Your browser does not support JavaScript!
 05 Oct 2019    16:00 WIB
8 Kesalahan Pengobatan Jerawat
1. Waktu Pengobatan Terlalu Singkat Kulit bereaksi lambat terhadap pengobatan. Walaupun jerawat cepat timbul, dibutuhkan waktu 6-12 minggu bagi kulit untuk sembuh. Gunakanlah obat setidaknya selama 1 bulan sebelum kembali menggantinya. Beberapa pengobatan bahkan dapat mengiritasi kulit anda selama beberapa minggu. Hal ini disebabkan oleh proses inflamasi dan bukan infeksi. Kadang gejala terlihat memburuk sebelum mulai membaik. 2. Menggunakan Terlalu Banyak Obat di Saat Bersamaan Tidak sabar menunggu satu obat untuk menunjukkan efeknya, anda kemudian menggunakan obat lainnya, dan begitu seterusnya. Hal ini justru dapat memperburuk keadaan kulit anda. Obat yang anda gunakan tidak akan menunjukkan hasilnya dalam waktu singkat. Bersabarlah dan tunggu hasilnya. 3. Terlalu Banyak Membersihkan Kulit Jerawat bukan disebabkan oleh kotoran, jadi jangan membersihkan wajah anda lebih sering saat anda berjerawat. Scrub bahkan dapat menambah iritasi pada kulit anda. Membersihkan wajah secara berlebihan juga dapat mengiritasi kulit wajah anda. Bersihkanlah wajah dua kali sehari. 4. Menggunakan Produk Kecantikan yang Tidak Sesuai Pembersih wajah yang kuat, sabun alkalin, dan produk berbahan dasar alkohol dapat memperburuk jerawat. Gunakanlah produk kecantikan yang sesuai dengan kulit anda. Bila kulit anda cenderung berjerawat, gunakanlah produk yang tidak menyumbat pori-pori anda. Beberapa zat yang terdapat dalam kosmetik, tabir surya, dan pelembab dapat menyumbat pori-pori kulit anda. Zat-zat tersebut adalah isopropil palmitat, isopropil miristat, butil stearate, isopropil isostearat, decyl oleate, isostearil neopentanoat, isosetil stearate, myristle miristat, cocoa butter, lanolin asetat. Selain itu, produk yang mengandung minyak juga dapat menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan timbulnya jerawat 5. Memencet Jerawat Memencet jerawat dapat memperpanjang waktu penyembuhan dan meningkatkan resiko pembentukan jaringan parut. Kuman dapat masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam dan menyebabkan kulit lebih membengkak dan merah. 6. Terlambat Berobat Sebelum menggunakan obat atau perawatan apapun, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda. Bila pengobatan jerawat yang biasa terdapat pada apotek tidak lagi dapat mengatasi jerawat anda, segera hubungi dokter anda. Selain itu, berkonsultasi dengan dokter dapat membantu anda menentukan pengobatan yang terbaik bagi jenis kulit anda, dengan demikian anda dapat memperoleh pengobatan yang lebih sesuai. 7. Dosis Obat Tidak Sesuai Menggunakan obat jerawat secara berlebihan atau justru lebih sedikit daripada dosis yang disarankan dapat memperburuk keadaan anda. Menggunakan obat secara berlebihan dapat membuat kulit semakin kering dan merah. Jangan menggunakan obat jerawat hanya pada jerawatnya saja, gunakanlah juga pada kulit atau area lain tempat jerawat sering tumbuh untuk mencegah tumbuhnya jerawat lain. Sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai dosis obat yang anda perlukan. 8. Berhenti Berobat Setelah Jerawat Sembuh Jangan langsung menghentikan penggunaan obat jerawat setelah jerawat anda sembuh. Turunkanlah dosis obat secara perlahan, dengan demikian jerawat tidak akan segera kembali tumbuh. Beberapa orang bahkan membutuhkan pemakaian obat terus-menerus. Konsultasikanlah hal ini dengan dokter anda.   Sumber: webmd
 30 Aug 2019    18:00 WIB
5 Perbedaan Antara Jerawat dan Rosasea yang Harus Anda Ketahui
Sangat sulit untuk menemukan orang yang tidak mengeluh atau tidak pernah mengeluhkan kondisi kulit mereka. Remaja, dewasa, orang tua, pria, wanita semua orang pernah mengeluh tentang kulit yang bermasalah. Wajah adalah bagian pertama yang dilihat orang dan akan sangat mudah dikenali saat terjadi perubahan warna, noda pada wajah. Hal yang terburuk yang terjadi adalah noda dan perubahan warna pada wajah dapat terjadi berulang kali, bahkan bisa terjadi bersamaan. Sangat sulit untuk mengetahui penyebab dari permasalah kulit tanpa mengunjungi dokter, karena setiap kelainan kulit sering kali terlihat sama oleh orang awam. Dua kondisi yang sering terlihat sama di mata orang awam adalah jerawat dan rosasea. Berikut adalah perbedaan antara jerawat dan rosasea yang harus Anda ketahui sehingga Anda dapat mencari pengobatan yang diperlukan. 1.  JerawatJutaan orang pernah mengalami jerawat dan memang jerawat merupakan penyakit kulit yang paling sering terjadi dan paling sering dialami orang. Anda akan mengalami jerawat saat pori-pori kulit Anda tertutup sebum, minyak yang dikeluarkan kelenjar minyak kulit. Jika pori-pori banyak yang tertutup dan dalam, akan memungkinkan bakteri masuk, berkolonisasi dan menyebabkan pembengkakan. Jika kondisi jerawat Anda memburuk maka kulit wajah Anda akan semakin merah dan membengkak. 2.  RosaseaRosasea adalah kondisi kelainan kulit yang melibatkan pembuluh darah di wajah. Gejala umum dari rosasea adalah kemerahan di wajah yang terus menerus didaerah pipi dan hidung. Kondisi rosasea yang tidak diobati akan mengakibatkan gejalanya bertambah buruk dan Anda akan melihat pembuluh darah di wajah Anda berkumpul dan membesar. Pada kondisi yang jarang dan ekstrim, hidung dan wajah dapat berubah bentuk dan membengkak. Terkadang bahkan rosasea dapat menyebar ke mata dan menyebabkan kerusakan yang signifikan bila tidak ditangani dengan baik. 3.  Usia penderita jerawat dan rosaseaBiasanya jerawat timbul pada usia remaja dan dewasa muda, sedangkan rosasea lebih sering mengenai orang dengan usia lebih dewasa, sekitar 30 tahun keatas. 4.  Kondisi kulit setelah terkena jerawat dan rosaseaJerawat akan mengakibatkan kulit timbul komedo atau komedo berisi endapan nanah putih. Sementara rosasea akan menyebabkan permukaan kulit kemerahan atau daerah-daerah kemerahan pada wajah. 5.  Masalah mataRosasea dapat menyebabkan gangguan mata sementara jerawat hanya menyerang kulit dan tidak menyebar ke organ lain.Hal yan terpenting mengenai jerawat dan rosasea adalah jika Anda harus merawat kulit dan jangan menggaruk wajah Anda. menggaruk wajah hanya akan meninggalkan bekas luka di wajah Anda. Infeksi yang terjadi juga dapat menimbulkan wajah membengkak dan nyeri.Sumber: magforwoman
 25 Jul 2019    16:00 WIB
Kacang Tanah Penyebab Jerawat, Mitos atau Fakta ?
Anda tentunya pernah mendengar anggapan yang mengatakan bahwa kacang dapat memicu terjadinya jerawat. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa hal ini ternyata hanya merupakan suatu mitos belaka? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang sebenarnya dapat memicu terbentuknya jerawat.   Faktor Genetika Jika ada anggota keluarga Anda yang memang memiliki banyak jerawat pada masa mudanya, maka Anda pun kemungkinan besar akan mengalami hal yang sama.   Perubahan Kadar Hormon Perubahan kadar hormonal biasanya terjadi ketika seseorang memasuki masa pubertas atau saat seorang wanita sedang atau akan memasuki masa menstruasi. Saat seseorang memasuki masa pubertas, maka produksi hormon seksnya pun akan meningkat yang menyebabkan produksi minyak oleh kelenjar minyak pun akan meningkat, yang dapat memicu timbulnya jerawat. Perubahan kadar hormonal yang juga terjadi sebelum dan selama masa menstruasi juga dapat memicu timbulnya jerawat.   Kelenjar Minyak Terlalu Aktif Kelenjar minyak dapat menjadi terlalu aktif karena Anda mengkonsumsi makanan yang salah atau memang Anda dilahirkan dengan kelenjar minyak yang demikian. Dengan demikian, Anda pun memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyumbatan pada folikel rambut dan pori-pori kulit, yang menyebabkan terbentuknya jerawat.   Baca Juga: Apa Hubungan Antara Coklat dan Jerawat?   Penumpukkan Sel Kulit Mati Sel kulit mati yang menumpuk akan menyebabkan tersumbatnya folikel rambut dan pori-pori kulit. Hal ini dapat menyebabkan terbentuknya jerawat dan komedo.   Adanya Bakteri di Dalam Pori-pori Kulit Bakteri yang berada di dalam pori-pori kulit dapat menyebabkan munculnya jerawat. Propionibacterium acnes (P. acnes) merupakan bakteri yang sering menyebabkan terjadinya jerawat. Demikian, kacang tanah bukanlah penyebab munculnya jerawat. Malah kacang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan lho!   Sumber: initips
 15 Jun 2019    08:00 WIB
Cara Ampuh Membasmi Jerawat di Punggung
Kemunculan jerawat tidak hanya terbatas di wajah, tetapi juga dibagian tubuh yang lain, terutama di punggung dan dada. Munculnya jerawat di punggung disebabkan karena kelenjar sebasea menjadi terlalu aktif. Tetapi tidak seperti di wajah, jerawat di punggung biasanya menimbulkan pembengkakan yang lebih besar karena pori-pori dipunggung lebih besar daripada di wajah dan juga punggung Anda menghasilkan minyak lebih banyak lagi. Berikut adalah beberapa bahan alami untuk menghilangkan jerawat yang muncul di punggung : ExfoliasiProses eksfoliasi akan membuang sel-sel kulit yang mati dan menyumbat pori-pori kulit di punggung. Anda dapat menggunakan loofaf atau sponge yang memiliki pegangan sehingga dapat mencapai daerah punggung yang tidak terjangkau tangan. Setelah selesai menggosok kulit Anda kemudian keringkan dan aplikasikan krim yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat untuk mencegah jerawat muncul kembali. Hindari penggunaan sabun yang kerasKadar pH kulit yang normal adalah 4,4. Tetapi jika Anda menggunakan sabun yang keras, tingkat pH kulit Anda akan mencapai 5, dan akan menyebabkan kulit kering, pecah-pecah dan muncul noda-noda. Sabun yang keras juga menyebabkan minyak pada kulit menghilang dan menimbulkan jerawat di punggung. Jika Anda memiliki jerawat di punggung sebaiknya hindari penggunaan sabun ini. Cuka apelMenggunakan cuka apel dapat membantu mempertahankan keseimbangan pH sehingga bisa menghindari terjadinya jerawat. Yang harus Anda lakukan adalah mencampurkan 1 bagian cuka apel dengan satu bagian air yang sudah difilter dan letakkan ke botol semprot. Setelah Anda mandi, semprotkan campuran cuka apel ini ke punggung Anda dan biarkan mengering. Anda juga dapat mengulanginya sebelum Anda tidur agar mendapat hasil yang lebih baik. Baking sodaAnda dapat mencampurkan baking soda dengan air dan aplikasikan ke punggung Anda untuk mengontrol kelenjar keringat di punggung Anda dan juga mencegah munculnya bakteri. Gunakan pakaian yang longgar dan bersihSelain cara-cara alami di atas, jika kulit punggung Anda cenderung berjerawat, gunakanlah pakaian yang longgar dan berbahan katun yang memungkinkan kulit bernafas.Sumber: healthmeup
 30 Apr 2019    11:00 WIB
Kulit Berminyak, Kenapa Ya ?
Semua orang ingin memiliki kulit yang lembut, kenyal dan tidak terlalu berminyak. Salah satu permasalahan pada kulit yaitu kulit berminyak. Kulit berminyak biasanya rentan untuk mengalami jerawat. Ada beberapa penyebab kulit berminyak: 1.      Genetik Gen disini yang mempunyai peran kunci. Jadi sangat disayangkan bahwa orang-orang yang mempunyai gen seperti ini akan sulit untuk dapat menyingkirkan kulit berminyak, yang dapat dilakukan beberapa metode untuk mengendalikan sekresi sebum dan jerawat. 2.      Kotor Kotoran yang menempel di permukaan kulit akan menyumbat pori-pori sehingga terjadi produksi minyak berlebihan   3.      Efek dari produk perawatan kecantikan Penggunaan pembersih dan toner yang mengandung asam salisilat dapat menghilangkan minyak alami dari kulit dan dengan demikian merangsang produksi minyak berlebih. Kulit berminyak menuntut perawatan yang lebih intensif jika dibandingkan dengan kulit kering. Kulit berminyak menyebabkan banyak masalah pada kulit seperti komedo, jerawat. Langkah-langkah untuk merawat kulit berminyak: Mencuci wajah - tidak boleh terlalu sering karena akan membuat kulit kering dan kulit produksi minyak berlebih kemudian membuat kulit semakin berminyak Pembersih wajah - gunakan gel pembersih gel atau minyak pembersih Pelembab - gunakan pelembab kulit dua kali sehari Pengelupasan kulit- melakukan pengelupasan kulit Anda setidaknya 3 sampai 4 kali setiap minggu Banyak orang yang memiliki kulit berminyak cenderung menghindari menggunakan pelembab. Faktanya adalah bahwa kulit yang berminyak cenderung mengalami dehidrasi, sehingga seseorang harus setidaknya menggunakan pelembab dua kali dalam sehari. Sumber: stylecraze
 10 Apr 2019    11:00 WIB
Obat Alami Dijamin Manjur Untuk Jerawat Batu (Rosasea)
Jerawat batu atau rosasea sering ditandai dengan munculnya jerawat yang besar dan merah di sebagian atau seluruh wajah. Rosasea sering dikira jerawat biasa, padahal rosasea sangat berbeda dan lebih berbahaya dibandingkan jerawat biasa. Walaupun tidak dapat menyembuhkan secara sempurna, jerawat dan masalah kulit lainnya sebenarnya dapat diobati. Berkonsultasi dengan dokter kulit memang diperlukan untuk mengobati rosasea tetapi ada beberapa pengobatan alami yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengobati jerawat dan rosasea di wajah Anda. Berikut ini merupakan pengobatan alami yang dapat Anda lakukan: 1.  Garam EpsomCampurkan sedikit garam epsom kedalam air hangat dan aplikasikan ke wajah secara teratur menggunakan spons. Mungkin akan timbul sensasi tertusuk di wajah dan campuran ini tidak berbau. Campuran garam epsom ini baik untuk mengobati kemerahan dan jerawat yang muncul di wajah Anda. Gunakan spons untuk mengaplikasikan campuran ini dan jangan basuh wajah Anda setelahnya. 2.  Milk of Magnesia atau Susu MagnesiumMilk of magnesia atau susu magnesium merupakan kandungan dari obat maag. Susu magnesium memang tidak dapat mengobati rosasea tetapi menjaganya tetap terkontrol. Setelah Anda mengaplikasikan susu magnesium ke wajah tunggulah beberapa saat kemudian cucilah dengan sabun antibakterial. 3.  Supplemen MagnesiumSupplemen magnesium yang biasanya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi ternyata mempunyai efek samping yang sangat menguntungkan karena dapat mengobati masalah rosasea. Ingatlah untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat ini. 4.  Ubah Diet AndaMakanan juga sangat mempengaruhi kesehatan kulit Anda. Cobalah untuk mencari tau penyebab kemerahan pada pipi Anda. Kebanyakan orang akan mengalami kulit kemerahan dan berjerawat setelah makan telur atau makan makanan yang berminyak. Setelah Anda menemukan penyebab kemerahan di wajah Anda, cobalah untuk menghindarinya. 5.  Minyak Tea Tree dan SerumAplikasikan minyak tea tree dan serum pada wajah untuk mengobati masalah rosasea Anda. Aplikasikan pada malam hari dan jangan lupa untuk membersihkannya sebelum Anda tidur.Minum banyak air putih juga akan menjaga rosaseea tetap terkontrol. Jangan pernah mencuci wajah Anda dengan sabun yang keras atau memencet jerawat Anda karena hal tersebut akan membuat keadaan semakin buruk. Memang belum ada pengobatan yang pasti dapat menghilangkan rosasea, tetapi dengan menjaga kulit tetap bersih dan melakukan tindakan pencegahan umtuk munculnya jerawat dengan mengikuti tips diatas akan membuat wajah Anda lebih sehat. Juga jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan terapi yang tepat. Anda harus menangani rosasea dengan tepat karema rosasea bisa merusak tidak hanya kulit wajah tetapi juga mata Anda.Sumber: magforwomen
 26 Mar 2019    18:00 WIB
Posisi Jerawat Bisa Menandakan Penyakit Yang Dialami
Tahukah Anda bahwa kulit ternyata merupakan "iklan berjalan" bagi keadaan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan? Jerawat merupakan salah satu cara tubuh "memberitahu" apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam tubuh Anda. Jadi, jerawat bukanlah suatu gangguan kulit yang timbul di sembarang tempat yang disukainya. Jerawat dapat merupakan petunjuk mengenai kesehatan dan kebersihan tubuh Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat apa sebenarnya arti jerawat pada wajah Anda berdasarkan pada tempat di mana ia tumbuh.   Jerawat Pada Dagu, Rahang, dan Leher Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena Anda akan segera mendapat menstruasi. Hal ini dikarenakan kadar hormon testosteron akan mengalami fluktuasi selama Anda menstruasi dan membuat kelenjar minyak di wajah Anda memproduksi lebih banyak minyak, yang tentu saja dapat menyebabkan pori-pori kulit Anda tersumbat dan terbentuklah jerawat.   Jerawat Pada Hidung dan Dahi Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena Anda sedang merasa stress. Saat stress tubuh Anda akan menghasilkan adrenalin, yang akan meningkatkan produksi minyak dan memicu timbulnya jerawat.   Baca juga: Ini Dia Diet Anti Jerawat!   Jerawat Pada Garis Rambut Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena Anda menggunakan produk perawatan rambut secara berlebihan. Saat Anda ingin menggunakan gel rambut, pastikan Anda tidak mengoleskannya hingga ke kulit wajah Anda. Selain itu, cucilah tangan Anda hingga bersih sebelum Anda menyentuh kulit wajah Anda setelah menggunakan gel pada rambut karena dapat membuat pori-pori kulit Anda tersumbat.   Jerawat Pada Pipi Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena Anda sering menyentuh pipi Anda dengan tangan yang kotor atau kulit bertempelan dengan telepon genggam yang kotor. Benda apapun yang menempel cukup lama pada kulit wajah Anda dapat menyebabkan pori-pori kulit Anda tersumbat oleh kotoran dan bakteri.   Jerawa di Sekitar Mulut Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini adalah karena makanan yang Anda konsumsi. Sisa makanan yang berasal dari makanan asam dapat mengiritasi kulit Anda dan memicu terjadinya peradangan. Selain itu, makanan yang digoreng pun juga dapat memicu timbulnya jerawat pada kulit Anda karena akan menyumbat pori-pori kulit.   Jerawat Pada Dada dan Punggung Penyebab timbulnya jerawat pada daerah wajah ini karena Anda menggunakan bra atau pakaian yang salah. Pakaian berbahan katun memang dapat membantu menyerap keringat Anda, tetapi juga membuat keringat tersebut terus melekat pada kulit Anda. Oleh karena itu, bila Anda berolahraga dengan mengenakan pakaian berbahan katun, maka hal ini akan membuat kulit Anda lembab. Daerah lembab merupakan daerah yang paling baik bagi perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cosmopolitan
 15 Mar 2019    08:00 WIB
Penyebab Timbulnya Jerawat Pada Pria
Setiap pria pasti pernah mengalami timbulnya jerawat, terutama pada saat memasuki masa puberitas pada masa remaja, akan tetapi beberapa pria dapat terus menerus mengalami jerawat hingga bertahun-tahun kemudian.   Penyebab Sebagian besar jerawat yang terjadi pada pria disebabkan oleh perubahan kadar hormon. Perubahan hormon ini menyebabkan kelenjar minyak kulit menghasilkan minyak yang kemudian dapat menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan pertumbuhan bakteri sehingga timbullah jerawat. Setiap pria yang ayahnya memiliki jerawat yang berat kemungkinan besar akan mengalaminya juga. Beberapa jenis obat-obatan seperti lithium dan kortikosteroid juga dapat memicu timbulnya jerawat.   Serangan Jerawat Pria seringkali mengalami pertumbuhan jerawat pada wajah dan punggung. Berkeringat dapat memperburuk keadaan ini. Timbulnya jerawat di punggung sering terjadi saat cuaca panas atau setelah berolahraga. Jerawat yang tumbuh di punggung anda biasanya lebih sulit diobati daripada jerawat pada wajah anda. Selain itu, beberapa pria dewasa seringkali mengalami benjolan akibat mencukur jenggot atau kumis yang tampak seperti jerawat. Benjolan ini dapat disebabkan oleh rambut yang tumbuh ke dalam atau karena cara mencukur yang salah.   Apa yang Dapat Dilakukan? Menjaga kulit anda tetap bersih merupakan salah satu cara pencegahan timbulnya jerawat. Pilihlah obat pencuci wajah yang sesuai dengan jenis kulit anda dan bersihkanlah wajah anda dua kali setiap hari. Wajah Bersihkanlah wajah anda dua kali setiap harinya. Jangan terlalu sering mencuci wajah anda karena hal ini dapat membuat kulit menjadi kering dan teriritasi yang juga dapat memicu timbulnya jerawat. Berhati-hatilah saat mencukur jenggot atau kumis anda. Gunakanlah pisau cukur yang bersih. Jika anda sering mengalami timbulnya benjolan setelah mencukur, maka cobalah menggunakan pisau cukur elektrik dan jangan terlalu sering mencukur. Punggung Saat mandi, bersihkanlah juga daerah punggung anda, termasuk daerah yang sulit dicapai oleh tangan anda. Anda dapat menggunakan busa mandi dengan pegangan untuk memudahkan anda mencapai bagian tersebut. Jerawat Batu Jika jerawat anda sulit hilang, maka anda mungkin memerlukan pengobatan jerawat lainnya. Anda dapat menggunakan krim wajah yang mengandung benzoil peroksida, tetapi jangan menggunakannya terlalu banyak karena dapat membuat kulit kering. Selain itu, penggunaan antibiotika atau retinoid atau isotretinoin juga dapat membantu. Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai pengobatan apa yang dapat dilakukan dan obat apa yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah anda.   Sumber: webmd
 06 Mar 2019    08:00 WIB
Jerawat Sering Tumbuh di Daerah Bokong, Ini Solusinya!
Tahukah Anda bahwa jerawat ternyata tidak hanya dapat tumbuh di daerah wajah, tetapi juga dapat tumbuh di daerah punggung, leher, dan bokong? Jerawat pada tubuh atau yang biasa dikenal dengan nama bisul terjadi saat sel-sel kulit mati dan bakteri terjebak di dalam folikel rambut. Timbulnya jerawat di daerah bokong lebih sering dialami oleh para wanita yang rajin berolahraga. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu mengatasi dan mencegah timbulnya jerawat atau bisul di daerah bokong.   1.      Gunakan Sabun yang Mengandung Benzoil Peroksida Untuk mengatasi jerawat, gunakanlah sabun mandi yang mengandung benzoil peroksida. Zat ini dapat membantu mengeringkan dan mengelupas sel kulit mati yang menyumbat folikel rambut pada kulit.   2.      Buka Sumbatan Pori-pori Kulit Anda Dengan Bantalan Asam Salisilat Cegahlah timbulnya jerawat dengan membuka sumbatan pori-pori kulit beberapa kali setiap minggunya dengan menggunakan bantalan (pad) yang mengandung asam salisilat.   3.      Gunakan Pelembab yang Mengandung Asam Laktat Adanya asam laktat pada beberapa jenis pelembab dapat membantu mengelupas sel-sel kulit mati, yang dapat membantu mengatasi jerawat.   4.      Segera Mandi Setelah Berolahraga Duduk dengan masih menggunakan baju olahraga Anda setelah berolahraga dapat menyebabkan timbulnya jerawat pada bagian bokong Anda. Akan lebih baik, bila Anda segera mandi setelah selesai berolahraga dan hindarilah duduk dengan masih menggunakan baju olahraga Anda karena baju tersebut mengandung banyak bakteri.   Sumber: womenshealthmag