Your browser does not support JavaScript!
 31 Jan 2018    11:00 WIB
Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Saat Hamil 7 Bulan
Selamat! Sekarang ini Anda sudah memasuki trimester ketiga kehamilan Anda dan sebentar lagi bayi yang Anda tunggu-tunggu pun akan segera lahir. Namun, pada trimester ketiga ini ada beberapa hal lain yang akan terjadi, seperti pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki Anda. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang tepat. Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai jenis makanan yang sebaiknya Anda konsumsi saat hamil 7 bulan.   Makanan yang Mengandung Banyak Zat Besi dan Protein Pada trimester ketiga, mengkonsumsi tambahan zat besi sangat penting untuk mencegah terjadinya anemia saat Anda mengalami perdarahan saat melahirkan nanti. Anda butuh sekitar 27 mg zat besi setiap hari. Anda dapat mencukupi kebutuhan zat besi dan protein Anda dengan mengkonsumsi daging merah, kacang-kacangan, daging unggas, biji-bijian, dan beras. Asam amino dari protein yang Anda konsumsi akan membantu pertumbuhan bayi Anda.   Makanan yang Mengandung Banyak Kalsium Kalsium merupakan zat yang sangat penting saat hamil, terutama saat Anda memasuki trimester ketiga. Hal ini dikarenakan pada trimester ketiga inilah tulang-tulang bayi Anda sedang mengalami perkembangan. Dianjurkan agar ibu hamil mengkonsumsi minimal 1.000 mg kalsium setiap harinya. Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak kalsium adalah susu dan produknya, oatmeal, dan ikan salmon.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 31-34)   Makanan yang Mengandung Banyak Magnesium Magnesium akan membantu penyerapan kalsium yang Anda konsumsi dan membantu mengatasi kram kaki, melemaskan otot, dan mencegah terjadinya persalinan prematur. Dianjurkan untuk mengkonsumsi sekitar 350-400 mg magnesium setiap hari. Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak magnesium adalah kacang almond, kacang hitam, barley, artichoke, dan biji labu.   Makanan yang Mengandung DHA DHA merupakan asam lemak yang berfungsi untuk membantu perkembangan otak bayi Anda. Dianjurkan untuk mengkonsumsi sekitar 200 mg DHA setiap harinya. DHA dapat ditemukan di dalam susu, telur, dan jus buah.   Asam Folat Asam folat merupakan nutrisi yang harus dikonsumsi oleh setiap ibu hamil, sebelum dan selama kehamilan. Pada trimester ketiga, asam folat dapat membantu menurunkan resiko terjadinya kelainan saraf pada bayi Anda. Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak asam folat adalah oatmeal, sayuran berdaun hijau, dan buah-buahan seperti jeruk dan strawberi. Dianjurkan untuk mengkonsumsi sekitar 600-800 mg asam folat setiap hari.   Makanan Tinggi Serat Untuk mencegah terjadinya sembelit, yang memang sering terjadi pada trimester ketiga, Anda harus mengkonsumsi banyak serat. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengkonsumsi buah, sayuran, kacang-kacangan, dan gandum. Juga jangan lupa untuk mengkonsumsi banyak air putih.   Makanan yang Mengandung Banyak Vitamin C Untuk memastikan zat besi yang Anda peroleh dari makanan terserap dengan baik, dianjurkan agar Anda juga mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin C seperti jeruk, melon, lemon, paprika, dan brokoli.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 30 Jan 2018    11:00 WIB
Hamil 6 Bulan, Hindari Makanan dan Minuman Berikut Ini…
Banyak wanita mengidam makanan yang kurang sehat saat mereka hamil. Walaupun hal ini biasanya tidak berbahaya bila hanya sesekali dikonsumsi, akan tetapi ada beberapa jenis makanan yang tetap harus Anda hindari tidak peduli seberapa ingin Anda mengkonsumsi makanan tersebut. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang harus Anda hindari saat hamil.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 31-34)   Seafood Mentah Apakah Anda ngidam makan sushi? Bila ya, maka tahanlah keinginan Anda tersebut karena ikan mentah mengandung banyak metil merkuri, yang dapat menyebabkan terjadinya berbagai penyakit seperti listeriosis, yang dapat berbahaya bagi kesehatan bayi di dalam kandungan Anda.   Daging Mentah Saat hamil, selalu pastikan bahwa daging yang Anda konsumsi telah dimasak dengan baik karena banyaknya bakteri pada daging mentah atau setengah matang. Dengan demikian, Anda pun akan terhindari dari listeriosis.   Keju dari Susu yang Tidak Dipasteurisasi Selama hamil, hindarilah mengkonsumsi keju lunak karena keju ini biasanya dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi. Keju lunak dapat mengandung bakteri berbahaya karena dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi.   Makanan Pedas Mungkin akan ada saatnya di mana Anda sangat ingin mengkonsumsi makanan pedas, akan tetapi dianjurkan agar Anda menghindarinya. Makanan ini dapat menyebabka perut Anda terasa perih dan tidak nyaman.   Kafein Anda mungkin sudah tahu bahwa Anda sebaiknya menghindari minuman berkafein dan bersoda karena dapat berbahaya bagi kesehatan Anda dan bayi di dalam kandungan Anda. Hindari juga konsumsi teh hijau atau teh herbal selama hamil.   Alkohol dan Rokok Anda tentunya sudah tahu bahwa alkohol dan rokok merupakan hal terlarang saat hamil. Hal ini dikarenakan keduanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada bayi Anda, yang dapat bersifat fatal.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 29 Jan 2018    11:00 WIB
Makanan yang Harus Dikonsumsi Saat Hamil 6 Bulan
Selamat para calon ibu! Sebentar lagi Anda akan memasuki trimester ketiga kehamilan Anda. Pada bulan keenam kehamilan, Anda biasanya sudah tidak lagi mengalami mual dan rasa lapar Anda mulai meningkat. Hal ini dikarenakan bayi Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk bertumbuh pada saat ini. Jadi, merasa selalu lapar dan ingin makan merupakan hal yang normal pada usia kehamilan Anda saat ini. Walaupun demikian, Anda masih harus bijaksana dalam memilih makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda makan. Hal ini dikarenakan segala sesuatu yang Anda amakn akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan bayi Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang masih harus Anda konsumsi pada bulan keenam kehamilan Anda ini.   Protein Protein merupakan nutrisi penting yang perlu Anda konsumsi saat hamil. Namun, pastikan Anda menghindari lemak ikan, kulitnya, dan daging berlemak. Bahkan akan lebih baik bila Anda tidak mengkonsumsi terlalu banyak daging, terutama daging merah. Konsumsilah daging tanpa lemak, ikan, telur, kacang hitam, dan tahu. Berbagai makanan ini akan bermanfaat bagi kesehatan Anda dan bayi Anda.   Karbohidrat Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi 1-2 porsi karbohidrat setiap hari saat hamil. Akan tetapi, berapa banyaknya tergantung pada berapa banyak peningkatan berat badan yang sudah terjadi. Konsumsilah kentang, paska, jagung, kacang, biji-bijian, dan oat. Selain mengandung karbohidrat, berbagai makanan ini juga baik bagi kesehatan.   Sayuran Anda tentunya sudah mengetahui bahwa sayuran baik bagi kesehatan Anda, terutama bila Anda sedang hamil. Oleh karena itu, pastikan Anda mengkonsumsi berbagai jenis sayuran seperti bit, kol, asparagus, bayam, wortel, labu, lobak, terong, buncis, dan tomat.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 26-30)   Buah Selain sayuran, buah juga merupakan makanan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda dan bayi Anda. Oleh karena itu, dianjurkan agar Anda mengkonsumsi berbagai jenis buah seperti pisang, anggur, kiwi, apel, pir, dan jeruk.   Susu dan Produknya Jika Anda selama ini tidak bisa mengkonsumsi susu dan produknya, maka sekaranglah saat yang tepat untuk mulai mengkonsumsinya karena rasa mual Anda sudah mulai berkurang. Anda membutuhkan banyak kalsium untuk perkembangan tulang bayi Anda. Oleh karena itu, konsumsilah yogurt, keju, dan susu.   Air Putih Selain berbagai jenis makanan di atas, Anda juga harus mengkonsumsi banyak air putih dan jus buah segar selama hamil. Dianjurkan untuk mengkonsumsi 6-8 gelas air putih setiap harinya untuk menghidrasi tubuh Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 26 Jan 2018    08:00 WIB
Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Ibu Hamil 5 Bulan
Memasuki bulan kelima kehamilan, berbagai organ dalam bayi Anda seperti otak, jantung, ginjal, hati, dan sebagainya sudah mulai terbentuk. Panca indera juga mulai terbentuk saat ini. kulit bayi pun akan mulai menebal. Oleh karena itu, masih banyak pantangan yang harus Anda lakukan, termasuk dalam hal makanan dan minuman. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan dan minuman yang harus Anda hindari untuk menjaga kesehatan Anda dan bayi Anda.   Minuman Bersoda Minuman bersoda mengandung kafein, gula, dan kalori tidak sehat. Jadi, daripada mengkonsumsi minuman bersoda yang tidak sehat, konsumsilah buah segar dan air lemon.   Buah Buah mengandung banyak mikronutrien dan serat, yang dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan Anda. akan tetapi, mengkonsumsi terlalu banyak buah pepaya, delima, dan nanas bukanlah hal yang baik saat hamil karena ketiganya telah diketahui dapat memicu terjadinya kontraksi rahim, yang dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Selain itu, hindari juga zat pengempuk daging karena biasanya zat ini mengandung ekstrak pepaya mentah atau enzim serupa yang berfungsi untuk memetabolisme protein.   Alkohol Sejak awal kehamilan, sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi minuman beralkohol, apalagi dalam jumlah berlebihan. Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan saat hamil dapat menyebabkan terjadinya kelainan bawaan ada bayi.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 26-30)   Merokok Merokok saat hamil juga telah terbukti dapat mengganggu perkembangan bayi Anda dan menyebabkan kelainan fisik pada bayi Anda. Hal ini dikarenakan merokok dapat mengurangi suplai oksigen pada bayi Anda, yang dapat mengganggu perkembangan sistem pernapasan bayi Anda. Merokok bahkan dapat memicu terjadinya keguguran atau lahir mati.   Kafein Baik teh maupun kopi mengandung kafein. Oleh karena itu, batasilah konsumsi teh atau kopi Anda, maksimum 2 gelas setiap hari. Mengkonsumi banyak minuman berkafein saat hamil dapat membuat bayi yang baru Anda lahirkan menjadi rewel dan sulit tidur. Selain itu, karena cokelat juga mengandung kafein, maka batasilah konsumsinya.   Makanan Berlemak Jangan biarkan ngidam yang Anda rasakan membuat Anda mengkonsumsi kentang goreng dan pizza secara berlebihan. Hal ini dapat membuat berat badan Anda meningkat tajam saat hamil, yang dapat menyebabkan timbulnya berbagai komplikasi kehamilan yang tidak diinginkan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 22 Jan 2018    08:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Ibu yang Sedang Hamil 4 Bulan
Walaupun trimester satu akhirnya berakhir, namun Anda masih harus menjaga makanan yang Anda konsumsi. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang tetap tidak boleh dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil 4 bulan.   Keju Lunak Keju lunak tetap tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena jenis keju yang satu ini seringkali dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi, sehingga mungkin mengandung berbagai bakteri dan virus berbahaya. Anda tetap boleh mengkonsumsi keju keras yang memiliki kandungan air yang lebih rendah. Semakin rendah kadar air di dalam keju, maka semakin rendah kemungkinan keju tersebut mengandung berbagai kuman penyakit.   Ikan Laut Sebisa mungkin hindarilah konsumsi berbagai jenis ikan laut karena ikan laut biasanya mengandung banyak metil merkuri, zat yang dapat menyebabkan retardasi mental pada janin. Bila Anda ingin mengkonsumsi ikan, pilihlah ikan air tawar.   Jajanan Pinggir Jalan Walaupun sangat menggoda, akan tetapi ada baiknya bila Anda menghindari berbagai jenis makanan pinggir jalan karena kurangnya kebersihan dan kesegaran bahan makanan yang digunakan. Makanan pinggir jalan dapat menyebabkan terjadinya keracunan makanan dan dapat meningkatkan resiko terjadinya demam tifoid.   Buah Kering Berlebihan Walaupun 1 cup buah kering baik bagi kesehatan Anda saat hamil, akan tetapi mengkonsumsi terlalu banyak buah kering dapat berbahaya bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan buah kering biasanya mengandung banyak sari buah, yang pada beberapa kasus dapat memicu terjadinya kontraksi rahim.   Licorice Licorice merupakan salah satu tanaman herbal yang telah diketahui dapat memicu terjadinya kontraksi rahim. Oleh karena itu, hindarilah berbagai jenis makanan yang mengandung licorice dan ekstraknya. Beberapa jenis permen dan pasta gigi mungkin mengandung licorice.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 17-20)   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 18 Jan 2018    12:30 WIB
Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Hamil 3 Bulan
Memang benar bahwa masa rawan kehamilan Anda akan segera berakhir dan Anda akan mulai memasuki trimester kedua bulan depan. Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh mulai longgar dalam hal makanan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang tetap tidak boleh Anda konsumsi di bulan ketiga kehamilan Anda.   Junk Food Berbagai jenis junk food seperti burger dan pizza sebaiknya dihindari karena masalah kebersihan. Selain itu, berbagai makanan ini mungkin mengandung berbagai jenis kuman penyakit.   Seafood Bila memungkinkan, hindari konsumsi seafood selama kehamilan Anda karena seafood mengandung metil merkuri yang dapat menyebabkan gangguan fungsi otak pada janin Anda.   Makanan Kalengan Selain mengandung banyak gula dan garam, berbagai jenis makanan kalengan juga mengandung perasa buatan dan pengawet. Makanan kalengan juga biasanya mengandung bakteri Listeria yang berbahaya bagi kesehatan bayi Anda.   Susu dan Produknya yang Tidak Dipasteurisasi Susu dan produknya tidak melalui proses pasteurisasi dapat mengandung bakteri Listeria dan kuman lainnya, yang dapat menyebabkan keracunan makanan. hindari juga keju lunak dan susu segar karena keduanya biasanya tidak melalui proses pasteurisasi.   Baca juga: Berbagai Hal yang Dapat Mempengaruhi Perkembangan Bayi di Dalam Kandungan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 17 Jan 2018    08:00 WIB
Makanan yang Wajib Dikonsumsi Saat Hamil 3 Bulan
Memasuki bulan ketiga, janin Anda akan mulai tampak seperti manusia. Pada akhir bulan ketiga, bayi Anda bahkan sudah mulai bergerak, walaupun masih tidak Anda sadari. Karena banyaknya organ yang sedang dibentuk pada bulan ini, maka makanan yang Anda konsumsi pun menjadi sangat penting. Di bawah ini Anda dapat melihat makanan apa saja yang wajib Anda konsumsi pada bulan ketiga kehamilan Anda agar bayi Anda dapat berkembang dengan baik.   Baca juga: Apakah Pemeriksaan USG Berbahaya Bagi Bayi?   Makanan Kaya Vitamin B6 Karena rasa mual Anda akan mencapai puncaknya pada bulan ini, maka Anda mungkin akan merasa lemas dan sangat lelah. Untuk membantu mengurangi rasa mual dan memperbaiki mood Anda, maka konsumsilah makanan kaya vitamin B6 seperti buah golongan sitrus (jeruk, lemon), telur, sayuran berdaun hijau, dan kentang.   Buah Segar Saat hamil, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi buah segar daripada buah kalengan karena buah kalengan biasanya mengandung zat pengawet. Selain berbagai vitamin, buah segar juga mengandung air, serat, gula alami, dan antioksidan; yang dapat membantu menjaga kesehatan dan mencukup kebutuhan vitamin dan serat harian Anda. Bila Anda ingin meningkatkan berat badan, maka pisang dan jambut biji dapat menjadi pilihan yang baik.   Karbohidrat Dengan mengkonsumsi gandum dan karbohidrat sederhana seperti roti, nasi, dan kentang; maka Anda dapat memberikan energi tambahan pada bayi Anda.   Daging Jika Anda merupakan penyuka daging, maka sekaranglah saatnya memuaskan hasrat Anda. Pastikan saja daging sudah benar-benar matang dan bersih. Daging ayam, domba, dan ikan air tawar merupakan sumber vitamin, mineral, dan protein yang baik.   Zat Besi dan Asam Folat Zat besi dan asam folat merupakan 2 mineral yang sangat penting bagi proses perkembangan bayi Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi dan asam folat seperti bit, oatmeal, tuna kalengan, kacang, daging (untuk zat besi), jeruk, kentang, brokoli, telur, dan sayuran berdaun hijau (untuk asam folat).   Susu dan Produknya Pada saat hamil dan menyusui, mengkonsumsi susu dan produknya sangat baik bagi kesehatan Anda dan bayi Anda. Bayi Anda sangat memerlukan kalsium dan mineral lainnya yang terdapat di dalam susu untuk proses perkembangannya. Pastikan saja susu yang Anda konsumsi telah melalui proses pasteurisasi.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 16 Jan 2018    11:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Saat Hamil 2 Bulan
Banyak wanita hamil memfokuskan perhatiannya pada makan dengan baik untuk membantu perkembangan bayinya hingga mereka lupa bahwa ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari saat hamil. Di bawah ini ada beberapa makanan yang harus Anda hindari selama hamil.   Daging Kalengan Saat hamil, Anda harus menghindari daging kalengan karena daging kalengan mengandung bakteri Listeria, yang dapat berdampak buruk bagi perkembangan bayi Anda.   Keju Lunak Keju seperti brie, Roquefort, dan camembert tidak boleh dikonsumsi saat hamil karena mengandung bakteri E.coli, yang dapat memicu terjadinya infeksi atau komplikasi kehamilan lainnya.   Hati Saat hamil, tidak dianjurkan mengkonsumsi hati walaupun hati mengandung banyak zat besi. Hal ini dikarenakan hati mengandung retinol, yang dapat menyebabkan terjadinya keguguran.   Susu yang Tidak Dipasteurisasi Jika susu yang Anda beli tidak melalui proses pasteurisasi, maka jangan mengkonsumsi susu tersebut. Hal ini dikarenakan susu yang tidak dipasteurisasi mengandung mikroorganisme dan patogen yang dapat membahayakan kesehatan Anda, termasuk bakteri salmonella.   Alkohol Mengkonsumsi alkohol saat hamil sangat berbahaya karena dapat menyebabkan terjadinya kelainan bawaan pada bayi.   Telur Mentah Telur mentah atau telur setengah matang mengandung bakteri salmonella, yang dapat berbahaya bagi kesehatan Anda dan bayi Anda.   Daging Olahan Hindari semua jenis daging olahan, seperti salami, smoked beef, dan sosis karena daging ini biasanya mengandung kuman. Semua daging yang Anda konsumsi harus dimasak hingga matang untuk membunuh semua bakteri dan mikroorganisme berbahaya lainnya.   Baca juga: Olahraga yang Dihindari Saat Hamil   Ikan Mentah Jangan menyerah pada keinginan Anda untuk mengkonsumsi sushi dan seafood seperti kepiting, lobster, dan udang. Jika Anda ingin makan ikan, pilihlah ikan yang mengandung kadar merkuri yang rendah.   Adonan Biskuit Bila Anda suka memanggang kue, maka pastikan Anda tidak mencoba adonan kue atau biskuit yang belum matang karena mengandung telur mentah, yang berarti dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi salmonella, yang berbahaya bagi kesehatan Anda dan bayi Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 15 Jan 2018    08:00 WIB
Hamil 2 Bulan? Berikut Makanan yang Perlu Anda Konsumsi
Bulan kedua kehamilan dimulai saat usia kehamilan Anda mencapai 5 minggu. Banyak wanita melewati 1 bulan pertama kehamilannya tanpa tahu bahwa dirinya sedang hamil. Pada masa ini, asupan nutrisi merupakan salah satu hal yang sangat penting karena nutrisi dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pada bulan kedua kehamilan, Anda mungkin akan mulai mengalami morning sickness, yang akan membuat Anda takut makan. Akan tetapi, Anda tetap harus makan dengan baik karena pada masa ini, sedang terjadi perkembangan saraf, otak, dan saraf tulang belakang. Selain itu, pada usia kehamilan 2 bulan, sistem sirkulasi darah akan mulai berjalan dan jantung bayi Anda akan mulai berdetak. Di bawah ini Anda dapat melihat nutrisi apa saja yang Anda perlukan untuk menjaga agar kehamilan Anda tetap sehat dan bayi Anda dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik.   Asam Folat Asam folat merupakan vitamin yang sangat penting yang harus dikonsumsi sejak beberapa minggu pertama kehamilan. Hal ini dikarenakan vitamin ini diperlukan untuk perkembangan normal dari tabung saraf bayi. Jika Anda tidak mengkonsumsi suplemen asam folat, maka resiko bayi Anda menderita kelainan saraf atau mengalami kelahiran prematur akan meningkat. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak asam folat adalah bayam, sereal yang sudah diperkaya oleh asam folat, dan kacang-kacangan. Idealnya, Anda harus mengkonsumsi sekitar 400 mcg asam folat setiap harinya pada bulan kedua kehamilan Anda.   Zat Besi Pada masa ini, suplai darah Anda akan meningkat untuk mendukung perkembangan bayi Anda. Bila Anda tidak mengkonsumsi cukup zat besi dari makanan Anda, maka Anda akan selalu merasa lelah dan juga akan mengalami anemia. Dianjurkan agar Anda mengkonsumsi 27 mg zat besi setiap harinya sejak saat Anda tahu bahwa Anda sedang hamil. Walaupun Anda dapat memperoleh zat besi dari makanan, akan tetapi jumlahnya biasanya tidak mencukupi. Oleh karena itu, biasanya diperlukan pemberian suplemen zat besi. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda sebelum mulai mengkonsumsi suplemen apapun selama hamil.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4)   Kalsium Pada bulan kedua kehamilan, tulang bayi Anda akan mulai memadat. Hal ini membutuhkan kalsium. Oleh karena itu, Anda harus mengkonsumsi sekitar 1.000 mg kalsium setiap harinya. Anda dapat dengan mudah mencukupi kebutuhan kalsium Anda ini melalui makanan. Beberapa makanan yang merupakan sumber kalsium adalah susu dan produknya serta sayuran berdaun hijau. Jika Anda tidak mencukupi kebutuhan kalsium Anda melalui makanan, maka tubuh Anda akan mengambil kalsium dari tulang dan gigi Anda, yang akan membuat keduanya menjadi lemah dan rapuh.   Protein Berbeda dengan anggapan banyak wanita, Anda harus mulai mengkonsumsi protein tambahan sejak Anda tahu bahwa Anda sedang hamil. Protein akan membantu memastikan tubuh Anda memberikan suplai darah yang mencukupi pada bayi Anda dan juga membantu proses perkembangan otot bayi Anda. Anda dapat mencukupi kebutuhan protein Anda dengan mengkonsumsi keju cottage rendah lemak dan ikan. Akan tetapi, pastikan Anda mengkonsumsi ikan air tawar yang tidak mengandung merkuri. Dianjurkan untuk mengkonsumsi sekitar 75-100 gram protein setiap harinya.   Memasuki bulan kedua, konsumsilah berbagai jenis makanan segar seperti buah dan sayuran segar. Jangan mengkonsumsi makanan beku. Pastikan Anda mengkonsumsi banyak protein untuk membantu perkembangan otot bayi Anda. Selain itu, tingkatkan konsumsi kalori Anda dengan mengkonsumsi makanan bertepung daripada makanan manis. Selalu awasi makanan yang Anda makan. Jangan mengkonsumsi terlalu banyak makanan asin, berlemak, dan manis. Jika Anda mengalami morning sickness, mengkonsumsi air jahe yang terbuat dari jahe asli atau teh camomile biasanya dapat membantu.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 12 Jan 2018    11:00 WIB
Berbagai Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Saat Hamil 1 Bulan
Karena bulan pertama kehamilan biasanya tidak diketahui oleh para calon ibu, maka banyak sekali makanan yang tidak boleh dimakan pada bulan pertama kehamilan justru tidak sengaja termakan. Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang melakukan program kehamilan, dianjurkan untuk menghindari beberapa makanan di bawah ini.   Baca juga: Tips Untuk Menjaga Berat Badan Tetap Sehat Saat Hamil   Makanan Pemicu Kontraksi Rahim Ibu Anda mungkin sudah mengingatkan Anda untuk menghindari beberapa jenis makanan yang telah diketahui dapat meningkatkan resiko terjadinya keguguran seperti nanas, licorice, dan pepaya mentah pada awal masa kehamilan. Ketiga jenis makanan ini memang dapat memicu terjadinya kontraksi rahim, yang dapat menyebabkan keguguran dan kram perut hebat.   Seafood Seafood juga sebaiknya dihindari pada awal masa kehamilan karena seafood biasanya mengandung banyak metil merkuri, yang berbahaya bagi perkembangan bayi Anda. Jika Anda ingin mengkonsumsi seafood, pilihlah ikan air tawar.   Keju Lunak Hindarilah semua jenis keju lunak karena sebagian besar keju ini dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi, yang dapat mengandung racun dan bakteri berbahaya lainnya. Selain itu, keju lunak juga mengandung gas, yang dapat membuat perut Anda semakin terasa tidak nyaman.   Makanan Olahan Bagi para ibu yang usia kehamilannya baru mencapai 1 bulan, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan olahan seperti jus buah, susu kental manis, dan sebagainya karena berbagai makanan ini mungkin mengandung bakteri penyebab penyakit. Pilihlah jus yang terbuat dari buah segar.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction