Your browser does not support JavaScript!
 29 Dec 2018    16:00 WIB
Mencegah Penularan Ketika Anggota Keluarga Mengalami Sakit
Satu keluarga sakit!! si ayah, si ibu, si adik dan si kakak sakit semua, wah sakit kok kompakan!! Kita pasti pernah menghadapi situasi seperti ini bukan? seperti contoh, satu orang di rumah kena flu, seisi rumah ikut kena, atau ketika yang satu sembuh, yang lain mulai merasakan gejalanya. Pernahkah kita berpikir, bagaimana pencegahannya, agar ketika si ayah, ibu, si adik atau si kakak ada yang sakit, yang lain tidak tertular. Nah sahabat, ini ada beberapa kiat pencegahan penyakit di dalam rumah. Seringlah mencuci tangan anda. CDC (Centers of Disease Control and Prevention), mengatakan mencuci tangan itu seperti vaksin yang dilakukan sendiri. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk menghentikan kuman yang coba menyerang, sehingga kita dan keluarga tidak sakit. Karena terkadang kita atau anak kita mungkin mempunyai kebiasaan menggigit kuku atau jari kita, menyentuh mulut atau makanan kita ketika tangan dalam keadaan tidak bersih. Cuci tangan dengan bersih dan baik merupakan langkah awal, mencegah penularan penyakit. Berikut adalah cara terbaik dalam mencuci tangan: Basahi tangan Anda dengan air mengalir, gunakan sabun sampai berbusa, lalu gosok, bilas, dan keringkan. Ulangi langkah ini selama 2 kali dalam hitungan 20 detik.   Gunakan Hand Sanitizer. Hand Sanitizer, biasanya lebih efektif membunuh mikroorganisme, dibandingkan sabun dan air. Pilih Hand Sanitizer yang minimal mengandung 60% alkohol. Karena alkohol yang kurang dari 60% kurang efektif dalam membunuh berbagai jenis kuman, mungkin hanya menghentikan beberapa kuman untuk bertumbuh, tapi tidak membunuhnya. Karena itu penting untuk mempunyai dan menyediakan hand sanitizer dirumah, toilet, kantor, tas, dan mobil kita.   Jagalah kerbersihan lingkungan rumah. Bersihkan semua permukaan (tiap sudut) di rumah kita. Seperti, dapur, kamar tidur, ruang tamu, kamar anak, kaca jendela (kisi-kisi), rak sepatu, halaman rumah (garasi), dll. Tujuannya bukan hanya untuk menghilangkan kuman, tetapi untuk membunuh kuman-kuman. Untuk melakukan pembersihan, pilih pembersih yang mengandung "disinfektan" dan sudah memiliki Bpom pada label.   Bersihkan mainan anak-anak. Bagi kita yang mempunyai anak, sediakan waktu untuk membersihkan mainan anak kita, terutama ketika penyakit menyerang anak-anak kita, inilah saatnya untuk mengumpulkan semua mainan favorit mereka dan membersihkannya. Karena tanpa disadari, khususnya para balita, anak-anak sering memasukkan mainan ke dalam mulut mereka.   Jangan ada sampah yang menumpuk. Jangan pernah ada sampah menumpuk, apalagi selama berhari-hari di dalam rumah, karena bukan hanya menyebabkan bau, ini juga bisa menjadi pemicu untuk timbulnya dan penyebaran kuman di sekitar ruangan, juga bisa memicu tikus, semut atau serangga lain berdatangan. Gunakan plastik khusus sampah dan ikat dengan ketat, buanglah pada tempat / bak sampah diluar pekarangan rumah.   Jangan menyediakan makanan untuk orang lain ketika kita sakit. Ketika kita sendiri sakit, misalkan flu, beristirahatlah dengan cukup, jangan menyiapkan makanan, terutama untuk keluarga kita, selama 48 jam ke depan, sampai gejala kita sendiri sembuh, agar aman. Karena kuman mudah sekali menyebar, bisa lewat udara atau apapun yang kita sentuh, jadi jika orang lain menyentuh dan mengkonsumsi makanan yang kita makan atau minum dari gelas yang sama, mereka bisa tertular.   Jaga kebersihan toilet rumah. Toilet merupakan tempat paling rentan kuman, karena disanalah tiap hari kita membersihkan diri, BAB dan BAK, maka itu penting untuk meningkatkan upaya pembersihan kita di semua permukaan, seperti wastafel, toilet, dan lantai kamar mandi, terutama jika kita atau keluarga kita ada yang sakit perut (diare), muntah atau flu.   Bersihkan alat-alat pembersih rumah. Terkadang kuman masih bisa hidup atau bertahan di spons atau kain yang kita gunakan. Cuci kain pembersih kita dengan air panas. Atau gunakan kain desinfektan sekali pakai atau serbet kertas, dan buang ketika pakai.   Ganti sikat gigi lama dengan yang baru. Menurut ADA (American Dental Association), adalah baik jika kita mengganti sikat gigi kita setiap 3 atau 4 bulan sekali.   Jaga jarak. Jika kita sakit, hindari untuk tidur satu ruangan dengan keluarga yang sehat, terutama anak kita, karena biasanya anak-anak lebih rentan terhadap kuman.   Gunakan masker. Gunakan tisiu dan masker ketika kita mengalami sakit flu atau batuk. Dan jangan gunakan masker secara berulang-ulang, gantilah masker 2 kali sehari. Buang segera ke tempat sampah, ketika kita menggunakan tisiu dan masker, jangan biarkan menumpuk.   ASI. kita tidak harus berhenti menyusui ketika kita atau bayi kita jatuh sakit. Faktanya, ASI kita memiliki antibodi yang akan membantu melindungi bayi kita dari serangan kuman.   Vaksinasi. Vaksin adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit tertentu. Selalu jalani imunisasi teratur pada keluarga kita.   Sumber : webmd
 20 Oct 2018    18:00 WIB
5 Manfaat Teh Celup Bekas Untuk Perawatan di Rumah, Praktis Dan Murah!
Teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi kedua di dunia setelah air. Sekarang ini sangat mudah dan nyaman untuk membuat secangkir teh, karena penemuan kantong teh sekali pakai. Hanya taruh kantong teh dalam secangkir air panas, biarkan selama beberapa menit dan Anda siap untuk menikmati teh. Banyak orang menganggap kantong teh hanya digunakan untuk buat teh kemudian setelahnya dibuang. Padahal teh celup bekas ini memiliki banyak manfaat, seperti untuk mengatasi lingkaran hitam di bawah mata, menyamarkan kantung mata, menyembuhkan luka bakar ringan, melawan bau mulut dan sebagainya. Selain untuk kecantikan, teh celup bekas juga memiliki manfaat untuk barang-barang di rumah Anda. Penasaran untuk apa saja? Berikut adalah 5 manfaat teh celup bekas untuk perawatan di rumah Anda: 1.      Menghilangkan bau di kulkas Di dalam kulkas Anda bisa menaruh semua makanan, bahan makanan mentah atau makanan matang dan berbagai jenis makanan lagi. Hal ini bisa membuat kulkas menjadi bau. Untuk membantu menghilangkan bau maka Anda bisa menggunakan teh celup bekas. Ini adalah cara yang aman dan efektif untuk menghilangkan bau kulkas. Teh celup bekas tidak hanya akan menutupi bau tetapi juga tetap memberi wangi yang segar. Letakkan 3 atau 4 teh celup bekas di dalam kulkas untuk menghilangkan bau. Anda juga dapat menyimpan teh celup bekas di dalam wadah terbuka di dalam kulkas 2.      Membantu menghilangkan lemak di peralatan makan kotor Teh celup bekas bisa digunakan untuk membantu menghilangkan lemak di peralatan makan kotor. Kandungan  tanin dalam teh akan menghilangkan lemak, Anda bisa menggunakan teh celup bekas untuk membersihkan peralatan makan. Plus, teh merupakan pewangi yang sangat baik dan dapat membantu menyegarkan peralatan makan. Selain itu teh celup bekas kant sempurna bagi mereka yang alergi terhadap deterjen atau sabun. Rendam piring berminyak Anda dalam air hangat. Taruh beberapa teh celup bekas di dalam air untuk menyingkirkan lemak. Tunggu 1-2 jam. Apabila peralatan makan digunakan untuk menyajikan hidangan yang sangat berlemak maka rendam selama semalaman. Setelahnya cuci piring seperti biasa. 3.      Menyegarkan udara Teh memiliki sifat antibakteri dan dapat digunakan untuk menetralisir bau dan menambahkan wewangian aromatik yang bagus untuk kamar Anda. Letakkan teh celup bekas yang digunakan di bawah sinar matahari sampai kering sepenuhnya. Tambahkan beberapa tetes minyak esensial favorit Anda, dan maka penyegar ruangan Anda siap. Anda dapat menggantungnya di mobil Anda, dapur, kamar mandi atau tempat lain yang Anda inginkan Pilihan lain adalah dengan  menuangkan 2 cangkir teh yang diseduh dari kantong teh kemudian masukkan dalam botol semprot. Tambahkan 4 sendok makan air perasan lemon dan beberapa tetes minyak esensial favorit Anda. Kocok botol, kemudian semprotkan di mana diperlukan.Anda juga dapat menyimpan teh celup bekas rasa lavender di sarung jok mobil Anda sebagai penyegar udara alami. 4.      Membersihkan Sepatu Kulit Sepatu kulit mahal dan terlihat klasik, tapi menjaga sepatu bersih dan bebas bau adalah tugas yang  sulit. Anda dapat menyederhanakan tugas tersebut dengan menggunakan kantong teh yang digunakan. Anda bisa membersihkan sepatu kulit, kantong teh yang diseduh basah  gosokkan dengan gerakan melingkar. Untuk mengurangi bau di sepatu kulit Anda, taburi sekitar 1 sendok makan isi kantong teh digunakan ke dalam sepasang sepatu selama semalaman. Cara ini akan membantu menyerap bau dan menarik keluar kelembaban yang membuatnya lebih mudah untuk menyingkirkan bakteri penyebab bau yang berkembang di lingkungan yang lembab. 5.      Membersihkan Kayu dan Kaca Apakah Anda ingin menghilangkan lemak dari cermin atau membuat furnitur kayu Anda lebih bersih, maka teh celup bekas dapat menyelamatkan Anda. Kandungan tanin dalam teh menyingkirkan lemak dan menambahkan sinar pada cermin dan barang-barang kayu. Teh celup hitam untuk membersihkan cermin Untuk membuat cermin berkilau dan bersinar. Ambil air bekas seduhan teh celup bekas hingga dingin, kemudian basahi kain yang lembut dalam larutan tersebut dan mengusapnya dengan lembut ke seluruh permukaan cermin. Untuk membersihkan barang-barang kayu, Anda bisa memasukkan air rebusan teh ke dalam botol semprot. Semprotkan sedikit pada permukaan kayu untuk menyingkirkan kotoran, debu, sidik jari dan kotoran lainnya. Tunggu 5 menit, kemudian lap dengan kain bersih. Banyak bukan manfaat dari teh celup bekas, jadi mulai sekarang jangan langsung membuang teh celup bekas Anda ya.. Baca juga: Manfaat Teh Celup Untuk Mata Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: http://www.top10homeremedies.com/news-facts/10-awesome-non-beauty-uses-used-tea-bags.html/
 03 Aug 2016    11:00 WIB
Tempat Paling Kotor di Rumah Anda
Peringatan: kemungkinan setelah Anda membaca artikel ini Anda pasti ingin segera mencuci tangan Anda. Artikel ini akan menginformasikan kepada Anda dimana tempat di rumah yang paling senang ditinggali oleh kuman. Fakta mengenai kuman: Kuman bisa tinggal di rumah Anda. Pada kondisi optimal, bakteri dapat membelah diri setiap 20 menit, dan dapat menyebar dengan cepat. Kuman dapat membuat Anda sakit. Imunitas tubuh Anda mampu melindungi tubuh Anda melawan berbagai mikroorganisme seperti kuman. Tetapi berbagai jenis kuman dan beberapa jenis virus mampu bermutasi hingga tubuh tidak bisa dikenali oleh tubuh. Sangat mudah untuk membuat rumah tampak bersih. Sabun, pemutih, cairan disinfektan merupakan senjata untuk melawan mikroorganisme yang hidup di rumah. Dapur Handuk lap dan spons merupakan benda yang paling kotor di dapur karena kedua benda ini selalu dalam kondisi lembab dan kita sering menggunakannya untuk membersihkan berbagai tempat dan benda. Tempat cuci piring juga merupakan tempat terkotor di dapur, karena disitulah tempat Anda membersihkan segala sesuatu sehabis mememasak atau sehabis makan dan juga Anda harus bolak balik menyalakan dan mematikan air. Tempat lain banyak ditinggali kuman adalah pintu kulkas dan pegangan lemari. Kenop, pegangan, saklar Seberapa sering Anda melewatkan kenop, pegangan, saklar dan tidak membersihkannya? Seminggu sekali bersihkanlah kenop, pegangan pintu dan saklar menggunakan lap yang mengandung desinfektan, dan jangan gunakan lap yang sama pada beberapa tempat, gantilah dengan yang baru untuk membersihkan tempat yang lain. Tas make up Aplikator make up seperti kuas, spons ternyata juga menjadi tempat tinggal mikroorganisme. Mikroorganisme yang hidup di tas makeup bisa menyebabkan infeksi kulit dan mata. Secara teratur bersihkanlah tas makeup Anda dan juga bersihkan aplikator makeup Anda dengan alkohol. Tempat cucian kotor Cucian yang basah yang dibiarkan di mesin cuci walaupun hanya sebentar merupakan tempat tinggal potensial untuk kuman. Segera pindahkan pakaian yang sudah dicuci ke alat pengering segera. Jika cucian tertinggal lebih dari 30 menit maka Anda harus mencuci ulang. Peralatan kantor dan elektronik Rata-rata meja kantor memiliki 400 kali bakteri lebih banyak dibandingkan kursi toilet. Tidak mengejutkan karena kursi toilet dibersihkan dengan teratur, sedangkan remote control, keyboard komputer, telepon genggam dan gadget lainnya lebih banyak disentuh dibandingkan kursi toilet, tetapi lebih jarang dibersihkan. Kamar mandi Toilet, shower, bak mandi, dan tempat cuci tangan merupakan salah salah satu tempat paling kotor di rumah karena merupakan tempat orang membersihkan diri secara reguler dan bergantian. Gunakanlah sikat gigi lama untuk membersihkan saluran air dan keran. Perhatikan juga lantai dan toilet, dan juga wadah tempat menyimpan sikat gigi.   Sumber: healthline