Your browser does not support JavaScript!
 25 Mar 2020    18:00 WIB
Menggunakan Obat Anti Depresi Saat Hamil, Amankah?
Penggunaan obat anti depresi biasanya tidak dianjurkan pada wanita hamil, terutama bila kehamilan baru memasuki trimester pertama (0-12 minggu). Hal ini disebabkan oleh berbagai resiko yang mungkin terjadi pada ibu dan janin, walaupun belum ada bukti pasti mengenai hal ini. Berbagai resiko yang mungkin terjadi bila anda mengkonsumsi obat anti depresi saat hamil adalah:•  Keguguran•  Kelainan jantung bawaan pada bayi•  Terjadinya hipertensi pulmonal yang dapat membuat bayi kesulitan bernapas Bila ibu hamil mengalami gangguan kesehatan jiwa tertentu atau mengalami depresi, maka dokter akan memeriksa apakah manfaat penggunaan obat anti depresi ini lebih besar daripada berbagai resiko yang mungkin terjadi sebelum memutuskan apakah anda tetap harus mengkonsumsi obat anti depresi atau tidak. Menurut NHS, jika seorang wanita mengkonsumsi obat anti depresi untuk mengatasi gejala depresi ringan dan kemudian menjadi hamil atau berencana untuk hamil, maka penggunaan obat harus dihentikan secara bertahap. Wanita ini kemudian harus diawasi untuk melihat efek dari penghentian obat anti depresi dan apa efek berbagai pengobatan alternatif yang dilakukan seperti olahraga, terapi perilaku dan kognitif, dan konseling. Jika ternyata, anda tetap harus mengkonsumsi obat anti depresi selama kehamilan berlangsung, maka dokter biasanya akan menyarankan penggunaan obat anti depresi golongan SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor) seperti fluoxetine, citalopram, atau sertraline. Fluoxetine merupakan obat golongan SSRI yang memiliki resiko berbahaya terendah terhadap kehamilan. Wanita yang membutuhkan terapi psikologis seperti konseling, harus mendapatkan terapi konseling ini dalam waktu 1 bulan setelah diagnosa ditegakkan. Setelah melahirkan, para wanita penderita depresi harus tetap melanjutkan pengobatannya (konsumsi obat anti depresi). Sebagian besar obat anti depresi dapat ditemukan pada ASI dengan kadar yang bervariasi, akan tetapi apa efek obat ini terhadap bayi belum diketahui dengan pasti.Sumber: webmd
 04 Mar 2020    08:00 WIB
Penyebab Terlambatnya Haid Selain Kehamilan
Sesekali terlambat haid (menstruasi) atau bahkan tidak mendapat haid merupakan hal yang biasa terjadi pada seorang wanita. Keadaan ini disebut dengan amenorea. Tidak mendapat menstruasi atau terlambatnya menstruasi jarang berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan berat, berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai hal ini. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan keterlambatan menstruasi atau menstruasi tidak terjadi selain daripada kehamilan.   Stress Stress mental dapat menyebabkan gangguan sementara fungsi hipotalamus. Hipotalamus merupakan suatu organ yang bertanggung jawab dalam pembentukan hormon selama siklus menstruasi. Gangguan pada hipotalamus ini dapat menyebabkan terhentinya ovulasi (terlepasnya sel telur dari ovarium) dan menstruasi untuk sementara waktu. Siklus menstruasi Anda biasanya akan kembali normal setelah stress Anda berkurang.   Sindrom Ovarium Polikistik Salah satu hal yang sering menyebabkan terjadinya amenorea adalah sindrom ovarium polikistik. Sindrom ovarium polikistik terjadi saat tubuh memproduksi terlalu banyak hormon estrogen dan androgen, melebihi kebutuhan hormon estrogen dan progesteron yang diperlukan untuk proses ovulasi. Saat proses ovulasi gagal terjadi, kantong berisi cairan ini akan terus terbentuk di dalam ovarium (indung telur). Beberapa gejala dari sindrom ovarium polikistik adalah siklus menstruasi yang abnormal (volume darah yang keluar sangat banyak) atau tidak mendapat menstruasi sama sekali, jerawat, obesitas, kemandulan, dan pertumbuhan rambut wajah yang berlebihan.   Kontrasepsi Seorang wanita yang mengkonsumsi pil KB mungkin tidak mendapat menstruasi. Bahkan setelah ia berhenti menggunakan pil KB, siklus menstruasi baru akan kembali normal atau teratur dalam waktu 6 bulan. KB implant atau suntik atau pemasangan spiral juga dapat menyebabkan terjadinya amenorea.   Tumor Pituitari Kelenjar pituitari merupakan suatu kelenjar berukuran sebesar kacang yang terdapat di dalam otak dan berfungsi untuk menghasilkan beberapa jenis hormon. Sebuah tumor non kanker pada kelenjar pituitari dapat menyebabkan berlebihannya produksi hormon prolaktin, yang dapat mengganggu pengaturan siklus menstruasi. Tindakan pembedahan mungkin diperlukan untuk mengatasi keadaan ini.   Berat Badan Kurang dan Olahraga Berlebihan Seorang wanita dengan berat badan yang sangat kurang dapat mengalami gangguan fungsi hormon yang menyebabkan berkurangnya proses ovulasi. Hal ini biasanya terjadi pada para wanita yang menderita anoreksi nervosa atau bulimia nervosa.  Selain itu, wanita yang mengikuti kegiatan olahraga dengan intensitas berat, seperti balet, gimnastik, dan berlari juga dapat mengalami gangguan siklus menstruasi (menstruasi tidak teratur).   Hipotiroidisme Suatu gangguan kesehatan, hipotiroidisme juga dapat menyebabkan terjadinya amenorea. Hipotiroidisme merupakan suatu keadaan di mana kelenjar tiroid tidak memproduksi cukup hormon tiroid yang diperlukan oleh tubuh untuk menjalankan fungsinya. Gangguan kelenjar tiroid dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon prolaktin. Perubahan kadar hormon prolaktin dapat mengganggu siklus menstruasi Anda.  Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: livestrong
 29 Feb 2020    16:00 WIB
10 Bahan Alami Untuk Menyamarkan Stretch Mark
Stretch mark merupakan garis putih atau kemerahan pada permukaan kulit. Stretch mark paling sering ditemukan pada kulit di daerah perut, paha, lengan atas, bokong, dan dada. Kadangkala, stretch mark juga dapat ditemukan pada sebagian besar area kulit. Kehamilan memang merupakan penyebab utama timbulnya stretch mark. Penyebab lainnya adalah peningkatan atau penurunan berat badan secara mendadak, pertumbuhan tubuh yang cepat, keturunan, stress, dan perubahan kondisi fisik. Stretch mark terbentuk di dalam lapisan kulit bagian tengah (dermis) saat jaringan ikat meregang melebihi batas elastisitasnya karena pembesaran atau peregangan kulit yang sangat cepat. Saat kulit meregang, jaringan kolagen di dalamnya pun akan melemah dan produksi kolagen normal pun akan terganggu dan akhirnya rusak. Hal ini akan menyebabkan timbulnya suatu jaringan parut pada permukaan kulit (stretch mark). Pada awalnya, stretch mark biasanya berwarna merah mudah atau merah, tetapi seiring dengan berlalunya waktu, stretch mark akan menjadi berwarna putih keperakan. Stretch mark paling sering terjadi pada permukaan kulit yang cepat melebar atau pada bagian tubuh yang paling dulu mengalami pembesaran saat seseorang mengalami peningkatan berat badan. Untuk membantu menyamarkan stretch mark, di bawah ini ada beberapa bahan alami yang dapat membantu Anda.   1.      Minyak Jarak Minyak jarak telah banyak digunakan sebagai pengobatan bagi berbagai jenis gangguan kulit seperti keriput, bintik hitam karena penuaan, tahi lalat, flek, garis halus, dan jerawat. Selain itu, minyak jarak juga dapat digunakan untuk menyamarkan stretch mark. Caranya adalah: Oleskan minyak jarak pada daerah kulit yang mengalami stretch mark dan pijat daerah tersebut dengan gerakan memutar selama 5-10 menit Bungkus area kulit tersebut dengan kain tipis. Kemudian kompres bagian kulit tersebut selama setidaknya 30 menit Ulang proses ini setiap harinya selama setidaknya 1 bulan untuk mendapatkan hasil yang positif   2.      Lidah Buaya Lidah buaya telah diketahui dapat mengobati berbagai gangguan kulit. Lidah buaya mengandung zat yang dapat membantu proses penyembuhan, yang juga dapat menyamarkan stretch mark. Caranya adalah oleskan gel lidah buaya secara langsung pada area kulit yang mengalami stretch mark, diamkan selama 15 menit, kemudian bila dengan air hangat Cara lainnya adalah buatlah campuran antara ¼ cup gel lidah buaya, minyak dari 10 kapsul vitamin E, dan minyak dari 5 kapsul vitamin A. Kemudian, oleskan campuran ini pada daerah kulit yang mengalami stretch mark hingga terserap sempurna. Ulangi proses ini setiap hari.   3.      Putih Telur Telur merupakan makanan yang mengandung banyak protein. Untuk menyamarkan stretch mark, gunakanlah hanya bagian putih telur yang mengandung asam amino dan protein. Caranya adalah: Kocok putih telur yang berasal dari 2 butir telur dengan garpu. Bersihkan daerah kulit yang mengalami stretch mark dengan air kemduian oleskan putih telur tersebut pada kulit dengan menggunakan kuas riasan Biarkan putih telur mengering dan bersihkan kulit dengan air dingin Kemudian oleskan minyak zaitun pada kulit untuk melembabkannya Ulangi proses ini setiap hari selama setidaknya 2 minggu   4.      Sari Buah Lemon Cara mudah lainnya untuk menyamarkan stretch mark adalah dengan menggunakan sari buah lemon. Sari buah lemon merupakan asam alami yang dapat membantu proses penyembuhan dan menyamarkan stretch mark, jerawat, dan jaringan parut lainnya. Caranya adalah oleskan sari buah lemon segar pada kulit yang mengalami stretch mark dengan gerakan memutar. Biarkan sari buah lemon ini menyerap ke dalam kulit Anda selama setidaknya 10 menit sebelum membilasnya dengan iar hangat Cara lainnya adalah campurkanlah sari buah lemon dengan sari timun dengan takaran yang sama dan oleskan pada kulit yang mengalami stretch mark.   Baca juga: Stretch Mark Akibat Kehamilan      5.      Gula Gula putih merupakan salah satu bahan alami yang juga dapat digunakan untuk menyamarkan stretch mark. Anda dapat menggunakan gula untuk mengeksfoliasi kulit Anda. Caranya adalah: Campurkan 1 sendok makan gula dengan minyak almond dan beberapa tetes sari buah lemon. Aduk, kemudian oleskan pada kulit yang mengalami stretch mark Biarkan selama beberapa menit setiap harinya sebelum membersihkannya Lakukan hal ini selama sebulan atau lebih   6.      Sari Kentang Sari kentang mengandung banyak vitamin dan mineral yang dapat mempercepat pertumbuhan dan penyembuhan sel-sel kulit. Caranya adalah: Potonglah kentang berukuran sedang menjadi potongan-potongan tebal Ambil 1 potong kentang dan gosokan secara perlahan pada kulit yang mengalami stretch mark selama beberapa menit. Pastikan kanji dari kentang menutupi area kulit yang mengalami stretch mark Biarkan sari kentang ini mengering, kemudian bilaslah dengan air hangat   7.      Alfalfa Daun alfalfa mengandung 8 asam amino esensial yang baik bagi kesehatan kulit Anda. Daun alfalfa juga mengandung banyak protein, vitamin E, dan vitamin K; yang dapat menutrisi kulit. Caranya adalah: Campurkan sejumlah bubuk alfalfa dengan beberapa tetes minyak chamomile dan aduk hingga membentuk suatu pasta Oleskan pasta pada kulit yang mengalami stretch mark 2-3 kali sehari Ulangi proses ini setiap hari selama beberapa minggu   8.      Cocoa Butter Cocoa butter sangat penting dalam menyamarkan stretch mark karena merupakan pelembab alami yang luar biasa, yang dapat membantu menutrisi kulit dan menyamarkan stretch mark. Oleskanlah cocoa butter pada daerah kulit yang mengalami stretch mark setidaknya 2 kali setiap hari selama beberapa bulan.   9.      Minyak Zaitun Minyak zaitun mengandung banyak nutrisi dan antioksidan yang dapat mengatasi berbagai gangguan kulit, termasuk stretch mark. Caranya adalah: Oleskan extra virgin olive oil pada daerah kulit yang mengalami stretch mark, pijat dengan lembut. Hal ini akan meningkatkan aliran darah dan menyamarkan stretch mark Biarkan selama 30 menit agar vitamin A, D, dan E di dalam minyak zaitun dapat terserap masuk ke dalam kulit Cara lainnya adalah campurkan minyak zaitun dengan cuka dan air, kemudian gunakan sebagai krim malam. Campuran ini dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan mengeksfoliasi kulit.   10.  Air Putih Menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi dapat membantu melindugi kulit dari berbagai gangguan dan membantu proses detoksifikasi tubuh. Selain itu, kulit yang terhidrasi juga akan terasa lebih kenyal dan elastis. Konsumsilah setidaknya 8-10 gelas air putih setiap harinya untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Hal ini dapat membuat kulit Anda tetap halus dan menjaganya tetap elastis. Hindarilah konsumsi kopi, teh, dan minuman bersoda.   Berbagai jenis bahan alami ini hanya dapat membantu memudarkan stretch mark, tetapi tidak dapat menghilangkannya secara menyeluruh. Berkonsultasilah dengan dokter Anda bila Anda merasa khawatir dengan penampilan Anda akibat adanya stretch mark pada kulit Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 14 Feb 2020    08:00 WIB
Amankah Mengkonsumsi Madu Saat Hamil ?
Saat hamil, memang banyak sekali pantangan makanan yang harus dilakukan oleh para wanita. Namun, madu ternyata bukan salah satunya. Walaupun madu tidak boleh dikonsumsi oleh bayi, akan tetapi madu aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Madu tidak aman dikonsumsi bayi dan anak-anak yang berusia kurang dari 1 tahun karena madu sebenarnya mengandung bakteri, yang dapat berkembang biak di dalam usus bayi dan menyebabkan terjadinya botulisme, suatu penyakit yang dapat berakibat fatal. Hal ini dikarenakan usus bayi belum cukup matang untuk membunuh bakteri di dalam madu.   Baca juga: Manfaat dan Resiko Mengkonsumsi Air Lemon Saat Hamil   Namun berbeda halnya dengan orang dewasa sehat. Orang dewasa sehat tidak akan mengalami botulisme saat mereka mengkonsumsi madu, bahkan saat mereka hamil. Pastikan saja Anda membeli madu yang telah melalui proses pasteurisasi. Berbeda dengan proses pasteurisasi susu sapi yang berfungsi untuk membunuh kuman, madu melalui proses pasteurisasi selama 15-30 detik untuk membunuh sel jamur sehingga madu tidak terfermentasi dan menghambat proses pengkristalan madu sehingga madu tetap berbentuk cairan kental. Bila Anda lebih menyukai rasa madu mentah, sayangnya hingga saat ini belum ada penelitian mengenai apakah aman bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi madu mentah. Namun, berbeda dengan keju dan daging yang tidak dipasteurisasi, madu mentah tidak akan menyebabkan Anda mengalami listeriosis.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.     Sumber: babycenter
 13 Feb 2020    11:00 WIB
Apakah Bentuk Perut Dapat Kembali Seperti Semula Setelah Melahirkan?
Hamil dan melahirkan dapat menyebabkan terjadinya berbagai perubahan pada tubuh Anda. Beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh Anda adalah payudara menjadi lebih turun, terbentuknya stretch mark atau selulit pada perut, dan vagina Anda pun akan tampak lebih hitam. Akan tetapi, selain berbagai perubahan di atas, ada 1 lagi perubahan yang seringkali membuat para ibu baru ini merasa frustasi yaitu perut menjadi lebih besar dan kendor. Jadi, apakah mungkin bagi seorang wanita untuk kembali memiliki perut rata dan kencang seperti saat sebelum hamil dan melahirkan? Pada kenyataannya, walaupun faktor genetika dan tingkat aktivitas fisik sebelum Anda hamil juga turut berperan, akan tetapi setiap wanita yang pernah hamil dan melahirkan tetap harus menerima kenyataan bahwa pasti ada sejumlah "pelebaran" pada perut yang bersifat permanen. Sejumlah wanita mungkin akan kembali memiliki perut rata setelah hamil dan melahirkan, akan tetapi, sebagian besar wanita membutuhkan usaha yang sangat keras untuk memperoleh perut ratanya kembali atau bahkan harus menerima kenyataan bahwa perutnya tidak dapat kembali rata seperti semula. Hal ini dikarenakan dibutuhkan waktu 9 bulan untuk membuat perut Anda membesar seiring dengan pertumbuhan bayi Anda, jadi merupakan hal yang masuk akal bila perut Anda juga membutuhkan waktu yang hampir sama untuk kembali rata seperti semula. Dan hal ini pun dapat terjadi bila Anda hanya mengalami peningkatan berat badan sesuai dengan rekomendasi dokter, yaitu sekitar 12.5-15 kg selama hamil. Mengalami peningkatan berat badan lebih banyak daripada 15 kg berarti akan ada sejumlah lemak yang masih tersisa di tubuh Anda, yang sulit untuk dihilangkan. Selain itu, perut yang tetap besar dan menonjol setelah melahirkan juga dapat terjadi akibat penumpukkan kulit yang telah kehilangan elastisitasnya, yang tidak dapat diperbaiki (dikencangkan) dengan melakukan sit up. Akan tetapi, bila Anda merupakan ibu baru yang sedang berusaha mengembalikan bentuk tubuh Anda seperti semula (sebelum hamil) atau calon ibu yang khawatir bentuk tubuhnya tidak dapat kembali seperti semula paska melahirkan, maka Anda tidak perlu merasa khawatir, terutama bila Anda bukanlah seorang selebritis yang memang harus memiliki bentuk tubuh sempurna. Ingatlah bahwa yang terpenting adalah menjaga kesehatan Anda.   Baca juga: Berbagai Jenis Pemeriksaan yang Biasa Dilakukan Pada Trimester I Kehamilan   Sumber: womenshealthmag
 17 Jan 2020    18:00 WIB
Gerakan Olahraga Sederhana Untuk Ibu Hamil
Berolahraga saat hamil dapat membuat anda lebih sehat dan tetap bersemangat. Namun, tidak semua olahraga dapat dilakukan selama kehamilan. Oleh karena itu, konsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum anda mulai berolahraga. Dokter akan menentukan olahraga apa saja yang boleh dan tidak boleh anda lakukan berdasarkan pada riwayat kesehatan dan berbagai resiko yang anda miliki. Peregangan Peregangan adalah salah satu olahraga yang berguna untuk membuat otot anda lebih lentur, yang dapat sangat membantu anda selama kehamilan. Di bawah ini terdapat beberapa macam olahraga peregangan yang dapat anda lakukan. Peregangan Leher Lemaskan leher dan bahu anda. Kemudian tundukkan kepala anda, lalu putar kepala anda perlahan-lahan ke bahu kanan anda, kembali ke tengah, dan kemudian ke bahu kiri anda. Ulangi gerakan ini sebanyak 4 kali. Peregangan Bahu Gerakkan bahu anda ke depan, kemudian putar bahu anda ke atas, dekat dengan telinga anda, lalu turunkan. Ulangi gerakan ini sebanyak 4 kali. Peregangan Tangan Lakukanlah gerakan seperti saat anda berenang dengan gaya katak, tetapi tanpa menggerakkan kaki anda. Ulangi gerakan ini sebanyak 10 kali. Peregangan Kaki Pertama-tama duduk dengan kedua kaki diluruskan, kemudian gerakan kaki anda ke atas dan bawah secara bergantian dengan perlahan. Setelah itu, putar pergelangan kaki anda ke arah kanan dan kiri secara bergantian. Ulangi gerakan ini sebanyak 4 kali. Senam Kegel Senam kegel dapat menguatkan otot-otot yang menyangga kandung kemih, uterus (rahim), dan perut. Dengan menguatkan otot-otot ini selama kehamilan, anda dapat memperoleh kemampuan untuk mengendalikan gerakan otot-otot ini yang sangat berguna saat melahirkan. Senam kegel juga sangat dianjurkan setelah anda melahirkan untuk mempercepat penyembuhan jaringan perineum, meningkatkan kekuatan otot dasar panggul, membantu otot kembali pulih, dan meningkatkan pengendalian berkemih. Senam kegel adalah melakukan gerakan yang sama seperti saat anda sedang mencoba menghentikan aliran kemih atau mencoba untuk menahan keinginan untuk membuang gas melalui anus. Saat anda melakukan gerakan ini, terjadi kontraksi otot dasar panggul dan secara tidak langsung anda sedang melakukan gerakan senam kegel. Saat melakukan senam kegel, usahakan untuk tidak menggerakkan otot kaki, bokong, atau perut anda. Setiap kali anda mengkontraksikan otot-otot anda tahanlah selama 5 detik sebelum melemaskan otot anda kembali. Disarankan untuk mengulangi gerakan ini sebanyak 10 kali. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd  
 08 Jan 2020    18:00 WIB
Manfaat Mengkonsumsi “Daging" Kelapa Saat Hamil
Ternyata tidak hanya air kelapa saja yang bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil dan bayinya, "daging" kelapa pun memiliki beberapa manfaat baik bagi kesehatan ibu hamil. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa manfaat dari mengkonsumsi "daging" kelapa saat hamil.   Meningkatkan Produksi ASI Mengkonsumsi daging kelapa secara teratur saat hamil dapat meningkatkan suplai ASI setelah Anda melahirkan. Selain itu, minyak kelapa juga membantu produksi ASI. Mengkonsumsi daging kelapa saat menyusui juga baik karena daging kelapa mengandung asam laurat dan capriat. Kedua asam ini memiliki efek antivirus, anti bakteri, dan anti parasit; yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit.   Melancarkan Sirkulasi Darah Volume darah akan meningkat menjadi 2 kali lipat selama kehamilan, yang akan membuat kaki ibu hamil membengkak. Sirkulasi darah yang buruklah yang menyebabkan terjadinya pembengkakan ini. Mengkonsumsi kelapa dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan mencegah pembengkakan pada kaki.   Baca juga: Berbagai Jenis Pemeriksaan yang Biasa Dilakukan Pada Trimester I Kehamilan   Membantu Pencernaan Mengkonsumsi daging dan air kelapa juga dapat mencegah terjadinya sembelit karena daging kelapa berfungsi sebagai laksatif.   Membuat Tidur Lebih Nyenyak Mengkonsumsi kelapa dan poppy seed serta ghee dapat membuat tidur Anda lebih nyenyak.   Meningkatkan Laju Metabolisme Tubuh Saat Anda mencampurkan kelapa dengan rempah-rempah, maka hal ini dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh pada wanita hamil.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 23 Dec 2019    18:00 WIB
Ayah Perokok Berisiko Memiliki Anak Asma
Saat Anda sedang merencanakan kehamilan, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh ibu sebelum kehamilan seperti seperti meningkatkan asupan asam folat dan berhenti merokok atau minum alkohol. Namun bagaimana dengan calon ayah? Sering orang berpendapat bahwa calon ayah tidak perlu melakukan perubahan pola hidup, namun ternyata menurut sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa seorang calon ayah yang merokok memiliki risiko bayi yang menderita asma.  Berdasarkan sebuah penelitian yang dipaparkan oleh European Respiratory Society (ERS) Kongres Internasional di Munich, Jerman, dan merupakan penelitian pertama yang meneliti hubungan antara kebiasaan ayah yang merokok dengan kesehatan pernapasan anak-anaknya.  Penelitian tersebut memberikan bukti bahwa sejarah orang tua yang buruk memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan masa depan anak, diterbitkan dalam jurnal Science. Penelitian yang dipimpin oleh Prof Sarah Robertson dari University of Adelaide di Australia mengatakan sebagai contoh bahwa orang tua yang obesitas/ kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko anaknya untuk terkena penyakit gangguan metabolik "Dalam 10 tahun terakhir ini komunitas ilmu pengetahuam telah serius membahas masalah ini" kata Prof Robertson, "dan hanya dalam 5 tahun terakhir bahwa kami telah mulai memahami mekanisme bagaimana hal ini terjadi."  Dia menjelaskan bahwa seseorang yang memiliki pola hidup, seperti pola makan yang buruk atau kebiasaan merokok, hal ini akan tersimpan dalam sel telur dan sperma dan akan berpengaruh pada pertumbuhan janin.  Dalam penelitian terbaru yang dipimpin oleh Dr Cecile Svanes dari University of Bergen di Norwegia, para peneliti menggunakan kuesioner untuk menilai kebiasaan merokok lebih dari 13.000 pria dan wanita.  Penelitian ini difokuskan pada beberapa pasangan yang mempunyai kebiasaan merokok sebelum terjadi kehamilan dengan kejadian asma pada anak-anak mereka dan pada pasangan yang telah menghentikan kebiasaan merokok.  Dalam penelitian tersebut di temukan bahwa seorang calon ayah yang mempunyai kebiasaan merokok sebelum terjadi kehamilan ternyata memiliki risiko lebih besar mempunyai anak yang mengalami asma non alergi. Selain itu risiko anak mengalami asma meningkat apabila calon ayah mulai merokok pada usia sebelum 15 tahun dan risiko ini semakin meningkat berdasarkan berapa lama calon ayah merokok.    Sumber: medicalnewstoday 
 21 Dec 2019    11:00 WIB
Hamil atau Tidak ?
Menstruasi Terlambat Menstruasi yang terlambat memang biasanya merupakan gejala kehamilan, akan tetapi kehamilan bukanlah satu-satunya penyebab dari terlambatnya menstruasi. Stress atau gangguan hormonal juga dapat menyebabkan terlambatnya menstruasi.   Payudara Mengeras atau Membengkak Banyak wanita mengalami pengerasan payudara beberapa hari atau satu minggu sebelum menstruasi dimulai. Akan tetapi, bila payudara Anda mengeras dan tetap membengkak setelah menstruasi Anda selesai, maka Anda mungkin sedang hamil.   Mudah Lelah Wanita seringkali merasa mengantuk atau mudah lelah beberapa hari sebelum dimulainya menstruasi, akan tetapi bila Anda terus merasa mengantuk dan mulai tidur pukul 7 malam hampir setiap harinya, maka Anda mungkin perlu melakukan pemeriksaan kehamilan.   Mual Sindrom premenstrual dapat menyebabkan seorang wanita kehilangan nafsu makannya atau merasa mual, akan tetapi jarang sekali membuat Anda muntah. Jika Anda sering muntah selama beberapa hari dan terlambat menstruasi, Anda mungkin harus melakukan pemeriksaan kehamilan.   Kram Perut Banyak wanita mengalami kram perut sebelum menstruasi mereka dimulai. Kehamilan biasanya tidak menyebabkan kram perut, kecuali bila terjadi kehamilan ektopik.   Nyeri Kepala dan Nyeri Pinggang Nyeri kepala dan nyeri pinggang memang bukanlah gejala kehamilan yang khas, akan tetapi bila gejala ini disertai dengan beberapa gejala kehamilan lainnya, maka Anda mungkin harus melakukan pemeriksaan kehamilan.       Sumber: ehow