Your browser does not support JavaScript!
 17 Aug 2018    11:00 WIB
7 Tips Cepat Hamil Secara Alami
Banyak pasangan muda mengira bahwa mereka dapat dengan mudah hamil di saat yang mereka inginkan. Akan tetapi, hamil dan memiliki momongan ternyata tidak semudah yang mereka kira. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips untuk membantu meningkatkan kemungkinan Anda untuk segera hamil.   1.      Konsumsi Makanan yang Mengandung Banyak Seng Kekurangan seng akan membuat seorang pria memiliki kadar hormon testosteron yang lebih rendah dan membuat jumlah sperma lebih sedikit. Oleh karena itu, konsumsilah berbagai jenis makanan yang mengandung banyak seng seperti daging tanpa lemak, telur, makanan laut (seafood), dan gandum. Selain itu, kalsium dan vitamin D juga dapat membantu meningkatkan kesuburan seorang pria. Jadi, jangan lupa untuk juga mengkonsumsi susu.   2.      Minumlah Teh Bagi wanita, dianjurkan untuk mengkonsumsi teh. Mengapa demikian? Berdasarkan pada sebuah penelitian di tahun 1998, wanita yang mengkonsumsi lebih dari setengah gelas teh setiap harinya memiliki kemungkinan 7 kali lipat lebih tinggi untuk hamil dalam waktu 3 bulan.   3.      Ubah Gaya Hidup dan Jaga Berat Badan Hentikanlah konsumsi minuman beralkohol, merokok, dan obat-obatan tertentu (termasuk obat herbal). Selain itu, hindarilah juga berbagai jenis bahan kimia beracun yang dapat ditemukan dalam berbagai jenis produk pembersih rumah tangga. Batasilah konsumsi coklat, minuman berkafein, dan minuman bersoda. Jangan berolahraga secara berlebihan dan tingkatkan berat badan Anda bila Anda sangat kurus karena keduanya dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan pada seorang wanita.   4.      Hindari Paparan Panas Secara Langsung Produksi sperma dapat terhambat bila buah zakar terpapar secara langsung terhadap suhu panas. Oleh karena itu, dianjurkan agar para pria menggunakan pakaian dalam yang tidak terlalu ketat dan tidak menggunakan celana panjang yang ketat. Hindarilah berendam di bak air panas, bersauna, dan bersepeda.   5.      Ketahui Kapan Kesempatan Anda Terdapat beberapa fakta mengenai proses ovulasi dan masa subur pada wanita yang perlu Anda ketahui bila Anda sedang berusaha untuk memiliki momongan seperti: Ovulasi biasanya terjadi dalam waktu 14 hari sebelum menstruasi dimulai, akan tetapi karena siklus menstruasi dapat bervariasi antara 24-30 hari, maka ovulasi dapat terjadi kapan saja antara hari ke 10 sampai hari ke 16 Sel telur hanya dapat hidup selama 12-24 jam, oleh karena itu bercinta setelah ovulasi terjadi berarti Anda telah terlambat Sperma dapat hidup hingga 72 jam, oleh karena itu bercinta dalam waktu 3 hari sebelum ovulasi juga dapat menyebabkan terjadinya kehamilan Jadi, Anda memiliki kesempatan pada 3 hari sebelum ovulasi paling awal (hari ke 10) dan 1 hari setelah ovulasi paling akhir (hari ke 16).   6.      Jangan Lupa Untuk Sering Bercinta Dianjurkan agar Anda dan pasangan bercinta 1-2 hari sebelum dan setelah masa ovulasi atau kesempatan yang telah dibahas di atas. Karena kadar hormon testosteron dan jumlah sperma paling banyak ditemukan di pagi hari, maka berhubungan seks di pagi hari merupakan saat yang paling efektif. Ternyata bukan hanya kapan Anda berhubungan seks, akan tetapi bagaimana cara Anda (posisi) berhubungan seks juga penting. Para ahli kesuburan mengatakan bahwa posisi misionari (pria di atas) memungkinkan terjadinya penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) terdalam yang membuat sperma dapat dikeluarkan sedekat mungkin dengan leher rahim. Selain itu, bila seorang wanita mengalami orgasme, maka kontraksi yang dialaminya akan membuat sperma lebih dekat ke leher rahim. Hindarilah penggunaan pelumas buatan atau minyak buatan atau petroleum jelly, gliserin, dan bahkan air liur karena semuanya dapat membunuh sperma. Satu hal yang perlu diingat adalah saat Anda sedang berusaha untuk memiliki momongan jangan lupakan romantisme dalam bercinta. Hal ini dikarenakan stress justru dapat mengganggu siklus ovulasi normal pada wanita, menurunkan gairah seksual, menurunkan kadar hormon testosteron pada pria, dan menurunkan jumlah sperma. Jadi, nikmatilah hubungan seks Anda bersama pasangan setiap kali Anda melakukannya.   7.      Berkonsultasilah Dengan Dokter Anda Kunjungilah dokter Anda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum proses pembuahan dimulai. Dokter Anda akan memeriksan riwayat kesehatan keluarga Anda untuk memastikan bahwa Anda memiliki keadaan kesehatan yang baik. Setelah itu, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk berhenti mengkonsumsi pil KB selama setidaknya 3 bulan sebelum Anda mencoba untuk hamil. Dengan demikian, siklus menstruasi Anda pun akan kembali normal dan meningkatkan kesempatan Anda untuk hamil. Dokter juga mungkin akan menganjurkan Anda untuk mengkonsumsi berbagai jenis vitamin sebelum Anda mencoba untuk hamil. Konsumsi vitamin ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan bayi Anda nantinya sehingga perkembangannya di dalam rahim tidak terganggu. Walaupun mungkin, pembuahan biasanya tidak akan terjadi hanya dalam waktu semalam. Jadi, berapa lama Anda sebaiknya mencoba sebelum mulai mencari pertolongan medis? Banyak ahli menganjurkan untuk menunggu selama sekitar 1 tahun setelah mencoba untuk hamil sebelum mulai mencari pertolongan medis. Akan tetapi, hal ini tergantung pada riwayat kesehatan, usia, dan temperamen Anda. Setiap pasangan yang tidak juga berhasil hamil setelah mencoba selama 3-6 bulan padahal waktunya telah tepat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesuburan.   Sumber: pregnancyandbaby
 17 Jul 2018    16:00 WIB
Berbagai Mitos Seputar Air Kelapa dan Kehamilan
Anda mungkin sering mendengar berbagai mitos saat hamil, apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan atau makan. Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai mitos mengenai air kelapa dan hubungannya dengan kehamilan.   Air Kelapa Mengandung Banyak Sekali Nutrisi Mitos: air kelapa mengandung sangat banyak nutrisi, yang sangat dianjurkan bagi wanita hamil. Fakta: memang benar bahwa air kelapa mengandung nutrisi, akan tetapi bukan berarti mengkonsumsi air kelapa saja sudah cukup untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi ibu hamil. Tidak ada makanan yang dapat mencukupi semua kebutuhan nutrisi Anda. Oleh karena itu, Anda perlu mengkonsumsi berbagai jenis makanan, buah, dan sayuran.   Baca juga: Ini Dia Posisi Bercinta yang Cocok Untuk Berbagai Usia Kehamilan Anda…   Air Kelapa Dapat Membuat Rambut Bayi Semakin Tebal Mitos: bayi Anda akan terlahir dengan rambut tebal bila Anda mengkonsumsi air kelapa saat hamil. Fakta: tidak ditemukan hubungan antara konsumsi air kelapa dan ketebalan rambut bayi.   Air Kelapa Dapat Membuat Kulit Bayi Anda Lebih Cantik dan Sehat Mitos: mengkonsumsi air kelapa saat hamil akan membuat kulit bayi Anda mulus dan cantik. Fakta: mengkonsumsi air kelapa saja tidak akan membuat kulit bayi Anda mulus dan cantik. Kulit dan kesehatan bayi Anda tergantung pada banyak hal seperti faktor keturunan, nutrisi, kesehatan orang tua dan lainnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 15 Jul 2018    16:00 WIB
Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Ibu Hamil 5 Bulan
Memasuki bulan kelima kehamilan, berbagai organ dalam bayi Anda seperti otak, jantung, ginjal, hati, dan sebagainya sudah mulai terbentuk. Panca indera juga mulai terbentuk saat ini. kulit bayi pun akan mulai menebal. Oleh karena itu, masih banyak pantangan yang harus Anda lakukan, termasuk dalam hal makanan dan minuman. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan dan minuman yang harus Anda hindari untuk menjaga kesehatan Anda dan bayi Anda.   Minuman Bersoda Minuman bersoda mengandung kafein, gula, dan kalori tidak sehat. Jadi, daripada mengkonsumsi minuman bersoda yang tidak sehat, konsumsilah buah segar dan air lemon.   Buah Buah mengandung banyak mikronutrien dan serat, yang dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan Anda. akan tetapi, mengkonsumsi terlalu banyak buah pepaya, delima, dan nanas bukanlah hal yang baik saat hamil karena ketiganya telah diketahui dapat memicu terjadinya kontraksi rahim, yang dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Selain itu, hindari juga zat pengempuk daging karena biasanya zat ini mengandung ekstrak pepaya mentah atau enzim serupa yang berfungsi untuk memetabolisme protein.   Alkohol Sejak awal kehamilan, sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi minuman beralkohol, apalagi dalam jumlah berlebihan. Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan saat hamil dapat menyebabkan terjadinya kelainan bawaan ada bayi.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 26-30)   Merokok Merokok saat hamil juga telah terbukti dapat mengganggu perkembangan bayi Anda dan menyebabkan kelainan fisik pada bayi Anda. Hal ini dikarenakan merokok dapat mengurangi suplai oksigen pada bayi Anda, yang dapat mengganggu perkembangan sistem pernapasan bayi Anda. Merokok bahkan dapat memicu terjadinya keguguran atau lahir mati.   Kafein Baik teh maupun kopi mengandung kafein. Oleh karena itu, batasilah konsumsi teh atau kopi Anda, maksimum 2 gelas setiap hari. Mengkonsumi banyak minuman berkafein saat hamil dapat membuat bayi yang baru Anda lahirkan menjadi rewel dan sulit tidur. Selain itu, karena cokelat juga mengandung kafein, maka batasilah konsumsinya.   Makanan Berlemak Jangan biarkan ngidam yang Anda rasakan membuat Anda mengkonsumsi kentang goreng dan pizza secara berlebihan. Hal ini dapat membuat berat badan Anda meningkat tajam saat hamil, yang dapat menyebabkan timbulnya berbagai komplikasi kehamilan yang tidak diinginkan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 11 Jul 2018    18:00 WIB
Tips Cepat Memiliki Momongan
Menikah, berkeluarga, dan memiliki anak mungkin adalah keinginan setiap orang. Jika anda dan pasangan telah siap untuk memiliki anak atau bahkan ingin secepatnya memiliki anak, di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu anda.   1.      Lakukanlah Pemeriksaan Sebelum mencoba untuk hamil, lakukanlah beberapa pemeriksaan yang diperlukan. Segera hubungi dokter anda untuk memperoleh berbagai informasi yang diperlukan, mulai dari vitamin yang diperlukan sampai pada konsultasi berbagai masalah kesehatan yang anda hadapi. Dianjurkan untuk mulai mengkonsumsi asam folat bahkan sebelum kehamilan, karena asam folat sangat penting bagi perkembangan sistem saraf anak anda, terutama pada masa awal kehamilan.   2.      Ketahui Siklus Menstruasi Anda Dengan mengetahui siklus menstruasi anda, maka anda dapat mengetahui kapan saat subur anda, yaitu saat terjadinya ovulasi. Ovulasi merupakan saat terbaik untuk berhubungan seksual dan terjadi kehamilan. Akan sangat membantu bila anda dapat menyadari tanda-tanda terjadinya ovulasi (terlepasnya sel telur dari dalam indung telur ke saluran telur untuk menunggu dibuahi oleh sperma), seperti perubahan pada cairan yang keluar dari vagian anda. Cairan ini merupakan cairan serviks (leher rahim) yang biasanya berubah menjadi lebih cair dan licin pada masa subur anda. Beberapa wanita juga dapat merasa nyeri berdenyut pada salah satu sisi perut. Wanita yang memiliki siklus menstruasi 28 hari, maka ovulasi biasanya terjadi pada hari ke 14. Akan tetapi, banyak wanita yang memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek atau lebih panjang.   3.      Posisi dan Kehamilan Tidak ditemukan bukti yang spesifik mengenai hubungan antara posisi saat melakukan hubungan seksual dan kemungkinan terjadinya kehamilan. Walaupun demikian, beberapa wanita memiliki posisi serviks (leher rahim) yang berbeda daripada posisi biasanya, kasus ini jarang sekali terjadi. Pada keadaan ini mungkin posisi tertentu saat berhubungan seksual mungkin berpengaruh. Selain itu, beberapa posisi yang berlawanan dengan gravitasi, seperti berdiri atau duduk saat berhubungan seksual mungkin dapat mempengaruhi kemampuan sperma untuk masuk ke dalam rahim.   4.      Tunggu Sebentar Sebaiknya menunggu selama 10-15 menit setelah berhubungan seksual sebelum anda mulai berdiri atau bahkan ke kamar mandi. Hal ini dikarenakan dalam waktu 10-15 menit ini, sperma mungkin telah berada di dalam rahim.   5.      Jangan Berlebihan Sperma dapat bertahan selama 72 jam setelah berhubungan seksual. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar anda berhubungan seksual lebih sering pada waktu sekitar masa ovulasi (sebelum, saat, dan setelah). Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan anda untuk hamil. Akan tetapi bukan berarti di luar waktu tersebut anda dan pasangan tidak boleh berhubungan seksual. Selain itu, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pria anda. Jangan menggunakan celana yang terlalu ketat dan terlalu lama berendam di air panas, karena hal ini dapat mengurangi jumlah sperma di dalam air mani. Berdasarkan penelitian, pria yang menggunakan earphone untuk menjawab telepon dan membiarkan telepon genggamnya tetap berada di dalam saku celana, yang mana dekat dengan testis (buah zakar) dapat mempengaruhi kualitas sperma. Hindarilah berbagai jenis makanan yang terbuat dari kedelai. Berdasarkan suatu penelitian, pria yang banyak mengkonsumsi makanan berbahan dasar kedelai memiliki konsentrasi sperma yang lebih sedikit daripada pria yang tidak mengkonsumsi kedelai.   6.      Atasi Stress Selain mempengaruhi gairah seksual, ternyata stress juga dapat mempengaruhi ovulasi anda. Jadi, atasi dan kurangi stress anda.   7.      Gaya Hidup Sehat Berolahraga merupakan kebiasaan baik yang dapat sangat membantu bagi kesehatan anda dan juga menjaga berat badan anda. Akan tetapi, berolahraga berlebihan dapat membuat ovulasi terhenti. Olahraga dianggap telah berlebihan bila mengganggu siklus menstruasi anda. Bukan berarti hal ini membuat menstruasi anda berhenti. Gejala awal yang dapat terjadi adalah menstruasi terjadi lebih awal daripada seharusnya (pada siklus menstruasi yang teratur). Jangan berolahraga terlalu berat, berjalan cepat selama 30 menit sehari sudah cukup untuk menjaga kesehatan sekaligus kesuburan anda. Berhenti merokok juga dapat meningkatkan kemungkinan anda untuk hamil. Merokok dapat menurunkan kesuburan, karena mempengaruhi kadar estrogen dan juga ovulasi.   Sumber: webmd
 08 Jul 2018    13:00 WIB
Stop Pil KB, Kapan Bisa Hamil Lagi?
Saat ini banyak wanita menggunakan kontrasepsi atau KB untuk mencegah terjadinya kehamilan. Terdapat berbagai jenis kontrasepsi non permanen yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan seperti pil KB, kondom, KB suntik atau implan, dan pemasangan IUD (spiral). Akan tetapi, apa yang terjadi bila anda telah siap hamil dan berhenti menggunakan kontrasepsi apapun? Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar anda dapat hamil setelah berhenti menggunakan KB? Banyak wanita menemukan bahwa dirinya sulit hamil walaupun telah berhenti menggunakan kontrasepsi apapun.Akan tetapi, tidak semua wanita sulit hamil setelah berhenti menggunakan kontrasepsi. Beberapa wanita dapat hamil hanya 1 atau 2 minggu setelah berhenti menggunakan pil KB. Bila anda menggunakan kontrasepsi yang mengandung hormon, seperti pil KB atau KB suntik atau KB implan, maka selesaikanlah penggunaannya sebelum berusaha untuk hamil. Setelah anda menyelesaikan program KB anda, akan lebih baik bila anda menunggu hingga menstruasi anda kembali normal sebelum berusaha untuk hamil. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya perdarahan atau menstruasi yang tidak teratur. Secara umum, pertengahan bulan merupakan waktu terjadinya ovulasi yaitu pelepasan sel telur dari indung telur menuju ke tuba falopii (saluran telur, tempat terjadinya pembuahan), yang merupakan masa subur seorang wanita di mana kehamilan lebih mudah terjadi. Oleh karena itu, 2 minggu setelah anda berhenti menggunakan kontrasepsi merupakan saat paling subur bagi anda. Jika anda pernah hamil atau pernah mengalami keguguran sebelumnya, maka berikanlah tubuh anda waktu selama setidaknya 3 bulan untuk memulihkan dirinya sebelum kembali berusaha untuk hamil. Bila anda menggunakan IUD (spiral), maka anda harus mengangkat spiral tersebut sebelum berusaha untuk hamil. Bila anda menggunakan kondom untuk mencegah kehamilan, maka berhentilah menggunakan kondom bila anda telah siap untuk hamil Baca juga: Efek Konsumsi Pil KB Dalam Jangka Panjang Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 03 Jul 2018    11:00 WIB
Berbagai Metode Mencegah Kehamilan
Jaman dulu orang berpendapat "banyak anak, banyak rejeki." Namun, di jaman ini seringkali orang berpikir untuk membatasi jumlah anak mereka karena mungkin sisi ekonomi atau alasan lainnya. Pemerintah sendiri ada suatu program yang disebut dengan Keluarga Berencana dengan slogan "Dua anak cukup." Apapun itu yang menjadi pertimbangan untuk mencegah kehamilan, berikut adalah beberapa metode yang ada 1.         Cara alami Ini adalah cara tradisional yang tidak membutuhkan obat atau alat tertentu untuk mencegah kehamilan. Pertama adalah pantang melakukan atau menghindari hubungan seksual. Kedua adalah dengan senggama putus atau disebut juga coitus interruptus yaitu suatu metode dengan cara menarik penis dari vagina sebelum mengalami ejakulasi. Teori atau tujuannya adalah agar sperma tidak masuk atau tersimpan ke dalam vagina yang bisa mengakibatkan kehamilan. Cara senggama putus ini memerlukan pengendalian diri sehingga ketika menarik penis dari vagina pada waktu yang tepat. Namun juga perlu dipahami bahwa cara ini tidak sepenuhnya efektif karena tergantung pengendalian dan waktu yang tepat tadi. Menurut the United States Health and Human Services (HHS) Office for Population Affairs, dari 100 wanita yang menggunakan metode ini, 20 diantaranya hamil. Sedangkan penelitian lainnya dari 100 perempuan, 28 diantaranya hamil. Jadi tingkat keberhasilannya sekitar 80%. Namun, ada pasangan yang berpendapat bahwa metode ini mengganggu kesenangan seksual karena harus ejakulasi di luar yang menuntut untuk mengendalikan diri. 2.         Menggunakan alat bantu Kondom Alat bantu yang umum dipakai adalah kondom yang terbuat dari latek. Kondom bukan saja mencegah sperma masuk ke dalam vagina, namun juga mencegah penularan penyakit yang disebabkan dari hubungan seksual. Saat ini ada kondom untuk pria dan juga kondom untuk wanita. Untuk kondom pria tingkat efektifitas mencegah kehamilan 82% sedangkan kondom wanita 79%. Diafragma Alat lainnya disebut dengan diafragma yaitu karet yang berbentuk kubah yang dimasukan ke dalam vagina dan bersifat elastis. Tingkat keefektifan dalam mencegah kehamilan sekitar 88% jika digunakan dengan spermisida dan sekitar 77% - 83% jika digunakan tanpa spermisida. Cervical Cap Cervical cap atau tutup serviks ini memiliki bentuk seperti tudung saji yang terbuat dari karet latek. Alat ini diletakan di atas serviks atau dinding Rahim dengan tujuan untuk menghalabi sperma masuk. Tingkat keefetifannya 77%-83% dan jika digunakan dengan spermisida sekitar 88%.   3.         Suntikan Suntikan ini perlu dilakukan setiap 3 bulan sekali. Tujuan dari suntikan ini adalah menghentikan wanita untuk melepaskan sel telurnya agar tidak terjadi kehamilan. Tingkat keefektifannya sekitar 94%   4.         Pil kontrasepsi Pil ini harus dikonsumsi setiap hari. Pil ini merupakan kombinasi dari dua hormone yaitu estrogen dan progestin yang berfungsi untuk menghentikan ovulasi dan juga membuat dinding rahim lebih tipis. Tingkat keefektifannya antara 91%-95%.   Ini adalah sebagian dari metode mencegah kehamilan. Masih ada cara-cara lainnya seperti implant maupun vasektomi. Selain itu juga masih ada alat bantu lainnya baik yang sifatnya hormonal maupun non-hormonal. Sebab itu jika sobat sehat ingin mengenal lebih jauh dan mana yang lebih sesuai, ada baiknya sobat sehat bisa konsultasi ke dokter yang bersangkutan.
 01 Jul 2018    11:00 WIB
Stretch Mark Akibat Kehamilan
Kehamilan dan persalinan mempengaruhi berbagai hal dalam hidup anda, mulai dari waktu tidur anda, kegiatan anda, pekerjaan anda, dan keadaan tubuh anda. Hal yang paling sering dikeluhkan oleh banyak ibu adalah timbulnya stretch mark. Stretch mark biasanya tetap ada setelah anda melahirkan.   Mengapa Stretch Mark Terjadi ? Stretch mark terjadi akibat bagian tubuh anda membesar melebihi kemampuan elastisitas kulit anda, yang menyebabkan serat elastik di bawah permukaan kulit anda robek dan menimbulkan stretch mark. Timbulnya stretch mark dipengaruhi oleh seberapa cepat berat badan anda bertambah dan seberapa banyak berat badan anda bertambah. Semakin cepat peningkatan berat badan anda terjadi, maka stretch mark semakin cepat terbentuk.   Di Mana Saja Stretch Mark Dapat Terbentuk ? Selain perut, stretch mark juga dapat terjadi pada daerah dada, paha, bokong, dan lengan atas. Stretch mark biasanya berwarna merah muda, merah, atau ungu selama kehamilan dan menjadi putih atau keabuan setelah melahirkan.   Kapan Stretch Mark Mulai Timbul ? Stretch mark biasanya mulai timbul pada bulan keenam atau ketujuh kehamilan anda. Pembentukan stretch mark juga dipengaruhi oleh faktor genetik, artinya bila ibu anda mempunyai stretch mark saat hamil, maka anda juga akan mengalaminya.   Adakah Cara Mencegah Timbulnya Stretch Mark ? Sayangnya, tidak ada hal yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya stretch mark saat kehamilan. Semua krim atau pengobatan anti stretch mark sama sekali tidak berpengaruh. Akan tetapi, bukan berarti tidak diperlukan pemakaian krim atau body lotion yang membuat kulit anda lembab dan elastis. Banyak minum air putih juga membantu menjaga kulit anda agar tidak kering. Menjaga kelembaban dan elastisitas kulit anda tetap penting. Kadang, penggunaan body lotion dapat mengurangi rasa gatal akibat timbulnya stretch mark pada kulit. Sebagian stretch mark dapat memudar seiring dengan berlalunya waktu, akan tetapi ada juga stretch mark yang tidak memudar. Penggunaan gel yang mengandung ekstrak bawang dan asam hialuronik dapat membantu memudarkan warna stretch mark setelah penggunaan selama 12 minggu. Menurut para ahli, saat terbaik perawatan stretch mark adalah saat stretch mark masih berwarna merah. Baca juga: Para Bumil, Ayo Cegah Stretch Mark Dari Sekarang!!! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 14 May 2018    11:00 WIB
5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Seputar Menstruasi
Mengapa Sindrom Premenstrual Terjadi? Sindrom premenstrual biasanya terjadi dalam waktu 2 minggu sebelum menstruasi dimulai dan terjadi akibat perubahan kadar hormon progesteron dan estrogen. Terjadinya sindrom premenstruasi juga berhubungan dengan faktor genetika dan riwayat keluarga.  Gejala sindrom premenstrual adalah mood yang berubah-ubah, mudah marah, payudara terasa keras, dan tertahannya air di dalam tubuh. Berbagai gejala ini dapat dikurangi dengan mengkonsumsi diet sehat dan berolahraga secara teratur. Stress dan kurang tidur dapat membuat gejala menjadi lebih buruk. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai berbagai hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi gejala sindrom premenstrual yang Anda alami.   Apakah Siklus Menstruasi Saya Normal? Siklus menstruasi yang normal tidaklah selalu harus terjadi setiap 28 hari. Siklus menstruasi dapat berlangsung antara 21-36 hari. Akan tetapi, sebagian besar wanita usia produktif memiliki siklus menstruasi sekitar 26-32 hari.  Ovulasi atau keluarnya sel telur dari indung telur terjadi pada 14 hari sebelum menstruasi dimulai. Oleh karena itu, wanita yang memiliki siklus menstruasi selama 34 hari, maka ovulasi akan terjadi pada hari ke 20 dari siklus menstruasi. Siklus menstruasi yang teratur menunjukkan bahwa proses ovulasi Anda telah berlangsung, akan tetapi bila Anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau jarang mendapat menstruasi, maka hal ini menAndakan bahwa ovulasi tidak terjadi. Sebagian besar wanita memiliki lama menstruasi sekitar 2-8 hari, di mana jumlah darah yang keluar dapat bervariasi dari sedikit, sedang, dan banyak.  Terdapat banyak hal yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi Anda seperti kurang tidur, waktu kerja, stress, penambahan atau penurunan berat badan, olahraga berlebihan, dan gangguan keseimbangan hormonal. Jika Anda tidak berovulasi secara teratur, misalnya karena Anda menderita penyakit ovarium polikistik, maka menstruasi Anda pun menjadi tidak teratur. Jika menstruasi Anda terlambat dan Anda pernah berhubungan seks, maka mungkin telah terjadi kehamilan.   Apakah Saya Dapat Hamil Saat Menstruasi atau Sebaliknya? Walaupun sangat jarang sekali terjadi kehamilan saat Anda menstruasi, akan tetapi hal ini bukan tidak mungkin. Tidak ada waktu tertentu yang cukup aman untuk berhubungan seks tanpa kondom dan pasti tidak hamil. Seorang wanita dapat hamil kapanpun di sepanjang siklus menstruasinya, walaupun kehamilan lebih sering terjadi bila Anda berhubungan seksual pada masa subur Anda. Sperma dapat bertahan di dalam tubuh seorang wanita (organ reproduksi wanita) selama 1 minggu, sedangkan sel telur wanita akan tetap subur dalam waktu 24 jam setelah ovulasi. Oleh karena itu, bila Anda berhubungan seks pada hari-hari terakhir menstruasi Anda, kemudian terjadi ovulasi dan sperma masih ada di dalam organ reproduksi Anda, maka Anda pun dapat hamil. Bila Anda mengalami perdarahan dari vagina saat hamil, maka hal ini mungkin merupakan tAnda telah terjadinya keguguran atau justru menstruasi. Kedua hal ini sulit dibedakan.  Kadangkala, saat janin menempel pada dinding rahim, Anda dapat mengalami perdarahan, yang oleh banyak wanita seringkali disalahartikan sebagai menstruasi dan membuat mereka salah menghitung umur bayi di dalam kandungannya. Akan tetapi, dengan kemajuan teknologi kedokteran dan bantuan USG abdomen (perut), maka dokter tetap dapat mengetahui berapa usia kehamilan Anda dengan tepat. Seorang ahli menyatakan bahwa sekitar 20% wanita hamil dapat mengalami perdarahan di atas pada 3 bulan pertama kehamilannya. Sebagian besar wanita tidak mendapat menstruasi saat mereka hamil.  Bila lama menstruasi Anda menjadi lebih singkat atau lebih sedikit daripada biasanya, maka ada kemungkinan bahwa telah terjadi kehamilan. Oleh karena itu, dianjurkan agar Anda melakukan pemeriksaan kehamilan.   Apakah Saya Dapat Mengalami Sindrom Syok Toksik Bila Tidak Mengganti Pembalut Dalam Waktu yang Cukup Lama? Sindrom syok toksik merupakan suatu keadaan yang dapat membahayakan jiwa seseorang, yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Pada tahun 1980 hal ini seringkali terjadi pada wanita muda yang menggunakan pembalut dengan merek tertentu.  Keadaan ini disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus atau staphylococcus yang masuk ke dalam aliran darah dan melepaskan suatu zat toksik. Racun yang dilepaskan oleh bakteri ini dapat menyebabkan terjadinya demam tinggi, penurunan tekanan darah, dan bahkan koma.  Beberapa orang ahli mengatakan bahwa pembalut yang dapat menyerap cairan dengan sangat cepat dan tidak diganti dalam waktu lama dapat menjadi tempat bakteri bertumbuh dan menyebabkan terjadinya sindrom syok toksik ini. Pabrik pembuat pembalut menyarankan agar Anda mengganti pembalut Anda setidaknya setiap 4-8 jam.   Pada Usia Berapa Menopause Terjadi dan Apa Gejalanya? Menopause merupakan suatu keadaan di mana menstruasi berhenti dan seorang wanita tidak dapat hamil kembali karena ia tidak lagi memproduksi sel-sel telur. Kadang-kadang, menstruasi dapat berhenti secara mendadak, akan tetapi menstruasi biasanya menjadi jarang terlebih dahulu sebelum akhirnya berhenti sepenuhnya. Menopause biasanya terjadi pada usia 52 tahun, akan tetapi juga dapat terjadi pada usia antara 45-55 tahun. Menopause yang terjadi lebih cepat dari usia 45 tahun (menopause dini) biasanya  disebabkan oleh kegagalan ovarium prematur. Keadaan ini bersifat diturunkan dalam keluarga. TAnda-tAnda atau gejala menopause biasanya dimulai antara 2.5 tahun sebelum menstruasi berhenti atau sebelum menopause terjadi. Beberapa gejala menopause yang sering ditemukan adalah hot flushes, berkeringat di malam hari, mood berubah-ubah, mudah marah, mudah lelah, gangguan tidur, dan vagina terasa kering.     Sumber: webmd
 04 May 2018    16:00 WIB
15 Tips Cara Agar Cepat Hamil dan Punya Anak
Tips Cara Agar Cepat Hamil berikut,bisa dicoba bagi yang ingin supaya segera punya Anak, (Posisi, Waktu berhubungan, dll.), disertai dengan Doa juga ya… 1. Meningkatkan Kesuburan Suami IstriBeberapa makanan berikut mengandung nutrisi dan vitamin yang bagus untuk membantu suami istri agar cepat hamil. Untuk menjaga kesuburan rahim istri, misal: kecambah, alpukat, ayam, dan susu. Sementara untuk meningkatkan kualitas sperma suami, misal ikan, telur, daging, dsb. 2. Frekuensi BerhubunganSebaiknya berhubungan suami istri dilakukan dengan frekuensi sewajarnya, jika terlalu sering maka suami terlalu sering ejakulasi, sehingga mempengaruhi kualitas dan jumlah sperma yang dikeluarkan . 3. Posisi BerhubunganPosisi yang berpeluang besar agar istri cepat hamil, adalah posisi yang memungkinkan agar sperma dapat berenang cepat melintasi rongga rahim menuju sel telur yaitu posisi suami di atas, hindari posisi istri diatas karena gravitasi akan menghambat sperma bertemu sel telur 4. Berbaring Setelah BerhubunganIstri dianjurkan tetap berbaring beberapa saat setelah berhubungan, untuk memperbesar peluang cepat hamil. Sebaiknya istri kencing sebelum berhubungan agar setelahnya tidak tergesa-gesa bangkit n pergi ke kamar mandi. 5. Nikmati Hubungan Suami IstriMulailah menikmati hubungan seks tidak sebagai usaha untuk cepat hamil saja tapi juga karena Anda berdua menikmati dan nyaman melakukannya. Coba beberapa variasi posisi dan lokasi untuk meningkatkan mood Anda berdua. 6. Hindari pelicinAlat bantu pelicin mengandung komponen-komponen yang bisa merusak sperma sehingga tidak dianjurkan untuk pasangan yang ingin segera hamil. 7. Ketahui Masa Subur IstriMasa subur adalah waktu dimana sel telur siap dibuahi oleh sperma. Jika suami istri berhubungan saat istri sedang masa subur, akan memperbesar peluang cepat hamil. Bagi istri yang siklus haidnya teratur akan lebih mudah menghitung masa suburnya, karena bisa dihitung dengan rumus menurut haid pertama. 8. Ukur Suhu BadanCara lain untuk mengetahui kapan terjadinya masa subur, ukur suhu tubuh dengan menggunakan termometer yang diletakkan di vagina selama lima menit. Suhu tubuh yang normal berkisar antara 35,5 – 36 derajat celcius. Di masa subur, suhu tubuh akan sedikit naik menjadi 37 – 38 derajat celcius. 9. Lendir KesuburanCara lain mengetahui masa subur adalah mengecek lendir kesuburan vagina (cervical mucus). Cara melihatnya bisa dengan menggunakan tisu atau jari bersih. Jika terdapat lendir kesuburan di vagina Anda, itu pertanda Istriberada dalam puncak masa subur 10. Tes KesuburanCara praktis mengetahui kesuburan bisa dengan alat penghitung masa subur yang dijual di pasaran. Alat ini akan mengukur kadar hormon pada air kencing. Hasil tes bisa dilihat dengan tanda tertentu, yang menyatakan Anda sedang berada pada masa subur atau tidak. 11. Jaga Berat BadanBerat badan terlalu kurus juga akan mempengaruhi hormon kesuburan. Demikian juga jika terlalu gemuk. Hubungi bidan/dokter, untuk mengetahui berat badan tubuh yang ideal . 12. OlahragaTerlalu banyak olahraga juga kurang baik buat kesuburan, jadi sebaiknya dilakukan secukupnya saja. olahraga ringan tiga kali seminggu selama 30 menit biasanya sudah cukup. Jalan pagi merupakan salah satu contoh olahraga ringan yang dianjurkan. 13. Gaya hidup sehatCek kembali gaya hidup (pola makan, asap rokok, penggunaan obat sembarangan) Misalnya, jika perokok atau dekat dengan perokok, sebaiknya hindari. Gaya hidup lain yang juga sebaiknya kita hindari adalah pemakaian obat-obatan sembarangan serta minuman alkohol secara berlebihan. 14. Rileks dan JalaniKeinginan yang sangat kuat untuk segera hamil bisa membuat Anda stres. Padahal stress bisa membuat seseorang kehilangan selera untuk berhubungan seks dan membuat daya tahan tubuh juga menurun. Maka cobalah untuk mengurangi stres dengan mencoba berdoa, pasrah dan ikhlas. Percaya Anda dan pasangan sudah melakukan yang terbaik, selebihnya adalah di luar kekuasaan Anda. 15. Kapan perlu konsultasi ke dokterBila pasangan suami istri sudah menikah 1 tahun dengan frekuensi hubungan yang cukup, belum juga hamil, saatnya konsultasi ke dokter, agar bisa diketahui bagaimana jalan yang terbaik. Semoga Bermanfaat…   Baca juga: Prinsip Dalam Mendidik Anak   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang    
 04 May 2018    13:00 WIB
Hamil Saat Berusia 36 Tahun, Kenapa Tidak?
Khawatir bayi anda tidak sehat bila hamil di usia lebih dari 35 tahun? Tidak perlu khawatir. Sekarang ini banyak wanita sehat yang hamil di usia lebih dari 35 tahun melahirkan bayi-bayi yang sehat. Akan tetapi, bukan berarti anda tidak memerlukan perhatian lebih saat hamil. Pemeriksaan rutin selama kehamilan anda, dapat membantu anda dan bayi anda tetap sehat. CARA MENINGKATKAN KESEHATAN BAYI ANDA Pemeriksaan Kehamilan Secara Teratur Kontrol  kehamilan dini dan teratur dapat membantu anda dan bayi anda tetap sehat. 8 minggu  pertama kehamilan merupakan saat penting perkembangan bayi anda. Wanita yang berusia di atas 35 tahun dan hamil membutuhkan pengawasan lebih dikarenakan meningkatnya resiko berbagai komplikasi kehamilan, seperti diabetes gestasional dan preeklampsia. Pemeriksaan yang biasa dilakukan saat kontrol kehamilan adalah pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan urin, dan kadar gula darah. Dengan pemeriksaan dini dan teratur, dokter anda dapat mengetahui munculnya komplikasi, sehingga dapat segera ditangani.Konsumsi Asam Folat Sebaiknya, semua wanita usia produktif mengkonsumsi setidaknya 400 mcg (maksimal 1.000 mcg) asam folat setiap harinya. Konsumsi asam folat setiap harinya sebelum dan selama 3 bulan pertama kehamilan dapat mencegah kelainan bawaan pada otak dan saraf bayi. Hal ini terutama penting diketahui oleh wanita yang hamil di usia lebih dari 35 tahun, karena meningkatnya resiko mempunyai bayi dengan kelainan bawaan. CARA MENURUNKAN RESIKO KOMPLIKASI KEHAMILAN Jaga Kondisi Kesehatan Anda Memperhatikan kesehatan ibu selama hamil juga merupakan salah satu hal yang penting. Dengan ibu yang sehat, maka bayi anda pun akan lebih sehat lagi. Selain itu, jangan lupa untuk mengontrol kesehatan gigi anda ke dokter gigi untuk mengurangi resiko kelahiran prematur atau berat badan lahir bayi anda rendah.Menu Makanan Sehat Selama hamil, makanlah berbagai jenis makanan, mulai dari sayuran dan buah-buahan, gandum, kacang-kacangan, daging, dan berbagai produk susu rendah lemak. Anda sebaiknya mengkonsumsi 4 gelas susu kaya kalsium setiap harinya selama hamil untuk menjaga kesehatan gigi dan tulang anda selama hamil. Selain itu, jangan lupa untuk mengkonsumsi makanan tinggi asam folat seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, hati, dan buah-buahan.Perhatikan Berat Badan Anda Anda harus berkonsultasi dengan dokter anda mengenai seberapa banyak kenaikan berat badan yang diperbolehkan untuk anda. Bila anda mempunyai berat badan ideal, kenaikan berat badan yang disarankan adalah sekitar 12-17 kg selama kehamilan. Bila berat badan anda sedikit berlebih, maka kenaikan berat badan yang diperbolehkan adalah sekitar 8-12 kg selama kehamilan. Namun bila anda menderita obesitas, maka kenaikan berat badan yang diperbolehkan adalah sekitar 6-10 kg selama kehamilan. Dengan memperhatikan kenaikan berat badan anda, anda dapat mencegah kelahiran prematur dan berbagai komplikasi kehamilan lainnya seperti tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan preeklampsia dan peningkatan kadar gula darah yang dapat menyebabkan diabetes selama kehamilan, yang nantinya dapat meningkatkan resiko anda menderita diabetes.Olahraga Siapa bilang wanita hamil tidak boleh berolahraga? Dengan sedikit mengurangi atau memodifikasi pola olahraga anda, maka anda tetap diperbolehkan berolahraga selama hamil, tentunya dengan terlebih dahulu menkonsultasikan menu olahraga anda dengan dokter anda. Olahraga dapat membuat anda tetap sehat, bersemangat, menghilangkan stress, dan menjaga berat badan anda selama kehamilan.Berhenti Merokok dan Minum Alkohol Semua wanita hamil diharuskan untuk berhenti merokok dan minum alkohol. Mengkonsumsi alkohol selama kehamilan dapat meningkatkan resiko bayi anda menderita kelainan fisik maupun mental. Merokok dapat meningkatkan resiko berat badan lahir rendah, terutama pada wanita hamil yang berusia di atas 35 tahun. Berhenti merokok juga dapat mencegah terjadinya preeclampsia. Bila selama hamil dan menyusui anda diharuskan meminum obat-obatan tertentu, jangan lupa untuk terlebih dahulu menanyakan kepada dokter anda obat apa yang boleh dan tidak boleh anda konsumsi selama hamil dan menyusui.