Your browser does not support JavaScript!
 18 Jan 2019    11:00 WIB
Mengenal Pustula Dan Pengobatannya
Jerawat, huff…bikin BT, apalagi kalau kulit kita putih, kelihatan sekali. Nah guys! Jerawat kadang bisa sangat mengganggu kalau menimbulkan sakit, bukan hanya mengganggu penampilan kita, tapi juga terkadang jerawat bisa menimbulkan gatal. Nah mau tahu penyebabnya dan kenapa tamu tidak diundang ini bisa muncul. Mari kita bahas! Pustula (Jerawat) adalah bercak kulit yang penuh cairan kekuningan yang disebut nanah. Pustula dapat berkembang di bagian tubuh mana pun, tetapi paling sering terbentuk di bagian belakang, dada, dan wajah. Pustula dapat ditemukan dalam kelompok di area tubuh yang sama.    Pustula muncul ketika kita memiliki semacam infeksi, tubuh kita mencoba melawannya dengan sel darah putih. Itu bisa menghasilkan campuran cairan yang terinfeksi dan sel darah putih yang mati (nanah).   Pustula juga biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon atau perubahan hormon dalam tubuh. Ini adalah kondisi kulit yang sangat umum, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Jadi pada dasarnya Pustula dapat terbentuk ketika kulit kita meradang akibat reaksi alergi terhadap makanan, alergen lingkungan, atau gigitan serangga beracun. Namun, penyebab paling umum pustula adalah jerawat. Jerawat berkembang ketika pori-pori kulit kita menjadi tersumbat dengan minyak dan sel-sel kulit mati. Penyumbatan ini menyebabkan bercak kulit membengkak, dan menghasilkan pustula. Pustula biasanya mengandung nanah karena infeksi rongga pori. Penyebab-penyebab Pustula : Jerawat: Kondisi kulit yang sangat umum ini menyebabkan pustula yang lebih besar dari jerawat biasa. Terjadi ketika salah satu dari pori-pori di kulit kita menjadi sangat iritasi sehingga dinding kulit pecah. Psoriasis: Ini adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak merah, gatal, dan bersisik di kulit kita. Infeksi, stres, karena bahan kimia tertentu, dan beberapa obat semuanya dapat memicu serangan psoriasis pustular. Rosacea: Kondisi kulit ini biasanya membuat kulit wajah kita memerah dan menyebabkan jerawat. Tetapi suatu bentuk penyakit yang dikenal sebagai rosacea inflamasi dapat menyebabkan pustula. Cacar Air: Penyakit masa kecil ini dan penyakit lain yang disebabkan oleh virus terkait menyebabkan lesi kulit yang menjadi pustula saat penyakit ini berkembang. Pemfigus IgA: Pustula juga merupakan gejala dari penyakit langka ini yang membuat sistem kekebalan kita hidup dengan sendirinya. Cacar: Pustula adalah salah satu tanda paling jelas dari penyakit mematikan yang menewaskan jutaan orang di abad-abad terakhir ini. Berkat vaksin, itu tidak berbahaya lagi. Lalu bagaimana mengobati Pustula ? Mengobati Pustula, biasanya kita memberikan obat topikal pada kulit kita atau perawatan tanpa resep seperti lotion kalamin atau gel benzoil peroksida yang mungkin dapat membantu mengatasi Pustula. Pustula kecil bisa hilang begitu saja tanpa pengobatan. Jika pustula kecil menetap, akan sangat membantu untuk mencuci kulit kita dengan menggunakan air hangat dan pembersih wajah ringan. Melakukan ini dua kali sehari akan membantu menghilangkan penumpukan minyak, yang merupakan penyebab utama jerawat. Pastikan untuk selalu membersihkan wajah kita. Menggosok pustula dengan waslap dapat mengiritasi kulit kita. Anda mungkin juga ingin menggunakan obat jerawat, sabun, atau krim bebas resep untuk mengobati pustule atau jerawat kecil. Produk topikal terbaik untuk mengobati pustula mengandung peroksida, asam salisilat, dan belerang. Namun, perawatan ini tidak boleh digunakan di area genital kita. Dan jika kita memiliki alergi belerang, pastikan untuk tidak menggunakan produk apa pun yang mengandung bahan itu. Produk OTC membantu mengobati pustula dengan mengeringkan lapisan atas kulit dan menyerap minyak permukaan berlebih. Beberapa produk kuat dan dapat menyebabkan kulit kita menjadi sangat kering dan mengelupas. Jika kita memiliki kulit sensitif, cari produk yang dibuat khusus untuk jenis kulit kita sehingga kondisi kita tidak bertambah buruk. Mungkin kita tergoda untuk mengeluarkan pustula dengan memencetnya, tetapi kita tidak boleh memencet, mengambil, atau mencubitnya. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan pada kulit kita atau memperburuk infeksi. Kita juga tidak boleh menggunakan produk berbasis minyak, seperti lotion atau petroleum jelly, di area yang terkena pustula. Produk-produk ini selanjutnya dapat memblokir pori-pori kita dan menyebabkan lebih banyak pustula tumbuh. Nah, kalau masih ada gangguan yang berlebih, atau lama sembuh baiknya datang ke Dokter Spesialis kulit (Spkk).
 14 Jan 2019    08:00 WIB
Tips Memilih Pembersih Untuk Wajah Berjerawat
Bagi anda yang memiliki wajah berjerawat, dibutuhkan perhatian dan waktu lebih untuk merawat kulit wajah anda, termasuk saat membersihkannya. Bila wajah anda berjerawat, maka memilih pembersih wajah yang tepat dapat membantu mengangkat berbagai bakteri pada kulit yang dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat. Selain itu, membersihkan wajah secara menyeluruh juga dapat mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit anda, yang mempermudah penyerapan obat jerawat anda. Untuk mencegah dan mengatasi jerawat, pilihlah pembersih wajah yang dapat mengangkat kotoran dan menjaga kulit anda tetap bersih. Hindari penggunaan sabun wajah yang keras karena dapat membuat kulit wajah anda menjadi kering. Pembersih wajah yang kasar dan scrub wajah dapat membuat kulit anda menjadi kemerahan, teriritasi, dan memicu timbulnya jerawat. Berkonsultasilah dulu dengan dokter anda mengenai pembersih wajah mana yang dapat membantu mencegah pembentukan jerawat dan yang sesuai dengan jenis kulit wajah anda.   Tips Memilih Pembersih Wajah Pembersih wajah yang bagus tidak selalu merupakan pembersih wajah yang mahal. Beberapa hal yang sebaiknya anda perhatikan saat memilih pembersih wajah anda adalah: Pilihlah pembersih wajah yang lembut, tidak abrasif, dan bebas alkohol Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai pembersih wajah mana yang sesuai dengan pengobatan jerawat dan jenis kulit anda Perhatikan komposisi pembersih wajah anda. Beberapa pembersih wajah juga mengandung zat-zat yang dapat melawan jerawat dan juga dapat mencerahkan kulit anda, seperti asam salisilat, natrium sulfacetamide, atau benzoil peroksida. Asam salisilat dapat membantu membuka kembali pori-pori kulit yang tersumbat dan mengurangi pembengkakan kulit. Sementara itu, benzoil peroksida dapat membantu pengelupasan kulit dan dapat membunuh bakteri. Natrium sulfacetamide dapat menghambat pertumbuhan bakteri Untuk menjaga kelembaban kulit anda, pilihlah pembersih wajah yang mengandung emolien (petrolatium, lanolin, mineral oil, dan ceramide) atau humektan (gliserin), yang dapat menjaga kelembaban kulit anda atau zat eksfolian (asam alfa hidroksi) untuk melembutkan bagian kulit yang kasar Gunakanlah toner setelah membersihkan wajah anda untuk mengembalikan keseimbangan pH kulit wajah anda. Selain itu, eksfoliasilah (kelupaskanlah) kulit wajah anda secara teratur untuk mengangkat sel kulit mati dan membantu agar pori-pori kulit anda tetap terbuka sehingga aliran minyak alami yang ada pada kulit anda tetap lancar dan tidak menyumbat pori-pori anda dan menyebabkan terbentuknya jerawat. Gunakanlah pelembab setelah anda membersihkan wajah anda. Gunakanlah pelembab yang bertuliskan non komedogenik (tidak menyumbat pori-pori kulit). Pelembab dapat membantu mencegah kulit menjadi kering, terutama bila anda sedang menggunakan pengobatan anti jerawat seperti benzoil peroksida yang cenderung membuat kulit menjadi kering. Bila anda memiliki kulit berminyak, pilihlah pembersih wajah yang juga mengandung pelembab.   Tips Perawatan Kulit Berjerawat Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah timbulnya jerawat dan iritasi kulit, yaitu: Bersihkanlah wajah anda dua kali sehari, yaitu saat bangun tidur dan sebelum tidur. Jika anda berolahraga dan berkeringat, cucilah wajah anda, atau setidaknya bilas wajah anda dengan air secepat mungkin. Keringat dapat memperburuk jerawat yang telah ada Setiap kali anda membersihkan wajah anda, letakkanlah sedikit cairan pembersih wajah anda pada ujung jari anda kemudian ratakan pada seluruh wajah anda. Bilaslah dengan air hangat. Jangan melakukan scrub karena dapat membuat kulit kering dan merusak kulit anda Bersihkan juga bagian tubuh lainnya yang juga berjerawat (leher, dada, atau punggung) Gunakanlah tabir surya yang mengandung SPF 30 dan memberikan perlindungan terhadap UVA dan UVB setiap kali anda berada di luar ruangan untuk menjaga kulit sensitif anda dari kerusakan akibat sinar matahari. Gunakanlah tabir surya dengan bahan dasar air. Hindari paparan sinar matahari, terutama pada pukul 10.00-14.00. Gunakanlah topi dan pakaian untuk melindungi kulit anda dari paparan sinar matahari. Baca juga: Hilangkan Jerawat Sumber: webmd
 31 Dec 2018    08:00 WIB
Masker Oatmeal Mampu Mengatasi Permasalahan Kulit (Jerawat dan Kulit Kering)
Banyak dari Anda sudah mendengar manfaat dari oatmeal sebagai teman sarapan yang baik. Namun hanya sedikit orang tahu bahwa manfaat oatmeal bukan hanya itu, salah satu manfaat baik oatmeal adalah bermanfaat untuk wajah Anda. Oatmeal berfungsi sebagai penyerap minyak alami sehingga mampu menyerap minyak berlebihan di wajah Anda. Masker dari oatmeal akan membantu mencegah jerawat dan mengempiskan jerawat. Oatmeal juga mengandung antioksidan dan memiliki sifat antiperadangan sehingga mengurangi rasa gatal, cocok untuk kulit kering dan kulit sensitif. Oatmeal juga bermanfaat dalam membantu mengelupas sel kulit mati Berikut ini adalah masker dari oatmeal yang dapat membantu mengatasi masalah kulit Anda: 1.      Masker oatmeal dan madu untuk mengatasi jerawat ¼ cangkir oatmeal yang sudah dihaluskan, Anda bisa menggunakan blender Campurkan ¼ cangkir oatmeal tersebut + ¼ cangkir air putih + 2 sendok teh madu Aduk sampai membentuk pasta kental Oleskan pada wajah dan leher Diamkan selama 10-15 menit Kemudian bilas dengan air hangat Keringkan dengan cara menepuk-nepuk dengan menggunakan handuk   2.      Masker oatmeal dan yogurt Masker ini membantu membersihkan dan menghaluskan kulit Anda. Yogurt plain memiliki enzim yang membantu mengatasi bakteri penyebab jerawat. Yogurt juga berfungsi untuk mengencangkan kulit. Selain itu membantu mengatasi masalah komedo.  Cara membuatnya: Campurkan ¼ cangkir oatmeal yang sudah diblender + 2-3 sendok teh yogurt plain + 1 sendok teh madu Oleskan pada wajah dan leher Diamkan selama 15 menit Kemudian bilas dengan air hangat Percikan air dingin untuk membantu menutup kembali pori-pori wajah Keringkan dengan cara menepuk-nepuk dengan menggunakan handuk Oleskan minyak zaitun ke wajah Anda setelahnya   3.      Masker oatmeal, pisang dan susu Masker ini membantu menutrisi kulit wajah dan membuat kulit menjadi lebih muda. Pisang berfungsi sebagai botoks alami dan susu menutrisi kulit. Masker wajah ini membantu menghidrasi kulit Cara membuatnya: Campurkan 1 sendok teh oatmeal yang sudah dihaluskan + ½ buah pisang + 1 sendok teh susu bubuk Oleskan masker pada wajah Anda Diamkan selama 10-15 menit Bilas sampai bersih dengan menggunakan air hangat Untuk kulit wajah kering gunakan susu krim dan untuk kulit berminyak gunakan susu skim 4.      Masker oatmeal, telur dan minyak zaitun Putih telur kaya akan protein dan berbagai macam vitamin yang membantu mengencangkan pori-pori wajah. Minyak zaitun kaya akan atioksidan yang berguna untuk mengatasi radikal bebas dan juga pelembab yang baik untuk segala jenis kulit. Cara membuatnya: Campurkan 1 butir telur, ambil putihnya + 1 sendok teh oatmeal + 1 sendok teh minyak zaitun Oleskan pada wajah Anda sambil lakukan gerakan memutar Diamkan selama 15 menit Bilas sampai bersih dengan air hangat Keringkan dengan menggunakan handuk yang ditepuk-tepuk ke wajah   5.      Masker oatmeal, madu dan perasan air lemon Cara membuatnya: Campurkan 2 sendok teh oatmeal + 1 sendok teh madu + 1 sendok teh perasan air lemon Oleskan pada wajah Diamkan selama 15 menit Bilas sampai bersih dengan air hangat Masker ini berguna untuk mengatasi kulit kering Manfaat yang dimiliki oatmeal memang banyak, jangan ragu untuk mencoba cara diatas. Lakukan perawatan ini minimal 2x dalam seminggu untuk mendapat hasil yang maksimal. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: naturalbeautytips
 24 Dec 2018    11:00 WIB
Strawberry, Kunci Wajah Mulus Bebas Jerawat & Noda Hitam
  Buah strawberry banyak digemari karena rasanya yang manis  asam dan menyegarkan. Namun tahukah kamu dibalik rasanya, buah berwarna merah ini mengandung banyak Vitamin dan nutrisi yang baik bagi kulit. Strawberry mengandung Vitamin C sebagai antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. Kandungan Vitamin B1, B2, C, dan Provitamin A berperan aktif untuk mencerahkan warna kulit, mencegah penuaan dini, serta menghaluskan kulit.   Vitamin E pada buah ini melindungi dinding sel dari kerusakan akibat radikal bebas di dalam tubuh. Strawberry juga memiliki kandungan asam salicylic untuk mengangkat sel-sel kulit mati serta mengecilkan pori-pori pada kulit. Sehingga, tak hanya cerah saja namun kulit juga akan terlihat lebih kenyal dan segar. Rasakan manfaat Strawberry ini dengan rajin mengonsumsinya (dimakan langsung) setiap hari, atau dengan membuat lulur strawberry. Selanjutnya, cara merawat wajah agar putih dengan membuat masker strawberry bisa dilakukan dengan cara berikut ini: -          Siapkan sebanyak 5 buah strawberry segar. -          Hancurkan dengan menggunakan blender hingga halus. -          Tambahkan dengan 1 sdt madu atau yoghurt. -          Setelah terbentuk masker, oleskan pada wajah dan leher secara merata -          Diamkan hingga 30 menit. -          Bersihkan wajah dengan air dingin. Agar hasilnya lebih maksimal, dan khasiat strawberry benar-benar terasa maka teman-teman harus memakai masker ini seminggu sekali secara rutin. Nah, sekian tips, Cantik itu ngga harus mahalkan ;) Baca juga: Perawatan Alami Untuk Mengobati Jerawat Sumber: Resep Sehat
 13 Nov 2018    11:00 WIB
Ini Dia Perbedaan Antara Jerawat dan Herpes
BentukJerawat biasanya terlihat seperti bisul yang tampak seperti suatu benjolan yang berisi nanah. Sementara itu, herpes tampak seperti suatu benjolan yang berisi cairan jernih (seperti lepuhan). Jerawat biasanya tidak tumbuh berkelompok, sementara herpes biasanya tumbuh berkelompok. LokasiCara lain untuk membedakan jerawat dan herpes adalah lokasi tempat mereka biasa timbul. Jerawat dapat timbul pada daerah wajah, leher, dan bahkan punggung. Akan tetapi, herpes biasanya timbul di dekat daerah mulut, mata, hidung, dan kemaluan dengan bentuk yang menyerupai jerawat.Pada fase awal herpes, kulit anda dapat terasa seperti terbakar, kesemutan atau merasa geli, dan gatal. Daerah kulit yang terkena pun dapat menjadi pecah-pecah. Jerawat jarang menimbulkan rasa nyeri dan gatal bila tidak disentuh. Berkonsultasilah dengan dokter kulit anda bila anda tidak dapat membedakan keduanya.PenyebabJerawat seringkali terjadi akibat adanya minyak yang terjebak di bawah kulit anda. Minyak yang terjebak ini kemudian akan bersatu dan membentuk suatu benjolan atau lepuhan. Jerawat akan membuat kulit berwarna kemerahan dengan bintik putih pada bagian tengah atau atasnya. Herpes dapat terjadi pada daerah mulut (herpes oral) maupun pada daerah kemaluan (herpes genital) yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual (termasuk seks oral yang dapat menyebabkan terjadinya herpes oral). Keduanya disebabkan oleh infeksi virus herpes. PengobatanUntuk mengatasi jerawat, bersihkanlah wajah anda secara teratur untuk mengangkat kotoran dan minyak yang merupakan penyebab jerawat. Jangan memencet jerawat anda karena dapat menyebabkan infeksi berat. Jangan menggunakan riasan bila anda sedang berjerawat. Riasan anda dapat mengiritasi kulit anda dan membuat jerawat anda membengkak semakin besar. Jika anda memiliki jerawat pada daerah punggung, maka jangan menggunakan pakaian ketat. Jangan menyentuh wajah anda dengan tangan yang kotor (cucilah tangan anda terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah anda). Untuk mengatasi herpes, anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Dokter anda mungkin akan memberikan anda sabun cuci wajah khusus, salep, dan obat-obatan oral (diminum melalui mulut). Herpes lebih sulit diobati daripada jerawat. Jerawat dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan bila anda mencuci wajah anda secara teratur, akan tetapi herpes membutuhkan pertolongan medis (penggunaan obat-obatan).Sumber: differencebetween
 17 Oct 2018    16:00 WIB
Bolehkan Mengoleskan Minyak Zaitun Untuk Kulit Berminyak?
Mengoleskan minyak pada kulit berminyak? Siapa yang mau melakukannya? Semua yang diinginkan oleh seseorang yang memiliki kulit berminyak adalah hari kulit bebas minyak, jadi mengapa harus memperburuk keadaan dengan mengoleskan lebih banyak minyak? Hal ini merupakan kesalahpahaman yang umum bahwa menggunakan minyak pada kulit berminyak dapat membuatnya semakin berminyak. Hal ini mungkin saja terjadi. Namun bila  Anda menggunakan minyak zaitun yang jelas hal ini tidak terjadi! Minyak zaitun dapat benar-benar membantu kulit mengurangi produksi minyak berlebih. Kelenjar sebaceous dari kulit memproduksi sebum berlebih yang mengeluarkan minyak dan membuat kulit tampak mengkilap, berminyak dan kusam. Penyumbatan pori-pori pada kulit yang berminyak dapat menyebabkan terjadinya pertumbuhan bakteri, menimbulkan komedo dan jerawat. Minyak zaitun dikenal mampu untuk melarutkan minyak pada kulit tanpa membuat kulit Anda berminyak atau kering. Minyak zaitun tampaknya mempunyai daya "magis" dan sering digunakan dalam terapi kuno untuk membersihkan dan melembabkan kulit. Minyak zaitun bekerja sebagai pelembab kulit yang cocok untuk semua jenis kulit, bahkan untuk kulit yang paling sensitif. Namun, penting untuk diingat bahwa minyak ini harus digunakan atau dioleskan hanya dalam beberapa menit. Apabila digunakan dalam waktu yang terlalu lama dan penggunaan minyak secara berlebihan dapat menimbulkan jerawat di kulit Oleh karena itu jangan takut untuk mengoleskan minyak zaitun untuk Anda yang memiliki kulit berminyak. Sumber: stylecraze
 09 Sep 2018    08:00 WIB
Vaksin Jerawat Lebih Efektif dan Ampuh Dari Yang Lainnya
Jerawat adalah hal yang mungkin banyak orang telah alami. Setidaknya ketika seorang menginjak masa remaja atau mengalami pubertas. Jerawat tidak hanya membuat seorang tidak nyaman namun juga bisa berdapka pada kondisi psikologis seorang. Merasa tidak percaya diri karena adanya jerawat yang menggangu penampilan. Lebih-lebih lagi jerawat kadangkala meninggalkan bekas pada wajah yang bisa bertahan untuk waktu yang lama. Beberapa perawatan yang paling umum untuk jerawat antara lain di dalmnya adalah antibiotik dan retinoid, yang merupakan jenis senyawa kimia yang membantu menjaga kesehatan dan penampilan kulit. Namun perawatan ini tidak selalu efektif dan terkadang bisa menyebabkan efek samping lainnya seperti kulit kering dan iritasi. Menurut Chun-Ming Huang, salah seorang peneliti dari Universitas California di San Diego, pengobatan saat ini tidak efektif bagi 85 persen remaja dan 40 juta orang dewasa di Amerika. Karena kebutuhan ini maka Huang dan timnya sedang mengembangkan vaksin yang efektif dan aman untuk jerawat seperti yang ditampilkan dalam  the Journal of Investigative Dermatology. Untuk pertama kalinya para peneliti berhasil melawan racun yang disekresikan oleh bakteri. Bakteri yang disebut Propionibacterium acnes (biasa disebut sebagai Cutibacterium acnes) menghasilkan racun yang disebut faktor Christie-Atkins-Munch-Peterson (CAMP). Peradangan luka jerawat sebagian besar disebabkan oleh faktor CAMP ini. Dan kabar baiknya sobat sekalian, sejauh ini usaha para peneliti ini menunjukan hasil yang menjanjikan  dan antibodi terbukti efektif melawan sifat-sifat peradangan yang memicu toksin. Emannuel Contassot dari Universitas Zürich di Swiss menjelaskan bagaimana vaksin untuk jerawat bisa lebih aman dan lebih efektif daripada perawatan yang ada dalam sebuah editorial makalah. Namun di sana dia juga mengingatkan vaksin harus memastikan bahwa keseimbangan bakteri pada kulit tidak terpengaruh. Ini dikarenakan ada beberapa bakteri yang juga membantu melindungi kesehatan kulit. Jadi sobat semoga vaksin ini benar-benar terealisasi. Sehingga permasalahan jerawat yang mengganggu kita baik wanita, pria, remaja dan dewasa bisa teratasi. Sobat juga bisa tampil lebih percaya diri. Jika saat ini sobat mengalami peradangan yang disebabkan oleh jerawat dan sangat mengganggu, lebih baik sejak dini segera dikonsultasikan dengan dokter. Tetaplah sehat, tetap semangat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber : www.medicalnewstoday.com
 08 Jun 2018    11:00 WIB
Mengenal Penyebab dan Pengobatan Jerawat Batu (Acne Vulgaris)
Apa itu jerawat batu/acne vulgaris?Acne Vulgaris adalah suatu kelainan kulit yang ditandai dengan erupsi komedo yang terbuka (blackhead), komedo yang tertutup (whitehead) dan jerawat, diikuti dengan daerah kulit kemerahan yang bersisik. Jaringan parut dengan berbagai macam intensitas dapat muncul, tergantung seberapa parah kelainan tersebut. Biasanya hal ini terjadi selama masa remaja (tetapi dapat terjadi pada semua usia), umumnya berlanjut sampai masa dewasa. Ini merupakan bentuk akne yang paling umum, dan dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti kulit yang berminyak, perubahan hormonal, produk kosmetik, kulit mati yang tidak lepas dengan semestinya. Tidak ada pengobatan yang permanen, dengan perawatan yang ditujukan untuk mengurangi efek atau insidensi penimbulannya, dengan cara menghilangkan bakteri, mengendalikan pembentukan minyak pada kulit atau dengan meningkatkan pergantian sel kulit. Akne yang ringan biasanya membaik seiring dengan waktu dan tanpa intervensi apapun, tetapi kebanyakan kasus yang parah dapat menimbulkan kerusakan dan membutuhkan saran dari seorang ahli dermatologi. Bertentangan dengan kepercayaan yang beredar, akne tidaklah menular, juga tidak disebabkan oleh bakteri, dan dapat disembuhkan. Apa gejala acne vulganis?Tanda dan gejala Akne Vulgaris yang mungkin timbul:•  Benjolan atau gumpalan berisi nanah•  Kulit berwarna merah dan bersisik•  Menunjukkan gejala-gejala Blackhead Apakah pengobatan yang bisa dilakukan untuk acne vulgaris?Penanganan dan pengobatan Akne Vulgaris dapat berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:•  Antibiotik•  Cairan Pemutih Oles•  Dermabrasi•  Fototerapi•  Pengelupasan Dengan Bahan Kimia•  Retinoid•  Terapi Fotodinamis•  Terapi Hormon•  Terapi Laser Fraksional Pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak terkena acne vulgarisAcne Vulgaris dapat dicegah bila Anda:•  Berhenti merokok•  Hindari faktor pemicu yang dapat menyebabkan kambuhnya kondisi medis ini•  Hindari lingkungan yang lembab•  Hindari paparan sinar ultraviolet terlalu lama•  Hindari penggunaan Kortikosteroid•  Hindari penggunaan kosmetik pada daerah kulit yang terkena•  Membasuh wajah secara rutin jika anda memiliki kulit berminyak•  Mencuci rambut secara rutin jika anda memiliki rambut berminyak•  Mengelola stres anda dengan baik Ingin mengetahui tentang acne vulgaris lebih lagi? Silahkan baca disiniSumber: cek gejala penyakit