Your browser does not support JavaScript!
 06 Jan 2021    10:00 WIB
Lima Fakta Tentang Vagina, Wanita Wajib Tahu
Organ intim wanita atau vagina itu memiliki banyak keunikan lho. Apa saja? Yuk simak ulasannya berikut ini: 1. Vagina punya pembersih alami Vagina memiliki sistem kebersihan sendiri dari dalam. Di dalam vagina terdapat beberapa kelenjar yang memproduksi cairan pembersih. Cairan itulah yang akan membersihkan kuman dan bakteri di dalam vagina, sekaligus berfungsi sebagai pelumas saat berhubungan seksual. 2. Ada ribuan saraf di dalam klitoris Di bagian dalam lipatan vagina terdapat klitoris yang bersifat sensitif. Organ yang berbentuk seperti biji kacang ini berfungsi memberikan kenikmatan seksual. Hmm... Nah di dalam klitoris itu ternyata ada 8.000 sel saraf. Duh, pantes yaa organ ini sensitif banget! 3. Vagina bisa keriput lho! Selain kulit tubuh, vagina juga bisa keriput seiring bertambahnya usia wanita. Penyebabnya yaitu menurunnya kadar esterogen, yaitu hormon seksual wanita. Eits, tapi tak perlu khawatir, kalian bisa lakukan senam kegel untuk kembali mengencangkan otot vagina. Gerakan senamnya seperti menahan kencing. 4. Vagina punya banyak titik rangsangan Berbeda dengan pria, wanita punya banyak titik rangsangan seksual di vaginanya. Selain klitoris, beberapa bagian lain seperti lubang vagina dan labia juga bisa memberikan sensasi kenikmatan seksual. Oia, tidak semua wanita memiliki titik rangsang yang sama ya, maka tak perlu membanding-bandingkannya. 5. Masa subur bisa diketahui dari lendir vagina Ketika masa subur, lendir vagina berasal dari serviks, sementara jika lendir stimulasi seksual keluar dari kelenjar atau dinding vagina. Untuk membedakannya, larutkan lendir ke dalam segelas air. Lendir serviks akan menggumpal membentuk bola dan tenggelam sementara lendir vagina akan larut di dalam air. Nah, sudah tahu kan fakta-fakta soal vagina. Lindungi selalu vagina-mu ya dengan menjaga kebersihan serta menerapkan gaya hidup sehat. Baca juga: Lima Penyebab Vagina Selalu Basah
 05 Jan 2021    13:00 WIB
Tips Mudah Mencukur Bulu Kemaluan
Anda tentu ingin terlihat seksi dihadapan pasangan dan bisa membuat pasangan lebih bergairah. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan seperti menjaga bentuk tubuh, menggunakan wewangian, menggunakan pakaian seksi dan mencukur bulu kemaluan. Ya, sekarang ini semakin banyak pasangan yang berharap pasangannya memiliki rambut kemaluan yang terpotong dengan rapi. Namun cara mencukur bulu kemaluan yang tidak benar dapat membuat iritasi, terlebih daerah intim adalah bagian yang cukup sensitif. Berikut ini adalah tips untuk Anda yang ingin mencukur bulu kemaluan: Gunting terlebih dahulu rambut kemaluan Anda Pisau cukur dirancang untuk mencukur rambut yang cukup pendek. Bila digunakan untuk mencukur rambut yang panjang maka akan cepat tersumbat dan menjadi tumpul. Untuk memangkas rambut kemaluan tersebut, tarik rambut dengan lembut, menjauh dari tubuh dan kemudian potong dengan gunting kecil yang tajam, atau menggunakan alat pemotong rambut (clippers) karena beberapa di antaranya dilengkapi dengan pengaman. Potong hingga Anda mendapatkan rambut yang lebih pendek dari 0,6 cm. Mandi atau berendam dalam air panas Air panas akan membantu melembutkan rambut dan folikel rambut. Langkah ini membuat rambut kemaluan yang kasar menjadi lebih mudah untuk dicukur. Berikan busa untuk menghindari iritasi Gunakan busa, krim atau gel cukur tanpa aroma untuk memberikan busa pada rambut kemaluan Anda. Namun sebelum Anda menggunakan bahan-bahan tersebut usahakan untuk uji alergi bahan-bahan tersebut sebelumnya. Gunakan pisau cukur yang masih baru Semakin baru pisau cukur Anda, semakin baik hasil kerjanya. Pisau cukur yang memiliki  banyak mata pisau, memudahkan dalam mencukur dan lebih aman untuk kulit Anda. Tarik kulit Anda dengan kencang Bila Anda mencukur dengan kulit yang tidak diregangkan dapat melukai diri sendiri. Pisau cukur hanya dapat bekerja dengan baik pada permukaan yang hampir rata. Regangkan kulit Anda dengan kencang menggunakan tangan yang bebas dan pegang dengan kuat. Selain itu cara ini memudahkan untuk melihat daerah yang akan dicukur. Anda bisa mulai mencukur dari bawah pusar Anda Cukurlah dengan perlahan dan lembut Mencukur mengikuti arah tumbuh rambut akan mencegah iritasi dan rambut yang tumbuh ke dalam. Sementara mencukur melawan arah tumbuh rambut akan menyebabkan hasil yang lebih pendek. Namun bila Anda memiliki kulit sangat sensitif, sepertinya harus tetap mencukur mengikuti arah tumbuh rambut, meskipun hal itu akan membuat rambut kemaluan Anda dua kali lebih panjang dari hasil yang Anda inginkan. Jangan berlebihan saat mencukur Cukur sebanyak yang Anda butuhkan untuk menghilangkan bulu di daerah tersebut. Apabila Anda mencukur satu daerah berkali-kali, kemungkinan besar daerah itu akan meradang. Pada tahap awal mencukur, kemungkinan akan timbul benjolan merah dan rasa gatal. Hal ini memang dapat terjadi dan sebaiknya selama beberapa hari Anda jangan menggunakan pakaian dalam terlalu ketat karena bisa menghambat sirkulasi udara. Kenakanlah pakaian dalam yang agak longgar dan terbuat dari katun. Baca juga: 6 Mitos Salah Mengenai Rambut Kemaluan Sumber: wikihow
 30 Dec 2020    20:00 WIB
6 Mitos Salah Mengenai Rambut Kemaluan
Tahukah Anda bahwa ada banyak rumor tidak benar mengenai bulu kemaluan? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa mitos yang salah mengenai rambut kemaluan dan apa yang sebenarnya fakta yang benar. Mitos: Rambut Kemaluan Dapat Membantu Melindungi dari Infeksi Penyakit Menular Seksual Fakta: sebenarnya justru sebaliknya. Rambut kemaluan dapat menjadi tempat bersarang bagi bakteri. Akan tetapi, masih saja banyak wanita yang berasumsi bahwa rambut kemaluan akan melindungi mereka dari infeksi kutil kemaluan dan penyakit menular lainnya yang ditularkan melalui kontak kulit dengan kulit. Pada kenyataannnya, rambut kemaluan saja tidak cukup untuk mencegah penularan berbagai penyakit menular seksual. Mitos: Adanya Rambut Kemaluan Membuat Seks Kurang Nikmat Fakta: mitos yang satu ini dapat berbeda-beda bagi setiap wanita. Sebenarnya, rambut kemaluan dapat berfungsi sebagai bantalan dan melindungi area kemaluan. Secara teoritis, Anda dapat memperoleh stimulasi yang lebih intens bila tidak ada bulu kemaluan. Jadi, mitos yang satu ini tergantung pada kesukaan setiap wanita dan seberapa banyak stimulasi yang mereka perlukan untuk mencapai orgasme. Mitos: Warna Rambut Kemaluan Sama Dengan Warna Rambut Anda Fakta: Pada kenyataannya, warna rambut kemaluan akan lebih mirip dengan warna alis mata, bukan warna rambut. Mitos: Rambut Kemaluan yang Lebat Tidak Menggairahkan Fakta: hal ini tergantung pada pasangan Anda. Akan tetapi, berdasarkan beberapa penelitian, rambut kemaluan justru dapat membantu meningkatkan gairah seksual karena bulu ini mengandung banyak feromon. Mitos: Rambut Kemaluan Tidak Pernah Berhenti Bertumbuh Fakta: berbeda halnya dengan rambut di kepala, rambut kemaluan biasanya akan berhenti bertumbuh setelah mereka mencapai titik tertentu. Panjang rambut kemaluan dapat berbeda-beda pada setiap orang, tetapi biasanya berkisar antara 1.25-5 cm. Pada akhirnya, rambut kemaluan juga dapat menipis. Hal ini biasanya terjadi pada wanita yang sudah memasuki masa menopause. Rambut kemaluannya biasanya akan rontok dan menjadi lebih halus. Mitos: Jangan Pernah Mencukur Rambut Kemaluan Bila Memiliki Kulit Sensitif Fakta: jika Anda memiliki kulit yang sensitif, maka Anda mungkin perlu melakukan cara-cara khusus saat mencukur rambut kemaluan Anda. Untuk mencegah terjadinya iritasi kulit, dianjurkan untuk menggunakan krim cukur atau pelumas lainnya saat mencukur rambut kemaluan. Baca juga: Lima Fakta Tentang Vagina, Wanita Wajib Tahu Sumber: womenshealthmag
 24 Dec 2020    19:00 WIB
Otot Vagina Kencang, Hati-hati Vaginismus
Apakah selama ini Anda mengalami masalah penetrasi yang sulit saat berhubungan seksual? Jika iya, kemungkinan Anda menderita vaginismus, yaitu suatu kondisi dimana seorang wanita mengalami pengencangan otot-otot di sekitar vagina yang tidak disadari setiap ada upaya untuk mempenetrasikan (menyusupkan) sesuatu ke dalam vagina. Penetrasi dapat berupa jari, tampon dan penis. Berikut adalah gejala dari vaginismus:•  Pengencangan vagina•  Rasa tersengat atau terbakar di sekitar vagina•  Rasa ketidaknyamanan saat berhubungan seksual•  Takut akan rasa sakit•  Menghindari penetrasi seksual atau penetrasi terhadap hal apapun•  Penurunan nafsu seksual•  Kontraksi otot tubuh, terutama pada otot tungkai bawah dan punggung•  Stress Jika Anda mengenali salah satu atau beberapa gejala diatas sebagai masalah yang Anda juga alami, maka Anda harus segera menghubungi dokter kandungan Anda secepatnya. Hal ini penting karena vaginismus dapat mempengaruhi Anda baik secara fisik, emosi dan juga kehidupan seksual Anda. Tindakan Anda menghindari seks atau perasaan tidak nyaman karena situasi fisik tertentu akan sangat menyulitkan diri Anda sendiri, karena Anda tidak menciptakan kondisi tersebut dengan sengaja. Penelitian mengungkapkan bahwa beberapa wanita melakukan sesuatu diluar kehendak mereka dan menahan rasa sakit yang mereka alami untuk memuaskan pasangannya. Tetapi semakin lama situasi menjadi semakin rumit sehingga dapat merusak kehidupan seksual mereka selamanya. Satu hal yang perlu Anda ketahui saat Anda menderita vaginismu bukanlah akhir dunia, karena vaginismus dapat diobati. Kebanyakan wanita yang mengalami vaginismus primer ternyata lebih banyak disebabkan oleh masalah kejiwaan, bukan masalah fisik. Jika itu penyebabnya maka dapat diatasi dengan konseling dan terapi seks. Vaginismus tidak hanya mempengaruhi kehidupan seksual wanita tetapi juga merusak kepercayan dirinya dan hubungannya dengan pasangan. Vaginismus juga dapat menyebabkan depresi. Tetapi selalu ada jalan keluar. Peneliti mengatakan kebanyakan wanita yang menderita vaginismus tetap akan memiliki gairah akan seks dan mereka dapat menemukan kepuasan melalui oral seks, masturbasi dan foreplay karena mereka tidak dapat mengalami penetrasi. Jadi kuncinya adalah menemukan metode alternatif. Baca juga: Apakah Mungkin Penis Terlalu Besar untuk Vagina Anda?Sumber: magforwomen
 06 Nov 2020    21:00 WIB
Berapa Ukuran Normalnya Vagina?
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai bagaimana sebenarnya ukuran vagina yang normal? Vagina atau yang juga dikenal dengan miss V memang merupakan bagian tubuh wanita yang cukup misterius. Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2005, para ahli melakukan pengukuran vagina pada sekitar 50 orang wanita, berikut hasil pengukurannya.  Labia Minora Labia minora merupakan bibir dalam yang berukuran lebih kecil yang mengelilingi lubang vagina seorang wanita. Labia minora terbagi menjadi kiri dan kanan. Lebar rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 2.1 cm dengan variasi antara 0.4-6.4 cm. Lebar rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 1.9 cm, dengan variasi antara 0.3-7 cm. Panjang rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 4 cm (hampir sama dengan panjang baby wortel), dengan variasi antara 1.2-7.5 cm. Panjang rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 3.8 cm, dengan variasi antara 0.8-8 cm. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran panjang dan lebar labia minora setiap wanita dapat berbeda-beda. Selain itu, ukuran antara labia minora kanan dan kiri pun berbeda. Labia Majora Labia majora merupakan bibir luar yang mengelilingi labia minora Anda. Panjang rata-rata dari labia majora adalah sekitar 8.1 cm (hampir sama dengan panjang sebotol kutek), dengan variasi antara 4-11.5 cm. Perlu diketahui bahwa seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka ukuran labia minora dan majora Anda juga akan semakin mengecil. Klitoris Seperti halnya ukuran labia minora dan labia majora berbeda pada setiap wanita, demikian pula halnya dengan klitoris. Menurut penelitian, lebar rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 0.8 cm, dengan variasi antara 0.2-2.5 cm. Sementara itu, panjang rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 1.6 cm (sedikit lebih kecil daripada kancing celana Anda), dengan variasi antara 0.4-4 cm. Satu hal menarik yang ditemukan para ahli adalah bahwa ukuran klitoris ini berhubungan dengan seberapa sering seorang wanita berhasil mencapai orgasme saat berhubungan intim. Jika Anda dapat mencapai orgasme setiap kali berhubungan intim dengan pasangan, maka Anda mungkin memiliki klitoris yang lebih besar dibandingkan dengan para wanita yang hanya dapat mencapai orgasme dengan cara lain. Liang Vagina Para ahli menemukan bahwa kedalaman liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 9.6 cm (hampir sama dengan panjang sebotol lip gloss), dengan variasi antara 6.5-12.5 cm. Sementara itu, lebar liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 2.1-3.5 cm. Lebar liang vagina yang terlalu kecil (2.1 cm) dapat membuat seorang wanita merasa nyeri setiap kali berhubungan intim. Perlu diingat bahwa ukuran kedalaman dan lebar liang vagina ini dapat berubah saat seorang wanita berhubungan intim dan melahirkan. Intinya adalah bila Anda tidak mengalami keluhan atau nyeri saat berhubungan intim, maka kemungkinan besar Anda memiliki bentuk dan ukuran kemaluan yang normal. Sumber: womenshealthmag
 31 Oct 2020    09:00 WIB
Senam Kegel Bikin Seks Makin Greget!
Informasi yang mungkin sering dikatakan dan sering Anda dengar adalah bagaimana cara mendapatkan kemampuan melakukan hubungan intim yang lebih hebat adalah dengan melakukan latihan kegel. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik tentu Anda harus mengetahui dulu apa itu latihan kegel dan cara persiapan yang juga penting. Jadi silahkan disimak ulasan dibawah ini. Apa itu latihan kegel? Otot kegel adalah otot panggul dasar, yang mendukung rahim, kandung kemih, dubur, dan usus kecil Pertama kali digambarkan pada tahun 1948 oleh Dr. Arnold Kegel, seorang ahli ginekolog yang menemukan latihan ini sebagai perawatan tanpa operasi untuk relaksasi genital. Latihan kegel dapat membantu mengatasi masalah panggul dasar, termasuk masalah pada kemih dan feses tidak teratur, dan hebatnya juga mampu memperbaiki kehidupan seks Anda. Lalu bagaimana cara melakukan latihan kegel yang benar? Jawabannya adalah sebelum melakukan latihan kegel maka Anda harus melakukan persiapan yang benar terlebih dahulu. Berikut adalah persiapan melakukan latihan kegel: Temukan otot panggul Cara paling umum untuk menemukannya adalah dengan mencoba menghentikan aliran air seni Anda di tengah-tengah. Teknik mengencangkan ini adalah gerakan dasar dari Kegel. Kemudian lepas tahanan Anda dan biarkan otot-otot panggul tersebut menjadi rileks dengan mengeluarkan air seni tersebut yang akan membuat Anda menemukan otot kegel. Namun jangan melakukan latihan kegel dengan cara menghentikan buang air kecil secara terus menerus karena justru akan melemahkan otot dan memicu terjadinya infeksi saluran kemih. Masukkan jari vagina Perlu diingat cara yang ini hanya boleh dilakukan untuk wanita yang sudah pernah melakukan hubungan intim, agar tidak merusak selaput darah Anda. Masukkan jari kedalam vagina dan tekan otot Anda, kemudian kencangkan maka akan merasakan otot-otot mengencang dan panggul dasar bergerak ke atas. Lepaskan Anda akan merasakan panggul dasar bergerak kembali lagi. Apabila Anda sudah menikah Anda bisa mencobanya dengan pasangan, dilakukan pada saat penetrasi. Tanyakan padanya apa dia merasa penisnya seperti terjepit atau tidak? Gunakan cermin Masih merasa sulit untuk menemukan otot kegel, maka Anda dapat menggunakan cermin. Letakkan sebuah cermin di bawah perineum Anda, yang adalah area terlapisi kulit di antara vagina dan anus Anda. Kemudian kencangkan dan kendurkan, apabila benar otot kegel yang Anda kencangkan maka akan terlihat perineum Anda berkontraksi di setiap tekanan. Kosongkan kandung kemih Anda harus mengosongkan kandung kemih sebelum memulai latihan Kegel Anda. Hal ini penting. Karena bila Anda melakukan Kegel dengan kandung kemih penuh atau setengah penuh, maka Anda akan merasakan sakit ketika Anda melakukan Kegel. Konsentrasi hanya untuk mengencangkan otot panggul dasar Anda Latihan Kegel Anda harus berfokus hanya pada otot-otot ini, karena itu Anda harus menghindari meregangkan otot lainnya, seperti pantat, paha atau perut Anda, untuk hasil terbaik. Untuk membantu konsentrasi Anda dan efisiensi gerakan Anda, pastikan Anda mengambil napas dan mengeluarkannya di saat Anda melakukan setiap set dari Kegel, daripada menahan napas Anda. Hal ini akan membantu Anda rileks dan memaksimalkan latihan panggul dasar Anda. Satu cara untuk menjaga otot Anda rileks adalah menaruh satu tangan pada perut Anda untuk memastikan perut Anda rileks. Jika punggung atau perut Anda sedikit sakit setelah Anda menyelesaikan satu set latihan Kegel, maka ini adalah indikasi Anda tidak melakukannya dengan benar. Ambil posisi yang nyaman Anda dapat melakukan latihan dengan duduk di kursi atau berbaring di lantai. Pastikan otot pantat dan perut Anda rileks. Jika Anda berbaring, maka Anda harus berbaring rata pada punggung Anda dengan lengan Anda di samping Anda dan lutut Anda ke atas dan menyatu. Juga jaga kepala Anda di bawah untuk menghindari leher Anda menjadi tegang. Latihan kegel akan memberikan manfaat yang baik bila Anda melakukan persiapan dengan benar. Oleh karena itu ikuti latihan diatas dengan benar sebelum melakukan latihan kegel. Sumber: yourtango
 29 Oct 2020    09:00 WIB
Jaga Kesehatan Vagina dengan Tips Berikut Ini
1. Gunakan Pakaian Dalam Berbahan Katun Katun dapat membantu menjaga kelembaban vagina Anda dan menyerap keringat berlebih. Keadaan vagina yang terlalu lembab dapat meningkatkan pertumbuhan jamur pada daerah kemaluan dan memicu terjadinya keputihan. 2. Olahraga Secara Teratur Katun dapat membantu menjaga kelembaban vagina Anda dan menyerap keringat berlebih. Keadaan vagina yang terlalu lembab dapat meningkatkan pertumbuhan jamur pada daerah kemaluan dan memicu terjadinya keputihan. 3. Hindari Berbagai Produk Pembersih Kewanitaan Anda mungkin mengira bahwa Anda membutuhkan bantuan berbagai produk pembersih kewanitaan untuk membersihkan vagina Anda. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa vagina Anda tidak membutuhkan hal tersebut? Vagina dapat membersihkan dirinya sendiri.  Selain itu, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan berbagai produk pembersih kewanitaan justru dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai infeksi vagina, penyakit radang panggul, dan penyakit menular seksual. 4. Perhatikan Penggunaan Antibiotika Bahaya lainnya yang dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik pada vagina Anda adalah antibiotika. Antibiotika dapat membunuh sejumlah bakteri baik yang berfungsi untuk menjaga kesehatan vagina Anda.  Jika Anda harus mengkonsumsi antibiotika karena menderita suatu infeksi tertentu, maka jangan lupa untuk mengkonsumsi yogurt untuk membantu meningkatkan jumlah bakteri baik pada vagina Anda. 5. Pilihlah Sabun Mandi Anda Dengan Hati-hati Sabun mandi yang wangi mungkin baik bagi tubuh Anda, akan tetapi tidak demikian halnya bagi kesehatan daerah kemaluan Anda. Sabun dapat membuat daerah vagina Anda menjadi kering. Anda hanya perlu membersihkan vagina Anda dengan air hangat untuk menjaga kebersihannya. Akan tetapi, jika Anda merasa tidak nyaman jika tidak menggunakan sabun, maka pilihlah sabun yang lembut dan tidak mengandung wewangian apapun. 6. Gunakan Kondom Saat Berhubungan Seksual Kondom merupakan salah satu cara untuk mencegah Anda terjangkit penyakit menular seksual dan kehamilan. Akan tetapi, sebuah penelitian menemukan bahwa menggunakan kondom dapat membantu menjaga pH vagina Anda tetap seimbang sehingga bakteri baik seperti lactobacillus dapat tetap hidup di vagina. Hal ini penting karena bakteri baik inilah yang dapat mencegah terjadinya infeksi jamur pada kemaluan (keputihan), infeksi saluran kemih, dan infeksi bakteri pada vagina. 7. Periksakan Kesehatannya Setiap Tahun Walaupun tidak ada ketentuan yang mewajibkan Anda untuk memeriksakan kesehatan vagina Anda setiap tahunnya bila Anda tidak mengalami gangguan apapun dan sedang tidak hamil, akan tetapi tidak ada salahnya bila Anda mengunjungi dokter Anda untuk mengetahui bagaimana keadaan kesehatan vagina Anda sambil menanyakan berbagai hal seputar kesuburan dan pemilihan kondom. Selain itu, sangatlah penting melakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan terjadinya penyakit menular seksual, terutama bila Anda memiliki banyak pasangan seksual.
 26 Oct 2020    17:00 WIB
Macam-macam Perawatan Untuk Miss V
Miss V adalah daerah paling penting untuk seorang wanita. Sehingga sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan dari Miss V tersebut. Perawatan untuk merawat miss V ada perawatan harian dan perawatan yang berkala. Perawatan harian bisa dilakukan dengan cara: Memerhatikan pemilihan bahan celana dalam yang tepat seperti berbahan katun yang mudah menyerap keringat Menggunakan air putih yang bersih untuk membersihkan vagina dengan baik Mengganti celana dalam 2 kali dalam sehari dan tidak lupa mengganti pembalut sesering mungkin saat menstruasi Selain perawatan harian yang baik sebenarnya ada beberapa perawatan vagina yang dapat dilakukan secara berkala seperti: 1.      Ratus Akhir-akhir ini ratus menjadi salah satu perawatan yang sering dilakukan oleh para wanita. Ratus adalah perawatan area V dengan memanfaatkan uap dari bahan-bahan alami, seperti rempah-rempa yang direbus. Biasanya wanita yang melakukan ratus akan duduk dengan kaki yang sedikit terbuka disebuah kursi berlubang, kemudian rempah-rempah yang mendidih dan ditaruh diwadah khusus ditaruh di bawah (antara kedua kaki). Rempah-rempah yang mendidih tersebut akan menguapi vagina sehingga memberikan efek hangat pada vagina. 2.      V Spa (Vitalitas Spa) Tahapan perawatan V-spa ini terdiri dari  vagina yang dibersihkan, discrub, dimassage, berendam kemudian di-steam atau diasap. Perawatan V spa menggunakan asap. Cara yang dilakukan dan bahan yang digunakan hampir sama dengan ratus. Asap yang keluar dari pembakaran rempah-rempahnya tidak hanya akan memberikan bau harum, tetapi juga membunuh mikroorganisme yang merugikan 3.      Gurah V Gurah V hampir sama dengan V-spa, namun perawatannya biasanya lebih lengkap, mulai dari pemijatan area genital hingga pengasapan atau penguapan. Gurah V biasanya banyak diminati oleh mereka yang pernah melahirkan. Untuk membersihkan sisa-sisa darah setelah nifas. 4.      Totok V Totok V adalah pemijatan pada titik-titik tertentu di vagina Tujuannya untuk merilekskan otot-otot daerah bokong dan area vagina. Pemijatan pada titik-titik tersebut akan memberi rasa rileks hingga ke otak, sehingga mampu meningkatkan gairah seks. Totok vagina sebaiknya tidak dilakukan oleh wanita yang belum pernah berhubungan intim, karena fungsi organ kewanitaannya masih bagus. Selain itu, penderita kanker mulut rahim juga tidak boleh menjalani totok vagina, karena dikhawatirkan terapi itu justru akan membuat sel-sel kanker bertambah aktif, sehingga malah menyebar. 5.      V-Ozone Vagina juga bisa dirawat menggunakan terapi V-ozone. Sesuai namanya, perawatan tersebut dilakukan menggunakan ozone atau uap O3. Caranya, pasien dilakukan pemijatan Kemudian, vagina dibersihkan menggunakan alat khusus untuk mengeluarkan sisa-sisa darah haid maupun sperma yang bisa menyebabkan bau kurang Setelahnya, ozone yang disemprotkan pada vagina. Cara ini memiliki kelebihan, yaitu tidak akan membunuh flora normal yang dibutuhkan vagina.. Perawatan-perawatan diatas memang boleh dilakukan sesuai dengan kebutuhan namun jangan dilakukan terlalu sering, jangan kurang dari satu bulan. Perawatan lain selain v-ozone dapat dikombinasi. Selain itu yang penting adalah sebelum melakukan perawatan diatas ada baiknya Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dan melakukan perawatan tersebut di klinik kecantikan yang terpercaya. Sumber: womenshealth
 20 Oct 2020    13:00 WIB
6 Penyebab Bau Tidak Sedap Pada Miss V
Tahukah Anda bahwa setiap wanita memiliki bau vagina yang berbeda-beda? Bagaimana bau seorang wanita tergantung pada bakteri alami yang terdapat pada vagina, makanan yang dikonsumsi, tingkat kebersihan diri, pilihan pakaian, dan seberapa banyak lendir yang dihasilkan oleh kelenjar di vagina Anda. Mengetahui bagaimana bau vagina Anda memiliki keuntungannya tersendiri. Dengan mengetahui hal ini, maka Anda pun dapat langsung mengetahui bila ada yang salah pada vagina Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat menyebabkan bau vagina Anda mengalami perubahan. Vaginosis Bakterial Vaginosis bakterial merupakan penyebab tersering dari bau tidak sedap pada vagina. Vaginosis bakterial sendiri disebabkan oleh bakteri normal pada vagina yang bertumbuh secara berlebihan. Menurut seorang ahli, sebagian besar wanita yang berada pada usia produktif pasti pernah mengalami vaginosis bakterial, setidaknya satu kali. Hingga saat ini para ahli masih belum mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan bakteri normal vagina tumbuh secara berlebihan, akan tetapi seks tanpa pelindung dan sering melakukan vaginal douching diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya vaginosis bakterial. Vaginosis bakterial biasanya akan membuat vagina berbau amis. Gejala lain yang juga sering ditemukan pada vaginosis bakterial adalah gatal, perih, dan keputihan yang berbau tidak sedap. Bau ini biasanya akan menjadi sangat jelas paska hubungan intim. Walaupun ada beberapa kasus vaginosis bakterial yang sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, akan tetapi dianjurkan agar setiap wanita yang mengalami vaginosis bakterial untuk segera memeriksakan dirinya ke seorang dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi berat. Terapi yang biasa diberikan adalah pemberian antibiotik. Infeksi Jamur Infeksi jamur juga merupakan salah satu jenis infeksi kemaluan yang sering terjadi. Seperti halnya vaginosis bakterial, infeksi jamur juga akan menyebabkan terjadinya keputihan. Akan tetapi, biasanya tidak menimbulkan bau khusus. Infeksi jamur terjadi akibat jamur jenis Candida mengalami pertumbuhan yang berlebihan pada kemaluan. Keputihan akibat infeksi jamur biasanya tampak cukup kental seperti keju cottage dan bisa tidak berbau, walaupun kadang-kadang berbau seperti roti atau ragi. Gejala lain yang sering ditemukan pada infeksi jamur adalah gatal dan kemerahan pada vagina, rasa panas dan nyeri saat buang air kecil atau saat berhubungan intim. Infeksi ini dapat diobati dengan pemberian obat anti jamur. Perlu diingat bahwa infeksi jamur tidak perlu diobati dengan antibiotika. Penyakit Menular Seksual Beberapa jenis penyakit menular seksual dapat menyebabkan bau tidak sedap pada vagina, terutama klamidia dan gonorea. Keduanya merupakan jenis penyakit menular seksual yang cukup sering ditemui dan seringkali tidak terdiagnosa karena tidak menimbulkan gejala. Gejala yang paling sering ditemukan pada klamidia dan gonorea adalah nyeri saat buang air kecil dan keluarnya nanah dari kemaluan, serta timbulnya bau tidak sedap pada vagina. Selain kedua jenis penyakit di atas, penyakit menular seksual lainnya seperti trikomoniasis juga dapat menyebabkan terjadinya bau tidak sedap dan keputihan yang berwarna kehijauan pada vagina. Dapat juga terjadi nyeri saat buang air kecil. Ketiga penyakit menular seksual ini biasanya diatasi dengan pemberian antibiotika. Penyakit Radang Panggul Jika penyakit menular seksual tidak diatasi dengan baik, maka Anda dapat mengalami penyakit radang panggul. Penyakit radang panggul merupakan infeksi pada organ reproduksi wanita yang merupakan komplikasi dari berbagai penyakit menular seksual seperti klamidia atau gonorea. Penyakit radang panggul biasanya juga menimbulkan bau tidak sedap pada vagina. Gejala yang sering ditemukan adalah adanya keputihan yang berbau tidak sedap, nyeri saat berhubungan intim, nyeri perut, dan nyeri panggul. Penyakit radang panggul biasanya tidak akan terdiagnosa hingga Anda menderita nyeri kronik atau mengalami kesulitan untuk hamil karena biasanya tidak menimbulkan gejala. Pengobatannya adalah pemberian antibiotik. Penyakit ini seringkali menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada organ reproduksi wanita. Beberapa gejala sisa yang dapat terjadi akibat menderita penyakit radang panggul adalah nyeri kronik, kemandulan, atau kehamilan ektopik. Kebersihan Diri Kurang Hal lain yang mungkin menyebabkan timbulnya bau tidak sedap pada vagina adalah kurangnya kebersihan diri. Dua hal yang dapat menyebabkan timbulnya bau tidak sedap pada vagina akibat kurangnya kebersihan diri adalah berkeringat dan kurang sering membersihkan daerah kewanitaan Anda. Kelenjar keringat yang ada di daerah kemaluan dapat menyebabkan daerah di sekitar kemaluan Anda berkeringat. Berkeringat setelah berolahraga atau aktivitas fisik tentu saja dapat menyebabkan timbulnya bau tidak sedap pada vagina. Menjaga kebersihan daerah kewanitaan Anda merupakan hal yang penting untuk mencegah timbulnya bau tidak sedap pada vagina. Mandi secara teratur juga dapat sangat membantu mencegah timbulnya bau tidak sedap pada vagina. Pastikan Anda selalu membersihkan daerah kewanitaan Anda setiap hari. Gunakanlah sabun yang ringan dan tidak mengandung pewangi untuk mencegah terjadinya iritasi dan infeksi pada kemaluan. Selain itu, pastikan Anda juga selalu membersihkan vagina dari depan ke belakang setelah pergi ke toilet dan selalu gunakan pakaian dalam bersih setiap harinya, bahkan bila Anda tidak mandi. Satu hal penting lainnya yang perlu Anda ketahui adalah hindarilah vaginal douching karena bukannya membuat vagina Anda menjadi bersih dan bebas bau, vaginal douching justru akan meningkatkan resiko terjadinya infeksi pada kemaluan. Adanya Benda Asing Pada Vagina Jika Anda menggunakan tampon saat menstruasi, maka pastikan saja Anda tidak lupa mengeluarkannya. Meninggalkan tampon di dalam vagina dalam waktu yang cukup lama dapat berbahaya, tidak hanya dapat menimbulkan bau tidak sedap pada vagina, adanya tampon di dalam vagina juga dapat meningkatkan resiko terjadinya sindrom syok toksik. Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vagina Anda, pastikan Anda selalu mengganti tampon Anda setiap 8 jam sekali. Sumber: sheknows
 21 Sep 2020    21:00 WIB
Tentang Vaginismus, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Vaginismus adalah suatu kontraksi yang tidak disadari dari otot vagina. Hal ini menyebabkan lubang vagina menjepit dengan kuat dan sulit untuk dilakukannya penetrasi. Kondisi ini bisa terjadi pada wanita yang secara fisik dan psikis menolak untuk melakukan hubungan seksual. Apabila hal ini terjadi bisa menjadi penghambat rutinitas dalam bercinta. Apa sih penyebab Vaginismus? Vaginismus adalah keinginan bawah sadar seorang wanita untuk mencegah masuknya penis ke dalam vagina. Penyebab vaginismus: Fisik: Adanya infeksi yang menimbulkan luka disekitar bibir vagina bagian dalam dan lubang vagina. Gangguan selaput dara, termasuk apabila adanya tarikan saat penetrasi berlangsung. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan yang tidak sembuh secara sempurna Psikis: Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti pemerkosaan, dimana jika trauma itu masih dirasakan hingga masa menikah, maka hal itu merupakan vaginismus sekunder. Momen bercinta yang kerap menimbulkan rasa nyeri bisa jadi menyebabkan trauma psikis, sehingga rasa trauma itu bisa menyebabkan vaginismus. Perasaan takut yang berlebihan apabila bercinta bisa membuat hamil Serta perasaan takut tertular penyakit kelamin dari pasangannya Cara mengatasi vaginismus: Bicarakan dengan pasangan Salah satu hal terbaik untuk menangani vaginismus adalah berkomunikasi dengan suami dan beritahukan kondisi yang dialami. Jangan biarkan suami bertanya-tanya mengapa Anda selalu menolak untuk melakukan hubungan seksual. Hal ini dapat memperburuk hubungan Anda dengan pasangan. Konsultasi dengan dokter Terapi ini bertujuan untuk mengatasi permasalah psikologi yang dialami, mengatasi apabila ada infeksi atau masalah lain divagina. Selain itu dokter akan mengajarkan terapi latihan untuk membuat vagina menjadi lebih rileks. Dilator Dilator adalah suatu alat yang terbuat dari bahan semacam plastik yang berbentuk silinder, yang fungsinya untuk merelaksasi otot vagina yang mengalami kekejangan tidak normal. Sebelum menggunakan dilator, biasanya terlebih dahulu pihak wanita akan diminta untuk melakukan latihan kontraksi dan relaksasi otot panggulnya. Apabila sudah mampu melakukan relaksasi otot, barulah dilator bisa digunakan. Dimulai dari ukuran terkecil (nomor 1). Dilator akan dibiarkan didalam vagina sekitar 10-15 menit, dan dapat diulang 3-4 kali di siang hari dan sekali lagi menjelang malam. Pada umumnya, wanita dengan vaginismus bisa menggunakan dilator nomor 3 dan 4 dalam kurun waktu satu minggu. Apabila dengan penggunaan dilator nomor 3 atau 4, pihak wanita sudah merasakan kenyamanan, maka cobalah untuk bercinta dengan posisi wanita di atas. Latihan kegel Latihan untuk memperkuat otot panggul (latihan Kegel) bisa dilakukan pada saat alat pelebar berada di dalam vagina. Otot di sekitar vagina dikerutkan kuat-kuat dan kemudian dikendorkan, sehingga memungkinkan terbentuknya suatu perasaan bahwa penderita bisa mengendalikan otot-otot tersebut. Relaksasi dengan pasangan Untuk membuat Anda menjadi lebih santai dalam melakukan hubungan seksual. Anda dapat melakukan hal-hal yang merelaksasi tubuh dan eksplorasi tubuh seperti mandi bersama pasangan, pijatan sensual, menggunakan musik, teknik pernapasan, latihan yoga untuk merelaksasi seluruh tubuh termasuk bagian intim Anda. Hubungan seksual adalah bentuk cinta kasih antar pasangan. Jangan sampai rasa sakit mengganggu kualitas dalam berhubungan. Apabila Anda atau pasangan mengalami vaginismus maka segera atasi dan mendapatkan kembali hubungan intim yang berkualitas.