya akan menyebabkan timbulnya suatu bercak kemerahan besar dengan batas yang tidak jelas pada kulit, sementara psoriasis gutatae akan menyebabkan timbulnya bercak yang berbentuk seperti tetesan air.5.  Pada Daerah Lipatan KulitEksimEksim dapat juga terjadi pada daerah lipatan kulit, terutama pada bayi. Hal ini dikarenakan oleh pemakaian popok pada bayi yang menyebabkan iritasi kulit (diaper rash). Beberapa bayi mengalami gangguan kulit karena alergi terhadap bahan pembuat popok atau tisu basah untuk membersihkan kulit bayi. Gantilah pampers bayi anda dengan popok kain yang terbuat dari katun dan gantilah tisu basah yang anda gunakan bila bayi anda mengalami reaksi alergi.Bila hal ini terjadi pada orang dewasa, maka anda dapat mencoba mengganti deterjen anda atau bahan pakaian anda.PsoriasisPsoriasis juga dapat terjadi pada daerah kemaluan, seperti pada daerah lipatan kulit, seperti pada ketiak dan pangkal paha. Psoriasis yang terjadi pada daerah kemaluan atau lipatan kulit dapat menyerupai eksim, tetapi psoriasis biasanya membentuk bercak kemerahan yang lebih besar. Psoriasis pada daerah kemaluan dapat mengganggu saat anda berhubungan seksual.6.  Pada Kulit KeringEksimEksim seringkali membuat kulit anda menjadi sangat kering dan rapuh sehingga kulit mudah mengelupas. Bagian bawah kulit yang mengelupas ini dapat menyerupai kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari. Bila kulit mengelupas, baik yang menyebabkan luka terbuka maupun tidak, diperlukan pengobatan yang baik agar tidak menimbulkan terjadinya infeksi kulit oleh bakteri maupun virus.PsoriasisBeberapa bercak psoriasis dapat tidak tampak kering atau mengelupas, kadangkala dapat terbentuk bercak kemerahan yang besar tanpa adanya sisik pada kulit. Beberapa bercak psoriasis akan tampak dilapisi oleh kumpulan kulit mati yang sangat tebal sebelum akhirnya mengelupas.7.  Keadaan BeratEksimEksim dapat menjadi berat, tergantung pada seberapa sensitif kulit penderita, iritan penyebabnya, dan seberapa efektif pengobatannya. Kulit yang pecah-pecah, perdarahan, dan keluarnya cairan dari kulit dapat berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi bila tidak diobati dengan baik.PsoriasisPsoriasis dapat sangat mengganggu dan menyebar luas ke seluruh tubuh. Pada kasus yang berat, psoriasis dapat terasa dan terlihat seperti luka bakar dan membutuhkan pengobatan segera.8.  PengobatanEksimEksim biasanya diatasi dengan pemberian salep kortikosteroid yang dioleskan pada daerah kulit yang terkena. Kadangkala, diperlukan pemberian obat-obatan oral (diminum melalui mulut) atau salep antibiotika (dioleskan pada bagian kulit yang terkena).PsoriasisSebagian besar dokter spesialis kulit akan mengobati psoriasis dengan memberikan salep kortikosteroid yang dioleskan pada daerah kulit yang terkena dan melakukan terapi sinar bila pemberian salep tidak berhasil. Kadangkala juga diperlukan pemberian obat-obatan oral Baca juga: Mengenal Gejala Eksim  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: med-health
 19 Sep 2018    08:00 WIB
Cara Melindungi Kulit Dari Paparan Sinar Matahari
Seperti diketahui, sinar matahari mengandung sinar ultraviolet (UV) A dan B yang bisa menyebabkan aneka masalah pada kulit. Sinar UV B akan diserap kulit sekitar lima persen, sehingga mengakibatkan kulit terbakar. Sedangkan sinar UV A akan diserap kulit 90 persen, sehingga akan menyebabkan proses penuaan dini, kanker kulit, hiperpigmentasi, kusam, dan keriput. Semua orang, khususnya perempuan Indonesia, perlu mempertimbangkan kebutuhan perlindungan menyeluruh terhadap berbagai efek berbahaya dari UV A dan B pada kulit. Saat kita bersembunyi dibalik kacamata hitam, topi lebar dan selendang sebenarnya kita membuat penyerapan sinar UV pada kulit kita semakin memburuk. jadi bagaimana cara terbaik untuk melindungi kulit Anda? berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti agar kulit Anda tetap terlindungi dari paparan sinar matahari. Hindari paparan sinar matahari pada jam 11 siang sampai jam 3 soreMatahari bersinar paling terik sekitar jam 11-15. paparan sinanr matahari yang terlalu lama, terutama di jam 11-15 dapat mengakibatkan kerusakan kulit yang parah. Jika Anda memang harus melakukan aktifitas pada jam tersebut, pastikan Anda sudah melindungi kulit dengan baik dengan menutup kulit dan mengoleskan tabir surya. Selalu gunakan tabir surya saat beraktifitas di luar ruanganMenggunakan payung atau topi tidak akan menjamin kulit Anda aman dari sinar matahari. Sinar matahari tetap dapat merusak kulit Anda karena pantulan sinarnya tetap mengenai kulit. Untuk itu penggunaan tabir surya menjadi sangat penting setiap saat Anda melakukan aktifitas di luar ruangan. penggunaan tabir surya juga harus dilakukan walaupun sinar matahari sedang tertutup awan karena sinar UV tetap dapat menembus awan. Gunakan tabir surya yang benarmemilih tabir surya tidak hanya sekedar untuk perlindungan kulit dari sinar matahari saja. Anda harus memilih tabir surya yang sesuai dengan jenis kulit Anda. jika kulit Anda cenderung timbul jerawat, maka gunakanlah tabir surya berbasis gel. Anda juga harus memilih tingkat SPF yang tepat. Selalu gunakan tabr surya yang mengandung SPF 30 atau lebih agar kulit Anda selalu terlindungi dengan baik. Aplikasikan tabir surya 20 menit sebelum melakukan aktifitasMengaplikasikan tabir surya sesaat Anda akan keluar rumah merupakan kesalahan yang sering orang-orang lakukan. tabir surya butuh waktu untuk terserap oleh kulit, untuk itu aplikasikan tabir surya 20 menit sebelum beraktifitas. Reaplikasi tabir surya setiap 2 jamSaat Anda berkeringat, tabir surya akan tersapu pergi. Saat hal tersebut terjadi maka kulit Anda akan segera terpapar UV. Untuk itu penting agar melakukan aplikasi ulang tabir surya setiap 2 jam supaya kulit Anda tetap mendapatkan perlindungan maksimal.Sumber: healthmeup
 18 Sep 2018    11:00 WIB
Hati-hati Menggunakan Krim Penghilang Bulu Bisa Memberikan Efek Negatif Untuk Kulit
Salah satu cara yang paling sering dilakukan dalam menghilangkan bulu adalah dengan menggunakan krim penghilang bulu. Karena caranya yang mudah digunakan sehingga bisa dilakukan sendiri di rumah dan juga harganya yang murah.Namun perlu Anda ketahui krim penghilang bulu mengandung bahan kimia yang bisa jadi tidak cocok untuk semua jenis kulit, sehingga tidak disarankan digunakan oleh mereka yang memiliki kulit sensitif dan masih ada beberapa hal lain yang menjadi efek samping dari krim penghilang bulu.Berikut Adalah Efek Samping Dari Krim Penghilang Bulu: 1.      Tidak Tahan LamaMenggunakan krim penghilang bulu biasanya tidak tahan lama. Biasanya hanya akan bertahan selama 2-3 hari, maka bila Anda ingin bebas bulu Anda harus rajin menggunakan krim ini.2.      Bau Yang TajamTidak peduli berapa banyak wewangian bunga yang digunakan, namun krim penghilang bulu memang memiliki bau yang tajam. Sehingga pada beberapa orang yang tidak tahan akan berhenti menggunakan krim ini.3.      Ruam KulitAda beberapa orang yang cukup sensitif mengalami ruam setelah menggunakan krim ini, sehingga tidak disarankan untuk orang yang memiliki kulit sensitif. Dimana bisa timbul ruam dan bisul yang menyakitkan dan akhirnya membuat tidak nyaman. Sehingga ada aturan agar mencobanya terlebih dahulu ditangan untuk mengetahui apakah Anda rentan atau tidak terhadap krim ini.4.      Kulit GelapKrim ini dapat menyebabkan penggelapan kulit, terutama jika dilakukan pada daerah ketiak. Tidak semua jenis kulit cocok dengan ini. Dan menggelapkan kulit merupakan salah satu efek samping terburuk dari krim penghilang bulu5.      Bulu Jadi KasarKrim ini mungkin bekerja tidak terlalu baik untuk wanita yang sudah memiliki bulu yang tebal atau kasar. Karena krim ini bisa membuat bulu yang tumbuh kembali menjadi kasar.Diatas merupakan efek samping dari penggunaan krim penghilang bulu, namun sekali lagi keputusan penggunaan tergantung kepada Anda. Baca juga: Cara Alamai Hilangkan Bulu Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 10 Aug 2018    11:00 WIB
4 Bahan Alami Untuk Atasi Kulit Terbakar Matahari
Paparan sinar UV yang berbahaya dari matahari bukanlah sesuatu yang baik. Apalagi bila Anda mengalami kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari. Untuk Anda yang mengalami kulit yang terbakar sebaiknya segera diobati karena dapat menimbulkan rasa gatal dan terjadi infeksi. Berikut adalah 4 bahan alami yang dapat Anda buat dari bahan-bahan yang ada dirumah Anda: 1.      Baking soda Baking soda dapat mengatasi infeksi yang terjadi pada kulit akibat terbakar sinar matahari. Campurkan 2 cangkir baking soda dengan air dingin yang Anda gunakan untuk mandi. Cara ini akan mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari, mengurangi iritasi dan mencegah semua efek samping lain ditimbulkan akibat terbakar sinar matahari.   2.      Cuka Cuka mengandung antioksidan yang melawan radikal bebas dan juga mencegah infeksi bakteri dan jamur. Lebih dari itu, tingkat pH kulit Anda akan dikembalikan secara efektif dengan menggunakan cuka. Ambil botol semprot bersih dan kemudian diisi dengan cuka. Semprotkan langsung pada daerah yang terkena dan biarkan hingga kering. Biasanya cuka akan mengering dalam waktu 2 sampai 3 menit dan Anda dapat segera merasakan sensasi pendinginan. Cuka mampu mengurangi iritasi akibat terbakar sinar matahari dalam waktu beberapa menit. Anda dapat melakukan cara ini kembali setiap 5 jam untuk mencegah sensasi terbakar dan menyembuhkan kulit Anda lebih cepat. 3.      Mentimun Taruh irisan mentimun pada daerah yang mengalami terbakar sinar matahari yang akan memberikan sensasi pendinginan. Anda juga dapat menghancurkan mentimun tersebut dan gunakan sebagai masker. Oleskan masker tersebut dan diamkan dalam waktu 20 menit, kemudian cuci dengan bersih. 4.      Lidah buaya Dinginkan gel lidah buaya dalam kulkas selama 30 menit. Kemudian oleskan gel lidah buaya di kulit Anda dan diamkan selama satu jam. Cuci dengan bersih menggunakan air dingin kemudian gunakan krim yang mengandung vitamin E. Baca juga: Dosis Tepat Untuk Perawatan Kulit Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: stylecraze