Your browser does not support JavaScript!
 31 May 2016    15:00 WIB
Resiko Menjadi Seorang Perokok Pasif
Apa Itu Perokok Pasif?Perokok pasif merupakan suatu keadaan di mana seseorang yang tidak merokok menghisap asap rokok secara pasif. Asap rokok yang terhisap ini merupakan asap rokok campuran antara asap yang berasal dari rokok dan asap yang dikeluarkan oleh perokok. Saat menghisap campuran asap di atas, maka perokok pasif akan terpapar oleh racun dan zat kimia yang sama, termasuk nikotin seperti halnya perokok. Paparan asap rokok pada anak-anak dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan.Asap Rokok dan Dampaknya Pada KesehatanPada asap rokok campuran (asap rokok dan asap yang dikeluarkan oleh perokok) terdapat setidaknya 250 zat kimia berbahaya, yang 50 di antaranya bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan terjadinya kanker). Beberapa zat kimia berbahaya yang terdapat di dalam asap rokok campuran ini adalah vinil klorida, cadmium, benzene, arsenik, dan etilen oksida. Asap rokok campuran ini telah dikenal sebagai salah satu penyebab kanker dan diduga juga berhubungan dengan berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah serta penyakit saluran pernapasan.Berbagai Gangguan Kesehatan Akibat Menghirup Asap Rokok Kanker ParuMenjadi perokok pasif merupakan salah satu faktor resiko terjadinya kanker paru. Para peneliti telah menemukan bahwa perokok pasif memiliki resiko 20-30% lebih tinggi untuk mengalami kanker paru dibandingkan dengan orang yang bukan perokok pasif. Penyakit Jantung dan Pembuluh DarahSeperti halnya perokok dan asap rokok, asap rokok campuran ini juga dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah serta serangan jantung. Menghirup sedikit saja asap rokok campuran ini dapat segera mempengaruhi sistem jantung dan pembuluh darah anda, mengganggu fungsi normal jantung, darah, dan pembuluh darah sedemikian rupa yang dapat meningkatkan resiko terjadinya serangan jantung. Orang yang telah memiliki penyakit jantung memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami berbagai efek samping dari terhirupnya asap rokok campuran tersebut dan dianjurkan untuk menghindari paparan asap rokok campuran ini, walaupun hanya dalam waktu singkat. Penyakit Paru dan Saluran Napas LainnyaAsap rokok campuran mengandung banyak bahan kimia yang dapat mengiritasi dan merusak dinding saluran pernapasan anda dalam waktu singkat. Paparan dalam waktu singkat juga dapat memicu terjadinya berbagai gangguan pernapasan, seperti batuk, terbentuknya lendir pada saluran pernapasan, mengi (suara napas berbunyi "ngik-ngik"), sesak napas, dan penurunan fungsi paru. Paparan singkat asap rokok campuran pada anak-anak dapat memicu terjadinya serangan asma pada anak yang menderita asma. Bayi yang terpapar oleh asap rokok campuran juga dapat mengalami infeksi saluran pernapasan berat seperti pneumonia (radang paru) dan bronkitis (infeksi bronkus). Selain itu, bayi yang terpapar oleh asap rokok campuran ini juga dapat meningkatkan keparahan dari asma pada anak penderita asma dan meningkatkan resiko terjadinya kematian mendadak pada bayi. Pada anak, paparan asap rokok campuran ini memudahkan terjadinya infeksi telinga tengah. Wanita HamilPaparan asap rokok campuran pada wanita hamil yang tidak merokok juga dapat meningkatkan resiko terjadinya bayi lahir dengan berat badan rendah (kurang dari 2.500 gram) seperti halnya wanita hamil yang merokok Kanker PayudaraBeberapa penelitian menduga adanya hubungan antara kanker payudara dan paparan terhadap asap rokok campuran, walaupun tidak ditemukan hubungan antara perokok dan kanker payudara.Selain melalui saluran pernapasan, ternyata berbagai zat beracun di dalam rokok juga dapat masuk ke dalam tubuh anda melalui kulit dan membran mukosa tubuh anda seperti bibir, terutama pada bayi dan anak-anak kecil sehingga menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan. Asap rokok campuran yang dihembuskan oleh perokok dapat menempel pada pakaian, lemari baju, dan berbagai barang lainnya. Sumber: medicinenet
 08 Mar 2016    12:00 WIB
7 Jenis "Penyakit Wanita" yang Harus Diwaspadai Pria
Karena adanya variari genetik, anatomi dan tingkat hormon, beberapa penyakit yang biasanya menyerang wanita dapat juga terjadi pada pria dan sebaliknya. Bagaimanapun juga, dengan berpikir ‘penyakit wanita" hanya akan menyerang wanita dapat sangat berbahaya untuk pria. Berikut adalah penyakit-penyakit yang tergolong "penyakit wanita" tetapi juga dapat menyerang pria. Jika Anda mengalami gejala-gejalanya, segera hubungi dokter untuk mendapat pengobatan. 1.  OsteoporosisSaat osteoporosis menyerang, terjadi penurunan kepadatan tulang, sehingga tulang menjadi rapuh dan rentan untuk patah. 1 dari 3 wanita memiliki resiko terkena osteoporosis, sedangkan pria juga dapat terkena osteoporosis, bahkan 1 dari 5 pria terancam terkena osteoporosis.. wanita menopause sangat rentan terkena osteoporosis, begitu juga pria yang berusia 65-70 tahun akan  memiliki resiko yag sama Masalah ginjal, dan tiroid, kekurangan vitamin D, penggunaan steroid dalam jangka waktu yang lama, pengobatan kanker dan penggunaan obat anti kejang dapat meningkatkan resiko osteoporosis. Walaupun Anda tidak memiliki gejala-gejalanya, jangan ragu untuk meminta test kepadatan tulang kepada dokter Anda.   2.  Kanker payudaraWanita lebih sering terkena kanker payudara dibandingkan pria karena wanita memiliki jaringan payudara lebih banyak dibandingkan pria. Tetapi sebanyak 1% dari kanker payudara terjadi pada pria. Penelitian menunjukkan semakin banyak kasus kanker payudara yang terjadi pada pria sehingga pria harus lebih waspada terhadap tanda-tandanya untuk mencegah perkembangan lebih lanjut. Karena kurangnya kewaspadaan pada pria menyebabkan pria kurang dapat bertahan dibandingkan wanita saat diagnosa berhasil ditegakkan. Perhatikanlah jika timbulnya benjolan atau munculnya kelainan pada kulit di dada Anda.   3.  Masalah tiroidTiroid adalah kelenjar yang terdapat pada leher bagian bawah dan memproduksi hormon yang mengontrol metabolisme. Jika terlalu banyak tiroid yang dihasilkan dinamakan hipertiroid. Gejala-gejalanya adalah: •    Kelelahan•    peningkatan berat badan•    pelupa•    kulit kering•    rambut kering•    kelemahan otot•    gangguan tidur   4.  Gangguan makanSaat pria mulai merasakan tekanan untuk tampil kurus dan terlihat menarik, maka ia akan rentan terkena gangguan makan. Sebanyak 10-15% penderita anorexia atau bulimia adalah pria. Komplikasi yang mungkin timbul pada pria adalah masalah jantung, kerapuhan tulang, kegagalan organ bahkan kematian.   5.  Infeksi saluran kencing Infeksi saluran kencing lebih banyak terjadi pada wanita, tetapi pria juga mungkin terkena, teritama pria dengan pembesaran kelenjar prostat, batu ginjal dan pemendekan saluran kemih yang tidak normal. Gejala-gejala yang mungkin timbul: •    sering buang air kecil•    urin kemerahan atau urin berdarah•    tidak dapat menahan berkemih•    sensasi terbakar saat berkemih•    terkadang disertai demam ringan   6.  Depresi Wanita memiliki resiko 2 kali lebih besar dibanding pria, tetapi mungkin karena gejala yang dihasilkan pria dan wanita berbeda. Saat wanita merasa sedih mereka akan menagis lebih sering, sedangkan pria akan menunjukkan kemarahan, frustasi. Pris cenderung beralih ke obat-obatan terlarang dan alkohol, ataupun perilaku berbahaya lainnya. Pria juga memiliki kecenderungan bunuh diri lebih tinggi dibandingkan wanita.   7.  LupusSekitar 90% penderita lupus adalah wanita, tetapi penyakit autoimun ini juga dapat menyerang pria. Gejala-gejalanya mencakup: •    pembengkakan dan nyeri sendi•    kelemahan otot•    kelelahan yang luar biasa•    demam yang tidak dapat dijelaskan•    kerontokan rambut•    kaki membengkak•    luka-luka di mulut•    pembengkakan kelenjar •    ruam berbentuk kupu-kupu yang muncul di pipi.Jika tanda-tanda ini muncul maka Anda harus segera menghubungi dokter   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: foxnews
 08 Nov 2015    09:00 WIB
5 Gejala Penyakit yang Harus Diwaspadai Wanita
Bagi wanita,  ada beberapa gejala penyakit tidak boleh diabaikan begitu saja. Gejala ini bisa saja merujuk kepada satu penyakit yang berbahaya. Anda tentu mnegenal istilah mencegah lebih baik daripada mengobati bukan? Dengan mengenal gejala-gejala penyakit lebih awal, Anda bisa mencegahnya sebelum menjadi berbahaya. Berikut adalah gejala-gejala penyakit yang tidak boleh diabaikan oleh wanita 1.      Benjolan atau perubahan abnormal lainnya di payudara Benjolan, kulit mengelupas ataupun gejala lain yang tidak normal terjadi di payudara dapat saja merupakan tanda awal kanker payudara. Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita dan tidak selalu merupakan penyakit keturunan seperti yang selama ini dipercaya. Anda harus waspada pada setiap benjolan yang timbul di payudara. Anda bisa melakukan pemeriksaan SADARI untuk memeriksa apakah ada benjolan di payudara Anda. Jika Anda menemukan kelainan pada payudara Anda, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Deteksi lebih awal akan membuat pengobatan lebih mudah. 2.      Sering buang air kecil dan sensasi terbakar Terdapat banyak kondisi lain yang menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat. Tetapi ketika gejala ini disertai rasa terbakar saat buang air kecil maka kemungkinan Anda menderita infeksi saluran kemih, yang dapat menjadi serius jika tidak diobati. 3.      Sakit luar biasa saat berhubungan seksual Merupakan hal yang normal jika mengalami sedikit rasa nyeri saat melakukan hubungan seksual. Tetapi jika rasa sakit dirasakan semakin hebat saat setiap kali berhubungan seksual, maka ini merupakan tanda dari suatu penyakit. Kondisi ini mencakup ketidakseimbangan hormonal, infeksi pelvis, kista ovarium, atau endometriosis. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala ini. 4.      Kembung yang terus menerus Mengalami perut kembung sesaat atau kembung saat sedang menstruasi merupakan hal yang umum terjadi. Tetapi jika gejala ini terjadi terus menerus sampai berminggu-minggu Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Gejala perut kembung disertai sering buang air kecil, penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas atau perubahan kebiasaan buang air besar dapat menjadi indikator penyakit serius seperti kanker ovarium 5.      Keputihan Keputihan banyak terjadi pada wanita. Walaupun tiap-tiap wanita berbeda jumlah keputihannya, tetapi harus diawasi setiap perubahan abnormal yang terjadi seperti perubahan warna dan bau. Biasanya gejala yang terjadi diawali dengan bau yang lebih menyengat kemudian diikuti perubahan warna dari kekuningan menjadi kehijauan. Hal ini merupakan tanda terjadinya infeksi.   Sumber: healthmeup
 05 Nov 2015    16:00 WIB
Kanker Payudara Ternyata Tidak Hanya Menyerang Wanita Lho, Pria Juga Bisa!
Tahukah Anda bahwa kanker payudara ternyata tidak hanya dapat mengenai para wanita, tetapi juga para pria walaupun sangat jarang? Hal ini dikarenakan walaupun para pria dewasa tidak memiliki payudara sebesar wanita dewasa, mereka tetap memiliki sedikit jaringan payudara, yaitu seperti yang dimiliki seorang anak perempuan sebelum mereka memasuki masa pubertas. The American Cancer Society memperkirakan bahwa ada sekitar 1.900 kasus kanker payudara baru (pada pria) setiap tahunnya dan menyebabkan terjadinya sekitar 480 kematian setiap tahunnya. Resiko terjadinya kanker payudara pada pria biasanya akan meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang pria, tetapi biasanya jarang mengenai pria yang masih berusia kurang dari 35 tahun. Kanker payudara lebih sering terjadi pada pria yang telah berusia 65 tahun atau lebih. Akan tetapi, pada beberapa kasus yang jarang, kanker payudara juga dapat mengenai pria berusia 20 tahun atau bahkan 90 tahun.   Baca Juga: Benarkah Sabun Anti Bakteri Dapat Sebabkan Kanker Payudara?   Seperti halnya wanita, terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara pada seorang wanita, seperti: Memiliki anggota keluarga dekat yang menderita kanker payudara Pernah terpapar oleh radiasi di bagian dada Mengalami pembesaran payudara karena mengkonsumsi berbagai jenis obat-obatan atau karena sedang melakukan terapi sulih hormon atau karena menderita suatu infeksi atau justru keracunan Mengkonsumsi hormon estrogen Menderita suatu kelainan genetika, yaitu sindrom klinefelter Menderita gangguan hati berat seperti sirosis hati Menderita gangguan pada buah zakar seperti gondongan, orkitis (radang buah zakar), cedera buah zakar, atau buah zakar tidak dapat turun ke tempatnya (undescended testicle) Gejala kanker payudara pada pria pun umumnya hampir sama dengan gejala kanker payudara pada wanita. Beberapa gejala kanker payudara yang biasa ditemukan pada pria adalah: Adanya benjolan pada payudara Puting susu tampak tertarik ke arah dalam Keluarnya cairan abnormal atau darah dari puting susu Nyeri pada payudara (tahap lanjut) Nyeri pada tulang (tahap lanjut) Pembesaran kelenjar getah bening di sekitar payudara, seperti pada ketiak, dada, dan leher (tahap lanjut) Masalah utama dari kanker payudara pada pria adalah keterlambatan diagnosa. Hal ini dikarenakan para pria tidak terlalu memperhatikan adanya sesuatu hal yang aneh pada payudaranya. Selain itu, karena jaringan payudara yang sangat sedikit pada pria, maka mencari adanya benjolan atau gangguan lainnya pun akan menjadi lebih sulit. Hal ini berarti sel kanker juga akan menyebar dengan lebih cepat ke berbagai jaringan di sekitar payudara. Pengobatan kanker payudara pada pria sama seperti pengobatan kanker payudara pada wanita. Beberapa pilihan pengobatan kanker payudara yang telah tersedia saat ini adalah tindakan pembedahan, radioterapi, kemoterapi, terapi biologis, dan terapi hormon. Perbedaan antara kanker payudara pada pria dan wanita adalah kanker payudara pria biasanya memberikan respon yang jauh lebih baik dengan terapi hormon dibandingkan dengan wanita. Hal ini dikarenakan sekitar 85% kanker payudara pada pria dipengaruhi oleh hormon estrogen. Hal ini berarti perkembangan dan pertumbuhan sel kanker sangat tergantung pada kadar hormon estrogen di dalam tubuh sang pria. Angka harapan hidup bagi pria yang terkena kanker payudara dapat bervariasi, tergantung pada stadium kanker saat pertama kali diketahui. Bagi pria yang menderita kanker payudara stadium awal, perkiraan angka harapan hidupnya dalam 5 tahun ke depan (5 tahun setelah diagnosa awal) adalah sekitar 75-100%. Akan tetapi, bagi pria yang menderita kanker payudara stadium pertengahan, maka angka harapan hidupnya selama 5 tahun mendatang pun menurun menjadi 50-80%. Bagi pria yang menderita kanker payudara stadium akhir, maka angka harapan hidupnya selama 5 tahun mendatang pun menurun hingga menjadi 30-60%.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: webmd
 26 Oct 2015    20:00 WIB
Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri
Cara terbaik untuk mendeteksi kanker payudara adalah melalui pemeriksaan mamografi dan pemeriksaan fisik pada payudara juga dapat membantu. Pemeriksaan fisik pada payudara ini tidak hanya dapat dilakukan oleh dokter anda, tetapi juga dapat dilakukan oleh diri anda sendiri dan dikenal dengan nama pemeriksaan sadari. Pemeriksaan sadari merupakan salah satu cara yang dapat anda lakukan untuk memeriksa ada tidaknya perubahan pada payudara anda, baik berupa benjolan atau penebalan pada kulit payudara atau perubahan bentuk puting susu anda dengan melihat dan meraba payudara anda.   Bagaimana Cara Melakukan Pemeriksaan Sadari Berdiri di Depan Cermin Lakukanlah beberapa langkah di bawah ini, yaitu: Berdirilah di depan cermin anda tanpa memakai busana. Lihatlah payudara anda dan jangan khawatir bila ukuran kedua payudara anda tidak sama persis atau bentuknya agak berbeda. Hal ini terjadi pada sebagian besar wanita. Letakkanlah lengan anda di bagian samping tubuh anda, periksalah (lihat) apakah ada perubahan dalam ukuran, bentuk, posisi, atau perubahan pada kulit payudara anda. Lihat juga apakah ada luka, kerutan, lekukan, atau perubahan warna pada kulit anda. Periksalah juga puting susu anda dan lihat apakah ada luka, kulit yang mengelupas, atau perubahan arah puting susu anda (masuk ke dalam) Letakkanlah tangan anda pada panggul anda dan tekanlah payudara anda dengan lembut dan periksalah setiap sisi payudara anda Bungkukkan badan anda mendekati cermin dan tekuklah tangan anda untuk mengencangkan otot dada anda. Lihatlah apakah ada perubahan bentuk pada payudara anda Letakkan kedua tangan anda di belakang kepala anda, kemudian periksalah seluruh sisi payudara anda. Ingatlah untuk juga memeriksa bagain bawah payudara anda, angkatlah payudara anda sehingga anda dapat melihat bagian bawah payudara anda tersebut Periksalah puting susu anda, apakah ada cairan yang keluar dari puting susu anda tersebut. Letakkanlah ibu jari dan jari telunjuk anda pada jaringan di sekitar puting susu anda kemudian tekanlah puting susu anda dan lihatlah apakah ada cairan yang keluar dari dalamnya. Lakukan hal ini pada kedua payudara Saat Mandi Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memeriksa payudara anda ketika mandi adalah: Periksalah apakah ada perubahan pada payudara anda, adakah benjolan atau perubahan lainnya. Pemeriksaan ini akan lebih mudah bila tangan anda telah licin oleh sabun dan air. Periksalah payudara dan ketiak kiri anda dengan tangan kanan anda sambil meletakkan tangan kiri anda pada pinggul anda, dan sebaliknya pada payudara yang lain Periksalah juga daerah di atas dan bawah tulang selangka anda, apakah terdapat benjolan atau penebalan kulit Angkatlah salah satu lengan anda dan letakkan di belakang kepala anda kemudian periksalah payudara anda dengan seksama menggunakan tangan anda (gunakan tangan kanan untuk memeriksa payudara kiri dan sebaliknya untuk payudara kanan). Periksalah seluruh sisi dari kedua payudara anda Sambil Berbaring Anda kemudian dapat melanjutkan pemeriksaan payudara anda sambil berbaring, yaitu: Berbaringlah dan letakkan bantal kecil atau handuk yang telah dilipat di bagian bawah bahu kanan anda. Letakkan tangan kanan anda di belakang kepala anda. Kemudian letakkan tangan kiri anda pada bagian atas payudara anda dan periksalah payudara anda. Menggunakan lotion dapat mempermudah pemeriksaan Mulailah pemeriksaan pada arah jam 12 kemudian ke arah jam 1 (melingkar). Lakukanlah hal ini mulai dari bagian terluar payudara dan ulangi terus sambil bergeser mendekati puting susu. Periksa juga bagian ketiak anda Periksalah juga puting susu anda. Letakkan tangan anda pada bagian atas puting susu anda dan perhatikan ada tidaknya perubahan Tumor ganas biasanya ditemukan pada bagian payudara tertentu, yaitu pada payudara bagian atas luar (41%), payudara bagian atas dalam (14%), payudara bagian bawah dalam (5%), payudara bagian bawah luar (6%), dan bagian belakang puting susu (34%).   Apa yang Harus Dilakukan Bila Saya Menemukan Sebuah Benjolan? Segera hubungi dokter anda bila anda menemukan perubahan pada payudara anda, seperti: Adanya suatu area pada payudara anda yang berbeda dengan area payudara lainnya Adanya benjolan atau penebalan kulit di dalam atau dekat payudara atau di daerah ketiak yang menetap setelah menstruasi selesai Adanya perubahan ukuran, bentuk, dan struktur payudara Adanya massa atau benjolan Adanya perubahan pada kulit payudara atau puting susu (kerutan, lekukan, bersisik, atau meradang) Keluarnya cairan atau darah dari puting susu Kulit payudara atau puting susu berwarna kemerahan   Sumber: webmd
 26 Oct 2015    12:00 WIB
10 Cara Mencegah Kanker Payudara
Penyakit Kanker Payudara adalah penyakit menakutkan untuk semua wanita. Penyakit kanker payudara tidak hanya menyerang wanita namun juga pria. Berbagai cara dilakukan untuk mencegah terjangkitnya kanker payudara. Berikut adalah cara untuk mencegah terjadinya kanker payudara. Dengan mengikuti cara ini belum tentu Anda tidak akan terkena kanker payudara namun dengan cara ini Anda akan menurunkan risiko terjadinya kanker payudara dan akan meningkatkan kesehatan tubuh Anda: Berolahraga lebih sering Mungkin banyak orang malas untuk berolahraga namun Anda tetap dapat melakukan hal ini dengan jalan-jalan santai disore hari atau lebih sering menggunakan tangga dibanding lift. Mempertahankan berat badan yang ideal Sebuah studi menemukan bahwa wanita yang mengalami kenaikan berat badan sekitar 30 kg setelah usia 18 tahun mempunyai risiko tiga kali lipat terkena kanker payudara dibandingkan dengan mereka yang mengalami kenaikan berat badan sekitar  10 kilogram. Dan yang lebih menakutkan seseorang yang mempunyai berat badan yang berlebihan mempunyai risiko mengidap kanker payudara yang akan cepat menyebar ke organ yang lain.  Makan lebih banyak sayuran Sayuran mengandung banyak karoten yang berfungsi sebagai antioksidan yang melawan sel kanker Ketahui faktor risiko dari keluarga Anda Dengan mengetahui adanya faktor risiko dari keluarga Anda, Anda dapat melakukan deteksi dini dan tindakan pencegahan. Berikan ASI pada bayi Anda Seseorang wanita yang menyusui anaknya sekitar 15 bulan akan menurunkan risiko terjadinya kanker payudara sebanyak 4 persen Makan lebih banyak omega-3 Omega-3 akan membantu menurunkan terjadinya peradangan dan menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Konsumsi kacang kenari, ikan seperti ikan sardin. Minum teh hijau Teh hijau mengandung antioksidan, berfungsi untuk menurunkan hormon estrogen. Hormon estrogen berfungsi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker payudara dan menghentikan pemberian makanan untuk sel kanker payudara Berpikir dua kali untuk menggunakan terapi estrogen dan progesteron selama lima tahun atau lebih Memperpanjang terapi kombinasi ini akan meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara Berhenti mengkonsumsi alkohol Alkohol akan mempengaruhi kadar estrogen dalam tubuh, yang akan meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara Konsumsi rempah-rempah yang bervariasi Jangan takut untuk mengkonsumsi beberapa rempah-rempah seperti kunyit yang akan membantu menekan reaksi peradangan dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber:  medindia
 26 Oct 2015    09:00 WIB
13 Fakta Menarik Tentang Payudara
Payudara, mendengarnya pasti semua orang akan tahu apa ini. Semua orang baik pria maupun wanita selalu suka segala sesuatu yang berhubungan dengan payudara. Namun apakah Anda benar-benar mengetahui fakta menarik mengenai payudara. Agar Anda lebih mengenal tentang payudara. Di bawah ini adalah ulasan mengenai fakta-fakta menarik dari payudara. Ayo disimak. 1.      Ukuran kedua payudara tidak pernah sama. Apabila Anda sedang berdiri di depan cermin dan melihat ukuran kedua payudara. Mungkin berpikir mengapa ukurannya tidak sama. Apakah hal ini tidak normal? Bila iya, hal ini sebenarnya hal yang normal. Ukuran kedua payudara kanan dan kiri memang tidak sama. 2.      Anda TIDAK BISA membesarkan ukuran payudara Anda secara alami. Pembesaran payudara hanya bisa dilakukan dengan botoks atau operasi payudara. Namun ada beberapa gerakan dalam yoga yang dapat membuat payudara menjadi lebih kencang. Pada saat hamil biasanya ukuran payudara akan membesar namun setelahnya payudara bisa mengendur. 3.      Payudara kantung lemak? Pada usia muda payudara Anda terdiri dari kelenjar susu, lemak dan kolagen. Namun seiring dengan pertambahan usia, maka payudara Anda menjadi kantung lemak. Dan karena ada pengaruh gravitasi, payudara akan mudah mengendur. 4.      Pria lebih tertarik lihat payudara dibanding wajah wanita Menurut sebuah penelitian ternyata hanya sekitar 20 persen pria melihat wajah seorang wanita ketika bertemu untuk pertama kalinya, selebihnya sekitar 80 persen lebih sibuk menatap payudara. Fakta yang paling menarik di sini adalah menatap payudara perempuan selama 10 menit terus menerus memiliki hasil yang sama seperti melakukan aerobik selama setengah jam untuk seorang pria. Sehingga mereka bisa hidup lebih lama! 5.      Salah posisi tidur bisa rubah bentuk payudara Apakah Anda tahu bahwa Anda bisa merusak bentuk payudara Anda apabila tidur telengkup.. Para ahli menyarankan tidur menyamping dan juga menempatkan bantal di bawah payudara untuk menopang payudara. Selain itu tidak ada aturan mengenai mana yang lebih baik menggunakan atau tidak menggunakan bra saat tidur. Yang pasti bila Anda menggunakan bra saat tidur, pilih yang tidak terlalu ketat karena akan membuat Anda tidak nyaman. 6.      Payudara terbesar Ingin tahu siapa yang memiliki sepasang payudara terbesar di dunia? Yaitu Sheyla Hershey dari Texas. Setelah melakukan 9 kali operasi yang menyakitkan, ukuran payudaranya sekarang adalah 38KKK. 7.      Wanita jarang melakukan SADARI Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa 50 persen wanita tidak pernah melakukan SADARI.  Alasannya bisa karena mereka kurang peduli atau takut apabila mereka berpotensi mengalami kanker payudara. 8.      Benjolan lunak di payudara Pernahkah Anda memperhatikan benjolan di payudara Anda? Sekitar 80% benjolan yang ada di payudara adalah jinak. Namun bukan berarti Anda jadi batal berkonsultasi dengan dokter Anda. Saat masa menstruasi biasanya oayudara akan mengalami perubahan dari yang bisanya lembut menjadi lebih tegang dan membengkak. Namun bila payudara selalu terasa keras sebaiknya Anda segera melakukan deteksi awal kanker payudara. 9.      Pria juga memiliki payudara Hal ini bukan bercanda. Hal ini bukanlah keadaan yang dialami oleh pria kelebihan berat badan. Namun suatu kondisi medis yang disebut Ginekomastia dimana kelenjar susu tumbuh secara abnormal. 10.  Menyusui menurunkan berat badan Kabar baik untuk ibu menyusui, Anda dapat mengalami penurunan berat badan apabila menyusui selama 6 bulan. 11.  85% perempuan memakai ukuran bra yang salah Hal ini bisa dikarenakan mereka terlalu malu untuk bertanya atau mereka ingin menyanjung diri dengan menggunakan ukuran bra yang salah.. Jadi silakan ambil pita pengukur dan cari bra yang sesuai ukuran payudara Anda. 12.  70% wanita tidak puas dengan ukuran payudaranya. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam the International Journal of Sexual Health, sekitar 70% wanita tidak puas dengan ukuran payudaranya. Entah merasa terlalu kecil atau terlalu besar. 13.  Wanita mudah terangsang bila ada sentuhan pada payudara Berbicara tentang seks, menurut sebuah penelitian pada tahun 2006, 82 persen wanita lebih mudah terangsang apabila ada sentuhan pada payudaranya. Baca juga: Ingin Payudara Lebih Kencang? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: indiatimes
 07 Sep 2015    16:00 WIB
Wow, Ini Penampakkan Pria Dengan Payudara Terbesar di Dunia!
Para dokter di Cina mengklaim telah menemukan pria berdada terbesar di dunia setelah seorang petani memeriksakan dirinya di klinik spesialis dada di Beijing. Menurut sang pria, Guo Feng, dadanya mulai membesar sekitar 10 tahun lalu. "Awalnya, saya tidak terlalu peduli dengan pembesaran payudara yang saya alami, karena saat itu saya memang sedang bertambah gemuk. Namun, beberapa tahun terakhir ini, keadaannya makin tak terkendali. Saya sudah memeriksakan diri ke beberapa rumah sakit, tetapi tidak ada yang bisa menolong," ucap Guo Feng.   Dokter Zhang Lilan dari Rumah Sakit Dada Jinan mengatakan pria bernama Guo Feng ini tidak berbeda dengan pria lain. Guo Feng merupakan seorang pria yang gagah, tegap, dan berotot; namun juga memiliki payudara yang sangat besar sekali. Guo Feng mengaku sangat tidak nyaman, apalagi ketika bekerja, karena dadanya yang terlalu besar membuatnya sulit melakukan beberapa hal.   Baca Juga: Apa Hubungan Antara Kedelai dan Kanker Payudara?   Selama 30 tahun menjadi seorang dokter spesialis di rumah sakit ini, saya belum pernah menemukan kasus semacam ini," ungkap dokter Zhang. Direktur rumah sakit itu, Gaoyong Hong, menambahkan, "Awalnya kami mengira dia telah makan racun atau bahan makanan yang telah terkontaminasi. Namun, tes darah tidak menemukan adanya racun apa pun. Secara genetis pun dia normal. Berdasarkan hasil pemeriksaan foto rontgen pun dalam payudaranya tidak ada kanker." "Mungkin ini ada hubungannya dengan lemak," ujar Gaoyong Hong.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: unikfact
 02 Sep 2015    09:00 WIB
Say No To Kanker Payudara Dengan Makanan ini!
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi pada seorang wanita, walaupun bukan berarti para pria tidak dapat mengalaminya. Seperti halnya wanita, seorang pria pun juga dapat mengalami kanker payudara, hanya saja resikonya jauh lebih kecil. Selain memiliki pola hidup yang sehat dan berolahraga secara teratur, ternyata mengkonsumsi beberapa jenis makanan tertentu juga dapat membantu mencegah terjadinya kanker payudara. Di bawah ini, Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang dapat membantu menurunkan resiko terjadinya kanker payudara.   OATMEAL Selain dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), mengkonsumsi oatmeal ternyata juga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya diabetes. Tidak hanya itu, menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi oatmeal ternyata juga dapat membantu melindungi tubuh terhadap serangan kanker payudara.   LEMAK IKAN (OMEGA 3) Beberapa jenis ikan seperti tuna dan salmon mengandung asam lemak omega 3 yang telah diketahui dapat membantu menghambat pertumbuhan tumor dan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, tuna dan salmon juga merupakan salah satu sumber alami vitamin D, yang juga telah terbukti dapat membantu menurunkan resiko terjadinya kanker payudara.   TEH HIJAU Menurut sebuah penelitian, seseorang yang mengkonsumsi 3-4 cangkir teh hijau setiap harinya memiliki resiko kanker payudara yang lebih rendah. Hal ini dikarenakan teh hijau mengandung banyak antioksidan yang memang telah terbukti dapat menurunkan resiko terjadinya kanker payudara dan kanker ovarium (kanker indung telur).   BUAH DAN SAYURAN Beberapa jenis buah dan sayuran diduga dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh karena mengandung banyak antioksidan alami. Beberapa jenis buah tersebut adalah strawberi, kiwi, jeruk, anggur merah, dan blueberi. Sedangkan beberapa jenis sayuran yang diduga dapat membantu mencegah pembentukan sel kanker di dalam tubuh adalah brokoli, kembang kol, dan kubis.   Baca Juga: 8 Hal yang Dapat Meningkatkan Resiko Terjadinya Kanker Payudara   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: allwomenstalk
 30 Jul 2015    20:00 WIB
Berbagai Mitos Menyesatkan Mengenai Kanker Payudara
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita oleh para wanita di seluruh dunia. Walaupun tingkat kematiannya lebih rendah dibandingkan dengan kanker rahim, akan tetapi resiko kematian akibat kanker payudara pun tetap tinggi, terutama bila sel kanker telah menyebar hingga ke organ lain. Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai mitos menyesatkan mengenai kanker payudara.   Baca juga: 8 Hal yang Dapat Meningkatkan Resiko Terjadinya Kanker Payudara   PERAWATAN KESUBURAN TINGKATKAN RESIKO KANKER Khawatir bila terapi kesuburan yang Anda lakukan dapat meningkatkan resiko kanker payudara? Beberapa penelitian menemukan bahwa para wanita yang melakukan perawatan kesuburan tidak memiliki resiko kanker payudara yang lebih tinggi.   TIDAK DAPAT DISEMBUHKAN Tahukah Anda bahwa dengan diagnosa dini dan pengobatan yang tepat, maka kanker payudara masih dapat disembuhkan? Selain itu, Anda pun dapat menurunkan berbagai resiko terjadinya kanker payudara dengan melakukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Menurunkan berat badan Berolahraga secara teratur Melakukan pemeriksaan payudara secara teratur Berhenti merokok   MERUPAKAN SUATU PENYAKIT YANG DITURUNKAN Memang benar bahwa resiko terjadinya kanker payudara dapat diturunkan, misalnya bila sang ibu atau keluarga dekat lainnya menderita kanker payudara, maka resiko Anda untuk mengalaminya pun menjadi lebih tinggi, akan tetapi genetika bukanlah satu-satunya hal yang dapat meningkatkan dan menurunkan resiko terjadinya kanker payudara. Gaya hidup yang tidak sehat juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara.   BRA KAWAT SEBABKAN KANKER Walaupun memang benar bahwa penggunaan bra berkawat dapat menekan aliran kelenjar getah bening payudara, yang membuat zat-zat beracun menumpuk di sekitar payudara; akan tetapi, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa penggunaan bra berkawat memang benar dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara.   BENJOLAN DI PAYUDARA = KANKER Tahukah Anda bahwa sekitar 80% benjolan yang ditemukan di payudara bukan merupakan suatu keganasan? Benjolan tersebut dapat merupakan suatu kista atau perubahan yang terjadi akibat perubahan kadar hormonal saat menstruasi. Akan tetapi, tetap lebih baik bila Anda segera memeriksakan diri ke dokter bila menemukan benjolan pada payudara Anda untuk memastikan apakah benjolan tersebut merupakan suatu keganasan atau bukan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: healthy