Your browser does not support JavaScript!
 13 Oct 2019    08:00 WIB
Manfaat Anggur Merah bagi Kesehatan
Anggur merah merupakan salah satu jenis minuman alkohol yang dihasilkan dari buah anggur. Saat ini terdapat berbagai variasi minuman anggur yang diproduksi dari berbagai jenis buah anggur. Secara umum anggur merah merupakan jenis minuman anggur yang paling banyak diminum karena rasanya dan berbagai manfaat kesehatan yang dimilikinya. Anggur jenis ini mempunyai banyak sekali manfaat untuk tubuh, dan bila diminum dalam jumlah yang tepat dipercaya dapat memperpanjang harapan hidup. Anggur merah biasanya diminum saat makan siang atau makan malam karena rasanya yang unik dan manis. Sekarang mari kita lihat manfaat anggur merah terhadap kesehatan. Kandungan nutrisi anggur merahPada dasarnya anggur merah terdiri dari alkohol dan karbohidrat. Anggur merah memiliki kandungan 100 kalori pada setiap 100 ml nya. Banyaknya anggur yang  direkomendasikan untuk meminum adalah 120 ml setiap harinya. Anggur merah dalam jumlah yang tepat akan memberikan manfaat yang baik untuk jantung Anggur merah baik untuk otot jantungMengkonsumsi anggur merah setiap hari dalam jumlah sedikit akan menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah. Anggur merah membantu pengenceran darah arteri sehingga aliran darah akan lebih lancar. Anggur merah juga kaya akan polyphenol yang langsung melindungi otot jantung. Selain itu polyphenol juga dapat melindungi dinding pembuluh darah agar lebih kuat.Anggur merah juga mengandug resveratrol yang melindungi pembuluh darah dan menurunkan kadar kolesterol darah. Anngur merah juga dapat mencegah terjadinya bekuan darah. Mencegah terjadinya kankerAnggur merah diketahui memiliki kandungan antioksidan yang sangat kuat. Kandungan guercetin didalam anggur merah diketahui dapat mencegah pertumbuhan sel kanker didalam tubuh. Sejauh ini anggur merah diketahui dapat mencegah terjadinya kanker paru-paru. Resveratrol juga merupakan jenis antioksidan yang dapat mengurangi proses pertumbuhan sel tumor. Manfaat anggur merah untuk kesehatan gigiAnggur merah dapat mencegah gigi tanggal karena anggur merah dapat memperkuat enamel gigi. Kandungan polyphenol pada anggur merah juga berfungsi memperkuat gusi. Anggur merah dapat memperkuat daya ingatDengan rutin mengkonsumsi anggur merah dalam jumlah sedikit akan dapat memperkuat daya ingat dan fungsi otak. Anggur merah diketahui dapat mencegah penyakit alzheimer dan demensia. Anggur merah juga mengandung asetilkolin yang dapat meningkatkan kerja sel-sel otak dan mepertahankan daya ingat lebih baik. Memperbaiki sistem pencernaanKonsumsi alkohol dalam jumlah yang semestinya akan sangat baik untuk pencernaan. Alkohol mempunyai sifat anti-bakteri yang akan membantu fungsi pencernaan berjalan dengan baik. Berbagai variasi dan iritasi pada pencernaan dapat dicegah dengan mengkonsumsi anggur merah. Pembentukan batu empedu juga dapat dicegah dengan konsumsi anggur merah. Tulang lebih kuatMengkonsumsi anggur merah secara rutin juga dapat memperkuat tulang karena anggur merah dapat meningkatkan kepadatan tulang.Sumber: foodtofitness
 22 Sep 2019    11:00 WIB
Kanker Kandung Empedu (Faktor Resiko dan Komplikasinya)
Kanker kandung empedu merupakan kanker saluran pencernaan yang langka. Kanker ini sulit ditemukan dan didiagnosa karena seringkali tidak menunjukkan gejala apapun pada stadium awal.   Faktor Resiko Orang lanjut usia dan penderita diabetes memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker kandung empedu. Selain itu, gaya hidup tidak sehat seperti obesitas dan merokok juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Walaupun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, para ahli menduga bahwa diet yang tidak sehat juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Memiliki batu empedu dan menderita kolesistitis juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Hal lain yang juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu adalah kandung empedu porcelain, di mana terjadi penumpukkan kalsium pada dinding kandung empedu. Infeksi bakteri Salmonella pada kandung empedu juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Berbagai hal ini diketahui dapat menyebabkan peradangan atau iritasi menahun pada kandung empedu.   Baca juga: Apa Saja Gejala Gangguan Kandung Empedu?   Pengobatan Tindakan pembedahan merupakan pengobatan terbaik untuk menyembuhkan kanker bila masih memungkinkan. Sayangnya, pada sebagian besar kasus kanker baru diketahui saat sel kanker sudah menyebar ke berbagai organ tubuh lain atau berada pada posisi yang sulit sehingga tindakan pembedahan tidak dapat dilakukan. Jika tindakan pembedahan tidak dapat dilakukan, misalnya karena ukuran atau lokasi kanker, maka terapi yang dapat dilakukan adalah kemoterapi dan terapi radiasi. Kedua jenis terapi ini dapat membantu mengatasi gejala dan memperpanjang hidup penderita. Tindakan pembedahan mungkin dilakukan untuk membantu mengurangi nyeri atau mencegah terjadinya komplikasi berat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 18 Sep 2019    16:00 WIB
Beberapa Jenis Pengobatan Tumor Otak
Jenis pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tumor otak tergantung pada jenis, ukuran, dan lokasi tumor, serta keadaan kesehatan penderita secara keseluruhan. Terapi juga dilakukan untuk menurunkan resiko kekambuhan tumor. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa pilihan pengobatan tumor otak   Baca juga: 8 Makanan yang Buruk Bagi Kesehatan Otak Anda   Tindakan Pembedahan Tindakan pembedahan merupakan pengobatan lini pertama untuk mengatasi tumor otak. Melalui tindakan pembedahan, tumor dapat diangkat seluruhnya atau sebagian, tergantung pada ukuran, lokasi, dan resikonya. Salah satu tindakan pembedahan tingkat lanjut adalah pembedahan kepala di mana pasien tetap sadar (awake craniotomy). Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko kerusakan saraf saat tumor berada pada area otak yang rawan.   Terapi Radiasi Pada terapi radiasi, tumor dihancurkan dengan cara menyinarinya dengan sinar energi tinggi (sinar x-ray). Terapi radiasi ini dapat bersifat eksternal (radiasi konvensional) atau internal (brachytherapy).   Radiosurgery Radiosurgery merupakan tindakan pembedahan yang menggunakan sinar radiasi yang difokuskan pada suatu area kecil pada tumor untuk membuat ukuran tumor menjadi lebih kecil atau menghentikan pertumbuhan tumor. Radiosurgery merupakan terapi non invasif dan tanpa nyeri, yang dapat dilakukan oleh pasien rawat jalan. Terapi ini sangat cocok untuk mengatasi tumor kepala resiko tinggi yang tidak bisa dioperasi. Karena terapi ini tidak merusak jaringan sehat di sekitar tumor, maka hal ini dapat menurunkan resiko terjadinya efek samping dari 20-30% menjadi 1-2%.   Kemoterapi Kemoterapi merupakan pemberian obat kemo dalam bentuk pil atau melalui infus untuk menghancurkan sel-sel tumor.   Targeted Drug Therapy Pada targeted drug therapy, obat hanya diberikan pada suatu area abnormal spesifik di dalam tumor untuk menghancurkan tumor.   Berbagai jenis terapi di atas ini dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau terapi kombinasi. Pada beberapa kasus, glioma ringan biasanya tidak menimbulkan gejala sehingga pengobatan biasanya tidak diperlukan. Tumor biasanya hanya perlu dimonitor secara teratur.   Efek Samping Terapi Pengobatan tumor kepala dapat menimbulkan beberapa efek samping, yang dapat bervariasi mulai dari fatigue (rasa amat sangat lelah), sakit kepala, dan iritasi kulit kepala akibat terapi radiasi hingga kerusakan otak akibat tindakan pembedahan. Pasien yang menerima kemoterapi biasanya akan mengalami mual, muntah, dan rambut rontok. Sementara itu, pasien yang menjalani prosedur radiosurgery dapat mengalami sakit kepala dan mual. Tindakan pembedahan pada tumor yang terletak sangat berdekatan dengan saraf atau lokasi rawan atau sensitif lainnya di dalam otak dapat mempengaruhi fungsi tubuh tertentu, misalnya penglihatan, kemampuan berbicara, dan pergerakan. Pada kasus ini, pasien biasanya membutuhkan terapi rehabilitasi fisik paska operasi.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 12 Sep 2019    08:00 WIB
Mencegah Preeklampsia Dengan Buah Manggis
Manggis merupakan buah berwarna ungu terang yang memiliki rasa asam manis. Buah ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, bahkan kulitnya pun sering dikonsumsi karena kaya akan antioksidan.Kandungan Nutrisi Dalam ManggisSetiap 100 gram manggis mengandung 75 kalori. Manggis memiliki nutrisi yang tinggi dan merupakan salah satu sumber karbohidrat dan serat. Manggis juga mengandung lemak dan protein. Kulit manggis kaya akan antioksidan dan xantonoid serta berbagai mineral lainnya seperti besi, kalsium, kalium, magnesium, dan seng. Sumber AntioksidanManggis mengandung xantonoid, yaitu alfa mangostin dan gamma mangostin yang merupakan zat anti inflamasi (peradangan). Antioksidan ini juga dapat membantu melindungi tubuh terhadap berbagai radikal bebas sehingga dapat melindungi anda dari kanker. Garcinone E yang juga terdapat di dalam manggis juga dapat menurunkan resiko terjadinya tumor. Sumber Vitamin CKandungan vitamin C yang cukup tinggi di dalam manggis juga dapat membantu metabolisme saluran cerna anda. Vitamin C dapat membantu mengaktivasi berbagai enzim pencernaan sehingga proses pencernaan pun dapat dimulai. Selain itu, vitamin C juga dapat membantu proses pemecahan makanan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anda sehingga mampu melawan berbagai infeksi.Manfaat Manggis Bagi Kesehatan Mencegah KankerManggis dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam manggis dapat melindungi anda dari berbagai radikal bebas.Berbagai antioksidan yang terdapat di dalam manggis adalah xanthone, katekin, polisakarida, kuinon, dan polifenol. Berbagai antioksidan kuat ini dapat melindungi DNA anda dari kerusakan dan mutasi. Mengkonsumsi manggis juga dapat mencegah terjadinya kanker usus besar. Menurunkan KolesterolMengkonsumsi manggis dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL anda. Gamma mangostin yang terdapat di dalam manggis dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol "jahat". Polifenol yang juga terdapat di dalam manggis dapat menurunkan kadar kolesterol secara keseluruhan di dalam tubuh anda. Mencegah Terjadinya Kelainan Bawaan dan PreeklampsiaManggis memiliki berbagai manfaat bagi wanita hamil, yaitu:•  Mencegah terjadinya berbagai kelainan bawaan (karena mengandung folat dan berbagai mineral penting lainnya)•  Mencegah kerusakan sel di dalam tubuh ibu dan bayi (antioksidan)•  Mencegah terjadinya konstipasi dan preeklampsia (kaya serat)•  Membantu pembentukan callogen (vitamin C) yang dapat melawan berbagai infeksi Membantu Mengendalikan DiabetesMengkonsumsi manggis dapat membantu mengendalikan diabetes anda. Antioksidan di dalam manggis dapat mengendalikan metabolisme glukosa di dalam darah, mengurangi resistensi insulin, dan membuat pankreas dapat memproduksi insulin secara efektif. Mengurangi InfalamasiKandungan zat anti inflamasi di dalam manggis sangat berguna untuk mengurangi gejala radang sendi dengan cara menurunkan kadar C-reaktif protein (CRP), yang merupakan salah satu penyebab terjadinya inflamasi. Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari manggis bagi kesehatan anda adalah:•  Xanthone (suatu antioksidan) yang terdapat di dalam manggis dapat mengurangi rasa nyeri dan efektif untuk mengatasi nyeri kepala dan migraine•  Dapat mengatasi GERD (refluks gastrointestinal) dan ulkus (luka terbuka)•  Mencegah terjadinya diare dan irritable bowel syndromeSumber: foodtofitness
 08 Sep 2019    08:00 WIB
Merokok Cerutu Bisa Menimbulkan Berbagai Penyakit
Kebanyakan orang percaya jika merokok cerutu lebih aman dibandingkan merokok sigaret. Tetapi ternyata salah. Bahkan jika anda tidak menghirup asapnya, sangat tidak aman merokok cerutu jenis apapun. Berikut adalah alasan mengapa cerutu tidak baik : Nikotin Cerutu, seperti sigaret, mengandung nikotin, suatu zat yang menyebabkan ketergantungan terhadap tembakau. Satu batang serutu mengandung jumlah nikotin sebanyak beberapa batang sigaret. Bahkan ketika anda tidak menghirupnya, sejumlah nikotin akan masuk terserap melalui mulut. Sehingga merokok cerutu tidak akan menghilangkan kecanduan anda terhadap nikotin. Kanker Semua rokok tembakau mengandung 60 zat kimia yang dapat menyebabkan kanker, dan cerutu juga bukan pengecualian. Merokok cerutu secara teratur dapat meningkatkan resiko terkena kanker, termasuk kanker mulut, kanker bibir, kanker lidah, kanker tenggorokan, kanker esophagus, kanker laring, dan kanker paru-paru Penyakit kardiovaskular Menghisap cerutu secara teratur akan meningkatkan resiko terkena penyakit kardiovaskular dan paru-paru, seperti empisema dan bronchitis kronik, yang akan berakhir menjadi penyakit paru obstruktif (obstructive pulmonary disease/COPD) Penyakit mulut Menghisap cerutu meningkatkan resiko terjadinya penyakit mulut dan gigi, seperti penyakit di gusi dan gigi tanggal Perokok pasif Perokok pasif dari cerutu menghirup racun yang sama seperti yang didapat perokok pasif dari sigaret. Menjadi perokok pasif akan meningkatkan resiko kanker dan penyakit kardiovaskular dan dapat menyebabkan infeksi telinga pada orang dewasa dan episode asma pada anak-anak Jika anda berpikir mengganti sigaret ke cerutu karena anda percaya cerutu lebih aman, anda salah. Seharusnya anda harus berpikir untuk berhenti mengisap tembakau samasekali. Semakin lama dan semakin sering anda menghisap cerutu, semakin tinggi resiko yang anda dapatkan.   Sumber : mayoclinic  
 02 Sep 2019    08:00 WIB
Jenis Tumor Yang Muncul Di Usus Halus
Apakah kanker usus halus itu?Tumor ganas yang kurang sering ditemukan meliputi karsinoma, limfoma dan tumor karsinoid. Kebanyakan tumor usus halus adalah jinak. Tumor jinakTumor jinak pada usus halus meliputi: •  Lipoma (sel-sel lemak) •  Neurofibroma (sel-sel saraf) •  Fibroma (jaringan ikat) •  Leiomioma (sel-sel otot). Kebanyakan tumor jinak tidak menyebabkan gejala. Tetapi tumor yang berukuran besar bisa menyebabkan terdapatnya darah salam tinja, penyumbatan usus (sebagian atau total), atau penjeratan usus bila satu bagian usus masuk ke usus yang berada di depannya (intususepsi). Bisa dilakukan pemeriksaan endoskopi untuk mengamati tumor dan mengambil contoh untuk pemeriksaan mikroskopik. Foto rontgen barium dapat menunjukkan seluruh usus halus dan bisa digunakan untuk menggambarkan keadaan tumor. Arteriografi (foto rontgen yang diambil setelah zat warna disuntikkan ke dalam pembuluh darah) bisa dilakukan pada pembuluh darah usus, terutama bila tumornya berdarah. Teknetium radioaktif bisa disuntikkan ke dalam pembuluh darah dan dilihat hasilnya pada foto rontgen. Prosedur ini membantu menentukan lokasi dari tumor yang berdarah. Perdarahan kemudian dikoreksi dengan pembedahan. Pertumbuhan kecil bisa dihancurkan melalui endoskopi dengan elektrokauter, panas atau fototerapi laser.  Untuk pertumbuhan yang besar, mungkin perlu dilakukan pembedahan. Tumor ganasKarsinoma pada usus halus jarang terjadi. Tetapi lebih sering terjadi pada penderita penyakit Crohn di usus halus.  Limfoma, kanker yang terjadi pada sistem getah bening, bisa tumbuh pada bagian tengah usus halus (jejunum) atau bagian bawah usus halus (ileum).  Limfoma bisa menyebabkan bagian usus menjadi kaku dan memanjang. Kanker ini lebih sering ditemukan pada penderita penyakit seliak. Usus halus, terutama ileum, adalah bagian yang paling sering terkena tumor karsinoid. Tumor bisa menyebabkan penyumbatan dan perdarahan ke dalam usus, yang bisa menimbulkan gejala berupa darah dalam tinja, nyeri kram perut, perut menggelembung dan muntah. Tumor karsinoid bisa mengeluarkan hormon yang menyebabkan diare dan kemerahan di kulit. Diagnosis kanker usus halus dibuat berdasarkan hasil foto rontgen barium, endoskopi atau pembedahan eksplorasi. Pengobatan terbaik adalah pengangkatan tumor. Ingin mengetahui lebih dalam mengenai kanker usus halus? Silahkan baca di siniSumber: cek gejala penyakit
 30 Aug 2019    08:00 WIB
Teratur Donor Darah, Ternyata Banyak Manfaatnya
Sering Anda merasa kelelahan dan lemah setelah melakukan donor darah, tetapi hal tersebut hanyalah berlangsung sementara. Tetapi untuk jangka panjang, sangat banyak manfaat mendonorkan darah secara teratur dilihat dari segi kesehatan. Selain itu dengan mendonorkan darah secara tidak langsung kita membantu orang lain juga. Orang yang mendonorkan darah secara teratur ternyata memiliki angka harapan hidup yang lebih lama dan juga memiliki resiko terkena penyakit mematikan seperti kanker lebih kecil. Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan dari donor darah: Mengurangi resiko penyakit jantung Salah satu manfaat mendonorkan darah secara teratur adalah menjaga jantung tetap sehat. sudah terbukti bahwa dengan mendonorkan darah akan meningkatkan fungsi dari jantung dan pembuluh darah secara keseluruhan. Dengan donor darah akan meningkatkan kadar zat besi didalam darah dan juga menurunkan resiko penyakit jantung. Membakar kalori Dengan mendonorkan darah secara teratur akan membuat tubuh Anda lebih fit. Bagaimana bisa? Ternyata dengan mendonorkan darah sekitar 450ml membantu  menurunkan berat badan. Anda berhasil membakar sebanyak 650 kalori saat Anda mendonorkan darah sebanyak 450ml. Mencegah terjadinya kanker Donor darah akan menurunkan resiko terjadinya kanker, termasuk di hati, paru-paru, usus, perut dan tenggorokan. Meningkatkan produksi darah Keuntungan lain dari donor darah adalah membantu menstimulasi produksi dari sel darah baru. Proses pengambilan darah saat donor darah akan mendorong tubuh menjadi lebih sehat dan bekerja dengan lebih efisien Pikiran yang stabil Tahukan Anda dengan mendonorkan darah juga dapat membuat pikiran Anda lebih satabil? Donor darah bisa membuat pikiran Anda lebih senang, tenang hidup dengan tujuan dan juga harga diri. Terlalu banyak zat besi? Jika Anda adalah seseorang yang mengalami peningkatan zat besi didalam darah maka donor darah dapat membantu Anda melindungi jantung dari resiko penyakit yang mungkin terjadi. Ketika Anda mendonorkan darah dengan rutin maka akan semakin banyak zat besi yang keluar dalam bentuk darah. Pemeriksaan kesehatan Saat mendonorkan darah, darah yang Anda donorkan tersebut akan diperiksa dari kemungkinan adanya penyakit serius dan jika ada ditemukan penyakit serius maka pihak palang merah akan segera memberitahukan kepada Anda dengan tetap menjaga kerahasiaannya. Keuntungan untuk orang tua Banyak orang yang sudah lanjut usia dan dalam kondisi kesehatan yang baik dapat mendonorkan darahnya secara teratur. Setelah mendonorkan darah mereka akan merasa lebih bersemangat dan sehat. Menurunkan kadar kolesterol Manfaat lain dari donor darah adalah membantu Anda menurunkan kadar kolesterol didalam tubuh. Selain itu dengan donor darah juga dapat menurunkan tekanan darah jika Anda menderita hipertensi.  Baca juga: Kebijakan Larangan Donor Darah Bagi Kaum Gay Akan Dihapus, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 09 Aug 2019    11:00 WIB
Cegah Kanker dan Penyakit Lainnya Dengan Daun Kemangi
Kandungan Nutrisi di Dalam Daun KemangiSetiap 100 gram daun kemangi mengandung sekitar 20 kalori. Daun kemangi mengandung minyak esensial yang memiliki aroma menenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan anda. Selain itu, daun kemangi juga mengandung serat, protein, air (sebagian besar), vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, seng, kalsium, mangan, magnesium, zat besi, dan kalium.1.  Mencegah Infeksi BakteriBerbagai minyak di dalam daun kemangi seperti stragole, linalool, cineole, eugenol, sabinen, myrcene, dan limonene dapat membantu mencegah berbagai infeksi bakteri. Berbagai jenis minyak ini memiliki aroma tajam yang dapat membunuh berbagai jenis kuman di dalam tubuh anda. 2.  Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Pembuluh DarahMagnesium di dalam daun kemangi dapat meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah dan memperlancar aliran darah anda. Daun kemangi juga mengandung berbagai antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Vitamin A dan beta karoten di dalam daun kemangi juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari efek radikal bebas dan mencegah proses oksidasi darah di dalam tubuh. Antioksidan ini juga dapat mencegah pembentukan plak dan penumpukkan lemak pada dinding pembuluh darah arteri.3.  Mencegah FluDaun kemangi dapat membantu mengatasi demam dan flu. Daun kemangi seringkali ditambahkan ke dalam teh untuk membuat the lebih beraroma dan menghangatkan tubuh. Daun kemangi merupakan sumber vitamin C yang dapat membantu mengurangi produksi lendir pada saluran pernapasan dan mencegah terjadinya batuk serta infeksi tenggorokan. Selain itu, daun kemangi diduga cukup efektif untuk melawan demam berdarah  dengue dan malaria.4.  Mencegah KankerBerbagai antioksidan di dalam daun kemangi dapat mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Daun kemangi juga mengandung flavonoid polifenol seperti orientin dan vicenin yang dapat melindungi tubuh dari efek radikal bebas dan mencegah proses oksidasi di dalam tubuh. Hal ini dapat membantu mengurangi resiko terjadinya kanker kulit dan kanker payudara.5.  Meningkatkan Daya IngatDaun kemangi mengandung banyak kortikosteron yang dapat membantu meningkatkan daya ingat. Selain itu, daun kemangi juga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah otak sehingga menurunkan resiko terjadinya kerusakan otak serta menguatkan sistem saraf. Daun kemangi juga dapat mengurangi rasa stress.6.  Menjaga Kesehatan KulitAgen antimikroba pada daun kemangi sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit anda. Daun kemangi dapat digunakan untuk mengatasi bekas gigitan serangga, luka lecet, luka terbuka, jerawat, bisul, eksim, dan leukoderma. Berbagai antioksidan dan minyak esensial di dalam daun kemangi dapat membantu memperlambat proses penuaan dan pembentukan noda pada kulit serta melindungi kulit dari efek radikal bebas dan menutrisi kulit.7.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari daun kemangi bagi kesehatan anda adalah:•  Mencegah terjadinya rematik sendi (agen anti inflamasi/anti radang)•  Mencegah terjadinya degenerasi makula akibat penuaan pada orang lanjut usia dan mencegah efek radiasi sinar UV pada retina (zeaxanthin)•  Meningkatkan kadar hemoglobin di dalam darah (zat besi)•  Mencegah timbulnya batu ginjal dan luka terbuka pada mulut serta membantu membuang batu dari saluran kemih•  Mengatasi bau mulut dan meredakan nyeri gigi serta peradangan gusi•  Meningkatkan fungsi sel beta pankreas, memicu sekresi insulin, mengatur kadar gula darah, meredakan stress oksidasi sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2 (eugenol, metil eugenol, dan kariofilen) Sumber: foodtofitness
 03 Aug 2019    16:00 WIB
Berbagai Efek Samping Kemoterapi yang Perlu Diketahui
Memang benar bahwa kemoterapi dapat mengobati berbagai jenis kanker dengan cukup efektif. Akan tetapi, seperti berbagai jenis obat lainnya, kemoterapi seringkali menyebabkan terjadinya berbagai jenis efek samping.Efek samping yang terjadi dapat berbeda-beda, tergantung pada jenis kanker, lokasi, jenis obat, dosis obat, dan keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan. Mengapa Kemoterapi Menimbulkan Efek Samping?Kemoterapi bekerja pada sel-sel tubuh yang aktif. Sel-sel tubuh yang aktif adalah sel-sel yang bertumbuh dan membelah diri. Sel-sel kanker merupakan sel aktif, tetapi begitu pula dengan sel-sel tubuh yang sehat.Sel-sel tubuh sehat yang termasuk sel-sel aktif adalah sel-sel di dalam darah, mulut, saluran pencernaan, dan folikel rambut. Efek samping terjadi saat kemoterapi merusak sel-sel aktif yang sehat ini. Apakah Efek Samping Kemoterapi Bisa Diobati?Bisa. Dokter Anda biasanya akan membantu Anda mencegah atau mengobati berbagai efek samping yang timbul. Selain itu, dokter Anda mungkin akan memberikan kombinasi obat atau menggunakan cara pengobatan tertentu sehingga efek samping yang timbul pun lebih sedikit. Obat kemoterapi yang berbeda biasanya akan memiliki efek samping yang berbeda. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami efek samping. Bagi sebagian besar jenis obat kemoterapi, efek samping tidak berhubungan dengan efektivitas pengobatan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa efek samping kemoterapi yang cukup sering ditemukan. 1.      FatigueFatigue adalah merasa lelah atau sangat lelah hampir di sepanjang hari. Fatigue merupakan efek samping kemoterapi yang paling sering ditemukan. 2.      NyeriKemoterapi kadangkala membuat penderitanya merasa kesakitan, termasuk sakit kepala, nyeri otot, nyeri perut, nyeri akibat kerusakan saraf (rasa seperti terbakar, mati rasa, atau seperti tertusuk-tusuk) yang biasa terjadi pada jari tangan dan jari kaki.Nyeri ini biasanya akan semakin berkurang seiring dengan berlalunya waktu. Akan tetapi, sejumlah orang dapat mengalami kerusakan saraf permanen. Hal ini dapat membuat seseorang kesakitan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah pengobatan.Pengobata nyeri akibat kemoterapi yang biasanya diberikan oleh dokter adalah mengobati sumber nyeri, memberikan obat anti nyeri, dan menghambat sinyal nyeri dari saraf ke otak.  3.      SariawanKemoterapi dapat merusak sel-sel di bagian dalam mulut dan tenggorokan. Hal ini dapat menyebabkan terbentuknya sariawan yang terasa sangat nyeri di kedua bagian tubuh tersebut. Keadaan ini disebut dengan mukositis.Sariawan biasanya mulai muncul pada hari ke 5-14 paska kemoterapi. Sariawan ini dapat mengalami infeksi. Mengkonsumsi makanan sehat dan menjaga kebersihan mulut dan gigi dapat menurunkan resiko terjadinya sariawan. Sariawan ini biasanya akan menghilang seluruhnya setelah pengobatan selesai. 4.      DiareSejumlah kemoterapi dapat menyebabkan diare cair. Mencegah atau mengobati diare sejak dini dapat mencegah terjadinya dehidrasi. 5.      Mual dan MuntahKemoterapi dapat menyebabkan mual dan muntah. Terjadinya efek samping ini dan seberapa buruk gejalanya tergantung pada jenis obat dan dosis obat yang digunakan. Pemberian obat yang tepat sebelum dan setelah kemoterapi biasanya dapat mencegah terjadinya mual dan muntah. 6.      SembelitKemoterapi dapat menyebabkan terjadinya sembelit. Hal ini berarti sulit atau tidak sering buang air besar. Beberapa jenis obat-obatan lain seperti obat anti nyeri juga dapat menyebabkan terjadinya sembelit. Untuk menurunkan resiko terjadinya sembelit; konsumsilah banyak air putih, makan makanan sehat, dan cukup olahraga. 7.      Gangguan Darah Sumsum tulang merupakan suatu jaringan seperti spons yang berada di dalam tulang Anda. Sumsum tulang berfungsi untuk membentuk sel-sel darah baru. Kemoterapi biasanya akan mengganggu proses ini, sehingga Anda mungkin akan mengalami berbagai gangguan kesehatan akibat kurang darah.Dokter Anda biasanya akan melakukan pemeriksaan darah rutin untuk mengetahui berapa kadar sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit di dalam darah Anda.Kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan terjadinya anemia, dengan gejalanya berupa fatigue, pusing, dan sesak napas. Sementara itu, kekurangan sel darah putih (leukopenia) akan membuat Anda lebih mudah jatuh sakit. Kekurangan trombosit akan membuat Anda lebih mudah mengalami perdaharan dan memar daripada biasanya. Baca juga: Cara Atasi Rasa Mual Akibat Kemoterapi Sekarang ini, telah tersedia obat-obatan yang dapat mengobati berbagai jenis gangguan darah di atas dan mencegah terjadinya leukopenia pada pasien dengan resiko tinggi. Obat-obatan ini dapat membantu sumsum tulang Anda membentuk sel-sel darah baru. 8.      Gangguan Sistem SarafSejumlah obat kemoterapi dapat menyebabkan kerusakan saraf. Obat ini dapat menyebabkan timbulnya beberapa gejala seperti kesemutan, rasa seperti terbakar, kelemahan atau mati rasa pada tangan, kaki, atau keduanya; otot terasa lemah, nyeri, atau mudah lelah; hilang keseimbangan, dan gemetar.Anda mungkin juga akan mengalami kaku leher, nyeri kepala, kesulitan melihat, kesulitan mendengar, atau kesulitan berjalan dengan normal. Anda akan merasa mudah jatuh. Berbagai gejala ini biasanya akan membaik saat dosis obat kemoterapi diturunkan atau dihentikan. Akan tetapi, kadangkala kerusakan yang terjadi bersifat permanen. 9.      Perubahan Cara Berpikir dan Daya IngatSejumlah orang dapat mengalami kesulitan berpikir jernih dan berkonsentrasi setelah melakukan kemoterapi.  10.  Gangguan Seksual dan Organ ReproduksiKemoterapi dapat mempengaruhi kesuburan Anda. Bagi wanita, kemoterapi akan mempengaruhi kemampuannya untuk hamil. Sementara itu, bagi pria, kemoterapi akan mempengaruhi kemampuannya untuk membuat seorang wanita hamil.Selain itu, merasa lelah atau tidak enak badan karena menderita kanker atau karena kemoterapi juga dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk menikmati seks. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai efek samping yang satu ini sebelum Anda memulai kemoterapi.Kemoterapi juga dapat membahayakan jiwa janin, terutama bila kehamilan masih berusia kurang dari 3 bulan saat semua organ bayi masih dalam masa pembentukan. Jika Anda memiliki kemungkinan untuk hamil selama pengobatan, gunakanlah pil KB. Jika Anda hamil, segera beritahu dokter Anda. 11.  Hilangnya Nafsu MakanSaat melakukan kemoterapi, Anda mungkin akan makan lebih sedikit daripada biasanya, tidak merasa lapar sama sekali, atau merasa kenyang setelah makan sedikit. Jika hal ini terus berlangsung selama pengobatan, maka Anda mungkin akan mengalami penurunan berat badan dan kurang gizi. Anda juga mungkin akan mengalami penurunan massa otot dan kekuatan otot. Semua hal ini dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk sembuh. 12.  Rambut RontokBeberapa jenis kemoterapi dapat menyebabkan rambut rontok dari seluruh bagian tubuh. Hal ini mungkin terjadi secara perlahan atau sekaligus. Rambut rontok biasanya mulai terjadi setelah beberapa minggu pertama kemoterapi dan cenderung meningkat dalam waktu 1-2 bulan. Dokter Anda dapat memprediksi hal ini berdasarkan pada jenis obat dan dosis obat yang Anda terima. 13.  Efek Samping Jangka PanjangSebagian besar efek samping di atas akan menghilang setelah pengobatan dihentikan. Akan tetapi, sejumlah efek samping akan tetap berlanjut, kambuh, atau baru timbul kemudian. Contohnya, beberapa jenis kemoterapi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jantung, paru-paru, hati, ginjal, atau sistem reproduksi. Dan sejumlah orang mungkin akan mengalami kesulitan berpikir, berkonsentrasi, dan mengingat selama beberapa bulan atau beberapa tahun paska kemoterapi.Kerusakan atau perubahan sistem saraf dapat terjadi paska pengobatan. Anak-anak yang menjalani kemoterapi mungkin akan mengalami efek samping yang akan berlangsung selama beberapa bulan atau beberapa tahun paska kemoterapi. Orang yang berhasil sembuh dari kanker juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker lagi di kemudian hari. Pentingnya Perawatan Paska KemoterapiPerawatan saat kemoterapi telah selesai sangat penting. Dokter Anda dapat membantu Anda mengatasi berbagai efek samping jangka panjang dan memperhatikan apakah ada efek samping baru (late effects) yang timbul paska kemoterapi. Dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: cancer