Your browser does not support JavaScript!
 06 Dec 2019    18:00 WIB
5 Alasan Mengapa Kita Harus Makan Bayam Lebih Banyak
Bayam adalah jenis makanan yang memiliki kalori sangat rendah, tinggi serat dan diperkaya berbagai sumber nutrisi penting. Hal inilah menjadikan bayam sebagai makanan super diantara jenis sayur-sayuran lain. Manfaat bayam sangat banyak mulai untuk kesehatan kulit, rambut sampai pada pembentukan tulang yang kuat. Bayam juga merupakan sumber potasium, zat besi, magnesium dan vitamin A,K,D dan E. Anda bisa mengkonsumsi bayam dalam bentuk salad, sayiran dan juga smoothies. Berikut adalah 5 alasan untuk memakan bayam lebih banyak lain. Mencegah terjadinya kankerBayam mengandung flavonoid yang diketahui sebagai zat anti kanker. Flavonoid dapat memperlambat pembelahan sel pada bagian perut manusia dan juga dapat memperkecil sel kanker pada kanker kulit. Bayam juga diketahui dapat melindungi tubuh dari kanker prostat. Kesehatan mataKarotenoid di dalam bayam seperti lutein dan zeaxanthin dapat membantu menjaga kesehatan mata anda. Karotenoid ini dapat mencegah terjadinya berbagai gangguan mata seperti degenerasi makula, fotofobia, dan katarak. Kesehatan tulangBayam merupakan sumber vitamin K, kalsium dan magnesium. Mutrisi ini sangat penting untuk kesehatan tulang. Kesehatan kulitKandungan vitamin A yang terkandung dalam bayam dapat melembabkan kulit di bagian epidermis sehingga dapat melawan melawan berbagai penyakit kulit seperti jerawat, keriput. Meningkatkan imunitas tubuhDengan memakan bayam akan meningkatkan kadar sel darah putih sehingga imunitas tubuh Anda juga akan meningkat. Sel darah putih akan melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Melawan kelelahanSaat membicarakan tentang melawan kelelahan, bayam mempunyai efek yang lebih baik dibandingkan kafein. Memakan bayam juga dapat meningkatkan energi tubuh karena bayam dapat meningkatkan peredaran oksigen didalam tubuh.Sumber: healthmeup
 27 Nov 2019    08:00 WIB
12 Makanan Penyebab Kanker yang Sering Dikonsumsi
1.  Microwave PopcornPara peneliti menemukan bahwa bagian tepi kantong popcorn mengandung berbagai zat kimia yang dapat menyebabkan terjadinya kanker hati, kanker pankreas, kemandulan, dan berbagai jenis tumor lainnya. Selain itu, zat kimia yang terdapat pada popcorn yaitu diasetil juga dapat menyebabkan terjadinya kanker dan kerusakan sel paru. Baik zat kimia pada kantong popcorn maupun popcorn itu sendiri merupakan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker).2.  Buah Non OrganikBuah-buahan non organic mengandung pestisida dan pupuk yang tidak aman dikonsumsi. Apel merupakan buah yang mengandung paling banyak pestisida. Sekitar 98% apel yang diteliti mengandung pestisida. Selain apel, buah-buahan lain yang 90% mengandung pestisida adalah jeruk, strawberi, dan anggur. Mencuci buah tidak dapat menghilangkan seluruh pestisida yang ada. Pestisida merupakan racun bagi manusia dan hewan.3.  Tomat KalenganSebenarnya semua jenis makanan kalengan patut diwaspadai, karena apa yang terdapat pada tepi kaleng, yaitu bisfenol A (BPA) yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung, kemandulan, dan berbagai penyakit lainnya. Tomat kalengan lebih berbahaya daripada makanan lainnya karena keasaman tomat tampaknya membuat BPA pada tepi kaleng masuk ke dalam tomat. Kada BPA di dalam tomat kalengan dapat sangat tinggi hingga berbahaya bagi kesehatan anda, terutama bagi anak-anak.4.  Daging OlahanSemua jenis daging olahan, termasuk sosis, daging asap, dan berbagai jenis daging lainnya mengandung berbagai zat kimia dan pengawet, seperti natrium nitrat (sodium nitrat) yang berfungsi membuat makanan tahan lama, tetapi bersifat karsinogenik.5.  Salmon TernakWalaupun ikan merupakan salah satu jenis makanan yang sehat, akan tetapi ikan yang dikembangbiakan (diternakkan) mungkin berbahaya karena berbagai makanan yang mereka konsumsi serta berbagai zat kimia dan pestisida, serta berbagai bahan karsinogenik lain yang terdapat di dalamnya.6.  Keripik KentangSelain mengandung banyak lemak trans dan natrium dalam jumlah berlebihan, keripik kentang juga mengandung perasa buatan, berbagai jenis pengawet, dan pewarna makanan. Untuk membuatnya terasa garing, keripik kentang digoreng pada suhu tinggi yang mengakibatkan terbentuknya akrilamida, suatu zat karsinogen yang juga terdapat pada rokok.7.  Minyak SayurUntuk memperoleh minyak sayur, maka harus dialkukan berbagai proses kimiawi. Minyak sayur mempengaruhi semua struktur dan fleksibilitas membran sel anda, yang berhubungan dengan kanker.Selain itu, semua jenis minyak sayur mengandung asam lemak omega 6 yang tinggi. Kelebihan asam lemak omega 6 dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung dan meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis kanker, terutama kanker kulit. Untuk mencegah hal ini, anda harus mengkonsumsi omega 3 dan 6 dalam jumlah yang seimbang. 8.  Minuman BersodaMinuman bersoda mengandung banyak gula, pewarna buatan, dan zat kimia yang semuanya dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker. Selain itu, minuman bersoda juga membuat tubuh anda lebih asam, yang baik bagi perkembangan sel-sel kanker.9.  Tepung PutihTepung putih terdapat pada berbagai jenis makanan olahan. Tepung putih juga memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi, yang dapat meningkatkan kadar gula darah dalam waktu singkat sehingga meningkatkan resiko terjadinya diabetes. Selain itu, tepung putih pun dapat membantu proses penyebaran sel-sel kanker dengan cara memberi makan sel-sel kanker tersebut. Selain itu, tepung putih juga mengandung karbohidrat dalam jumlah yang sangat tinggi, yang diduga berhubungan dengan terjadinya kanker payudara pada wanita.10.  Gula HalusGula halus tidak hanya dapat meningkatkan kadar insulin, tetapi juga merupakan sumber makanan utama bagi sel-sel kanker sehingga dapat membantu perkembangan sel kanker.Untuk perkembangbiakannya, sel-sel kanker tampaknya lebih menyukai pemanis kaya fruktosa seperti sirup jagung yang tinggi fruktosa, karena lebih mudah dan lebih cepat dicerna oleh sel kanker. 11.  Pemanis BuatanBanyak orang menggunakan pemanis buatan untuk menurunkan berat badan atau karena menderita diabetes dan harus menghindari konsumsi gula. Akan tetapi, berdasarkan berbagai penelitian, pemanis buatan yang terdapat pada minuman bersoda atau pemanis kopi justru dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Selain itu, pemanis buatan pun membuat anda semakin ingin mengkonsumsi berbagai jenis makanan manis. Berbagai jenis zat kimia (aspartam) yang digunakan untuk membuat pemanis buatan pun sangat beracun bagi tubuh dan dapat menyebabkan terjadinya kanker. Aspartam dapat ditemukan pada berbagai makanan rendah lemak, termasuk diet soda. Selain kanker, aspartam juga dapat menyebabkan kelainan bawaan pada bayi dan berbagai gangguan jantung.12.  Makanan yang DiawetkanBerbagai jenis makanan yang diawetkan, baik dengan cara diasinkan, diasamkan (acar), atau diasapi (smoked beef) dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung.Sumber: naturalon
 23 Nov 2019    11:00 WIB
Mitos dan Fakta Seputar Pengobatan Kanker
Berbagai informasi yang simpang siur seputar pengobatan kanker dapat membuat Anda merasa bingung dan tidak yakin harus memilih pengobatan yang mana. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin dapat membantu Anda menjawab berbagai pertanyaan yang Anda miliki.   Mitos: Berpikir Positif Dapat Mengatasi Kanker Anda Fakta: Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa berpikir positif dapat membantu pengobatan atau penyembuhan kanker. Berpikir positif dapat memperbaiki kualitas hidup Anda selama pengobatan kanker dan sesudahnya. Dengan berpikir positif, Anda dapat lebih aktif, memiliki hubungan yang dekat dengan anggota keluarga dan teman, dan membuat Anda tetap dapat melakukan berbagai kegiatan lainnya. Hal ini dapat membantu menguatkan Anda dalam menghadapi penyakit Anda.   Mitos: Pemeriksaan Kesehatan Teratur dan Kemajuan Teknologi Kedokteran Dapat Mendeteksi Semua Kanker Sedini Mungkin Fakta: Walaupun pemeriksaan kesehatan secara teratur memang dapat meningkatkan kemungkinan deteksi kanker sedini mungkin, akan tetapi bukanlah sesuatu hal yang pasti. Kanker merupakan suatu penyakit yang rumit dan tidak ada cara untuk selalu menemukannya pada stadium awal. Pemeriksaan kesehatan secara teratur telah terbukti berhubungan dengan penurunan kematian akibat kanker leher rahim, kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker rektum.   Mitos: Pengobatan Kanker Membuat Anda Tidak Dapat Beraktivitas Fakta: Sebagian besar orang yang sedang melakukan pengobatan kanker tetap dapat tinggal di rumah dan beraktivitas seperti biasanya. Setiap orang yang sedang melakukan pengobatan kanker tentunya harus melakukan pemeriksaan teratur ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat, akan tetapi bukan berarti Anda harus dirawat di rumah sakit atau tidak dapat melakukan pekerjaan Anda selama pengobatan berlangsung. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai hal ini.   Mitos: Kanker Membuat Anda Merasa Sangat Kesakitan Fakta: Beberapa jenis kanker tidak pernah menimbulkan rasa sakit. Bagi beberapa orang yang mengalami nyeri akibat kanker, terutama bila kanker telah memasuki stadium lanjut atau terminal, maka dokter pun akan memberikan berbagai jenis pengobatan untuk mengurangi rasa sakit tersebut sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.   Mitos: Pemeriksaan Biopsi Dapat Membuat Kanker Menyebar Fakta: Bagi sebagian besar jenis kanker, tidak ada bukti pasti yang menyatakan bahwa pemeriksaan biopsi dapat membuat sel-sel kanker menyebar. Walaupun demikian, pemeriksaan biopsi biasanya tidak dilakukan untuk mendiagnosa kanker testis (buah zakar).   Mitos: Tindakan Pembedahan Dapat Membuat Sel Kanker Menyebar Fakta: Tindakan pembedahan tidak dapat menyebabkan penyebaran sel-sel kanker. Tindakan pembedahan seringkali merupakan salah satu tindakan pertama dan paling penting untuk mengatasi kanker.  Tidak ada bukti pasti yang menyatakan bahwa tindakan pembedahan dapat menyebabkan penyebaran sel-sel kanker, walaupun Anda mungkin merasa lebih sakit setelah melakukan tindakan pembedahan daripada sebelumnya.   Mitos: Kanker yang Sama Berarti Pengobatan yang Sama Fakta: Pengobatan apa yang Anda terima tergantung pada Anda, di mana letak kanker Anda, apakah kanker Anda telah menyebar, seberapa banyak sel kanker telah menyebar, apakah kanker mempengaruhi fungsi tubuh Anda, dan bagaimana keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan. Gen Anda dapat mempengaruhi reaksi tubuh Anda terhadap pengobatan kanker, seperti kemoterapi dan obat-obatan lainnya.    Mitos: Semua Penderita Kanker Harus Melakukan Pengobatan Fakta: Apakah Anda ingin melakukan pengobatan atau tidak sebenarnya semua tergantung pada Anda. Untuk membantu Anda membuat keputusan, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda mengenai berbagai pilihan pengobatan yang ada.   Sumber: mayoclinic
 15 Nov 2019    11:00 WIB
Makanan Untuk Mengatasi Efek Samping Pengobatan Kanker
Terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu mengatasi berbagai efek samping pengobatan kanker yang biasa terjadi. Beberapa efek samping pengobatan kanker yang biasa terjadi adalah: Sembelit. Sembelit dapat diatasi dengan mengkonsumsi banyak air putih dan berbagai jenis makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan segar Diare. Konsumsilah makanan hambar seperti nasi putih, pisang, dan apel. Jangan lupa untuk mengkonsumsi cukup air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi Atasi sariawan dan atasi mulut kering dengan menghaluskan makanan sehingga lebih mudah ditelan Atasi rasa mual dengan mengkonsumsi makanan hambar dan tidak berbau kuat. Hindari makanan berlemak dan makanlah dalam jumlah sedikit tetapi sering di sepanjang hari. Selain itu, konsumsilah banyak air putih bahkan bila Anda muntah Karena beberapa jenis pengobatan kanker dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh penderita, maka sangat penting untuk menghindari infeksi kuman dari berbagai jenis makanan yang Anda konsumsi. Makanan yang terkontaminasi oleh berbagai jenis kuman dapat membuat Anda sangat sakit. Di bawah ini terdapat beberapa tips bagi Anda untuk mencegah terjadinya infeksi akibat makanan, yaitu: Jangan mengkonsumsi telur yang telah retak atau yang tidak diletakkan di dalam lemari pendingin Periksa tanggal kadarluarsa semua makanan yang Anda konsumsi dan buanglah makanan yang telah basi atau berjamur Masaklah semua daging yang Anda konsumsi hingga benar-benar matang Jangan membeli makanan dari tempat terbuka seperti salad Simpanlah semua jenis makanan yang mudah rusak di dalam lemari pendingin Siapkan makanan Anda di tempat yang bersih Gunakan pisau dan talenan yang berbeda untuk daging mentah, ikan, atau ayam dan cucilah alat dapur tersebut sebelum digunakan Cuci dan bersihkanlah sayuran dan buah-buahan hingga bersih Jika Anda mempertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen, maka pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda karena beberapa jenis pengobatan herbal dan suplemen dapat berinteraksi dengan pengobatan kanker.   Sumber: webmd
 15 Nov 2019    08:00 WIB
Kanker Lambung (Gejala, Penyebab, Pengobatan)
Sekitar 95% kanker lambung adalah adenokarsinoma. Adenokarsinoma lambung berasal dari sel-sel glandular pada permukaan lambung. Kanker lambung lainnya adalah leiomiosarkoma (kanker otot polos) dan limfoma. Penyebab dari kanker lambung Kanker lambung seringkali terjadi pada permukaan lambung yang meradang. Infeksi Helicobacter pylori, kuman yang memegang peranan penting dalam ulkus duodenalis merupakan penyebab kanker lambung kebanyakan. Orang-orang dengan mutasi genetik juga berisiko untuk terjadinya kanker lambung. Gejala dari kanker lambung Pada stadium awal, kanker lambung memiliki gejala yang tidak jelas dan seringkali tidak dihiraukan. Gejala awal yang muncul dapat mirip dengan ulkus peptikum, dimana terdapat rasa nyeri dan panas pada perut. Untuk itu, gejala ulkus peptikum yang tidak membaik dengan terapi dapat mengindikasikan adanya kanker lambung. Penderita mungkin merasa penuh pada perut setelah makan sedikit makanan (rasa cepat kenyang). Berat badan dapat turun atau terjadi kelemahan akibat adanya kesulitan makan atau ketidakmampuan dalam menyerap berbagai vitamin dan mineral. Dapat terjadi anemia, yang ditandai dengan adanya rasa lelah, lemah, dan seperti melayang, akibat adanya perdarahan perlahan yang tidak menimbulkan gejala, atau akibat gangguan penyerapan vitamin B12 (vitamin yang diperlukan untuk membentuk sel darah merah) atau gangguan penyerapan zat besi (mineral yang diperlukan untuk membentuk sel darah merah) akibat kurangnya asam lambung. Pada kasus yang jarang, penderita dapat mengalami muntah darah (hematemesis) atau mengeluarkan tinja yang berwarna hitam (melena). Ketika adenokarsinoma telah sampai pada stadium lanjut, dapat dirasakan adanya massa pada perut. Pada stadium awal, adenokarsinoma yang kecil bisa menyebar (metastasis) ke tempat yang jauh. Penyebaran tumor bisa menyebabkan pembesaran hati, warna kuning pada kulit dan bagian putih mata (jaundice), pengumpulan cairan dan pembesaran rongga perut (asites) dan serta pembesaran kelenjar getah bening. Penyebaran kanker juga bisa menyebabkan tulang menjadi lemah, sehingga mudah terjadi patah tulang. Pengobatan untuk kanker lambung Adanya polip lambung jinak dapat diangkat dengan menggunakan endoskopi.Adenokarsinoma cenderung untuk cepat menyebar ke bagian lain tubuh. Jika kanker masih terbatas pada lambung, maka biasanya dilakukan pembedahan untuk mencoba mengobatinya. Pembedahan untuk mengangkat tumor secara keseluruhan sebelum menyebar merupakan harapan satu-satunya dalam penyembuhan. Sebagian besar atau seluruh lambung dan kelenjar getah bening di dekatnya diangkat. Jika kanker telah menyebar ke luar dari lambung, tujuan pengobatannya adalah untuk mengurangi gejala dan memperpanjang harapan hidup. Pembedahan tidak dapat mengatasinya, tetapi terkadang masih dilakukan untuk mengurangi gejala yang ada. Misalnya, jika jalannya makanan terganggu akibat adanya sumbatan pada ujung lambung, maka dilakukan operasi bypass untuk membuat jalan baru yang menghubungkan lambung dengan usus halus, sehingga makanan dapat lewat. Sumber: pilihdokter.com
 11 Nov 2019    18:00 WIB
Deteksi Dini Kanker Pankreas Stadium Awal
Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, para peneliti dapat mendeteksi adanya sel-sel kanker di dalam aliran darah pada kanker pankreas stadium awal. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati 51 penderita. Dengan menggunakan suatu alat, para peneliti berhasil mendeteksi sel-sel epitel pankreas yang bersirkulasi di dalam darah pada sekitar 33% penderita yang memiliki lesi awal pada pankreas, yang secara klinis belum terdiagnosa sebagai kanker pankreas.Penelitian ini menduga bahwa sel-sel pankreas akan bersirkulasi di dalam darah sebelum tumor dapat terdeteksi melalui CT scan atau MRI abdomen (perut). Penelitian ini menduga bahwa adanya sel-sel pankreas di dalam aliran darah ini mungkin merupakan tanda awal dari kanker pankreas. Walaupun masih diperlukan banyak penelitian lebih lanjut, akan tetapi penemuan ini dapat membantu mengidentifikasi orang-orang yang beresiko mengalami kanker pankreas sedini mungkin. Salah satu penyebab mengapa angka kematian kanker pankreas sangat tinggi adalah karena sangat sulit untuk mendeteksi kanker stadium awal sedini mungkin. Penderita kanker pankreas stadium awal biasanya tidak memiliki gejala apapun hingga kanker telah menyebar ke berbagai organ. Saat ini tidak ada pemeriksaan darah apapun yang dapat menemukan tanda awal terjadinya kanker pankreas. Para ahli mengira bahwa sel-sel kanker biasanya baru akan bersirkulasi di dalam aliran darah bila kanker telah berada dalam tahap lanjut, saat tumor telah membesar. Akan tetapi, berdasarkan penelitian pada hewan yang menderita kanker pankreas, para peneliti menduga bahwa hal ini justru terjadi saat tumor belum dapat dideteksi. Para peneliti dalam penelitian ini melakukan pengamatan pada 3 kelompok penderita, yaitu:•  Orang yang tidak menderita kanker•  Orang yang memiliki lesi kistik pra kanker•  Penderita kanker pankreas Para peneliti berhasil menemukan sel-sel epitel pankreas pada 73% penderita kanker pankreas. Akan tetapi, sel-sel epitel pankreas ini sama sekali tidak ditemukan pada orang yang tidak menderita kanker.Saat ini masih dilakukan penelitian untuk menyelidiki gambaran gen pada sel-sel epitel pankreas yang bersikulasi di dalam aliran darah pada orang yang memiliki lesi kistik pra kanker. Jika sel-sel epitel pankreas ini memang merupakan tanda awal dari terjadinya kanker, maka para peneliti menduga bahwa sel-sel ini akan memiliki berbagai abnormalitas gen yang biasa ditemukan pada penderita kanker pankreas.Sumber: news-medical
 02 Nov 2019    08:00 WIB
Zinc, Apa Saja Manfaat Yang Terdapat Didalamnya ?
Seng, mengapa bahan ini penting untuk tubuh Anda. Berikut adalah manfaat yang dari seng: Seng sangat penting untuk berfungsinya sistem kekebalan tubuh. Terapi seng telah menunjukkan manfaatnya untuk proses penyembuhan ulkus (borok) lambung. Seng dapat membantu mengelola gula darah pada penderita kencing manis. Seng dapat membantu mengatasi dan mengurangi gejala anemia sel sabit. Terapi seng mungkin efektif dalam pengelolaan penyakit Wilson, merupakan kelainan bawaan berupa gangguan metabolisme tembaga di mana hati gagal untuk mengeluarkan tembaga, sehingga terjadi perubahan degeneratif  yang kronis. Meskipun tidak diteliti dengan sangat baik, seng dikatakan dapat menjadi pengobatan alternatif yang aman dan efektif untuk herpes tipe 1 dan 2. Penggunaan seng topikal (oles) atau oral (minum) tampaknya menjadi pengobatan yang aman dan efektif untuk jerawat. Seng mungkin terbukti bermanfaat dalam mengobati ADHD pada anak-anak yang lebih tua dengan BMI yang lebih tinggi. Sebuah penelitian menemukan bahwa suplemen seng mengurangi hiperaktif, impulsif, dan gangguan gejala sosialisasi tetapi tidak mengurangi gejala kurang perhatian pada anak-anak lain. Menurut beberapa penelitian pasien kanker (kanker kepala dan leher) yang menerima suplemen seng bersama dengan radioterapi memiliki hasil klinis yang lebih baik Sampo yang mengandung 1 persen pyrithione seng membantu mengurangi ketombe pada beberapa orang. Seng dapat meningkatkan rasio HDL (kolesterol baik) dengan LDL (kolesterol jahat). Sumber: medindia
 13 Oct 2019    08:00 WIB
Manfaat Anggur Merah bagi Kesehatan
Anggur merah merupakan salah satu jenis minuman alkohol yang dihasilkan dari buah anggur. Saat ini terdapat berbagai variasi minuman anggur yang diproduksi dari berbagai jenis buah anggur. Secara umum anggur merah merupakan jenis minuman anggur yang paling banyak diminum karena rasanya dan berbagai manfaat kesehatan yang dimilikinya. Anggur jenis ini mempunyai banyak sekali manfaat untuk tubuh, dan bila diminum dalam jumlah yang tepat dipercaya dapat memperpanjang harapan hidup. Anggur merah biasanya diminum saat makan siang atau makan malam karena rasanya yang unik dan manis. Sekarang mari kita lihat manfaat anggur merah terhadap kesehatan. Kandungan nutrisi anggur merahPada dasarnya anggur merah terdiri dari alkohol dan karbohidrat. Anggur merah memiliki kandungan 100 kalori pada setiap 100 ml nya. Banyaknya anggur yang  direkomendasikan untuk meminum adalah 120 ml setiap harinya. Anggur merah dalam jumlah yang tepat akan memberikan manfaat yang baik untuk jantung Anggur merah baik untuk otot jantungMengkonsumsi anggur merah setiap hari dalam jumlah sedikit akan menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah. Anggur merah membantu pengenceran darah arteri sehingga aliran darah akan lebih lancar. Anggur merah juga kaya akan polyphenol yang langsung melindungi otot jantung. Selain itu polyphenol juga dapat melindungi dinding pembuluh darah agar lebih kuat.Anggur merah juga mengandug resveratrol yang melindungi pembuluh darah dan menurunkan kadar kolesterol darah. Anngur merah juga dapat mencegah terjadinya bekuan darah. Mencegah terjadinya kankerAnggur merah diketahui memiliki kandungan antioksidan yang sangat kuat. Kandungan guercetin didalam anggur merah diketahui dapat mencegah pertumbuhan sel kanker didalam tubuh. Sejauh ini anggur merah diketahui dapat mencegah terjadinya kanker paru-paru. Resveratrol juga merupakan jenis antioksidan yang dapat mengurangi proses pertumbuhan sel tumor. Manfaat anggur merah untuk kesehatan gigiAnggur merah dapat mencegah gigi tanggal karena anggur merah dapat memperkuat enamel gigi. Kandungan polyphenol pada anggur merah juga berfungsi memperkuat gusi. Anggur merah dapat memperkuat daya ingatDengan rutin mengkonsumsi anggur merah dalam jumlah sedikit akan dapat memperkuat daya ingat dan fungsi otak. Anggur merah diketahui dapat mencegah penyakit alzheimer dan demensia. Anggur merah juga mengandung asetilkolin yang dapat meningkatkan kerja sel-sel otak dan mepertahankan daya ingat lebih baik. Memperbaiki sistem pencernaanKonsumsi alkohol dalam jumlah yang semestinya akan sangat baik untuk pencernaan. Alkohol mempunyai sifat anti-bakteri yang akan membantu fungsi pencernaan berjalan dengan baik. Berbagai variasi dan iritasi pada pencernaan dapat dicegah dengan mengkonsumsi anggur merah. Pembentukan batu empedu juga dapat dicegah dengan konsumsi anggur merah. Tulang lebih kuatMengkonsumsi anggur merah secara rutin juga dapat memperkuat tulang karena anggur merah dapat meningkatkan kepadatan tulang.Sumber: foodtofitness
 22 Sep 2019    11:00 WIB
Kanker Kandung Empedu (Faktor Resiko dan Komplikasinya)
Kanker kandung empedu merupakan kanker saluran pencernaan yang langka. Kanker ini sulit ditemukan dan didiagnosa karena seringkali tidak menunjukkan gejala apapun pada stadium awal.   Faktor Resiko Orang lanjut usia dan penderita diabetes memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker kandung empedu. Selain itu, gaya hidup tidak sehat seperti obesitas dan merokok juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Walaupun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, para ahli menduga bahwa diet yang tidak sehat juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Memiliki batu empedu dan menderita kolesistitis juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Hal lain yang juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu adalah kandung empedu porcelain, di mana terjadi penumpukkan kalsium pada dinding kandung empedu. Infeksi bakteri Salmonella pada kandung empedu juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Berbagai hal ini diketahui dapat menyebabkan peradangan atau iritasi menahun pada kandung empedu.   Baca juga: Apa Saja Gejala Gangguan Kandung Empedu?   Pengobatan Tindakan pembedahan merupakan pengobatan terbaik untuk menyembuhkan kanker bila masih memungkinkan. Sayangnya, pada sebagian besar kasus kanker baru diketahui saat sel kanker sudah menyebar ke berbagai organ tubuh lain atau berada pada posisi yang sulit sehingga tindakan pembedahan tidak dapat dilakukan. Jika tindakan pembedahan tidak dapat dilakukan, misalnya karena ukuran atau lokasi kanker, maka terapi yang dapat dilakukan adalah kemoterapi dan terapi radiasi. Kedua jenis terapi ini dapat membantu mengatasi gejala dan memperpanjang hidup penderita. Tindakan pembedahan mungkin dilakukan untuk membantu mengurangi nyeri atau mencegah terjadinya komplikasi berat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange