Your browser does not support JavaScript!
 11 Dec 2019    18:00 WIB
Manfaat Madu Untuk Kecantikan
Sejak berabad-abad lalu madu telah digunakan banyak wanita untuk perawatan kulit dan kecantikan. Ya, madu tak hanya digunakan saat kita membuat kue, teh, maupun kopi tetapi juga bagus untuk kesehatan dan kecantikan karena memiliki kandungan alami yang bermafaat bagi kulit seperti antioksidan, antibakteri, vitamin B dan vitamin C. Berikut beberapa cara untuk menggunakan madu untuk kesehatan dan kecantikan: Scrub wajah Jika kulitmu sensitif dan takut untuk menggunakan berbagai produk kecantikan, maka kamu bisa menggunakan madu. Siapkan madu dan gula merah sebagai scrub pengganti. Tambahkan juga lemon dan minyak zaitun. Cara ini bisa mengangkat sel kulit mati dan membuat kulitmu lembut dan bersinar. Hair conditioner Jika ingin membuat rambutmu bersinar, kamu bisa menggunakan madu sebagai conditioner. Campurkan satu sendok makan madu dan air hangat, dan cuci rambutmu dengan campuran tersebut. Sebelum dibasuh, diamkan selama kurang lebih satu jam untuk hasil yang lebih baik. Lakukan cara ini secara rutin. Body lotion Madu tak hanya bermanfaat untuk rambut dan wajah, tetapi juga untuk tubuh. Kamu bisa membuat kulit terhidrasi dengan menggunakan madu sebagai pengganti body lotion. Campurkan 1 sendok makan madu, 1 sendok teh air lemon, dan 2 sendok teh minyak zaitun. Oleskan campuran tersebut ke seluruh tubuh. Diamkan selama 20 menit sebelum dibasuh dengan air. Bersihkan luka bekas jerawat Madu bisa menghilangkan bekas jerawat dan bisa meningkatkan produksi kolagen di kulit. Madu Manuka merupakan jenis madu yang ampuh membasmi luka bekas jerawat. Anda dapat mengoles madu pada bagian yang berjerawat, kemudian diamkan selama 15 menit lalu bilas. Knadungan antibakteri dalam madu dapat membunuh bakteri penyebab jerawat dan membantu penyembuhan luka bekas jerawat. Atasi kulit terbakar Madu bisa menyembuhkan kulit yang terbakar matahari. Jika kamu sudah terlalu lama di bawah sinar matahari, maka kamu bisa menggunakan madu untuk mengurangi rasa sakitnya. Atasi bibir pecah-pecah Jika bibir mengalami pecah-pecah, oleskanlah madu secara rutin. Biarkan bibirmu selama 5 menit kemudian basuh dengan air. Cara ini bisa membuat bibirmu terhidrasi dan akan terasa lebih lembut. Anti penuaan dini Madu dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan. Anda dapat terlihat awet muda karena kandungan madu yang dapat menangkal radikal bebas. Masker alami Caranya yakni campurkan madu sebanyak 2 sendok makan dengan susu sebanyak 1 sendok teh. Aduk hingga rata kemudian oleskan pada wajah anda secara merata, diamkan selama kurang lebih 10-15 menit kemudian bersihan dengan menggunakan air hangat.
 02 Nov 2019    08:00 WIB
Zinc, Apa Saja Manfaat Yang Terdapat Didalamnya ?
Seng, mengapa bahan ini penting untuk tubuh Anda. Berikut adalah manfaat yang dari seng: Seng sangat penting untuk berfungsinya sistem kekebalan tubuh. Terapi seng telah menunjukkan manfaatnya untuk proses penyembuhan ulkus (borok) lambung. Seng dapat membantu mengelola gula darah pada penderita kencing manis. Seng dapat membantu mengatasi dan mengurangi gejala anemia sel sabit. Terapi seng mungkin efektif dalam pengelolaan penyakit Wilson, merupakan kelainan bawaan berupa gangguan metabolisme tembaga di mana hati gagal untuk mengeluarkan tembaga, sehingga terjadi perubahan degeneratif  yang kronis. Meskipun tidak diteliti dengan sangat baik, seng dikatakan dapat menjadi pengobatan alternatif yang aman dan efektif untuk herpes tipe 1 dan 2. Penggunaan seng topikal (oles) atau oral (minum) tampaknya menjadi pengobatan yang aman dan efektif untuk jerawat. Seng mungkin terbukti bermanfaat dalam mengobati ADHD pada anak-anak yang lebih tua dengan BMI yang lebih tinggi. Sebuah penelitian menemukan bahwa suplemen seng mengurangi hiperaktif, impulsif, dan gangguan gejala sosialisasi tetapi tidak mengurangi gejala kurang perhatian pada anak-anak lain. Menurut beberapa penelitian pasien kanker (kanker kepala dan leher) yang menerima suplemen seng bersama dengan radioterapi memiliki hasil klinis yang lebih baik Sampo yang mengandung 1 persen pyrithione seng membantu mengurangi ketombe pada beberapa orang. Seng dapat meningkatkan rasio HDL (kolesterol baik) dengan LDL (kolesterol jahat). Sumber: medindia
 16 Oct 2019    18:00 WIB
Tips Mencegah Timbulnya Jerawat
Jerawat merupakan suatu benjolan bernanah dan nyeri yang terdapat di kulit akibat sumbatan pada kelenjar minyak kulit. Jerawat dapat terjadi pada setiap orang yang biasanya mulai timbul saat pubertas dan mulai berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Berbagai hal yang dapat meningkatkan pembentukan jerawat adalah kulit yang berminyak dan perubahan hormonal. Selain itu, stress dan kurangnya kebersihan diri juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat.   1.      Cucilah Daerah Timbulnya Jerawat Jerawat dapat timbul di mana saja pada kulit anda. Daerah yang paling sering menjadi tempat timbulnya jerawat adalah wajah, leher, dan punggung. Cucilah daerah-daerah tersebut setiap kali anda mandi untuk menghilangkan minyak dan sel kulit mati yang dapat menyumbat kelenjar minyak anda. Jangan mencuci daerah tersebut terlalu sering karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Pilihlah sabun cuci muka yang lembut dan berbasis air serta bebas minyak. 2.      Obat Anti Jerawat Berbagai krim atau bedak anti jerawat dapat anda gunakan untuk mencegah timbulnya jerawat, khususnya pada wajah anda. Gunakanlah produk yang mengandung benzil peroksida atau asam salisilat. 3.      Riasan Wajah Jangan gunakan bedak bayi atau anak lainnya pada wajah anda. Gunakanlah bedak kosmetik sebagai dasar riasan anda. Hapuslah riasan anda sebelum tidur karena riasan dapat menyumbat kelenjar minyak anda. Selain itu, bersihkanlah aplikator riasan anda, seperti kuas atau aplikator bedak anda secara teratur dengan sabun. 4.      Jaga Kebersihan Diri Menjaga kebersihan diri dan mandi setelah aktivitas berat seperti berolahraga dapat membantu menghilangkan kotoran, sel kulit mati, dan minyak dari kulit anda. 5.      Pakaian Longgar Pakaian yang ketat dapat menyebabkan iritasi pada kulit anda dan menjadi jalan masuk kuman. Oleh karena itu, gunakanlah pakaian yang lebih longgar. 
 16 Oct 2019    11:00 WIB
Penanganan Mengatai Gejala Menopause
Menopause merupakan terhentinya menstruasi. Menopause dapat menyebabkan timbulnya beberapa gejala di bawah ini yang seringkali mengganggu aktivitas anda. Berikut terdapat beberapa tips untuk mengatasi gejala-gejala tersebut. Dada Terasa Panas atau TerbakarAnda harus mencatat berbagai hal yang dapat menyebabkan gejala ini. Kopi, alkohol, cuaca panas, dan stress seringkali menjadi penyebabnya. Bila anda sedang mengalami gejala ini, tarik napas melalui hidung anda dan buanglah melalui mulut. Bila gejala sangat berat atau memburuk, segera hubungi dokter anda. Badan Terasa PanasGejala ini sering terjadi pada malam hari dan menyebabkan anda berkeringat serta sulit tidur. Untuk mengatasinya, anda dapat meletakkan sekantong es di bawah bantal kepala anda beberapa jam sebelum tidur, kemudian baliklah bantalnya saat anda tidur. Rasa dingin di bantal kepala anda dapat mengurangi rasa panas yang anda rasakan dan membuat anda dapat tidur lebih nyenyak. Sulit TidurUntuk mengatasi gejala yang satu ini anda dapat melakukan olahraga ringan selambat-lambatnya 3 jam sebelum tidur. Jangan mengemil sebelum tidur dan jangan minum minuman beralkohol. Anda dapat meminum segelas susu hangat untuk membuat tidur anda lebih nyenyak. Bila anda masih sulit tidur, anda dapat membaca buku sampai anda mengantuk. Bila hal ini juga tidak membantu, anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anda. Vagina Mengering Salah satu masalah lainnya yang cukup mengganggu adalah vagina anda mengering di saat anda menopause. Hal ini dapat membuat anda merasa nyeri saat berhubungan seksual. Untuk mengatasi hal ini, anda dapat menggunakan pelumas vagina yang saat ini sudah banyak dijual bebas di pasaran. Gairah Seksual MenurunPerubahan hormonal saat menopause juga seringkali menurunkan gairah seksual anda. Untuk mengatasinya, anda dapat menggunakan metode yang berbeda daripada biasanya untuk meningkatkan gairah seksual anda, misalnya dengan meminta pasangan anda memijat anda atau metode berbeda lainnya. Perubahan MoodSeperti halnya perubahan mood yang terjadi pada masa premenstruasi, pada saat anda memasuki fase awal menopause, anda juga akan mengalami perubahan mood. Perubahan mood yang terjadi biasanya lebih berat daripada saat premenstruasi. Penggunaan obat-obatan seperti pil KB, anti depresi, atau olahraga seperti tai chi, yoga, atau meditasi dapat membantu anda mengatasi masalah ini. Nyeri KepalaNyeri kepala seperti migrain sering timbul pada fase awal menopause. Bila anda sering mengalami nyeri kepala sebelum menopause, maka nyeri kepala ini dapat memburuk. Anda juga harus memperhatikan hal-hal apa saja yang dapat memicu terjadinya nyeri kepala, bila rasa lapar atau kurang tidur membuat anda mengalami gejala ini, anda dapat mulai makan porsi kecil lebih sering atau tidur siang. Rambut Rontok dan Pertumbuhan Rambut Pada WajahPada saat menopause, rambut anda menjadi lebih mudah rontok. Hindari sinar matahari karena matahari membuat rambut kering dan mudah rontok. Selain itu, sering terjadi pertumbuhan rambut baru di tempat yang tidak diinginkan, seperti pada wajah, biasanya di pipi. JerawatPada saat anda akan mengalami menopause, perubahan hormonal yang terjadi menyebabkan jerawat dapat timbul walaupun anda sudah melalui masa pubertas anda. Gangguan Daya IngatGangguan daya ingat juga sering terjadi pada saat awal menopause. Untuk mengatasinya, anda dapat kembali mempelajari hal baru dan mengurangi stress juga dapat membantu.  
 15 Oct 2019    11:00 WIB
Perawatan Alami Untuk Mengobati Jerawat
Jerawat merupakan masalah kulit yang paling sering terjadi baik pada remaja maupun orang dewasa. Jerawat terjadi ketika kelenjar minyak sebasea di kulit terinfeksi dengan bakteri kemudian membengkak dan terisi nanah. Jerawat biasanya terjadi di wajah, punggung dan bahu. Tetapi Anda dapat dengan mudah mengobati jerawat dengan perawatan alami yang dapat Anda lakukan di rumah. Es BatuGunakan es batu untuk menenangkan jerawat yang baru muncul. Es batu akan memperbaiki sirkulasi darah didaerah yang terinfeksi dan juga akan mendinginkan pori-pori kulit. Es batu juga dapat membersihkan kulit dari kotoran dan minyak yang mengendap di kulit. LemonPerasan air lemon kaya akan vitamin C dan juga efektif mengusir jerawat. Perasan lemon akan membuat jerawat mengering dengan sangat cepat. Anda dapat menggunakan perasan air lemon langsung ke jerawat Anda atau totol dengan menggunakan cotton bud ke jerawat Anda kemudian cuci bersih wajah Anda keesokan harinya. Pasta GigiBanyak orang yang menceritakan efektivitas dari pasta gigi untuk mengobati jerawat. Aplikasikan sedikit pasta gigi ke jerawat Anda sebelum Anda pergi tidur dan biarkan semalaman kemudian bersihkan keesokan paginya. Anda akan melihat perubahan signifikan dari ukuran dan pembengkakan dari jerawat. TomatTomat mengandung antioksidan tingii dan dapat berfungsi sebagai astringent alami untuk mengecilkan jerawat yang meradang. Cukup totolkan perasan air tomat dan biarkan 20 menit sebelum Anda bersihkan dengan air. Bawang PutihBawang putih mempunyai kandungan antivirus, antijamur, antiseptik dan antioksidan sehingga dapat membantu mengobati jerawat. Irislah satu siung bawang putih dan oles pada jerawat Anda selama lima menit sebelum Anda membersihkannya dengan air hangat. Ulangi perawatan ini beberapa kali agar kulit Anda bebas dari jerawat.Sumber: healthmeup
 05 Oct 2019    16:00 WIB
8 Kesalahan Pengobatan Jerawat
1. Waktu Pengobatan Terlalu Singkat Kulit bereaksi lambat terhadap pengobatan. Walaupun jerawat cepat timbul, dibutuhkan waktu 6-12 minggu bagi kulit untuk sembuh. Gunakanlah obat setidaknya selama 1 bulan sebelum kembali menggantinya. Beberapa pengobatan bahkan dapat mengiritasi kulit anda selama beberapa minggu. Hal ini disebabkan oleh proses inflamasi dan bukan infeksi. Kadang gejala terlihat memburuk sebelum mulai membaik. 2. Menggunakan Terlalu Banyak Obat di Saat Bersamaan Tidak sabar menunggu satu obat untuk menunjukkan efeknya, anda kemudian menggunakan obat lainnya, dan begitu seterusnya. Hal ini justru dapat memperburuk keadaan kulit anda. Obat yang anda gunakan tidak akan menunjukkan hasilnya dalam waktu singkat. Bersabarlah dan tunggu hasilnya. 3. Terlalu Banyak Membersihkan Kulit Jerawat bukan disebabkan oleh kotoran, jadi jangan membersihkan wajah anda lebih sering saat anda berjerawat. Scrub bahkan dapat menambah iritasi pada kulit anda. Membersihkan wajah secara berlebihan juga dapat mengiritasi kulit wajah anda. Bersihkanlah wajah dua kali sehari. 4. Menggunakan Produk Kecantikan yang Tidak Sesuai Pembersih wajah yang kuat, sabun alkalin, dan produk berbahan dasar alkohol dapat memperburuk jerawat. Gunakanlah produk kecantikan yang sesuai dengan kulit anda. Bila kulit anda cenderung berjerawat, gunakanlah produk yang tidak menyumbat pori-pori anda. Beberapa zat yang terdapat dalam kosmetik, tabir surya, dan pelembab dapat menyumbat pori-pori kulit anda. Zat-zat tersebut adalah isopropil palmitat, isopropil miristat, butil stearate, isopropil isostearat, decyl oleate, isostearil neopentanoat, isosetil stearate, myristle miristat, cocoa butter, lanolin asetat. Selain itu, produk yang mengandung minyak juga dapat menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan timbulnya jerawat 5. Memencet Jerawat Memencet jerawat dapat memperpanjang waktu penyembuhan dan meningkatkan resiko pembentukan jaringan parut. Kuman dapat masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam dan menyebabkan kulit lebih membengkak dan merah. 6. Terlambat Berobat Sebelum menggunakan obat atau perawatan apapun, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda. Bila pengobatan jerawat yang biasa terdapat pada apotek tidak lagi dapat mengatasi jerawat anda, segera hubungi dokter anda. Selain itu, berkonsultasi dengan dokter dapat membantu anda menentukan pengobatan yang terbaik bagi jenis kulit anda, dengan demikian anda dapat memperoleh pengobatan yang lebih sesuai. 7. Dosis Obat Tidak Sesuai Menggunakan obat jerawat secara berlebihan atau justru lebih sedikit daripada dosis yang disarankan dapat memperburuk keadaan anda. Menggunakan obat secara berlebihan dapat membuat kulit semakin kering dan merah. Jangan menggunakan obat jerawat hanya pada jerawatnya saja, gunakanlah juga pada kulit atau area lain tempat jerawat sering tumbuh untuk mencegah tumbuhnya jerawat lain. Sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai dosis obat yang anda perlukan. 8. Berhenti Berobat Setelah Jerawat Sembuh Jangan langsung menghentikan penggunaan obat jerawat setelah jerawat anda sembuh. Turunkanlah dosis obat secara perlahan, dengan demikian jerawat tidak akan segera kembali tumbuh. Beberapa orang bahkan membutuhkan pemakaian obat terus-menerus. Konsultasikanlah hal ini dengan dokter anda.   Sumber: webmd
 30 Aug 2019    18:00 WIB
5 Perbedaan Antara Jerawat dan Rosasea yang Harus Anda Ketahui
Sangat sulit untuk menemukan orang yang tidak mengeluh atau tidak pernah mengeluhkan kondisi kulit mereka. Remaja, dewasa, orang tua, pria, wanita semua orang pernah mengeluh tentang kulit yang bermasalah. Wajah adalah bagian pertama yang dilihat orang dan akan sangat mudah dikenali saat terjadi perubahan warna, noda pada wajah. Hal yang terburuk yang terjadi adalah noda dan perubahan warna pada wajah dapat terjadi berulang kali, bahkan bisa terjadi bersamaan. Sangat sulit untuk mengetahui penyebab dari permasalah kulit tanpa mengunjungi dokter, karena setiap kelainan kulit sering kali terlihat sama oleh orang awam. Dua kondisi yang sering terlihat sama di mata orang awam adalah jerawat dan rosasea. Berikut adalah perbedaan antara jerawat dan rosasea yang harus Anda ketahui sehingga Anda dapat mencari pengobatan yang diperlukan. 1.  JerawatJutaan orang pernah mengalami jerawat dan memang jerawat merupakan penyakit kulit yang paling sering terjadi dan paling sering dialami orang. Anda akan mengalami jerawat saat pori-pori kulit Anda tertutup sebum, minyak yang dikeluarkan kelenjar minyak kulit. Jika pori-pori banyak yang tertutup dan dalam, akan memungkinkan bakteri masuk, berkolonisasi dan menyebabkan pembengkakan. Jika kondisi jerawat Anda memburuk maka kulit wajah Anda akan semakin merah dan membengkak. 2.  RosaseaRosasea adalah kondisi kelainan kulit yang melibatkan pembuluh darah di wajah. Gejala umum dari rosasea adalah kemerahan di wajah yang terus menerus didaerah pipi dan hidung. Kondisi rosasea yang tidak diobati akan mengakibatkan gejalanya bertambah buruk dan Anda akan melihat pembuluh darah di wajah Anda berkumpul dan membesar. Pada kondisi yang jarang dan ekstrim, hidung dan wajah dapat berubah bentuk dan membengkak. Terkadang bahkan rosasea dapat menyebar ke mata dan menyebabkan kerusakan yang signifikan bila tidak ditangani dengan baik. 3.  Usia penderita jerawat dan rosaseaBiasanya jerawat timbul pada usia remaja dan dewasa muda, sedangkan rosasea lebih sering mengenai orang dengan usia lebih dewasa, sekitar 30 tahun keatas. 4.  Kondisi kulit setelah terkena jerawat dan rosaseaJerawat akan mengakibatkan kulit timbul komedo atau komedo berisi endapan nanah putih. Sementara rosasea akan menyebabkan permukaan kulit kemerahan atau daerah-daerah kemerahan pada wajah. 5.  Masalah mataRosasea dapat menyebabkan gangguan mata sementara jerawat hanya menyerang kulit dan tidak menyebar ke organ lain.Hal yan terpenting mengenai jerawat dan rosasea adalah jika Anda harus merawat kulit dan jangan menggaruk wajah Anda. menggaruk wajah hanya akan meninggalkan bekas luka di wajah Anda. Infeksi yang terjadi juga dapat menimbulkan wajah membengkak dan nyeri.Sumber: magforwoman
 25 Jul 2019    16:00 WIB
Kacang Tanah Penyebab Jerawat, Mitos atau Fakta ?
Anda tentunya pernah mendengar anggapan yang mengatakan bahwa kacang dapat memicu terjadinya jerawat. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa hal ini ternyata hanya merupakan suatu mitos belaka? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang sebenarnya dapat memicu terbentuknya jerawat.   Faktor Genetika Jika ada anggota keluarga Anda yang memang memiliki banyak jerawat pada masa mudanya, maka Anda pun kemungkinan besar akan mengalami hal yang sama.   Perubahan Kadar Hormon Perubahan kadar hormonal biasanya terjadi ketika seseorang memasuki masa pubertas atau saat seorang wanita sedang atau akan memasuki masa menstruasi. Saat seseorang memasuki masa pubertas, maka produksi hormon seksnya pun akan meningkat yang menyebabkan produksi minyak oleh kelenjar minyak pun akan meningkat, yang dapat memicu timbulnya jerawat. Perubahan kadar hormonal yang juga terjadi sebelum dan selama masa menstruasi juga dapat memicu timbulnya jerawat.   Kelenjar Minyak Terlalu Aktif Kelenjar minyak dapat menjadi terlalu aktif karena Anda mengkonsumsi makanan yang salah atau memang Anda dilahirkan dengan kelenjar minyak yang demikian. Dengan demikian, Anda pun memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyumbatan pada folikel rambut dan pori-pori kulit, yang menyebabkan terbentuknya jerawat.   Baca Juga: Apa Hubungan Antara Coklat dan Jerawat?   Penumpukkan Sel Kulit Mati Sel kulit mati yang menumpuk akan menyebabkan tersumbatnya folikel rambut dan pori-pori kulit. Hal ini dapat menyebabkan terbentuknya jerawat dan komedo.   Adanya Bakteri di Dalam Pori-pori Kulit Bakteri yang berada di dalam pori-pori kulit dapat menyebabkan munculnya jerawat. Propionibacterium acnes (P. acnes) merupakan bakteri yang sering menyebabkan terjadinya jerawat. Demikian, kacang tanah bukanlah penyebab munculnya jerawat. Malah kacang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan lho!   Sumber: initips
 15 Jun 2019    08:00 WIB
Cara Ampuh Membasmi Jerawat di Punggung
Kemunculan jerawat tidak hanya terbatas di wajah, tetapi juga dibagian tubuh yang lain, terutama di punggung dan dada. Munculnya jerawat di punggung disebabkan karena kelenjar sebasea menjadi terlalu aktif. Tetapi tidak seperti di wajah, jerawat di punggung biasanya menimbulkan pembengkakan yang lebih besar karena pori-pori dipunggung lebih besar daripada di wajah dan juga punggung Anda menghasilkan minyak lebih banyak lagi. Berikut adalah beberapa bahan alami untuk menghilangkan jerawat yang muncul di punggung : ExfoliasiProses eksfoliasi akan membuang sel-sel kulit yang mati dan menyumbat pori-pori kulit di punggung. Anda dapat menggunakan loofaf atau sponge yang memiliki pegangan sehingga dapat mencapai daerah punggung yang tidak terjangkau tangan. Setelah selesai menggosok kulit Anda kemudian keringkan dan aplikasikan krim yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat untuk mencegah jerawat muncul kembali. Hindari penggunaan sabun yang kerasKadar pH kulit yang normal adalah 4,4. Tetapi jika Anda menggunakan sabun yang keras, tingkat pH kulit Anda akan mencapai 5, dan akan menyebabkan kulit kering, pecah-pecah dan muncul noda-noda. Sabun yang keras juga menyebabkan minyak pada kulit menghilang dan menimbulkan jerawat di punggung. Jika Anda memiliki jerawat di punggung sebaiknya hindari penggunaan sabun ini. Cuka apelMenggunakan cuka apel dapat membantu mempertahankan keseimbangan pH sehingga bisa menghindari terjadinya jerawat. Yang harus Anda lakukan adalah mencampurkan 1 bagian cuka apel dengan satu bagian air yang sudah difilter dan letakkan ke botol semprot. Setelah Anda mandi, semprotkan campuran cuka apel ini ke punggung Anda dan biarkan mengering. Anda juga dapat mengulanginya sebelum Anda tidur agar mendapat hasil yang lebih baik. Baking sodaAnda dapat mencampurkan baking soda dengan air dan aplikasikan ke punggung Anda untuk mengontrol kelenjar keringat di punggung Anda dan juga mencegah munculnya bakteri. Gunakan pakaian yang longgar dan bersihSelain cara-cara alami di atas, jika kulit punggung Anda cenderung berjerawat, gunakanlah pakaian yang longgar dan berbahan katun yang memungkinkan kulit bernafas.Sumber: healthmeup