Your browser does not support JavaScript!
 01 Jan 2020    11:00 WIB
Tidur, Perjalanan dan Jet Lag
Jet lag sering terjadi pada mereka yang berpergian dengan cepat melewati beberapa zona waktu, yang dapat mempengaruhi irama biologis tubuh mereka sehingga menjadi tidak teratur karena perubahan waktu di tempat tujuan. Masalah tidur menjadi masalah yang paling sering dikeluhkan saat seseorang melakukan perjalanan dari barat menuju ke timur, karena akan sangat sulit untuk mereka menunda waktu tidur agar sesuai dengan zona waktu setempat. Mengatasi jet lag Untuk menghindari jet lag, sangat penting untuk Anda beradaptasi dengan rutinitas dari zona waktu di tempat tujuan Anda sesegera mungkin. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menghindari masalah gangguan tidur saat Anda bepergian: Sebelum Anda bepergian, cobalah secara bertahap menyesuaikan waktu tidur dengan zona waktu tempat tujuan Anda Sesaat setelah Anda sampai di tempat tujuan, atur jam Anda sesuai zona waktu setempat Selama dalam perjalanan, aturlah waktu tidur, begitu juga dengan waktu tidur siang Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi. Dehidrasi akan membuat tubuh lebih sulit untuk beradaptasi terhadap ritme waktu setempat Batasi waktu tidur Anda tidak lebih dari dua jam segera setelah Anda tiba di tempat tujuan Ingatlah, di siang hari akan menolong Anda menyesuaikan diri dengan lebih cepat. Cobalah berjalan-jalan selama satu jam segera setelah Anda bangun di pagi hari Hindari konsumsi kafein, alkohol dan tembakau Hindari isolasi sosial Melatih tidur yang berkualitas saat bepergian Tidur dan perjalanan Banyak orang yang mengalami kesulitan tidur di kamar hotel atau di lingkungan baru dibandingkan di lingkungan yang sudah dikenal. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda tidur lebih nyaman di lingkungan baru, yaitu: Bawalah bantal atau selimut Anda sendiri. Benda-benda ini akan membuat Anda tidur lebih nyaman Bawalah beberapa benda dari rumah Anda, misalnya saja foto atau cangkir kopi untuk membantu Anda mempercepat adaptasi dengan lingkungan baru Periksa kamar Anda jika ada benda atau sesuatu yang berpotensial membuat Anda kesulitan tidur, termasuk cahaya matahari yang masuk ke jendela. Anda bisa membawa penutup mata pribadi untuk mencegah sinar mengganggu tidur Anda Mintalah kamar hotel yang berada di daerah paling tenang dan pastikan kamar berada jauh dari area pintu masuk atau lift Periksa suhu ruangan di kamar Anda. Anda bisa terganggu jika suhu ruangan terlalu panas atau terlalu dingin   Sumber: webmd
 02 Nov 2016    09:00 WIB
10 Tips Untuk Mencegah Atau Mengurangi Jet Lag
Walaupun berbagai gejala jet lag sebenarnya hanya berlangsung sementara, akan tetapi gejala tersebut dapat sangat mengganggu kenyamanan Anda saat berlibur atau bekerja. Untungnya, ada beberapa tips dan perubahan gaya hidup yang dapat membantu mengurangi keparahan dan lamanya gejala jet lag berlangsung. Di bawah ini Anda dapat melihat 10 tips untuk mencegah atau mengurangi keparahan gejala jet lag selama berpergian.   1.      Ubah Pola Tidur Anda Sebelum Pergi Selain mempersiapkan barang-barang apa saja yang akan Anda bawa, penting juga untuk mengubah pola tidur Anda beberapa hari sebelum waktu keberangkatan Anda. Hal ini dapat membantu "jam tubuh" Anda beradaptasi dengan lebih mudah di zona waktu yang baru. Ubahlah pola tidur Anda hingga mendekat waktu tidur di tempat tujuan Anda. Misalnya bila Anda berpergian ke arah timur, tidurlah 1 jam lebih awal daripada biasanya. Sedangkan bila Anda pergi ke arah barat, tidurlah 1 jam lebih lambat daripada biasanya. Lakukanlah perubahan pola tidur ini 1 minggu sebelum waktu keberangkatan Anda. Selain itu, pastikan Anda juga cukup tidur dan istirahat sebelum pergi untuk mengatasi rasa lelah, yang akan membuat gejala jet lag semakin memburuk. Jangan terlalu sibuk semalam sebelum Anda pergi dan siapkan semua barang yang diperlukan beberapa hari sebelumnya.   2.      Pastikan Anda Sampai di Tempat Tujuan Pada Siang Hari Jika Anda tiba di tempat tujuan Anda di siang hari, maka sangat penting untuk meluangkan sedikit waktu untuk menikmati sinar matahari. Hal ini dikarenakan paparan sinar matahari dapat membantu otak Anda menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru. Dengan demikian, gejala jet lag yang Anda alami pun dapat berkurang. Akan tetapi, bukan berarti Anda harus berjemur di bawah sinar matahari. Berdiamlah di tempat yang teduh atau di dalam ruangan yang terkena banyak sinar matahari. Jangan lupa untuk mengoleskan tabir surya pada bagian tubuh yang sering terpapar oleh sinar matahari untuk mencegah kulit terbakar sinar matahari.   3.      Konsumsi Cukup Air Putih Menjaga tubuh Anda tetap mendapatkan air yang dibutuhkannya merupakan langkah pertama dan paling penting untuk mencegah terjadinya jet lag. Anda harus memastikan tubuh Anda mendapatkan cukup cairan sebelum, selama, dan setelah travelling. Udara yang kering di dalam pesawat dapat membuat tubuh Anda lebih cepat mengalami dehidrasi, yang akan memperburuk gejala jet lag saat Anda mendarat.   Baca juga: Tips Traveling Saat Hamil   4.      Batasi Konsumsi Minuman Berkafein atau Beralkohol Beberapa hari sebelum waktu keberangkatan Anda dan juga saat Anda berada di dalam pesawat terbang, batasi konsumsi minuman berkafein dan beralkohol. Hal ini dikarenakan keduanya dapat mengganggu tidur Anda. Selain itu, minuman berkafein dan beralkohol juga dapat meningkatkan rasa lelah serta membuat tubuh mengalami dehidrasi.   5.      Ubah Waktu Makan Anda Seperti halnya pola tidur Anda, perubahan zona waktu juga akan mempengaruhi rutinitas saluran pencernaan Anda. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan apa saja yang Anda makan. Jika memungkinkan, ubahlah pola makan Anda sebelum pergi, makanlah berdekatan dengan waktu Anda akan makan di tempat tujuan Anda. Selain itu, Anda juga dapat melakukan diet jet lagi. Cara melakukannya adalah makan banyak selama beberapa hari sebelum berangkat dan berpuasa pada hari keberangkatan Anda. Akan tetapi, jangan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak karbohidrat atau makanan berlemak berdekatan dengan waktu tidur karena dapat mengganggu saluran pencernaan Anda, yang pada akhirnya akan mengganggu tidur Anda di malam hari. Saat Anda mencapai tempat tujuan Anda, konsumsilah makanan yang mengandung banyak protein untuk membantu Anda tetap terjaga dan bertenaga. Kurangilah porsi makan Anda dan pilihlah makanan sehat untuk menjaga agar saluran pencernaan Anda dapat berfungsi dengan baik. Makan banyak dapat mengganggu kerja sistem pencernaan Anda, yang dapat memicu terjadinya diare dan sembelit.   6.      Konsumsilah Melatonin, Bila Perlu Melatonin merupakan sebuah hormon yang diproduksi secara alami oleh tubuh biasanya mendekati waktu tidur Anda. Hormon ini berfungsi untuk mengatur "jam tubuh" dan mengirimkan sinyal-sinyal pada tubuh Anda mengenai kapan Anda harus tidur dan bangun. Dengan mengkonsumsi suplemen melatonin, Anda dapat mengatur ulang "jam tubuh" Anda. Konsumsilah suplemen ini sebelum tidur selama beberapa hari setelah Anda sampai di tempat tujuan Anda. Suplemen ini direkomendasikan bagi orang dewasa yang pergi ke daerah dengan perbedaan zona waktu selama 5 jam atau lebih, terutama bagi mereka yang berpergian kea rah timur. Akan tetapi, berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen ini untuk memastikan bahwa suplemen ini aman dikonsumsi oleh Anda.   7.      Sering Berjalan di Dalam Pesawat Saat Anda berada di dalam pesawat terbang, bangun dan berjalan kaki di dalam pesawat. Bila lama penerbangan cukup lama, pastikan Anda berjalan kaki selama sekitar 10 menit di sekitar kabin untuk mencegah gangguan sirkulasi darah. Sering berjalan kaki juga dapat membantu menurunkan resiko terjadinya deep vein thrombosis. Saat duduk, dianjurkan agar Anda juga melakukan olahraga peregangan untuk mengurangi nyeri otot dan pembengkakan pada kaki saat tiba di tempat tujuan.   8.      Gunakan Alat Bantu Tidur di Pesawat Jika Anda berada di dalam pesawat selama semalam atau melakukan perjalanan dari barat ke timur, pastikan Anda memperoleh cukup tidur selama penerbangan berlangsung. Hal ini dapat membantu mengurangi gejala jet lag. Untuk memudahkan Anda tertidur di dalam pesawat, gunakanlah berbagai alat bantu tidur seperti penutup mata, penutup telinga, atau earphone untuk mengurangi paparan cahaya dan suara. Bantal leher juga dapat membuat Anda duduk dengan lebih nyaman. Anda bahkan dapat melepaskan sepatu Anda untuk mengurangi tekanan pada kaki Anda.   9.      Mandi Air Hangat Berpergian ke luar negeri dapat membuat Anda merasa amat sangat lelah. Untuk mengatasinya, mandi merupakan cara yang paling baik. mandilah dengan air hangat sebelum tidur untuk membantu meredakan nyeri otot dan membuat Anda merasa lebih rileks. Jika Anda sampai pada pagi atau siang hari di tempat tujuan Anda, mandi dengan air dingin dapat membantu Anda tetap terjaga dan merasa lebih segar di sepanjang hari.   10.  Gunakan Pakaian yang Nyaman Jika Anda akan melakukan perjalanan panjang, gunakanlah pakaian yang nyaman. Bila memungkinkan, gunakanlah beberapa lapis pakaian untuk mencegah Anda kedinginan saat berada di dalam pesawat.   Selain berbagai tips di atas, ada beberapa tips tambahan yang dapat membantu mencegah dan mengurangi gejala jet lag yang mungkin Anda alami seperti: Jika memungkinkan, atur agar Anda sampai di tempat tujuan pada siang hari Jika berpergian cukup jauh, pilihlah penerbangan yang melakukan transit untuk membantu tubuh Anda beradaptasi dengan perubahan zona waktu Sesuaikan jam tangan Anda dengan tempat tujuan segera setelah Anda berada di dalam pesawat Jangan mengkonsumsi pil tidur untuk mengatasi gejala jet lag Jika Anda benar-benar kelelahan akibat perjalanan yang jauh, tidur siang selama 20 menit dapat membantu. Usahakan untuk tidak tidur lebih lama dari 20 menit hingga malam tiba, tidak peduli betapa lelahnya Anda Jika Anda menggunakan lensa kontak, pastikan Anda membawa obat tetes mata dan gunakanlah secara teratur selama berada dalam penerbangan untuk mencegah mata menjadi kering Bawalah pelembab kulit dan bibir untuk digunakan selama penerbangan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies  
 01 Nov 2016    12:00 WIB
Apakah Sebenarnya yang Dimaksud Dengan Jet Lag?
Bagi Anda yang sering berpergian ke luar negeri, maka Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya jet lag. Jet lag merupakan suatu kumpulan gejala yang terjadi saat seseorang berpergian ke suatu Negara yang memiliki zona waktu berbeda. Jet lag terjadi saat "jam tubuh" seseorang mengalami gangguan akibat perubahan zona waktu yang terjadi secara mendadak saat seseorang berpergian. Hal ini terjadi karena "jam tubuh" Anda memerlukan sejangka waktu untuk beradaptasi dengan perubahan waktu yang mendadak. Selain mempengaruhi waktu tidur Anda, "jam tubuh" Anda juga mempengaruhi beberapa hal lainnya seperti nafsu makan, proses pencernaan, pola BAB, produksi air kemih, suhu tubuh, dan tekanan darah. Salah satu gejala jet lag yang paling sering ditemukan adalah gangguan pola tidur. Gejala jet lag lainnya yang dapat ditemukan adalah merasa amat sangat lelah, gangguan pencernaan, mual, nyeri otot, nafsu makan buruk, sakit kepala, gangguan daya ingat, gangguan kemampuan otak untuk menilai, gangguan konsentrasi, dan mudah marah. Lamanya gejala berlangsung dapat bervariasi antara orang yang satu dengan yang lainnya, di mana gejala biasanya berlangsung antara 5-6 hari jika Anda berpergian ke zona waktu yang berbeda 9 jam atau lebih, terutama bila Anda berpergian ke arah timur. Sebenarnya jet lag dapat terjadi pada semua orang, akan tetapi ada beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya jet lag seperti: Banyaknya perbedaan waktu Berpergian ke arah timur Dehidrasi Konsumsi minuman beralkohol dan berkafein pada saat penerbangan Kurang tidur Stress berlebih Berusia lebih dari 60 tahun Jadi, bagi Anda yang berencana untuk berpergian cukup jauh, apalagi ke arah timur, pastikan Anda telah mempersiapkan diri untuk mengatasi berbagai gejala tidak menyenangkan di atas dan cobalah tips berikut ini: Ubah pola tidur Anda sebelum pergi Pastikan Anda sampai di siang hari di tempat tujuan Konsumsi cukup air putih Hindari minuman berkafein dan beralkohol Ubah waktu makan Anda   Baca juga: Selain Keren, Kacamata Hitam Ternyata Memiliki Banyak Manfaat Lho…   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies