Your browser does not support JavaScript!
 23 Apr 2019    11:00 WIB
Waspada Tanda Bahaya Ketika Hamil
Beberapa hal yang anda alami selama hamil dapat merupakan gejala normal selama kehamilan, akan tetapi dapat pula merupakan suatu tanda bahaya bagi kehamilan anda dan juga diri anda. Bila anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, sebaiknya anda segera menghubungi dokter anda tanpa perlu menunggu sampai jadwal pemeriksaan kehamilan anda berikutnya.   Perdarahan Perdarahan selama kehamilan dapat disebabkan oleh berbagai hal. Jika anda mengalami perdarahan hebat dan nyeri perut hebat atau nyeri perut seperti saat menstruasi atau merasa ingin pingsan pada saat trimester pertama kehamilan anda, anda mungkin mengalami kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik terjadi bila janin anda tidak melekat di dalam rahim anda, tetapi di tempat lainnya. Hal ini dapat membahayakan. Perdarahan hebat dan nyeri perut pada trimester pertama atau awal trimester kedua kehamilan juga dapat merupakan tanda keguguran. Perdarahan hebat pada trimester ketiga kehamilan dapat disebabkan oleh terlepasnya plasenta dari rahim anda akibat sesuatu hal. Hal ini dapat menyebabkan perdarahan hebat yang sulit dihentikan. Perdarahan selalu merupakan tanda bahaya. Perdarahan pada usia kehamilan berapa pun, sedikit atau banyak selalu membutuhkan pemeriksaan dan penanganan secepatnya. Segeralah hubungi dokter anda bila anda mengalami hal ini.   Mual dan Muntah Berat Mual dan muntah merupakan gejala normal selama kehamilan. Akan tetapi, bila mual dan muntah yang terjadi sangat berat dan menyebabkan anda tidak dapat makan atau minum sama sekali, maka hal ini merupakan suatu hal yang serius. Mual dan muntah hebat dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi dan malnutrisi. Dehidrasi dan malnutrisi dapat berbahaya bagi kesehatan bayi anda. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami gejala ini untuk mendapatkan penanganan secepatnya.   Penurunan Gerak Janin Gerakan bayi anda akan berkurang saat anda memasuki bulan terakhir kehamilan anda. Hal ini disebabkan oleh semakin sedikitnya ruang bergerak bagi bayi anda. Tetapi, sangat penting bagi anda untuk membedakan penurunan gerakan yang normal dengan penurunan gerakan yang abnormal. Bagaimana anda dapat membedakannya? Dianjurkan agar anda mencatat seberapa sering bayi anda bergerak untuk melihat penurunan atau peningkatannya. Dengan demikian, anda dapat menentukan seberapa sering biasanya bayi anda bergerak. Bila bayi anda bergerak atau menendang kurang dari 10 kali selama 2 jam, maka disarankan untuk segera menghubungi dokter anda untuk memeriksa keadaan bayi anda.   Kontraksi Pada Awal Trimester Ketiga Kehamilan Terdapat dua macam kontraksi selama akhir kehamilan anda. Kontraksi penanda persalinan dan kontraksi palsu atau kontraksi Braxton hicks. Kontraksi palsu biasanya timbul mendadak, tidak teratur, dan tidak semakin sering dan semakin nyeri. Kontraksi palsu ini biasanya akan mereda dalam waktu 1 jam atau dengan pemberian cairan. Kontraksi persalinan biasanya lebih teratur, berjarak sekitar 10 menit atau kurang dari setiap kontraksinya, semakin sering, menimbulkan nyeri yang menjalar dari pinggang ke perut, dan tidak mereda dengan pemberian cairan. Bila anda mengalami kontraksi persalinan, segera hubungi dokter anda. Bila belum waktunya anda melahirkan, maka dokter dapat segera melakukan berbagai hal yang diperlukan untuk menghentikan proses ini.   Tanda Preeklampsia Adanya nyeri kepala menetap, gangguan penglihatan, nyeri perut, pembengkakan badan, dan peningkatan tekanan darah selama trimester ketiga kehamilan dapat merupakan tanda-tanda preeklampsia. Tanda-tanda ini biasanya timbul setelah kehamilan berusia di atas 20 minggu, yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan adanya protein pada air kemih. Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat membahayakan, baik bagi bayi maupun ibu.   Mengalami Gejala Flu Bila anda hamil, sangat dianjurkan agar anda mendapatkan vaksin flu, karena wanita hamil biasanya lebih mudah sakit dan lebih sering mengalami komplikasi berat akibat flu. Baca juga:  Menderita Diabetes Saat Hamil Tetapi Tetap Ingin Berpuasa? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 23 Jun 2018    11:00 WIB
7 Tanda Anda Mengalami Keguguran
Saat hamil memang saat yang membahagiakan. Tapi terkadang takdir mengatakan sebaliknya dan semua menjadi kacau. Terkadang keguguran sering memberikan tanda peringatan awal dan pertolongan yang tepat waktu akan mencegah terjadinya keguguran, walaupun terkadang semua sudah terlambat. Akan tetapi sangat penting untuk menemui dokter jika di saat kehamilan timbul tanda-tanda berikut. Dibawah ini adalah tanda gejala terjadinya keguguran. 1.  NyeriJika Anda mengalami nyeri yang tidak biasa di perut bagian bawah, mungkin itu adalah tanda yang tidak bisa Anda anggap remeh. Nyeri yang timbul mungkin tidak tajam tetapi terus menerus. Beberapa wanita mungkin merasakan nyeri perut, beberapa akan merasakan kram seperti nyeri haid. Jika wanita hamil merasakan hal ini  maka segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk memeriksakan apa yang terjadi. 2.  Berat Badan MenurunPenurunan berat badan saat hamil mungkin sebuah tanda adanya ancaman kegigiran. 3.  Keluar Lendir dari VaginaLendir yang berwarna pink yang keluar dari vagina juga dapat menjadi tanda keguguran. 4.  Perdarahan per VaginaPerdarahan sering menjadi tanda yang jelas dari keguguran. Teteapi spotting atau perdarahan sering terjadi pada kehamilan awal tanpa diikuti keguguran. Jadi penting untuk Anda untuk memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami perdarahan pervagina. 5.  Jaringan dari Janin yang keluar dari VaginaJika Anda menemukan jaringan berwarna keabu-abuan keluar dari vagina maka Anda harus segera menyiapkan diri Anda dan segera pergi ke dokter. Terkadang ada bagian dari jaringan janin yang keluar dan diikuti dengan terjadinya keguguran. Kejadian ini sering disertai keluarnya endapan darah yang tebal. 6.  Penurunan Tanda-Tanda KehamilanTanda-tanda seperti morning sickeness dan tanda lainnya seperti menghilang kemungkinan merupakan tanda akan terjadi keguguran. Hal ini terjadi karena perubahan hormon yang disebabkan oleh ancaman keguguran. 7.  KontraksiJika Anda merasakan kontraksi pada masa awal kehamilan, mungkin hal itu tanda akan terjadinya keguguran. Bila tanda ini muncul, segeralah pergi ke dokter.Sumber: magforwomen
 24 Aug 2017    11:00 WIB
Ibu Hamil Banyak Jalan Kaki Yuk, Supaya........
Untuk Anda para ibu hamil, rutinitas apa saja yang Anda lakukan? Saat seorang wanita hamil memang terjadi perubahan pada bentuk. Bentuk tubuh yang makin membesar, perut yang makin membesar kadang membuat ibu menjadi malas untuk bergerak. Namun bukan berarti ini adalah alasan untuk bermalas-malasan. Dibandingkan hanya berdiam diri lebih baik melakukan olahraga. Olahraga yang dianjurkan untuk ibu hamil Saat hamil bukan berarti Ibu hanya bermalas-malasan di rumah tanpa melakukan kegiatan apapun, termasuk berolahraga. Justru saat sedang hamil, Ibu dianjurkan untuk tetap berolahraga agar tetap sehat. Namun, tak semua olahraga boleh dilakukan oleh Ibu hamil. Nah, salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Ibu hamil adalah jalan kaki. Berikut ini adalah manfaat jalan kaki untuk Ibu hamil: Mencegah kegemukan Biasanya ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan yang cukup drastis, karena mereka beranggapan harus makan dua porsi untuk janin. Terlebih kebiasaan ngidam dan ingin makan ini dan itu. Padahal kenaikan berat badan yang berlebihan bukanlah hal yang baik, karena bisa membahayakan ibu dan calon bayi. Untuk menjaga agar kenaikan berat badan tidak berlebihan, para ibu hamil bisa berjalan kaki. Dengan jalan kaki semua otot tubuh bergerak dan membantu membakar kalori. Mengurangi risiko masalah kehamilan Dengan rutin berjalan kaki setiap pagi, maka para ibu hamil dapat menurunkan risiko kehamilan seperti preeklamsia dan kencing manis. Menghindari stres Para ibu hamil dilarang untuk stres, karena stres saat hamil dapat menimbulkan banyak dampak negatif untuk ibu dan juga janin, seperti salah satunya adalah perkembangan janin akan berjalan tidak baik. Karena itulah, jalan kaki dapat menjernihkan pikiran dan relaksasi sehingga dapat mengurangi stres. Merangsang kontraksi Melakukan jalan kaki pada pagi hari secara teratur menjelang persalinan ternyata dapat membantu Ibu untuk merangsang kontraksi. Selain melakukan jalan kaki dengan rutin, usahakan untuk menjaga makanan yang dikonsumsi setiap hari dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan untuk selalu menjaga kesehatan ibu dan calon bayi yang kehadirannya selalu dinantikan. Baca juga: Olahraga yang Dihindari Saat Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag
 31 Oct 2015    16:00 WIB
Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kelahiran Prematur
Kelahiran prematur merupakan suatu keadaan di mana anda melahirkan sebelum waktunya, yaitu lebih dari 3 minggu sebelum waktu perkiraan kelahiran anda.   Faktor Resiko Terdapat banyak hal yang dapat meningkatkan resiko kelahiran prematur, seperti: Merokok Memiliki berat badan berlebih atau kurang sebelum hamil Perawatan selama kehamilan kurang baik Mengkonsumsi alkohol atau obat terlarang lainnya selama kehamilan Memiliki gangguan kesehatan lainnya seperti tekanan darah tinggi, preeklampsia, diabetes, gangguan pembekuan darah, atau berbagai jenis infeksi Bayi yang berada dalam kandungan anda memiliki kelainan kongenital tertentu Hamil melalui proses fertilisasi in vitro (bayi tabung) Kehamilan kembar Adanya anggota keluarga yang mengalami kelahiran premature Pernah melahirkan secara prematur juga sebelumnya Hamil kembali berdekatan dengan waktu persalinan anda terdahulu   Gejala Segera hubungi dokter atau bidan anda bila anda mengalami beberapa tanda persalinan di bawah ini, yaitu: Nyeri punggung atau pinggang yang menetap atau hilang timbul dan tidak menghilang dengan perubahan posisi atau usaha lainnya untuk membuat diri anda merasa nyaman Mengalami kontraksi setiap 10 menit atau kurang Kram pada perut bagian bawah atau kram perut seperti saat menstruasi atau rasa mulas seperti saat menderita diare Keluarnya cairan dari vagina Adanya gejala-gejala seperti flu, yaitu mual, muntah, atau diare Merasakan adanya peningkatan tekanan pada panggul atau kemaluan anda Peningkatan jumlah cairan yang keluar melalui kemaluan anda Keluarnya darah dari kemaluan anda, banyak maupun sedikit   Kontraksi Rahim atau Nyeri Perut Lainnya? Untuk menentukan apakah anda benar-benar mengalami kontraksi persalinan atau kontraksi rahim, cobalah lakukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Letakkanlah ujung jari tangan anda pada perut anda Jika anda merasakan perut anda mengencang dan kemudian mengendur, maka ini merupakan tanda kontraksi rahim Bila anda telah yakin anda mengalami kontraksi rahim, mulailah menghitung berapa lama kontraksi anda berlangsung dan seberapa sering Cobalah untuk menghentikan kontraksi ini dengan mengubah posisi anda atau membuat diri anda lebih rileks dan nyaman atau minumlah 2-3 gelas air Kontraksi palsu atau kontraksi Braxton Hicks dapat terjadi pada setiap wanita hamil. Perbedaanya dengan kontraksi persalinan adalah bahwa kontraksi palsu ini terjadi secara tidak teratur, tidak semakin sering, dan akan menghilang bila anda mengubah posisi duduk atau tidur anda atau beristirahat atau meminum air.   Kapan Hubungi Dokter Jika kontraksi terus berlangsung setiap 10 menit atau kurang atau gejala yang anda alami semakin memburuk atau anda mengalami nyeri perut hebat yang tidak berkurang atau menghilang setelah beberapa saat, segera hubungi dokter atau bidan anda.   Apa yang Terjadi Bila Anda Memang Akan Segera Melahirkan? Jika dokter mengatakan bahwa gejala yang alami bukanlah tanda-tanda persalinan, maka anda akan diperbolehkan pulang. Bila dokter atau bidan anda telah memastikan bahwa anda akan segera melahirkan, maka dokter akan menyarankan agar anda dirawat di rumah sakit untuk melakukan beberapa pengobatan di bawah ini, yaitu: Pemasangan infus untuk memberikan cairan Memberikan obat untuk merelaksasi otot rahim dan menghentikan proses persalinan Memberikan obat untuk mempercepat pematangan paru-paru bayi anda Pemberian antibiotika Jika proses persalinan anda tidak dapat dihentikan, maka baik dokter maupun bidan anda akan memulai persiapan persalinan.   Efek Kelahiran Prematur Pada Bayi Anda Sebagian besar anak yang lahir prematur dapat tumbuh dan berkembang dengan normal seperti anak-anak lainnya. Akan tetapi, anak yang lahir premature memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap berbagai gangguan kesehatan, seperti autisme, gangguan intelektual, cerebral palsy, gangguan paru-paru, gangguan penglihatan, dan gangguan pendengaran. Perkembangan dan pertumbuhan bayi prematur biasanya lebih lambat daripada bayi lainnya. Semakin cepat bayi tersebut lahir, maka semakin tinggi resiko bayi tersebut untuk mengalami berbagai gangguan kesehatan di atas. Bayi yang lahir setelah kehamilan berusia 7 bulan biasanya membutuhkan waktu perawatan di rumah sakit yang lebih sebentar dan memiliki resiko yang lebih rendah daripada bayi yang lahir sebelum kehamilan mencapai usia 7 bulan.   Sumber: webmd