Your browser does not support JavaScript!
 22 Oct 2020    19:00 WIB
Mengetahui Masa Subur Wanita
Masa subur pada wanita adalah masa terjadinya ovulasi, dimana sel telur dilepaskan dari indung telurnya dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Sel telur ini kemudian di simpan dalam saluran indung telur, menunggu dibuahi. Penting untuk Anda sebagai seorang wanita untuk mengetahui kapan masa subur anda, terlebih jika anda sedang berusaha untuk hamil, karena wanita yang dalam masa suburnya memiliki peluang yang sangat besar untuk terjadinya kehamilan. Dalam siklus yang terjadi 14 hari setelah menstruasi pertama tersebut, wanita sering mengalami hal yang tidak nyaman. Beberapa wanita yang mengalami hal tersebut dikarenakan adanya perubahan hormon, sehingga kerap mengalami nyeri perut. Meski demikian, keluhan itu akan hilang bersamaan dengan usainya masa subur, tetapi beberapa wanita merasa tidak nyaman hingga berlanjut sampai menstruasi selesai. Bila keluhan tersebut muncul, maka sudah selayaknya untuk berkonsultasi pada dokter. 1.       Perut bagian bawah sedikit nyeri Rasa nyeri seperti ditarik tersebut merupakan akibat aktivitas indung telur. Ketidaknyamanan ini terjadi sebelum menstruasi merupakan sebagai sinyal seorang wanita sedang dalam masa subur. Sedangkan beberapa wanita, rasa nyeri ini berlanjut saat dirinya mengalami menstruasi. 2.       Perut terasa kembung Jika Anda merasa celana yang Anda pakai semakin sempit padahal Anda sedang tidak hamil atau tidak sedang mengalami penambahan berat badan, bisa jadi Anda sedang memasuki masa subur. Pada masa subur, tubuh Anda akan menyimpan cairan lebih banyak sehingga perut akan terasa lebih kembung. 3.       Suhu tubuh meningkat Wanita yang dalam masa subur biasanya memiliki suhu tubuh yang meningkat sekitar 1-2 derajat dibanding biasanya. Bila suhu wanita dalam keadaan normal sekitar 35-36 derajat celsius, maka ketika wanita subur suhu tubuhnya meningkat sekitar 37-38 derajat celsius. Peningkatan suhu tubuh diakibatkan terbentuknya progesteron yang berfungsi menyiapkan jaringan dalam rahim. Jaringan ini nantinya menerima sel telur yang telah dibuahi dan kelak menjadi janin. Untuk mengetahui peningkatan suhu tubuh yang hanya sedikit ini kerap kali sulit dilakukan jika tidak teratur mengukur suhu tubuh. Karena itu disarankan agar wanita setiap pagi sehabis bangun tidur untuk mengukur suhu tubuhnya dengan termometer. 4.       Peningkatan produksi cairan vagina Setiap bulannya wanita mengalami peningkatan produksi cairan, akibat perubahan hormon ketika memasuki masa subur. Cairan jernih, licin, dan elastis. Peningkatan produksi dimaksudkan mempermudah sperma memasuki tuba falopii dan membuahi ovum. 5.       Wanita merasa lebih bergairah Wanita akan meras lebih bergairah saat memasuki masa subur. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon lutein pada puncak masa subur dan beberapa hari sebelumnya.
 14 Jul 2020    18:00 WIB
Ganti Menu Makanan Anda Untuk Meningkatkan Kesuburan
Apabila Anda sedang mencari tips bagaimana meningkatkan kesuburan Anda, ternyata ada beberapa hal yang mempengaruhi kesuburan Anda. Salah satunya makanan. Makanan yang penuh dengan lemak dan kalori yang tinggi akan mempengaruhi tubuh dan kesuburan Anda. Berikut ini adalah makanan yang dapat Anda konsumsi untuk membantu meningkatkan kesuburan dan meningkatkan kemungkinan untuk hamil: Kurangi karbohidrat sederhana Mulai sekarang ganti menu makanan Anda dari yang konsumsi karbohidrat sederhana seperti nasi putih dapat diganti dengan beras merah, mengganti roti biasa dengan roti gandum. Dengan menjaga asupan makanan akan mempengaruhi kadar gula darah dalam tubuh dan tingkat insulin dalam tubuh Anda. Apabila insulin Anda berfungsi dengan baik, kadar hormon Anda akan lebih seimbang dan hal ini akan mempengaruhi kesuburan Anda.  Cobalah beberapa sumber protein Apabila Anda selama ini mendapatkan protein hanya dari daging. Maka cobalah untuk mendapatkan protein dari tanaman. Sehingga Anda dapat mengganti daging dengan buncis dan kacang polong, maka hal ini dapat meningkatkan kesuburan Anda. Hal ini karena protein dari daging lebih sulit untuk dicerna. Apabila tubuh terlalu banyak menggunakan energi untuk memecah protein-protein, dapat menyebabkan gangguan pada hormon termasuk hormon kesuburan. Minum susu Meskipun hal ini mungkin bertentangan dengan segala sesuatu yang Anda percaya tentang produk susu berlemak dan produk susu penuh lemak dapat membantu meningkatkan kesuburan Anda. Banyak ilmuwan sekarang mengutip penelitian yang menunjukkan peningkatan tingkat kesuburan pada wanita yang mengkonsumsi produk susu penuh lemak, terutama susu dan yoghurt, setiap hari.  Agar tidak berlebihan sebaiknya Anda tetap minum satu gelas susu perhari. Selain itu kalsium dalam susu juga membantu kesehatan Anda. Tambahkan lemak yang baik untuk makanan Anda.  Menambahkan alpukat dan almond dalam menu Anda benar-benar dapat membantu Anda dalam jangka panjang. Lemak yang ditemukan dalam makanan ini sebenarnya lemak baik. Lemak ini bukanlah lemak trans atau lemak jenuh, tetapi lemak tak jenuh tunggal, dan akan membantu insulin dalam tubuh Anda untuk berfungsi dengan benar, sehingga menyeimbangkan hormon dan meningkatkan peluang Anda untuk hamil.  Hati-hati terhadap jenis ikan  Jika Anda menyukai ikan, bukan berarti Anda tidak boleh konsumsi ikan namun agar Anda lebih bijaksana dalam memilih ikan Ikan merupakan sumber protein dan vitamin yang dapat meningkatkan kesuburan Anda Namun, tidak semua ikan yang bermanfaat ketika mencoba untuk hamil. Ada beberapa ikan yang ternyata bisa sangat berbahaya bila dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil atau yang sedang berusaha untuk hamil.  Kandungan merkuri yang mungkin saja terdapat di dalam ikan dapat mempengaruhi kesehatan wanita hamil dan wanita yang berusaha untuk hamil. Merkuri tersebut akan mengendap di dalam tubuh selama satu tahun, sehingga Anda harus menghindari merkuri saat Anda sedang berusaha untuk hamil.   Sumber: wikihow
 03 Jul 2020    11:00 WIB
Mau Lebih Subur ? Makang Kacang Saja
Jika kita ingin memiliki keturunan tentu hal yang penting adalah kesehatan sperma. Wah, mengapa kesehatan sperma bukankan masalah kehamilian melibatkan kedua belah pihak? Memang benar demikian, namun menurut Cleaveland Clinic ternyata faktor si pria yang menjadi penyebab utama atau setidaknya berkontribusi setengahnya dari lima juta pasangan di Amerika yang menghadapi masalah kesuburan ketika mencoba untuk hamil. Nah guys, tentu kita tidak asing dengan kacang. Makanan yang menjadi camilan atau kudapan ketika sedang bekerja atau lagi nonton bukan. Baru-baru ini sebuah penelitian yang berjudul "Pengaruh konsumsi kacang pada kualitas dan fungsionalitas air mani pada pria sehat" dipresentasikan pada pertemuan ESHRE 2018, yaitu European Society of Human Reproduction and Embryology yang diselenggarakan di Barcelona. Penelitian baru yang dilakukan oleh para peneliti dari Spanyol ini ternyata menemukan bahwa dengan mengkonsumsi 60 gram berbagai kacang setiap hari selama 14 minggu dapat meningkatkan kualitas sperma pria secara signifikan. Penelitian ini dilakukan terhadap 119 pria dengan rentang usia 18 hingga 35 tahun dan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menambahkan 60 gram kacang-kacangan ke dalam makanan mereka seperti almond, hazelnut, dan walnut sedangkan kelompok kedua tidak makan kacang apa pun. Setelah penelitian selama hampir 14 minggu ditemukan bahwa mereka yang makan kacang jumlah spermanya meningkat 16 persen lebih banyak daripada yang tidak makan. Selain itu, vitalitas, gerakan dan bentuk sperma juga mengalami peningkatan. Berbagai macam kacang memiliki kandungan seperti protein, kalsium, antioksidan semacam vitamin C dan E, omega 3, folat, dll. Mereka juga dianggap sebagai sumber serat dan lemak sehat yang baik (baik tak jenuh tunggal maupun tak jenuh ganda). Sebagimana penelitian ini dilakukan terhadap pria sehat, maka kalau sobat sehat ingin memiliki keturunan harus juga memiliki kehidupan sehat. Karena selain makanan, faktor lain juga bisa mempengaruhi infertilitas atau ketidak suburan seseorang seperti merokok, paparan radiasi, stres, berat badan dan banyak lagi. Hasil penelitian ini tentu masih diperlukan penelitian lanjutan. Sebab itu sobat sehat jika masih susah memiliki keturunan ada baiknya bisa datang ke dokter yang bersangkutan supaya bisa mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap. Salam sehat..   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicaldaily.com
 09 Mar 2020    08:00 WIB
5 Makanan yang Dapat Membuat Anda Menjadi Lebih Subur
Memang benar bahwa salah satu hal yang paling berperan dalam menentukan kesuburan seseorang adalah faktor genetika. Akan tetapi, apa yang Anda makan ternyata juga dapat mempengaruhi seberapa subur diri Anda. Salah satu cara untuk menjaga kesuburan Anda adalah dengan menjaga keseimbangan kadar hormonal Anda melalui makanan. Di bawah ini terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan kesuburan Anda.   1.      Alpukat Buah alpukat mengandung banyak asam lemak tidak jenuh tunggal, yang dapat membantu meningkatkan kesuburan. Sebuah penelitian menemukan bahwa para wanita yang mengkonsumsi makanan ini dan menjalani terapi IVF (bayi tabung) memiliki angka keberhasilan 3 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan wanita lain yang jarang mengkonsumsi buah sehat ini.   2.      Biji Bunga Matahari Konsumsilah segenggam penuh biji bunga matahari 3 kali setiap minggunya. Biji bunga matahari mengandung banyak seng yang dapat membantu menyeimbangkan kadar hormon reproduktif Anda yang tentu saja dapat membantu proses produksi sel telur yang berkualitas tinggi.   3.      Kayu Manis Kayu manis merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang dapat menurunkan kadar hormon insulin dan membantu meningkatkan jumlah ovulasi Anda. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menambahkan rempah-rempah ini ke dalam minuman Anda.   4.      Telur Rebuslah telur Anda dan konsumsilah 2 kali seminggu. Mengkonsumsi telur setengah matang dapat menjaga kadar vitamin D dan B6 di dalamnya. Kedua vitamin ini memiliki peranan penting dalam proses produksi hormon progesteron yang diperlukan selama hamil.   5.      Soba Soba dapat membantu menurunkan kadar hormon insulin dan testosteron, yang berarti dapat membantu meningkatkan proses ovulasi. Konsumsilah soba 3 kali seminggu.   Sumber: womenshealthmag
 20 Feb 2020    08:00 WIB
Benarkah Stress Dapat Mempengaruhi Kesuburan Anda?
Sebuah penelitian menemukan bahwa tingginya kadar stress pada seseorang dapat meningkatkan resiko terjadinya kemandulan. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 373 pasangan dan memfokuskan pada wanita, yang berusia antara 18-40 tahun, yang sedang berusaha untuk hamil, selama 12 bulan atau hingga mereka hamil. Para peserta penelitian ini tidak diketahui memiliki gangguan kesuburan dan baru saja memulai usahanya untuk memiliki momongan selama kurang dari 2 bulan. Para peneliti mengambil contoh air liur pada awal penelitian dan segera setelah menstruasi dimulai untuk mengukur kadar hormon stress, hormone kortisol dan alfa amilase. Para peneliti kemudian menemukan bahwa wanita yang memiliki kadar alfa amilase yang tinggi (hormon stress yang berhubungan dengan sistem saraf simpatik) memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk hamil (28% leibh rendah) dan memiliki resiko kemandulan 2 kali lebih tinggi. Akan tetapi, para peneliti justru tidak menemukan adanya hubungan antara kadar hormon kortisol dengan kehamilan. Para peneliti juga tidak menemukan mengapa hormon stress ini berhubungan dengan kesuburan seseorang, walaupun mereka berhasil menemukan 2 mekanisme yang mungkin menjadi penyebabnya yaitu wanita yang stress biasanya lebih jarang berhubungan seks dan kadar hormon stress yang sangat tinggi juga dapat mengganggu proses ovulasi seorang wanita. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti mekanisme apa sebenarnya yang menyebabkan stress dapat mengganggu kesuburan seseorang dan apakah mengurangi stress dapat membantu mempercepat kehamilan seseorang.     Sumber: womenshealthmag
 29 Jan 2020    11:00 WIB
Ini Dia Terapi Unik Untuk Membuat Anda Lebih Subur!
Merasa frustasi karena Anda tidak juga hamil walaupun telah mencoba berbagai cara? Bila ya, maka hasil sebuah penelitian baru ini mungkin dapat memberikan Anda suatu harapan baru! Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 1.392 orang wanita yang telah melakukan berbagai pengobatan selama lebih dari 10 tahun. Para peserta penelitian ini mengalami gangguan kesuburan yang disebabkan oleh berbagai hal seperti endometriosis, sumbatan saluran telur, dan sindrom ovarium polikistik. Untuk membatasi penelitian, para peneliti mengartikan ketidaksuburan sebagai seorang wanita yang berusia kurang dari 35 tahun, yang telah mencoba berbagai cara untuk hamil selama setidaknya 12 bulan dan wanita yang telah berusia lebih dari 35 tahun, yang telah mencoba berbagai cara untuk hamil selama setidaknya 6 bulan.   Baca juga: 5 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Wanita Hamil   Pada penelitian ini, semua peserta pun diminta untuk mengikuti terapi pijat atau yang lebih dikenal dengan nama Teknik Wurn. Pada teknik Wurn ini, pijatan dilakukan pada bagian tubuh yang memiliki jaringan endometriosis. Para ahli pun membagi peserta penelitian menjadi 3 kelompok berdasarkan penyebab dari gangguan kesuburan yang mereka alami, yaitu nyeri saat berhubungan seks, gangguan keseimbangan hormonal, dan adesi (jaringan parut di dalam tubuh yang dapat terjadi bila seseorang menderita endometriosis). Hasilnya pun cukup menakjubkan! Tergantung pada penyebabnya, angka keberhasilan pun mencapai 20-60%, yang berarti 20-60% peserta berhasil hamil. Teknik Wurn sendiri sebenarnya bertujuan untuk "merusak" dan melepaskan ikatan jaringan parut (adesi) di dalam tubuh sehingga tubuh pun kembali normal dan wanita tidak lagi mengalami rasa nyeri saat berhubungan seks. Walaupun terapi fisik ini tidak dapat mengatasi semua gangguan kesuburan, akan tetapi para peneliti menyatakan bahwa terapi fisik ini dapat menjadi terapi tambahan dari berbagai terapi kesuburan lainnya. Terapi fisik ini memang memberikan hasil yang sangat baik bila dilakukan pada seorang wanita yang mengalami gangguan kesuburan karena merasa nyeri saat berhubungan seks dengan pasangannya. Hal ini dikarenakan terapi ini dapat sangat membantu mengurangi rasa nyeri saat berhubungan seks sehingga seorang wanita pun akhirnya dapat berhubungan seks dengan pasangannya dan akhirnya hamil.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 21 Jan 2020    11:00 WIB
Ovulasi dan Kesuburan, Berbagai Hal yang Perlu Diketahui Agar Cepat Hamil
Hal pertama yang perlu Anda ketahui bila Anda ingin segera hamil adalah bagaimana siklus menstruasi terjadi. Dengan mengetahui hal ini, maka Anda pun dapat mengetahui kapan sebenarnya masa subur Anda. Siklus menstruasi terbagi menjadi 3 fase, yaitu fase menstruasi, fase folikular, fase ovulasi, dan fase luteal.   Fase Menstruasi Pada fase menstruasi, Anda akan mengalami menstruasi selama 3-7 hari dan tubuh Anda akan melepaskan sejumlah hormon yang berfungsi untuk menstimulasi pembentukan dan pematangan sel telur di dalam indung telur.   Fase Folikular Pada hari ke 7-11, hormon yang sama juga akan membuat dinding rahim Anda menebal untuk mempersiapkan terjadinya implantasi oleh sel telur yang telah dibuahi.   Fase Ovulasi Pada hari ke 14 (bila siklus menstruasi Anda adalah 28 hari) atau antara hari ke 10-16, maka sel telur yang telah matang akan dilepaskan dari dalam indung telur (ovulasi) dan masuk ke dalam saluran telur, menunggu datangnya sel sperma untuk membuahinya. Pada saat yang sama akan terjadi perubahan pada cairan serviks Anda, di mana cairan serviks akan menjadi lebih licin dan bening seperti putih telur, untuk membantu melancarkan perjalanan sperma ke dalam rahim. Sel telur yang sudah matang ini hanya dapat bertahan hidup selama 12-24 jam. Dan karena sperma dapat hidup hingga 7 hari di dalam organ reproduksi wanita, maka mengetahui kapan waktu ovulasi Anda sangat penting untuk menentukan kapan Anda dan pasangan harus berhubungan intim untuk meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. Secara umum, waktu paling subur bagi seorang wanita adalah beberapa hari sebelum dan setelah terjadinya ovulasi. Jika siklus menstruasi Anda adalah 28 hari dan selalu teratur setiap bulannya, maka hitunglah kapan tepatnya hari ke 14 dalam siklus menstruasi Anda (14 hari sebelum jadwal menstruasi Anda yang berikutnya atau 14 hari setelah hari pertama menstruasi terakhir Anda). Setelah itu, dianjurkan untuk berhubungan intim pada hari ke 12, 14, dan 16.   Fase Luteal Setelah sel telur yang matang dilepaskan dari dalam indung telur, maka bagian yang tertinggal di dalam folikel (corpus luteum) akan melepaskan hormon progesteron untuk membantu menebalkan dinding rahim dan mempertahankan kehamilan. Bila terjadi pembuahan, maka sel telur yang telah dibuahi ini akan berjalan menuju ke rahim sambil terus membelah diri untuk menempelkan dirinya pada dinding rahim dan menstruasi Anda pun akan terlambat datang. Akan tetapi bila tidak terjadi pembuahan, maka sel telur matang ini akan hancur dan akan keluar dari dalam tubuh 12-16 hari kemudian bersamaan dengan darah dan jaringan dinding rahim yang menebal. Saat ini Anda akan mengalami menstruasi. Kemudian siklus menstruasi pun akan terulang kembali.   Bagaimana Cara Mengetahui Kapan Masa Subur Anda? Pelepasan progesteron ini akan menyebabkan suhu tubuh Anda sedikit meningkat. Jadi, salah satu cara untuk mengetahui kapan tepatnya masa subur Anda adalah dengan mengukur suhu tubuh Anda setiap pagi dengan termometer digital sebelum bangun dari tempat tidur Anda. Akan tetapi, pengukuran ini tidaklah seakurat alat pemeriksaan lain dan Anda harus mencatat suhu tubuh harian Anda selama beberapa bulan untuk mengetahui kapan tepatnya masa subur Anda. Cara lain untuk mengetahui kapan masa subur Anda adalah dengan mengukur kadar hormon estrogen di dalam air kemih. Peningkatan kadar hormon estrogen yang memicu peningkatan kadar hormon LH adalah hal yang memicu terjadinya pelepasan sel telur dari dalam indung telur (ovulasi). Dengan menggunakan alat pemeriksaan ovulasi, maka Anda dapat mengukur kadar hormon-hormon ini di dalam air kemih Anda. Alat ini memang lebih mahal daripada termometer digital tetapi biasanya sangat akurat.   Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Saat Ovulasi Pilihlah makanan yang mengandung lemak tidak jenuh tunggal, protein nabati, dan tinggi serat seperti minyak zaitun, kacang-kacangan, gandum, sayuran, dan beberapa jenis buah-buahan. Sebagian besar dokter juga akan menyarankan agar seorang wanita yang sedang berusaha untuk hamil untuk mengkonsumsi 400 mcg asam folat setiap harinya hingga usia kehamilan mencapai 12 minggu untuk mencegah terjadinya gangguan saraf tulang belakang pada bayi.   Baca juga: 6 Hal yang Dilakukan Oleh Pria yang Dapat Mengganggu Kesuburannya   Hal Apa Saja yang Dapat Mempengaruhi Kesuburan Seorang Wanita dan Pria? Berat Badan Sebuah penelitian menemukan bahwa berat badan tampaknya juga dapat mempengaruhi kesuburan seorang wanita. Penelitian ini menemukan bahwa wanita yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) di atas normal membutuhkan waktu 2 kali lebih lama untuk hamil dibandingkan dengan wanita yang memiliki BMI normal. Pada pria, pria yang memiliki berat badan berlebih atau mengalami obesitas biasanya memiliki kadar hormon testosteron yang lebih rendah. Sejumlah penelitian menemukan bahwa kenaikan berat badan sebanyak 9 kg dapat meningkatkan resiko ketidaksuburan sebanyak 10%. Usia Usia tampaknya juga turut mempengaruhi kesuburan seorang wanita dan pria. Kesuburan seorang wanita akan menurun saat ia berusia sekitar 30 tahun. Pada pria, berbagai penelitian menunjukkan bahwa jumlah dan motilitas (pergerakan) sperma biasanya akan menurun seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang pria. Hal ini akan membuat seorang pria yang berusia 45 tahun atau lebih lebih sulit membuahi pasangannya.   Bagaimana Cara Meningkatkan Kesuburan Pada Pria dan Wanita? Mengatasi stress, menghindari minuman beralkohol, rokok, dan obat-obatan terlarang, menjaga berat badan sehat, dan meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung banyak seng (daging merah, gandum, seafood, dan telur), selenium (daging merah, seafood, jamur, sereal, dan kacang Brazil), dan vitamin E dapat membantu meningkatkan kesuburan seorang pria. Selain itu, jangan sering berendam dalam air panas atau sauna karena suhu panas pada daerah buah zakar dapat menurunkan jumlah sperma yang dihasilkan. Bagi wanita, karena ada banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan pada seorang wanita, maka dianjurkan agar segera memeriksakan diri Anda ke seorang dokter spesialis kandungan untuk menemukan penyebab pastinya.   Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Saya Hamil? Salah satu cara termudah untuk memastikan apakah Anda memang sedang hamil atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan test pack. Alat test pack ini akan mengukur kadar hormon kehamilan (HCG) di dalam air kemih Anda. HCG akan diproduksi oleh tubuh setelah sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim Anda. Alat test pack biasanya sudah dapat mengetahui apakah Anda hamil atau tidak 6 hari sebelum jadwal menstruasi Anda atau sekitar 7-10 hari paska hubungan intim. Hasil pemeriksaan dapat menunjukkan negatif palsu bila Anda melakukan pemeriksaan terlalu dini. Jadi, ulangilah pemeriksaan kehamilan ini beberapa hari atau minggu kemudian. Selain pemeriksaan test pack, ada beberapa gejala kehamilan yang juga perlu Anda perhatikan, yaitu: Menstruasi terlambat Lebih sering buang air kecil Mudah lelah Mual di pagi hari atau sepanjang hari Payudara terasa nyeri dan membesar   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 02 Jan 2020    16:00 WIB
6 Jenis Makanan Yang Akan Meningkatkan Kesuburan
Makanan yang dapat meningkatkan kesuburan berperan dalam persiapan kehamilan sangatlah penting. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa perubahan spesifik dalam asupan nutrisi sehari-hari dapat memperbesar tingkat ovulasi yang sehat, mencegah keguguran berulang dan mendukung kehamilan yang sehat. Nutrisi memainkan peranan besar untuk mendapatkan tubuh dan sistim reproduksi yang baik.   Berikut adalah 6 jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan kesuburan Anda: Pisang  Pisang kaya akan vitamin B6, sehingga pisang akan membantu terjadinya konsepsi dan mengontrol perubahan hormon. Jika Anda kekurangan vitamin B6 akan menyebabkan berbagai masalah seperti ketidakteraturan menstruasi, gangguan perkembangan sel telur dan sel sperma. Jadi jangan lupa untuk makan pisang setiap harinya. Asparagus  Kandungan asparagus didalam asparagus akan meminimalisir resiko kegagalan dari ovulasi atau proses pembuahan. Wanita secara umum dianjurkan untuk mengkonsumsi tablet asam folat baik sebelum dan sesudah konsumsi terjadi.  Tetapi akan lebih baik untuk mengkonsumsi bahan alami seperti asparagus dibandingkan dengan tablet. Almond Almond merupakan makanan yang kaya akan vitamin E, yang dapat meningkatkan kuantitas sperma pada pria. Almond juga mengandung antioksidan yang akan melincungi sperma dan DNA. Buah-buahan citrus Penelitian membuktikan bahwa pria yang mengkonsumsi 1.000mg vitamin C duakali sehari, ditemukan hitung sperma dan juga pergerakannya menjadi lebih baik. Vitamin C mempunyai manfaat medis dan juga dapat memperbaiki keseimbangan hormon pada wanita. Salmon Salmon merupakan salah satu jenis makanan yang harus Anda konsumsi jika ingin meningkatkan kesuburan. Salmon mengandung mineral selenium yang bekerja sebagai antioksidan yang akan melindungi sel telur dan sperma dari kerusakan karena radikal bebas. Selain itu antiosidan dalam salmon dapat mencegah terjadinya cacat lahir atau keguguran. Makarel Makarel merupakan makanan yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh Anda yang ingin memiliki anak. Kandungan asam lemak didalam ikan makarel akan memperbaiki kesehatan sperma. Dan lagi kekurangan asam lemak dapat menyebabkan peningkatan kolesterol didalam membran sperma yang akan mencegah pematangan sperma secara alami.      Sumber: magforwomen
 24 Sep 2019    16:00 WIB
Terlalu Banyak Kolesterol Membuat Anda dan Pasangan Sulit Memiliki Anak
Sebuah penelitian menemukan bahwa calon ayah dan ibu yang memiliki kolesterol tinggi memerlukan waktu yang lebih lama untuk memperoleh anak dibandingkan dengan pria dan wanita yang memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah.  Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi kesuburan seseorang selain kadar kolesterol, yaitu usia dan berat badan. Kadar kolesterol sendiri dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti genetika, riwayat keluarga, makanan, dan olahraga. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 501 pasangan yang sedang mencoba memiliki anak. Pada penelitian ini para peneliti bertujuan untuk memeriksa ada tidaknya hubungan antara kesuburan dan paparan terhadap berbagai bahan kimia pada lingkungan serta gaya hidup. Pada awal penelitian, para peneliti mengukur kadar kolesterol setiap pasangan. Para peneliti kemudian menemukan bahwa pasangan memerlukan waktu lebih lama untuk hamil dan memiliki anak bila keduanya atau bila sang wanita memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Di antara 501 pasangan, 347 hamil selama masa penelitian berlangsung, 54 pasangan tidak hamil, dan 100 pasangan mengundurkan diri dari penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jika seorang wanita memiliki kadar kolesterol yang tinggi sedangkan pasangannya tidak, maka dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk hamil tetapi tidak selama bila kedua pasangan memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Akan tetapi, bila pria yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi sedangkan pasangannya tidak, maka hal ini tampaknya tidak memiliki pengaruh. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kadar kolesterol dan waktu kehamilan, akan tetapi tidak menunjukkan bahwa kadar kolesterol yang tinggilah yang menyebabkan penundaan kehamilan tersebut.   Sumber: newsmaxhealth