Your browser does not support JavaScript!
 15 Jun 2019    08:00 WIB
Cara Ampuh Membasmi Jerawat di Punggung
Kemunculan jerawat tidak hanya terbatas di wajah, tetapi juga dibagian tubuh yang lain, terutama di punggung dan dada. Munculnya jerawat di punggung disebabkan karena kelenjar sebasea menjadi terlalu aktif. Tetapi tidak seperti di wajah, jerawat di punggung biasanya menimbulkan pembengkakan yang lebih besar karena pori-pori dipunggung lebih besar daripada di wajah dan juga punggung Anda menghasilkan minyak lebih banyak lagi. Berikut adalah beberapa bahan alami untuk menghilangkan jerawat yang muncul di punggung : ExfoliasiProses eksfoliasi akan membuang sel-sel kulit yang mati dan menyumbat pori-pori kulit di punggung. Anda dapat menggunakan loofaf atau sponge yang memiliki pegangan sehingga dapat mencapai daerah punggung yang tidak terjangkau tangan. Setelah selesai menggosok kulit Anda kemudian keringkan dan aplikasikan krim yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat untuk mencegah jerawat muncul kembali. Hindari penggunaan sabun yang kerasKadar pH kulit yang normal adalah 4,4. Tetapi jika Anda menggunakan sabun yang keras, tingkat pH kulit Anda akan mencapai 5, dan akan menyebabkan kulit kering, pecah-pecah dan muncul noda-noda. Sabun yang keras juga menyebabkan minyak pada kulit menghilang dan menimbulkan jerawat di punggung. Jika Anda memiliki jerawat di punggung sebaiknya hindari penggunaan sabun ini. Cuka apelMenggunakan cuka apel dapat membantu mempertahankan keseimbangan pH sehingga bisa menghindari terjadinya jerawat. Yang harus Anda lakukan adalah mencampurkan 1 bagian cuka apel dengan satu bagian air yang sudah difilter dan letakkan ke botol semprot. Setelah Anda mandi, semprotkan campuran cuka apel ini ke punggung Anda dan biarkan mengering. Anda juga dapat mengulanginya sebelum Anda tidur agar mendapat hasil yang lebih baik. Baking sodaAnda dapat mencampurkan baking soda dengan air dan aplikasikan ke punggung Anda untuk mengontrol kelenjar keringat di punggung Anda dan juga mencegah munculnya bakteri. Gunakan pakaian yang longgar dan bersihSelain cara-cara alami di atas, jika kulit punggung Anda cenderung berjerawat, gunakanlah pakaian yang longgar dan berbahan katun yang memungkinkan kulit bernafas.Sumber: healthmeup
 30 Apr 2019    11:00 WIB
Kulit Berminyak, Kenapa Ya ?
Semua orang ingin memiliki kulit yang lembut, kenyal dan tidak terlalu berminyak. Salah satu permasalahan pada kulit yaitu kulit berminyak. Kulit berminyak biasanya rentan untuk mengalami jerawat. Ada beberapa penyebab kulit berminyak: 1.      Genetik Gen disini yang mempunyai peran kunci. Jadi sangat disayangkan bahwa orang-orang yang mempunyai gen seperti ini akan sulit untuk dapat menyingkirkan kulit berminyak, yang dapat dilakukan beberapa metode untuk mengendalikan sekresi sebum dan jerawat. 2.      Kotor Kotoran yang menempel di permukaan kulit akan menyumbat pori-pori sehingga terjadi produksi minyak berlebihan   3.      Efek dari produk perawatan kecantikan Penggunaan pembersih dan toner yang mengandung asam salisilat dapat menghilangkan minyak alami dari kulit dan dengan demikian merangsang produksi minyak berlebih. Kulit berminyak menuntut perawatan yang lebih intensif jika dibandingkan dengan kulit kering. Kulit berminyak menyebabkan banyak masalah pada kulit seperti komedo, jerawat. Langkah-langkah untuk merawat kulit berminyak: Mencuci wajah - tidak boleh terlalu sering karena akan membuat kulit kering dan kulit produksi minyak berlebih kemudian membuat kulit semakin berminyak Pembersih wajah - gunakan gel pembersih gel atau minyak pembersih Pelembab - gunakan pelembab kulit dua kali sehari Pengelupasan kulit- melakukan pengelupasan kulit Anda setidaknya 3 sampai 4 kali setiap minggu Banyak orang yang memiliki kulit berminyak cenderung menghindari menggunakan pelembab. Faktanya adalah bahwa kulit yang berminyak cenderung mengalami dehidrasi, sehingga seseorang harus setidaknya menggunakan pelembab dua kali dalam sehari. Sumber: stylecraze
 10 Apr 2019    11:00 WIB
Obat Alami Dijamin Manjur Untuk Jerawat Batu (Rosasea)
Jerawat batu atau rosasea sering ditandai dengan munculnya jerawat yang besar dan merah di sebagian atau seluruh wajah. Rosasea sering dikira jerawat biasa, padahal rosasea sangat berbeda dan lebih berbahaya dibandingkan jerawat biasa. Walaupun tidak dapat menyembuhkan secara sempurna, jerawat dan masalah kulit lainnya sebenarnya dapat diobati. Berkonsultasi dengan dokter kulit memang diperlukan untuk mengobati rosasea tetapi ada beberapa pengobatan alami yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengobati jerawat dan rosasea di wajah Anda. Berikut ini merupakan pengobatan alami yang dapat Anda lakukan: 1.  Garam EpsomCampurkan sedikit garam epsom kedalam air hangat dan aplikasikan ke wajah secara teratur menggunakan spons. Mungkin akan timbul sensasi tertusuk di wajah dan campuran ini tidak berbau. Campuran garam epsom ini baik untuk mengobati kemerahan dan jerawat yang muncul di wajah Anda. Gunakan spons untuk mengaplikasikan campuran ini dan jangan basuh wajah Anda setelahnya. 2.  Milk of Magnesia atau Susu MagnesiumMilk of magnesia atau susu magnesium merupakan kandungan dari obat maag. Susu magnesium memang tidak dapat mengobati rosasea tetapi menjaganya tetap terkontrol. Setelah Anda mengaplikasikan susu magnesium ke wajah tunggulah beberapa saat kemudian cucilah dengan sabun antibakterial. 3.  Supplemen MagnesiumSupplemen magnesium yang biasanya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi ternyata mempunyai efek samping yang sangat menguntungkan karena dapat mengobati masalah rosasea. Ingatlah untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat ini. 4.  Ubah Diet AndaMakanan juga sangat mempengaruhi kesehatan kulit Anda. Cobalah untuk mencari tau penyebab kemerahan pada pipi Anda. Kebanyakan orang akan mengalami kulit kemerahan dan berjerawat setelah makan telur atau makan makanan yang berminyak. Setelah Anda menemukan penyebab kemerahan di wajah Anda, cobalah untuk menghindarinya. 5.  Minyak Tea Tree dan SerumAplikasikan minyak tea tree dan serum pada wajah untuk mengobati masalah rosasea Anda. Aplikasikan pada malam hari dan jangan lupa untuk membersihkannya sebelum Anda tidur.Minum banyak air putih juga akan menjaga rosaseea tetap terkontrol. Jangan pernah mencuci wajah Anda dengan sabun yang keras atau memencet jerawat Anda karena hal tersebut akan membuat keadaan semakin buruk. Memang belum ada pengobatan yang pasti dapat menghilangkan rosasea, tetapi dengan menjaga kulit tetap bersih dan melakukan tindakan pencegahan umtuk munculnya jerawat dengan mengikuti tips diatas akan membuat wajah Anda lebih sehat. Juga jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan terapi yang tepat. Anda harus menangani rosasea dengan tepat karema rosasea bisa merusak tidak hanya kulit wajah tetapi juga mata Anda.Sumber: magforwomen
 26 Mar 2019    18:00 WIB
Posisi Jerawat Bisa Menandakan Penyakit Yang Dialami
Tahukah Anda bahwa kulit ternyata merupakan "iklan berjalan" bagi keadaan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan? Jerawat merupakan salah satu cara tubuh "memberitahu" apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam tubuh Anda. Jadi, jerawat bukanlah suatu gangguan kulit yang timbul di sembarang tempat yang disukainya. Jerawat dapat merupakan petunjuk mengenai kesehatan dan kebersihan tubuh Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat apa sebenarnya arti jerawat pada wajah Anda berdasarkan pada tempat di mana ia tumbuh.   Jerawat Pada Dagu, Rahang, dan Leher Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena Anda akan segera mendapat menstruasi. Hal ini dikarenakan kadar hormon testosteron akan mengalami fluktuasi selama Anda menstruasi dan membuat kelenjar minyak di wajah Anda memproduksi lebih banyak minyak, yang tentu saja dapat menyebabkan pori-pori kulit Anda tersumbat dan terbentuklah jerawat.   Jerawat Pada Hidung dan Dahi Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena Anda sedang merasa stress. Saat stress tubuh Anda akan menghasilkan adrenalin, yang akan meningkatkan produksi minyak dan memicu timbulnya jerawat.   Baca juga: Ini Dia Diet Anti Jerawat!   Jerawat Pada Garis Rambut Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena Anda menggunakan produk perawatan rambut secara berlebihan. Saat Anda ingin menggunakan gel rambut, pastikan Anda tidak mengoleskannya hingga ke kulit wajah Anda. Selain itu, cucilah tangan Anda hingga bersih sebelum Anda menyentuh kulit wajah Anda setelah menggunakan gel pada rambut karena dapat membuat pori-pori kulit Anda tersumbat.   Jerawat Pada Pipi Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena Anda sering menyentuh pipi Anda dengan tangan yang kotor atau kulit bertempelan dengan telepon genggam yang kotor. Benda apapun yang menempel cukup lama pada kulit wajah Anda dapat menyebabkan pori-pori kulit Anda tersumbat oleh kotoran dan bakteri.   Jerawa di Sekitar Mulut Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena makanan yang Anda konsumsi. Sisa makanan yang berasal dari makanan asam dapat mengiritasi kulit Anda dan memicu terjadinya peradangan. Selain itu, makanan yang digoreng pun juga dapat memicu timbulnya jerawat pada kulit Anda karena akan menyumbat pori-pori kulit.   Jerawat Pada Dada dan Punggung Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini karena Anda menggunakan bra atau pakaian yang salah. Pakaian berbahan katun memang dapat membantu menyerap keringat Anda, tetapi juga membuat keringat tersebut terus melekat pada kulit Anda. Oleh karena itu, bila Anda berolahraga dengan mengenakan pakaian berbahan katun, maka hal ini akan membuat kulit Anda lembab. Daerah lembab merupakan daerah yang paling baik bagi perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cosmopolitan
 15 Mar 2019    08:00 WIB
Penyebab Timbulnya Jerawat Pada Pria
Setiap pria pasti pernah mengalami timbulnya jerawat, terutama pada saat memasuki masa puberitas pada masa remaja, akan tetapi beberapa pria dapat terus menerus mengalami jerawat hingga bertahun-tahun kemudian.   Penyebab Sebagian besar jerawat yang terjadi pada pria disebabkan oleh perubahan kadar hormon. Perubahan hormon ini menyebabkan kelenjar minyak kulit menghasilkan minyak yang kemudian dapat menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan pertumbuhan bakteri sehingga timbullah jerawat. Setiap pria yang ayahnya memiliki jerawat yang berat kemungkinan besar akan mengalaminya juga. Beberapa jenis obat-obatan seperti lithium dan kortikosteroid juga dapat memicu timbulnya jerawat.   Serangan Jerawat Pria seringkali mengalami pertumbuhan jerawat pada wajah dan punggung. Berkeringat dapat memperburuk keadaan ini. Timbulnya jerawat di punggung sering terjadi saat cuaca panas atau setelah berolahraga. Jerawat yang tumbuh di punggung anda biasanya lebih sulit diobati daripada jerawat pada wajah anda. Selain itu, beberapa pria dewasa seringkali mengalami benjolan akibat mencukur jenggot atau kumis yang tampak seperti jerawat. Benjolan ini dapat disebabkan oleh rambut yang tumbuh ke dalam atau karena cara mencukur yang salah.   Apa yang Dapat Dilakukan? Menjaga kulit anda tetap bersih merupakan salah satu cara pencegahan timbulnya jerawat. Pilihlah obat pencuci wajah yang sesuai dengan jenis kulit anda dan bersihkanlah wajah anda dua kali setiap hari. Wajah Bersihkanlah wajah anda dua kali setiap harinya. Jangan terlalu sering mencuci wajah anda karena hal ini dapat membuat kulit menjadi kering dan teriritasi yang juga dapat memicu timbulnya jerawat. Berhati-hatilah saat mencukur jenggot atau kumis anda. Gunakanlah pisau cukur yang bersih. Jika anda sering mengalami timbulnya benjolan setelah mencukur, maka cobalah menggunakan pisau cukur elektrik dan jangan terlalu sering mencukur. Punggung Saat mandi, bersihkanlah juga daerah punggung anda, termasuk daerah yang sulit dicapai oleh tangan anda. Anda dapat menggunakan busa mandi dengan pegangan untuk memudahkan anda mencapai bagian tersebut. Jerawat Batu Jika jerawat anda sulit hilang, maka anda mungkin memerlukan pengobatan jerawat lainnya. Anda dapat menggunakan krim wajah yang mengandung benzoil peroksida, tetapi jangan menggunakannya terlalu banyak karena dapat membuat kulit kering. Selain itu, penggunaan antibiotika atau retinoid atau isotretinoin juga dapat membantu. Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai pengobatan apa yang dapat dilakukan dan obat apa yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah anda.   Sumber: webmd
 06 Mar 2019    08:00 WIB
Jerawat Sering Tumbuh di Daerah Bokong, Ini Solusinya!
Tahukah Anda bahwa jerawat ternyata tidak hanya dapat tumbuh di daerah wajah, tetapi juga dapat tumbuh di daerah punggung, leher, dan bokong? Jerawat pada tubuh atau yang biasa dikenal dengan nama bisul terjadi saat sel-sel kulit mati dan bakteri terjebak di dalam folikel rambut. Timbulnya jerawat di daerah bokong lebih sering dialami oleh para wanita yang rajin berolahraga. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu mengatasi dan mencegah timbulnya jerawat atau bisul di daerah bokong.   1.      Gunakan Sabun yang Mengandung Benzoil Peroksida Untuk mengatasi jerawat, gunakanlah sabun mandi yang mengandung benzoil peroksida. Zat ini dapat membantu mengeringkan dan mengelupas sel kulit mati yang menyumbat folikel rambut pada kulit.   2.      Buka Sumbatan Pori-pori Kulit Anda Dengan Bantalan Asam Salisilat Cegahlah timbulnya jerawat dengan membuka sumbatan pori-pori kulit beberapa kali setiap minggunya dengan menggunakan bantalan (pad) yang mengandung asam salisilat.   3.      Gunakan Pelembab yang Mengandung Asam Laktat Adanya asam laktat pada beberapa jenis pelembab dapat membantu mengelupas sel-sel kulit mati, yang dapat membantu mengatasi jerawat.   4.      Segera Mandi Setelah Berolahraga Duduk dengan masih menggunakan baju olahraga Anda setelah berolahraga dapat menyebabkan timbulnya jerawat pada bagian bokong Anda. Akan lebih baik, bila Anda segera mandi setelah selesai berolahraga dan hindarilah duduk dengan masih menggunakan baju olahraga Anda karena baju tersebut mengandung banyak bakteri.   Sumber: womenshealthmag
 13 Feb 2019    11:00 WIB
Awas! Jangan Pencet Jerawat di Telinga!
Jerawat muncul di telinga??? Hal ini memang sangat mengganggu dan tentu saja sakit, akan tetapi, jangan coba-coba untuk memencetnya!!! Anda mungkin telah mencuci bersih tangan Anda, akan tetapi apakah Anda yakin kuku Anda bebas dari kuman? Adanya kuman di dalam kuku atau tangan Anda saat Anda memencet jerawat di telinga Anda tersebut akan membuat kuman masuk atau "berpindah" dari tangan ke dalam kulit Anda dan memperburuk infeksi yang telah terjadi di sana.   Baca juga: 10 Jenis Makanan Pemicu Jerawat   Daripada memencet jerawat Anda tersebut, gunakanlah cotton bud untuk mengoleskan benzoil peroksida 10% pada permukaan jerawat hingga jerawat menghilang. Benzoil peroksida memiliki zat anti radang dan anti kuman, yang berarti dapat mengurangi bengkak pada jerawat sekaligus membunuh kuman di dalamnya. Untuk mencegah timbulnya kembali jerawat di area telinga Anda, mulailah perhatikan kebersihan telinga Anda tersebut. Caranya adalah dengan membersihkan telinga Anda juga saat Anda sedang mencuci wajah Anda. Selain itu, setelah Anda mengeringkan area telinga dengan handuk bersih dan kering, oleskanlah astringen yang mengandung asam salisilat. Asam salisilat akan membuat pori-pori kulit yang tersumbat oleh kotoran dan minyak berlebih. Dan saat Anda membersihkan telinga, jangan lupa untuk membersihkan daun telinga Anda dengan kapas beralkohol setidaknya 1 minggu sekali atau saat Anda melihat daun telinga Anda tampak berminyak.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 05 Feb 2019    16:00 WIB
PRP, Cantik Dengan Darah Sendiri
Apakah PRP itu? Platelet Rich Plasma atau yang lebih dikenal dengan PRP merupakan terapi dengan mengambil darah dari pasien sendiri. PRP telah lama digunakan sejak tahun 1987 untuk mempercepat penyembuhan pada gigi, kasus ortopedi dan tindakan bedah plastik. Kemudian dalam beberapa tahun berlakangan, PRP juga memberikan manfaat untuk peremajaan wajah. Bertambahnya usia, paparan sinar matahari, serta polusi yang berlangsung terus-menerus dapat membuat wajah keriput dan muncul bercak kecokelatan serta vlek. Hal itu tentu mengurangi kecantikan Anda. Salah satu perawatan yang bisa Anda lakukan adalah dengan memanfaatkan plasma darah yang dapat merangsang serta menstimulasi sel baru pada kulit wajah. Perawatan ini biasa disebut Platelet Rich Plasma. Perawatan ini menggunakan plasma darah yang diambil dari darah pasien itu sendiri sebagai media utamanya. Prosesnya sederhana. Darah diambil dari pasien, lalu diproses menggunakan alat khusus. Darah yang sudah terurai mengandung zat yang disebut Platelet Rich Plasma (PRP). Zat ini mengandung sumber growth factor atau zat penentu pertumbuhan sekaligus yang merangsang sel untuk mengadakan berbagai macam perbaikan. Perbaikan yang dimaksud dapat meremajakan kulit, memperbaiki kondisi kulit, menghilangkan kerutan, mencerahkan kulit, menghilangkan jerawat, melembabkan dan menutrisi kulit, serta mengurangi jerawat, bekas cacar, dan luka bekas jerawat.  Setelah mendapatkan PRP, perawatan pun dimulai. Prosesnya sangat cepat. Cairan PRP disuntikkan secara halus ke lapisan kulit agar memungkinkan meresap hingga ke bagian kulit terdalam. Selain disuntik bisa juga digunakan sebagai masker. Karena menggunakan darah si pasien sendiri maka perawatan ini sangat aman dan tidak akan menimbulkan efek samping ataupun alergi. Perlu diingat, perawatan ini harus dilakukan langsung oleh dokter ahli. Karena menggunakan darah Anda sendiri, tentu saja dapat meminimalisir efek samping terjadinya alergi dan reaksi hipersensitivitas. Dalam bidang dermatologi (kulit), PRP dapat memberikan efek peremajaan pada kulit seperti meningkatkan tekstur dan warna kulit, mengurangi kerutan, meningkatkan produksi kolagen dan elastin serta mengurangi acne scar. Kasus yang dapat ditangani dengan PRP Kerontokan rambut Peremajaan wajah Kerutan Photo damage Diabetic foot ulcer (gangren pada pasien diabetes) Luka bekas operasi, luka robekan Post traumatic scar Luka bakar Acne scar (bekas jerawat) Kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan terapi Platelet Rich Plasma: Critical thrombocytopenia (jumlah platelet yang rendah) Hipofibrinogenemia Gangguan hemodinamik Sepsis Infeksi akut dan kronis Penyakit hati kronis Pasien yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah (anti koagulan) Setelah Anda melakukan terapi PRP, Anda dapat langsung melakukan aktivitas seperti biasa. Berikut adalah hal-hal yang harus Anda hindari setelah melakukan terapi: Hindari terpapar sinar matahari langsung selama 2-3 hari Hindari berendam di air panas, sauna atau pergi berenang selama 2-3 hari Hindari paparan suhu yang terlalu ekstrim (misalnya terlalu panas atau terlalu dingin) selama 2-3 hari Hindari berolahraga atau beraktivitas fisik berat 24 jam pasca terapi Jangan melakukan terapi tambahan seperti peeling, laser dan lainnya selama paling tidak 2 minggu. Kontroversi Meski sebagian besar kalangan, meyakini, treatmen ini aman dilakukan, namun seorang dermatologis asal Brigham and Women’s Hospital justru merasa ragu. "Tidak ada ilmu pengetahuan yang mendukung terapi itu," ujar Dr Joseph Merola, dermatologis dari Brigham and Women’s Hospital, dilansir Boston. Menurutnya, semua faktor untuk peremajaan kulit sudah ada di dalam lapisan kulit manusia. Dr Joseph juga menambahkan bahwa faktor infeksi menjadi hal yang harus dipertimbangkan saat melakukan terapi ini.  Jangan sampai melakukannya tanpa pengawasan tim medis terpercaya. Walaupun terapi ini tampaknya mulai menjadi tren, belum ada bukti terpercaya apakah PRP atau dikenal juga dengan istilah facial darah atau vampire facial ini dapat memberi hasil maksimal untuk membangun kembali kolagen. Menurut Dr Jeff Spiegel, seorang ahli bedah plastik Chestnut Hill, "Setiap kali Anda menyuntikkan darah ke wajah, akan terlihat perbaikan pada kulit, tetapi ini biasanya hanya bertahan tiga hingga empat hari."  Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Bila Kadar Gula Darah Anda Terlalu Rendah??? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: merdeka
 18 Jan 2019    11:00 WIB
Mengenal Pustula Dan Pengobatannya
Jerawat, huff…bikin BT, apalagi kalau kulit kita putih, kelihatan sekali. Nah guys! Jerawat kadang bisa sangat mengganggu kalau menimbulkan sakit, bukan hanya mengganggu penampilan kita, tapi juga terkadang jerawat bisa menimbulkan gatal. Nah mau tahu penyebabnya dan kenapa tamu tidak diundang ini bisa muncul. Mari kita bahas! Pustula (Jerawat) adalah bercak kulit yang penuh cairan kekuningan yang disebut nanah. Pustula dapat berkembang di bagian tubuh mana pun, tetapi paling sering terbentuk di bagian belakang, dada, dan wajah. Pustula dapat ditemukan dalam kelompok di area tubuh yang sama.    Pustula muncul ketika kita memiliki semacam infeksi, tubuh kita mencoba melawannya dengan sel darah putih. Itu bisa menghasilkan campuran cairan yang terinfeksi dan sel darah putih yang mati (nanah).   Pustula juga biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon atau perubahan hormon dalam tubuh. Ini adalah kondisi kulit yang sangat umum, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Jadi pada dasarnya Pustula dapat terbentuk ketika kulit kita meradang akibat reaksi alergi terhadap makanan, alergen lingkungan, atau gigitan serangga beracun. Namun, penyebab paling umum pustula adalah jerawat. Jerawat berkembang ketika pori-pori kulit kita menjadi tersumbat dengan minyak dan sel-sel kulit mati. Penyumbatan ini menyebabkan bercak kulit membengkak, dan menghasilkan pustula. Pustula biasanya mengandung nanah karena infeksi rongga pori. Penyebab-penyebab Pustula : Jerawat: Kondisi kulit yang sangat umum ini menyebabkan pustula yang lebih besar dari jerawat biasa. Terjadi ketika salah satu dari pori-pori di kulit kita menjadi sangat iritasi sehingga dinding kulit pecah. Psoriasis: Ini adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak merah, gatal, dan bersisik di kulit kita. Infeksi, stres, karena bahan kimia tertentu, dan beberapa obat semuanya dapat memicu serangan psoriasis pustular. Rosacea: Kondisi kulit ini biasanya membuat kulit wajah kita memerah dan menyebabkan jerawat. Tetapi suatu bentuk penyakit yang dikenal sebagai rosacea inflamasi dapat menyebabkan pustula. Cacar Air: Penyakit masa kecil ini dan penyakit lain yang disebabkan oleh virus terkait menyebabkan lesi kulit yang menjadi pustula saat penyakit ini berkembang. Pemfigus IgA: Pustula juga merupakan gejala dari penyakit langka ini yang membuat sistem kekebalan kita hidup dengan sendirinya. Cacar: Pustula adalah salah satu tanda paling jelas dari penyakit mematikan yang menewaskan jutaan orang di abad-abad terakhir ini. Berkat vaksin, itu tidak berbahaya lagi. Lalu bagaimana mengobati Pustula ? Mengobati Pustula, biasanya kita memberikan obat topikal pada kulit kita atau perawatan tanpa resep seperti lotion kalamin atau gel benzoil peroksida yang mungkin dapat membantu mengatasi Pustula. Pustula kecil bisa hilang begitu saja tanpa pengobatan. Jika pustula kecil menetap, akan sangat membantu untuk mencuci kulit kita dengan menggunakan air hangat dan pembersih wajah ringan. Melakukan ini dua kali sehari akan membantu menghilangkan penumpukan minyak, yang merupakan penyebab utama jerawat. Pastikan untuk selalu membersihkan wajah kita. Menggosok pustula dengan waslap dapat mengiritasi kulit kita. Anda mungkin juga ingin menggunakan obat jerawat, sabun, atau krim bebas resep untuk mengobati pustule atau jerawat kecil. Produk topikal terbaik untuk mengobati pustula mengandung peroksida, asam salisilat, dan belerang. Namun, perawatan ini tidak boleh digunakan di area genital kita. Dan jika kita memiliki alergi belerang, pastikan untuk tidak menggunakan produk apa pun yang mengandung bahan itu. Produk OTC membantu mengobati pustula dengan mengeringkan lapisan atas kulit dan menyerap minyak permukaan berlebih. Beberapa produk kuat dan dapat menyebabkan kulit kita menjadi sangat kering dan mengelupas. Jika kita memiliki kulit sensitif, cari produk yang dibuat khusus untuk jenis kulit kita sehingga kondisi kita tidak bertambah buruk. Mungkin kita tergoda untuk mengeluarkan pustula dengan memencetnya, tetapi kita tidak boleh memencet, mengambil, atau mencubitnya. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan pada kulit kita atau memperburuk infeksi. Kita juga tidak boleh menggunakan produk berbasis minyak, seperti lotion atau petroleum jelly, di area yang terkena pustula. Produk-produk ini selanjutnya dapat memblokir pori-pori kita dan menyebabkan lebih banyak pustula tumbuh. Nah, kalau masih ada gangguan yang berlebih, atau lama sembuh baiknya datang ke Dokter Spesialis kulit (Spkk).
 14 Jan 2019    08:00 WIB
Tips Memilih Pembersih Untuk Wajah Berjerawat
Bagi anda yang memiliki wajah berjerawat, dibutuhkan perhatian dan waktu lebih untuk merawat kulit wajah anda, termasuk saat membersihkannya. Bila wajah anda berjerawat, maka memilih pembersih wajah yang tepat dapat membantu mengangkat berbagai bakteri pada kulit yang dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat. Selain itu, membersihkan wajah secara menyeluruh juga dapat mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit anda, yang mempermudah penyerapan obat jerawat anda. Untuk mencegah dan mengatasi jerawat, pilihlah pembersih wajah yang dapat mengangkat kotoran dan menjaga kulit anda tetap bersih. Hindari penggunaan sabun wajah yang keras karena dapat membuat kulit wajah anda menjadi kering. Pembersih wajah yang kasar dan scrub wajah dapat membuat kulit anda menjadi kemerahan, teriritasi, dan memicu timbulnya jerawat. Berkonsultasilah dulu dengan dokter anda mengenai pembersih wajah mana yang dapat membantu mencegah pembentukan jerawat dan yang sesuai dengan jenis kulit wajah anda.   Tips Memilih Pembersih Wajah Pembersih wajah yang bagus tidak selalu merupakan pembersih wajah yang mahal. Beberapa hal yang sebaiknya anda perhatikan saat memilih pembersih wajah anda adalah: Pilihlah pembersih wajah yang lembut, tidak abrasif, dan bebas alkohol Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai pembersih wajah mana yang sesuai dengan pengobatan jerawat dan jenis kulit anda Perhatikan komposisi pembersih wajah anda. Beberapa pembersih wajah juga mengandung zat-zat yang dapat melawan jerawat dan juga dapat mencerahkan kulit anda, seperti asam salisilat, natrium sulfacetamide, atau benzoil peroksida. Asam salisilat dapat membantu membuka kembali pori-pori kulit yang tersumbat dan mengurangi pembengkakan kulit. Sementara itu, benzoil peroksida dapat membantu pengelupasan kulit dan dapat membunuh bakteri. Natrium sulfacetamide dapat menghambat pertumbuhan bakteri Untuk menjaga kelembaban kulit anda, pilihlah pembersih wajah yang mengandung emolien (petrolatium, lanolin, mineral oil, dan ceramide) atau humektan (gliserin), yang dapat menjaga kelembaban kulit anda atau zat eksfolian (asam alfa hidroksi) untuk melembutkan bagian kulit yang kasar Gunakanlah toner setelah membersihkan wajah anda untuk mengembalikan keseimbangan pH kulit wajah anda. Selain itu, eksfoliasilah (kelupaskanlah) kulit wajah anda secara teratur untuk mengangkat sel kulit mati dan membantu agar pori-pori kulit anda tetap terbuka sehingga aliran minyak alami yang ada pada kulit anda tetap lancar dan tidak menyumbat pori-pori anda dan menyebabkan terbentuknya jerawat. Gunakanlah pelembab setelah anda membersihkan wajah anda. Gunakanlah pelembab yang bertuliskan non komedogenik (tidak menyumbat pori-pori kulit). Pelembab dapat membantu mencegah kulit menjadi kering, terutama bila anda sedang menggunakan pengobatan anti jerawat seperti benzoil peroksida yang cenderung membuat kulit menjadi kering. Bila anda memiliki kulit berminyak, pilihlah pembersih wajah yang juga mengandung pelembab.   Tips Perawatan Kulit Berjerawat Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah timbulnya jerawat dan iritasi kulit, yaitu: Bersihkanlah wajah anda dua kali sehari, yaitu saat bangun tidur dan sebelum tidur. Jika anda berolahraga dan berkeringat, cucilah wajah anda, atau setidaknya bilas wajah anda dengan air secepat mungkin. Keringat dapat memperburuk jerawat yang telah ada Setiap kali anda membersihkan wajah anda, letakkanlah sedikit cairan pembersih wajah anda pada ujung jari anda kemudian ratakan pada seluruh wajah anda. Bilaslah dengan air hangat. Jangan melakukan scrub karena dapat membuat kulit kering dan merusak kulit anda Bersihkan juga bagian tubuh lainnya yang juga berjerawat (leher, dada, atau punggung) Gunakanlah tabir surya yang mengandung SPF 30 dan memberikan perlindungan terhadap UVA dan UVB setiap kali anda berada di luar ruangan untuk menjaga kulit sensitif anda dari kerusakan akibat sinar matahari. Gunakanlah tabir surya dengan bahan dasar air. Hindari paparan sinar matahari, terutama pada pukul 10.00-14.00. Gunakanlah topi dan pakaian untuk melindungi kulit anda dari paparan sinar matahari. Baca juga: Hilangkan Jerawat Sumber: webmd