Your browser does not support JavaScript!
 11 Sep 2020    09:00 WIB
Lima Penyebab Naiknya Kadar Gula Darah
Merasa enggak nakal soal makanan, tetapi kok kadar gula darah tetap naik ya? Mungkin ada beberapa faktor di bawah ini yang Anda alami sehingga membuat kadar gula darah Anda meningkat.  Makanan Bebas Gula Banyak makanan yang bertuliskan bebas gula juga dapat meningkatkan kadar gula darah Anda karena makanan tersebut masih mengandung berbagai jenis karbohidrat, seperti tepung, lemak, dan serat. Periksalah jumlah karbohidrat pada bungkus makanan Anda sebelum mengkonsumsinya. Selain itu Anda juga harus mewaspadai gula lainnya seperti sorbitol dan xylitol. Keduanya merupakan pemanis dengan kadar karbohidrat yang lebih rendah daripada gula (sukrosa), tetapi tetap dapat meningkatkan kadar gula darah. Kafein Kadar gula darah dapat meningkat setelah mengkonsumsi kopi, bahkan kopi hitam yang sama sekali tidak mengandung kalori, karena adanya kafein. Selain itu, teh hitam, teh hijau, minuman energi lainnya juga dapat mengganggu kadar gula darah penderita diabetes. Akan tetapi, setiap orang memiliki reaksi yang berbeda-beda, jadi sebaiknya Anda mengenali reaksi tubuh Anda terhadap berbagai makanan dan aktivitas. Sebenarnya, berbagai zat lain di dalam kopi dapat membantu mencegah terjadinya diabetes tipe 2 pada orang yang sehat. Menderita Flu Berat Kadar gula darah Anda akan meningkat saat tubuh Anda berusaha untuk melawan berbagai infeksi. Konsumsilah cukup air putih dan berbagai jenis cairan lainnya untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Segera hubungi dokter bila Anda mengalami diare atau muntah selama lebih dari 2 jam atau bila Anda telah sakit selama 2 hari dan tidak membaik. Berbagai jenis obat-obatan seperti antibiotika dan dekongestan untuk mengatasi sinusitis (radang sinus) juga dapat mempengaruhi kadar gula darah. Stres Rasa stress, tidak bahagia, dan lelah juga dapat mempengaruhi kadar gula darah anda. Saat stress, tubuh anda akan melepaskan hormon yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Hal ini lebih sering terjadi pada penderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan penderita diabetes tipe 1. Belajarlah melakukan yoga atau meditasi untu mengurangi rasa stress anda. Menggunakan Obat Golongan Steroid dan Diuretika Obat golongan kortikosteroid seperti prednison dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan bahkan dapat memicu terjadinya diabetes pada beberapa orang. Obat golongan steroid sering digunakan untuk mengatasi alergi, radang sendi, asma, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Obat golongan diuretika yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi juga dapat meningkatkan kadar gula darah bila Anda menderita diabetes. Beberapa jenis antidepresan juga dapat meningkatkan atau menurunkan kadar gula darah.
 26 Jan 2017    12:00 WIB
Kadar Gula Darah dan Efeknya Pada Tubuh Anda
Diabetes merupakan suatu keadaan di mana kadar gula (glukosa) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan insulin atau kerja insulin tidak adekuat. Tingginya kadar gula di dalam darah dapat menyebabkan berbagai gejala di berbagai organ tubuh. Hal ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang sering timbul pada penderita diabetes yang tidak terkontrol. Kadar gula darah puasa normal adalah di bawah 100 mg/dL. Kadar gula darah normal 2 jam setelah makan adalah di bawah 140 mg/dL. Setiap orang memiliki kadar gula darah yang bervariasi. Disebut hipoglikemia (kadar gula darah rendah) bila kadar gula sama dengan atau di bawah 70 mg/dL dengan gejala hipoglikemia, seperti pusing, denyut jantung cepat, pucat, gemetar, keringat dingin, dan sebagainya. Bila anda menderita diabetes, sebaiknya selalu membawa permen atau makanan manis lainnya sebagai tindakan pertolongan pertama bila anda mengalami gejala hipoglikemia.   Apakah Anda Menderita Diabetes ? Beberapa jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendiagnosa diabetes adalah: Kadar gula darah puasa. Disebut diabetes bila kadar gula darah di atas 126 mg/dL setelah anda berpuasa selama minimal 8 jam Kadar gula darah 2 jam post prandial (kadar gula di dalam darah diukur dalam waktu 2 jam setelah pemberian glukosa). Disebut diabetes bila kadar gula darah di atas 200 mg/dL Kadar gula darah sewaktu merupakan pemeriksaan kadar gula darah yang dilakukan sewaktu-waktu. Disebut diabetes bila kadar gula darah di atas 200 mg dan disertai oleh gejala diabetes lainnya seperti merasa haus terus-menerus, rasa lapar terus-menerus, atau sering buang air kecil atau penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Selain itu, harus dipastikan juga dengan melakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa dan 2 jam post prandial. Prediabetes adalah suatu keadaan di mana terjadi peningkatan kadar gula darah tanpa disertai berbagai gejala lainnya. Orang prediabetes memiliki resiko terkena diabetes 5 kali lebih tinggi daripada orang sehat lainnya. Pencegahan progresifitas prediabetes menjadi diabetes dapat dilakukan dengan melakukan diet sehat dan olahraga.   Gula Darah dan Efeknya Gula di dalam darah merupakan sumber energy bagi berbagai organ tubuh. Akan tetapi, kadar gula darah yang terlalu tinggi justru dapat menjadi racun bagi tubuh. Tingginya kadar gula darah dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan penurunan fungsi sel penghasil insulin di pankreas. Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan pankreas terus memproduksi insulin dalam jumlah banyak. Pada akhirnya, hal ini dapat menyebabkan kerusakan sel penghasil insulin di pankreas. Selain itu, tingginya kadar gula di dalam darah menyebabkan berbagai perubahan pada dinding pembuluh darah yang mempermudah penempelan lemak pada dinding pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan pengerasan dinding pembuluh darah (aterosklerosis). Kerusakan pada pembuluh darah dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh.   Komplikasi Diabetes Berbagai hal yang dapat terjadi akibat kerusakan pembuluh darah di berbagai organ adalah: Gagal ginjal Stroke Serangan jantung Gangguan penglihatan sampai kebutaan Penurunan sistem kekebalan tubuh yang meningkatkan resiko terjadinya infeksi Disfungsi ereksi Kerusakan saraf (neuropati) yang menyebabkan kesemutan, nyeri, atau mati rasa di daerah tangan dan kaki Luka sulit sembuh akibat gangguan sirkulasi darah, terutama pada daerah kaki dan tangan Mengontrol kadar gula darah anda dapat mencegah terjadinya berbagai komplikasi di atas. Baca juga: Diet Untuk Mengontrol Kadar Gula Darah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang