Your browser does not support JavaScript!
 30 Sep 2019    08:00 WIB
Jangan Salah Paham,Kenali Penyakit Kencing Manis Disini
Penyakit kencing manis saat ini tidak bisa lagi dianggap remeh. Jumlah penderita kencing manis yang semakin hari semakin meningkat makin mengkhawatirkan..Penyakit kencing manis adalah penyakit yang cukup serius, karena penyakit ini bisa merusak seluruh sel dan pembuluh darah yang ujung-ujungnya dapat menyebabkan kerusakan seluruh organ tubuh.Untuk mengetahui apa itu kencing manis, Anda harus benar-benar mengerti karena ada beberapa pendapat keliru yang dapat membuyarkan pengetahuan Anda.Berikut adalah pendapat keliru mengenai kencing manis yang wajib Anda mengerti: 1.      Kencing manis bukan penyakit yang seriusApakah Anda pernah mendengar, saat ada beberapa orang tua yang sedang berbicara "sakit saya hanya kencing manis". Dimana kadar gula berlebihan dapat merusak seluruh tubuh mulai dari ujung kepala hingga kaki. Banyak orang yang menderita kencing manis mengalami penyakit mematikan seperti stroke, jantung, ginjal yang berakibat dengan kematian. Selain itu kencing manis juga bisa menyebabkan ketakutan yang luar biasa yaitu kebutaan dan luka tidak kunjung sembuh yang berakhir dengan amputasi. 2.      Kencing manis terbagi dua tipeKebanyakan orang mengganggap bahwa jenis kencing manis di bagi tipe basah dan tipe kering. Dimana luka yang dialami basah atau kering. Istilah diabetes kering digunakan bagi penderita kencing manis yang tidak mengalami luka atau infeksi, sedangkan tipe basah digunakan pada penderita kencing manis yang lukanya basah dan tidak kunjung sembuh. Padahal tipe kencing manis yang benar adalah:Diabetes tipe 1: suatu keadaan dimana terjadi akibat kerusakan pada pankreas. Organ penghasil insulinDiabetes tipe 2: terjadi akibat berkurangnya produksi insulin atau sel-sel tubuh menjadi kurang peka atau resistensi terhadap insulin. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas dan yang mengatur tingkat glukosa,  gula sederhana yang memberikan energi dalam darah. Tubuh manusia memerlukan glukosa sepanjang hari, dan glukosa yang berasal dari makanan yang orang makan. 3.      Penyebab kencing manis hanyalah gulaBanyak pendapat yang mengatakan bahwa bila Anda penderita kencing manis, hindari gula. Padahal penyebab meningkatnya kadar gula dalam tubuh tidak hanya gula. Namun beberapa zat makanan lain yang dapat diubah menjadi gula darah saat didalam tubuh yaitu karbohidrat. Konsumsi karbohidrat sederhana seperti nasi putih, kentang, mie merupakan penyebab utama kenaikan kadar gula darah Anda. 4.      Orang tua tidak menderita kencing manis maka Anda tidak akan menderita kencing manis.Kencing manis tipe 1 memang biasanya disebabkan karena keturunan, bila Anda memiliki salah satu orang tua yang memiliki kencing manis maka Anda berisiko mengalami kencing manis sekitar 23% dan bila kedua orang tua maka risiko meningkat menjadi 46%.Namun yang tidak pernah disadari oleh kebanyakan orang bahwa kencing manis yang bisa mengintai siapa saja adalah diabetes tipe 2, dimana keadaan ini bisa disebabkan pola hidup yang buruk. Seperti jarang olahraga, terlalu banyak makan makanan junkfood, merokok. 5.      Penderita kencing manis harus disuntik insulinPenderita diabetes tipe 1 memang harus disuntik insulin, karena adanya gangguan produksi hormon insulin.Namun untuk penderita diabetes tipe 2. Biasanya dokter akan menerapkan 4 pilar kencing manis seperti diatur pola makan, olahraga teratur dan pemberian obat-obatan yang membantu mengurangi zat gula dalam darah dan meningkatkan kemampuan insulin dalam bekerja. Namun bila obat-obatan minum sudah tidak mampu menurunkan kadar gula darah baru dokter akan memberikan insulin.Sekarang Anda sudah mengertikan pendapat mengenai  kencing manis yang keliru. Jangan biarkan informasi salah justru merusak pengetahuan Anda. Anda boleh menyebarkan informasi bila informasi tersebut benar dan berguna.. Baca juga: Pola Makan Sehat Untuk Penderita Kencing Manis Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 02 Aug 2019    16:00 WIB
5 Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Kencing Manis
Diet diabetes adalah pola diet yang dilakukan oleh para pengidap kencing manis untuk mempertahankan kadar gula darah tetap normal. Ada beberapa makanan yang mungkin menggoda seperti permen dan kue-kue manis yang akan menyebabkan terjadinya lonjakan kadar gula darah pada pengidap kencing manis. Apabila seorang pengidap kencing manis sedang mengontrol kadar gula darah, berhenti konsumsi makanan berikut: Buah kering Buah umumnya sehat dan membantu mengurangi konstipasi (sulit buang air besar). Selain itu juga dapat meningkatkan energi. Namun buah kering dapat meningkatkan gula darah. Biasanya buah kering sedikit mengandung air, protein dan lemak sehingga dapat menyebabkan terjadinya lonjakan darah Susu utuh Susu yang mengandung lemak jenuh dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin. Suatu keadaan dimana hormon insulin tidak dapat menurunkan kadar gula darah dengan baik. Selain itu lemak jenuh memiliki efek buruk terhadap jantung dan arteri  Jus buah Jus buah merupakan sumber buah-buahan yang sehat, namun untuk Anda yang mengidap kencing manis sebaiknya memakan buah utuh karena masih mengandung serat, yang diperlukan oleh tubuh.  Roti putih Roti putih merupakan karbohidrat sederhana yang dapat meningkatkan kadar gula darah, terlebih saat seseorang mengkonsumsi roti putih biasanya akan ditambahkan dengan margarin dan selai yang akan semakin meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Jauh lebih baik konsumsi roti gandum.  Kentang goreng Kentang goreng dan makanan berminyak lainnya dapat meningkatkan kadar gula darah. Karena pada beberapa orang sering konsumsi kentang goreng dengan nasi. Selain makanan yang digoreng akan menyebabkan gangguan pada jantung.  Sumber: healthmeu
 26 Jun 2019    18:00 WIB
Hubungan Antara Kencing Manis Dengan Perut Buncit
Dewasa ini banyak orang selalu merasa kuatir dengan penyakit kencing manis yang dianggap sebagai penyakit keturunan. Sehingga berpikir selama tidak ada riwayat keturunan penyakit kencing manis, maka seseorang tidak akan terkena penyakit kencing manis, akhirnya makan dengan sembarang dan melakukan pola hidup yang tidak sehat. Ternyata hampir 90% penyebab kencing manis disebabkan karena perubahan gaya hidup seperti seringnya mengkonsumsi makanan siap saji, minuman bersoda, kegemukan atau obesitas, kurang olahraga dan merokok. Dan hanya 10% saja yang disebabkan karena keturunan. Obesitas/kegemukan  adalah  keadaan terdapatnya timbunan  lemak yang berlebih didalam tubuh sehingga akan  membuat insulin tidak dapat masuk ke dalam sel tubuh. Terutama lemak yang bertumpuk didaerah perut/ perut buncit.  Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh tubuh. Fungsinya antara lain memasukkan gula dari dalam darah  ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi.  Pada orang yang gemuk atau mempunyai perut buncit  lemak akan menutup reseptor insulin sehingga menurunkan sensitivitas insulin. Terlebih lemak di daerah perut yang dekat dengan organ-organ tubuh yang penting. Akibatnya gula sulit masuk kedalam  sel dan gula akan tetap berada didalam darah.  Bila hal ini terjadi terus menerus akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah di dalam tubuh. Kerja insulin semakin berat dan akhirnya terjadi gangguan proses kerja insulin. Lama kelamaan akan menjadi penyakit kencing manis.  Untuk itu apabila Anda seseorang yang mempunyai perut buncit, sering merokok, pola hidup yang santai, sering konsumsi makanan  junk food. Maka Anda akan berisiko menderita penyakit kencing manis. Sebelum semua terjadi ada baiknya Anda mengubah pola hidup yang sehat dan menghindari penyakit kencing manis.
 29 May 2019    11:00 WIB
Wow Ini Dia Makanan Berlemak Pengganti Donat
Saat mendengar kata lemak, banyak orang yang memiliki reaksi negatif yag spontan. Lemak jahat memang akan menimbulkan banyak penyakit, salah satunya penyakit jantung Namun lemak yang baik tetap dibutuhkan oleh tubuh yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, membuat merasa kenyang dan membantu mencegah penurunan fungsi kognitif. Semua makanan dibawah ini mengandung lemak yang lebih banyak dibanding donat (yang mengandung lemak sebanyak 14 gram). Namun bukan berarti Anda tidak boleh mengkonsumsi makanan tersebut, berikut adalah alasannya: Alpukat Setiap setengah buah alpukat mengandung 15 gram lemak, namun 10 gram yang ada merupakan lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan lemak LDL (kolesterol jahat yang dapat membentuk plak dan mengakibatkan sumbatan di pembuluh darah). Selain itu lemak yang terdapat dalam alpukat tersebut dikatakan dapat mencegah penumpukan lemak di perut berdasarkan penelitian yang diberitakan oleh Diabetes Care.  Dua sendok makan selai kacang Apabila Anda membatasi diri Anda konsumsi dua sendok makan selai kacang. Maka Anda akan mengkonsumsi lemak sekitar 16 gram. Separuhnya mengandung lemak tak jenuh tunggal. Selain itu Anda mendapatkan 4 gram lemak tak jenuh ganda, yang akan membantu mengurangi risiko diabetes/ kencing manis tipe 2 dan penyakit jantung.  3 telur berukuran besar  Anda akan mendapatkan sekitar 14 gram lemak apabila Anda mengkonsumsi tiga telur berukuran besar. Kadar lemak yang didapat cukup merata antara lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal, dan lemak tak jenuh ganda.  12 buah zaitun Meskipun 12 buah zaitun mengandung 15 gram lemak, namun sebagian besar mengandung lemak tak jenuh tunggal. Selain itu zaitun juga mengandung nutrisi lain yang bermanfaat. Sehingga Anda tidak dapat menyamakannya dengan donut    Sumber: womenshealthmag
 27 May 2019    16:00 WIB
Kenali Berbagai Penyebab Rasa Gatal
Rasa gatal yang sering mengganggu dapat disebabkan oleh berbagai hal. Hal apa sajakah yang dapat menimbulkan rasa gatal: Kulit kering Saat seseorang memiliki kulit yang kering, maka akan mudah timbul rasa gatal. Kulit kering biasanya terjadi akibat faktor lingkungan seperti cuaca panas atau dingin dengan kelembaban yang rendah, penggunaan AC yang berlebihan, mandi terlalu lama dan terlalu sering Kondisi kulit dan ruam Banyak kelainan pada kulit yang menimbulkan rasa gatal, termasuk eksim (dermatitis), psoriasis, kudis, kutu, cacar air. Rasa gatal biasanya diikuti dengan berbagai keluhan lain dan, seperti timbul warna merah, kulit yang teriritasi, timbul benjolan dan lecet. Kelainan kondisi medis Termasuk kencing manis, penyakit hati, malabsorpsi gandum (penyakit celiac), gagal ginjal, anemia defisiensi besi, masalah tiroid dan kanker, termasuk leukemia dan limfoma. Gatal biasanya mempengaruhi seluruh tubuh. Gangguan saraf Kondisi yang mempengaruhi sistem saraf - seperti multipel sklerosis, kencing manis, saraf terjepit dan herpes zoster (cacar ular) juga dapat menimbulkan rasa gatal-gatal. Iritasi dan reaksi alergi Wol, bahan kimia, sabun dan zat lainnya dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan rasa gatal-gatal. Kadang-kadang beberapa zat, bahan alergi dalam kosmetik, produk perawatan kecantikan dapat menyebabkan reaksi alergi. Alergi makanan juga dapat menyebabkan kulit gatal. Obat Reaksi terhadap obat, seperti antibiotik, obat antijamur atau obat narkotika, dapat menimbulkan ruam yang luas dan gatal-gatal. Kehamilan Selama kehamilan, beberapa wanita mengalami kulit gatal, terutama pada bagian perut, paha, payudara dan lengan. Selain itu kondisi kulit gatal, seperti dermatitis, dapat memperburuk rasa gatal selama kehamilan. Sumber: mayoclinic
 01 May 2019    11:00 WIB
5 Tanda Penyakit Kencing Manis Yang Perlu Diwaspadai
Penyakit kencing manis adalah penyakit yang dapat menjangkit siapa saja, tidak terkait gender. Bisa terkena pada wanita maupun pria. Namun wanita rentan terkena penyakit kencing manis pada saat kehamilan. Berikut adalah tanda penyakit kencing manis pada wanita: Berat badan turun naik Salah satu penyakit kencing manis adalah perubahan berat badan yang cukup signifikan.  Bisa tiba-tiba mengalami penurunana berat badan dikarenakan gangguan yang terjadi pada sistem metabolisme. Ataupun berat badan yang tiba-tiba meningkat untuk seorang yang baru terkena penyakit kencing manis dimana nafsu makan akan meningkat Rasa haus yang ekstrim Tanda yang lain adalah rasa haus yang ekstrim. Seorang yang menderita kencing manis akan selalu merasa haus dan harus memuaskan dahaganya. Bahkan ada rasa tidak perlu makan asalkan bisa mendapatkan minuman yang cukup. Apabila Anda merasakan haus secara berlebihan walaupun tidak melakukan aktivitas yang berlebihan ada baiknya Anda.  Sering merasa lelah Sering merasa lelah adalah gejala awal yang terjadi pada penderita penyakit kencing manis. Kelelahan yang dirasakan sangat mengganggu bahkan tubuh merasa tidak ada energi sama sekali. Kelelahan yang dirasakan membuat Anda tidak akan mampu melakukan pekerjaan fisik untuk jangka waktu yang panjang. Kelelahan juga dapat menyebabkan stres dan ketegangan. Sering pipis Dengan buang air kecil, ini adalah cara tubuh untuk membuang racun ataupun bahan-bahan yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh. Namun bila Anda sering buang air kecil meskipun tidak mengkonsumsi air putih terlalu banyak dan dimalam hari Anda sampai terbangun hanya untuk buang air kecil. Ini merupakan hal yang perlu diwaspadai. Sering buang air kecil tidak baik karena menyebabkan situasi yang tidak nyaman dan kehilangan energi. Apabila Anda mengalami hal ini segera konsultasikan dengan dokter Anda. Penyembuhan luka yang lama Pada penderita kencing manis proses penyembuhan luka biasanya lebih lama.  Jika luka tidak sembuh untuk waktu yang lama, itu bisa menjadi tanda penyakit kencing manis yang tidak boleh diabaikan.  Tanda-tanda diatas merupakan tanda awal yang dialami oleh penderita penyakit kencing manis. Untuk mencegah terjadinya komplikasi yang disebabkan oleh penyakit kencing manis suatu saat nanti. Adanya baiknya Anda konsultasikan masalah tersebut dengan dokter Anda. Sumber: boldsky