Your browser does not support JavaScript!
 16 Feb 2019    11:00 WIB
Hal Sepele Yang Memicu Terjadinya Keputihan Pada Wanita
Jangan anggap remeh keputihan! Tahukah Anda bahwa keputihan yang tidak segera diobati dapat berakibat fatal bagi masa depan Anda? Bagi Anda yang ingin memiliki momongan nantinya, pastikan Anda segera berobat bila mulai mengalami gejala keputihan.   Selain dapat menyebabkan kemandulan dan kehamilan ektopik, keputihan juga dapat merupakan gejala awal dari adanya kanker serviks. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat memicu terjadinya keputihan.   STRESS Stress dapat menyebabkan terjadinya perubahan keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya keputihan. Oleh karena itu, pastikan Anda menghindari stress dan kurangi stress Anda dengan berolahraga secara teratur.   OBAT-OBATAN Penggunaan antibiotika dalam jangka waktu lama dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh seseorang, serta mengganggu keseimbangan biota di daerah kemaluan seorang wanita. Gangguan keseimbangan ini dapat memicu terjadinya keputihan. Selain itu, penggunaan pil KB yang mengandung  hormon tertentu juga dapat mengganggu keseimbangan kadar hormonal, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya keputihan.   INFEKSI JAMUR Keputihan juga dapat terjadi akibat infeksi jamur di daerah kemaluan. Beberapa gejala keputihan yang disebabkan oleh infeksi jamur adalah keluarnya cairan putih kental seperti susu, keluarnya cairan berbau tidak sedap, dan rasa gatal di daerah kemaluan.   Beberapa keadaan yang dapat memicu terjadinya infeksi jamur pada vagina adalah menderita diabetes, menggunakan pil KB, dan memiliki daya tahan tubuh yang rendah (misalnya saat hamil atau mengalami infeksi HIV/AIDS).   INFEKSI VIRUS Keputihan yang disebabkan oleh infeksi virus sebenarnya merupakan suatu penyakit menular seksual. Beberapa jenis virus yang dapat menyebabkan terjadinya keputihan adalah HIV dan herpes. Keduanya dapat ditularkan melalui hubungan seksual.   Gejala yang dapat ditemukan adalah adanya luka seperti lepuhan di sekitar lubang vagina, terasa panas dan gatal. Terjadinya kanker serviks juga dapat merupakan akibat dari infeksi virus pada daerah kemaluan.   INFEKSI BAKTERI Pada vagina, selain jamur juga terdapat suatu jenis bakteri yang memang hidup pada vagina, yaitu lactobacilli. Saat jumlah bakteri ini menurun, maka dapat terjadi keputihan. Hal ini dikarenakan "tempat" bakteri ini akan digantikan oleh bakteri lainnya yang akan menyebabkan terjadinya keputihan seperti gardnerella.   Gejala yang dapat ditemukan adalah keluarnya cairan kental atau keputihan atau cairan jernih yang licin. Penderita biasanya tidak akan merasa gatal atau panas. Vagina biasanya akan berbau amis, terutama saat berhubungan seksual.   INFEKSI PARASIT Selain virus, jamur, dan bakteri; parasit juga dapat menyebabkan terjadinya keputihan. Parasit yang seringkali menyebabkan terjadinya keputihan adalah trichomonas vaginalis. Parasit ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual, sehingga termasuk dalam salah satu penyakit menular seksual.   Gejala yang sering ditemukan adalah keluarnya cairan berwarna kuning keabuan atau kuning kehijauan yang berbau amis; vagina terasa seperti terbakar, tampak kemerahan, dan membengkak. Pada beberapa orang wanita, dapat ditemukan nyeri saat buang air kecil.   Baca Juga: 11 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Vagina Anda                 Untuk mencegah terjadinya keputihan, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan, yaitu:        -Keringkan daerah kemaluan hingga benar-benar kering setelah mandi        - Gunakanlah pakaian dalam yang kering, bersih, dan tidak terlalu ketat        - Jangan menggunakan celana yang terlalu ketat        - Pilihlah celana berbahan katun karena lebih mampu menyerap keringat sehingga daerah kemaluan pun tidak terlalu lembab        - Saat menstruasi, gantilah pembalut sesering mungkin       -  Hindari stress   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: everydayhealth
 11 Oct 2018    18:00 WIB
7 Fakta Mengenai Keputihan yang Perlu Diketahui
Seberapa Sering Seorang Wanita Mengalami Keputihan? Selama hidupnya, sekitar 75% wanita di dunia pernah menderita keputihan, setidaknya satu kali. Sedangkan hampir sekitar 45% wanita di dunia pernah mengalami keputihan sebanyak 2 kali atau lebih.   Mengapa Keputihan Lebih Sering Terjadi Pada Wanita Hamil? Keputihan memang sering terjadi selama kehamilan. Hal ini dikarenakan adanya perubahan kadar hormonal di dalam tubuh, yang juga mengubah keadaan daerah kemaluan, di mana cairan vagina mengandung lebih banyak gula, yang merupakan makanan jamur penyebab keputihan.   Apakah Kekambuhan Dapat Terjadi? Sekitar 5% wanita di dunia mengalami keputihan berulang. Disebut keputihan berulang bila seorang wanita mengalami infeksi jamur pada daerah kemaluan sebanyak 4 kali atau lebih dalam waktu 1 tahun. sebagian besar wanita yang mengalami keputihan berulang sebenarnya tidak memiliki gangguan kesehatan lain yang membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi berulang.   Bagaimana Membedakan Keputihan Dengan Cairan Vagina Normal? Cairan vagina yang normal biasanya berwarna jernih, mungkin sedikit keruh, tidak menimbulkan iritasi ataupun gatal, dan tidak berbau. Jumlah dan konsistensi cairan vagina normal dapat berbeda-beda setiap bulannya.   Apakah Keputihan Dapat Sembuh Dengan Sendirinya? Keputihan yang disebabkan oleh infeksi jamur dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Akan tetapi, walaupun sangat kecil, infeksi jamur pada daerah kemaluan yang tidak diobati dapat menyebabkan infeksi panggul yang serius.   Apakah Pasangan Seksual Juga Perlu Menerima Pengobatan yang Sama? Pengobatan pada pasangan seksual seorang penderita keputihan biasanya tidak diperlukan. Para ahli masih tidak dapat memastikan apakah keputihan akibat infeksi jamur juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual.  Akan tetapi, bila pasangan Anda menunjukkan tanda-tanda infeksi jamur pada kemaluan, seperti bagian ujung penis berwarna kemerahan, mengalami iritasi dan atau gatal, maka pasangan Anda mungkin juga membutuhkan pengobatan seperti Anda. Pengobatan biasanya dapat menyembuhkan infeksi jamur pada kemaluan (sekitar 80-90%) dalam waktu 2 minggu atau kurang, seringkali hanya dalam waktu beberapa hari.   Kapan Saya Perlu Mengkonsumsi Antibiotika? Konsumsilah antibiotika hanya bila dokter Anda menganjurkannya dan jangan mengkonsumsi antibiotika lebih banyak atau lebih sedikit daripada yang dianjurkan oleh dokter Anda.  Selain mampu membunuh berbagai kuman penyebab penyakit, antibiotika juga dapat membunuh bakteri baik yang terdapat pada permukaan vagina Anda, yang dapat memicu pertumbuhan tak terkendali dari jamur pada daerah kemaluan dan menyebabkan terjadinya keputihan.  
 21 Jul 2018    16:00 WIB
Mengapa Terjadi Keputihan ?
Keluarnya cairan berwarna bening atau putih dari vagina dikenal dengan nama keputihan. Gejala ini merupakan fenomena yang umumnya terjadi pada kebanyakan wanita, terutama pada usia subur. Jumlah, konsistensi, warna dan bau dari keputihan ini bisa bervariasi pada setiap wanita. Kelanjar pada leher rahim memproduksi mukus atau lendir. Lendir yang dihasilkan ini biasanya berubah warna menjadi putih atau kekuningan saat terpapar udara. Jumlah dari lendir yang diproduksi juga bisa berubah sesuai siklus menstruasi. Keputihan akan lebih banyak terjadi pada saat ovulasi, menyusui atau mengalami gairah seksual. Dinding dari vagina juga bisa memproduksi lendir dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Keputihan sering terjadi pada kondisi: Stress emosional Ovulasi: ovulasi adalah peristiwa pelepasan sel telur dari indung telur atau ovarium yang terjadi ditengah-tengah siklus menstruasi, biasanya pada hari ke 14 pada siklus menstruasi 28 hari Kehamilan Gairah seksual Tetapi tidak semua keputihan bersifat normal. Perubahan tiba-tiba terhadap warna, konsistensi, bau dan adanya peningkatan atau penurunan dari jumlah keputihan bisa saja bersifat abnormal. Dokter yang memeriksa Anda biasanya akan memeriksa riwayat dari gejala Anda. Dia akan menanyakan: kapan gejala dimulai? Apa warna dari lendir yang keluar? Apakah memiliki bau yang tidak normal? Apakah Anda sedang menjalani program pengobatan tertentu? Apakah Anda memiliki pasangan seksual lebih dari satu? Biasanya akan diambil contoh dari keputihan untuk pemeriksaan lenih lanjut. Jika keputihan disebabkan oleh adanya infeksi bakteri maka diperlukan pemberian antibiotika. Obat seperti metronidazole atau tinidazole biasanya diberikan untuk mengobati infeksi trikomonas. Pengobatan anti jamur tersedia dalam bentuk pil, krim atau gel. Penyebab munculnya keputihan yang tidak normal   Penyebab dari keputihan yang abnormal adalah: Infeksi vagina dan leher rahim Infeksi bakteri vagina: infeksi bakteri vagina merupakan salah satu penyebab utama dari keputihan pada wanita usia produktif. Mencuci vagina, memiliki pasangan seks yang baru atau memiliki pasangan seksual lebih dari satu merupakan faktor resiko terjadinya keputihan. Keputihan yang terjadi biasanya tipis, berbau dan tidak berhubungan denga gatal. Penyakit menular seksual: penyakit menular seksual misalnya Clamidia, Gonore dan Trikomoniasis vaginalis merupakan jenis bakteri yang berhubungan erat dengan keputihan. Keputihan biasanya berwarna kekuningan dan biasanya diikuti dengan sensasi terbakar dan gatal didaerah vagina. Pasien juga mungkin akan mengalami infeksi di saluran kemih. Infeksi jamur: infeksi jamur pada vagina biasanya menghasilkan keputihan yang tebal, putih dan terkadang tidak berbau. Pasien bisa mengeluhkan rasa gatal dan nyeri saat berhubungan seksual. Wanita dengan diabetes atau yang mengkonsumsi antibiotika bisa mengalami infeksi jamur ini. Kanker mulut rahim Kanker mulut rahim merupakan kanker yang terjadi di mulut rahim yang bisa menghasilkan keputihan yang berwarna kecoklatan atau seperti bercampur darah. Setelah mengkonsumsi pengobatan Konsumsi obat-obatan seperti pil kontrasepsi atau antibiotik sering dihubungkan dengan keputihan yang abnormal. Sebagai tambahan, penggunaan pembersih vagina, sabun yang mengandung pewangi, bisa juga berperan menimbulkan keputihan. Riwayat penggunaan alat-alat tersebut harus disingkirkan untuk mengobati keputihan yang terjadi. Benda asing Adanya benda asing didalam vagina dapat membuat terjadinya perubahan pada keputihan. Keputihan bisa menjadi berwarna kecoklatan dan berbau. Kondisi ini bisa ditegakkan dengan pemeriksaan fisik.   Sumber: medindia
 25 Apr 2017    18:00 WIB
Tanda dan Gejala Diabetes Pada Wanita
Ada beberapa tanda dan gejala diabetes yang muncul baik pada pria dan wanita, tetapi ada beberapa tanda dan gejala khusus dari diabetes yang hanya muncul pada wanita. Beberapa gejala umum dari diabetes seperti sering buang air kecil, sering haus, penurunan berat badan yang tiba-tiba, kelelahan atau badan pegal-pegal, rasa terbakar dan kesemutan di kaki, kaki terasa baal, kulit kering dan gatal. Khusus pada wanita diabetes bisa memunculkan gejala gatal di vagina, keputihan dan disfungsi seksual. Keputihan Keputihan merupakan kondisi yang disebabkan oleh infeksi jamur. Jamur biasanya hidup dari gula yang keluar bersama urin. Infeksi jamur ini bisa menimbulkan gejala kemerahan, pembengkakan, rasa gata di vagina, keputuhan dan nyeri saat berhubungan seksual. Kandungan glukosa didalam urin membuat jamur tumbuh dengan subur dan memudahkan timbulnya infeksi. Disfungsi SeksualPenurunan gairah seksual dan penurunan lubrikasi pada wanita dapat disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa dalam waktu yang lama. Hal tersebut juga bisa disebabkan karena terjadinya kerusakan syaraf. Saat terkena diabetes, wanita akan merasa kesulitan mencapai orgasme dan juga mengalami rasa nyeri saat berhubungan atau dikenal sebagai disparenia. Diabetes GestasionalDiabetes gestasional adalah jenis diabetes yang muncul pada masa kehamilan. Diabetes gestasional sering terdiagnosa melalui tes skrining pada usia kehamila 24-28 minggu. Gejala dari diabetes gestasional memang tidak terlihat dengan kasat mata tetapi dokter dapat mendiagnosanya melalui tes skrining glukosa. Gejala yang mungkin muncul pada diabetes gestasional adalah:•  Penurunan nafsu makan•  Keinginan sering berkemih•  Penurunan berat badan Sindrom ovarium polikistik (Polycystic ovary syndrome/PCOS)PCOS merupakan kelainan hormonal yang paling sering terjadi pada wanita pengidap diabetes, ditandai dengan munculnya kista pada ovarium. Diduga PCOS muncul karena peningkatan kadar insulin didalam tubuh. PCOS sering terjadi pada wanita yang mengalami obesitas atau pada pengidap diabetes tipe 2Sumber: healthmeup
 28 Jul 2015    12:00 WIB
Hati-hati Keputihan Ternyata Dapat Sebabkan Kematian Lho!
Hampir sebagian besar wanita pernah mendengar istilah keputihan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa keputihan juga dapat berbahaya bagi kesehatan Anda dan bahkan dapat mengancam nyawa Anda? Oleh karena itu, jangan anggap enteng keputihan yang sedang Anda alami dan segera periksakan diri Anda ke dokter terdekat. Hal ini dikarenakan tidak hanya dapat menyebabkan terjadinya kemandulan, keputihan juga dapat merupakan gejala awal dari kanker leher rahim (kanker serviks), yang merupakan suatu penyakit serius, yang dapat menyebabkan terjadinya kematian.   Baca Juga: 7 Fakta Mengenai Keputihan yang Perlu Anda Ketahui   Sebenarnya, keputihan dapat merupakan suatu pengeluaran cairan normal dari vagina (fisiologis), akan tetapi juga dapat bersifat tidak normal (patologis) karena adanya suatu infeksi tertentu. Keputihan fisiologis biasanya terjadi saat seorang wanita berada pada masa suburnya atau saat menjelang atau setelah menstruasi. Sementara itu, keputihan patologis merupakan keputihan yang terjadi karena adanya infeksi pada vagina (akibat infeksi bakteri, jamur, atau protozoa) atau karena adanya benda asing di dalam vagina atau dapat pula merupakan suatu gejala dari adanya keganasan. Beberapa ciri-ciri keputihan patologis yang perlu Anda ketahui adalah: Berwarna keputihan seperti kepala susu atau berwarna hijau kekuningan atau bahkan bercampur dengan darah (bila sudah berat) Gatal di daerah vagina Keluarnya cairan kental yang berbau dari dalam vagina Rasa tidak nyaman di daerah kemaluan Oleh karena itu, akan lebih baik bila keputihan segera diobati sehingga tidak terus berlangsung. Keputihan yang tidak diobati dapat menyebar hingga ke rongga rahim, saluran telur, indung telur, dan bahkan rongga panggul (menyebabkan terjadinya penyakit radang panggul). Hal inilah yang dapat membuat seorang wanita mengalami kemandulan, bahkan kematian. Selain itu, karena keputihan juga dapat merupakan gejala awal dari terjadinya kanker serviks, maka akan lebih baik bila Anda segera memeriksakan diri saat Anda mengalami keputihan sehingga gangguan kesehatan apapun yang menyebabkan terjadinya keputihan dapat segera ditangani.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: infoseks
 14 Jun 2014    11:00 WIB
Berbagai Masalah Kesehatan Yang Paling Memalukan
Ada beberapa masalah kesehatan yang membuat penderitanya menjadi tidak percaya diri dan tidak ingin orang lain pun tahu. Bahkan saat Anda ingin berkonsultasi dengan dokter Anda juga malu. Terkadang pertanyaan dari dokter untuk membuat diagnosis membuat Anda sangat malu sehingga Anda berharap Anda tidak pernah berharap ada disitu. Jika Anda termasuk yang pernah mengalami masalah kesehatan yang membuat Anda kehilangan rasa percaya diri dan malu, tenang saja. Anda tidak sendiri, ada banyak orang lain juga mengalami masalah yang sama dengan Anda.  Berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang mungkin bisa membuat Anda malu, sampai tidak ingin mengkonsultasikannya dengan dokter. Bau badan Terkadang beberapa jenis deodoran dapat menyebabkan bau badan. Tetapi terkadang bau badan disebabkan oleh masalah dalam tubuh.  Bau badan merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa sangat mengganggu. Masalah kesehatan ini dapat diatasi dengan menceritakannya kepada orang lain yang mengerti dan mencari penyebabnya.  Bau mulut Bau mulut paling sering terjadi di pagi hari, khususnya jika Anda tidur dengan mulut terbuka. Tapi, beberapa orang mengalami masalah ini secara terus-menerus, sehingga berdampak jelas pada kehidupan sosial Anda. Kondisi ini dapat menjadi serius juga. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter gigi secepatnya untuk mengetahui penyebab dari bau mulut tersebut dan bagaimana mengatasinya.   Penis gatal Beberapa pria yang kurang menjaga kebersihan terkadang membuat area intimnya tumbuh jamur yang membuat gatal. Infeksi tersebut pun membuat area penis bisa terinfeksi. Beberapa obat jamur bisa digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan yang memalukan ini bagi pria. Keputihan Penyakit bisa menjadi kondisi memalukan bagi wanita, walaupun kondisi ini dapat bersifat normal. Keputihan normla terjadi pada saat ovulasi atau stress. Keputihan juga sering terjadi pada saat kehamilan. Kepitihan ini dapat menjadi sangat berlebihan jika kelembaban didaerah vagina semakin meningkat dan terkadang dapat berakhir menjadi infeksi.   Sumber: boldsky
 28 May 2014    10:30 WIB
Mengenal Apa itu Gonore
Gonore adalah salah satu jenis penyakit menular seksual yang dapat disebarkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh yang sudah terinfeksi. Penyakit menular seksual ini dapat terjadi baik pada wanita maupun pada pria. Infeksi ini dapat menyebar dengan mudahnya terutama sering terjadi pada mereka yang memiliki banyak pasangan seksual. Wanita hamil yang terinfeksi gonore dapat menularkan infeksi ini ke bayinya saat proses kelahiran bayi.Neisseria gonorrhoeae merupakan bakteri yang merupakan penyebab dari gonore ini dapat dengan mudah memperbanyak diri di membran mukus tubuh. Bakteri ini dapat tumbuh dengan subur didaerah yang hangat, lembab, sehingga ia dapat tumbuh subur di saluran reproduksi termasuk di mulut rahim, rahim dan di indung telur pada wanita. Sedangkan pada pria bakteri ini biasanya hidup di saluran kencing. Pada beberapa kasus bakteri ini bahkan bisa tumbuh di mulut, tenggorokan dan anus.Gejala gonore pada wanita:    •    Keputihan yang berwarna kuning atau keabuan     •    Nyeri perut bawah atau nyeri panggul    •    Sensasi seperti terbakar saat berkemih    •    Konjungtivitis    •    Keluar darah saat melakukan hubungan seksual    •    Pembengkakan di daerah vulva    •    Sensasi terbakar di tenggorokanGejala gonore pada pria    •    Keluarnya cairan putih kekuningan dari penis    •    Sensasi terbakar saat berkemih    •    Sensasi terbakar di tenggorokan    •    Nyeri dan pembengkakan di testis    •    Pembengkakan kelenjar di tenggorokanJika Anda mengalami gejala-gejala diatas, segera konsultasikan kepada dokter Anda agar gonore dapat diobati secara tepat dan cepat. Tetapi jika dibiarkan gonore dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan permanen baik untuk pria maupun wanita.Sumber: healthmeup