Your browser does not support JavaScript!
 03 Dec 2018    08:00 WIB
Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam Kedelai Kedelai merupakan salah satu sumber energi, di mana setiap 100 gramnya mengandung sekitar 450 kalori. Kedelai juga mengandung banyak protein dan minyak kedelai. Selain itu, kedelai juga mengandung banyak serat, dan beberapa jenis mineral serta lemak.   Menurunkan Kadar Kolesterol dan Meningkatkan Kesehatan Jantung Kedelai dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL di dalam tubuh. Kedelai juga hanya mengandung sedikit lemak trans dan lemak jenuh yang membuatnya lebih baik bagi penderita penyakit jantung. Kedelai juga mengandung lesitin, yaitu suatu zat pencerna lemak alami. Mengkonsumsi kedelai dapat membantu mengurangi penumpukkan trigliserida dan kolesterol LDL di dalam pembuluh darah serta meningkatkan kadar kolesterol HDL di dalam tubuh. Kedelai juga mengandung banyak asam lemak tidak jenuh gAnda seperti asam linoleat yang dapat membantu kerja otot pembuluh darah dan membantu mengendalikan tekanan darah.   Mencegah Diabetes Kedelai sangat membantu dalam mencegah terjadinya diabetes tipe 2. Hal ini dikarenakan kedelai dapat meningkatkan metabolisme dan produksi insulin di dalam hati, yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah. Equol dan diadzein yang terdapat di dalam kedelai juga dapat membantu proses sensitisasi insulin oleh berbagai organ tubuh.   Menguatkan Tulang Kedelai juga mengandung banyak kalsium yang dapat membantu menguatkan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang karena mengandung isoflavonoid, sehingga dapat mencegah terjadinya osteoporosis, terutama pada wanita.   Mencegah Kanker Kedelai merupakan sumber asam fitat yang merupakan suatu antioksidan yang dapat membantu mencegah terjaidnya kanker. Selain itu, kedelai juga mengandung sfingolipid yang dapat membantu mencegah terjadinya kanker usus besar. Kedelai juga mengandung banyak serat sehingga dapat membantu kerja sistem pencernaan dan memperlancar buang air besar. Hal ini dapat menurunkan resiko terjadinya kanker saluran pencernaan.  Para peneliti juga menemukan bahwa peptide yang terdapat di dalam protein kedelai juga dapat membantu mencegah terjadinya kanker usus besar, kanker hati, dan kanker paru.   Membantu Proses Pencernaan Karena mengandung banyak serat, maka kedelai juga dapat membantu proses pencernaan dan mencegah terjadinya sembelit serta mencegah terbentuknya divertikula pada usus besar.   Manfaat Lainnya Berbagai manfaat lain dari kedelai bagi kesehatan Anda adalah: Meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mengurangi rasa lelah dan rasa malas (kalsium, magnesium, seng, kalium, dan fosfor) Membantu meningkatkan daya ingat dengan cara meningkatkan aktivitas dan kerja sel otak sehingga dapat meningkatkan daya ingat verbal dan membuat lobus frontal otak bekerja dengan lebih efisien (lesitin) Mencegah terjadinya penyakit Alzheimer karena dapat membantu menguatkan jaringan dan berbagai organ (lesitin) Membantu mengurangi pembentukan noda hitam pada kulit dan memperlambat proses penuaan kulit (isoflavonoid) Mencegah masuknya berbagai radikal bebas ke dalam tubuh (berbagai antioksidan) Membantu menurunkan tekanan darah (kalium)   Sumber: foodtofitness
 21 Aug 2018    08:00 WIB
Susu Kedelai Mampu Mencegah Osteoporosis
Susu kedelai didapat dengan cara merendam, menggiling dan merebus kacang kedelai dengan air. Susu kedelai adalah minuman yang sangat bergizi. Kedelai mengandung asam lemak esensial, protein, serat, vitamin dan mineral. Kandungan gizi dari susu kedelai adalah: Setiap 100 gram (sekitar 3,5 ons) susu kedelai mengandung Mangan, Selenium, Tembaga, Kalium, Fosfor, Magnesium, Besi, Kalsium, Vitamin B6, Folate, Riboflavin (B2), Tiamin (B1) dan Vitamin K. Mengandung 173 kalori, dengan 9 gram lemak, 10 gram karbohidrat (6 gram di antaranya adalah serat) dan 17 gram protein. Kedelai merupakan sumber protein yang cukup baik dari protein. Memang tidak sebaik daging ataupun telur namun merupakan sumber protein nabati yang terbaik dibandingkan makanan sejenis. Namun perlu Anda ketahui pengolahan kedelai dalam suhu tinggi dapat mengurai beberapa protein yang terdapat didalamnya dan mengurangi kualitas protein di dalam kedelai. Nutrisi ini memberikan energi dan menjaga tubuh Anda berfungsi dengan baik. Berikut adalah enam manfaat kesehatan yang paling penting yang dapat Anda peroleh dari minum susu kedelai: 1.      Meningkatkan kolesterol baik Salah satu manfaat paling penting dari susu kedelai adalah kemampuannya untuk meningkatkan kolesterol baik Anda. Tidak seperti susu sapi, yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol, lemak susu kedelai sebagian besar tak jenuh dengan kadar kolesterol nol. Asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda dalam kedelai dapat menghambat transportasi kolesterol dalam aliran darah Anda. Penelitian telah menunjukkan konsumsi rutin susu kedelai secara signifikan dapat menurunkan konsentrasi kadar trigliserida dan lipoprotein densitas rendah (LDL atau si kolesterol jahat) dan meningkatkan tingkat lipoprotein densitas tinggi (HDL atau si kolesterol baik). Efek gabungan ini membuat susu kedelai minuman sangat ideal untuk Andayang memiliki kolesterol tinggi atau memiliki riwayat keluarga penyakit jantung koroner. 2.      Memperkuat kemampuan pembuluh darah Asam lemak omega-3 dan omega-6 serta kandungan antioksidan fito dalam susu kedelai dapat secara efektif melindungi pembuluh darah dari terluka dan terjadinya perdarahan. Senyawa ini terikat pada lapisan pembuluh darah dan melindungi sel-sel lapisan Anda dari serangan radikal bebas dan kumpulan kolesterol yang merusak pembuluh darah. Selain itu kemampuan susu kedelai juga menguatkan pembuluh darah Anda sehingga jauh lebih tahan terhadap perubahan tekanan darah. 3.      Menjaga berat badan ideal Ingin berat badan tetap ideal, maka segera minum susu kedelai secara rutin. Mengapa susu kedelai dapat membantu menjaga berat badan ideal karena kandungan gula di dalam susu kedelai lebih sedikit dibandingkan dengan susu biasa. Susu sapi mengandung sekitar 12 gram gula per cangkir dan susu kedelai hanya mengandung gula sebanyak 7 gram. Sehingga satu cangkir susu kedelai hanya mengandung 80 kalori hampir setara dengan susu skim. Selain itu, asam lemak tak jenuh tunggal dalam susu kedelai dapat menghambat penyerapan usus Anda dari lemak, yang merupakan keuntungan besar lain untuk membantu menurunkan berat badan. Bukan hanya itu susu kedelai juga memberikan memiliki kadar serat yang tinggi sehingga menjaga Anda agar tetap kenyang dan membuat Anda terhindar untuk makan lebih banyak. 4.      Mencegah kanker prostat Untuk Anda para pria jangan merasa ragu untuk minum susu kedelai, karena susu kedelai akan menjauhkan Anda dari penyakit kanker prostat. Susu kedelai merupakan sumber yang kaya akan fitoestrogen, hormon tanaman unik ini yang dapat menghambat produksi testosteron pada pria. Kadar testosteron yang berkurang secara signifikan dapat mengurangi risiko kanker prostat. 5.      Mencegah sindrom paska menopause Saat memasuki masa menopause, kadar hormon estrogen pada wanita mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan hormon estrogen secara tiba-tiba dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan bagi wanita paska menopause. Wanita menopause memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung, kencing manis dan obesitas. Mereka juga lebih rentan terhadap depresi, mudah mengalami perubahan suasana hati, insomnia dan gangguan psikologis lainnya. Fitoestrogen dalam susu kedelai dapat menjadi pengganti estrogen yang cukup efektif. Untuk wanita yang menjelang menopause dan setelah masa menopause akan disarankan minum susu kedelai secara rutin untuk mencegah dan mengurangi sindrom paska menopause. 6.      Mencegah osteoporosis Osteoporosis akan membuat seseorang mudah mengalami patah tulang. Kondisi ini sering dialami oleh orang yang berusia lanjut, wanita paska menopause dan orang-orang yang kurang mendapatkan vitamin D. kondisi patah tulang akan memberikan banyak efek negatif untuk orang yang mengalaminya. Oleh karena itu untuk membantu mencegah osteoporosis maka disarankan untuk minum susu kedelai. Fitoestrogen dalam susu kedelai dapat membantu mempercepat penyerapan kalsium oleh tubuh Anda dan mencegah hilangnya massa tulang. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, pastikan untuk membeli susu kedelai yang diperkaya dengan kalsium tambahan dan vitamin D. Ada banyak manfaat yang didapat dari susu kedelai maka jangan ragu untuk konsumsi susu kedelai secara teratur. Namun saat Anda minum susu kedelai kemasan tolong perhatikan kadar gula didalamnya, jangan sampai Anda mencari manfaat susu kedelai namun justru jadi mengonsumsi banyak gula dan berisiko mengalami kencing manis. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: fitday
 02 Aug 2018    08:00 WIB
Ternyata Kedelai Mampu Mencegah Osteoporosis!
Osteoporosis mungkin saat ini merupakan istilah yang tidak asing lagi bagi kita. Ini dikarenakan saat ini banyak orang mengalaminya. Di seluruh dunia, osteoporosis dialami 1 dari 3 wanita, dan 1 dari 5 pria berusia di atas 50. Osteoporosis bertanggung jawab untuk sekitar 9 juta patah tulang setahun di seluruh dunia atau satu setiap 3 detik. Osteoporosis yang secara harfiah berarti tulang berpori merupakan suatu penyakit yang mengurangi kepadatan dan kualitas tulang. Fakta menunjukan bahwa kehilangan 10% massa tulang di pinggul dapat menyebabkan risiko patah tulang pinggul 2,5 kali lebih besar. Keropos tulang terjadi lebih cepat pada wanita setelah menopause ini disebabkan pada masa ini mereka menghasilkan estrogen lebih sedikit. Sedangkan hormon estrogen membantu melindungi tulang dari kekeroposan. Hubungannya dengan kedelai? Baru-baru ini ditemukan bahwa pola makan yang kaya akan protein dan isoflavon dapat melindungi wanita yang mengalami menapouse dari keropos tulang dan osteoporosis. Hasil temuan ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Hull di Inggris dan dipresentasikan pada konferensi tahunan Society for Endocrinology yang diadakan di Edinburgh. Penelitian ini merekrut 200 wanita yang baru saja mengalami menopause dan kemudian secara acak dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok pertama, para wanita mengambil suplemen harian 30 g protein kedelai dengan 66 mg isoflavon. Sedangkan kelompok satunya, para wanita hanya mengambil jumlah protein kedelai yang sama tetapi tanpa isoflavon. Perlu diketahui bahwa isoflavon memiliki struktur kimia yang sama dengan estrogen. Maka didapatilah bahwa mereka yang mengkonsumsi protein kedelai dan isoflavon merupakan pilihan yang efektif dan aman untuk meningkatkan kesehatan tulang wanita yang mengalami menopause. Jadi sobat sehat perlu menambahkan menu bahan ini ke dalam diet sehat kita. Banyak makanan tradisional yang terbuat dari kedelai. Makanan ini selain sehat juga murah misalnya tahu, tempe, dsb. Tentu saja cara mengolahnya juga menentukan. Jika sobat sehat merasakan masih belum ada perkembangan dan sepertinya tulang makin keropis, ada baiknya sobat segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan segera. Sobat tentu tidak mau mengalami resiko patah tulang lebih besar yang mengakibatkan terhambatnya aktifitas kita. Tetap sehat, tetap semangat menjalani hidup kita. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : www.medicalnewstoday.com
 07 Oct 2015    16:00 WIB
Ingin Diet Vegetarian? Ikuti Langkah Awal Ini
Menjadi seorang vegetarian adalah sebuah pilihan. Pada awal proses menjadi vegetarian memang berat. Dimana Anda harus mengubah pola makan Anda yang biasa menjadi tidak sama lagi. Namun disaat Anda sudah memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian sebaiknya Anda mencoba konsisten dengan pilihan Anda. Agar Anda bisa sukses menjadi seorang vegetarian tentu ada masa transisi yang akan Anda alami. Agar Anda dapat sukses menjadi seorang vegetarian, berikut adalah tips yang dapat Anda ikuti: Tujuan Tujuan yang pasti akan membuat Anda yakin dalam menjalankan sebuah pilihan. Tetapkan tujuan Anda, tanyakan pada diri Anda sendiri apa yang menjadi tujuan awal sampai Anda memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian. Dengan begitu Anda akan lebih yakin dalam menjalankannya dan tidak mudah berubah nantinya dalam menjalankan pilihan tersebut. Jenis vegetarian Vegetarian adalah istilah bagi orang yang mengkonsumsi jenis makanan dari tumbuh-tumbuhan (nabati) dan menghindari memakan produk hewani. Seperti kita ketahui vegetarian mempunyai beberapa jenis. Lacto Vegetarian, kelompok ini banyak mengkonsumsi sayur dan buah tetapi masih bisa mengkonsumi susu hewan dan olahannya seperti yogurt atau keju. Lacto-Ovo-Vegetarian, kelompok initidak memakan daging dan unggas tetapi masih mengkonsumsi telur, susu dan turunannya. Pesca Vegetarian, kelompok ini tidak memakan daging dan unggas tetapi masih memakan ikan. Vegan, kelompok ini vegetarian murni yang  sama sekali tidak mengkonsumsi produk hewani  maupun olahan atau turunannya, termasuk susu hewan, keju atau madu. Dari awal sebaiknya Anda tentu Anda akan menjalani jenis diet vegetarian yang mana. Karena proses transisi yang dihadapi tentunya juga akan berbeda untuk setiap jenis vegetarian tersebut. Kurangi konsumsi daging secara bertahap Tubuh juga membutuhkan daging, dalam daging terdapat mineral yang dibutuhkan tubuh seperti protein yang membantu tubuh menjaga fungsi organ-organ vital di dalamnya. Daging juga mengandung vitamin, khususnya vitamin B. Seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan juga B12 yang sangat baik untuk menjaga fungsi saraf dan menjaga kesehatan hati, mata, kulit dan juga rambut. Kekurangan vitamin B juga bisa menyebabkan Anda mudah letih karena kekurangan darah merah atau biasa dikenal dengan Anemia. Mundurnya kemampuan mengingat hingga rentannya kekebalan tubuh. Daging juga mengandung mineral seperti zat besi, zinc, potasium, dan juga selenium. Zat besi membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh, sedangkan zinc berperan penting untuk regenerasi sel-sel dalam tubuh. Agar tubuh Anda tidak “kaget” karena tiba-tiba berhenti mengkonsumsi daging, sebaiknya kurangi konsumsi daging secara bertahap. Misalnya dimulai dari dalam satu hari tanpa daging dalam seminggu, kemudian dua hari tanpa daging dalam seminggu dan seterusnya. Sumber referensi Menjadi vegetarian bukan berarti tidak bisa lagi menikmati makanan yang enak. Untuk itu Anda bisa mulai mencari menu-menu diet vegetarian yang tetap dapat menggugah selera.  Anda dapat membeli buku resep diet vegetarian, mencari informasi melalui internet dan bergabung dengan perkumpulan orang-orang yang menjalani diet vegetarian. Konsultasi dengan dokter Sebaiknya sebelum Anda melakukan diet vegetarian ada baiknya Anda melakukan pengecekan kesehatan Anda. Apakah kondisi tubuh Anda memang memungkinkan untuk mejadi seorang vegetarian. Nantinya dokter akan memberikan petunjuk-petunjuk awal bagaimana menjadi seorang vegetarian. Makan-makanan yang bervariasi Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh sebaiknya Anda konsumsi makanan yang bervariasi seperti polong-polongan, buah-buahan, sayuran dan serat untuk diet Anda. Kacang kedelai Tambahkan produk kacang kedelai di menu Anda, kecuali Anda alergi terhadap kedelai. Kedelai adalah sumber yang bagus untuk protein. Baca juga: Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan Makan makanan yang segar Makanan yang segar memiliki nutrisi yang lebih “penuh” dibandingkan yang sudah dimasak. Namun tentu saja Anda harus mencuci bersih sayur dan buah-buahan. Semoga cara diatas dapat membantu Anda menjalani diet vegetarian dengan baik dan selalu sehat. Baca juga: 7 Alasan Mengapa Vegetarian Hidup Lebih Lama Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wonderhowto
 10 Oct 2014    09:00 WIB
Apa Hubungan Antara Kedelai dan Kanker Payudara?
Apakah kedelai dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara atau justru melindungi Anda dari kanker payudara? Hingga saat ini, para peneliti masih saling berdebat mengenai hal ini. Hal ini dikarenakan berbagai penelitian memiliki hasil yang berbeda-beda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kedelai dapat meningkatkan pertumbuhan sel-sel tumor. Sementara itu, berbagai penelitian lainnya menemukan bahwa kedelai justru dapat melindungi seseorang dari kanker.  Akan tetapi, semua penelitian di atas hanya dilakukan berdasarkan suatu data populasi umum yang tidak dapat menemukan hubungan sebab akibat yang jelas antara kedelai dan kanker payudara. Pada penelitian ini, para peneliti membandingkan secara langsung wanita yang mengkonsumsi suplemen kedelai dengan wanita yang mengkonsumsi plasebo untuk menentukan apa efek kedelai pada gen yang berhubungan dengan kanker payudara. Para peneliti melakukan pengamatan pada sekitar 140 orang yang baru saja didiagnosa menderita kanker payudara invasif. Sekitar 2-3 minggu sebelum tindakan pembedahan dilakukan, misalnya mastektomi atau lumpektomi, para wanita ini diberikan suplemen kedelai (setara dengan 4 gelas susu kedelai berukuran 480 ml atau 4 porsi tahu besar) atau plasebo setiap harinya. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa konsumsi makanan berbahan kedelai yang diberikan selama sejangka waktu dapat mempengaruhi keadaan kanker payudara yang telah terjadi. Beberapa minggu kemudian, para peneliti menemukan bahwa beberapa orang wanita di dalam kelompok yang mengkonsumsi suplemen kedelai memiliki kadar genistein yang tinggi. Genistein merupakan bahan sisa metabolisme kedelai. Sedangkan wanita yang mengkonsumsi plasebo tidak mengalami kenaikan kadar genistein di dalam tubuhnya. Hal menarik lainnya yang ditemukan para peneliti adalah bahwa penderita dengan kadar genistein yang tinggi juga mengalami peningkatan jumlah gen yang berhubungan dengan pertumbuhan tumor. Akan tetapi, bukan berarti pertumbuhan tumor menjadi lebih agresif daripada sebelumnya. Jadi, penelitian ini menemukan bahwa mengkonsumsi banyak kedelai dalam jangka waktu singkat dapat menyebabkan perubahan proses proliferasi gen pada beberapa wanita yang menderita kanker payudara invasif, akan tetapi hal ini bukan berarti terjadi perubahan bentuk atau pertumbuhan tumor secara nyata di dalam tubuh para penderita ini. Walaupun para peneliti menemukan adanya perubahan pada ekspresi gen ini, akan tetapi para peneliti tidak mengetahui apakah perubahan ini dapat menyebabkan perubahan besar pada penderita yang mengkonsumsi suplemen kedelai dalam waktu yang lebih lama dari 2-3 minggu. Jadi apakah Anda harus membatasi konsumsi kedelai atau bahkan menghindari konsumsi kedelai secara menyeluruh jika Anda menderita kanker payudara? Hal ini mungkin tidak perlu dilakukan. Seperti banyaknya hal lain, konsumsi kedelai dalam jumlah sedang tampaknya aman bagi para penderita kanker payudara.  Selain itu, terdapat berbagai penelitian lainnya yang menunjukkan bawha konsumsi kedelai dapat membantu mencegah terjadinya berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara. Jadi yang penting adalah berapa jumlah kedelai yang Anda konsumsi. Mengkonsumsi kedelai dalam jumlah sedang tampaknya cukup aman, tetapi dianjurkan agar Anda tidak mengkonsumsi suplemen kedelai bila Anda telah menderita kanker payudara.     Sumber: womenshealthmag