Your browser does not support JavaScript!
 16 Jun 2014    11:00 WIB
Apakah Kopi Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan?
Kafein yang terdapat di dalam kopi Anda mungkin dapat mengurangi nafsu makan Anda dan meningkatkan pembakaran kalori di dalam tubuh Anda, walaupun mungkin tidak cukup banyak hingga dapat menurunkan berat badan. Selain itu, mengkonsumsi terlalu banyak kafein juga dapat menyebabkan terjadinya berbagai efek samping. Berdasarkan sebuah penelitian di tahun 2011, para peneliti menemukan bahwa kafein tampaknya memang dapat meningkatkan kecepatan pembakaran kalori di dalam tubuh. Akan tetapi, bukan berarti hal ini dapat membantu Anda menurunkan berat badan.  Berdasarkan sebuah website kesehatan di Amerika, kafein memang dapat membantu menekan nafsu makan, akan tetapi tidak dalam waktu lama. Selain itu, para peneliti pun belum menemukan suatu bukti kuat bahwa kafein dapat membantu menurunkan berat badan Anda secara permanen. Mengkonsumsi kopi (kopi hitam tanpa gula), baik yang mengandung kafein maupun yang tidak mungkin dapat membantu menurunkan berat badan Anda jika hal ini merupakan pengganti minuman manis yang biasa Anda konsumsi di pagi hari seperti jus buah.  Perlu diingat bahwa menggunakan kafein untuk membantu menurunkan berat badan dapat membuat Anda mengalami beberapa efek samping yang tidak menyenangkan. Mengkonsumsi 2 gelas kopi setiap harinya biasanya tidak memberikan pengaruh negatif apapun bagi orang dewasa sehat.  Akan tetapi, bila Anda mengkonsumsi 4 gelas kopi atau lebih setiap harinya, maka hal ini dapat menyebabkan timbulnya beberapa efek samping seperti insomnia, gugup, mudah marah, mual, otot terasa gemetar, dan peningkatan denyut jantung.   Sumber: healthyeating.sfgate
 31 May 2014    10:00 WIB
Efek Samping dari Kopi
Kopi merupakan sebuah campuran berbagai zat kimia yang memiliki efek positif dan negatif bagi tubuh dan kesehatan Anda. Sebuah penelitian menduga bahwa kopi jawa mungkin memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan Anda, termasuk menurunkan resiko terjadinya diabetes, penyakit Parkinson, dan kanker hati.  Akan tetapi, kopi juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan cemas, merasa gelisah, meningkatkan kadar kolesterl darah, dehidrasi, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Untuk menghindari berbagai efek samping yang tidak diinginkan dari kopi, konsumsilah kopi dalam jumlah sedang (tidak berlebihan). Sebaiknya jangan mengkonsumsi lebih dari 2 gelas kopi berkafein setiap harinya.   Gangguan Cemas dan Merasa Gelisah Berdasarkan the American Heart Association (AHA), kopi dapat menstimulasi sistem saraf pusat, yang dapat membuat Anda merasa gelisah, cemas, mudah marah, gugup, merasa gemetar, dan sulit tidur (insomnia). Hal ini sebagian besar disebabkan oleh karena kopi mengandung kafein di dalamnya. Segelas kopi jawa dapat mengandung sekitar 95-200 mg kafein.   Peningkatan Kadar Kolesterol dan Tekanan Darah Mengkonsumsi kopi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan sedikit peningkatan kadar kolesterol. Pada sebuah penelitian di Amerika, para peneliti menemukan bahwa kopi yang tidak disaring dapat meningkatkan kadar kolesterol sebanyak 23 mg/dL dan kadar kolesterol LDL sebanyak 14 mg/dL. Sedangkan kopi yang telah disaring hanya menyebabkan peningkatan kadar kolesterol yang sangat sedikit.  Penelitian ini juga menemukan bahwa mengkonsumsi 2-3 gelas kopi berkafein dapat meningkatkan tekanan darah pada beberapa orang, akan tetapi apakah hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung masih dalam tahap penelitian.   Efek Samping Lainnya Kafein di dalam kopi dapat mempengaruhi ginjal, yang membuat Anda lebih sering buang air kecil, yang dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi. Mengkonsumsi kopi secara berlebihan juga dapat menyebabkan jantung berdebar-debar, gemetar, nyeri kepala, nyeri perut, mual, muntah, dan diare. Beberapa penelitian lainnya menduga bahwa kafein mungkin dapat meningkatkan resiko terjadinya keguguran dan mempengaruhi perkembangan janin, sehingga dianjurkan agar wanita hamil membatasi konsumsi kopinya atau bahkan tidak mengkonsumsinya sama sekali. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda.   Apa yang Terjadi Bila Anda Tiba-tiba Tidak lagi Mengkonsumsi Kopi? Bila Anda telah mengkonsumsi kopi secara teratur setiap harinya, menghentikan konsumsi kopi Anda secara tiba-tiba dapat menyebabkan terjadinya beberapa efek samping. Penghentian konsumsi kafein dapat menyebabkan beberapa gejala kecanduan seperti nyeri kepala, merasa cemas, merasa sangat lelah, pusing, dan depresi. Jika Anda merupakan pengkonsumsi kopi berkafein dalam jumlah banyak, maka Anda mungkin mengalami beberapa gejala di atas dalam waktu 12-24 jam setelah konsumsi kopi terakhir Anda. Oleh karena itu, jangan langsung menghentikan konsumsi kopi Anda secara mendadak, kurangilah konsumsi kopi Anda secara perlahan dapat menghindari terjadinya berbagai efek samping di atas.    Sumber: healthyeating.sfgate