Your browser does not support JavaScript!
 03 Sep 2019    16:00 WIB
Ada Gejala Seperti Ini? Segera Cek Kolesterol Anda
Kolesterol pada umumnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu fungsi organ agar berjalan dengan baik. Tubuh membutuhkan kolesterol juga untuk menghasilkan estrogen dan hormon lainnya dan juga memproduksi vitamin D. Namun, kadar kolesterol yang berlebihan justru dapat merugikan tubuh, seperti terjadinya pengerasan pembuluh darah yang berakibat terjadinya penyakit jantung dan stroke. Dua penyakit ini memang menjadi penyakit yang mengerikan karena menjadi penyebab kematian terbesar. Biasanya orang baru akan sadar dirinya menderita penyakit jantung maupun stroke akibat kolesterol tinggi, nanti setelah sudah terjadi serangan. Padahal peningkatan kadar kolesterol juga memiliki gejala namun sering diabaikan. Jadi sebelum penyakit mematikan merusak kesehatan tubuh Anda. Kenalilah gejala saat terjadi peningkatan kadar kolesterol. Berikut gejala bila kadar kolesterol meningkat: 1.      Kesemutan Apabila Anda sering merasa kesemutan, jangan anggap sepele gejala yang satu ini. Penumpukan kadar kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Yang nantinya menyebabkan pembuluh darah kaku dan membuat peredaran darah tidak lancar. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kesemutan. 2.      Sakit kepala Banyak orang yang sering merasa sakit kepala bagian belakang dan mengabaikannya. Padahal rasa sakit kepala bagian belakang dan berdenyut bisa menjadi salah satu tanda peningkatan kadar kolesterol. Hal ini dikarenakan terjadinya penumpukan kolesterol di bagian belakang kepala. 3.      Dada terasa nyeri Bila secara tiba-tiba Anda merasakan nyeri pada dada sebelah kiri, rasanya seperti ditusuk-tusuk. Maka segera lakukan pemeriksaan kadar kolesterol karena nyeri dada seperti ditusuk-tusuk bisa menggambarkan peningkatan kadar kolesterol yang terlalu berlebihan. Apabila Anda tidak pernah menyadari hal ini, bisa saja Anda mengalami serangan jantung yang mendadak dan mengancam jiwa Anda. 4.      Nyeri dan pegal dibagian tengkuk Mungkin Anda pernah merasakan nyeri dan pegal dibagian tengkuk, meski Anda tidak banyak melakukan aktifitas fisik. Hal ini bisa disebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah karena penumpukan kolesterol. Apabila Anda merasakan gejala diatas, maka jangan pernah menunda untuk melakukan pemeriksaan. Segera lakukan pemeriksaan seperti pemeriksaan kolesterol total, HDL. LDL dan Trigliserida. Periksa kadar asam urat Anda, karena biasanya bila seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi maka akan terjadi juga peningkatan asam urat. Setelah itu langsung lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan terapi dan anjuran pola diet yang tepat. Baca juga: 4 Cara Alami Putihkan Ketiak yang Gelap Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 01 Jun 2019    08:00 WIB
Benarkan Kadar Kolesterol Rendah Bisa Menyehatkan Otak?
Banyak orang yang langsung berpikir mengenai penyakit jantung ketika mendengar kata "kolesterol tinggi", tetapi ternyata kolesterol Anda juga dapat mempengaruhi otak. Bukti-bukti yang ada memang masih terbatas, tetapi penelitian membuktikan bahwa kadar kolesterol yang tinggi ternyata terkait dengan alzheimer dan demensia. Peranan kolesterol Peneliti belum mengetahui dengan pasti apa yang menyebabkan alzheimer, tetapi substansi yang ditemukan pada otak penderita alzheimer disebut amyloid plaques diduga menjadi penyebabnya. Amyloid plaques terbentuk ketika protein yang dikenal sebagai beta amyloids terbentuk. Inilah yang menyebabkan kolesterol masuk ke dalam otak. Pada studi terbaru yang dilakukan oleh University of California, meneliti kadar amyloid di otak dari 74 orang dewasa. Para peneliti menemukan peningkatan kadar kolesterol LDL dan penurunan kolesterol HDL keduanya terkait dengan kadar amyloid di otak. Pola peningkatan kolesterol yang tidak sehat dapat secara langsung dapat menyebabkan peningkatan kadar amyloid yang terkait dengan kejadian alzheimer. Pola ini sama dengan bagaimana kolesterol dapat menyebabkan penyakit jantung. Memperbaiki angka kolesterol Anda Langkah selanjutnya untuk para peneliti pelajari adalah apakah penurunan kadar kolesterol seseorang pada usia muda dapat menurunkan kadar amyloid pada otak di kemudian hari. Hasil dari penelitian ini mungkin bisa memberikan perubahan dalam menurunkan angka kejadian alzheimer. Perubahan pada gaya hidup Anda dapat memperbaiki kadar kolesterol Anda. Diet rendah lemak jenuh dapat membantu menurunkan kolesterol jahat. Sedangkan dengan melakukan olahraga dengan teratur dapat meningkatkan kadar kolesterol baik didalam tubuh. Sumber: webmd
 24 May 2018    08:00 WIB
Mau Meningkatkan Kolesterol Baik? Ayo Olahraga..
Mungkin Anda sudah mengetahui apa fungsi dari kolesterol HDL. Kolesterol HDL atau sering juga disebut dengan kolesterol yang baik, begitu penting untuk tubuh. Fungsinya yang dapat membantu membersihkan pembuluh darah dari kolesterol jahat. Apabila Anda memiliki kadar kolesterol baik dalam tubuh maka Anda dapat terhindar dari risiko penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit pembuluh darah lainnya.   Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kolesterol baik adalah dengan olahraga. Maka yang harus Anda lakukan: Lakukan olahraga dengan rutin Olahraga rutin yang dilakukan minimal sekitar 120 menit dalam seminggu sudah mampu meningkatkan kolesterol HDL.  Anda bisa melakukan olahraga minimal 30 menit dilakukan empat kali dalam seminggu Apabila Anda merasa kesulitan untuk mendapatkan waktu untuk berolahraga maka Anda dapat membagi 30 menit tersebut menjadi tiga segemen yang dilakukan masing-masing segmen selama 10 menit. Lakukan latihan yang meningkatkan denyut jantung Anda Latihan yang bisa Anda lakukan seperti latihan aerobik, berjalan cepat, berlari, bersepeda, berenang, bermain basket Anda bisa mengambil kelas tari bersama dengan teman Anda untuk membantu terus semangat melakukan latihan Jangan lupakan pemanasan sebelum melakukan latihan Saat Anda melakukan latihan sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter Lakukan pengecekan kolesterol lengkap seperti kolesterol total, kolesterol LDL, HDL dan Trigliserida untuk membantu pemantauan   Apabila kadar kolesterol total, kolesterol LDL dan Trigliserida Anda memang tinggi maka Anda tetap membutuhkan obat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol Anda   Karena apabila Anda berusaha menaikkan kadar kolesterol HDL Anda namun kolesterol jahat lainnya masih tinggi, maka hal ini tetap akan memperburuk keadaan pembuluh darah Anda. Usahakan untuk selalu konsisten melakukan olahraga dengan rutin.     Sumber: mayoclinic
 22 Jun 2017    12:00 WIB
Kolesterol Rendah Belum Tentu Jantung Sehat?
Apakah Anda pernah melakukan pemeriksaan kolesterol yang dilakukan di Mall? Melakukan pemeriksaan kolesterol yang dilakukan disana tidaklah salah, namun kurang lengkap. Saat Anda melakukan pemeriksaan kolesterol total maka sebaiknya Anda juga melakukan pemeriksaan kolesterol HDL. Dimana Anda bisa melakukan pemeriksaan tersebut di laboratorium, klinik dan rumah sakit terpercaya Mengapa harus melakukan pemeriksaan kolesterol HDL juga? Ternyata menurut sebuah penelitian dinyatakan bahwa ada faktor risiko penyakit jantung, risiko yang dihitung berdasarkan perbandingan antara kolesterol total yang dibagi dengan kolesterol HDL. Apabila Anda memiliki angka perbandingan diatas 5,5 : 1 maka Anda memiliki faktor risiko tinggi untuk terkena penyakit jantung. Angka ideal untuk perbandingan tersebut adalah 3 : 1. Sebagai contoh: Bila kolesterol total Anda adalah 180 mg/dl mungkin Anda berpikir kolesterol Anda masih dibawah normal, namun bila ternyata kolesterol HDL Anda hanya 30 mg/dl. Maka perbandingan antara kolesterol total : kolesterol HDL Anda = 6 : 1, maka Anda berisiko untuk mengalami penyakit jantung Bila kolesterol total Anda adalah 240 mg/dl mungkin Anda berpikir kolesterol Anda diatas normal, namun bila ternyata kolesterol HDL Anda 80 mg/dl. Maka perbandingan antara kolesterol total : kolesterol HDL Anda = 3 : 1, maka Anda masih tergolong mempunyai perbandingan yang ideal, kemungkinan terhindar dari risiko penyakit jantung koroner.  Selain itu Anda perlu melakukan pemeriksaan trigliserida dan kolesterol LDL untuk mengetahui risiko penyakit jantung, stroke, kencing manis   Sumber: mayoclinic
 23 Oct 2014    13:00 WIB
Lemak Baik Meningkatkan Kolesterol Baik
Apabila Anda mendengar kata lemak maka Anda akan berpikir sesuatu yang akan merugikan tubuh. Konsumsi lemak terlalu banyak memang akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung maupun stroke. Namun bukan berarti Anda harus menghindari konsumsi lemak. Lemak yang baik akan membantu meningkatkan kolesterol baik yaitu kolesterol HDL yang akan membantu membersihkan pembuluh darah dari kolesterol jahat.  Maka yang harus Anda lakukan adalah: Pilih lemak sehat Diet yang sehat juga harus terdapat lemak didalamnya, namun konsumsi lemak ada batasan tertentu. Dalam diet yang baik untuk jantung usahakan agar lemak yang terdapat dalam asupan sehari-hari Anda antara 25-35 persen dari total kalori harian Anda. Namun lemak jenuh sebaiknya kurang dari 7 persen dari total kalori harian Anda. Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang akan meningkatkan kolesterol LDL/ kolesterol jahat yang mampu merusak pembuluh darah Anda. Konsumsi lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda Biasanya lemak tersebut terdapat di dalam minyak zaitun, kacang dan minyak canola yang cenderung meningkatkan kemampuan anti-inflamasi HDL, sehingga proses pembentukan plak akan lebih mudah dicegah.  Kacang-kacangan, ikan dan makanan lain yang mengandung asam lemak omega-3 juga merupakan pilihan lain yang baik untuk meningkatkan kolesterol HDL. Seluruh biji-bijian, seperti oatmeal, dan produk gandum lainnya Kacang-kacangan, seperti kacang kenari, almond dan kacang brazil  Makanan atau minuman yang mengandung Sterol seperti beta-sitosterol dan sitostanol  Asam lemak omega-3 yang terdapat di dalam seperti ikan salmon, suplemen minyak ikan, biji rami dan minyak biji rami  Oleh karena itu untuk mendapatkan tubuh sehat, maka Anda tidak boleh melewatkan konsumsi lemak. Selalu konsumsi makanan yang sehat dan seimbang disertai dengan olahraga rutin maka Anda akan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh dan mendapatkan tubuh yang sehat.  Sumber: mayoclinic
 16 Oct 2014    08:00 WIB
Agar Tubuh Tetap Sehat, Ayo Tingkatkan Kolesterol Baik Anda
Penumpukan kolesterol jahat dalam pembuluh darah lambat laun akan membentuk plak dan menyumbat pembuluh darah, terjadilah proses penyempitan dan pengerasan pembuluh darah. Hal ini berpotensi menjadi penyakit jantung, stroke. Beruntung ada kolesterol baik yaitu HDL. HDL atau disebut juga dengan kolesterol baik mempunyai peranan yang cukup penting. HDL ini akan berfungsi seperti “petugas kebersihan” yang akan membersihkan pembuluh darah kita dari sampah kolesterol yang jahat. HDL ini berfungsi membersihkan kolesterol jahat dari pembuluh darah dan jaringan lain untuk dibawa kembali ke hati untuk diproses kembali.  Oleh karena itu selain Anda berusaha untuk menurunkan kolesterol jahat Anda juga harus menaikkan nilai kolestrol HDL Anda. Berikut adalah cara untuk menaikkan kolesterol baik Anda: Hentikan merokok.  Apabila Anda berhenti merokok maka Anda dapat meningkatkan kolesterol baik hingga 10 persen.  Menurunkan berat badan.  Apabila Anda mampu menurunkan berat badan sekitar 2,7 kg, maka kadar HDL Anda akan meningkat sekitar 1 mg/dl. Lakukan olahraga dengan rutin.  Apabila Anda melakukan olahraga lain secara rutin dilakukan selama 30 menit lima kali seminggu maka Anda dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL sekitar 5 persen.  Konsumsi lemak yang sehat.  Usahakan konsumsi lemak jenuh kurang dari 7 persen dari total kalori harian Anda.  Konsumsi lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda Selalu usahakan untuk melakukan pola hidup yang sehat, namun bila kadar kolesterol total, kolesterol LDL dan Trigliserida Anda meningkat tinggi, maka Anda harus melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan beberapa obat dari dokter.  Sumber: mayoclinic
 12 Jun 2014    10:00 WIB
Apakah Kolesterol Baik Itu?
Ketika orang-orang membicarakan tentang kolesterol baik, artinya mereka sedang membicarakan high-density lipoproteins (HDL), yaitu jenis kolesterol yang bersifat positif didalam pembuluh darah Anda. HDL, low-density lipoproteins (LDL), triglycerides, dan Lp(a) cholesterol merupakan bagian dari total kolesterol Anda. Saat Anda memeriksakan kadar kolesterol Anda, berikutnya Anda akan membawa hasil tersebut ke dokter. Dokter Anda akan mengatakan apakah hasil pemeriksaan tersebut bagus ataukah ada yang harus diturunkan. Angka HDL kolesterol merupakan angka yang ingin hasilnya tinggi. Mengapa HDL baik? Karena kolesterol tidak dapat larut didalam darah, maka ia sangat bergantung pada lipoprotein untuk beredar dari sel ke sel. Kolesterol baik bertanggung jawab untuk menyapu sumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh kolesterol jahat dan mengeluarkannya dari pembuluh darah, membawanya ke hati, kelenjar adrenal dan testis. Esensinya kolesterol HDL merupakan kolesterol baik karena kemampuannya mengeluarkan kolesterol jahat keluar dari tubuh. Karena hal ini, kolesterol HDL bertanggung jawab dalam mengurangi terjadinya pengerasan dari dinding arteri , dan yang akan mengurangi resiko mengalami serangan jantung atau sakit jantung. Peneliti juga menemukan bahwa dengan menurunnya kadar kolesterol HDL dapat meningkatkan resiko terjadinya kehilangan daya ingat dan demensia. Apa arti dari angka tersebut? Pada orang sehat, 30% dari darah terbentuk dari kolesterol baik. The American Heart Association merekomendasikan kadar HDL lebih tinggi dari 60mg/dl. Kadar HDL yang kurang darri 40mg/dl pada pria dan kurang dari 50mg/dl dianggap berbahaya. Bagaimana meningkatkan kolesterol baik? Kolesterol baik dapat ditingkatkan dengan berbagai cara, termasuk: Membatasi asupan alkohol Menurunkan asupan makanan berkalori Menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol LDL Menurunkan berat badan Berhenti merokok Berolahraga Menambahkan serat larut air dan asam lemak omega 3 pada diet Anda.   Sumber: healthline