Your browser does not support JavaScript!
 15 Oct 2019    16:00 WIB
5 Fakta Mengkhawatirkan Tentang Kopi
1.  Kopi Mengandung Lebih Banyak Kafein Daripada Minuman BersodaSebagian besar minuman bersoda berkafein mengandung sekitar 35-40 mg kafein per 12 ons. Mengkonsumsi 5 kaleng minuman bersoda setiap harinya hanya membuat anda mengkonsumsi kafein dalam jumlah sedang bila dibandingkan dengan mengkonsumsi kopi. Kopi mengandung lebih banyak kafein, jadi 5 ons kopi encer pun mengandung 2 kali lebih banyak kafein daripada sekaleng minuman bersoda. Kopi kental dapat mengandung kafein 3 kali lebih banyak daripada minuman bersoda. Segelas kopi berukuran Grande dari Starbucks mengandung kafein yang hampir sama dengan 9 kaleng minuman bersoda yang mengandung kafein.2.  Membuat Anda Mengalami KetergantunganBerdasarkan penelitian, orang yang mengkonsumsi 100 mg kafein setiap harinya dapat mengalami gejala kecanduan jika mereka berhenti mengkonsumsi kafein secara tiba-tiba. 100 mg kafein hampir sama dengan 3 kaleng soda atau tergantung pada seberapa kental kopi yang anda minum, maka setara dengan 1 atau 2 gelas kopi. Jika anda mengalami ketergantungan pada kafein, mengkonsumsi 100 mg kafein setiap harinya biasanya tidak akan mempengaruhi kesehatan anda. Pada sebagian besar orang dewasa, mengkonsumsi 300-400 mg kafein setiap harinya masih termasuk dalam konsumsi kafein tingkat sedang, akan tetapi hal ini tergantung pada ukuran tubuh anda, faktor genetika, dan berbagai faktor lainnya. Pada beberapa orang, seperti pada perokok, mereka dapat memproses kafein lebih cepat, sehingga mereka memerlukan jumlah kafein yang lebih banyak untuk memperoleh efek yang sama. 3.  Dampak Negatif Kafein Bagi Kesehatan AndaSalah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi akibat mengkonsumsi terlalu banyak kafein adalah insomnia atau sulit tidur. Akan tetapi, efek ini berbeda-beda pada setiap orang. Beberapa orang dapat meminum kopi sebelum tidur dan tetap dapat tidur nyenyak, akan tetapi beberapa orang lainnya mengkonsumsi kopi saat makan siang dan tidak dapat tidur semalaman atau bahkan merasa berdebar-debar. Selain itu, kafein juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan cemas. Beberapa orang bahkan perlu mengkonsumsi obat tidur atau minuman beralkohol agar dapat tidur. Hal ini dapat membuat mereka pusing dan mengantuk di pagi hari sehingga mereka pun harus mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk. Siklus ini pun terus berulang setiap harinya.4.  Membutuhkan Dosis Lebih Tinggi Untuk Memperoleh Efek yang SamaSalah satu alasan mengapa seseorang membutuhkan kopi (kafein) walaupun terdapat berbagai efek sampingnya adalah karena kafein di dalam kopi dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi anda. Berdasarkan berbagai penelitian, kafein juga dapat membantu meningkatkan stamina bagi para atlet. Akan tetapi, berbagai efek positif di atas akan berkurang seiring dengan semakin seringnya anda mengkonsumsi kopi. Sebagian orang membutuhkan dosis yang lebih banyak untuk memperoleh efek yang sama (toleransi kafein). Berbeda dengan minuman beralkohol, anda dapat menghilangkan toleransi kafein bila anda tidak mengkonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya dalam waktu singkat (1 minggu). Anda mungkin akan mengalami berbagai gejala kecanduan karena tiba-tiba berhenti mengkonsumsi kopi, akan tetapi anda akan memperoleh efek yang lebih baik daripada sebelum anda berhenti.5.  Kafein Alami Tidak Memiliki Manfaat Lebih Daripada Kafein SintetikApapun jenis kafein yang anda konsumsi, alami maupun sintetik anda akan memperoleh manfaat yang sama. Kafein alami tidak memiliki manfaat yang lebih baik bila dibandingkan dengan kafein sintetik.Sumber: huffingtonpost
 13 Aug 2019    18:00 WIB
10 Makanan Manusia yang Berbahaya Bagi Kucing
1.  KismisSegenggam kismis dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal akut pada kucing anda. Hindari memberikan kismis dan juga anggur pada kucing anda. Waspadai tanda-tanda keracunan bila kucing anda tidak sengaja memakannya.Tanda-tanda keracunan ini biasanya terjadi dalam waktu 24 jam, yaitu berupa diare, penurunan nafsu makan, terlihat lemas, lesu, nyeri perut, dan berkurangnya volume air kemih.2.  Bawang BombaySulfoksida dan disulfida di dalam bawang bombay dapat menghancurkan sel darah merah dan menyebabkan gangguan berat pada darah, termasuk anemia. Bubuk bawang bombay dapat ditemukan di dalam makanan bayi dan berbagai makanan olahan lainnya. Pastikan anda memeriksa komposisi suatu makanan sebelum memberikannya pada kucing kesayangan anda.3.  Bawang PutihSeperti halnya bawang bombay, bawang putih juga berbahaya bagi kucing anda, bahkan lebih berbahaya karena racun di dalam bawang putih lebih banyak daripada bawang bombay. Jangan memberikan makanan apapun yang mengandung bawang putih pada kucing anda.4.  Telur MentahTelur mentah dapat mengandung salmonella atau E. coli yang dapat menyebabkan gangguan berat pada kucing anda. Jangan berikan putih telur pada kucing anda, baik mentah maupun matang, karena putih telur mengandung avidin yang dapat menghentikan penyerapan vitamin B.5.  AlkoholAlkohol dapat menyebabkan terjadinya keracunan. Karena ukurannya lebih kecil dari manusia, maka kucing dapat mengalami keracunan alkohol setelah mengkonsumsi sedikit alkohol.6.  KafeinBerbagai makanan dan minuman yang mengandung kafein sangat berbahaya bagi kucing anda. Kafein yang bekerja sebagai suatu agen diuretika (mengeluarkan cairan dari dalam tubuh) dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi. Selain itu, kafein juga menstimulasi kerja jantung dan sistem saraf. Coklat sangat berbahaya bagi kucing anda karena mengandung kafein dan teobromin (suatu zat kimia yang dapat membunuh kucing anda).7.  LemakMemberikan kucing anda makanan yang banyak mengandung lemak dapat menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan, seperti muntah dan diare. Berikanlah kucing anda makanan yang memang khusus dibuat untuk kucing.8.  TulangWalaupun tulang tidak mengandung zat-zat yang berbahaya, akan tetapi pecahan tulang dapat menyebabkan terjadinya luka pada organ pencernaan kucing anda atau justru menyumbat saluran pencernaannya.Tulang mentah juga dapat membuat kucing anda tersedak. Jangan berikan tulang ayam atau bebek atau burung pada kucing anda. Selain menyebabkan gangguan pada usus kucing anda, tulang yang berminyak atau banyak lemak juga dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan secara menyeluruh dan membuat kucing anda mengalami diare atau muntah.9.  Susu atau KrimKucing akan mengalami intoleransi laktosa setelah mereka dewasa. Seperti halnya manusia, kucing dengan intoleransi laktosa yang mengkonsumsi susu atau produk olahannya dapat mengalami diare. Bila anda ingin memberikan susu atau krim, pastikan bahwa keduanya tidak mengandung laktosa.10.  AlpukatPersin yang terdapat di dalam alpukat sangat beracun bagi hewan, termasuk kucing. Bahkan, seluruh pohon alpukat mengandung racun. Oleh karena itu, jangan biarkan kucing anda bermain di dekatnya.Tergantung pada berapa banyak persin yang termakan, kucing anda dapat mengalami gangguan saluran pencernaan, gangguan pernapasan, atau bahkan terjadi penumpukkan cairan di sekitar jantungnya. Pada beberapa kasus, alpukat dapat menyebabkan kematian pada kucing. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: womanitely
 07 Jun 2019    18:00 WIB
Kafein dan Hubungannya Dengan Diabetes Tipe 2
Sebuah penelitian kecil yang dilakukan di Amerika, melakukan pengamatan pada para penyuka kopi yang terdiri dari 5 orang pria dan 5 orang wanita, yang rata-rata berusia 63 tahun dan menderita diabetes tipe 2 untuk mengevaluasi apa sebenarnya efek kafein pada kadar gula darah seseorang. Kadar gula darah para peserta penelitian telah berhasil dikendalikan dengan diet, olahraga, dan obat-obatan oral (yang dikonsumsi melalui mulut). Kadar HbA1c para peserta adalah sekitar 6.4%. Tidak ada peserta penelitian yang membutuhkan terapi insulin dan tidak ada peserta penelitian yang merokok atau menggunakan obat golongan psikotropika (obat penenang). Pada penelitian ini, para peneliti memberikan para peserta 500 mg kafein setiap harinya dan plasebo untuk mengetahui apa sebenarnya efek kafein pada kadar gula darah seseorang. Pemberian kafein dan plasebo dibagi menjadi 2 dosis, yang diberikan pada waktu sarapan dan makan siang. Para peneliti juga meminta para peserta penelitian untuk menggunakan alat pemeriksa kadar gula darah pada saat penelitian berlangsung sehingga kadar gula darah para peserta penelitian dapat diukur setiap waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa saat para peserta penelitian mengkonsumsi kafein, kadar gula darah mereka di siang hari menjadi lebih tinggi dan hasil pemeriksaan kadar gula darah setelah makan (kadar gula darah post prandial) juga meningkat secara berlebihan. Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi kafein mengalami penurunan kadar gula darah di pagi hari saat mereka baru saja bangun tidur. Para peneliti mengatakan bahwa masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efek kafein terhadap kadar gula darah seseorang.     Sumber: diabetescare
 02 May 2019    16:00 WIB
Apakah Mengkonsumsi Kafein Dapat Menimbulkan Rasa Lapar ?
Mengkonsumsi berbagai jenis minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, atau minuman bersoda dapat menimbulkan berbagai efek samping, tergantung pada jumlah kafein yang telah anda konsumsi.  Kafein tidak membuat anda merasa lapar, justru sebaliknya. Mengkonsumsi kafein dapat menurunkan nafsu makan anda untuk sementara waktu. Akan tetapi, bukan berarti bahwa mengkonsumsi kafein merupakan salah satu cara untuk membantu menurunkan berat badan. Para ahli belum menemukan bukti kuat bahwa mengkonsumsi kafein secara teratur dapat membantu menurunkan berat badan. Walaupun kemampuan kafein untuk menekan nafsu makan cukup menggoda, akan tetapi para ahli tidak menganjurkan agar anda mengkonsumsi lebih banyak kopi untuk mengurangi nafsu makan anda, terutama bila anda masih dalam masa pertumbuhan (anak-anak dan remaja). Jangan gantikan konsumsi air putih dan susu anda yang sehat dengan kopi yang tidak mengandung cukup banyak nutrisi. Mengkonsumsi kafein memang dapat menekan nafsu makan dan rasa lapar, akan tetapi konsumsi kafein juga memiliki berbagai efek samping. Kafein dapat membuat anda merasa gelisah atau cemas dan menyebabkan peningkatan denyut jantung.  Selain itu, kafein juga dapat membuat anda lebih sering buang air kecil dan kadang juga dapat menyebabkan rasa mual. Konsumsi minuman berkafein juga dapat mengganggu tidur anda, terutama bila anda mengkonsumsi minuman berkafein ini dekat dengan waktu tidur. Mengkonsumsi kafein dalam jumlah sedikit atau sedang dapat mencegah terjadinya berbagai efek samping yang tidak diinginkan, akan tetapi hal ini juga tergantung pada metabolisme tubuh anda dan toleransi anda terhadap stimulan.  Konsumsi kafein dalam jumlah sedang adalah sekitar 200-300 mg kafein setiap harinya, yaitu sama dengan 2-4 gelas kopi.   Sumber: healthyeating.sfgate
 28 Jan 2019    08:00 WIB
Kopi Dan Teh Malah Bikin Efek Dehidrasi ?
Kebutuhan air putih yang diminum setiap hari ternyata tergantung pada beberapa hal seperti tingkat aktivitas, suhu lingkungan dan lain-lain. Hal lain yang mempengaruhi kebutuhan minum air putih setiap harinya adalah minuman yang dikonsumsi.  Sering orang bertanya bolehkah minum kopi atau teh sebagai pengganti minum air putih.  Ternyata kopi dan teh tidak bisa dijadikan sebagai pengganti air putih karena kopi dan teh mengandung kafein yang bersifat diuretik . Kafein adalah senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan bersifat diuretik ringan.  Menurut seorang staf pengajar di Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan bahwa "teh atau kopi sebenarnya juga terdiri dari air yang dapat menghidrasi tubuh". Tapi kandungan kafein dalam kedua minuman tersebut dapat membuat tubuh semakin kekurangan cairan". Namun untuk mengkonsumsi kopi tergantung kepada jumlah kafein yang terkandung dalam teh atau kopi. Berdasarkan saran Food Standards Agency bahwa saran harian untuk menikmati kafein sebenarnya adalah 200 miligram. Takaran tersebut biasanya setara dengan satu sampai dua cangkir kopi (tergantung kandungan kafein setiap macam kopi) dan menurut mayoclinic bahwa konsumsi kafein tidak lebih dari 500 mg tidak memicu dehidrasi.  Teh dan kopi instan biasanya mengandung kafein jauh lebih rendah dari pada kopi yang diseduh. Sehingga untuk Anda yang ingin tetap menikmati teh dan kopi ada baiknya memperhatikan jumlah kafein yang terkandung dalam teh dan kopi tersebut dan perbanyak air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi.    Sumber: mayoclinic
 19 Jan 2019    16:00 WIB
Bolehkan Minum Teh Hijau Saat Hamil ?
Saat Anda dinyatakan hamil, Anda menjadi sangat teliti terhadap apa saja yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini dapat dimaklumi karena Anda pasti menginginkan hanya yang terbaik untuk anak Anda. Salah satu yang masih menjadi perdebatan saat ini adalah apakah teh hijau aman untuk dikonsumsi wanita hamil? Wanita hamil memang akan selalu mempertanyakan keamanan dari setiap makanan yang masuk ke tubuhnya, tidak terkecuali teh hijau yang sudah terbukti manfaatnya terhadap kesehatan. Teh hijau dianggap aman untuk wanita hamil, bahkan baik untuk dikonsumsi wanita hamil karena mengandung antioksidan yang tinggi. Tetapi beberapa studi mengatakan terlalu banyak mengkonsumsi teh hijau akan berdampak buruk untuk kehamilan Anda. Untuk itu, konsumsilah teh hijau dalam jumlah yang normal. Berikut adalah alasan mengapa teh hijau dapat berdampak buruk untuk kehamilan. Mempengaruhi kadar asam folatPeningkatan konsumsi teh hijau dapat memberi efek terhadap kadar asma folat tubuh. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kelainan pada pembentukan tabung syaraf janin, seperti spina bifida, dimana tabung disekeliling sel syaraf gagal terbentuk. Efek kafeinJangan lupa jika teh hijau mengandung kafein, walaupun dalam jumlah yang tidak sebanyak kopi. Kafein dapat menyebabkan peningkatan darah tinggi, sehingga penting untuk membatasi asupan kafein pada ibu hamil Mempengaruhi penyerapan zat besiTerlalu banyak teh hijau akan menyebabkan penurunan absorpsi zat besi dalam tubuh. Zat besi sangat penting pada masa kehamilan untuk mencegah terjadinya anemia Menyebabkan berat badan bayi rendahTeh hijau mengandung 20-50 mg kafein per porsi. Tingginya kafein per porsi akan memengaruhi berat badan bayi. Jika bumil terlalu banyak mengonsumsi teh, bayi akan berisiko memiliki berat badan yang rendah. DehidrasiKafein bersifat diuretik pada tubuh, sehingga peningkatan konsumsi teh hijau membuat Anda sering buang air kecil, dan lama-kelamaan tubuh jadi dehidrasi. Kafein masuk ke plasentaJika asupan kafein dalam tubuh terlalu tinggi, maka kafein akan masuk ke dalam sirkulasi darah. Parahnya, kafein bisa masuk ke dalam plasenta  bayi. Metabolisme bayi Anda belum cukup matang untuk bisa "mengolah" kafein sehingga akan menjadi racun dalam tubuh bayi.Sumber: boldsky
 04 Dec 2018    11:00 WIB
Ternyata Ada 7 Jenis RACUN di Dalam Minuman Soda
Udara panas membuat Anda sangat haus? Minuman bersoda biasanya merupakan pilihan banyak orang untuk melepas dahaga pada saat cuaca panas. Minuman bersoda atau yang juga dikenal dengan nama soft drink biasanya mengandung air bersoda, pemanis, dan perasa alami atau buatan. Minuman bersoda juga mungkin mengandung kafein, pewarna, pengawet, dan berbagai bahan lainnya. Selain karena banyaknya iklan dan promosi, rasanya yang enak, mudah didapat, dan murah membuat minuman ini sangat populer. Bahkan, sebenarnya banyak orang mengalami kecanduan akan minuman bersoda. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa minuman bersoda memiliki banyak dampak negatif pada tubuh Anda? Minuman bersoda mengandung banyak sekali gula, yang tidak baik bagi kesehatan Anda. Gula akan meningkatkan kadar hormon insulin, yang dapat memicu terjadinya diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gangguan jantung, penuaan dini, dan banyak dampak negatif lainnya. Selain itu, minuman bersoda juga tidak mengandung nutrisi penting sama sekali. Minuman bersoda bahkan telah diketahui berhubungan dengan terjadinya berbagai jenis gangguan kesehatan seperti obesitas, gangguan gigi, dan gangguan persendian. Di bawah ini Anda dapat melihat 7 jenis bahan beracun di dalam minuman bersoda yang dapat berbahaya bagi kesehatan Anda.   Asam Fosfat Asam fosfat merupakan unsur dasar dari minuman bersoda. Fungsi utamanya adalah untuk memberikan rasa yang kuat dan mencegah perkembangbiakan jamur dan bakteri di dalam minuman bersoda. Saat digunakan dalam jumlah yang terbatas, asam fosfat tidak berbahaya bagi tubuh, akan tetapi bila digunakan dalam dosis tinggi, asam fosfat dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan tulang menjadi lemah dan bahkan dapat membuat gigi menjadi lebih rapuh dan mudah berlubang. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 menemukan bahwa minuman bersoda (cola) diketahui berhubungan dengan rendahnya kadar mineral di dalam tulang wanita lanjut usia karena kandungan kafein dan asam fosfat di dalamnya. Selain itu, tingginya kadar asam fosfat di dalam minuman bersoda juga dapat mempengaruhi fungsi lambung, yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan dan perut kembung.   Sirup Jagung Tinggi Fruktosa Sirup jagung tinggi fruktosa merupakan bentuk gula yang diperoleh dari jagung. Gula ini lebih murah dan lebih mudah digunakan daripada gula alami. Sebagian besar pabrik minuman bersoda menggunakan gula ini sebagai ganti gula biasa. Selain itu, gula ini juga memiliki masa kadarluarsa yang lebih lama. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 menemukan bahwa mengkonsumsi minuman bersoda berkalori tinggi dan mengandung sirup jagung tinggi fruktosa secara berlebihan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya obesitas. Obesitas akan meningkatkan resiko terjadinya sindrom metabolik, kumpulan gejala yang terdiri dari tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, lemak tubuh berlebih di daerah perut, dan kadar kolesterol yang abnormal atau kadar trigliserida yang tinggi. Sindrom metabolik akan meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung, serangan jantung, stroke, dan diabetes.   Asam Sitrat Asam sitrat yang terdapat di dalam soda diet dan soda biasa merupakan bahan berbahaya lainnya, terutama bagi kesehatan mulut Anda. Hal ini dikarenakan asam sitrat dapat merusak lapisan email gigi. Kerusakan lapisan ini akan membuat gigi lebih mudah berlubang, mengalami perubahan warna, dan akhirnya membusuk. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 menemukan bahwa asam sitrat yang ada di dalam minuman bersoda dapat menyebabkan erosi gigi. Mengunyah permen karet bebas gula atau berkumur dengan air putih setelah mengkonsumsi minuman bersoda dapat membantu meningkatkan produksi air liur untuk menetralkan keasaman mulut akibat minuman bersoda.   Baca juga: Bahaya Soda Diet   Bisphenol A (BPA) Botol plastik minuman bersoda mengandung sejenis zat kimia yang disebut dengan bisphenol A (BPA) yang digunakan untuk mengeraskan plastik, mencegah terjadinya karat dan mengeliminasi bakteri. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 menemukan bahwa paparan BPA telah diketahui berhubungan dengan terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah. Zat kimia ini juga diketahui dapat menyebabkan berbagai gangguan organ reproduksi pada pria dan terjadinya pubertas dini pada wanita. Selain itu, BPA juga dapat mengganggu aktivitas hormonal, yang dapat memicu terjadinya berbagai gangguan kesehatan.   Natrium Benzoat Natrium benzoate atau yang juga dikenal sebagai E211, biasanya digunakan sebagai bahan pengawet dalam minuman bersoda, acar, bumbu salad, jus buah, selai, dan jelly untuk mencegah terbentuknya jamur. Akan tetapi, E211 ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan sel berat dan mempercepat proses penuaan sel. Jadi, sering mengkonsumsi minuman bersoda dapat memicu terjadinya penyakit metabolik karena penuaan dini. Efek samping lainnya dari E211 adalah hiperaktivitas, pusing, kepala terasa ringan, dan sulit tidur.   Perwarna Karamel dan Pewarna Buatan Pewarna karamel akan memberikan warna cokelat klasik pada cola. Pewarna ini dan pewarna buatan lainnya dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker. Kedua zat kimia ini juga diketahui dapat meningkatkan frekuensi serangan asma dan memicu terjadinya gejala asma.   Kafein Sebagian besar minuman bersoda mengandung kafein, yang berfungsi untuk memberikan sedikit rasa pahit dan menetralisir rasa gula dan pemanis di dalam minuman bersoda. Jumlah kafein di dalam minuman bersoda dapat bervariasi, tergantung pada merk minuman bersoda. Akan tetapi, kandungan kafein yang biasa ditemukan di dalam minuman bersoda adalah antara 34-38 mg untuk setiap 240 ml. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 menemukan bahwa mengkonsumsi kafein secara berlebihan dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung pada orang dewasa muda yang sudah menderita tekanan darah tinggi (hipertensi) ringan. Seiring dengan berlalunya waktu, hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya hipertensi berat dan diabetes. Kafein juga telah diketahui merupakan salah satu penyebab gangguan kesuburan. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi minuman bersoda secara teratur akan mengalami gangguan kesuburan. Selain itu, karena kafein merupakan sebuah stimulan, maka konsumsi kafein juga dapat menyebabkan terjadinya insomnia. Kafein juga dapat membuat tubuh mengalami dehidrasi.   Beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi jumlah minuman bersoda yang Anda konsumsi dan meminimalisir efeknya adalah: Mengganti minuman bersoda dengan minuman yang lebih sehat seperti jus buah segar, smoothies, atau teh herbal Untuk mengatasi rasa haus, air putih merupakan pilihan terbaik Jika Anda tidak suka rasa tawar air putih, Anda dapat menambahkan buah-buahan segar di dalamnya (infused water) Jika Anda ingin mengkonsumsi minuman bersoda, minumlah dalam jumlah sedang dan jangan dalam waktu yang lama Setelah minum minuman bersoda, pastikan Anda berkumur dengan air putih untuk menetralkan asam dan gula di dalam mulut Jangan mengkonsumsi minuman bersoda sebelum tidur   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 07 Nov 2018    16:00 WIB
Apakah Benar Kopi Bisa Membakar Lemak ?
Seperti yang kita tahu, kopi mengandung kafein, yang merupakan bahan psikoaktif paling umum digunakan di dunia. Untuk suatu alasan, kafein dipublikasikan sebagai salah satu suplemen yang mampu membakar lemak. Kafein memang diketahui sebagai salah satu zat yang mempu memobilisasi lemak dari jaringan dan meningkatkan metabolisme. Kafein dapat ditemukan diberbagai jenis minuman selain kopi, seperti teh, minuman energi dan soda. Kopi mengandung zat stimulan Kopi tidak hanya sekedar minuman hangat berwarna hitam. Kandungan yang ada didalam biji kopilah yang menjadi minuman Anda saat ini. Faktanya kopi mengandung beberapa senyawa biologi yang dapat mempengaruhi sistem metabolisme tubuh, yaitu: Kafein yang merupakan stimulan sistem syaraf pusat Teobromin dan teofilin merupakan senyawa yang berhubungan dengan kafein, juga mempunyai efek stimulan Asam chlorogenik merupakan salah satu senyawa biologis yang terikat dengan kopi, dapat memperlambat proses penyerapan karbohidrat. Senyawa yang paling penting dari ketiga zat diatas adalah kafein, yang merupakan senyawa paling kuat dan juga paling banyak dipelajari. Cara kerja kafein di otak adalah menghambat neurotransmitter yang dikenal dengan nama Adenosin. Dengan menghambat Adenosin, kafein dapat meningkatkan kerja sistem syaraf menjadi lebih aktif dan juga dapat melepaskan neurotransmitter lain seperti dopamin dan norepinefrin. Kopi dapat mempercepat mobilisasi lemak dari jaringan tubuh Kafein menstimulasi sistem syaraf yang bertugas mengirimkan pesan ke jaringan lemak untuk memecahkan lemak. Kafein juga dapat meningkatkan tekanan darah dan hormon adrenalin. Kemudian hormon adrenalin ini menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah sampai ke jaringan lemak dan memecah lemak-lemak dan membuangnya kembali ke pembuluh darah. Ini merupakan cara kerja kafein dalam memobilisasi lemak dari jaringan lemak, membuatnya menjadi asam lemak bebas dalam darah. Kopi dapat meningkatkan metabolisme tubuh Seberapa banyak kalori yang bisa kita bakar saat beristirahat disebut Resting Metabolic Rate (RMR). Semakin tinggi metabolic rate kita, semakin mudah kita menurunkan berat badan. Penelitian membuktikan kafein dapat meningkatkan metabolic rate sebanyak 3-1%. Semakin banyak kafein yang masuk ke dalam tubuh, semakin tinggi juga metabolic rate yang dihasilkan. Sayangnya efek ini sulit didapatkan pada orang yang sudah mengalami obesitas. Suatu studi membuktikan dengan minum kafein dapat meningkatkan metabolic rate hingga 29%, sedangkan pada orang obesitas hanya sebesar 10%. Efek ini juga dipengaruhi oleh faktor usia. Semakin muda usia semakin tidak berpengaruh kafein terhadap metaboloc ratenya.   Sumber: care2    
 11 Sep 2018    08:00 WIB
Efektifkah Kopi Menghilangkan Rasa Kantuk ?
Apakah kopi benar-benar efektif untuk menghilangkan rasa kantuk? Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda perlu mengetahui bagaimana cara kerja kafein di dalam kopi, berapa banyak jumlah kafein yang harus dikonsumsi, kapan harus mengkonsumsinya, dan apa resiko bila Anda mengkonsumsi terlalu banyak kafein. Kafein yang terdapat di dalam kopilah yang membuat rasa kantuk Anda menghilang. Kafein bekerja dengan cara menstimulasi sistem metabolisme dan sistem saraf pusat tubuh Anda sehingga Anda pun merasa lebih bertenaga, tidak mengantuk, dan meningkatkan konsentrasi. Kafein yang terkandung dalam segelas kopi dapat berbeda-beda tergantung pada proses pembuatan atau penyeduhan kopi tersebut. Terdapat sekitar 95 mg kafein di dalam segelas kopi seduh, 62 mg kafein di dalam kopi instan, 2 mg kafein di dalam kopi dekaf, dan 64 mg kafein di dalam segelas espresso.  Manfaat kafein ini dapat Anda rasakan bila Anda mengkonsumsi kafein dalam jumlah sedang, yaitu antara 200-300 mg kafein setiap harinya, yaitu setara dengan 3 gelas kopi. Kafein akan diserap dan bersikulasi di dalam tubuh Anda dalam waktu 30-60 menit setelah konsumsi, di mana efek ini akan bertahan hingga 6 jam. Waktu paruh dan lama kerja kafein dapat berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada metabolisme kafein di dalam tubuh seseorang dan berapa banyak kafein yang Anda konsumsi. Mengkonsumsi terlalu banyak kafein, yaitu sekitar 600 mg kafein atau lebih dapat membuat Anda merasa lelah dan tidak fokus. Beberapa gejala lain dari berlebihannya dosis kafein yang Anda konsumsi adalah mual, nyeri kepala, pusing, merasa gelisah, gemetar, dan sulit berkonsentrasi. Efek samping lainnya yang dapat timbul saat Anda mengkonsumsi kafein adalah sering buang air kecil, merasa depresi atau cemas, sulit tidur, dan dehidrasi yang dapat membuat Anda merasa semakin lelah.   Sumber: healthyeating.sfgate
 20 Jun 2018    18:00 WIB
Suka Tidur Malam Lebih Cepat? Ini 10 Manfaatnya
Banyak tertawa dan cukup tidur adalah obat terbaik untuk segala penyakit. Ternyata ada banyak manfaat tidur lebih cepat untuk kesehatan.   Apakah Anda menyadari manfaatnya? Jika tidak, Anda bisa membacanya lebih lanjut. 1.  Mengurangi stressTidur nyenyak di malam hari dapat mengurangi stress. Dengan tidur lebih cepat Andabisa menurunkan tekanan-tekanan yang Anda alami sepanjang hari. Tidur yang baik dan cepat dapat menenangkan tubuh dan pikiran 2.  Menjaga pikiran tetap positifDengan tidur lebih cepat, seseorang dapat menjaga pikirannya tetap positif. Dan memang telah terbukti mereka yang tidur dengan baik di malam hari akan menghadapi hari esok dengan negatif. Dengan tidur lebih cepat, jam tidur yang cukup akan tercapai dan Anda dapat menjaga pikiran tetap positif sepanjang hari. 3.  Baik untuk daya ingatApakah Anda tahu jika dengan tidur cukup Anda bisa memperkuat daya ingat? Dengan tidur yang cukup pikiran akan lebih tenang sehingga kemampuan otak Anda akan maksimal. Bahkan tidur cukup bisa meningkatkan konsentrasi. 4.  Mempertahankan tekanan darahPastikan Anda tidur dengan cukup agar tubuh Anda terjaga dengan baik. Dengan tidur cukup, Anda bisa mempertahankan tekanan darah. Tidur larut akan meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan resiko terkena hipertensi dan kolesterol. 5.  Menjaga jantung tetap sehatDengan tidur cepat, Anda dapat menjaga kadar kolesterol normal dan juga tekanan darah tetap normal. Dengan demikian Anda akan menurunkan resiko terkena penyakit jantung. 6.  Mempertahankan berat badanOrang yang cenderung tidur larut juga suka makan saat larut. Hal ini tentu saja akan memperngaruhi berat badan orang tersebut. Dengan tidur cukup maka Anda akan dapat mempertahankan berat badan. 7.  Meningkatkan produktifitasTidur lebih cepat akan meningkatkan produktifitas di pekerjaan. Dengan tidur larut Anda akan merasa lebih cepat lelah keesokan harinya. 8.  Meningkatkan energiJika Anda tidur lebih cepat maka Anda akan merasa lebih energik keesokan harinya. Dan juga telah terbukti dengan tidur cepat metabolisme tubuh akan berada di puncaknya segingga dapat meningkatkan energi yang Anda miliki. 9.  Menurunkan konsumsi minumOrang yang tidur larut sering minum kafein di malam harinya. Dengan tidur lebih cepat Anda akan terhindar dari kebiasaan ini. 10.  Baik untuk olahragaDengan tidur lebih cepat, Anda akan merasa lebih segar keesokan paginya. Dengan demikin Anda juga akan merasa lebih bersemangat untuk melakukan olahraga pagi. Sumber: magforwomen