Your browser does not support JavaScript!
 02 Nov 2020    19:00 WIB
7 Tanda Anda Sedang Mengalami Kekerasan Emosional
Mengetahui apakah Anda sedang mengalami suatu kekerasan emosional sangatlah penting, terutama bila Anda adalah seorang wanita. Hal ini dapat membantu Anda mengetahui apakah hubungan Anda dan pasangan merupakan suatu hubungan yang sehat atau tidak. Selain itu, Anda pun dapat mendeteksi dan membantu teman atau anggota keluarga Anda yang sedang mengalami kekerasan emosional. Kekerasan emosional seringkali tidak disadari, karena pasangan ini biasanya tampak bahagia dari luar, namun ada masalah dari dalam. Di bawah ini terdapat beberapa tanda bahwa seseorang sedang mengalami suatu kekerasan emosional. Merasa Tidak Berdaya Sebagian besar penyiksa membuat korbannya merasa tidak berdaya. Para penyiksa ini seringkali menipu para korbannya untuk berpikir bahwa mereka tidak dapat melakukan apapun sendirian atau bahwa mereka tidak memiliki orang lain yang perduli pada mereka untuk menolong. Jika pasangan Anda membuat Anda merasa tidak berdaya, maka Anda mungkin sedang mengalami kekerasan emosional. Ingatlah bahwa orang yang mencintai Anda seharusnya mendukung Anda dan menyemangati Anda. Takut Akan Pertengkaran Apakah pasangan Anda membuat Anda merasa takut untuk mendebatnya tentang berbagai permasalahan? Merasa takut berdebat atau bertengkar dapat merupakan tanda dari kekerasan emosional. Merasa Tidak Berharga Penyiksa juga seringkali membuat korbannya merasa tidak berharga. Seorang penyiksa akan memberitahu korbannya bahwa tidak ada orang lain di dunia ini yang menyayangi dan mencintai mereka sepertinya. Jika seorang penyiksa telah berhasil membuat Anda merasa tidak berdaya tanpanya, maka ia telah berhasil mengendalikan Anda. Tidak Berhubungan Lagi Dengan Teman Salah satu cara kerja seorang penyiksa adalah dengan cara memutuskan semua ikatan atau hubungan korbannya dengan teman-temannya. Jika Anda menyadari bahwa Anda telah mulai kehilangan atau jarang berhubungan dengan teman-teman Anda, maka Anda mungkin telah mengalami kekerasan emosional.  Ia mungkin akan memberitahu Anda bahwa teman Anda adalah pengganggu yang berusaha untuk merusak hubungan Anda dengannya. Ia bahkan mungkin akan membuat Anda merasa bersalah saat Anda berpergian dengan teman-teman Anda. Kata-kata Kasar Salah satu tanda pasti Anda sedang mengalami kekerasan emosional adalah kekerasan verbal. Seorang penyiksa mungkin akan menggunakan kata-kata kasar untuk menyakiti perasaan Anda dan mencaci maki Anda. Penyiksa jenis ini sebenarnya memiliki rasa percaya diri yang sangat rendah sehingga ia pun mencoba membuat orang lain merasa lebih buruk sehingga ia dapat merasa lebih baik. Bertanya Apakah Diri Anda Sudah Gila Jika Anda telah mulai bertanya-tanya apakah Anda telah menjadi gila, maka hal ini merupakan pertanda tidak baik. Jika Anda telah mulai meragukan kewarasan Anda dalam suatu hubungan, maka ini merupakan pertanda untuk Anda agar segera melarikan diri. Orang yang sungguh-sungguh mencintai Anda seharusnya tidak membuat Anda merasa bahwa Anda gila. Isolasi Menjauhkan Anda dari teman-teman Anda hanyalah langkah pertama dalam mengisolasi diri Anda. Penyiksa emosional akan terus mengisolasi korbannya dengan cara tidak memperbolehkan mereka untuk menggunakan telepon genggam, komputer, melarang korbannya untuk bekerja atau pergi ke sekolah, dan bahkan tidak membiarkan korbannya menggunakan angkutan umum. Jika pasangan Anda merupakan satu-satunya penghubung Anda dengan dunia luar, maka Anda mungkin telah mengalami kekerasan emosional yang sangat parah dalam hubungan Anda. Tanda-tanda diatas merupakan tanda seseorang mengalami kekerasan emosional. Apabila keadaan ini adalah keadaan yang Anda alami segera Anda meminta bantuan dan dukungan dari orang terdekat untuk membantu Anda mengatasi masalah ini.   Sumber: allwomenstalk
 16 Jul 2016    18:00 WIB
Cara Untuk Menjadi “Kuat” Menghadapi Masalah
Semua orang ingin menjadi kuat dalam menghadapi masalah. Tapi kebanyakan orang tidak tahu bagaimana untuk menjadi kuat. Dalam hidup ini begitu banyak permasalahan sulit yang harus dihadapi sehingga seseorang merasa tidak dapat menikmati hidup. Pertama-tama, mari kita mendefinisikan kata "kuat". Apakah ini berarti mengatasi kesulitan hidup dengan cepat? Apakah ini berarti mengabaikan kendala?Dengan cara ini semoga Anda dapat menjadi "kuat" dalam menghadapi masalah: Pikirkan masalah Anda. Ini merupakan tahap pertama yang Anda harus lakukan. Pikirkan bagaimana masalah Anda yang begitu sulit dimasa lalu yang membuat Anda sangat tidak bahagia. Hal ini untuk membuat Anda merasa lebih tenang. Bagaimana pikiran Anda sekarang? Bagaimana kehidupan Anda sekarang? Apakah ada yang berubah? Apakah hal ini mengubah cara pandang Anda? Sebelumnya Anda merasa hidup Anda begitu sulit, namun coba lihat diri Anda sekarang. Ternyata Anda dapat melewatinya. Sekarang Anda akan merasa lebih kuat dalam menghadapi masalah. Hanya peduli kepada orang-orang yang peduli terhadap Anda. Cinta orang-orang yang mencintai Anda. Seseorang yang kuat tidak akan pernah merasa sakit hati jika seseorang kurang penting mengatakan atau melakukan sesuatu yang menyakitkan. Anda harus mampu membedakan antara apa yang penting dan apa yang tidak?  Dengan begini. Anda tidak perlu peduli dengan orang-orang yang tidak pernah berada disaat Anda merasakan kesulitan Dan jangan perdulikan apapun yang mereka katakan tentang Anda. Nikmati setiap menit kehidupan Anda. Hidup tidak akan terulang dua kali dan katakan hidup ini begitu berharga. Jangan berpikiran negatif. Nikmatilah hidup Anda. Temukan solusi. Orang yang kuat akan mencari solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi dengan tenang. Saat ini adalah saat yang tepat untuk melatih emosi Anda. Berpikir rasional dan praktis akan membantu Anda keluar dari masalah, bukan dengan bercucuran air mata. Sumber: wikihowTags: Kuat, emosi.